cover
Contact Name
YOHANES BARE
Contact Email
bareyohanes@gmail.com
Phone
+6281353570849
Journal Mail Official
spizaetus.bio@gmail.com
Editorial Address
JL. KESEHATAN, NO 03, KELURAHAN BERU, KECAMATAN ALOK TIMUR, KABUPATEN SIKKA, PROVINSI NUSA TENGGARA TIMUR 86111
Location
Kab. sikka,
Nusa tenggara timur
INDONESIA
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Published by Universitas Nusa Nipa
ISSN : 2716151X     EISSN : 2722869X     DOI : http://dx.doi.org/10.55241/spibio
Jurnal ini fokus pada bidang kajian biologi sains dan pendidikan biologi. Kami menerima artikel berupa hasil penelitian maupun kajian pustaka yang original dan belum pernah dipublikasi.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 392 Documents
Skrining Senyawa Metabolit Sekunder pada Ekstrak Aseton Biji Gayam (Inocarpus fagifer) Yuyun Widayati; Umarudin Umarudin
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 3 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i3.78

Abstract

Gayam merupakan tumbuhan berkhasiat obat, salah satu bagian yang bisa dimanfaatkan adalah bijinya. Biji gayam memiliki manfaat bagi kesehatan salah satunya sebagai obat pencahar dan diabetes. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hasil identifikasi golongan senyawa metabolit sekunder dari ekstrak biji gayam (Inocarpus fagifer) dengan pelarut aseton. Metode penelitian ini yaitu biji gayam dilakukan determinasi, biji gayam dilakukan proses sortasi basah, pencucian, perajangan, pengeringan, sortasi kering, dan penghalusan. Serbuk kering biji gayam dilakukan ekstraksi metode maserasi selama 3x24 jam. Hasil ekstraksi dilakukan perhitungan nilai rendemen dan skrining fitokimia untuk mengetahui golongan senyawa metabolit sekunder golongan alkaloid, flavonoid, terpenoid, steroid, tanin, dan saponin pada ekstrak biji gayam ditandai positif adanya perubahan warna, endapan, cincin, atau busa. Hasil determinasi tanaman biji gayam memiliki nama ilmiah Inocarpus fagifer. Ekstrak biji gayam diperoleh nilai rendemen sebesar 22%. Hasil skrinning fitokimia senyawa metabolit sekunder positif mengandung senyawa golongan alkaloid, terpenoid, tanin, saponin, dan negatif senyawa golongan flavonoid dan steroid. Temuan ini dapat mendukung klaim secara tradisional/etnomedisinal yang sebelumnya biji gayam dimanfaatkan untuk antidiabetes.
Interaksi Molekuler Senyawa D-Manitol (Kulit Kopi) terhadap PLPro Yohanes Bare; Frederiksen Novenrius Sini Timba; Maria Marcelina Dua Nurak; Dewi Ratih Tirto Sari; Marsiana Coo Mogi
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 3 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i3.79

Abstract

Perkembangan virus dalam proses replikasi menjadi target dalam menghambat siklus hidup virus. Protein yang memiliki peran dalam replikasi adalah PLPro. Terapi PLPro dilakukan dengan memanfaatkan limbah kopi yang diprediski memilki bioaktif D-manitol dengan sifat farmakologis. Tujuan penelitian ini adalah mengalisis potensi senyawa D-manitol yang terkandung dalam kulit kopisebagai kandidat terapi corona melalui penghambatan PLPro. Metode penelitian Ligan D-manitol (CID: 88038555) sedangkan Protein Papain like protease (PLPro) (PDB ID 6w9c), sebagai target protein anti-coronavirus diunduh struktur tiga dimensinya di Protein Data Bank. Selanjutnya struktur protein dipreparasi protein atau ligan, docking, visualisasi mengikuiti penelitian. Hasil docking senyawa dan protein menggunakan program PyMol versi 2.2. analisis docking dilakukan dengan mengeksplorasi interaksi kompleks baik 3D dan 2d, jenis ikatan, jumlah interaksi. Analisis menggunakkan program Discovery Studio ver 21.1.1.). Senyawa D-manitol memiliki potensi sebagai salah satu terapi covid-19 melalui penghambatan PLPro sehingga menyebabkan terhambatnya replikasi virus corona. Potensi ini didukung dengan adanya energi ikatan yang terbentuk sehingga meningkatkan stabilitas ikatan sebesar -156 Kj/mol. Penelitian lanjutan perlu dilakukan untuk konfirmasi terhadap aktivitas D-manitol sebagai terapi virus.
Pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL) Berbasis Lembar Kerja Siswa untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar IPA Terapan Indra Drajat Sopwan
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 3 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i3.80

Abstract

Pembelajaran kontekstual merupakan suatu konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkan dengan situasi dunia nyata dan mendorong siswa membuat hubungan pengetahuan yang dimilikinya dengan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas siswa dalam mata pelajaran IPA Terapan Sub Materi Sel melalui pendekatan CTL berbasis lembar kerja siswa (LKS). Penelitian menggunakan penelitian tindakan kelas yang melibatkan siswa kelas X yang berjumlah 30 orang. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus, di mana setiap siklus terdiri dari 4 tahapan dan dilaksanakan dalam 3 kali pertemuan. Metode pengumpulan data menggunakan lembar observasi aktivitas siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Aktivitas belajar siswa berada pada kategori aktif. Nilai rata-rata aktivitas siswa pada siklus I 31,59 (cukup aktif) dan pada siklus II meningkat menjadi 39,75 (kategori aktif) peningkatan sebesar 28,90%. Pada bagian hasil belajar siklus I 75,65 dan pada siklus II 87,45 berarti mengalami peningkatan sebesar 29,70%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan Contextual Teaching And Learning (CTL) berbasis LKS dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pada siswa kelas X SMK.
Extraction Methods and Bioactivity of Essential Oils from Kesum Leaves (Persicaria odorata): A Short Review Panggulu Ahmad Ramadhani Utoro; Jatmiko Eko Witoyo; Dikianur Alvianto; Nelsy Dian Permatasari
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 3 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i3.82

Abstract

Persicaria odorata (Synonym of Polygonatum odoratum and Polygonum minus) leaves, locally known as Kesum leaves, is one of Indonesia's biodiversity species, particularly on Kalimantan Island, and it is contained a high concentration of essential oils. The extraction of essential oil from Kesum leaves commonly uses various methods, including solvent extraction, steam distillation, hydro-distillation, supercritical fluid extraction, microwave-assisted extraction, ultrasonic-assisted extraction, and so on, with various extract characteristics produced. Several studies reported that Kesum leaves essential oil has numerous advantages, including anti-bacterial, hepatoprotective, anti-tyrosinase, antioxidant properties, and so on. Future research will require additional and new techniques, particularly non-thermal extraction technology and other bioactivity tests, to improve yield and maintain the essential oil composition of Kesum leaves. 
Pembelajaran Berbasis Masalah Diintegrasikan dengan Teknik Pemetaan Pikiran: Pengaruhnya terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa pada Materi Sistem Imun Muhammad Ardiansyah; Khairuna Khairuna; Lailatun Nur Kamalia Siregar
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 3 No 3 (2022): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v3i3.84

Abstract

Bersumber pada hasil riset PISA serta observasi awal penelitian, kemampuan pemecahan masalah siswa pada kajian biologi tergolong masih rendah, sehingga tidak relevan dengan tujuan utama pendidikan Abad 21. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh model pembelajaran berbasis masalah diintegrasikan dengan teknik pemetaan pikiran terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi sistem imun. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik cluster random sampling, hingga didapatkan XI MIA 1 selaku kelas eksperimen dan XI MIA 2 selaku kelas kontrol. Jenis penelitian adalah kuasi eksperimen dengan desain penelitian post-test control group. Instrumen penelitian berupa tes esai yang disusun berdasarkan indikator kemampuan pemecahan masalah menurut Purnamasari & Setiawan. Teknik analisis data menggunakan program SPSS versi 22. Berdasarkan uji hipotesis menggunakan independent sample t-test dan uji regresi linier sederhana menunjukkan nilai sig (2-tailed) sebesar 0,000 ≤ 0,05 dan nilai R2 sebesar 0,914, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Ditafsirkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran berbasis masalah diintegrasikan dengan teknik pemetaan pikiran terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa pada materi sistem imun dengan pengaruh sebesar 91,4%.
Analisis Kendala Siswa Dalam Pembelajaran Tatap Muka pada Materi Ekosistem di SMA Negeri 1 Lohbener Idah Hamidah; Anilia Ratnasari; Tri Ratna Dewi
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 1 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i1.87

Abstract

Selama masa pandemi pembelajaran dilakukan secara daring. Namun dengan menurunnya angka pasien covid, pembelajaran dilakukan secara tatap muka. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menggambarkan kendala siswa dalam pemeblaaran tatap muka setelah pandemipada materi ekosisitem. Metode peneleitiannya yaitu kualitatif deskriptif. Sumber penelitian dari penelitian ini terdiri dari sumber data primer melitputi data hasil pengisian angket, wawancara dan sumber data skunder berupa data dokumentasi. Hasil dari penelitian ini yaitu indikator dengan presentase terbesar 18,26 % pada indicator siswa tidak mampu menguasai materi ekosistem, 17,3% pada indkator siswa tidak mencapai prestasi belajar, 17,2 % pada pembelajaran dibatasi pada materi ekosistem, dan 15,38 %pada indicator menurunya motivasi belajar siswa. Dengan demikian siswa mengalami kendala belajar pada saat pembelajaran tatap muka setalah pandemi.
Identifikasi Jumlah Kromosom Ikan Mas Rina Juniandini Sari; Abdul Razak; Rijal Satria
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 1 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i1.88

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah kromosom ikan mas tetraploid (Carassius auratus) melalui berbagai sumber artikel juranl baik nasional maupun internasional. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat menambah pengetahuan mengenai jumlah kromosom ikan tawar khususnya ikan mas. Metode penelitian pada penelitian ini adalah literatur review yang untuk membuat analisa dan sintesis terhadap pengetahuan yang sudah ada terkait dengan topik yang akan diteliti pada penelitian ini. Populasi penelitian adalah artikel jurnal nasional dan internasional. Sampel pada penelitian ini adalah sebagian artikel pada jurnal nasional dan internasional terkait kromosom pada ikan di perairan air tawar khususnya pada ikan mas.
Etnobotani Tanaman Capsicum frutescens L. di Desa Magekapa, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende Maria Nona Elci Lele; Yohanes Boli Tematan; Yohanes Bare
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 1 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i1.92

Abstract

Capsicum frutescens L merupakan salah satu jenis buah yang banyak dibudidayakan oleh petani Indonesia karena memiliki harga jual yang tinggi dan memiliki beberapa manfaat kesehatan. Masyarakat Kabupaten Ende menggunakan Capsicum frutescens L. sebagai salah satu bumbu dapur. Selain itu, mereka juga memanfaatkan Capsicum frutescens L. sebagai obat bisul, demam, anti parasite, antitussive, dan anti inflamasi. Pengetahuan lokal tersebut belum teruji secara ilmiah karena masyarakat hanya mempercayai pada hasil yang diperoleh. Pengetahuan yang diperoleh hanya diwariskan secara turun temurun pada suatu kelompok masyarakat. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis pengetahuan etnobotani tanaman Capsicum frutescens L di Desa Magekapa, Kecamatan Maukaro, Kabupaten Ende. Metode yang digunakan adalah wawancara terstruktur. Hasil penelitian menunjukan bahwa masyarakat Desa Magekapa, Kecamatan Maukaro memanfaatkan daun cabai sebagai bahan untuk pengobatan bisul dan menurunkan panas.
Pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) Berbasis Model Pembelajaran Student Teams Achievement Division (STAD) pada Materi Sistem Pernapasan Manusia SMP Kelas VIII Yosefina Suryanti Hejo; Yohanes Bare; Sukarman Hadi Jaya Putra
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 1 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i1.93

Abstract

Media Lembar Kerja Pesera Didik (LKPD) berperan dalam membantu siswa dalam memadukan latihan fisik dan mental, pengetahuan peserta didik selama sistem pembelajaran. Tinjauan ini dimaksudkan untuk menganalisis Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berdasarkan model pembelajaran STAD pada materi  sistem pernafasan manusia Kelas VIII SMP. Penelitian lanjutan ini mengacu pada model 4-D, yang terdiri dari beberapa tahap antara lain: tahap pendefinisian (Define), tahap perencanaan (Design), tahap pengembangan (Develop), dan tahap penyebaran (Dessemination). Materi yang dikembangkan telah disetujui oleh para ahli materi, media dan bahasa dengan aktegori sangat valid dan kemudian diujicobakan di kelas kecil yang diberikan kepada satu guru sains dan sepuluh siswa dengan skor 88 dan 54,4 dengan klasifikasi yang sangat layak. Setelah kelas kecil, dilanjutkan kelas besar yang diberikan kepada dua orang guru IPA dan 22 siswa dengan nilai 86 dan 56,7 dengan klasifikasi yang sangat layak. Produk Lembar Kerja Peserta DidikBerbasis Model Pembelajaran STAD pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Kelas VIII SMP ini sangat valid dan sangat layak untuk dimanfaatkan sebagai sumber media pembelajaran di sekolah.
Analisis Kendala Pembelajaran Biologi di SMAS St. Petrus Kewapante pada Masa Pandemi Covid-19 Yosefina Ngongo; Yohanes Bare; Mansur S
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 1 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i1.94

Abstract

Pandemi covid-19 berdampak terhadap berbagai bidang kehidupan masyarakat Indonesia salah satunya dunia pendidikan, sehingga pemerintah mengambil kebijakan untuk membatasi aktivitas manusia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kendala yang dialami peserta didik pada pembelajaran biologi di SMAS St. Petrus Kewapante pada masa pandemi covid-19. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang bertujuan untuk mendapatkan gambaran yang objektif, faktual, akurat dan sistematis dari setiap masalah yang akan dideskripsikan dalam bentuk kata–kata. Sumber data dalam penelitian yaitu guru mata pelajaran biologi dan peserta didik kelas XI dan XII MIPA SMAS St. Petrus Kewapante yang merupakan narasumber utama bagi peneliti dalam mendapatkan informasi atau data mengenai kendala dan solusi dalam kegiatan pembelajaran biologi di masa pandemi covid-19. Teknik yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik observasi, wawancara, dokumentasi, penyebaran angket. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa, kendala yang dialami peserta didik berbeda-beda diantaranya : aspek pemahaman : 2,94 termasuk kategori baik, aspek kuota internet atau jaringan : 2,70 termasuk kategori baik, aspek pelaksanaan : 2,29 masuk kategori tidak baik, aspek pembelajaran : 3,0 masuk kategori baik dan aspek media pembelajaran 2,5 masuk dalam kategori tidak baik. Kendala-kendala yang dialami peserta didik pada pembelajaran biologi pada masa pandemi covid-19 membuat pembelajaran tidak maksimal, sehingga dengan adanya penelitian ini diharapkan memiliki konsribusi sebagai evaluasi maupun bahan acuan agar pembelajaran kedepannya lebih baik.