Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Perlakuan Alkali (NaOH) Terhadap Morfologi dan Kekuatan Tarik Serat Mendong Witono, Kris; Irawan, Yudy Surya; Soenoko, Rudy; Suryanto, Heru
Jurnal Rekayasa Mesin Vol 4, No 3 (2013)
Publisher : Jurusan Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (692.104 KB)

Abstract

Chemical modification on fiber by using Natrium Hydroxide (NaOH) solution directly affect to the fiber structure such as changing the chemical composition of the fiber and improve the performance of natural fiber as the composite reinforcement. The purpose of this study is to inverstigate the effects of NaOH solution to the tensile strength and the mofology of Mendong fiber. The concentration of NaOH solution were 2,5% v/v; 5% v/v; dan 7,5% v/v on this experiment. Mendong fiber was soaked for 2, 4 and 6 hours in NaOH solution. The temperature on this study was 26 o C. The tensile strength of Mendong fiber was increased by increasing the NaOH solution concentration and duration of soaking after exceed the concentration of NaOH solution and duration of soaking the tensile strength would be decreased. The highest tensile strength was 497,34 MPa with NaOH solution concentration 5% v/v and the duration of soaking, 2 hours. The roughness of Mendong fiber by soaking in NaOH solution was higher than without soaking in NaOH solution. Soaking on the highest concentration of NaOH solution caused the highest roughness.Keywords: NaOH solution, Mendong fiber, tensile strength, roughness.
PENINGKATAN KETRAMPILAN PENGOPERASIAN SOFTWARE CAD/CAM DAN MESIN 3D PRINTER PADA GURU SMK Bintara, Redyarsa Dharma; Suryanto, Heru; Aminnudin, Aminnudin; Pradana, Yanuar Rohmat Aji; Arbianto, Ferian Rizki
Jurnal Graha Pengabdian Vol 2, No 1 (2020)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (944.12 KB)

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan ketrampilan para guru jurusan mesin Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) se-Kota dan Kabupaten Blitar dalam bidang CAM. Meningkatnya kualitas guru diharapkan pula dapat menjadi bagian dari upaya menyiapkan  lulusan yang lebih kompestitif sebelum memasuki dunia kerja. Proses pelatihan dimulai dari penginstalan dan pengenalan software CAD dan CAM, pembuatan model 3D dan pencetakan model menjadi 3D fisik model. Hasil pelatihan menunjukan adanya peningkatan penguasaan software CAD, pengetahuan dan penguasaan software 3D Printing dan penggunaan mesin 3D Printer. Luaran yang meyertai dari kegiatan ini berupa penambahan modul pelatihan sebagai panduan belajarnya.Abstract: This service activity aims to improve the skills of teachers majoring in Vocational High School (SMK) machines in the City and District of Blitar in the field of CAM. Increasing the quality of teachers is also expected to be part of efforts to prepare graduates who are more competitive before entering the workforce. The training process begins with the installation and introduction of CAD and CAM software, the creation of 3D models and the printing of models into physical 3D models. The training results showed an increase in mastery of CAD software, knowledge and mastery of 3D Printing software and the use of 3D Printer machines. The output that follows from this activity is the addition of training modules as a study guide.
Rancang Bangun TTG I-Bite (IoT Basic Automatic Smart Feeder) untuk Meningkatkan Kapasitas Produksi Tambak Ikan Lele Sukarni Sukarni; Malik Abdurrachman; Ardianto Prasetiyo; Avita Ayu Permanasari; Poppy Puspitasari; Heru Suryanto
Jurnal KARINOV Vol 4, No 1 (2021): Januari
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um045v4i1p%p

Abstract

Pakan merupakan komponen terbesar dalam usaha budidaya ikan konsumsi. Pemberian pakan yang kurang baik berdampak pada meningkatnya Feed Conversion Ratio (FCR), menurunnya kualitas air, dan kematian ikan. Berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh mitra dan perkembangan teknologi saat ini, artikel hasil pengabdian masyarakat ini mengusulkan sistem Teknologi Tepat Guna I-Bite yang menggunakan IoT sehingga mempermudah dalam pengaplikasiannya. User dapat mengatur banyak pakan yang akan diberikan, durasi pemberian pakan, jarak area tebar, jadwal pemberian pakan sesuai dengan kebutuhan, serta siklus data pemberian pakan melalui email. Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah untuk mengatasi kesulitan dalam pemberian jumlah pakan yang tepat pada area yang merata dengan jadwal yang telah ditentukan serta memberikan sosialisasi terkait cara pengoprasian, perakitan, dan pemasangan instrumen. Metode pelaksanaan pengabdian ini adalah dengan sosialisasi serta pengujian peforma instrumen. Hasil pengujian menunjukan bahwa instrumen dapat menebar pakan sejauh 14m dengan debit 4kg/menit pada sudut 110’. Berdasarkan hasil pengujian tersebut dapat disimpulkan bahwa I-Bite dapat menjadi solusi mitra dalam hal pemberian pakan dengan menggunakan instrumen yang diajukan dapat menjadi solusi terhadap permasalahan yang dialami mitra terutama mempermudah dalam pemberian pakan. Kata kunci—Teknologi, I-Bite, Internet of Things (IoT), pakan ikan, efisiensi, produksi  AbstractFeed is the biggest component in the consumption of fish farming. Poor feeding results in increased Feed Conversion Ratio (FCR), decreased water quality, and fish mortality. Based on the problems faced by partners and current technological developments, this article on the results of community service proposes an Appropriate Technology I-Bite system that uses IoT to make it easier to apply. Users can set the amount of feed to be given, the duration of feeding, the distance of the stocking area, the feeding schedule according to the needs, and the data cycle of feeding via email. The purpose of this community service is to overcome difficulties in providing the right amount of feed in an even area with a predetermined schedule and provide socialization related to how to operate, assemble and install instruments. The method of implementing this service is by socializing and testing the performance of the instrument. The test results show that the instrument can spread the feed as far as 14m with a discharge of 4kg / minute at an angle of 110 '. From the results of these tests, it can be concluded that I-Bite can be a partner solution in terms of feeding using the proposed instruments which can be a solution to the problems experienced by partners, especially making it easier to feed.Keywords—Technology, I-Bite, Internet of Things (IoT), fish feed, efficiency, production
PENERAPAN MESIN ROL PIPA HIDROLIS PADA BENGKEL MODIFIKASI KONSTRUKSI MOTOR TRAIL Heru Suryanto; Aminnudin Aminnudin; Sukarni Aminnudin; Yanuar. R. A. Pradana; Reddy .A. Dharmabintara; Muhamad Muhajir; Fakris Muslim
Jurnal KARINOV Vol 1, No 3 (2018): September
Publisher : Institute for Research and Community Service (LP2M), Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.781 KB) | DOI: 10.17977/um045v1i3p%p

Abstract

Penggunaan sepeda motor trail saat ini mulai meningkat, namun untuk sepeda motor trail baru terkendala oleh harga yang cukup mahal sehingga banyak bermunculan bengkel modifikasi motor trail. Dalam melaksanakan proses modifikasi dibutuhkan mesin rol pipa untuk membentuk bengkokan pada frame bodi motor. Oleh karena itu, tujuan penulisan ini adalah memberikan pemaparan tentang desain dan manufaktur serta aplikasi mesin rol pipa pada UKM mitra dibidang modifikasi konstruksi frame motor trail. Metode pelaksanaan yang digunakan meliputi observasi dan wawancara tentang kendala proses rol, mendesain dan membuat mesin rol pipa serta menguji kualitas produk rol pipa dan membandingkan dengan mesin pipa lama yang dipakai. Hasil kegiatan telah menghasilkan mesin rol pipa dengan sistem penggerak hidrolis dengan daya maksimum mencapai 9 ton, dengan kapasitas diameter pipa yang di rol lebih besar yaitu kisaran 0,5-2 inchi. Keunggulan dari mesin yang dibuat adalah rentang aplikasi diameter pipa yang digunakan lebih besar, kebutuhan ruang kerja yang lebih kecil, kebutuhan tenaga lebih sedikit, penggunaan lebih nyaman dan aman, serta hasil yang diperoleh lebih presisi.  Kata kunci— mesin rol pipa, konstruksi motor trail, hidrolis
Struktur dan Sifat Mekanik Film Bacterial Cellulose dengan Disintegrasi Mekanis Muhamad Muhajir; Heru Suryanto; Aisyah Larasati
JPSE (Journal of Physical Science and Engineering) Vol 3, No 2 (2018): JPSE (Journal of Physical Science and Engineering)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Film structure was greatly affected to mechanical properties of Bacterial Cellulose (BC). An engineering effort on Bacterial Cellulose Fibers (BCF) structure was changing the size and distribution of BC fiber through mechanical disintegrator process using a High Speed Blender (HSB). This study aimed to show the effect of disintegrator to the structure and mechanical properties of BCF film. The method used in this study is a synthesis of BCF from fermentation from pineapple peel waste with incubation of Acetobacter xylinum (A. xylinum) for 14 days. BC pellicle was soaked by using 1% NaOH for 24 hours then distrusted using the HSB with code speed variation of L (18000 rpm), M (21000 rpm), and H (26000 rpm) for 5 min. Then film formed by a casting method and dried in the oven at a temperature of 60 °C for 8 hours. The study result showed that the morphology of BCF formed pores, the crystallinity decreased so the tensile strength was decreased by 94%. The results of this study are expected to provide engineering information on the BCF structure potentially for filters and for sensors. DOI: http://dx.doi.org/10.17977/um024v3i22018p055 
PELATIHAN PEMELIHARAAN IKAN KOI UNTUK PENGEMBANGAN WISATA IKAN DI KAWASAN BEDENGAN, SELOREJO, MALANG Heru Suryanto; Bili Darnanto Susilo; Aminnudin Aminnudin; Sukarni Sukarni; Suprayitno Suprayitno; Marsono Marsono; Uun Yanuhar
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 2, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v2i12021p14-22

Abstract

Wana wisata Bedengan berada di Dusun Selokerto, Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Wisata ini telah dibuka sejak tahun 2007 pada lahan seluas 13,7 hektar yang terletak ±12 km dari Universitas Negeri Malang. Tempat ini memiliki udara khas dataran tinggi, ditumbuhi oleh pepohonan pinus, tanah yang masih subur dan terdapat aliran sungai dengan airnya yang sangat jernih sehingga tempat ini sangat cocok sebagai wisata edukasi tentang ekosistem. Mitra desa ingin mengembangkan wisata edukasi ikan di tempat ini, sehingga sangat diperlukan pengetahuan, keterampilan dan teknik budidaya ikan. Untuk itu dilakukan beberapa tahapan kegiatan, yaitu: 1. Survey lokasi wana wisata bedengan; 2. Pengkondisian lokasi yang pas untuk dijadikan kolam ikan dan pengambilan sampel air; 3. Pembelian dan pengkondisan ikan koi; 4. Pemindahan ikan koi ke kolam; 4. Pelatihan pemeliharaan ikan yang melibatkan 11 anggota pengelola wisata bedengan serta mengundang narasumber ahli. 5. Pemberian bantuan pakan serta praktek pemeliharaan ikan koi. Setelah pelaksaan rangkaian kegiatan tersebut, anggota pengelola wisata bedengan sudah dapat memahami dan mampu melakukan proses pemeliharaan ikan koi dengan baik. Para pengunjung juga memberikan respon positif dengan adanya wisata edukasi ikan ini.
PENERAPAN MESIN PRESS BODI MULTIFUNGSI BAGI BENGKEL KONSTRUKSI MOTOR TRAIL DESA GADUNGAN KECAMATAN WATES KABUPATEN KEDIRI Yanuar Rohmat Aji Pradana; Heru Suryanto; aminnudin aminnudin
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 1, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v1i22020p113-124

Abstract

Abstrak. Pengabdian kemitraan masyarakat ini diterapkan pada bengkel modifikasi trail Trelwork sebagai mitra di Desa Gadungan Kecamatan Wates Kabupaten Kediri Jawa Timur karena dalam fabrikasi rangka trail masih secara manual dengan waktu produksi yang lama dan kualitas produk yang rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk (1) membantu mengakselerasi perkembangan UMKM dengan menerapkan mesin press bodi multifungsi yang inovatif untuk melakukan 2 kerja sekaligus, yaitu centering rangka dan press produk penyangga samping motor trail, (2) meningkatan kapasitas produksi dan kualitas produk mitra dalam produksi dan reparasi motor trail. Metode pelaksanaan yang dilakukan selama 10 bulan meliputi: (1) analisis masalah/kebutuhan, (2) perancangan mesin dan analisa desain (3) pembuatan mesin (4) uji performa dan transfer teknologi alat, (5) penerapan mesin kepada mitra usaha dan (6) evaluasi hasil. Perubahan yang didapatkan setelah penerapan mesin adalah peningkatan kecepatan kerja dan kualitas produk yang dihasilkan disamping bertambahnya kemampuan untuk menghasilkan produk tambahan. Selain itu, aspek kemudahan, ergonomi, dan keselamatan kerja juga mengalami peningkatan.Kata Kunci: motor trail, mesin press bodi multifungsi, rangka dan penyangga samping, produktivitas, kualitas
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI MICROBUBBLE TERKONTROL IOT PADA KOLAM IKAN LELE DI POKDAKAN ROI LELE KABUPATEN MALANG Heru Suryanto; Aminnudin Aminnudin; Uun Yanuhar
Jurnal Pengabdian Pendidikan dan Teknologi (JP2T) Vol 3, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um080v3i12022p1-7

Abstract

Ikan lele merupakan salah satu ikan budidaya yang banya digemari oleh masyarakat Jawa Timur sehingga permintaannya setiap tahun semakin meningkat. Seiring meningkatnya permintaan yang meningkat tidak diimbangi dengan pengelolaan kualitas air yang baik. Salah satu penyebabnya karena kurangnya pemahaman petani ikan akan pentingnya penerapan teknologi dalam proses budidaya ikan. Oleh karena itu, perlu adanya pemberdayaan masyarkaat melalui Pengabdian kepada masyarakat mengenai penerapan teknologi dalam budidaya ikan. Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini akan berfokus pada satu mitra yang saat ini tengah mengembangkan usaha perikanan budidaya lele, yaitu Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) ROI LELE. Pokdakan ROI LELE berada di desa Bringin, kecamatan Wajak, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur. Metode pelaksanaan PKM ini meliputi memberikan pelatihan dan pendampingan mengenai penerapan teknologi Microbubble Generator (MBG) yang terkoneksi dengan Internet of things (IOT). Sistem MBG ini dilengkapi sensor untuk sistem monitoring kadar oksigen terlarut dan pH dengan mengintegrasikan konsep IOT untuk memonitor dan mengendalikan MBG secara otomatis maupun manual melalui kontrol smartphone. Berdasarkan hasil penerapan MBG dan IOT pada kolam ikan lele didapatkan hasil kadar oksigen terlarut meningkat dan menjaga pH perairan tetap stabil sehingga mendukung kelangsungan pertumbuhan ikan lele. Selanjutnya, capaian dari PKM ini ialah adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan petani ikan serta peningkatan kapasitas produksi ikan lele dengan adanya penerapan MBG dan IOT.
Pengaruh Nanovaksin Berbasis Nanopartikel Hybrid Chitosan Terhadap Sel Darah Ikan Kerapu Cantang Yang Diinfeksi VNN Gian Suryanatha Hartawan; Uun Yanuhar; Muhammad Musa; Heru Suryanto; Gunanti Mahasri; Apri Supii; Nico Rahman Caesar
Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia Vol. 28 No. 4 (2023): Jurnal Ilmu Pertanian Indonesia
Publisher : Institut Pertanian Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18343/jipi.28.4.650

Abstract

Cantang grouper (Epinephelus sp.) is a fish with a high economic value and has been widely cultivated. VNN disase, caused by Betanodavirus infection, can lead to mass mortality of cantang grouper. Precautions considered effective in preventing Viral nervous necrosis (VNN) disease include vaccination. This study aimed to determine the effect of administering recombinant Chlorella vulgaris protein nanovaccine based on chitosan hybrid nanoparticles in increasing the immune response of cantang grouper infected with VNN. The study consisted of five treatments: K+ (cantang grouper infected with VNN), K- (healthy cantang grouper), T1 (healthy cantang grouper given 33 µl of nanovaccine and then challenged with VNN), T2 (healthy cantang grouper given 66 µl of nanovaccine and then tested with a VNN challenge), and T3 (healthy cantang grouper given 112 µl of nanovaccine and then tested with a VNN challenge). The parameters observed were haematology, nanovaccine Relative percent survival (RPS), and Survival rate (SR) levels. The study results showed that administering the nanovaccine increased the immune response of the fish, as indicated by an increase in haematology response, RPS, and SR in cantang grouper compared to the treatment without nanovaccine administration. The best dose of nanovaccine in this study is 33 µl. Keywords: fish disease, nanovaccines, virus, C. vulgaris, grouper
PENERAPAN KOLAM KARANTINA IKAN HIAS BERBASIS TEKNOLOGI RAMAH LINGKUNGAN DI POKDAKAN MAKMUR REJEKI KABUPATEN TULUNGAGUNG Uun Yanuhar; Muhammad Musa; Herly Evanuarini; Dyah Kinasih Wuragil; Heru Suryanto; Muhammad Sumsanto; Nico Rahman Caesar
Jurnal Abdi Insani Vol 10 No 4 (2023): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v10i4.1141

Abstract

The goldfish (Carassius auratus) has become one of the most sought-after ornamental fish today. The continuously rising market demand for goldfish as pets and decorative objects has driven the growth of the goldfish (Carassius auratus) farming industry. However, fish farmers still face difficulties in controlling the health of the fish and the quality of their water. The aquatic environment plays a crucial role in the growth of goldfish (Carassius auratus). Therefore, environmental management and fish health are essential in goldfish (Carassius auratus) farming. After the PKM Team analyzed the existing issues, the activities carried out to address these issues include the implementation of an Environmentally Friendly Recirculating Aquaculture System (RAS) in the goldfish (Carassius auratus) farming ponds. In this PKM program, water filtration will consist of mechanical filters, biological filters, chemical filters, and UV light. The results of the community service activities conducted by the PKM Team with their partners include increased knowledge, improved skills, increased production capacity, and increased profitability. Keywords:
Co-Authors Abda Abda Adhitya, Dewa Sukma Trinanda Agung Prabowo Ahmad Atif Fikri Aisyah Larasati Ali, Alamry Amasda, Naufal Rizky Aminnudin, Aminnudin Andoko Andoko, Andoko Apri Supii Arbianto, Ferian Rizki Ardianto Prasetiyo Asus Maizar Suryanto H Avita Ayu Permanasari Bili Darnanto Susilo Binoj, Joseph Selvi Dyah Kinasih Wuragil Eddy Rudianto Faishol, Faishol Fakris Muslim Faqih Fadillah Fauliza, Tifa Gian Suryanatha Hartawan Gunanti Mahasri Herly Evanuarini Ismail, Mahrus Jibril Maulana Kris Witono M. Muhajir Malik Abdurrachman Marsono Marsono Masera, Kemal Mito, Mohamed T Mufidah, Rhobithotus Muhajir, Muhamad Muhamad Syaifuddin Muhammad Musa Muhammad Musa Muhammad Sumsanto Muhdi, Krisna Dwipa Murdanto, Putut Nanang Eko Wahyuningtiyas Nanang Eko Wahyuningtyas Nashrullah, Fikri Munif Navis, Akbar Nico Rahman Caesar Nusantara, Fajar Osman, Azlin Fazlina Pahlefi, Reval Panicker, Nithin Pradana, Yanuar Rohmat Aji Prasetya, Riduwan Pratama, Daniel Febrian Putra, Abyan Farras Rachmat Setiawibawa Ramadhan, Rahmad Ikrom Reddy .A. Dharmabintara Redyarsa Dharma Bintara Retno Wulandari Riyanto, Mochammad Deny Rizali, Dede Rr. Poppy Puspitasari Rudy Soenoko S.M.Shahrul N.S. Zahari Setyayunita, Tamaryska Sias, Quota Alief Subhan, Muhammad Ferindin Nuha Sudarno, Kurnia Agung Sukarni Sukarni Sukarni Sukarni Suprayitno Suprayitno Suprayitno Suprayitno Susilo, Bili Darnanto Syahtaria, Moh Ikhwan Tito Arif Sutrisno Uksan, Arifuddin Utari, Inpita Casuarina Eqisetia Wardani, Nezya Pramudya Wiguna, Chrisrulita Sekaradi Wuragil, Dyah Kinasih Yanuar. R. A. Pradana Yanuhar, Uun Yudy Surya Irawan