cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 367 Documents
ANALISIS PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF TERHADAP STATUS GIZI BALITA Lilik Hanifah; Sab’ngatun Sab’ngatun
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 11, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.159 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v11i1.332

Abstract

Latar Belakang : Terjadinya masalah gizi pada bayi disebabkan antara lain oleh karena ASI banyak digantikan oleh susu formula dengan jumlah dan cara yang tidak sesuai dengan kebutuhan bayi. Menurut WHO, setiap tahunnya terdapat 1-1,5 juta bayi yang meninggal akibat tidak diberikannya ASI Ekslusif. Kematian balita dapat dicegah dengan diberikannya ASI Ekslusif. Bayi yang diberi ASI Ekslusif selama enam bulan dapat menurunkan angka kematian balita sebesar 13%. Tujuan : Mengetahui hubungan pemberian ASI eksklusif dengan status gizi balita. Metode : Rancangan penelitian yang digunakan adalah analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua balita usia 12 – 59 bulan di Posyandu Mandiri Tawangsari Mojosongo Jebres Surakarta, teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling dengan jumlah responden sebanyak 47 balita. Alat pengumpulan data berupa angket yang berisi identitas anak, identitas orang tua, riwayat pemberian ASI dan BB balita. Analisa data menggunakan Chi-Square. Hasil : Mayoritas balita diberikan ASI eksklusif, mayoritas balita dengan status gizi normal, sehingga terdapat hubungan yang signifikan antara pemberian ASI eksklusif dengan status gizi balita, dengan nilai X2 hitung lebih besar dari X2tabel (12,545 > 5,991) dan nilai p sebesar 0,000 Simpulan : terdapat hubungan pemberian ASI eksklusif dengan status gizi balita.
SIKAP REMAJA PUTRI DALAM MENJAGA KEBERSIHAN ORGAN GENETALIA EKSTERNA KELAS XI DI SMK GAJAH MUNGKUR 2 GIRITONTRO WONOGIRI TAHUN 2014 Wiji Utami; Danik Riawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2015): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (188.62 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v6i1.106

Abstract

SIKAP REMAJA PUTRI DALAM MENJAGA KEBERSIHAN ORGAN GENETALIA EKSTERNA KELAS XI DI SMK GAJAH MUNGKUR 2 GIRITONTRO WONOGIRI TAHUN 2014. Menurut World Health Organitation (WHO), perempuan sangat jarang memperhatikan kebersihan pada organ genetalia eksternanya sehingga infeksi pada vagina setiap tahunnya menyerang perempuan di seluruh dunia 10-15% dari 100 juta perempuan. Hal ini dikarenakan remaja tidak mengetahui permasalahan seputar organ reproduksinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sikap remaja putri dalam menjaga kebersihan organ genetalia eksterna Kelas XI di SMK Gajah Mungkur 2 Giritontro Wonogiri tahun 2014. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua remaja putri kelas XI di SMK Gajah Mungkur 2 Giritontro Wonogiri berjumlah 57 orang dan tidak menggunakan teknik pengambilan sampel tetapi menggunakan subyek penelitian yaitu 57 remaja putri Kelas XI di SMK Gajah Mungkur 2 Giritontro Wonogiri. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner dan menggunakan metode pengumpulan data dengan data primer. Analisis data menggunakan univariat yang disajikan dengan tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa sikap remaja putri sebagian besar memiliki kategori sikap cukup sebanyak 36 responden (63%),sebagian kecil memiliki kategori sikap kurang sebanyak 6 responden (11%), dan kategori baik sebanyak 15 responden (26%), dan, berdasarkan sumber informasi yang didapatkan remaja putri sebagian besar memiliki kategori baik didapat dari tenaga kesehatan sebanyak 11 responden (19%), sebagian besar kategori cukup didapat dari keluarga sebanyak 17 responden (30%) dan sebagian besar memiliki kategori kurang didapat dari keluarga sebanyak 4 responden (7%). Simpulan dari penelitian ini sebagian besar sikap remaja putri dalam menjaga kebersihan organ genetalia eksterna adalah cukup dan sumber informasi yang paling banyak didapat dari keluarga. Kata Kunci : Sikap, Remaja, Kebersihan Organ Genetalia Eksterna
GAMBARAN KEPUASAN IBU BAYI TERHADAP PELAYANAN IMUNISASI BCG DI PESKESMAS SLOGOHIMO WONOGIRI TAHUN 2009 Henik Istikhomah; Tesa Diyanti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 1, No 2 (2010): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.901 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v1i2.9

Abstract

Latar Belakang :Imunisasi BCG di Puskesmas Slogohimo Wonogiri dari bulan Januari sampai September tahun 2009 berjumlah 450 bayi (78,8%) dari sasaran tahunan 571 bayi.Keberhasilan suatu program pemerintah khususnya program imunisasi tidak cukup hanya dengan penyediaan sarana dan prasarana, tetapi diperlukan petugas kesehatan yang berdedikasi tinggi. Pelayanan kesehatan juga harus memperhatikan kepuasan pasien.3Tujuan : Mengetahui gambaran kepuasan ibu bayi terhadap pelayanan imunisasi BCG di Puskesmas Slogohimo Wonogiri Tahun 2009.MetodePenelitian:desain penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional.Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu bayi yang mengimunisasikan bayinya di Puskesmas Slogohimo Wonogiri dengan jumlah 57. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik accidental samplingdengan jumlah responden 30. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat dengan membandingkan kinerja dengan harapan disajikan dengandiagrrame sccater.Hasil Penelitian: penelitian diperoleh gambaran kepuasan ibu bayi terhadap pelayanan imunisasiBCG di Puskesmas Slogohimo Wonogiri tahun 2009 yaitu mutu pelayanan sebesar 74,47%.Data dilihat darikarakteristik umur sebagian besar responden dengan umur 21-25 tahun sebanyak20 responden (66,67%), dilihat dari karakteristik pendidikan sebagian besar responden berpendidikan SMP sebanyak 15 responden (50%), dan dilihat dari karakteristik pekerjaan sebagian besar responden sebagai Ibu Rumah Tangga (IRT) sebanyak 17 responden (56,67%). Gambaran kepuasan ibu bayi terhadap pelayanan imunisasi BCG di Puskesmas Slogohimo Wonogiri mayoritasindicatorterletak di kuadran III.Simpulan : gambaran kepuasan ibu bayi terhadap pelayanan imunisasi BCG di Puskesmas Slogohimo Wonogiritahun 2009 yaitu mutu pelayanan sebesar 74,47%danmayoritas indicator terletak di kuadran III. Kata kunci : Kepuasan, Ibu Bayi, Imunisasi BCG.
STUDI KUALITATIF HEALTH SEEKING BEHAVIOR PADA WANITA DENGAN KANKER PAYUDARA DI KOTA PALANGKA RAYA Yeni Lucin
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.603 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.161

Abstract

Latar belakang reaksi awal ketika terdiagnosa menderita kanker payudara adalah denial, marah, putus asa, dan cemas. Ketika semua itu terjadi akan menghasilkan suatu perilaku sehat, yaitu perilaku mencari pengobatan namun ada pula respon penderita tidak melakukan kegiatan apa-apa (no action) alasan untuk takut pergi ke rumah sakit, tidak memiliki biaya, dan lain-lain menjadikan perilaku pencarian pengobatan tidak berjalan.Tujuan penelitian ini mengetahui perilaku pencarian pengobatan dan perawatan pada penderita kanker payudara di kota Palangka Raya Metode Penelitian penelitian menggunakan desain kualitatif fenomenologi, metode pengumpulan data in-deptinterview, Penarikan sampel menggunakan purposif sampling, Total informan Trianggulasi 7 orang wanita penderita kanker payudara , analisis data menggunakan content analisis (analisisis). Hasil Penelitian respon fisilogis awal yang diungkapkan informan yaitu ada benjolan kecil tanpa nyeri, terlokalisir, membesar antara 2-4 tahun, respon psikologis merasa takut untuk operasi dan menjalani pengobatan modern dan menolak dan tidak percaya sakit kanker, peryataan informan pencarian pengobatan ketika sudah pecah dan membesar serta nyeri baru melakukan pemeriksaan dan pengobatan, perilaku pertama pengobatan tradisional semakin parah baru ke rumah sakit, alasan keterlambatan fasilitas pengobatan didaerah tidak ada, jarak tempuh harus keluar kabupaten dan propinsi, biaya. Kesimpulan Perilaku keputusan pencarian tempat pemeriksaan dan pengobatan wanita dengan kanker payudara mengalami keterlambatan dipengaruhi merasa tidak sakit, jarak tempuh dan fasilitas layanan kesehatan menangani kanker,takut Kata Kunci : Healty Seeking Behavior, Kanker Payudara
GAMBARAN MOTIVASI PRIA PASANGAN USIA SUBUR TENTANG PENGGUNAAN KONTRASEPSI MEDIS OPERATIF PRIA DI DUKUH WONOREJO JEMBANGAN PLUPUH SRAGEN TAHUN 2010 Dwi Lestari; Ambaria Nur
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 2, No 1 (2011): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (399.512 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v2i1.42

Abstract

Peran serta laki-laki dalam mengikuti program keluarga berencana sebenarnya sangat diperlukan. Selama ini peran serta pada umumnya dalam pembentukan keluarga berencana sebagian besar hanya diikuti oleh wanita, pada dasarnya peran serta laki-laki dalam mengikuti program keluarga berencana masih terbilang sedikit karena kurangnya pengetahuan tentang macam-macam kontrasepsi pada laki-laki sehingga sangat mempengaruhi tentang motivasi pria pasangan usia subur tentang penggunaan kontrasepsi MOP. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang gambaran motivasi pria pasangan usia subur yang meliputi persepsi, harapan, instrumentality tentang penggunaan kontrasepsi MOP di Dukuh Wonorejo Jembangan Plupuh Sragen Tahun 2010. Metode penelitian yang digunakan adalah diskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pria pasangan usia subur di Dukuh Wonorejo Jembangan Plupuh Sragen Tahun 2010 yaitu sebanyak 58 responden. Penelitian ini tidak menggunakan teknik pengambilan sampel tetapi menggunakan subyek penelitian yaitu sebanyak 58 responen di Dukuh Wonorejo Jembangan Plupuh Sragen Tahun 2010. Alat pengumpulan data adalah kuesioner dan menggunakan metode pengumpulan data primer. Analisa data menggunakan univariat yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa motivasi pria pasangan usia subur tentang penggunaan kontrasepsi MOP sebagian besar responden dalam kategori cukup 26 responden (45%) dan responden memiliki kategori baik adalah sebanyak 18 responden (31%) dan yang memiliki kategori kurang sebanyak 14 responden (24%). Berdasarkan karakteristik mayoritas berusia 36-40 tahun sebanyak 12 responden (21%), berdasarkan pendidikan sebanyak 12 responden (21%) dengan pendidikan akhir SMP, berdasarkan pekerjaan 13 responden (22%) dengan pekerjaan buruh. Simpulan dari penelitian ini adalah motivasi pria pasangan usia subur tentang penggunaan kontrasepsi MOP dalam kategori cukup. Kata kunci: Motivasi, Pria Pasangan Usia Subur, MOP
PENGARUH PIJAT BAYI TERHADAP PENINGKATAN BERAT BADAN PADA BAYI Marni Marni
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 1 (2019): Januari
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (348.617 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i1.240

Abstract

Latar Belakang: Pijat bayi sangat bermanfaat dalam mengoptimalkan pertumbuhan dan perkembangan bayi/anak, diantaranya adalah meningkatkan penyerapan makanan sehingga bayi lebih cepat lapar dan bayi akan lebih sering menyusu kepada ibunya, sehingga bisa meningkatkan berat badan pada bayi. Tujuan Penelitian : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan pada bayi. Metode : Penelitian yang digunakan metode penelitian kuantitatif, menggunakan Quasi eksperiment design dengan rancangan Pretest – Postest design. Populasi dalam penelitian ini adalah bayi usia 2-12 bulan di kelurahan Giripurwo Kecamatan Wonogiri yang berjumlah 30 orang. Sampel dalam penelitian ini adalah bayi yang berusia 2 -12 bulan di kelurahan Giripurwo, sampel dalam penelitian ini adalah total populasi. Analisa data pada penelitian ini dengan analisa univariat dan analisa bivariat. Analisa univariat adalah jenis kelamin, usia bayi. Analisa Bivariat untuk membuktikan pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan bayi sebelum dan sesudah treatment menggunakan Uji Wilcoxon. Pengukuran berat badan responden kelompok intervensi dilakukan sebanyak 2 kali, yaitu pertama pada saat pengambilan data sebelum dilakukan pijat bayi, dan terakhir pada saat setelah sebulan dilakukan pijat bayi. Hasil : nilai P Value = 0,000 (< 0,05) yang artinya ada perbedaan berat badan sebelum dan setelah dilakukan intervensi pijat. Simpulan: Ada pengaruh pijat bayi terhadap peningkatan berat badan pada bayi.
HUBUNGAN ANTARA PERKEMBANGAN ANAK DENGAN PRESTASI BELAJAR ANAK PRASEKOLAH DI KB DAN TK TA’MIRUL ISLAM SURAKARTA TAHUN 2010 Sabngatun Sabngatun; Tri Wanito Utami
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 3, No 1 (2012): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.544 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v3i1.65

Abstract

Perkembangan anak adalah bertambahnya struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam kemampuan gerak kasar, gerak halus, bicara, serta sosialisasi dan kemandirian. Perkembangan anak merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi prestasi belajar. Prestasi belajar adalah hasil pengukuran dari penilaian usaha belajar yang dinyatakan dalam bentuk simbol, huruf maupun kalimat yang menceritakan hasil yang sudah dicapai oleh setiap anak pada periode tertentu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara perkembangan anak dengan prestasi belajar anak prasekolah di KB dan TK Ta’mirul Islam Surakarta tahun 2010. Desain penelitian menggunakan rancangan observasional analitik. Populasinya adalah seluruh murid di KB dan TK Ta’mirul Islam Surakarta sebanyak 70 murid. Sampelnya adalah sebagian murid di KB dan TK Ta’mirul Islam Surakarta sebanyak 60 murid dengan teknik sampling proportionate stratified random sampling. Alat dan metode pengumpulan data menggunakan Denver II dan rapor KB dan TK Ta’mirul Islam Surakarta. Analisis data manggunakan korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian diketahui bahwa nilai korelasi Spearman sebesar 0,511 dengan nilai signifikasi 0,000 yang menunjukkan bahwa Ha diterima dan H0 ditolak, artinya ada hubungan antara perkembangan anak dengan prestasi belajar anak prasekolah di KB dan TK Ta’mirul Islam Surakarta. Kesimpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan antara perkembangan anak dengan prestasi belajar anak prasekolah di KB dan TK Ta’mirul Islam Surakarta tahun 2010. Kata kunci : Perkembangan anak, Prestasi belajar anak.
A SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW: MODEL PENDAMPINGAN DAN POLA ASUH TERHADAP REMAJA DALAM PENGGUNAAN GAWAI Made Dewi Sariyani; Cokorda Bagus Jaya Lesmana; Dyah Pradnya Paramitha D; Kadek Sri Ariyanti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 11, No 1 (2020): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (172.951 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v11i1.323

Abstract

Latar Belakang : Teknologi digital komunikasi dalam wujud gawai merupakan fenomena yang paling unik dan menarik dalam penggunaannya, karena gawai yang mudah dibawa, tidak mengenal usia dan kalangan serta banyak memiliki fungsi yang semakin berkembang, sehingga teknologi ini sering dikatakan teknologi merakyat. Orang tua mempunyai pengaruh terhadap anaknya dan perlakuan orang tua akan mempengaruhi perilaku anaknya, dimana anak yang mendaptkan pola asuh dengan rasa kasih sayang dan keterlibatan tinggi akan tumbuh menjadi anak yang mempunyai kontrol yang baik, percaya diri dan kompeten Tujuan : Tujuan dari tinjauan sistematik ini yaitu untuk memperoleh pemahaman yang lebih tentang model pendampingan orang tua dan pola asuh terhadap remaja dalam menggunakan gawai Metode : Proses yang digunakan untuk melakukan sistematik review adalah reviewer mencari beberapa artikel jurnal penelitian yang dipublikasi melalui database elektronik. Adapun database elektronik yang digunakan yaitu pubmed, perpusnas, dan google scholar. Hasil : Pengasuhan ibu yang penuh perhatian mampu meningkatkan komunikasi antara ibu remaja dengan mengurangi reaksi negatif orangtua terhadap informasi, persepsi remaja kontrol berlebihan, meningkatkan kualitas hubungan antara orangtua dan remaja. Pendampingan orang tua terhadap remaja berdasarkan hasil review yaitu berorientasi pada keterlibatan, penyaringan dan pemantauan, berinteraksi dengan anak melalui gawai pengiriman pesan singkat yang berisikan anjuran anak-anak menggunakan gawai dengan benar, pengasuhan anak yang penuh perhatian melalui mendengarkan dengan perhatian penuh seperti sikap mindfull, Kehangatan dari orang tua, perilaku yang terkendali, pemberian otonomi, pengasuhan yang otoritatif, dukungan, kontrol psikologis, proaktif, hukuman yang terkontrol dan hukuman keras, proses perhatian, kesadaran, tidak reaktivitas, dan tidak menghakimi. Simpulan: Pendampingan orang tua terhadap remaja berdasarkan hasil review ini sangat membantu dalam meningkatkan komunikasi remaja dan orang tua, khsuusnya ibu.
GAMBARAN PELAKSANAAN KEGIATAN POSYANDU DI DESA NGERING KECAMATAN JOGONALAN KABUPATEN KLATEN Henik Istikhomah; Sumantri Sumantri; Lutfiana Dwi Utami
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2015): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.857 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v6i1.97

Abstract

Latar Belakang: Berdasarkan survey yang dilakukan di Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah dan Jawa Timur tercatat beberapa permasalahan tentang Posyandu antara lain: a) Hanya 40% posyandu yang ada dan dapat berjalan sesuai fungsinya dengan baik. b) 50% Posyandu tidak memiliki peralatan yang memadai. c) Sebagian besar Posyandu belum memiliki tempat yang layak dan belum memiliki kader yang cukup. d) Cakupan pelayanan Posyandu masih rendah. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui gambaran pelaksanaan kegiatan Posyandu di Desa Ngering Kecamatan Jogonalan Kabupaten Klaten. Metode Penelitian : Jenis penelitian observasional yang bersifat dokumentasi. Tehnik pengambilan sampelnya dengan sampel jenuh, sejumlah 5 Posyandu . Hasil : Posyandu dengan Strata Pratama ada 3 sedang strata Madya ada 2, Kegiatan di meja I Posyandu pada kunjungan ulang kurang (
PEMBERDAYAAN KELUARGA PADA IBU YANG TERINFEKSI HIV MELALUI PERAWATAN KESEHATAN DALAM PENCEGAHAN PENULARAN HIV DARI IBU KE ANAK Lusa Rochmawati; Fitria Melina
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 1 (2018): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.457 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i1.129

Abstract

Kasus HIV-AIDS meningkat lebih dari 25% pada perempuan usia 15-49 tahun, karena bertambahnya laki-laki melakukan hubungan seksual tidak aman, sehingga menular pada pasangannya. Upaya pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak yaitu dukungan psikologis, sosial dan perawatan kesehatan. Pemberdayaan keluarga dapat dipandang sebagai suatu proses memandirikan klien dalam mengontrol status kesehatannya. Tujuan penelitian untuk mengeksplorasi pemberdayaan keluarga pada ibu yang terinfeksi HIV melalui perawatan kesehatan dalam pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak. Jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian ada 2 orang ibu yang terinfeksi HIV dan 2 orang anggota keluarga ibu HIV. Informan diambil secara purposive sampling. Pengumpulan data dengan observasi partisipasi, wawancara mendalam dan dokumentasi lapangan. Triangulasi sumber data untuk keakuratan data, dan dianalisa dengan model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan keluarga yang terlibat adalah keluarga dekat ibu yang terinfeksi HIV, yaitu suami dan orangtua. Perawatan kesehatan yang dilakukan: 1) makan makanan sehat bagi ibu dan anak yang terinfeksi HIV; 2) minum obat ARV secara rutin; 3) ANC teratur dan ikut program PMTCT/PPIA di puskesmas; 4) persalinan secara SC; 5) kontrasepsi menggunakan kondom, IUD pasca persalinan, steril/tubektomi; 6) pemberian susu formula bayi dengan memperhatikan AFASS; 7) mencari sumber jaminan kesehatan dan support psikososial kepada ibu dan anak yang terinfeksi HIV. Simpulan ada keterlibatan keluarga dalam pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak melalui perawatan kesehatan. Kata kunci: pemberdayaan keluarga, perawatan kesehatan, pencegahan penularan HIV dari ibu ke anak