cover
Contact Name
Muhammad Shohibul Ihsan
Contact Email
ihsan@unwmataram.ac.id
Phone
+6281805745584
Journal Mail Official
jips@unwmataram.ac.id
Editorial Address
Jalan Kaktus Nomor 1-3 Mataram-Nusa Tenggara Barat
Location
Kota mataram,
Nusa tenggara barat
INDONESIA
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains
ISSN : -     EISSN : 27219119     DOI : https://doi.org/10.51673/jips
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains is a peer-reviewed and open access journal that publishes scientific reviews, theoretical articles, empirical studies, case studies, systematic literature reviews in all areas of Education and Learning; Science (Chemistry, Physics, Biology); Mathematics; and Environmental Science
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 354 Documents
Photocatalytic Degradation of Methylene Blue (MB) by Cerium Doped Titanium Dioxide (Ce/TiO2) Under Uv-Visible Light Irradiation Adi Gunawan
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 5 No 3 (2024): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v5i3.2442

Abstract

Photocatalytic degradation of MB was applied using Ce-doped TiO2 under UV-visible light irradiation. The aim of this investigation is to improve the light absorption ability of Ce-doped TiO2 under UV-visible light irradiation to degradation of MB. The TiO2 catalyst was provided by the sol-gel method and addition doping of Ce with 1wt%, 2wt%, 3wt%, 4wt%, and 5wt% concentration. The characterization of photocatalyst has been observed through XRD, UV-vis spectroscopy, PL, and nitrogen absorption. Measurement of UV-Visible absorption showed that increased in dopant concentration in the range 1wt%–5wt% decreased the optical band gap of Ce-doped TiO2. Photocatalyst with doping 3wt% concentration of Ce showed the best photocatalytic activity. The effect of addition Ce successfully to prevent the growth of anatase phase TiO2, enhanced of surface area and enhanced the optical properties of TiO2. The result was effective to prevent the electron-hole recombination and increase the ability of photocatalytic activity in degrade of MB.
Etnomatematika Permainan Tradisional Congklak Sebagai Penerapan Konsep Matematika Windi Astuti; Sri Tirto Madawistama
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2391

Abstract

Ethnomathematics plays an important role in improving mathematics learning because it connects mathematical concepts with students' experiences in everyday life related to local arts and culture. This helps students better understand the concepts being taught. This research aims to explore the mathematical concepts contained in the traditional game congklak. This research uses the literature study method. The data that has been obtained is then analyzed using descriptive analysis methods. Based on an analysis of the history and philosophy of the congklak game, it was found that this game includes various mathematical concepts, such as plane shapes (half circle, circle, rectangle) and space shapes (half ball), the concept of transformation in the form of reflection/mirror and number patterns. Apart from that, the congklak game involves number operations such as addition, subtraction, multiplication and division, and has cultural and philosophical values.
Efektivitas Pembuatan Mainan Tradisional dari Bahan Alami untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini Triyaningsih Triyaningsih
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2403

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk menganalisis efektivitas pembuatan mainan tradisional dari bahan alami dalam meningkatkan keterampilan motorik halus pada anak usia dini Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif, dengan menggunakan kerangka penelitian kuasi-eksperimental, khususnya desain pretes-postes kelompok tunggal. Sampel berjumlah 20 siswa, dengan rentang usia 4-6 tahun, yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi berupa pembuatan mainan tradisional dilakukan selama dua minggu, dengan pengukuran kemampuan motorik halus melalui pretest dan posttest menggunakan rubrik penilaian. Hasil Penelitian menunjukan bahwa membuat mainan tradisional dari bahan organik bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak usia dini. Hasil uji t terlihat signifikan berbeda antara penilaian awal dan akhir pada kelompok yang menjalani eksperimen (p < 0,05), yang menunjukkan bahwa keterampilan motorik halus meningkat setelah intervensi. Selain itu, uji effect size menunjukkan nilai Cohen’s d yang sangat besar (5.38 pada posttest dan 4.48 pada selisih), yang mengindikasikan bahwa intervensi ini sangat efektif. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan ini dapat menjadi alternatif efektif dan menyenangkan dalam pembelajaran, serta layak diadopsi dalam kurikulum PAUD
Analisis Beban Paparan Limbah Fosfat (PO4) Pertanaman Perluas Lahan pada Sub Surface Constructed Wetland Ernastin Maria
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2405

Abstract

Air limbah deterjen mengandung ABS (Alkylbenzene sulfonate) merupakan salah satu bahan kimia yang sulit terurai. Selain ABS deterjen juga mengandung fosfat yeng berasal dari Sodium tripolyphosfate (STPP). Kandungan fosfat yang terdapat dalam limbah deterjen yang dihasilkan terus menerus mengakibatkan keseimbangan ekosistem disekitar menjadi terganggu. Fosfat yang berlebih menyebabkan peristiwa eutrofikasi pada perairan akibat pengkayaan unsur fosfat yang memicu percepatan pertumbuhan tanaman air sehingga lapisan permukaan air tertutup oleh tanaman membuat sinar matahari tidak dapat menembus perairan. Untuk menghindari pencemaran lingkungan penelitian secara biologi dengan memanfaatkan tanaman air (Typha latifolia dan Cyperus alternifolius) dianggap lebih ramah dan aplikatif dalam menurunkan kandungan bahan pencemar. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan informasi seberapa banyak beban pencemar yang terpapar dalam tanaman, dan seberapa banyak tanaman yang dibutuhkan perluas lahan yang digunakan dalam pengaplikasian. Hasil penelitian menunjukan beban fosfat untuk tanaman Typha media arang dengan konsentrasi paparan 6,025 mg/L yakni sebesar 1,28 mg/m2/Tanaman, untuk media kerikil dengan konsentrasi paparan 1,100 mg/Lyakni sebesar 0,23 mg/m2/Tanaman. Beban Fosfat untuk tanaman Cyperus media arang dengan konsentrasi paparan fosfat 4,200 mg/L yakni sebesar 0,88 mg/m2/Tanaman, untuk media kerikil dengan konsentrasi paparan Fosfat 3,588 mg/Lyakni sebesar 0,75 mg/m2/Tanaman.diketahui Beban konsentrasi Fosfat perluas lahan pertanaman sebesar 2,69 mg/m2/tanaman
Studi Pertumbuhan Jamur Dermatofit dan Non Dermatofit pada Penderita Tinea Pedis Menggunakan Media Alternatif Tepung Beras Putih Erpi Nurdin; Mukhtasyam Zuchrullah; Miranda A Abd Karim
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2445

Abstract

Mahalnya media PDA instan serta melimpahnya sumber alam mendorong pencarian alternatif yang lebih murah untuk pemeliharaan mikrobiologi. Beras putih (Oryza sativa L.), yang kaya akan pati, berpotensi menjadi media pertumbuhan jamur pengganti PDA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas jumlah dan diameter koloni jamur pada media PDA dan media alternatif tepung beras putih dengan sampel swab sela jari kaki pedagang di Pasar Hygienis Kota Ternate. Penelitian dilakukan secara deskriptif dengan pendekatan eksperimental dan cross-sectional. Hasil menunjukkan bahwa rerata jumlah koloni jamur penyebab Tinea Pedis pada media PDA adalah Aspergillus niger (2 koloni), Aspergillus fumigatus (5), Candida albicans (5), dan Trichophyton rubrum (1). Pada media tepung beras ditemukan Aspergillus niger (2), Aspergillus fumigatus (7), Candida albicans (3), dan Trichophyton rubrum (1). Efektivitas bervariasi dibandingkan PDA dimana Aspergillus niger 86% (efektif), Aspergillus fumigatus 87% (efektif), Candida albicans 50% (tidak efektif), dan Trichophyton rubrum 67% (cukup efektif). Kesimpulan yang dihasilkan bahwa tepung beras putih dapat digunakan sebagai media alternatif untuk menumbuhkan jamur penyebab Tinea Pedis
Kepemimpinan Guru Lulusan Program Pendidikan Guru Penggerak di Kota Tarakan Karisma Rara Butungan; Dwi Esti Andriani
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2451

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tugas-tugas kepemimpinan guru, menganalisis strategi dan menganalisis dampak yang dirasakan lulusan Pendidikan Guru Penggerak dengan tugas kepemimpinan yang diampu. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan wawancara semi terstruktur. Sumber data adalah enam orang guru lulusan PGP jenjang SMA/SMK angkatan empat dan sembilan dengan latar belakang yang berbeda-beda, meliputi usia, pengalaman mengajar, dan mata pelajaran. Pengumpulan data dilakukan dengan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tugas-tugas kepemimpinan yang telah dijalankan oleh guru lulusan program PGP jenjang SMA/SMK di Kota Tarakan meliputi tugas di dalam maupun di luar kelas. Di dalam kelas, guru menjadi motivator dan fasilitator bagi pengembangan diri siswa. Sedangkan tugas kepemimpinan di luar kelas yaitu menjadi pembina ekstrakurikuler, wali kelas, kepala program keahlian, kepala bengkel, wakil kepala sekolah, menjadi penggerak komunitas dan berbagi praktik baik. Strategi yang dijalankan dalam melaksanakan tugas kepemimpinan bahwa guru tetap mengutamakan tugas pokok sebagai guru, namun jika di saat yang bersamaan ada tugas kepemimpinan maka akan dilakukan di luar jam pelajaran. Adapun dampak yang dirasakan lulusan Pendidikan Guru Penggerak dengan tugas kepemimpinan yang diampu pada kesiapan guru penggerak menjadi pemimpin di masa depan yaitu meningkatkan kepercayaan diri dan memperluas wawasan
A Bibliometric Study of Models Fostering Critical Thinking, Communication, Creativity, and Collaboration Skills Frita Dwi Wijayanti; Sarwanto Sarwanto; Dewanto Harjunowibowo
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2454

Abstract

This study aims to explore instructional models that foster 21st-century skills in secondary school physics education, focusing on critical thinking, communication, creativity, and collaboration. A bibliometric analysis was conducted on 142 publications from the past decade, utilising tools such as VOSviewer to identify dominant learning approaches, including Project-Based Learning (PjBL), guided inquiry, and STEM education. The results indicate that while STEM education significantly influences physics learning, specific research in this area remains limited. Key findings reveal the effectiveness of collaborative teaching methods, digital tools, and tailored interventions in enhancing students' practical application of these skills. This research provides valuable insights for educators and researchers seeking to cultivate essential physics education competencies, addressing the educational landscape's evolving demands.
Pengembangan Instrumen Tes Higher Order Thinking Skill Berbasis Literasi Matematis pada Materi Bangun Ruang Sisi Datar Amalia Khairunnisa; Sitti Inaya Masrura; Nur Fahri Tadjuddin
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 2 (2025): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i2.2386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan instrumen tes Higher Order Thinking Skill berbasis literasi matematis pada materi Bangun Ruang Sisi Datar dengan tingkat validitas, reliabilitas, kesukaran, dan daya pembeda yang baik. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan (R&D) dengan mengacu pada model formative research tessmer (preliminary, self eval_uation, prototyping, dan field test). Instrumen tes yang dibuat terdiri dari kisi-kisi, lembar tes sebanyak 12 butir soal uraian, kunci jawaban, dan pedoman penilaian. Berdasarkan hasil uji ahli dan uji empiris, hasil penelitian menunjukkan bahwa instrumen tes memiliki kualitas. Hasil uji oleh ahli menunjukkan bahwa instrumen tes valid, efektif dan praktis baik dari aspek konten, konstruk, maupun bahasa. Sedangkan hasil uji empiris oleh siswa menunjukkan bahwa semua butir soal valid dengan tingkat reliabilitas sangat tinggi, tingkat kesukaran sebagian sukar dan sedang, serta daya pembeda yang memenuhi kriteria baik dan sangat baik
Improving Students' Creativity through the Discovery Learning Model in Indonesian Language Learning Nursalim Nursalim; Dian Purnomo; Nurkhadizah Hasibuan; Putri Rahma Dani
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 2 (2025): August
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i2.2450

Abstract

The decline in students' creativity in Indonesian language learning is often caused by teaching methods that lack innovation. Many educators still use the conventional lecture method, which does not actively engage students in the learning process. This affects the low level of students' creativity, as seen from their lack of ability to think critically, communicate, and express new ideas. This study aims to analyze the effectiveness of the Discovery Learning method in improving students' creativity in Indonesian language learning. The method used in this study was a qualitative approach with a descriptive method, involving Indonesian language teachers and students as research subjects. Data were collected through interviews, observations, and documentation. The results of the study show that the Discovery Learning method can improve students' creativity in critical thinking, writing, and communication. Students become more active, independent, and have higher learning motivation. Thus, this method is recommended to be applied more widely in Indonesian language learning to improve students' creativity
Dampak Ekonomi Neoliberal terhadap Sistem dan Tata Kelola Pendidikan di Indonesia Muhammad Farhan Ferdino; Muhammad Sirozi
Jurnal Inovasi Pendidikan dan Sains Vol 6 No 1 (2025): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jips.v6i1.2457

Abstract

Neoliberalisme, yang menekankan pasar bebas, privatisasi, dan efisiensi, telah memengaruhi berbagai aspek pendidikan, mulai dari kebijakan hingga praktik kelembagaan. Penerapan ekonomi neoliberal telah menyebabkan marketisasi pendidikan, pengurangan pendanaan publik, komodifikasi pengetahuan, dan meningkatnya ketimpangan akses terhadap pendidikan. Artikel ini membahas dampak ideologi neoliberal terhadap sistem dan tata kelola pendidikan di Indonesia, dimulai dari konsep dasarnya, penerapannya, hingga implikasi positif dan negatif, termasuk dampak jangka panjangnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, dan hasilnya dianalisis secara deskriptif untuk menggambarkan temuan utama. Studi ini menunjukkan bahwa neoliberalisme telah menggeser pendidikan dari hak publik menjadi komoditas ekonomi, memperlebar kesenjangan sosial, serta melemahkan peran negara dalam menjamin akses pendidikan yang adil dan merata, sehingga terjadinya tekanan biaya dan persaingan yang dihasilkan dari sistem ini tentunya berdampak pada kondisi psikologis siswa dan keluarga. Namun, globalisasi dan sistem pemerintahan yang demokratis juga membawa peluang positif, seperti meningkatnya transparansi, pengembangan kurikulum yang adaptif, dan modernisasi infrastruktur pendidikan. Oleh karena itu, pendidikan harus tetap menjadi alat pemberdayaan dan mobilitas sosial, bukan sarana pelanggeng ketimpangan. Hal ini penting untuk mereposisi kebijakan pendidikan nasional agar lebih inklusif, berpihak pada kelompok rentan, dan berfokus pada pembangunan manusia yang berkelanjutan