cover
Contact Name
Prananda anugrah
Contact Email
prananda.anugrah@um.ac.id
Phone
+6281331386404
Journal Mail Official
journal.jp2t@gmail.com
Editorial Address
Universitas Negeri Malang Jl. Semarang No.5, Kota Malang Jawa Timur, Indonesia.
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Jurnal Pengabdian, Pendidikan dan Teknologi
ISSN : -     EISSN : 26861232     DOI : -
Core Subject : Education,
Focus and Scope Terbitan Berkala Ilmiah ini merupakan publikasi ilmiah di bidang pengabdian pendidikan dan teknologi kepada masyarakat dengan cakupan bidang: 1. Pembangunan manusia dan daya saing bangsa 2. Penerapat teknologi yang berbasi pengembangan sumber daya lokal 3. Pengelolaan wilayah pedesaan melaluim bidang pendidikan dan teknologi 4. Pengembangan pendidikan dan pembelajaran pada lembaga-lembaga pendidikan 5. Pengembangan teknologi berwawasan lingkungan 6. pendidikan, teknologi, sosial, pengembangan mitra serta integrasi nasional dan harmoni sosial
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 7 Documents
Search results for , issue "Vol 2, No 1 (2021)" : 7 Documents clear
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENGELOLAAN PAKAN MANDIRI DAN LINGKUNGAN BERKELANJUTAN GUNA MENINGKATKAN BUDIDAYA IKAN LELE DI KABUPATEN TUBAN Uun Yanuhar; Dyah Kinasih Wuragil
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v2i12021p30-36

Abstract

Ikan lele (Clarias sp) adalah salah satu komoditas ikan air tawar yang memiliki peminat yang tinggi. Hal ini menyebabkan para pembudidaya berusaha untuk meningkatkan usaha budidaya ikan lele. Kabupaten Tuban adalah salah satu lokasi kawasan perikanan budidaya ikan lele di Jawa Timur. Program Pengabdian Masyarakat ini bertujuan memberdayakan para petani ikan untuk memproduksi pakan mandiri, sebagai bentuk pengembangan usaha pembesaran ikan lele dalam memecahkan masalah semakin meningkatnya harga pakan ikan. Keberadaan unit produksi pakan mandiri sifatnya yang tidak memakan lahan yang luas kemudian pelaksanaan teknisnya yang praktis dan merupakan kegiatan perikanan yang berprospek ekonomis sehingga menjadi alasan untuk menjadi bagian dari kegiatan pemberdayaan masyarakat yang berbasis perikanan di Desa Campurejo, Desa Jenggolo dan Desa Tegalagung. Penerapan IPTEK mengenai pembuatan/produksi pakan secara mandiri baik berupa alat pembuat pakan dan formulasi bahan pakan itu sendiri sehingga dapat meningkatkan pengembangan usaha budidaya ikan lele yang ada di Kabupaten Tuban. Melalui program ini para anggota mitra mendapatkan pembekalan materi edukasi dalam melakukan kegiatan berbudidaya ikan lele agar di masa depan dapat mengatasi permasalahan yang terjadi dalam budidaya ikan lele sehingga produksi ikan lele meningkat dan kerugian berkurang, sehingga perekonomian anggota mitra meningkat. Berdasarkan hasil kegiatan menunjukkan bahwa target dari kegiatan Pengabdian kepada masyarakat skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) terpenuhi dengan adanya peningkatan ketrampilan dan pengetahuan dalam berbudidaya ikan lele yang semakin baik, peningkatan pemahaman terhadap monitoring kualitas air kolam, selain itu juga peningkatan pemahaman terhadap penyakit yang dialami ikan lele oleh para anggota mitra.Kata kunci – Ikan Lele (Clarias sp); Pakan Mandiri; Pemberdayaan Masyarakat; Manajemen Lingkungan.
IMPLEMENTASI TEKNOLOGI TEPAT GUNA MESIN HEMAT ENERGI BERTENAGA SURYA UNTUK PENANGGULANGAN COVID 19 DESA PONCOKUSUMO, KECAMATAN PONCOKUSUMO Widiyanti Widiyanti Widiyanti; Duwi Leksono Edy
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v2i12021p5-7

Abstract

Desa Poncokusumo merupakan desa yang berpenduduk padat yang rata-rata masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani apel dan jeruk. Potensi wisata juga cukup besar didaerah poncokusumo, seperti wisata coban pelangi, dan bromo tengger. Banyaknya lokasi wisata masih banyaknya masyarakat luar Poncokusumo yang masih memiliki mobilitas yang tinggi untuk berkunjung ke lokasi wisata. Hal ini yang memiliki potensi yang sangat besar untuk penyebaran Virus Covid 19. Dengan ini perluadanya pencegahan sejak dini penularan dan penyebaran virus Covid 19 di wilayah Poncokusumo. Permasalahan antara lain a) Bagaimana pemanfaatan renewable energy untuk penyebaran desinfektan guna pencegahan Virus Covid 19 di masyarakat Desa Poncokusumo Kabupaten Malang?; b) Belum adanya inovasi teknologi untuk penyebaran desinfektan yang hemat energy dan hemat biaya?. Luaran yang dari kegiatan ini adalah: (a) terpenuhinya sumber energi yang ramah lingkungan dan murah untuk proses penyebaran desinfektan bagi masyarakat desa poncokusumo; (b) terpenuhinya alat penyebar desinfektan bagi mitra di Desa poncokusumo sehingga proses penyebaran desinfektan biar lebih efektif dan efisien  Kata Kunci: Desa Poncokusumo, Teknologi Tepat Guna, Covid 19 
PELATIHAN PENGELASAN DASAR SMAW PADA SISWA SMK DIPONEGORO KARANGANYAR KABUPATEN PEKALONGAN UNTUK PENINGKATAN HARD SKILL budi yono
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v2i12021p37-41

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini sebagi peningkatan kemampuan dalam bidang pengelasan dasar SMAW. Peserta kegiatan ini adalah siswa SMK diponegoro Kecamatan Karang Anyar Kabupaten Pekalongan.Metode kegiatan yang akan disampaikan kepada siswa SMK Diponegoro KarangAnyar kabupaten Pekalongan dalam bentuk peningkatkan pemahaman pengelasan SMAW, siswa juga dibekali cara menyambung logam dengan posisi T . Kegiatan pengabdian masyarakat ini menghasilkan sebagai berikut : (1). Meningkatkan sumber daya manusia khususnya SMK yang memiliki keahlian profesional dengan ketrampilan, pengetahuan , serta etos kerja yang tinggi. (2). Mengenalkan siswa pada pekerjaan sistem pengelasan listrik SMAW pada dunia industri sehingga pada saatnya mereka terjun ke lapangan pekerjaan yang sesungguhnya dapat beradaptasi dengan cepat (3) Mempersiapkan sumber daya manuasia berkualitas yang sesuai dengan smk diponegoro Karang anyar disimpulkan sebagai berikut : (1). Dengan adanya kegiatan pengabdian kepada masyarakat di SMK Diponegoro Karang Anyar Kabupaten Pekalongan maka memberikan pengetahuan, pemahaman dan diSMK Diponegoro Karang Kabupaten Pekalongan sesuai dengan standar BNSP. (2) memperkenal peralatan mesin las listrik yang cara pemakaianya dengan mudah sesuai dengan prosudur keselamatan Kerja.Kata Kunci : Pengelasan , SMAW , Pengabdian Abstrak The purpose of this community service activity is to increase the ability in the field of basic SMAW welding. Participants of this activity are students of SMK Diponegoro, Karang Anyar District, Pekalongan Regency. The method of activity that will be conveyed to students of SMK Diponegoro KarangAnyar, Pekalongan district is in the form of increasing understanding of SMAW welding, students are also provided with how to join metal with the T position. This community service activity resulted in the following: (1). Improve human resources, especially vocational schools, which have professional expertise with high skills, knowledge and work ethic. (2). Introducing students to the work of the SMAW electric welding system in the industrial world so that at the time they go to work fields that can actually adapt quickly (3) Preparing quality human resources in accordance with SMP Diponegoro Karang Anyar is concluded as follows: (1). With the existence of community service activities at SMK Diponegoro Karang Anyar, Pekalongan Regency, it provides knowledge, understanding and education at SMK Diponegoro Karang, Pekalongan Regency in accordance with BNSP standards. (2) Introducing electric welding machine tools that use them easily in accordance with work safety procedures.Keywords: Welding, SMAW, Community Service
PEMBERDAYAAN KELOMPOK PENJAHIT MELALUI PENGADAAN 1000 MASKER UNTUK MASYARAKAT DI DESA GONDOWANGI KECAMATAN WAGIR KABUPATEN MALANG Fatikatun Nafsiyah
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v2i12021p8-13

Abstract

Saat ini seluruh negara di dunia dilanda pandemi Covid-19, termasuk Indonesia. Desa Gondowangi yang terletak di kecamatan Wagir kabupaten Malang provinsi Jawa Timur juga tidak luput dari pandemi ini. Desa Gondowangi menjadi daerah yang kemungkinan memiliki resiko tinggi penyebaran Covid-19 karena berada di Malang Raya yang merupakan zona merah serta masyarakat Gondowangi merupakan masyarakat suburban, sebagian besar masyarakat bekerja di daerah pusat kota Malang sehingga meningkatkan kontak fisik dengan masyarakat dari daerah lain yang dikhawatirkan terpapar virus. Akan tetapi kondisi yang darurat ini tidak diimbangi dengan kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran virus Corona, salah satu contohnya adalah minimnya penggunaan masker. Padahal memakai masker merupakan salah satu cara mencegah penyebaran virus yang sangat efektif. Oleh karena itu, mahasiswa KKN UM membuat program pengabdian berupa “Pemberdayaan Kelompok Penjahit Melalui Pengadaan 1000 Masker Untuk Masyarakat di Desa Gondowangi Kecamatan Wagir Kabupaten Malang”. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam penggunaan masker sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19, membantu pengadaan masker bagi masyarakat kurang mampu, serta membantu perekonomian kelompok penjahit Gondowangi. Kata kunci: Covid-19, Gondowangi, Kuliah Kerja Nyata, Masker, Pengabdian Masyarakat
PELATIHAN PEMELIHARAAN IKAN KOI UNTUK PENGEMBANGAN WISATA IKAN DI KAWASAN BEDENGAN, SELOREJO, MALANG Heru Suryanto; Bili Darnanto Susilo; Aminnudin Aminnudin; Sukarni Sukarni; Suprayitno Suprayitno; Marsono Marsono; Uun Yanuhar
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v2i12021p14-22

Abstract

Wana wisata Bedengan berada di Dusun Selokerto, Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Wisata ini telah dibuka sejak tahun 2007 pada lahan seluas 13,7 hektar yang terletak ±12 km dari Universitas Negeri Malang. Tempat ini memiliki udara khas dataran tinggi, ditumbuhi oleh pepohonan pinus, tanah yang masih subur dan terdapat aliran sungai dengan airnya yang sangat jernih sehingga tempat ini sangat cocok sebagai wisata edukasi tentang ekosistem. Mitra desa ingin mengembangkan wisata edukasi ikan di tempat ini, sehingga sangat diperlukan pengetahuan, keterampilan dan teknik budidaya ikan. Untuk itu dilakukan beberapa tahapan kegiatan, yaitu: 1. Survey lokasi wana wisata bedengan; 2. Pengkondisian lokasi yang pas untuk dijadikan kolam ikan dan pengambilan sampel air; 3. Pembelian dan pengkondisan ikan koi; 4. Pemindahan ikan koi ke kolam; 4. Pelatihan pemeliharaan ikan yang melibatkan 11 anggota pengelola wisata bedengan serta mengundang narasumber ahli. 5. Pemberian bantuan pakan serta praktek pemeliharaan ikan koi. Setelah pelaksaan rangkaian kegiatan tersebut, anggota pengelola wisata bedengan sudah dapat memahami dan mampu melakukan proses pemeliharaan ikan koi dengan baik. Para pengunjung juga memberikan respon positif dengan adanya wisata edukasi ikan ini.
BANTUAN PERENCANAAN DAN PEMBUATAN JAMBAN SEHAT UNTUK MUSHOLLA AL-AMIIN DUSUN BADUT KELURAHAN KARANGBESUKI KECAMATAN SUKUN KOTA MALANG Karyadi Karyadi Karyadi
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v2i12021p23-29

Abstract

Musholla Al-Amiin terletak di Dusun Badut Kelurahan Karangbesuki Kecamatan Sukun Kota Malang. Sejak tahun 2018 musholla tersebut disamping digunakan untuk shalat berjamaah juga digunakan untuk kegiatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Nurul Huda dan parenting orangtua murid. Bertambahnya jumlah orang yang mengikuti kegiatan di musholla dengan durasi waktu yang lebih panjang (kurang lebih tiga jam perhari) menyebabkan timbulnya kebutuhan jamban. Untuk itu dilakukan pembuatan jamban sehat untuk musholla tersebut melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Disamping itu jamban sehat tersebut juga dapat digunakan untuk percontohan bagi warga sekitar musholla yang berminat membuat. Kegiatan yang telah dilakukan untuk mencapai tujuan di atas adalah: (1) Membuat gambar rencana jamban sehat, (2) Menghitung volume pekerjaan pembuatan jamban sehat, (3) Menghitung Rencana Anggaran Biaya pembuatan jamban sehat, (4) Membuat jamban sehat. Kegiatan (1) sampai (3) dilakukan oleh Tim pelaksana Pengabdian pada Masyarakat Universitas Negeri sedangkan kegiatan (4) dilakukan bersama-sama antara Tim pelaksana Pengabdian pada Masyarakat Universitas Negeri Malang dengan Jamaah Musholla Al-Amin. Hasil kegiatan ini berupa dokumen gambar rencana, perhitungan anggaran biaya, dan fisik bangunan jamban sehat. Kata kunci: Jamban, Musholla, Pembuatan, Perencanaan
PENINGKATAN PRODUKSI BERKELANJUTAN USAHA UMKM HUSADA BUDAYA TANI DALAM MENGHADAPI PANDEMIK COVID 19 DI DESA TIRTOYUDO Wahono Wahono Wahono; Duwi Leksono Edy
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v2i12021p1-4

Abstract

Wilayah Tirtoyudo merupakan salah satu kecamatan yang terletak diwilayah Kabupaten Malang dengan jumlah penduduk yang besar memiliki mata pencaharian sebagai petani kopi. Kopi yang dihasilkan memiliki banyak jenisnya. Hasil produksi kopi dari masyarakat masih banyak yang dijual ke pengepul kopi dalam bentuk biji kopi. Secara tidak langsung masyarakat tidak melakukan pengolahan sendiri dari hasil perkebunan kopinya. Berkembangnya wabah Corona Virus Disease-19 (COVID-19) di sejumlah wilayah di Indonesia, menjadi permasalahan akhir-akhir ini dikalangan para petani kopi. Hasil dari perkebunan hampir 90 persen biji kopi yang sudah kering milik petani tidak laku di jual. Hal ini mempengaruhi kualitas biji kopi hyang tidak di olah secara langsung. Dengan berkembangnya wabah Corona Virus Disease-19 (COVID-19) di wilayah Indonesia juga sedikit banyak mempengaruhi tingkat perekonomian para petani kopi. Luaran dari kegiatan ini adalah: a) Teknologi mesin penggorengan kopi yang efisien dengan mengutamakan mengatur temperature penggorengan. b) Mesin penggoreng kopi system Vacum.  Kata Kunci: Petani, Tanaman Kopi, Covid 19

Page 1 of 1 | Total Record : 7