cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 367 Documents
TINGKAT KEPUASAN IBU BERSALIN PENGGUNA JAMPERSAL DALAM ASUHAN PERSALINAN NORMAL DI RSUD KOTA SURAKARTA TAHUN 2012 Angesti Nugraheni; Bakhrul Sifa Insani
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 3, No 2 (2012): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.422 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v3i2.69

Abstract

TINGKAT KEPUASAN IBU BERSALIN PENGGUNA JAMPERSAL DALAM ASUHAN PERSALINAN NORMAL DI RSUD KOTA SURAKARTA TAHUN 2012. Angka Kematian ibu masih cukup tinggi dibandingkan dengan negara ASEAN lainnya, salah satunya adalah akibat cakupan persalinan oleh bidan yang cenderung menurun, maka dari itu pemerintah menetapkan kebijakan yaitu jaminan persalinan. Dengan adanya kebijakan tersebut tempat pelayanan kesehatan juga harus tetap menjaga mutu pelayanan, yang dapat dilihat dari kepuasan ibu bersalin. Tujuan penelitian: Mengetahui tingkat kepuasan ibu bersalin pengguna jampersal dalam asuhan persalinan normal di RSUD Kota Surakarta. Metode penelitian: Menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional dengan variabel tunggal. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu bersalin pengguna jampersal di RSUD Kota Surakarta tahun 2012 sebanyak 46 ibu, teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling yaitu sebanyak 33 ibu. Analisis data menggunakan rumus kepuasan dari Imbalo S. Pohan. Hasil penelitian: Tingkat kepuasan ibu bersalin pengguna jampersal dalam asuhan persalinan normal di RSUD Kota Surakarta pada minggu pertama sampai minggu ketiga bulan Juni adalah sebesar 77,63%. Sedangkan tingkat kepuasan berdasarkan dimensi kepuasan adalah pada dimensi reliability sebesar 79%, pada responsiveness sebesar 64%, pada assurance sebesar 59%, pada empathy sebesar 63% dan pada tangibles sebesar 66%. Ibu bersalin pengguna jampersal di RSUD Kota Surakarta berdasarkan karakteristiknya adalah sebagian besar berumur 21– 25 tahun sebanyak 9 orang (27,27%), sebagian besar pendidikannya adalah SMA sebanyak 12 orang (36,36%) dan sebagian besar penghasilannya dibawah UMR kotamadya Surakarta tahun 2012 sebanyak 23 orang (69,69%). Simpulan: Tingkat kepuasan ibu bersalin pengguna jampersal di RSUD Kota Surakarta sebesar 77,63%. Kata kunci : Kepuasan, Ibu bersalin normal, Jampersal
RENDAHNYA KESEDIAAN VAKSINASI HPV PADA REMAJA PUTRI Nonik Ayu Wantini; Novi Indrayani
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 11, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (184.128 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v11i1.327

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks merupakan penyebab kematian tertinggi kedua pada perempuan di Indonesia, oleh karena itu memerlukan intervensi melalui pencegahan primer (vaksinasi). Pelaksanaan vaksinasi HPV di Kulon Progo dan Gunung Kidul tahun 2017 merupakan tahapan demonstrasi sebagai dasar pengembangan dan introduksi ke dalam program imunisasi nasional. Vaksinasi HPV diperuntukkan pada anak perempuan sejak usia 9 tahun. Vaksinasi HPV pada remaja merupakan suatu intervensi baru. Penelitian sebelumnya menyebutkan kesediaan remaja untuk vaksinasi masih rendah. Tujuan: Penelitian ini bertujuan mengetahui kesediaan vaksinasi HPV pada remaja dan faktor yang berhubungan dengan kesediaan vaksinasi. Metode: Jenis penelitian survei analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di SD Muhammadiyah Macanan, Ngemplak, Sleman dan SMPN 1 Berbah, Sleman dalam waktu Mei-Juli 2019. Jumlah sampel 127 remaja putri kelas 4, 5, 7 dan 8 dipilih dengan accidental sampling. Jenis data adalah data primer, instrumen kuesioner. Uji validitas kuesioner dengan 2 expert. Analisis bivariat dengan uji Somers’d untuk variabel sikap, fisher exact test untuk variabel pengetahuan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan kesediaan vaksinasi HPV masih rendah (42,5%), faktor yang berhubungan dengan kesediaan vaksinasi HPV adalah sikap remaja (p-value = 0,000). Faktor yang menjadi pertimbangan terbanyak remaja dalam pengambilan keputusan vaksinasi adalah keamanan vaksin dengan persentase 89,8%. Kesimpulan: Ada hubungan antara sikap remaja dengan kesediaan vaksinasi HPV pada remaja putri.
HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP IBU MENYUSUI TENTANG CARA MENYUSUI YANG BENAR DI KLINIK UTAMA PKU MUHAMMADIYAH SAMPANGAN SURAKARTA TAHUN 2014 Siti Fatimah; Ani Nur Fauziah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2015): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.173 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v6i1.101

Abstract

Praktek cara menyusui yang baik dan benar perlu dipelajari oleh setiap ibu karena menyusui itu sendiri bukan suatu hal yang reflektif atau instingtif, tetapi merupakan suatu proses. Proses belajar yang baik bukan hanya untuk ibu yang pertama kali melahirkan karena biasanya ibu melahirkan anak pertama tidak memiliki ketrampilan menyusui yang benar. Dengan demikian ibu menyusui memerlukan pengetahuan agar mengetahui cara menyusui yang benar, setelah itu diperlukan sikap untuk menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari agar dapat sukses dalam memberikan yang terbaik bagi bayinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap ibu menyusui tentang cara menyusui yang benar di Klinik Utama PKU Muhammadiyah Sampangan Surakarta tahun 2014. Metode pada penelitian ini menggunakan survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasinya semua ibu menyusui yang berkunjung di Klinik Utama PKU Muhammadiyah Sampangan Surakarta pada bulan Mei tahun 2014 sebanyak 57 ibu menyusui. Teknik pengambilan sampling yang digunakan accidental sampling dengan sampel sejumlah 32 responden. Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa univariat pada variabel pengetahuan menggunakan standart deviation, sedangkan variabel sikap menggunakan rentang skala. Analisa bivariat menggunakan uji Sperman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu menyusui berpengetahuan cukup sebanyak 25 responden (78,1%), sikap ibu menyusui mayoritas cukup sebanyak 20 responden (62,5%), dan hasil nilai Z hitung (2,96) > Z tabel (1,96) pada taraf signifikasi 5% dengan p = (0,003) (p < 0,05) yang menunjukkan bahwa arah korelasi positif dengan kekuatan korelasi sedang. Simpulan ada hubungan antara tingkat pengetahuan dengan sikap ibu menyusui tentang cara menyusui yang benar di Klinik Utama PKU Muhammadiyah Sampangan Surakarta tahun 2014. Kata kunci : pengetahuan, sikap, ibu menyusui, cara menyusui yang benar
HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI CYCLOFEM TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN DI RB AN-NUUR MANAHAN SURAKARTA TAHUN 2009 Siti Maesaroh; Nur Hayati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 1, No 1 (2010): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (99.129 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v1i1.4

Abstract

HUBUNGAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI CYCLOFEM TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN DI RB AN-NUUR MANAHAN SURAKARTA TAHUN 2009, kontrasepsi hormonal jenis KB suntikan di Indonesia semakin banyak dipakai karena kerjanya yang efektif, pemakaiannya praktis, harganya relatif murah dan aman. Cara ini mulai disukai masyarakat kita diperkirakan setengah juta pasangan memakai kontrasepsi suntikan untuk mencegah kehamilan, meskipun menyebabkan efek samping seperti pusing, mual, menstruasi tidak teratur, keputihan dan perubahan berat badan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan penggunaan kontrasepsi cyclofem terhadap peningkatan berat badan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 101 akseptor. Tehnik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan cara quota sampling di RB An-Nuur Manahan Surakarta sebanyak 30 sampel dan teknik pengambilan data dalam penelitian ini dengan menggunakan data sekunder yang diperoleh dari hasil pendokumentasian atau laporan akseptor KB Cyclofem di RB An-Nuur Manahan Surakarta dengan uji statistik chi square. Hasil penelitian dengan menggunakan uji statistik yaitu uji chi square (X2) dengan taraf kesalahan 5% dan df=1 maka harga X2 tabel = 3,481 dan harga X2 hitung = 2,443 dengan demikian didapatkan hasil X2 tabel lebih besar dari X2 hitung berarti Ho diterima dan Ha ditolak. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tidak ada hubungan yang signifikan antara penggunaan kontrasepsi cyclofem dengan peningkatan berat badan. Kata Kunci : Hubungan, Kontrasepsi Cyclofem, Peningkatan berat badan
HUBUNGAN PARITAS TERHADAP RUPTUR PERINIUM PADA IBU BERSALIN DI BPM” ANN-NUR” RINGINLARIK KECAMATAN MUSUK BOYOLALI TAHUN 2017 Sri Suparti; Danik Riawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 1 (2018): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.683 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i1.133

Abstract

Latar belakang: Banyak wanita mengalami perdarahan yang disebabkan robekan perineum pada saat melahirkan anak pertama. Faktor yang berkaitan terjadinya ruptur perineum pada ibu bersalin adalah pelahiran primipara, proses persalinan serta berat badan bayi yang dilahirkan.Di BPM” Ann-Nur” setiap bulan terdapat kurang lebih 5 - 6 ibu bersalin, dan kejadian rupture perineum sekitar 3 sampai 4 kejadian.Paritas ibu merupakan salah satu faktor terbesar yang menyebabkan ruptur perineum.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan paritas terhadap rupture perineum pada ibu bersalin di BPM “ Ann – Nur” Ringinlarik, Musuk, Boyolali Tahun 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan waktu retrospektif. Populasi penelitian adalah seluruh ibu bersalin di BPM” Ann-Nur “ Ringinlarik, Musuk , kabupaten Boyolali pada bulan Januari – Juni 2017 sebanyak 32 orang. Penelitian ini tidak menggunakan sample, tetapi memggunakan subyek penelitian yaitu seluruh populasi diteliti. Alat pengumpulan data menggunakan master tabel. Analisa data menggunakan analisa univariat dengan distribusi frekuensi untuk variable bebasparitas dan variable terikat rupture perineum. Analisa bivariat untuk hubungan antar variable denganuji korelasi menggunakan Chi square: Hasil penelitianvariable paritas mayoritas primipara 16 responden ( 50,0% variable rupture perineum mayoritas responden mengalami rupture perinium sebanyak 19 ( 59,37%). Responden primipara mayoritas mengalami rupture sebanyak 14 ( 43,75% ), sedangkan gerande multipara 6 responden tidak mengalami rupture. Hubungan paritas dengan ruptur perinium adalah nilai Asymp. Sig = 0,001( 0,001
GAMBARAN PENGETAHUAN KADER TENTANG IVA TEST SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI KANKER SERVIKS DI DESA JETIS JUWIRING KLATEN Siti Maesaroh
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (299.854 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.36

Abstract

Kanker Serviks merupakan pembunuh wanita nomor dua di dunia setelah kanker payudara. Sebagian besar kasus yang datang ke rumah sakit berada pada stadium lanjut ini dikarenakan kanker serviks pada stadium awal tidak ada gejala serta adanya pengetahuan yang kurang mengenai kanker serviks dan deteksi dini kanker serviks terutama IVA Test. Pengetahuan ini akan berpengaruh pada sikap yang akan dilakukan, semakin baik pengetahuan mengenai kanker serviks akan semakin baik juga sikap untuk mencegah terjadinya kanker serviks dan akan ikut serta untuk melakukan IVA Test tersebut.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan kader tentang IVA Test sebagai upaya deteksi dini kanker serviks di Desa Jetis Juwiringg Klaten Desain penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Dalam penelitian subjek penelitian ini semua kader di desa Jetis Juwiring Klaten pada bulan November tahun 2016 berjumlah 25 responden. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis datanya menggunakan deskriptif dengan rumus Persentase dan Distribusi Frekuensi. Pengetahuankadertentang IVA Test sebagai upaya deteksi dini kanker serviks sebagian besar dalam kategori baik yaitu 21responden (84%), kategori cukup sebanyak 3responden (12%) dan kategori kurang 1 responden (4%). Simpulannya pengetahuan kader tentang IVA Test sebagai upaya deteksi dini kanker serviks di DesaJetis Juwiring Klaten mayoritas kategori baik. Kata kunci : Sikap, kader, dan IVA Test
HUBUNGAN ANTARA ANEMIA DALAM KEHAMILAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS DI RSUD SUKOHARJO PERIODE JULI SAMPAI DESEMBER TAHUN 2011 Etik Sulistyorini; Dewi Dewi
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 2, No 2 (2011): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (437.802 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v2i2.60

Abstract

Anemia dalam kehamilan merupakan masalah nasional yang harus ditangani sejak awal karena anemia dapat mengakibatkan masalah bagi ibu dan janin yang di kandung. Ibu hamil dengan anemia kemungkinan akan mengalami beberapa masalah pada saat kehamilan, persalinan dan juga nifas, salah satu masalah yang terjadi pada saat kehamilan adalah abortus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara anemia dalam kehamilan dengan kejadian abortus di RSUD Sukoharjo periode Juli sampai Desember tahun 2011. Metode penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan retrospektif. Subyek penelitian dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil dengan abortus periode Juli sampai Desember tahun 2011 sebanyak 91. Teknik pengambilan sampel dengan menggunakan total sampling. Alat pengumpulan data dengan menggunakan master tabel. Analisa univariat dengan menggunakan distribusi frekuensi dan analisa bivariate dengan menggunakan chi square. Hasil penelitian, angka kejadian abortus imminen sebanyak 35 kasus, abortus insipient sebanyak 28 kasus, dan abortus inkomplit sebanyak 28 kasus. Mayoritas kejadian abortus terjadi pada ibu hamil yang tidak mengalami anemia sebesar 62 (68,1%) dan minoritas abortus terjadi pada ibu hamil dengan anemia sedang sebesar 4(4,4%). Hasil chi square bahwa tidak ada hubungan antara anemia dalam kehamilan dengan kejadian abortus dengan hasil x hitung =1,120 < x tabel 9,488. Simpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada hubungan antara anemia dalam kehamilan dengan kejadian abortus di RSUD Sukoharjo periode Juli sampai Desember tahun 2011. Kata kunci : anemia, abortus
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN KADER POSYANDU TENTANG KANKER PAYUDARA DENGAN SADARI Sab’ngatun Sab’ngatun; Lilik Hanifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.762 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.287

Abstract

Latar Belakang : Penyakit kanker merupakan salah satu penyebab kematian utama di seluruh dunia. Penyebab terbesar kematian akibat kanker setiap tahunnya salah satunya kanker payudara. 43% dari seluruh kasus kanker dapat dicegah, salah satu upaya pencegahan kanker payudara dengan SADARI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan kader posyandu tentang kanker payudara dengan SADARI. Metode : Penelitian ini merupakan penelitian survei analitik dengan pendekatan crossectional. Populasi dalam penelitian ini seluruh kader posyandu di Kalurahan Mojosongo Jebres Surakarta sebanyak 60 responden. Teknik pengambilan sampel dengan accidental sampling, sampel dalam penelitian ini adalah kader posyandu yang datang dan ditemui pada saat pertemuan kader sebanyak 30 responden. Alat pengumpulan data berupa kuisioner, analisis data dengan chi square. Hasil : Pengetahuan kader tentang kanker payudara mayoritas pada kategori cukup 11 responden (50%). Mayoritas melakukan SADARI sebanyak 24 responden (80%). Hasil uji statistic menunjukkan hasil 0,006
PENGARUH TEKNIK PERNAPASAN DIAFRAGMA TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA IBU HAMIL TRIMESTER III Ketut Resmaniasih; Anies Anies; Hari Peni Julianti; Onny Setiani
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (128.829 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.92

Abstract

Latar belakang: Salah satu faktor kesehatan psikologis ibu adalah kecemasan, dimana kejadian kecemasan ini umum terjadi pada ibu hamil. kehamilan trimester III merupakan periode penantian dengan penuh kewaspadaan menunggu dan menanti masa persalinan, yang dapat meningkatkan perasaan cemas pada ibu hamil, dan membutuhkan intervensi untuk mengatasinya. Tujuan penelitian: Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh teknik pernapasan diafragma terhadap tingkat kecemasan pada ibu hamil trimester III. Metode: Quasi-experimental studies dengan pendekatan pretest-posttest control group ini, dilakukan untuk mempelajari masing-masing 18 orang pada kelompok kontrol dan intervensi, yang berkunjung pada salah satu puskesmas di kota Palangka Raya setelah minggu ke-28 sampai minggu ke-37 kehamilan mereka dengan teknik consecutive sampling. Kelompok intervensi diberikan teknik pernapasan diafragma dengan menarik napas melalui hidung dalam empat kali hitungan, menahan nafas serta menghembuskan napas dalam enam kali hitungan, dilakukan selama 30 menit per hari selama tujuh hari. Kelompok kontrol hanya menerima pemeriksaan kehamilan rutin. Instrumen penelitian menggunakan alat ukur kecemasan HARS yang dimodifikasi. Data dianalisis menggunakan software SPSS melalui uji t-test. Hasil: Hasil analisis pada kelompok intervensi didapatkan p value 0,005 (p0,05), analisis dua kelompok didapatkan p value 0,002 (p
GAMBARAN PENGETAHUAN BIDAN TENTANG ASUHAN SAYANG IBU DALAM PERSALINAN DI RSUD SUKOHARJO TAHUN 2015 Fitalia Ayuwidayanti; Catur Setyorini
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2015): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (326.322 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v6i2.124

Abstract

GAMBARAN PENGETAHUAN BIDAN TENTANG ASUHAN SAYANG IBU DALAM PERSALINAN DI RSUD SUKOHARJO TAHUN 2015. Asuhan sayang ibu adalah asuhan yang saling menghargai budaya, kepercayaan dari keinginan sang ibu pada asuhan yang aman selama proses persalinan serta melibatkan ibu dan keluarga sebagai pembuat keputusan, tidak emosional dan sifatnya mendukung. Salah satu prinsip dasar asuhan sayang ibu adalah dengan mengikutsertakan suami dan keluarga selama proses persalinan dan kelahiran bayi. Asuhan sayang ibu mengacu dalam kompetensi bidan di Indonesia, terutama standar kompetensi k-4 yaitu asuhan selama persalinan dan kelahiran, bidan harus mampu memberikan asuhan selama persalinan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika para ibu diperhatikan dan diberi dukungan selama proses persalinan dan kelahiran bayi serta mengetahui dengan baik mengenai proses persalinan dan asuhan yang akan mereka terima, mereka akan mendapatkan rasa aman dan keluaran yang baik. Tujuan penelitian mengetahui gambaran pengetahuan bidan tentang asuhan sayang ibu di RSUD Sukoharjo tahun 2015. Metode penelitian adalah dskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi adalah semua bidan yang bekerja di RSUD Sukoharjo sebanyak 35 bidan. Subjek penelitian adalah semua bidan di RSUD Sukoharjo sebanyak 35 bidan. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisis deskriptif menggunakan rumus mean dan standart deviasi. Hasil penelitian diperoleh pengetahuan bidan tentang asuhan sayang ibu dalam persalinan baik sejumlah 5 orang (14,3%), cukup sejumlah 26 orang (74,3%), dan kurang sejumlah 4 orang (11,4%). Karakteristik responden berdasarkan umur mayoritas berumur 41-50 tahun sebanyak 24 orang (68,6%), mayoritas tingkat pendidikan D IV / S1 sebanyak 26 responden (74,3%), mayoritas lama kerja 21-30 tahun sebanyak 18 responden (51,4%). Tingkat pengetahuan bidan tentang asuhan sayang ibu dalam persalinan berdasarkan karakteristik umur mayoritas cukup pada umur 41-50 tahun sebanyak 19 responden (54,3%), berdasarkan tingkat pendidikan mayoritas cukup dengan tingkat pendidikan D IV / S1 sebanyak 21 responden (60%),berdasarkan lama kerja mayoritas cukup dengan lama kerja 21-30 tahun sebanyak 13 responden (37,1%). Simpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar pengetahuan bidan tentang asuhan sayang ibu dalam persalinan adalah cukup Kata kunci: Pengetahuan, Bidan, Asuhan Sayang Ibu dalam Persalinan