cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 382 Documents
GAMBARAN HASIL DETEKSI DINI MASALAH MENTAL EMOSIONAL PADA ANAK PRASEKOLAH USIA 36 SAMPAI 72 BULAN DI PLAYGROUP DAN TK CHERRY KIDS CLUB ISLAMIC SCHOOL GROGOL SUKOHARJO TAHUN 2012 Lilik Hanifah; Mieske Prasetya Ningrum
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 4, No 2 (2013): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.931 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v4i2.77

Abstract

Upaya Pemerintah dalam rangka menurunkan angka kematian anak balita adalah dengan membuat berbagai kebijakan untuk mengatasi segala persoalan yang terjadi pada anak salah satu diantaranya adalah meningkatkan manajemen kesehatan. Dalam hal ini peningkatan manajemen pelayanan kesehatan melalui pendayagunaan tenaga kesehatan professional, yang mampu secara langsung mengatasi masalah kesehatan anak seperti bidan salah satunya adalah Deteksi Dini Masalah Mental Emosional yang merupakan kegiatan pemeriksaan untuk menemukan secara dini adanya masalah mental emosional pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan gambaran hasil deteksi dini masalah mental emosoional pada anak prasekolah usia 36 sampai 72 bulan di Playgroup dan TK Cherry Kidas Club Islamic School Grogol Sukoharjo Tahun 2012. Jenis penelitian ini adalah studi deskriptif dengan pendekatan cross secsional. Penelitian ini menggunakan Subyek penelitian yaitu seluruh anak Prasekolah usia 36 sampai 72 bulan. Penyajian data dalam penelitian ini berupa data sekunder dengan menggunakan master tabel. Sedangkan analisa data yang digunakan adalah data kuantitatif menggunakan distribudi frekuensi Relatif. Hasil Penelitian ini didapatkan anak yang tidak mengalami masalah mental emosional sebanyak 19 anak (65,5%) sedangkan anak yang mengalami masalah mental emosional sebanyak 10 anak (34, 5%). Kesimpulan pada penelitian ini adalah mayoritas anak prasekolah usia 36 sampai 72 bulan di Playgroup dan TK Cherry Kids Club Islamic School Grogol Sukoharjo Tahun 2012 tidak mengalami masalah mental emosional. Kata Kunci : Deteksi Dini Masalah Mental Emosional, Anak Prasekolah Usia 36 sampai 72 bulan.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN PERAN ORANG TUA DENGAN KEBERHASILAN TOILET TRAINING PADA ANAK USIA 5 TAHUN DI TK DESA SUWALOH KECAMATAN BALEN KABUPATEN BOJONEGORO Youstiana Dwi Rusita; Ikha Ardianti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2015): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (279.388 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v6i2.109

Abstract

Anak perlu toilet training karena kebutuhan yang paling awal yang ditemui pada anak adalah kebutuhan untuk membantu diri dalam buang air. Toilet training ini dapat berlangsung pada fase kehidupan anak yaitu umur 18 bulan sampai 3 tahun dan keberhasilan dapat diketahui pada usia 5 tahun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan pengetahuan dan peran orang tua dengan keberhasilan toilet training pada anak usia 5 tahun di TK Desa Suwaloh Balen Bojonegoro. Desain penelitian menggunakan metode penelitian analitik correlation dengan pendekatan cross sectional dengan populasi orang tua anak usia 5 tahun sebanyak 37 responden, dengan menggunakan Total sampling. Data ditabulasi dan dianalisis dengan SPSS 17 for windows menggunakan uji Korelasi Uji Spearman’s rho (ρ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan orang tua sebagian besar cukup yaitu 40,5%, peran ibu lebih dari cukup yaitu 51,4%. Dan keberhasilan toilet training pada anak usia 5 tahun cukup yaitu 48,6%. Hasil pengujian dengan uji korelasi Spearman’s rho (ρ) diperoleh nilai sebesar koefisien korelasi = 0,626 dan nilai sig 2 tailed (p) = 0,000 dimana ρ < 0.05 pada pengetahuan dan dengan uji korelasi Spearman’s rho (ρ). Diperoleh nilai sebesar koefisien korelasi Spearman’s rho (ρ). = 0,721 dan nilai sig 2 tailed (p) = 0,000 dimana ρ < 0.05 pada peran orang tua. Ini menunjukkan bahwa antara pengetahuan dan peran orang tua dengan keberhasilan toilet training pada anak usia 5 tahun mempunyai hubungan signifikan, dengan arah korelasi positif. Kata kunci: pengetahuan, peran orang tua, keberhasilan toilet training, usia 5 tahun
ANALISIS HUBUNGAN PLASENTA PREVIA TERHADAP LUARAN MATERNAL DAN PERINATAL DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DAN KOTA PALANGKA RAYA Greiny Arisani; Erina Eka Hatini; Noordiati Noordiati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2017): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (360.548 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i2.12

Abstract

Plasenta  previa  adalah  plasenta  yang  letaknya  abnormal,  yaitu  pada segmen bawah uterus sehingga dapat menutupi sebagian atau seluruh pembukaan jalan lahir.1 Plasenta  previa  dapat  mengakibatkan  terjadinya  anemia  bahkan  syok, terjadi robekan pada serviks dan segmen bawah rahim yang rapuh, bahkan infeksi pada perdarahan yang banyak, sedangkan pada janin dapat terjadi kelainan letak janin, prematuritas,  morbiditas  dan mortalitas  yang tinggi, asfiksia intrauterin sampai dengan kematian.2 Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis klasifikasi plasenta previa terhadap luaran maternal dan perinatal di Rumah Sakit Umum Daerah dan Kota Palangka Raya.Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan rancangan penelitian Cross Sectional dan menggunakan pendekatan retrospektif artinya pengumpulan data dimulai dari efek atau akibat yang telah terjadi, kemudian dari efek tersebut ditelusuri penyebabnya atau variabel-variabel yang mempengaruhi akibat tersebut.Hasil analisis univariat diperoleh persentase kejadian plasenta previa tertinggi adalah plasenta previa menutupi seluruh serviks sebesar 56,4%. Faktor resiko ibu bersalin dengan plasenta previa sebanyak 53,8% merupakan usia beresiko, sebesar 69,2% adalah ibu multiparitas, sebesar 51,3% memiliki jarak kelahiran < 2 tahun. Kemudian sebesar 69,2% tidak memiliki riwayat plasenta previa sebelumnya, sebesar 74,45 tidak memiliki riwayat abortus dan sebesar 66,7% memiliki riwayat persalinan sebelumnya adalah persalinan pervaginam. Hasil analisis bivariat diperoleh hasil pada luaran maternal secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara plasenta previa dengan  perdarahan post partum (p value 0,026) dan retensio plasenta (p value 0,000). Pada luaran perinatal Secara statistik terdapat hubungan yang signifikan antara plasenta previa dengan berat badan lahir (p value 0,019) dan prematuritas (p value 0,026).Kata Kunci          : Plasenta Previa, Luaran Maternal dan Luaran Perinatal
GAMBARAN STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU FLAMBOYAN B MOJOSONGO JEBRES SURAKARTA Lilik Hanifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.81 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.164

Abstract

Pembangunan dalam suatu negara dapat dikatakan berhasil jika sumber daya manusia dalam negara tersebut berkualitas baik. Untuk menciptakan sumber daya manusia yang baik perlu memperhatikan beberapa hal, salah satunya adalah status gizi terutama pada balita, hidup sehat dapat tercapai dengan memenuhi kebutuhan gizi secara seimbang. Gizi merupakan substansi kimia didalam makanan yang digunakan oleh tubuh untuk pertumbuhan dan perkembangan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran status gizi balita di Posyandu Flamboyan B Mojosongo, Jebres, Surakarta Metode Penelitian ini mengguanakan penelitian deskriptif dengan pendekatan survey. Populasi penelitian ini adalah semua balita di Posyandu Flamboyan B Mojosongo, Jebres, Surakarta bulan Desember 2016 yaitu 65 balita, teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling dimana saat penelitian dijumpai responden sebanyak 53 balita. Data diambil menggunakan data primer dan data sekunder. Alat pengumpulan data berupa tabel yang berisi data Berat Badan (BB), Tinggi Badan (TB), umur dan jenis kelamin balita. Analisa data univariat dengan menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian ini adalah mayoritas responden berumur 12 – 60 Bulan (Balita) yaitu 44 balita (83 %) dan mayoritas berjenis kelamin laki – laki yaitu 30 balita (83%), mayoritas status gizi balita adalah normal yaitu 50 balita (94,3 %) terdapat 2 balita (3,8 %) dengan status gizi kurus dan 1 balita (1,9 %) dengan status gizi gemuk, semua bayi dengan status gizi Normal yaitu 9 bayi (100%), mayoritas balita dengan status gizi normal yaitu 41 balita (77,4 %), sedangkan mayoritas balita dengan jenis kelamin laki – laki status gizinya normal yaitu 28 balita (52,8%) dan balita dengan jenis kelamin perempuan mayoritas status gizinya normal yaitu 22 balita (41,5%). Simpulan dari penelitian ini adalah mayoritas status gizi balita di Posyandu Flamboyan B, Mojosongo, Jebres, Surakarta dengan status gizi normal. Kata Kunci: Status, Gizi, Balita
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU MENYUSUI TENTANG DAUN KATUK SEBAGAI PELANCAR ASI DI BPM BENIS JAYANTO CEPER KLATEN Henik Istikhomah; Syefira Ayudia Johar
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (141.718 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v7i1.45

Abstract

Latar Belakang : Hasil Survey Clinical Epidemologi dan Biostatistic Unit, Gajah Mada Faculty Of Medicine/RSUP DR.Sardjito, Yogyakarta Tahun 2004 melaporkan bahwa 38% ibu menghentikan ASI bagi bayi dengan alasan produksi ASI tidak mencukupi. Upaya peningkatkan produksi ASI selain dari gizi dapat juga mengkonsumsi tanaman obat pelancar ASI, salah satunya adalah daun katuk (Sauropus androgynus (L.) Merr). Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui karakteristik ibu menyusui mengenai pengetahuan tentang daun katuk sebagai pelancar ASI berdasarkan umur, pendidikan dan paritas di BPM Benis Jayanto Ceper, Klaten. Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan teknik aksidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 21 responden. Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan ibu menyusui tentang daun katuk sebagai pelancar ASI dalam kategori cukup sebanyak 13 orang (62%). Berdasarkan responden yang berusia 20-35 tahun dalam kategori cukup sebanyak 12 orang (57%), responden dengan pendidikan SMP sebanyak 8 orang (38%) dalam kategori cukup, sedangkan responden dengan jumlah paritas 2 sebanyak 7 orang (34%) dalam kategori cukup. Kesimpulan : Pengetahuan ibu menyusui tentang daun katuk sebagai pelancar secara umum termasuk dalam kategori pengetahuan cukup yang dilihat dari faktor umur, pendidikan, dan paritas. Saran : Ibu menyusui di BPM Benis Jayanto Ceper Klaten untuk menggunakan daun katuk sebagai pelancar ASI jika mengalami ketidak lancaran dalam menyusui. Kata Kunci : Pengetahuan, ibu menyusui, Daun Katuk Sebagai Pelancar ASI
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN DISMENOREA PADA SISWI SMP NEGERI 3 KARAWANG BARAT KABUPATEN KARAWANG TAHUN 2018 Wariyah Wariyah; Herry Sugiri; Imam Makhrus
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 1 (2019): Januari
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.866 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i1.243

Abstract

Latar Belakang : Menurut WHO angka dismenore di dunia sangat besar rata-rata lebih dari 50 % perempuan di setiap Negara mengalami dismenore. Di Amerika Serikat diperkirakan hampir 90 % wanita mengalami dismenore. Prevalensi wanita yang mengalami dismenore di Indonesia diperkirakan 55%. Angka kejadian dismenore tipe primer di Indonesia sekitar 54,89% yang menyebabkan mereka tidak mampu melakukan kegiatan apapun dan ini akan menurunkan kualitas hidup pada individu masing-masing. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berhubungan dengan dismenore pada siswi di SMP Negeri 3 Karawang Barat Tahun 2018. Metode : Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah siswi SMP Negeri 3 dengan jumlah sampel sebanyak 174 responden. Teknik dalam pengambilan sampel dengan stratified random sampling. Hasil : Dari 83 responden yang di teliti di dapat angka kejadian dismenorhe sebanyak 55,4%, sedangkan yang tidak dismenorhe sebanyak 44,6%, usia menarche ≤ 9 tahun sebanyak 1,2 %, dan usia menarche > 9 tahun sebanyak 98,8%, lama menstruasi ≤ 7 hari sebanyak 42,2 % dan > 7 hari sebanyak 57,8 %, riwayat keluarga ada yang dismenorhe sebanyak 61,4 %, dan yang tidak mempunyai riwayat dismenorhe sebanyak 38,6%, yang melakukan olah raga, sebanyak 24,1 % dan tidak olah raga sebanyak 79,9%. Simpulan: Ada hubungan antara riwayat keluarga dan olah raga dengan dismenorea di SMP Negeri 3 Karawang Barat tahun 2108
HUBUNGAN PARITAS DENGAN LAMANYA PELEPASAN PLASENTA PADA IBU BERSALIN DI BPS SARWO ENDAH KADIPATEN, ANDONG, BOYOLALI JANUARI – APRIL TAHUN 2011 Gita Kostania; Desty Eka Purnamasari
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 3, No 2 (2012): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (145.021 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v3i2.68

Abstract

Latar Belakang Masalah : Perdarahan merupakan penyebab terbesar kematian maternal. Pelepasan plasenta lebih lama akan menyebabkan perdarahan postpartum. Faktor yang mempengaruhi pelepasan plasenta salah satunya adalah paritas, terutama paritas lebih dari satu (multiparitas). Multiparitas memiliki resiko tinggi karena pada multiparitas uterus cenderung tidak efisien dalam semua kala persalinan, sehingga paritas mempengaruhi lamanya pelepasan plasenta. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui hubungan paritas dengan lamanya pelepasan plasenta pada ibu bersalin di BPS Sarwo Endah Kadipaten, Andong, Boyolali Januari – April Tahun 2011. Metode Penelitian : Penelitian analitik dengan pendekatan retrospektif. Alat pengumpul data yang digunakan adalah rekam medik, analisis data yang digunakan adalah bivariat dengan uji chi square. Dalam penelitian ini subyek penelitiannya adalah semua ibu bersalin yang bersalin di BPS Sarwo Endah Kadipaten, Andong, Boyolali Januari – April Tahun 2011. Hasil Penelitian : Hasil penelitian didapatkan X2 hitung 12,198 > X2 tabel yaitu 3,841, dan koefisien kontingensi 0,400 > p value 0,05, berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Kesimpulan : Berdasarkan hasil penelitian dinyatakan bahwa ada hubungan yang signifikan antara paritas dengan lamanya pelepasan plasenta pada ibu bersalin. Kata Kunci : paritas, lamanya pelepasan plasenta, ibu bersalin
TERAPI KOMPLEMENTER ESSENTIAL OIL LAVENDER TERHADAP PENINGKATAN DAYA TAHAN TUBUH DAN DAYA TANGKAP ANAK PRASEKOLAH Sitti Khadijah; Vitrianingsih Vitrianingsih
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 11, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (171.736 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v11i1.326

Abstract

Latar Belakang : Anak prasekolah merupakan kelompok usia yang rentan terhadap masalah gizi dan kesehatan. Pada masa ini daya tahan tubuh anak masih belum kuat, sehingga mudah terkena penyakit infeksi. Selain itu, anak yang waktu tidurnya kurang menunjukkan kesulitan dalam konsentrasi dan aturan emosional dimana akan berpengaruh terhadap daya tangkap anak. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manfaat terapi komplementer essential oil lavender terhadap peningkatan daya tahan tubuh dan daya tangkap anak prasekolah di PGTK Jogja Kids Park Depok Sleman Yogyakarta. Metode : Pengambilan data selama 2 bulan di PGTK Jogja Kids Park dengan sampel anak prasekolah (3-6 tahun). Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan analitik observasional. Desain penelitian Pre Experimental dengan One Group Pre-Post Test Design. Pre test dilakukan dengan cara observasi. Perlakuan dengan memberikan essential oil lavender selama 1 bulan menggunakan diffuser. Kemudian dilakukan post test dengan cara observasi untuk melihat kembali variabel yang diteliti. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi. Analisis bivariat menggunakan uji Mc Nemar dan paired t-test. Hasil : Hasil penelitian ada pengaruh terapi komplementer essential oil lavender terhadap peningkatan daya tangkap pada anak pra sekolah. Tidak ada pengaruh terapi komplementer essential oil lavender terhadap peningkatan daya tahan tubuh. Simpulan : Terapi komplementer essential oil lavender dapat meningkatkan daya tangkap pada anak pra sekolah
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU BANGUNSARI SEMIN GUNUNG KIDUL TAHUN 2014 Miftakhul Jannah; Siti Maesaroh
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2015): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (118.626 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v6i1.100

Abstract

HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN IBU DENGAN STATUS GIZI BALITA DI POSYANDU BANGUNSARISEMIN GUNUNG KIDUL TAHUN 2014. Tingkat pendidikan ibu merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi status gizi balita. Kekurangan gizi adalah salah satu penyebab dari tingginya angka kematian pada bayi dan anak serta dapat menurunkan mutu kehidupan, terganggunya pertumbuhan dan perkembangan mental. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisa hubungan tingkat pendidikan ibu dengan status gizi balita di posyandu bangunsari semin gunung kidul.Desain penelitian ini menggunakan analitik dengan jenis rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu dan balita di posyandu bangunsari semin gunung kidul dengan subyek penelitian sebesar 55 responden. Variabel bebas adalah tingkat pendidikan ibu dan variabel terikat status gizi balita. Pengumpulan data dengan wawancara, KMS, kohort balita. Analisa data univariate menggunakan distribusi frekuensi dan bivariate menggunakan kendall tau.Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pendidikan ibu mayoritas SMP sejumlah 24 ibu balita (43,6%), status gizi balita mayoritas kurang sejumlah 22 balita (40%). Hasil uji statistik kendall tau = 0,386 dengan signifikan 0,001. Maka signifikansi menggunakan rumus Z, didapatkan hasil (4,16>1,96) jadi Ho ditolak dan Ha diterima.Simpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan tingkat pendidikan ibu dengan status gizi balita. Kata kunci : Tingkat Pendidikan Ibu, Status Gizi balita
KARAKTERISTIKIBU BERSALIN DENGAN EPISIOTOMI DIRUMAH BERSALIN MARGA WALUYA SURAKARTA PERIODE 1 JANUARI 2008-31 DESEMBER 2009 Siti Yulaikah; Vina Jestar Novika
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 1, No 1 (2010): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.001 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v1i1.3

Abstract

RAKTERISTIK IBU BERSALIN DENGAN EPISIOTOMI DI RUMAH BERSALIN MARGA WALUYA SURAKARTA PERIODE 1 JANUARI 2008-31 DESEMBER 2009. Episiotomi adalah insisi perineum dan vagina unuk mencegah perobekan traumaik saat melahirkan. Tidak ada bukti yang dapat dipercaya bahwa penggunaan episiotomi yang rutin mempunyai efek yang bermanfaat, tetapi ada bukti yang jelas bahwa hal ini membahayakan, sehingga untuk melakukan episiotomi harus mengacu pada penilaian klinik yang tepat dan teknik yang paling sesuai kondisi. Tujuan penelitian ini adalah unuk mengetahui karakteristik ibu bersalin dengan episiotomi di RB Marga Waluya Surakarta berdasarkan umur dan paritas ibu. Penelitian ini menggunakan metode diskriptif dengan pendekatan retrospektif. Subyek penelitian ini adalah semua ibu besalin dengan episiotomi di RB Maga Walya Surakarta periode 1 Januari 2008-31 Desember 2009 sebanyak 34 orang (5,87%). Metode pengumpulan daa secara sekunder dengan mencatat dari rekam medik RB Waluya Surakarta. HasiU penelitian ini didapatkan ibu bersalin sebanyak 579 orang dengan episiotomi sebanyak 34 orang (5,87%). Karakterisik ibu bersalin dengan episiotomi, diketahui frekuensi tertinggi berdasarkan umur yaitu pada umur 20-35 tahun sebanyak 29 orang sedangkan frekuensi tertinggi berdasarkan paitas yaitu primipara sebanyak 22 orang. Saran bagi tenaga kesehatan, sebaiknya dalam melakukan tindakan episiotomi harus berdasarkan atas indikasi.Kata kunci : Ibu Bersalin, Episiotomi

Page 10 of 39 | Total Record : 382