cover
Contact Name
YOHANES BARE
Contact Email
bareyohanes@gmail.com
Phone
+6281353570849
Journal Mail Official
spizaetus.bio@gmail.com
Editorial Address
JL. KESEHATAN, NO 03, KELURAHAN BERU, KECAMATAN ALOK TIMUR, KABUPATEN SIKKA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 86111
Location
Kab. sikka,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Published by Universitas Nusa Nipa
ISSN : 2716151X     EISSN : 2722869X     DOI : http://dx.doi.org/10.55241/spibio
Jurnal ini fokus pada bidang kajian biologi sains dan pendidikan biologi. Kami menerima artikel berupa hasil penelitian maupun kajian pustaka yang original dan belum pernah dipublikasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 392 Documents
Analisis Peran Orang Tua Siswa SMP dalam Pembelajaran Daring Di Kelurahan Beru pada Masa Pandemi COVID-19 Maria Imelda Lopa; Yohanes Bare; Yohanes Nong Bunga
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 2 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i2.61

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran orang tua dalam kegiatan pembelajaran daring selama masa pandemi Covid-19. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Instrumen yang digunakan berupa angket, lembar wawancara tanggapan orang tua dan peserta didik.  Subjek dalam penelitian ini, yaitu orang tua sebanyak 10 orang dan peserta didik sebanyak 10 orang. Penelitian ini difokuskan pada peran orang tua siswa dalam pembelajaran daring selama masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menunjukan bahwa orang tua berperan dalam menyediakan fasilitas pembelajaran, meluangkan waktu untuk mendampingi siswa belajar, dan mengatur jadwal belajar siswa. Peran orang tua yang diperoleh dari angket menyatakan bahwa peran orang tua siswa di Kelurahan Beru dalam mendukung belajar siswa termasuk kategori sangat baik 
Etnobotani Tanaman Capsicum annum L. Di Desa Hale Kecamatan Mapitara Kabupaten Sikka Theresia Nona Elfi; Yohanes Bare; Yohanes Nong Bunga
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 2 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i2.62

Abstract

Cabai Merah Besar (Capsicum annum L) merupakan tanaman holtikultura dan jenis sayuran yang memiliki buah kecil dengan rasa yang pedas. Cabai ini dibudidayakan oleh para petani karena banyak dibutuhkan masyarakat, tidak hanya dalam skala rumah tangga tetapi juga memiliki manfaat kesehatan. Cabai Merah Besar (Capsicum Annum L.) juga digunakan untuk pengobatan sakit gigi, bisul, anti parasit, anti inflamasi, antitusive dan juga digunakan sebagai antiseptik, nafsu makan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengetahuan etnobotani tanaman Cabai Merah Besar (Capsicum annum L.) di desa Hale, Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka. Metode Yang digunakan adalah wawancara terstruktur. Pemanfaatan jenis tumbuhan cabai merah besar (Capsicum annum L.) di Desa Hale, Kecamatan Mapitara, Kabupaten Sikka, selain digunakan sebagai bumbu dapur dapat juga digunakan sebagai obat tradisional. Beberapa cara pengolahan sebagai obat diantaranya diambil beberapa helai daun cabai merah besar, dicuci, dihaluskan dan kemudian ditempelkan pada bagian yang terkena bisul. Sementara itu, untuk pengobatan sakit gigi dengan cara ambil akar cabai merah besar, dicuci, dan kemudian dikunyah dengan sirih pinang. Tanaman cabe mrah besar dapat menjadi alternatif pengobatan masyarakat.
Molecular Interaction Analysis of Homodihydrocapsaicin as COX-2 Inhibitor Maria Nona Elci Lele; Nurul Imaniyah Ahmad; Yohanes Bare
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 2 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i2.63

Abstract

Pemanfaatan Capsicum frutescens L sebagai terapi berbagai penyakit  salah satunya inflamasi di dalam tubuh, menjadi fokus saat ini dikarenakan mengandung senyawa bersifat farmakologis seperti homodihydrocapsaicin. Senyawa yang diperoleh homodihydrocapsaicin didownload SMILES dari aplikasi PubChem dengan (CID: 3084336) diunduh dari database PubChem, Protein COX-2 (ID 6cox) diunduh dari Protein Data Bank. Proses preparasi protein dan ligan,  docking, visualisasi maupun analisis mengadopsi penelitian sebelumnya. Tujuan penelitian menganalisis interaksi molekuler senyawa homodihydrocapsaicin sebagai Inhibitor COX-2. Interaksi senyawa homodihydrocapsaicin dan COX-2 membentuk beberapa ikatan residu asam amino yang membentuk ikatan hidrofobik, ikatan hydrogen, dan gaya van der Waals. Energi ikatan yang terbentuk adalah -284.86 cal/mol, sehingga senyawa   homodihydrocapsaicin sebagai terapi inflamasi dengan menghambat mediator inflamasi (COX-2). Capsicum frutescens L. dapat dimanfaatkan sebagai terapi inflamasi didalam tubuh.
Potential of Triterpenoid Compounds in Sauropus androgynus L Merr as In Silico Inhibitor of Obesity Wa Ode Ujiana; Lydia Efliani Coriessa Meak; Maria Filestina Hiko; Yohanes Bare
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 2 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i2.64

Abstract

Obesitas atau berat badan berlebih adalah suatu penyakit yang ditandai adanya penimbunan jaringan lemak secara berlebih di dalam tubuh yang dapat memicu risiko terjadinya penyakit lain seperti hipertensi, jantung, diabetes hingga kematian. Di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT)  sendiri memiliki prevelensi obesitas  pada penduduk umur 18 tahun keatas  yakni 10,3 %. Salah satu upaya untuk mencegah obesitas dapat dilakukan dengan memanfaatkan bahan alam di Indonesia antara lain daun katuk (Sauropus androgynus L Merr) karena mengandung triterpenoid yang mempunyai efek antiobesitas. Tujuan penelitian ini adalah mengalisis potensi senyawa triterpenoid sebagai terapi anti diabetes secara molekuler. Senyawa Triterpenoid (CID 451674) diunduh dari database PubChem dan diminimalisir energi dengan perangkat lunak PyRX, Protein Lipase Pancreas diunduh dari database PDB. Senyawa titerpenoid diinteraksikan dengan Protein Lipase Pancreas menggunakan Hex versi 8.0.0. Protein lipase pancreas berikatan dengan senyawa triterpenoid pada tumbuhan daun katuk (Sauropus androgynus (L) Merr) dapat menghambat kinerja enzim lipase pancreas. Lipase memiliki manfaat dalam pemecahan trigliserida menjadi asam lemak. Yang kemudian diabsorbsi oleh usus halus dan disimpan dalam bentuk sel adiposa, dengan menghambat lipase ini menjadi alternative strategi untuk mencegah obesitas.
Studi Komparasi Sappanon A dan Sappanon B terhadap Penambatan Protein Tyrosin Phospatase 1B Dewi Ratih Tirto Sari; Fatinatul Lailiyah; Yohanes Bare
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 2 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i2.65

Abstract

Sappanon A dan sappanon B merupakan senyawa turunan sappanin yang terkandung dalam Caesalpinia sappan  dan menjadi ciri khas dari kandungan metabolit kayu secang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi aktivitas antidiabetes senyawa sappanon A dan sappanon B melalui penambatan protein tyrosine phosphatase 1B (PTP1B). kajian insilico digunakan dalam penelitian ini yaitu dengan menginteraksikan senyawa sappanon A dan sappanon B dengan protein PTP1B dengan program Molegro virtual docker versi 5. Tahap selanjutnya, hasil docking dianalisis dan divisualisasi dengan PyMol dan Discovery Studio versi 21.1.1. analisis penambatan PTP1B menunjukkan senyawa sappanon A dan sappanon B menghambat PTP1B di daerah yang sama, yaitu daerah inhibitor. Hal ini ditunjukkan dengan beberapa residu yang sama pada sappanon A, sappanon B dan senyawa kontrol inhibitor PTP1B. jenis ikatan pada kompleks senyawa – PTP1B yaitu ikatan hydrogen, interaksi hidrofobik, dan unfavorable bond. Berdasarkan energi ikatan yang dihasilkan, senyawa sappanon A menunjukkan energi ikatan paling rendah yang mengindikasikan ikatan senyawa yang paling kuat. Penelitian ini disimpulkan bahwa sappanon A dan sappanon B berpotensi sebagai antidiabetes dengan menghambat protein PTP1B pada daerah inhibitor.
Pengembangan Modul Pembelajaran Berbasis Etnosains pada Mata Pelajaran Biologi untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik: Literatur Review Yuni Fatma Andini; Rahmadhani Fitri; Yosi Laila Rahmi
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 3 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i3.70

Abstract

Pada era 4.0 ini mengharuskan sumber daya manusia untuk berkompeten agar mampu bersaing. Pada saat sekarang ini peserta didik banyak yang tidak mampu untuk menerapkan hasil pembelajaran biologi dalam kehidupan sehari-hari, hal itu dapat dipicu oleh pemilihan sumber belajar yang kurang memadai, sehingga mengakibatkan rendahnya literasi sains peserta didik. Hal tersebut mengharuskan kekreativitasan seorang guru dalam proses pembelajaran agar kualitas belajar peserta didik dapat meningkat. Cara yang dapat dilakukan salah satunya yaitu mengaitkan materi pembelajaran dengan budaya lokal yang nantinya dapat menambah pengetahuan sains peserta didik serta dapat meningkatkan literasi sains peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui modul pembelajaran dengan menerapkan pembelajaran etnosains pada materi biologi. Metode yang dilkukan pada penelitian ini adalah Literatur Review. Berdasarkan literatur review yang telah dilakulan dapat disimpulkan bahwa pemilihan sumber pembelajaran yang tepat serta berbasis etnosains dapat meningkatlan kemampuan literasi sains peserta didik.
Pengembangan Media Pembelajaran E- Learning Berbasis Edmodo pada Mata Pelajaran Biologi Nova Ramadhani; Rahmadhani Fitri
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 3 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i3.71

Abstract

Guru berperan sangat penting dalam proses pembelajaran salah satu denganmemilih media pembelajaran yang tepat. Pada masa sekarang ini guru masih banyakmengalami kesulitan dalam menjelaskan materi pembelajaran yang disebabkan olehmateri yang terlalu banyak dengan waktu yang singkat. Penelitian ini bertujuan untukmengetahui Pengembangan Media Pembelajran E-Learning Berbasis Edmodo PadaMata Pelajaran Biologi. Ini Penelitian dilakukan dengan mereview beberapa jurnalberskala nasional di Indonesia. Jurnal yang digunakan sebanyak 2 jurnal yang ISSN.Hasil yang didapat dari review jurnal adalah bahwa media pembelajaran berbasisedmodo layak untuk digunakan dalam proses belajar mengajar. Hal ini dibuktikandengan penelitian yang dilakukan oleh Megawati Apriliyana (2017), Epinur, Yusnidar,dan Lestrai Eka Putri(2013)Teachers play a very important role in the learning process, one of which is bychoosing the right learning media. At this time, teachers still have many difficulties inexplaining learning material caused by too much material in a short time. This studyaims to determine the development of Edmodo-Based E-Learning Learning Media inBiology Subjects. This research was conducted by reviewing several national-scalejournals in Indonesia. The journals used were 2 journals with ISSN. The resultsobtained from the journal review are that the Edmodo-based learning media isfeasible to be used in the teaching and learning process. This is evidenced byresearch conducted by Megawati Apriliyana (2017), Epinur, Yusnidar, and Lestrai EkaPutri (2013)
Meta Analisis Pengaruh Media Audio-Visual terhadap Hasil Belajar IPA Aulia Hafifah
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 3 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i3.73

Abstract

Abstrak. Guru dan buku teks tidak lagi menjadi sumber belajar satu-satunya yang utama dan tidak ada bandingannya. Bahkan dengan beberapa tombol keyboard, para pelajar dapat menjelajahi berbagai informasi dunia, memperoleh akses dari perpustakaan dan sekumpulan informasi penting lainnya untuk mendapatkan pengetahuan dan ketrampilan barunya. Proses pembelajaran harus disesuaikan dengan perkembangan psikologis peserta didik pada berbagai tingkatan usia. Proses pembelajaran akan lebih efektif dan berhasil jika pendidik mampu untuk menciptakan media pembelajaran yang sesuai dengan materi dan jenjang usia peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh penggunaan media audio visual terhadap hasil belajar siswa dengan metode penelitian ini adalah Meta-analisis dari 20 artikel terkait dengan melihat nilai pretest-postest kemudian menggunakan analisa Gain. Perolehan rata-rata untuk pretest adalah 50,11065 dan rata-rata posttes adalah 77,39465. 
Meta-Analisis Model Discovery Learning terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Materi Biologi di Jenjang SMA Niken Ari Anggraeni; Nani Sunarmi
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 3 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i3.74

Abstract

Model pembelajaran discovery learning telah banyak diterapkan dalam proses pembelajaran di seluruh jenjang pendidikan. Namun, belum diketahui bagaimana efektivitas model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis terkhususnya mata pelajaran Biologi di jenjang SMA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bagaimana meta-analisis model discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis, terhadap materi pelajaran Biologi, dan berdasarkan wilayah di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah meta-analisis yaitu dengan menganalisis kembali hasil penelitian terdahulu. Teknik analisis data yang digunakan yaitu menggunakan analisis besaran pengaruh (effect size) dengan rumus Glass. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 11 hasil publikasi ilmiah berupa jurnal penelitian, skripsi, dan tesis. Berdasarkan hasil analisis rata-rata, hasil perhitungan nilai effect size model pembelajaran discovery learning terhadap kemampuan berpikir kritis yaitu sebesar 0,55 dan termasuk kedalam kategori yang besar. Perhitungan nilai effect size model pembelajaran discovery learning terhadap materi pelajaran Biologi yaitu sebesar 0,55 dan termasuk kedalam kategori yang besar. Perhitungan nilai effect size model pembelajaran discovery learning berdasarkan wilayah di Indonesia untuk wilayah pulau Jawa sebesar 0,42 dan termasuk kedalam kategori besar, sedangkan untuk wilayah pulau Sumatera sebesar 0,61 dan termasuk kedalam kategori besar, untuk wilayah pulau Sulawesi nilai effect size sebesar 0,68 dan termasuk kedalam kategori besar. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran discovery learning sangat efektif apabila diterapkan pada pembelajaran Biologi di jenjang SMA karena dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis peserta didik.
Tingkat Korelasi serta Persentase Permasalahan Motivasi, Minat dan Konsentrasi Belajar Siswa Kelas XI MIPA dalam Pembelajaran Biologi di SMAN 6 Padang Lidya Yohana; Lufri Lufri
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 3 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i3.77

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran biologi tidak sepenuhnya dapat berjalan dengan baik. Hal ini dapat menimbulkan permasalahan siswa dalam belajar. Untuk itu perlu dilakukan identifikasi mengenai hal tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase permasalahan motivasi, minat dan konsentrasi belajar serta tingkat korelasi antara motivasi dengan minat belajar, motivasi dengan konsentrasi belajar, dan minat dengan konsentrasi belajar siswa dalam pembelajaran biologi di SMAN 6 Padang. Penelitian deskriptif ini merupakan penelitian pada populasi yaitu siswa kelas XI MIPA yang berjumlah 158 orang sekaligus sebagai subjek penelitian yang menghasilkan data primer dengan menggunakan instrumen penelitian berupa angket. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan korelasi Product Moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan persentase permasalahan pada aspek motivasi belajar 27%; aspek minat belajar 22%; dan aspek konsentrasi belajar 22%. Hasil koefisien korelasi antara motivasi dengan minat belajar 0.762; motivasi dengan konsentrasi belajar 0.816; dan minat dengan konsentrasi belajar 0.731. Dapat disimpulkan pada aspek motivasi, minat dan konsentrasi belajar siswa terdapat permasalahan tingkat rendah serta antara motivasi dengan minat belajar, motivasi dengan konsentrasi belajar, dan minat dengan konsentrasi belajar tingkat korelasinya kuat hingga sangat kuat. Diharapkan hasil penelitian dapat membantu guru untuk mengidentifikasi permasalahan siswa dalam belajar dan sebagai penelitian yang relevan.