cover
Contact Name
Lilik Hanifah
Contact Email
pppm@stikesmus.ac.id
Phone
+62271-858172
Journal Mail Official
pppm@stikesmus.ac.id
Editorial Address
Jl. Ring Road No.Km 03, Mojosongo, Kec. Jebres, Kota Surakarta, Jawa Tengah 57127
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Kebidanan Indonesia
ISSN : 20865562     EISSN : 25797824     DOI : https://doi.org/10.36419/jkebin.v11i1.320
Core Subject : Health,
Jurnal Kebidanan Indonesia ISSN 2579-7824 (online) and ISSN 2086-5562 (Printed) is published twice a year in January and July. Contains writing that is lifted from the results of research and conceptual thinking in the field of midewifery. Publishers receive written contributions that have never been published in other media. Posts can be directly inputted into the system of Jurnal Kebidanan Indonesia e-journal on this page by way of registration first. Incoming scripts will be edited for uniformity of formats, terms and other ordinances. Jurnal Kebidanan Indonesia is published by Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Mamba’ul ‘Ulum Surakarta.
Articles 367 Documents
GAMBARAN SIKAP WANITA YANG SUDAH MENIKAH DALAM PERAWAT PAYUDARA SEHARI-HARI Danik Riawati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 2 (2016): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (464.87 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v7i2.32

Abstract

Payudara merupakan organ yang paling penting bagi kaum perempuan, sehingga perlu dilakukan perawatan sehari-hari tanpa tindakan yang membahayakan dan memiliki tidak efek samping. Kebanyakan kaum wanita yang sudah beberapa kali melahirkan anak merasa kawatir dengan payudaranya, sehingga banyak yang melakukan tindakan untuk memperindah payudara seperti mengkonsumsi obat-obatan hormonal tanpa pengaawasan dokter dapat memicu kanker payudara, penggunaan silicon dapat menimbulkan peradangan pada payudara, apabila tidak dilakukan secara benar maka dapat terjadi gangguan pada payudara sampai menyebabkan kematian. Kanker payudara dapat dipengaruhi oleh faktor perilaku dan pola makan yang tidak sehat. Berdasarkan faktor risiko tersebut maka diperlukan faktor profektif yaitu dengan cara mengurangi makanan berlemak dengan cara mengkonsumsi makanan sehat, menyusui anak apabila setelah melahirkan, memperbanyak aktifitas dengan berolahraga. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran sikap wanita yang sudah menikah dalam merawat payudara sehari-hari. Metode penelitian mengunakan metode diskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasinya adalah semua wanita yang sudah menikah di Desa Sidodadi RT 37, Masaran, Sragen yaitu sebanyak 30 responden. Penelitian menggunakan subyek penelitian. Alat pengumpulan data adalah kuesioner tertutup dan menggunakan metode pengumpulan data primer. Analisa data menggunakan univariat yang disajikan dalam bentuk tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian didapatkan bahwa sikap wanita yang sudah menikah dalam merawat payudara sehari-hari di Desa Sidodadi RT 37, Masaran, Sragen sebagian besar termasuk kategori cukup yaitu sebenyak 21 responden (70%) dan 9 responden dalam kategori baik (30%). Simpulan dari penelitian ini adalah sikap wanita yang sudah menikah dalam merawat payudara sehari-hari di Desa Sidodadi RT 37, Masaran, Sragen termasuk kategori cukup. Kata kunci: Sikap, Wanita Yang Sudah Menikah, Perawatan Payudara Sehari-hari
HUBUNGAN TEMPAT TINGGAL DAN MOTIVASI KONSUMSI ZAT BESI DENGAN KADAR HEMOGLOBIN PADA MAHASISWA KEBIDANAN STIKES MUHAMMADIYAH PEKAJANGAN PEKALONGAN Wahyu Ersila; Lia Dwi Prafitri
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 1 (2017): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.772 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i1.56

Abstract

Kehidupan mahasiswa ngekos pada umumnya lebih banyak mengalami kesulitan daripada mahasiswa yang tinggal di rumah sendiri. Itu dapat dilihat dari pola hidup seperti makan, hal tersebut yang membuat remaja cenderung kekurangan zat gizi. Defisiensi ini bukanlah semata-mata hanya karena kuantitasnya saja tetapi tidak jarang menyangkut ketidakserasian dalam mengkomposisi nutrien secara optimal yang pada akhirnya berdampak pada asupan gizi secara keseluruhan. Salah satu elemen mikronutrien yang penting ialah besi (Fe). Kekurangan besi, apalagi bila telah menyebabkan anemia terbukti memberikan pengaruh buruk bagi tumbuh kembang anak dan bayi sampai remaja, khususnya dan segi prestasi dan kualitas hidup serta kinerja sebagai sumber daya manusia di masa mendatang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan tempat tinggal dan motivasi konsumsi zat besi dengan kadar hemoglobin pada mahasiswa kebidanan di STIKES Muhammadiyah Pekajangan Tahun 2016. Metode penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelatif dengan pendekatan Cross Sectional, populasi penelitian ini adalah mahasiswa kebidanan, menggunakan teknik proporsional stratified random sampling sejumlah 67 responden. Hasil penelitian diperoleh hasil bahwa terdapat hubungan tempat tinggal (p=0,027; OR= 3,53) dan motivasi konsumsi zat besi (p=0,001;OR=6,85) dengan kadar hemoglobin mahasiswa kebidanan. Simpulan dari penelitian ini ada hubungan tempat tinggal dan motivasi konsumsi zat besi dengan kadar hemoglobin pada mahasiswa kebidanan. Saran perlu adanya informasi mengenai pentingnya konsumsi zat besi untuk dapat meningkatkan motivasi remaja sehingga dapat meningkatkan kadar hemoglobin remaja. Kata kunci: Tempat tinggal, motivasi, zat besi, kadar hemoglobin
DETERMINAN PEMBERIAN ASI ESKSKLUSIF Ani Nur Fauziah; Sri Suparti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (333.221 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.292

Abstract

Latar Belakang : ASI merupakan makanan tunggal yang dapat memenuhi kebutuhan bayi hingga 6 bulan. ASI eksklusif 6 bulan pertama kehidupan bayi yang diimbangi dengan pemberian MP ASI yang optimal merupakan intervensi kesehatan masyarakat yang sangat efektif dan efisien dalam mendukung pertumbuhan balita. Tujuan :penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan pemberian ASI Eksklusif di RW 12 Kalurahan Mojosongo Surakarta meliputi : umur, pendidikan, pekerjaan serta pengetahuan ibu tentang ASI Eksklusif Metode :Penelitian ini termasuk jenis penelitian analitik dengan pendekatan waktu cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu yang mempunyai bayi di RW 12 Kalurahan Mojosongo Kecamatan Jebres Surakarta. Pada penelitian ini menggunakan purposive sampling yaitu teknik penentuan sampel berdasarkan syarat tertentu yaitu ibu yang memiliki bayi di atas 6 bulan sejumlah 161 responden. Alat pengumpulan data pada penelitian ini yaitu kuesioner. untuk mengetahui tingkat signifikasi hubungan dapat dilakukan dengan membandingkan nilai chi kuadrat (x2) hitung dengan nilai chi kuadrat (x) tabel sesuai dengan tingkat signifikan yang telah ditentukan.Analisis multivariat menggunakan uji F. Hasil :Tidak ada hubungan antara umur, pendidikan, pekerjaan ibu dengan pemberian ASI eksklusif dengan hasil uji statistik diperoleh hasil p> 0.05.Ada hubungan antara pengetahan tentang ASI eksklusif dengan pemberian ASI eksklusif dengan hasil uji statistik diperoleh hasil p< 0.05 Simpulan :Umur, pendidikan, pekerjaan dan pengetahuan tentang ASI eksklusif secara bersama – sama berpengaruh terhadap pemberian ASI eksklusif dengan hasil uji statistik diperoleh F hitung > F tabel (4.318 >2.429).
HUBUNGAN ANTARA SIKAP BIDAN DAN DUKUNGAN KADER TERHADAP PERILAKU BIDAN DALAM PEMBERIAN VITAMIN A IBU NIFAS DI WILAYAH PUSKESMAS KABUPATEN KLATEN Intan Nugraheni Hasanah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.378 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.88

Abstract

Latar belakang: Program penanggulangan Kurang Vitamin A di Indonesia telah dilaksanakan di puskesmas antara lain melalui bidan dengan pemberian kapsul vitamin A ibu nifas yaitu seluruh ibu nifas menerima dua kapsul dosis tinggi @ 200,000 Standar Internasional. Akan tetapi bidan terkadang tidak melakukan evaluasi setelah pelaksanaan minum kapsul dan setelah kapsul vitamin A dibagikan melalui kader terkadang tidak dilakukan follow up untuk memastikan kapsul sampai ke tangan ibu nifas. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara sikap bidan dan dukungan kader dengan perilaku bidan dalam pemberian kapsul vitamin A ibu nifas di wilayah Puskesmas Kabupaten Klaten. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian penjelasan yang bersifat kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Subjek penelitian adalah seluruh bidan puskesmas (37 orang) di Kabupaten Klaten. Pengumpulan data dilakukan dengan angket dengan menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis univariat dengan distribusi frekuensi dan bivariat dilakukan dengan uji chi square. Hasil: Sebagian besar sikap bidan mendukung (75,6%), dukungan kader baik (68%), ada hubungan antara sikap bidan dengan perilaku bidan dalam pemberian vitamin A ibu nifas (p=0,002), ada hubungan antara dukungan kader dengan perilaku bidan dalam pemberian vitamin A ibu nifas (p=0,004). Kesimpulan: Ada hubungan antara sikap bidan dan dukungan kader dengan perilaku bidan dalam pemberian vitamin A ibu nifas diwilayah Puskesmas Kabupaten Klaten. Kata Kunci : Kapsul Vitamin A, Ibu nifas, Bidan
GAMBARAN SIKAP IBU TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DALAM TATANAN RUMAH TANGGA DI RT 02 RW 07 DUSUN NGUTER KECAMATAN NGUTER KABUPATEN SUKOHARJO TAHUN 2015 Ika Sri Handayani; Ani Nur Fauziah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 2 (2015): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.939 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v6i2.120

Abstract

Latar Belakang :Perilaku Hidup Bersih dan Sehat merupakan essensi dan hak asasi manusia untuk tetap mempertahankan kelangsungan hidupnya. Sikap mendasari perilaku, sikap ibu terhadap Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) akan mendorong ibu untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran sikap ibu tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Dalam tatanan Rumah Tangga di RT.02/07 Desa Nguter Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo. Metode Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi sejumlah 41 orang. Penelitian ini tidak menggunakan tekhnik sampling tetapi subjek penelitian yaitu semua ibu rumah tangga di RT.02/07 Desa Nguter Kecamatan Nguter Kabupaten Sukoharjo pada bulan April 2015. Alat pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisa data menggunakan analisis deskriptif dengan Rentang Skala dan disajikan dengan Distribusi Frekuensi. Hasil Penelitian : sikap ibu tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat dalam kategori baik yaitu 28 responden (68,3%), kategori cukup sebanyak 11 responden (26,8%) dan kategori kurang sebanyak 2 responden (4,9%). Karateristik umur responden mayoritas umur 26-30 tahun 15 responden (36,6%), pendidikan mayoritas SMA 23 responden (56,1%), pekerjaan karyawan swasta 17 responden (41,5%). Sikap berdasarkan karakteristik menurut umur yang berkategori baik dalam kelompok umur 26-30 tahun 14 responden (50%), berdasarkan pendidikan SMA sebanyak 18 responden (64,3%). Sedangkan berdasarkan pekerjaan yaitu Karyawan Swasta sebanyak 12 responden (42,8%). Simpulan sikap ibu tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Dalam Tatanan Rumah Tangga di RT.02/07 Desa Nguter Kecamtan Nguter Kabupaten Sukoharjo Tahun 2015 adalah dalam kategori baik. Kata kunci : Sikap, Ibu, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Dalam Tatanan Rumah Tangga
HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KEJADIAN DISMENOREA PADA REMAJA PUTRI DI SMA MTA SURAKARTA Luthfianing Setya Rahmadhani; Rina Sri Widayati
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 2 (2016): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.928 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v7i2.23

Abstract

Latar Belakang: Pada remaja terjadi menstruasi yang merupakan ciri khas kedewasaan seorang wanita yang sehat dan tidak hamil.Status gizi remaja wanita sangat mempengaruhi terjadinya menstrusi, adanya keluhan-keluhan selama menstruasi maupun lamanya hari menstrusi.Tetapi pada beberapa remaja keluhan-keluhan tersebut tidak dirasakan, hal ini dipengaruhi oleh nutrisi yang adekuat yang biasa dikonsumsi.Tujuan Penelitian: mengetahui hubungan antara status gizi dengan kejadian dismenorea pada remaja putri di SMA MTA Surakarta.Metode Penelitian: jenis penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas X dan XI yang berjumlah 383 siswa di SMA MTA Surakarta tahun ajaran 2014/2015.Sampel dalam penelitian ini diperoleh dengan teknik sampling Proportionate Random Sampling. Analisa bivariate menggunakan chi-square.Hasil Penelitian: secara statistik dengan menggunakan uji Chi-Square didapatkan hasil bahwa status gizi mempunyai hubungan dengan kejadian dismenorea pada remaja putri dengan nilai X2hitung > X2tabel (4,899 >3,841), maka Ho ditolak dan Ha diterima atau apabila nilai p = 0,027 (p
FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN ABORTUS PADA IBU HAMIL DI RSUD BAYU ASIH PURWAKARTA Mardianti Mardianti; Santi Santi
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2018): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.378 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i2.205

Abstract

Angka Kematian Ibu merupakan indikator dalam melihat derajat kesehatan masyarakat, sehingga menjadi salahsatu target yang telah ditentukan dan harus dicapai dalam Sustainable Development Goals (SDGs). Salah satu penyebab kematian ibu adalah abortus. Menurut World Health Organization ( WHO ), abortus didefinisikan sebagai upaya terminasi kehamilan yang dilakukan sebelum janin mampu hidup di luar kandungan. Kejadian Abortus di RSUD Bayu Asih masih tinggi, Pada tahun 2014 jumlah abortus sebanyak 141 kasus atau 43,52%, dari 324 kehamilan yang mengalami komplikasi. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya abortus di Rumah Sakit Bayu Asih Tahun 2015. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah keseluruhan objek penelitian dari objek yang akan diteliti. Populasi yang diambil pada penelitian ini adalah semua ibu hamil yang usia kehamilannya ≤ 28 minggu yang di rawat di Rumah Sakit Bayu Asih pada Tahun 2015, dengan kriteria ekslusi molahidatidosa dan kehamilan ektopik terganggu yaitu sebanyak 300. Pada penelitian ini teknik pengambilan sampel menggunakan Systematic random sampling. Hasil penelitian dari 185 responden terdapat 125 responden (67,6%) yang abortus dan terdapat 60 responden (32,4%) yang tidak abortus.Dari 4 variabel yang diteliti terbukti secara statistis terdapat satu variabel yang memiliki hubungan yang bermakna, yaitu umur ibu dengan P value = 0,000. Sedangkan variabel yang tidak mempunyai hubungan yang bermakna adalah paritas dengan P value = 0,393 (p>0,05), usia kehamilan dengan P value = 0,650 (p> 0,05), dan penyakit ibu dengan P value = 0, 393(p>0,05). Tenaga kesehatan disarankan meningkatkan penyuluhan kesehatan kepada pasien yang mengalami abortus dengan menganjurkan untuk merencanakan kehamilan pada umur 20-30 tahun, sebelum memiliki anak lebih dari 3, dalam keadaan sehat serta sering periksa hamil terutama pada usia kehamilan kurang dari 12 minggu, sehingga komplikasi kehamilan khususnya abortus tidak tejadi. Kata kunci : abortus, umur ibu, paritas, usia kehamilan, penyakit ibu
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG PERUBAHAN FISIOLOGI PUBERTAS DI KELAS 8 SMP N 19 SURAKARTA TAHUN 2015 Erlinda Erlinda; Ani Nur Fauziah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (502.084 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v7i1.47

Abstract

Kematangan seksual dan terjadinya perubahan bentuk tubuh sangat berpengaruh pada kehidupan kejiwaan remaja, sementara itu perhatian remaja sangat besar terhadap penampilan dirinya sehingga mereka sering merisaukan bentuk tubuhnya yang kurang proporsional tersebut. Apabila mereka sudah dipersiapkan dan mendapatkan informasi tentang perubahan tersebut maka mereka tidak akan mengalami kecemasan dan reaksi negatif lainya, tetapi bila mereka kurang memperoleh informasi, maka akan merasakan pengalaman yang negatif. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja tentang masa pubertas di kelas 8 SMP N 19 Surakarta Tahun 2015 Desain penelitian ini adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh remaja kelas 8 di SMP N 19 Surakarta tahun 2015 sejumlah 251 responden. Teknik sampel mengunakan Random Sampling dengan 72 responden. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat dengan menggunakan uji statistic Korelasi Kendall’s Tau. Hasil penelitian pengetahuan remaja tentang masa pubertas di kelas 8 SMP N 19 Surakarta tahun 2015 mayoritas dalam kategori cukup 44 responden (61,1%) kemudian dalam kategori baik sejumlah 28 responden (38,9%), dan kategori kurang tidak ada. Sikap remaja tentang masa pubertas di kelas 8 SMP N 19 Surakarta tahun 2015 mayoritas dalam kategori cukup 45 responden (62,5%), kategori baik 27 responden (37,5%) dan kategori kurang tidak ada. Hasil analisis hubungan antara pengetahuan dan sikap pada table Z ditemukan nilai Z = 1,96 dengan angka signifikasi 0,006. Karena Z hitung(4,208) > Ztabel (1,96) maka H0 ditolak dan Ha diterima jadi ada hubungan yang rendah antara pengetahuan dan sikap remaja tentang masa pubertas di kelas 8 SMP N 19 Surakarta tahun 2015. Simpulan dari penelitian ini terdapat hubungan antara pengetahuan dan sikap remaja tentang masa pubertas di kelas 8 SMP N 19 Surakarta. Kata kunci : Pengetahuan, Sikap, Fisiologi Pubertas.
KAJIAN PENGETAHUAN VULVA HYGIENE TERHADAP PERAWATAN PERINEUM DI KLINIK SUKO ASIH SUKOHARJO Wahyuni Wahyuni; All Fraida Adi Pratama
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 10, No 2 (2019): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (361.662 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v10i2.274

Abstract

Latar belakang : melahirkan seorang anak memang menjadi kebahagiaan tersendiri bagi seorang wanita, Perawatan perineum pada wanita sehabis melahirkan merupakan suatu perilaku yang harus dilakukan. tetapi tidak dipungkiri perineum akan mengalami perlukaan saat proses persalinan. Untuk itu dibutuhkan masa untuk pemulihan yang disebut masa nifas dan selama masa tersebut seorang ibu harus benar-benar menjaga kebersihan terutama perineum untuk menghindari komplikasi yang terjadi setelah melahirkan. Tujuan : mengetahui perilaku perawatan perineum berkaitan pengetahuan ibu nifas mengenai vulva hygiene Metode : rancangan dalam penelian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Responden penelitian ibu nifas yang melahirkan sebanyak 80 orang teknik sampling menggunakan purposive sampling jumlah sampel total populasi. Analisa yang digunakan dalam analisa bivariat korelasi Kendal tau. Hasil : Terdapat hubungan antara pengetahuan dengan perilaku perawatan perineum dengan nilai ρvalue
HUBUNGAN POSISI MENERAN PADA IBU BERSALIN NORMAL DENGAN RUPTUR PERINEUM DI BPM TRI ERI BOYOLALI PERIODE JANUARI – APRIL TAHUN 2012 Anita Dewi Lieskusumastuti; Suwinah Suwinah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 4, No 2 (2013): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.953 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v4i2.79

Abstract

Latar belakang : Ruptur perineum merupakan robekan yang terjadi sewaktu persalinan dan disebabkan oleh beberapa faktor antara lain posisi persalinan, cara meneran, pimpinan persalinan dan berat badan bayi baru lahir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan posisi meneran pada ibu bersalin normal dengan ruptur perineum di BPM Tri Eri Boyolali periode Januari-April tahun 2012. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan retrospektif.Subyek penelitian adalah semua ibu bersalin normal yang mengalami ruptur perineum sejumlah 35 responden. Alat ukur dengan rekam medis. Analisa data menggunakan uji statistik chi square. Hasil penelitian menunjukkan posisi meneran dengan posisi miring kiri sebanyak 18 responden (51,4%) dan setengah duduk banyaknya 17 responden (48,6%). Kejadian ruptur perineum derajat 1 sebanyak 13 responden (37,1%), derajat 2 sebanyak 16 responden (45,7%), derajat 3 dan 4 masing-masing sebanyak 3 responden (8,6%). Hasil uji chi square diperoleh nilai ρ = 0,012 sehingga ρ < 0,05) dan hasil X2 adalah 10,878. Kesimpulannya ada hubungan signifikan antara posisi meneran pada ibu bersalin normal dengan ruptur perineum di BPM Tri Eri Boyolali. Kata kunci: Posisi Meneran, Ruptur Perineum, Ibu bersalin normal.