cover
Contact Name
Miftahus Surur
Contact Email
surur.miftah99@gmail.com
Phone
+6285258173692
Journal Mail Official
edusaintek@stkippgri-situbondo.ac.id
Editorial Address
Jalan Argopuro Gg. VII Mimbaan Panji Situbondo 68322 Telp. (0338) 4591781 Hp. 085258173692
Location
Kab. situbondo,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN, SAINS DAN TEKNOLOGI
ISSN : 1858005X     EISSN : 26553392     DOI : -
Jurnal pendidikan sains dan teknologi diterbitkan oleh STKIP PGRI Situbondo sebagai wadah bagi civitas akademika STKIP PGRI Situbondo serta kalangan guru, dosen, peneliti, praktisi dan pemerhati pendidikan yang peduli terhadap perkembangan penelitian tentang Teknologi pembelajaran, Media Pembelajaran, Pendidikan Virtual, Perangkat lunak pendidikan, Teknologi digital dalam pendidikan, Pembelajaran Multimedia, ELearning ,Massive Open Online Course (MOOC), Rapid Learning.
Articles 25 Documents
Search results for , issue "Vol 10 No 1 (2023)" : 25 Documents clear
UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM PENERAPAN GOOGLE WORKSPACE FOR EDUCATION MELALUI WORKSHOP IN ON IN DI SMA NEGERI 1 TURI Mujiyono Mujiyono
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v10i1.721

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam penerapan google workspace for education melalui workshop in on in di SMA Negeri 1 Turi. Penelitian ini termasuk jenis Penelitian Tindakan Sekolah (PTS). Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif yang didukung dengan data kuantitatif. Objek penelitian ini adalah workshop in on in serta dampak peningkatan kompetensi guru dalam penerapan google workspace for education. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus dan setiap siklus meliputi empat kegiatan, yaitu: perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian dikumpulkan dengan pengamatan, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu: mereduksi data, menyajikan data, dan menyimpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan workshop in on in dapat meningkatkan kompetensi guru dalam menerapkan google workspace for education di SMA Negeri 1 Turi . Hal ini dapat dilihat dari peningkatan persentase guru yang kompeten. Rata-rata guru yang kompeten pada siklus pertama 38,7%dan siklus kedua 87%. Tingkat student wellbeing juga meningkat pada siklus pertama 73,4 dan siklus kedua 84,5. Proses workshop juga berjalan baik dengan skor 85. Hasil ini menunjukkan bahwa dengan adanya worksop ini mampu memberikan pemahaman dan pengetahuan khususnya guru guru dalam menggunakan google workspace for education.
GERAKAN LITERASI SEKOLAH SEBAGAI SOLUSI PENINGKATAN MINAT BACA PADA ANAK SEKOLAH DASAR Heri Dermawan; Rena Fadilah Malik; Margiyono Suyitno; Ratna Ayu Pawestri Kusuma Dewi; Everhard Markiano Solissa; Akhmad Haqiqi Mamun; I Putu Agus Dharma Hita
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v10i1.723

Abstract

Membaca merupakan kegiatan yang sangat penting dalam menggali ilmu pengetahuan dan menambah wawasan. Untuk melaksanakan Kegiatan membaca memerlukan rasa ketertarikan atau dorongan yang timbul dari dalam diri setiap individu disebut bunga. Minat baca yang rendah dapat membuat suatu bangsa tertinggal dari berbagai macam informasi itu terus berkembang hingga saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) sebagai solusi untuk meningkatkan minat baca. Penelitian ini dirancang dengan penelitian kualitatif metode dengan menggunakan teknik purposive sampling. Subyek penelitian ini adalah 27 siswa kelas V terlibat dalam kegiatan gerakan literasi sekolah. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa tahap pembiasaan GLS mampu meningkatkan minat baca siswa dengan kegiatan membaca selama lima belas menit sebelum pembelajaran. Kegiatan membaca yang efektif adalah membaca senyap.
PENGGUNAAN OPERASI BINER X-OR DAN N-OR PADA KRIPTOGRAFI HILL CIPHER Deby Erdriani; Mishbah Ulhusna; Yulia Retno Sari
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v10i1.702

Abstract

Ilmu kriptografi merupakan sebuah informasi yang akan disampaikan kepada pihak lain dengan bentuk yang tidak dimengerti. Pada saat ini ilmu kriptografi sangat diperlukan sebagai pertukaran informasi /data. Begitu pentingan informasinya yang akan disampaikan agar tetap rahasia dan aman, menjadikan ilmu kriptografi ini suatu ilmu yang perlu dipelajari yang menjadiukan kebutuhuan primer dalam bidang teknologi . Kriptografi terdiri dari 2 hal yaitu enskripsi (data/ informasi dalam bentuk yang tidak dimengerti) dan deskripsi (informasi yang tidak dimengerti dirubah lagi kebentuk asli). Hill cipher merupakan algoritma yang selalu berkembang dengan menggunakan ukuran matrik dengan semua ordo baik itu persegi panjang ataupun persegi. Pada penelitian ini memakai ordo persegi panjang sebagai matriks kunci. Dengan ada penambahaan fungsi logika X-OR dan X-NOR . Pada pengerjaannya lebih panjang dan disini kalimat kunci yang digunakan juga panjang plaintextnya 24 karakter. Nilai k yang duiambil disini bebas, nilai k yang digunakan k = 117.
RELEVANSI PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN MATEMATIKA Israq Maharani; Jihan Hidayah Putri
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v10i1.719

Abstract

Penggunaan media pembelajaran menghasilkan pembelajaran yang lebih efektif. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis relevansi pengembangan media pembelajaran matematika. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan atau library research. Sumber dan teknik pengumpulan data berasal dari buku dan artikel ilmiah terkini. Pencarian literatur studi dengan menggunakan kata kunci, subyek dan kutipan sumber-sumber ilmiah. Teknik analisis data dengan analisis content (analisis isi) yang meliputi tahapan editing, organizing, dan finding. Hasil penelitian menunjukan berbagai macam media pembelajaran digunakan dalam proses pembelajaran matematika. Pengembangan media pembelajaran matematika terbukti mampu memotivasi peserta didik untuk belajar lebih aktif dalam rangka pengembangan media pembelajaran matematika untuk memperkuat karakter positif peserta didik dalam memahami konsep matematika dengan memanfatkan ilmu pengetahuan dan teknologi.
PENERAPAN BLENDED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Unik Hanifah Salsabila; Atun Lestari; Eviana Agustin; Wahyu Lestari; Aries Anang Anshori
PENDIDIKAN SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 10 No 1 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47668/edusaintek.v10i1.729

Abstract

Pembelajaran merupakan sebuah usaha yang yang direncanakan dengan tujuan tercapainya kondisi belajar dan kegiatan pembelajaran yang nyaman sehingga siswa merasa senang dan aktif dalam memupuk potensinya masing-masing. Keberhasilan akan sangat mudah tercapai apabila siswa dan guru memiliki kesiapan saat kegiatan belajar mengajar karena sangat diperlukan komunikasi yang baik antara siswa dan pendidik. Penelitian ini bermaksud untuk mencari tahu dampak atau pengaruh penggunaan model pembelajaran blended learning yang berguna untuk menambah pemahaman pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Penggunaan metode saat melakukan penelitian ini yakni metode kualitatif sedangkan pendekatan yang dipakai yaitu daring dan luring. Hasil penelitian ini berwujud strategi lembaga pendidikan saat melaksanakan blended learning sebagai metode pembelajaran di masa kini dan meminimalisir penggunaan waktu, sumber daya bahkan biaya yang digunakan. Siswa juga mampu mendapatkan pembelajaran kapan saja dan dimana saja. Kesimpulan pada pembelajaran blended learning ini siswa dapat merasakan keberadaan pendidik dengan cara berdiskusi maupun pemberian tugas oleh seorang pendidik walaupun disisi lain juga memiliki kekurangan, maka dari itu ada sejumlah persoalan yang harus dicermati diantaranya: sarana, alokasi waktu, tempat, hambatan serta karakteristik dari peserta didik itu sendiri.

Page 3 of 3 | Total Record : 25