cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 367 Documents
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN PRAKTEK TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI ( SADARI) PADA MAHASISWI TINGKAT II PRODI DIII KEBIDANAN STIKESMUS Ani Nur Fauziah; Siti Maesaroh
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 1 (2018): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.252 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i1.132

Abstract

Salah satu penyakit kanker yaitu kanker payudara saat ini menjadi kanker yang sangat ditakuti bagi wanita didunia. Saat ini ada kecenderungan kanker payudara dialami oleh perempuan dengan usia (15-20an), ini berarti tidak ada kata terlalu dini untuk memulai memberikan pengetahuan SADARI secara rutin (7-10 hari setelah haid) setiap bulan. Dengan melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI) akan menurunkan tingkat kematian akibat kanker payudara sampai 20%, sayangnya wanita yang melakukan SADARI masih rendah (25%-30%). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adanya hubungan anatara tingkat pengetahuan dan praktek tentang pemeriksaan payudara sendiri ( SADARI) Pada Mahasiswi tingkat II Prodi D III Kebidanan STIKES Mamba’ul Ulum Surakarta. Desain penelitian menggunakan metode obervasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Subyek dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa tingkat II prodi D III Kebidanan STIKES Mamba’ul Ulum Surakarta sejumlah 39 mahasiswa. Analisa data menggunakan korelasi Spearman’s Rank. Hasil penelitian diperoleh tingkat signifikansi 0,023 < 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang signifikans antara nilai pengetahuan dan sikap mahasiswi tentang SADARI. Kata Kunci : Pengetahuan, Praktek, SADARI
HUBUNGAN PENGETAHUAN WANITA USIA 48-55 TAHUN TENTANG MENOPAUSE DENGAN SIKAP DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN PADA MASA MENOPAUSE DI DESA WERU RT 02 RW 05 WERU SUKOHARJO TAHUN 2015 Ilafi Rumaisya N; Siti Maesaroh
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.563 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v7i1.35

Abstract

TENTANG MENOPAUSE DENGAN SIKAP DALAM MENGHADAPI PERUBAHAN PADA MASA MENOPAUSE DI DESA WERU RT 02 RW 05 WERU SUKOHARJO TAHUN 2015. Wanita merasa gelisah saat menghadapi masa-masa menopause, sehingga banyak masalah yang sederhana menjadi hal yang begitu besar dan bahkan bisa membuat putus asa seorang wanita saat menghadapi menopause. Fase menopause biasanya didahului dengan fase premenopause terjadi pada usia antara 48-55 tahun. Sikap wanita dalam menghadapi perubahan dalam masa menopause ini dipengaruhi oleh pengetahuan tentang menopause. Tujuan penelitian untuk menganalisis hubungan pengetahuan wanita usia 48-55 tahun tentang menopause dengan sikap dalam menghadapi perubahan pada masa menopause di Desa Weru RT 02 RW 05, Weru, Sukoharjo. Desain penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian semua wanita usia 48-55 tahun di Desa Weru RT 02 RW 05 Weru Sukoharjo pada bulan April 2015 berjumlah 44 orang.Menggunakan teknik sampling Purposive Sampling diperoleh 36 responden yang dapat dijadikan sampel dari seluruh jumlah populasi.Alat pengumpulan data berupa kuesioner.Analisa data menggunakan analisa univariat pengetahuan menggunakan prosentase dan sikap menggunakan rentang skala serta bivariate dengan menggunakan uji statistic Korelasi Kendall’s Tau. Hasil penelitian pengetahuan wanita usia 48-55 tahun berada pada kategori cukup dengan jumlah responden 22(61,2%) dan sebagian besar wanita mempunyai sikap cukup sejumlah 21(58,3%). Terdapat hubungan antara pengetahuan wanita usia 48-55 tahun tentang menopause dengan sikap dalam menghadapi perubahan pada masa menopause, dengan hasil uji statistik dengan menggunakan korelasi Kendall’s Tau memperoleh nilai τ=0,962 dengan angka signifikansi 0,000 dan zhitung (8,152) > ztabel (1,96). Simpulan penelitian ini ada hubungan antara pengetahuan wanita usia 48-55 tahun tentang menopause dengan sikap dalam menghadapi perubahan pada masa menopause. Kata Kunci : Pengetahuan, Sikap, Menopause.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU TENTANG PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA BAYI DAN BALITA DI POSYANDU BANGSAN GATAK SUKOHARJO TAHUN 2011 Lilik Hanifah; Maya Febriani
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 2, No 2 (2011): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.848 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v2i2.59

Abstract

Latar belakang : Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa tengah Tahun 2010 melakukan pemeriksaan terhadap 2.634 anak dari usia 0 – 72 bulan. Dari hasil pemeriksaan untuk perkembangan ditemukan normal sesuai dengan usia 53%, meragukan (membutuhkan pemeriksaan lebih dalam) sebanyak 13%, penyimpangan perkembangan sebanyak 34%. Mengingat jumlah balita di Indonesia mencapai sekitar 31,8 juta pada tahun 2012, maka sebagai calon generasi penerus bangsa, kualitas tumbuh kembang balita di Indonesia perlu mendapat perhatian serius yaitu mendapat gizi yang baik serta simulasi yang memadai. Tujuan : Mengetahui gambaran pengetahuan ibu tentang perkembangan motorik kasar pada bayi dan balita di posyandu Bangsan Gatak Sukoharjo Tahun 2011. Metode : Jenis penelitian ini deskriptif dengan pendekatan Cross sectional. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi dan balita di posyandu Bangsan Gatak Sukoharjo 50 responden. Pengambilan sempel dengan subyek penelitian di dapatkan jumlah 50 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner, analisa data menggunakan distribusi frekuensi. Hasil : Tingkat pengetahuan tentang perkembangan motorik kasar pada bayi dan balita dalam katagori baik yaitu sebanyak 15 responden (30%) dan katagori cukup yaitu sebanyak 28 responden (56%) dan kategori kurang sebanyak 7 responden (14%). Simpulan : Tingkat pengetahuan ibu tentang perkembangan motorik kasar pada bayi dan balita dalam kategori cukup yaitu sebanyak 28 responden (56%). Kata kunci : Pengetahuan, Ibu, Bayi, Balita, Perkembangan Motorik Kasar.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA PUTRI TENTANG ANEMIA DENGAN PERILAKU MENGKONSUMSI TABLET ZAT BESI DI RW 12 GENENGAN MOJOSONGO JEBRES SURAKARTA Etik Sulistyorini; Siti Maesaroh
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.003 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.286

Abstract

Latar Belakang : Anemia masih merupakan masalah kesehatan di Indonesia yang belum tuntas ditangani. Prevalensi kejadian anemia pada remaja putri di Indonesia masih tinggi, yaitu sebesar 22,7%. Salah satu program pemerintah untuk pencegahan anemia dan peningkatan cadangan zat besi dalam tubuh adalah melalui program pemberian tablet zat besi pada remaja putri dengan frekwensi pemberian 1 (satu) tablet per minggu sepanjang tahun. Namun demikian, belum semua remaja putri telah mengkonsumsi tablet zat besi sesuai program tersebut. Banyak faktor yang menyebabkan remaja putri tidak rutin dan patuh dalam mengkonsumsi tablet zat besi. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia dengan perilaku dalam mengkonsumsi tablet zat besi. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri yang ada di RW 12 Genengan Mojosongo Jebres Surakarta yang berjumlah 146 orang. Tehnik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling didapatkan jumlah responden 58 orang. Alat Pengumpulan data menggunakan kuesioner dengan skala Guttman dan Likert. Analisa data menggunakan korelasi Kendall Tau. Hasil : Pengetahuan remaja putri tentang anemia mayoritas dalam kategori cukup sebanyak 40 responden (69 %). Sikap remaja putri tentang anemia mayoritas dalam kategori cukup sebanyak 42 responden (72,4%). Perilaku remaja putri dalam mengkonsumsi tablet zat bezi mayoritas dalam kategori kurang sebanyak 30 responden (51,7%). Hasil koefisien korelasi Kendall Tau sebesar 0,022 dengan angka signifikansi sebesar 0,855 sehingga tidak ada hubungan antara pengetahuan remaja putri tentang anemia dengan perilaku mengkonsumsi tablet zat besi. Hasil koefisien korelasi Kendall Tau sebesar -0,181 dengan angka signifikansi sebesar 0,155 sehingga tidak ada hubungan antara sikap remaja putri tentang anemia dengan perilaku mengkonsumsi tablet zat besi. Simpulan : Tidak ada hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja putri tentang anemia dengan perilaku mengkonsumsi tablet zat besi di RW 12 Genengan Mojosongo Jebres Surakarta
STRATEGI PEMBERIAN IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI DESA NGLEBAK KECAMATAN TAWANGMANGU KABUPATEN KARANGANYAR Krisanti Thaif; Supiati Supiati; Gita Kostania
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (163.953 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.91

Abstract

Latar Belakang: Pencapaian cakupan imunisasi dasar pada bayi periode tahun 2012 di wilayah kerja puskesmas kecamatan Tawangmangu kabupaten Karanganyar sebagian besar masih dibawah target Universal Child Imunisation/ UCI (< 80%). Namun dari 10 desa, terdapat empat desa yang sudah mencapai target UCI, yaitu desa kelurahan Tawangmangu, desa Gondosuli, desa Tengklik dan desa Nglebak. Desa Nglebak merupakan desa dengan target pencapaian UCI tertinggi (>90%). Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui strategi pemberian Imunisasi dasar pada bayi di desa Nglebak Kecamatan Tawangmangu Kabupaten Karanganyar. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan rancangan deskriptif kualitatif dengan teknik pengambilan sampel secara purpose sampling. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara mendalam, serta data hasil dokumentasi register imunisasi dan KMS bayi. Hasil Penelitian: Strategi bidan untuk meningkatkan cakupan pemberian imunisasi dasar pada bayi di desa Nglebak kecamatan Tawangmangu adalah dengan memberikan perambuan imunisasi pada setiap sasaran imunisasi dasar. Hal ini juga didukung oleh peran serta masyarakat yang aktif dari kader posyandu dan orangtua bayi dalam memanfaatkan perambuan imunisasi sebagai alat bantu dalam memantau pemberian imunisasi agar tepat waktu dan lengkap. Dengan upaya tersebut, maka pencapaian imunisasi dasar pada bayi di desa Nglebak dapat meningkat dan bahkan melebihi target UCI. Kesimpulan: Strategi pemberian imunisasi dasar pada bayi di desa Nglebak adalah dengan perambuan imunisasi. Kata Kunci : imunisasi dasar pada bayi, target UCI, perambuan imunisasi.
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DENGAN SIKAP REMAJA PUTRI YANG MEMILIKI KETERBATASAN PENGLIHATAN TENTANG VULVA HYGIENE DI SLB-A YKAB SURAKARTA TAHUN 2015 Katrina Anjarsari; Lilik Hanifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2015): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.416 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v6i2.123

Abstract

Remaja putri banyak yang tidak sadar akan pentingnya menjaga kebersihan alat kelamin bagian luar, hal ini dapat dilakukan dengan vulva hygiene yang benar. Pengetahuan remaja putri tentang vulva hygiene dapat mempengaruhi sikap remaja putri tersebut dalam melakukan vulva hygiene secara benar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja putri yang memiliki keterbatasan penglihatan tentang vulva hygiene di SLB-A YKAB Surakarta Tahun 2015. Desain penelitian adalah desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja putri yang memiliki keterbatasan penglihatan di SLB-A YKAB Surakarta yang terdata pada bulan April 2015 sejumlah 30 remaja putri. Dalam penelitian ini tidak menggunakan sampel, tetapi menggunakan subjek penelitian yaitu seluruh remaja putri yang memiliki keterbatasan penglihatan sejumlah 30 remaja putri. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data univariat untuk pengetahuan menggunakan standart deviasi dan sikap menggunakan rumus rentang skala. Sedangkan analisis bivariat menggunakan rumus Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan remaja putri mayoritas cukup sebanyak 18 responden (60,0%) dengan sikap remaja putri mayoritas baik sebanyak 18 responden (60,0%). Hasil uji statistik didapatkan Zhitung=2,92> Ztabel=1,96 sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Simpulan dalam penelitian ini adalah ada hubungan antara pengetahuan dengan sikap remaja putri yang memiliki keterbatasan penglihatan tentang vulva hygiene di SLB-A YKAB Surakarta Tahun 2015. Kata Kunci : Pengetahuan remaja putri, sikap remaja putri, vulva hygiene
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN KADER POSYANDU TENTANG KANKER SERVIKS DENGAN MOTIVASI PADA PEMERIKSAAN DETEKSI DINI KANKER SERVIK DI DESA KARANGKENDAL KECAMATAN MUSUK KABUPATEN BOYOLALI TAHUN 2016 Sri Suparti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 2 (2016): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.128 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v7i2.26

Abstract

Hubungan pengetahuan kader posyandu tentang kanker serviks dengan motivasi pemeriksaan deteksi dini kanker servik di Desa Karangkendal, Musuk,Boyolali. Kanker serviks merupakan kanker yang terbanyak diderita wanita terutama negara berkembang termasuk Indonesia. Pemeriksaan deteksi dini kanker servik sangat penting untuk medeteksi dini adanya kanker serviks pada seorang wanita, sehingga dapat dilakukan upaya pencegahan secara optimal. Pemeriksaan ini dipengaruhi oleh faktor-faktor tersebut terdiri dari faktor internal dan eksternal Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan kader posyandu tentang kanker serviks dengan motivasi pada pemeriksaan deteksi dini kanker serviks di Desa Karangkendal, Musuk, Boyolali Tahun 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh kader posyandu di desa Karankendal, Musuk , kabupaten Boyolali yang tercatat dan aktif pada bulan April 2016 sebanyak 41 orang. Teknik pengambilan sampel dengan acidental sampling, sampel sejumlah 33 orang. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat untuk variable pengetahuan dengan prosentase, variable motivasi dengan rentang skala. Analisa bivariat untuk uji korelasi menggunakan spearman rank. Hasil penelitian tingkat pengetahuan kader mayoritas tingkat pengetahuan baik, 16 responden ( 48,48%), dan motivasi mayoritas baik yaitu 13 responden (39,39%). Nilai sig (2-tailed) adalah 0,000
PENGARUH MINUMAN KUNYIT ASAM TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI HAID PRIMER Rosi Kurnia Sugiharti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2018): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.315 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i2.208

Abstract

Remaja akan mengalami masa transisi menjadi dewasa dimana terjadi pacu tumbuh (growth spurt). Pada masa remaja ini biasanya terjadi nyeri haid primer. Nyeri haid dapat diatasi dengan pemberian terapi nonfarmakologis yaitu minuman kunyit asam. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan skala nyeri haid sebelum dan sesudah pengaruh minuman kunyit asam terhadap penurunan tingkat nyeri haid primer pada mahasiswi kebidanan D3 STIKES Harapan Bangsa Purwokerto. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi experiment design dengan one group pre and post tes yaitu dengan menggunakan satu kelompok yang diberikan intervensi minuman kunyit asam. Teknik Sampel dengan menggunakan purposive sampling. Hasil perhitungan dengan menggunakan Uji T berpasangan yaitu dengan membandingkan perbedaan skala nyeri haid sebelum dan sesudah intervensi didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh minuman kunyit asam terhadap nyeri haid primer pada remaja yang ditunjukan dengan nilai p value 0,0001. Simpulan dari penelitian ini adalah minuman kunyit asam dapat menurunkan nyeri haid primer pada remaja. Kata Kunci : Pengaruh, Minuman Kunyit Asam, Nyeri Haid Primer
SIKAP REMAJA PUTRI TERHADAP TIMBULNYA PERUBAHAN FISIK PREMENSTRUAL SYNDROME DI SMP NEGERI 5 SRAGEN KELAS VII TAHUN 2015 Wahyu Fajar Hidayah; Etik Sulistyorini
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.778 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v7i1.50

Abstract

Angka prevalensi premenstrual syndrome mencapai 85 % dari seluruh populasi wanita usia reproduksi termasuk remaja di Indonesia. Hal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang biologi dasar pada remaja yang mencerminkan kurangnya pengetahuan tentang risiko yang berhubungan dengan tubuh mereka dan cara menghindarinya. Tujuan penelitian untuk mengetahui sikap remaja putri terhadap timbulnya perubahan fisik premenstrual syndrome di SMP Negeri 5 Sragen kelas VII tahun 2015. Desain penelitian menggunakan deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian remaja putri kelas VII SMP Negeri 5 Sragen sebanyak 154 siswi, tahun ajaran 2014-2015. Teknik pengambilan sampling menggunakan stratified random sampling dan proportional simple random sampling berdasarkan tabel krejcie yaitu sebanyak 108 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Analisa data menggunakan statistik diskriptif yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian mayoritas responden memiliki sikap baik yaitu sebesar (61,1%) dan minoritas memiliki sikap yang kurang yaitu sebesar (2,8%) dalam menghadapi perubahan fisik premenstrual syndrome, dari masing- masing indikator didapatkan sikap terhadap premenstrual syndrome baik sebesar (67,6%) kurang sebesar (2,0%), sikap terhadap perubahan fisik pada gastrointestinal baik sebesar (70,4%) kurang sebesar (2,0%), pada payudara baik sebesar (52.8%) cukup sebesar (12,0%), pada kulit baik sebesar (61,1%) kurang sebesar (3,8%), pada vaskuler dan neurologi baik sebesar (76,8%) kurang sebesar (3,0%), pada mata baik sebesar (50,0%) kurang sebesar (6,5%), pada pernafasan baik sebesar (59,3%) kurang sebesar (18,5%), pada cairan tubuh baik sebesar (50,9%) kurang sebesar (1,0%), dan pada penanganan umum premenstrual syndrome baik sebesar (55,6%) kurang sebesar (9,3 %). Simpulan penelitian ini adalah sikap remaja putri SMP N 5 Sragen kelas VII tahun ajaran 2014-2015 mayoritas baik dalam menghadapi timbulnya perubahan fisik premenstrual syndrome. Kata kunci : Sikap, Remaja, Premenstrual Syndrome
HUBUNGAN STATUS PEKERJAAN DAN PENGETAHUAN IBU TENTANG POSYANDU BALITA DENGAN KEPATUHAN KUNJUNGAN POSYANDU DI POSYANDU BALITA SINGOSARI KELURAHAN BANYUANYAR SURAKARTA TAHUN 2018 Christiani Bumi Pangesti; Wahyu Dwi Agussafutri
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (339.71 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.277

Abstract

Latar belakang : Posyandu merupakan salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar. Dampak yang dialami balita apabila ibu tidak aktif dalam kegiatan penimbangan di Posyandu antara lain tidak mendapat penyuluhan kesehatan, tidak mendapat vitamin A, ibu balita tidak mengetahui pertumbuhan dan perkembangan berat badan balita, ibu balita tidak mendapatkan pemberian dan penyuluhan tentang makanan tambahan (PMT). Hal tersebut yang memicu munculnya permasalahan gizi pada balita yang akan berdampak sangat fatal yaitu dapat menyebabkan kematian. Fenomena yang terjadi saat ini adalah berdasarkan studi pendahuluan, tidak semua ibu patuh untuk berkunjung keposyandu setiap bulannya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status pekerjaan dan pengetahuan ibu tentang posyandu dengan kepatuhan kunjungan posyandu balita. Metode : Penelitian ini menggunakan survey analitik dengan rancangan Cross Sectional. Pengambilan sampel dilakukan secara aksidental sampling dengan analisis data regresi logistic ganda. Hasil : Uji Wald dijelaskan terdapat hubungan antara status pekerjaan dengan kepatuhan kunjungan ke Posyandu Balita dan secara statistik signifikan (p = 0,022). Ada hubungan antara pengetahuan ibu tentang Posyandu dengan kepatuhan kunjungan ke Posyandu Balita dan secara statistik signifikan (p = 0,010). Simpulan : Ada hubungan antara status pekerjaan dan pengetahuan ibu tentang Posyandu balita dengan kepatuhan kunjungan Posyandu di Posyandu balita Singosari Kelurahan Banyuanyar Surakarta tahun 2018

Page 11 of 37 | Total Record : 367