cover
Contact Name
Muhammad Shohibul Ihsan
Contact Email
ihsan@unwmataram.ac.id
Phone
+6281805745584
Journal Mail Official
jips@unwmataram.ac.id
Editorial Address
Jalan Kaktus Nomor 1-3 Mataram-Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains
ISSN : -     EISSN : 27219119     DOI : https://doi.org/10.51673/jips
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains is a peer-reviewed and open access journal that publishes scientific reviews, theoretical articles, empirical studies, case studies, systematic literature reviews in all areas of Education and Learning; Science (Chemistry, Physics, Biology); Mathematics; and Environmental Science
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 20 Documents
Search results for , issue "Vol 6 No 1 (2025): April" : 20 Documents clear
Identifikasi dan Konservasi Tanaman Pangan, Obat dan Pewarna Berbasis Kearifan Lokal Masyarakat Desa Karang Bayan Ahmad Jupri; Isrowati Isrowati; Totum Aurora Faudziah; Ghina Fitria Aprilianti; Naufal Sakhi Anggara; Rohyani Rohyani; Juli Purnamayanti; Bening Sagita Lestari; Moh. Nurkholis Rifwan
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2304

Abstract

Sumber daya tanaman pangan, obat-obatan, dan pewarna merupakan sumber daya alam yang wajib dilestarikan demi kelangsungan hidup manusia. Salah satu cara untuk melestarikan sumber daya tanaman pangan, obat dan pewarna adalah dengan upaya konservasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sumber daya tanaman pangan, obat dan pewarna serta konservasi yang dilakukan oleh masyarakat di Desa Adat Karang Bayan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman pangan, obat dan pewarna yang digunakan oleh masyarakat desa Karang Bayan cukup beragam dan masing-masing mempunyai khasiat atau kegunaan tersendiri. Tanaman pangan yang dikonsumsi masyarakat adalah padi, jagung, singkong, kacang tanah dan kedelai, tanaman obat yang digunakan antara lain pasak bumi, kembang sepatu, bidara, tapak liman, kencur, pegagan dan kamboja serta tanaman pewarna yang digunakan adalah pandan, cincau, kunyit, buah naga, katuk dan kelor. Upaya yang dilakukan masyarakat Karang Bayan untuk melestarikan dan menjaganya adalah dengan melakukan konservasi agar sumber daya tersebut tidak punah dan dapat dinikmati oleh generasi sekarang dan mendatang.
Pengembangan Modul Matematika Berbasis Pendekatan Saintifik pada Materi Pola Bilangan Ramadhani - Ramadhani; Hidayati Rais
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2349

Abstract

Kegiatan proses pembelajaran kurang menarik bagi siswa, karena materi dalam bukuajar cukup sederhana dan kalimat yang digunakan tidak membantu siswa mempelajari dan memahami materi secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menghasilkan modul matematika berbasis pendekatan saintifik pada materi pola bilangan siswa SMP Negeri 36 Merangin yang valid, praktis dan efektif. Jenis penelitian dan pengembangan ini menggunakan model ADDIE, yang mencakup analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan eval_uasi. Lima validator memvalidasi lembar validasi untuk uji keval_idan modul, serta untuk mengetahui kepraktisan produk dari hasil angket dan wawancara siswa. Peneliti juga mengeval_uasi efektivitas dari hasil observasi aktivitas siswa dan soal tes hasil belajar. Hasil validasi menunjukkan bahwa kategori ahli materi dengan nilai rata-rata 4,56, ahli bahasa nilai rata-rata 4,07, dan ahli media, nilai rata-rata 4,33, maka didapat nilai rata-rata validasi total 4,32 dengan kategori sangat valid. Hasil angket respons siswa dengan persentase praktikalitas sebesar 97,85% dan setelah siswa diwawancarai tentang manfaat modul, menunjukkanbahwa modul matematika berbasis pendekatan saintifik sudah sangat praktis dalam hal kelayakan isi, penyusunan materi, bahasa yang digunakan, dan grafiknya. Rata-rata aktivitas belajar siswa sebesar 81,90% menunjukkan kategori sangat aktif, dan persentase hasil belajar klasik sebesar 78,57% menunjukkan kategori sangat efektif
Pengaruh Metode Blended Learning Terhadap Kemandirian dan Analisis Konsep Fisika Dasar Mahasiswa Dewanthikumala Dewanthikumala; Musdalifah Musdalifah
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2432

Abstract

Peneltian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan metode Blended Learning terhadap kemandirian mahasiswa; menganalisis hubungan metode Blended Learning terhadap analisis konsep fisika dasar mahasiswa Prodi Teknik Mesin; dan menganalisi hubungan metode Blended Learning terhadap kemandirian mahasiswa dan analisis konsep fisika dasar mahasiswa. Subjek dalam penelitian ini adalah karakteristik mahasiswa dengan subjek populasi seluruh mahasiswa Prodi Teknik Mesin Universitas Tomakaka Kabupaten Mamuju Provinsi Sulawesi Barat tahun ajaran 2024/2025 berjumlah 49 mahasiswa. Adapun teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Berdasarkan hasil pengujian hipotesis diperoleh bahwa (1) terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemandirian mahasiswa dengan metode pembelajaran Blended learning Prodi Teknik Mesin sebesar 0,727 dengan koefisien determinasi sebesar 0,529 atau 52,9%; (2) terdapat hubungan positif yang signifikan antara analisis konsep fisika dasar mahasiswa dengan metode pembelajaran Blended learning Prodi Teknik Mesin sebesar 0,770 dengan koefisien determinasi sebesar 0,593 atau 59,3%; dan (3) terdapat hubungan positif yang signifikan antara kemandirian mahasiswa dan analisis konsep fisika dasar dengan metode pembelajaran Blended learning Prodi Teknik Mesin dengan nilai signifikansi sebesar 0,000
Development of Basic Chemistry Lab Work Module as Science Process Skills Assessment Aisyiah Restutiningsih Putri Utami; Mustapa Mustapa; Chaleb Paul Maanari; Stefan Marco Rumengan; Jakub Saddam Akbar; Musma Rukmana
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2434

Abstract

In this research, a lab work module daily life base has been successfully developed in the basic chemistry 1 lab work. This module was created to make practicum implementation easier in the chemistry laboratory due to limited tools and materials. This research aims to assess students' science process skills. The lab work module development process uses the ADDIE model research approach. After that, the validation tests carried out were media experts and material experts, each consisting of two experts, and average validation test scores for material and media experts were found to be 4.67 and 4.54, respectively. These results indicate that the module is suitable for use as a learning resource. The next step was to test its practicality and effectiveness using pretest and posttest instruments, students' score results, and questionnaires. Data analysis was carried out using descriptive statistical methods and the results obtained were that the module was suitable and practical for use as a learning resource with a practicality percentage of 89.47%. Furthermore, the student's learning completion results were 100% and the N-Gain value was 0.71, which proves that the module created is effective. In conclusion, the product that has been developed is successful in improving students' science process skills.
Diversity of the Orthoptera at the Institut Teknologi Sumatera Gres Maretta; Andy Darmawan; Dian Anggria Sari; Jeane Siswitasari Mulyana
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2438

Abstract

Orthoptera are important members of almost all terrestrial ecosystems, playing roles as both consumers and prey. Diversity refers to the various species found within a particular area. This study aims to determine the diversity index, dominance index, and evenness of the order Orthoptera at the Institut Teknologi Sumatera. Data collection on Orthoptera diversity was conducted and identified in the Zoology Laboratory at Institut Teknologi sumatera. Purposive sampling was used as the sampling technique, based on specific considerations. Observations were carried out at four locations around Institut Teknologi Sumatera and analyzed using diversity index, dominance index, and evenness index formulas. This study found 12 genera from the order Orthoptera. The diversity of Orthoptera at ITERA was categorized as moderate, with the diversity index (H’) values recorded as follows: Station I (1.879); Station II (1.765); Station III (1.626); and Station IV (1.843). No dominant individuals were found at any station. The evenness index at ITERA was categorized as high, with values of 0.784 at Station I; 0.767 at Station II; 0.678 at Station III; and 0.742 at Station IV, where Station I had the highest evenness value
Etnomatematika Permainan Tradisional Congklak Sebagai Penerapan Konsep Matematika Windi Astuti; Sri Tirto Madawistama
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2391

Abstract

Ethnomathematics plays an important role in improving mathematics learning because it connects mathematical concepts with students' experiences in everyday life related to local arts and culture. This helps students better understand the concepts being taught. This research aims to explore the mathematical concepts contained in the traditional game congklak. This research uses the literature study method. The data that has been obtained is then analyzed using descriptive analysis methods. Based on an analysis of the history and philosophy of the congklak game, it was found that this game includes various mathematical concepts, such as plane shapes (half circle, circle, rectangle) and space shapes (half ball), the concept of transformation in the form of reflection/mirror and number patterns. Apart from that, the congklak game involves number operations such as addition, subtraction, multiplication and division, and has cultural and philosophical values.
Efektivitas Pembuatan Mainan Tradisional dari Bahan Alami untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Triyaningsih Triyaningsih
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2403

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas pembuatan mainan tradisional dari bahan alami dalam meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak usia dini Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan menggunakan kerangka penelitian kuasi-eksperimental, khususnya desain pretes-postes kelompok tunggal. Sampel berjumlah 20 siswa, dengan rentang usia 4-6 tahun, yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi berupa pembuatan mainan tradisional dilakukan selama dua minggu, dengan pengukuran kemampuan motorik halus melalui pretest dan posttest menggunakan rubrik penilaian. Hasil Penelitian menunjukan bahwa membuat mainan tradisional dari bahan organik bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia dini. Hasil uji t terlihat signifikan berbeda antara penilaian awal dan akhir pada kelompok yang menjalani eksperimen (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa keterampilan motorik halus meningkat setelah intervensi. Selain itu, uji effect size menunjukkan nilai Cohen’s d yang sangat besar (5.38 pada posttest dan 4.48 pada selisih), yang mengindikasikan bahwa intervensi ini sangat efektif. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat menjadi alternatif efektif dan menyenangkan dalam pembelajaran, serta layak diadopsi dalam kurikulum PAUD
Analisis Beban Paparan Limbah Fosfat (PO4) Pertanaman Perluas Lahan pada Sub Surface Constructed Wetland Ernastin Maria
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2405

Abstract

Air limbah deterjen mengandung ABS (Alkylbenzene sulfonate) merupakan salah satu bahan kimia yang sulit terurai. Selain ABS deterjen juga mengandung fosfat yeng berasal dari Sodium tripolyphosfate (STPP). Kandungan fosfat yang terdapat dalam limbah deterjen yang dihasilkan terus menerus mengakibatkan keseimbangan ekosistem disekitar menjadi terganggu. Fosfat yang berlebih menyebabkan peristiwa eutrofikasi pada perairan akibat pengkayaan unsur fosfat yang memicu percepatan pertumbuhan tanaman air sehingga lapisan permukaan air tertutup oleh tanaman membuat sinar matahari tidak dapat menembus perairan. Untuk menghindari pencemaran lingkungan penelitian secara biologi dengan memanfaatkan tanaman air (Typha latifolia dan Cyperus alternifolius) dianggap lebih ramah dan aplikatif dalam menurunkan kandungan bahan pencemar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi seberapa banyak beban pencemar yang terpapar dalam tanaman, dan seberapa banyak tanaman yang dibutuhkan perluas lahan yang digunakan dalam pengaplikasian. Hasil penelitian menunjukan beban fosfat untuk tanaman Typha media arang dengan konsentrasi paparan 6,025 mg/L yakni sebesar 1,28 mg/m2/Tanaman, untuk media kerikil dengan konsentrasi paparan 1,100 mg/Lyakni sebesar 0,23 mg/m2/Tanaman. Beban Fosfat untuk tanaman Cyperus media arang dengan konsentrasi paparan fosfat 4,200 mg/L yakni sebesar 0,88 mg/m2/Tanaman, untuk media kerikil dengan konsentrasi paparan Fosfat 3,588 mg/Lyakni sebesar 0,75 mg/m2/Tanaman.diketahui Beban konsentrasi Fosfat perluas lahan pertanaman sebesar 2,69 mg/m2/tanaman
Studi Pertumbuhan Jamur Dermatofit dan Non Dermatofit pada Penderita Tinea Pedis Menggunakan Media Alternatif Tepung Beras Putih Erpi Nurdin; Mukhtasyam Zuchrullah; Miranda A Abd Karim
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2445

Abstract

Mahalnya media PDA instan serta melimpahnya sumber alam mendorong pencarian alternatif yang lebih murah untuk pemeliharaan mikrobiologi. Beras putih (Oryza sativa L.), yang kaya akan pati, berpotensi menjadi media pertumbuhan jamur pengganti PDA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas jumlah dan diameter koloni jamur pada media PDA dan media alternatif tepung beras putih dengan sampel swab sela jari kaki pedagang di Pasar Hygienis Kota Ternate. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan eksperimental dan cross-sectional. Hasil menunjukkan bahwa rerata jumlah koloni jamur penyebab Tinea Pedis pada media PDA adalah Aspergillus niger (2 koloni), Aspergillus fumigatus (5), Candida albicans (5), dan Trichophyton rubrum (1). Pada media tepung beras ditemukan Aspergillus niger (2), Aspergillus fumigatus (7), Candida albicans (3), dan Trichophyton rubrum (1). Efektivitas bervariasi dibandingkan PDA dimana Aspergillus niger 86% (efektif), Aspergillus fumigatus 87% (efektif), Candida albicans 50% (tidak efektif), dan Trichophyton rubrum 67% (cukup efektif). Kesimpulan yang dihasilkan bahwa tepung beras putih dapat digunakan sebagai media alternatif untuk menumbuhkan jamur penyebab Tinea Pedis
Kepemimpinan Guru Lulusan Program Pendidikan Guru Penggerak di Kota Tarakan Karisma Rara Butungan; Dwi Esti Andriani
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tugas-tugas kepemimpinan guru, menganalisis strategi dan menganalisis dampak yang dirasakan lulusan Pendidikan Guru Penggerak dengan tugas kepemimpinan yang diampu. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan wawancara semi terstruktur. Sumber data adalah enam orang guru lulusan PGP jenjang SMA/SMK angkatan empat dan sembilan dengan latar belakang yang berbeda-beda, meliputi usia, pengalaman mengajar, dan mata pelajaran. Pengumpulan data dilakukan dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tugas-tugas kepemimpinan yang telah dijalankan oleh guru lulusan program PGP jenjang SMA/SMK di Kota Tarakan meliputi tugas di dalam maupun di luar kelas. Di dalam kelas, guru menjadi motivator dan fasilitator bagi pengembangan diri siswa. Sedangkan tugas kepemimpinan di luar kelas yaitu menjadi pembina ekstrakurikuler, wali kelas, kepala program keahlian, kepala bengkel, wakil kepala sekolah, menjadi penggerak komunitas dan berbagi praktik baik. Strategi yang dijalankan dalam melaksanakan tugas kepemimpinan bahwa guru tetap mengutamakan tugas pokok sebagai guru, namun jika di saat yang bersamaan ada tugas kepemimpinan maka akan dilakukan di luar jam pelajaran. Adapun dampak yang dirasakan lulusan Pendidikan Guru Penggerak dengan tugas kepemimpinan yang diampu pada kesiapan guru penggerak menjadi pemimpin di masa depan yaitu meningkatkan kepercayaan diri dan memperluas wawasan

Page 1 of 2 | Total Record : 20