cover
Contact Name
Eko Supraptono
Contact Email
eko@i-rpp.com
Phone
-
Journal Mail Official
eko@i-rpp.com
Editorial Address
Jl. Sampangan Baru IV B/9 A SEMARANG, Jawa Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktikum
ISSN : 20873557     EISSN : 27747794     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal is a scientific publication of research articles from the educational sphere, where every issue has a theme as the focus of the publication.
Articles 245 Documents
PENINGKATAN HASIL BELAJAR DALAM MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL DENGAN METODE RESITASI -, Isrofi
Didaktikum Vol 18, No 3 (2017): Juli 2017
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) setelah mengikuti pembelajaran menggunakan metode resitasi (penugasan). Metode pengumpulan data dengan observasi, tes, dan metode dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan pemberian tindakan dengan penggunaan metode resitasi (penugasan) dapat meningkatkan hasil belajar dalam mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) dengan tema “Kerja Sama Antar Negara”. Sebelum diberikan tindakan berupa penggunaan metode resitasi (penugasan) hasil belajar siswa hanya mencapai skor rata-rata sebesar 68.59, setelah diberikan tindakan hasil belajar meningkatkan menjadi 72.69 dan pada siklus II mengalami peningkatan menjadi 76.35. Secara prosentase pemberian tindakan dengan penggunaan metode resitasi (penugasan) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX-B SMP Negeri 6 Temanggung.
MEMBANGUN PRESTASI SEKOLAH MELALUI BENCHMARKING TAMOKOSPA: STUDY KASUS SMKN 08 SEMARANG Rosydiana, Ummi
Didaktikum Vol 18, No 3 (2017): Juli 2017
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Best Practice ini dilatarbelakangi oleh persoalan yang kompleks, antara lain SMK Negeri 8 Semarang merupakan satu-satunya SMK negeri di Kota Semarang yang belum memiliki sertifikat ISO. Selain itu, dokumen kurikulum tingkat satuan pendidikan sebagai acuan dalam penyelenggaraan pembelajaran dan pendidikan belum tersusun secara lengkap. Hal itu terlihat dari dokumen evaluasi belajar dan penilaian yang belum diadministrasikan dengan lengkap. Begitu pula dengan kondisi dan karakteristik siswa yang sebagian besar memiliki nilai UN di bawah standar mutu sekolah. Untuk membentuk sekolah yang berprestasi, permasalahan yang ada perlu segera diatasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah menerapkan strategi “Tamoko Spa” (Tanggap Masalah, Motivasi, Komunikasi dan Spiritual) yang bertujuan untuk meningkatkan prestasi sekolah. Penelitian ini dilaksanakan dalam empat langkah, yaitu tanggap masalah, motivasi, komunikasi dan spiritualitas. Adapun dampak dari strategi Tomoko Spa adalah (1) siswa antusias dalam belajar, (2) mampu menggerakkan  guru untuk menerapkan pembelajaran inovatif, (3) bagi sekolah adalah diminati masyarakat, dipercaya stakeholder, rujukan sekolah lain dan mendapat bantuan dari pemangku kepentingan.
PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS INKUIRI PADA KURIKULUM 2013 -, Sumiat
Didaktikum Vol 18, No 3 (2017): Juli 2017
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berubahnya kurikulum dari KTSP ke Kurikulum 2013, tentu modul yang digunakan juga harus disesuaikan dengan silabus yang mengikuti kurikulum tersebut. Untuk kelancaran pembelajaran dibuatlah pengembangan modul bahasa Indonesia berbasis inkuiri pada kurikulum 2013. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah modul layak dipakai atau sebaliknya. Jenis penelitian yang digunakan adalah pengembangan model IDI (Instructional Development Institute). Subyek penelitian yaitu siswa kelas X. Teknis analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis kualitatif. Dasar kajiannya adalah mencari tingkat validitas, praktikalitas dan efektifitas dari modul yang dikembangkan. Final dari penelitian menjelaskan bahwa modul pembelajaran bahasa Indonesia yang berbasis inkuiri berdasarkan kurikulum 2013 dinyatakan valid hasil dari kajian validator ahli, pengembangannya dikategorikan sangat praktis hasil uji kelas sampel saat mengisi instrumen kajian, dan efektif untuk digunakan oleh siswa berdasarkan perbandingan hasil angket kelas sampel pada pre test (penerapan modul tanpa inkuiri) dan post test (penggunaan modul pakai inkuiri).
KEMAMPUAN MENEMUKAN UNSUR INTRINSIK CERPEN MELALUI MODEL DISCOVERY LEARNING TEKNIK COOPERATIVE JIGSAW Amin, Moh
Didaktikum Vol 18, No 3 (2017): Juli 2017
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil observasi dan tes tentang kemampuan menemukan unsur intrinsik cerpen tanggal 1 Nopember 2016 diperoleh simpulan bahwa hasil tes dan proses pembelajaran belum menunjukkan hasil yang optimal. Rata-rata tes 56,25, siswa tuntas belajar 3 siswa dan belum tuntas 29 siswa. Oleh karena itu, perlu dicarikan solusinya. Salah satu solusi adalah dalam pembelajaran menggunakan Model Discovery Learning Teknik Cooperative Jigsaw. Penggunaan model ini diduga dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa dalam menemukan unsur intrinsik cerpen. Berkaitan dengan masalah tersebut, PTK ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan kemampuan menemukan unsur intrinsik cerpen. Berdasarkan hasil analisis PTK ini, diperoleh hasil tes individu siswa yaitu adanya peningkatan keterampilan siswa dalam menemukan unsur intrinsik cerpen dari 68,91 pada siklus 1 menjadi 80 pada siklus 2, atau terjadi kenaikan sebesar 11,09 poin atau sebesar 11,09 % setelah diadakan penelitian tindakan dan adanya perubahan tingkah laku siswa dalam pembelajaran menemukan unsur intrinsik cerpen. Perubahan tingkah laku ini dapat dibuktikan dari hasil pengamatan, dan wawancara. Sikap dan tingkah laku siswa mengalami perubahan ke arah yang lebih baik, demokratis, terjadi saling memberi dan menerima informasi.
PENERAPAN MODEL DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR INSTALASI MOTOR LISTRIK Purwanto, Agus
Didaktikum Vol 19, No 3 (2019): Agustus – Desember 2019
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya yang dilakukan pemerintah untuk mengatasi rendahnya kualitas pendidikan adalah melakukan perubahan-perubahan kurikulum antara lain dengan menerapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) menjadi Kurikulum 2013 atau sering disebut juga dengan kurikulum berbasis karakter. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan Model Discovery Learning dalam meningkatkan hasil belajar instalasi motor listrik. Metode yang digunakan yakni Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan merancang 2 siklus. Siklus yang terdiri dari perencanan, pelaksanaan tindakan, observasi/evaluasi dan refleksi. Subjek penelitian yaitu siswa  sejumlah 21  orang. Nilai rata-rata secara klasikal terhadap materi pemasangan instalasi motor listrik pada motor 3 fase pada refleksi awal sebesar 64 % termasuk kategori kurang, pada siklus I sebesar 72 % termasuk kategori cukup dan persentase nilai rata-rata kelas  secara klasikal terhadap materi sistem 3 fase pada siklus II sebesar 80,4 % termasuk kategori baik, jadi dapat disimpulkan bahwa persentase rata-rata kelas klasikal terhadap pemasangan instalasi motor listrik  dan sistem 3 fase mengalami peningkatan sebesar 8,4 %  dari siklus I dan II.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN MELALUI KEGIATAN SUPERVISI AKADEMIK -, Sutono
Didaktikum Vol 19, No 3 (2019): Agustus – Desember 2019
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru dalam penyusunan RPP melalui kegiatan supervisi akademik di Sekolah Dasar Negeri Sumbarang 02, menganalisis upaya yang dilakukan oleh guru dalam meningkatkan penyusunan RPP melalui kegiatan supervisi akademik yang dilakukan secara intensif, mendeskripsikan seberapa besar peningkatan kompetensi guru dalam menyusun RPP melalui kegiatan supervisi akademik. Penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus tindakan, di mana setiap siklus mencakup 4 tahap yang meliputi tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap observasi, dan tahap refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru kelas SD Negeri Sumbarang 02 yang memperoleh penilaian awal yang masih rendah yaitu guru kelas 1 dan kelas 2. Berdasarkan analisis hasil pengamatan dan penilaian yang dilakukan peneliti, dapat diketahui bahwa : (1) Supervisi akademik yang dilakukan secara berkelanjutan terbukti dapat meningkatkan kompetensi guru dalam penyusunan RPP di SD Negeri Sumbarang 02, (2) Guru melakukan bimbingan dengan supervisor dalam hal ini adalah kepala sekolah melalui kegiatan supervisi akademik. Kegiatan supervisi akademik yang dilakukan secara intensif dan berkesinambungan dapat meningkatkan kompetensi guru dalam meningkatkan mutu proses pembelajaran, (3) Peningkatan nilai guru kelas 1 dari analisis awal prasiklus hanya mendapatkan nilai rata-rata sebesar 2,85 dengan persentase sebesar  66% (Predikat Baik), setelah tindakan siklus 1 nilai rata-rata menjadi 3,11 (meningkat 0,26 poin) dan persentase menjadi 82%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus 2 nilai rata-rata menjadi 3,47 (meningkat 0,36 poin) dengan persentase  sebesar 90% (predikat Amat Baik). Peningkatan nilai guru kelas 2 dari analisis awal prasiklus hanya mendapatkan nilai rata-rata sebesar 2,45 dengan persentase sebesar  59% (Predikat Baik), setelah tindakan siklus 1 nilai rata-rata menjadi 3,00 (meningkat 0,55 poin) dan persentase menjadi 77%. Setelah dilakukan tindakan pada siklus 2 nilai rata-rata menjadi 3,35 (meningkat 0,35 poin) dengan persentase  sebesar 88% (predikat Amat Baik).
ENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CIRC MENGGUNAKAN MEDIA CERITA BERGAMBAR Jatmiati, Sri
Didaktikum Vol 19, No 3 (2019): Agustus – Desember 2019
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar guru dalam menyampaikan materi kegiatan belajar mengajar bidang pengembangan prestasi belajar berbahasa belum menggunakan media pengajaran. Guru lebih dominan menggunakan metode ceramah di depan kelas tanpa diselingi dengan metode yang lain. Sehingga penyampaian materi pembelajaran yang monoton ini anak merasa jenuh dalam mengikuti kegiatan belajar. Tujuan penelitian ini adalah meningkatkan prestasi belajar menulis dengan model pembelajaran CIRC yang menggunakan media cerita gambar. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas II Sekolah Dasar Negeri Karanganyar 01, Kecamatan Kedungbanteng. Prosedur penelitian ini mencakup tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, pengamatan, dan refleksi. Keempat tindakan tersebut berulang dan berkelanjutan hingga siklus tiga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata hasil observasi terhadap aktivitas siswa selama mengikuti pembelajaran pada siklus I sebesar 40%, pada siklus II 69 %, dan pada siklus III 94%. Hasil rerata tes menulis siswa pada kondisi awal 59 tingkat ketuntasan klasikal 16,67%. Pada siklus I, nilai rerata 68 tingkat ketuntasan klasikal 50%. Pada siklus II, nilai rerata 73,33 tingkat ketuntasan klasikal 83,33%. Pada siklus III, nilai rerata 78,57 tingkat ketuntasan klasikal 91,67%.
PENERAPAN PERMAINAN POHON MAJA KREATIF DENGAN BANTUAN MEDIA CD INTERAKTIF -, Kunhayati
Didaktikum Vol 19, No 3 (2019): Agustus – Desember 2019
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Siswa usia sekolah dasar pada hakekatnya perkembangan kognitif berada dalam fase operasional konkrit. Kemampuan yang tampak pada fase ini adalah kemampuan dalam proses berfikir untuk mengoperasikan kaidah-kaidah logika masih terikat dengan objek bersifat konkrit. Dalam hal ini menyebabkan pembelajaran matematika di Sekolah Dasar terutama dalam penanaman konsep dasar matematika sangat diperlukan media atau alat peraga secara tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mencari alternatif pemecahan masalah melalui strategi pembelajaran menggunakan pola pohon maja kreatif sebagai media yang dapat digunakan juga untuk mengetahui dan memperoleh informasi secara obyektif tentang penggunaan media pohon maja kreatif tersebut sebagai upaya meningkatkan minat belajar matematika dan penanaman konsep dasar matematika. Penelitian dilakukan dalam dua siklus yaitu Siklus I dan Siklus II. Setiap siklus melalui tahap yang sama yakni tahap perencanaan tindakan, pengamatan dan refleksi. Penelitian dengan menggunakan metode media pohon maja dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, antusias dan keaktifan siswa dalam pembelajaran dan siswa lebih mudah memahami materi yang diberikan terbukti dari hasil perolehan nilai rata-rata dari kondisi awal 47,92 yang tuntas dengan standar KKM yang diambilnya adalah 13% (3 anak), pada siklus I nilai rata-rata 63,5 dengan ketuntasan 47,82% (11 anak). Evaluasi terakhir pada siklus II nilai rata-rata 77 dengan ketuntasan 73,91% (18 anak). Dengan demikian hipotesa tindakan dapat diterima dan tujuan penelitian dapat tercapai.
STRATEGI BIMBINGAN KELOMPOK SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN TPMPS DALAM MENYUSUN RKS Hastuti, Bekti Dyah
Didaktikum Vol 19, No 3 (2019): Agustus – Desember 2019
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rencana Kerja Jangka Menengah yang disusun oleh Kepala Sekolah belum mencerminkan kebutuhan yang dibutuhkan oleh sekolah. Hal ini dikarenakan sekolah belum melakukan Evalusi Diri Sekolah terlebih dahulu. Sehingga dilakukan penelitian dengan pembinaan terhadap kepala sekolah di wilayah binaan diperlukan metode dan teknik yang tepat diantaranya melalui metode bimbingan kelompok yang dilakukan secara berkesinambungan yang diikuti oleh seluruh Tim Penjaminan Mutu Pendidikan di Sekolah (TPMPS) di wilayah Binaan  Kecamatan Muntilan dan Kecamatan Dukun  kabupaten Magelang. Tim Penjaminan Mutu Pendidikan di sekolah atau TPMPS terdiri dari Kepala Sekolah dan wakil kepala Sekolah serta  orang 8 orang guru sehingga masing-masing berjumlah  orang tiap sekolah berjumlah 10 orang. Analisis data dalam penelitian disajikan secara analisis kualitatif dengan metode pemaparan deskriptif komparatif yaitu mendeskripsikan semua temuan dalam penelitian disertai dengan data kuantitatif yang dianalisis secara sederhana. Hasil penelitian menunjukkan Bimbingan Kelompok berhasil meningkatkan kemampuan TPMPS dalam menyusun RKS di wilayah binaan. Selain itu terjadi peningkatan kemampuan dari siklus I ke Siklus II sebesar 48,06%. Serta perubahan perilaku ketelitian, keingintahuan, daya belajar dan tanggung jawab TPMPS dalam menyusun RKS.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA PADA MATERI PENGHEMATAN ENERGI MELALUI METODE INQUIRI -, Mulmusman
Didaktikum Vol 19, No 3 (2019): Agustus – Desember 2019
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

IPA merupakan ilmu universal yang mendasari perkembangan teknologi modern, mempunyai peranan penting dalam berbagai disiplin dan memajukan daya pikir manusia. Hal yang melatar belakangi dilakukannya penelitian ini adalah, pada pembelajaran IPA terutama materi penghematan  energi  pada siswa kelas VI SDN Penyalahan 02 hasilnya masih masih belum sesuai dengan harapan. Hanya 45% siswa yang mencapai standar sesuai dengan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) 75. Sedangkan target ketuntasan yang ingin dicapai adalah 85 %. Peneliti ingin meningkatkan hasil belajar siswa menggunakan metode inquiri. Peneliti merencanakan penelitian ini menggunakan prinsip Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dibagi dalam 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II yang masing-masing terdiri dari 3 pertemuan. Siklus I dilaksanakan tanggal 5, 6, dan 7 Maret 2019 sedangkan siklus II dilaksanakan tanggal 12, 13 dan 14 Maret 2019. Adapun hasilnya adalah setelah dilaksanakan perbaikan pembelajaran siklus I terjadi peningkatan hasil belajar menjadi 65%. Setelah peneliti melanjutkan perbaikan pembelajaran pada siklus II hasilnya terjadi peningkatan yang signifikan yaitu hasil belajar  siswa telah mencapai 90%. Dengan adanya hasil yang demikian penulis merasa penelitian telah cukup memenuhi target ketuntasan yang hanya 85%. Simpulan dari penelitian adalah dengan melalui penggunaan metode inquiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SDN Penyalahan 02 Kec. Jatinegara Kab. Tegal, semester 2 tahun pelajaran 2018/ 2019.