cover
Contact Name
Eko Supraptono
Contact Email
eko@i-rpp.com
Phone
-
Journal Mail Official
eko@i-rpp.com
Editorial Address
Jl. Sampangan Baru IV B/9 A SEMARANG, Jawa Tengah
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Didaktikum
ISSN : 20873557     EISSN : 27747794     DOI : -
Core Subject : Education,
The journal is a scientific publication of research articles from the educational sphere, where every issue has a theme as the focus of the publication.
Articles 245 Documents
PENGGUNAAN MULTIMEDIA ADOBE FLASH PADA MATERI AJAR MENYEDERHANAKAN DAN MENGURUTKAN PECAHAN -, Suryani
Didaktikum Vol 19, No 3 (2019): Agustus – Desember 2019
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hal yang melatar belakangi dilakukannya penelitian ini adalah, pada pembelajaran Matematika terutama materi menyederhanakan dan mengurutkan pecahan, hasil belajar siswa masih masih belum sesuai dengan harapan. Hanya 22% siswa yang memenuhi dengan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) 75. Sedangkan target ketuntasan yang ingin dicapai adalah 85 %. Peneliti ingin meningkatkan pemahaman siswa tentang menyederhanakan dan mengurutkan pecahan menggunakan multimedia berbasis adobe flash. Peneliti merencanakan penelitian ini menggunakan prinsip Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini dibagi dalam 2 siklus yaitu siklus I dan siklus II yang masing-masing terdiri dari 3 pertemuan. Adapun hasilnya adalah setelah dilaksanakan perbaikan pembelajaran siklus I terjadi peningkatan pemahaman tentang menyederhanakan dan mengurutkan pecahan menjadi 56%. Setelah peneliti melanjutkan perbaikan pembelajaran pada siklus II hasilnya terjadi peningkatan yang signifikan yaitu telah mencapai 89%. Dengan adanya hasil yang demikian penulis merasa penelitian telah cukup memenuhi target ketuntasan dari 88%. Simpulan dari penelitian adalah dengan adanya penggunaan Multimedia Adobe flash dapat meningkatkan pemahaman tentang menyederhanakan dan mengurutkan pecahan siswa kelas VI SDN Tembok Banjaran 01 Kec. Adiwerna Kab. Tegal semester 2 tahun pelajaran 2018/2019.
PENERAPAN IN HOUSE TRAINING (IHT) UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MEMANFAATKAN LINGKUNGAN SEKOLAH SEBAGAI SUMBER BELAJAR -, Susanto
Didaktikum Vol 19, No 3 (2019): Agustus – Desember 2019
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui apakah melalui In House Training (IHT) dapat meningkatkan kompetensi guru dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar; 2) mengetahui sejauh mana peningkatan kompetensi guru dalam memanfaatkan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar setelah pelaksanaan In House Training (IHT). Penelitian ini dilaksanakan pada semester II tahun pelajaran 2018/2019 di SDN Penyalahan 01 Kecamatan Jatinegara. Subjek penelitian ini adalah guru SDN Penyalahan 01 yang berjumlah 6 orang guru kelas dan 2 guru mapel. Metode pengumpulan data meliputi observasi, Skenario pembelajaran, dan dokumentasi. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan data kuantitatif dan data kualitatif. Hasil siklus I, ada peningkatan  kompetensi guru dalam pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar. Dari 8 orang guru yang terlibat, 5 orang guru sudah mendapat skor dengan kategori “baik” sedangkan 3 orang dengan kategori “cukup”. Oleh karena itu dilanjutkan dengan tindakan siklus II yang hasilnya secara umum ada peningkatan ke arah yang lebih baik yaitu 75% guru sudah mendapatkan kategori “baik”. Hal ini sudah sesuai dengan kriteria keberhasilan yang ditetapkan.
STRATEGI PENINGKATAN KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS DAN HASIL BELAJAR MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Suswati, Umi
Didaktikum Vol 19, No 3 (2019): Agustus – Desember 2019
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan model Problem Based Learning (PBL) sebagai upaya meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar kimia pada materi Redoks dan Elektrokimia. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan melakukan 2 siklus tindakan melalui tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, tes dan dokumentasi. Penerapan model Problem Based Learning (PBL) terbukti dapat meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa. Hal ini ditunjukkan dengan peningkatan ketuntasan belajar secara klasikal pada prasiklus 57,14%, siklus I naik menjadi 76,19%, dan siklus II naik menjadi 95,24%. Dari data keterampilan berpikir kritis, dari 21 siswa pada prasiklus sebanyak 4 siswa (19,05%) mencapai kategori tinggi,  pada siklus I sebanyak 9 siswa (42,86%), dan pada siklus II sebanyak 18 siswa (85,71%). Keterampilan berpikir kritis tiap aspek secara klasikal pada prasiklus sebesar 62,67% dengan  kategori rendah, siklus I meningkat menjadi 71,07% dengan kategori cukup tinggi, dan  pada siklus II sebesar 82,50% dengan kategori tinggi. Saran yang diberikan yaitu pelaksanaan penelitian baru sampai Siklus II, peneliti selanjutnya dapat menambah siklus untuk mendapatkan hasil yang lebih signifikan.
MODIFIKASI PERMAINAN BASVOL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PASSING BOLA VOLI Supriyadi, Ahmad
Didaktikum Vol 19, No 3 (2019): Agustus – Desember 2019
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran seringkali tidak memperhatikan karakteristik peserta didik, sehingga kreativitas, kesenangan peserta didik tidak terfikirkan. Hal ini dapat menyebabkan pembelajaran menjadi kurang menarik. Untuk itu seorang guru diharapkan dapat memodifikasi pembelajaran yang ada agar peserta didik tidak cepat bosan, malah tetap terus bergairah dan termotivasi untuk mengikuti pembelajaran selanjutnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan motivasi dan hasil belajar passing bola voli melalui permainan basvol pada siswa kelas VII B SMP Negeri 2 Wanayasa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, dan masing-masing siklus terdiri dari 4 tindakan, yakni: planning (perencanaan), acting (pelaksanaan), observing (pengamatan) dan reflecting (refleksi). Pada kondisi awal berdasar pengamatan, motivasi belajar bola voli sebesar 61,90%, dan hasil belajar passing bola voli 33,33%. Sehingga dapat dikatakan bahwa dengan modifikasi permainan Basvol dapat meningkatkan kualitas proses pembelajaran khususnya passing bola voli. Kualitas proses pembelajaran yang meningkat berimbas pada peningkatan motivasi belajar peserta didik. Pada siklus I terjadi peningkatan motivasi belajar menjadi 80,95% dan hasil belajar menjadi 66,67%. Pembelajaran di siklus I lebih baik dari kondisi awal. Pada siklus II motivasi belajar bola voli menjadi 100%, dan hasil belajar meningkat menjadi 85,71%. Hasil penelitian menunjukkan terjadinya peningkatan motivasi belajar peserta didik dari kondisi awal ke kondisi akhir.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS CONGRATULATIONS MELALUI PEER CORRECTION TECHNIQUE MENGGUNAKAN EMAIL Harningsih, Lilis Sri
Didaktikum Vol 19, No 3 (2019): Agustus – Desember 2019
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bahasa Inggris merupakan bahasa asing yang sangat penting dikuasai oleh semua siswa dalam kehidupan global sebagai bahasa internasional, namun siswa masih banyak yang memiliki keterampilan menulis yang rendah. Hal ini dikarenakan kurangnya penguasaan vocabulary dan grammar. Sehingga menjadikan siswa kurang berminat  belajar menulis dan guru belum memberi ruang kepada siswa untuk menunjukkan keterampilan menulisnya.  Melalui peer correction technique menggunakan email merupakan upaya untuk meningkatkan keterampilan menulis siswa. Prosedur pelaksanaan penelitian tindakan kelas dilaksanakan   melalui 2 siklus. Setiap siklus terbagi atas perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Siklus berhenti  setelah siswa memperolah  hasil belajar minimal  sama dengan KKM yaitu 80. Hasil refleksi pembelajaran pada siswa yang berjumlah 32 siswa, yakni siklus pertama siswa masih mengalami kesulitan dalam bekerjasama karena sebagian besar siswa belum pernah menggunakannya. Namun hasil belajar terlihat ada peningkatan. Pada siklus kedua siswa menunjukkan perkembangan yang sangat bagus, siswa sangat antusias dalam proses pembelajaran. Daya serap meningkat dari 84 %  pada siklus I menjadi 89 %  pada siklus II, dan ketuntasan meningkat  dari nilai 81 pada siklus I menjadi nilai rata rata100 pada  siklus II.
PENINGKATAN MINAT DAN PRESTASI BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENTS) Wahyana, Sri
Didaktikum Vol 19, No 3 (2019): Agustus – Desember 2019
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hasil belajar fisika pada materi lisik dinamis cenderung konstan, tidak ada peningkatan, demikian juga  pada nilai hasil ujian praktik. Observasi peneliti bersama kolaborator terhadap respon siswa pada  saat praktikum listrik dinamis, menunjukkan 13 siswa atau (65%) siswa pasif selama pembelajaran berlangsung. Siswa yang cukup aktif  mengikuti praktikum sebanyak 6 siswa atau (30%). Sementara siswa aktif dan kreatif hanya 1 siswa atau (5%). Adapun tindakan perbaikan yaitu menggunakan  model pembelajaran kooperatif tipe Team Game Tournament dengan sistem penilaian mengacu pada kinerja individu dalam kontribusinya terhadap kinerja kelompok. Siswa yang sangat berminat pada siklus I adalah  50% pada siklus II ternyata  naik  menjadi 85%. Ini  merupakan  termasuk kenaikan yang cukup tinggi. Dari jumlah awal pada  siklus I  jumlah siswa yang Sangat Berminat  hanya 10 siswa, pada siklus II siswa yang Sangat  Berminat  menjadi 17 siswa. Jumlah siswa yang Berminat pada  siklus  I adalah 35% atau 7 siswa, pada siklus II  menjadi  15% atau 3 siswa. Siswa yang berminat menurun karena yang awalnya pada siklus I hanya masuk kategori Berminat pada siklus II berubah menjadi kategori Sangat Berminat, berarti hal ini bukan suatu penurunan tapi justru kenaikan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN MARKET PLACE ACTIVITY DENGAN MEDIA TORSO PADA MATERI MENGIDENTIFIKASI ORGAN PERNAFASAN MANUSIA -, Amriyati
Didaktikum Vol 20, No 1 (2020): Januari - Maret 2020
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui penggunaan pendekatan Market Place Activity dapat meningkatkan antusias siswa  dalam menerima pelajaran IPA,  penggunaan pendekatan Market Place Activity dapat meningkatkan hasil belajar materi Organ Pernafasan Manusia. Metode penelitian, jumlah subjek penelitian ini ada 22 siswa. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 siklus. Teknik analisis data menggunakan  deskripstif kuantitatif  dengan menganalisis  data aktivitas  dan hasil belajar dari siklus ke siklus. Indikator keberhasilan adalah jika   nilai siswa mendapat nilai 70 mencapai 85% maka dikatakan tuntas belajar. Setelah dilaksanakan perbaikan pembelajaran melalui dua siklus ternyata kemampuan dan prestasi siswa dapat ditingkatkan. Dari nilai pra siklus, siklus I dan siklus II kenaikan prestasi siswa benar-benar dapat ditingkatkan. Pada mata pelajaran IPA ketika pra siklus nilai rata-rata siswa hanya 58,18 dan tingkat ketuntasan klasikal 17%. Kesimpulan penelitian, penggunaan pembelajaran Market Place Activity menaikkan tingkat motivasi belajar dan kualitas pembelajaran.
PENINGKATAN KOMPETENSI PROFESIONALISME DALAM PROSES PEMBELAJARAN MELALUI SUPERVISI KLINIS BAGI GURU Artiningsih, Tri
Didaktikum Vol 20, No 1 (2020): Januari - Maret 2020
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan kenyataan bahwa banyak guru yang belum profesional dalam melaksanakan proses pembelajaran. Permasalahan dalam penelitian tindakan Sekolah ini adalah apakah dengan melaksanakan supervisi klinis dapat meningkatkan kemampuan guru dalam menyampaikan proses pembelajaran. Tindakan apa yang harus dilaksanakan oleh Kepala Sekolah untuk meningkatkan kemampuan guru  dalam menyampaikan proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk  meningkatkan profesionalisme guru dan meminimalkan kesalahan-kesalahan pada guru dalam proses pembelajaran pada umumnya dan guru. Manfaat penelitian ini bagi guru meningkatkan kompetensi profesional dan mengetahui kondisi guru dalam proses pembelajaran guna pembinaan dan pembimbingan secara terus menerus terampil dalam menerapkan model pembelajaran. Meningkatkan kompetensi profesional dalam melaksanakan proses pembelajaran. Menjadi referensi bagi penelitian serupa. Untuk menyelesaikan masalah yang timbul sebagai upaya pemecahannya adalah dilaksanakan penelitian tindakan kelas yang dibagi dalam dua siklus. Simpulan yang diperoleh setelah penelitian ini adalah dengan menerapkan supervisi klinis dapat meningkatkan profesionalisme guru dalam proses pembelajaran Disarankan agar pembelajaran berhasil, bagi guru diharapkan dalam menyampaikan pembelajaran selalu menggunakan model dan media pembelajaran yang tepat sehingga guru selalu aktif dan kemampuan guru dapat ditingkatkan.
PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TYPE JIGSAW PADA POKOK BAHASAN KEANEKARAGAMAN HAYATI Lubis, Fadilah Husna
Didaktikum Vol 20, No 1 (2020): Januari - Maret 2020
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan pengamatan mata pelajaran Biologi merupakan mata pelajaran yang sulit karena bersifat hafalan, kurangnya variasi guru dalam menerapkan suatu metode sehingga apa yang diajarkan kurang optimal, siswa cenderung hanya mendengarkan informasi saja, banyak siswa yang kesulitan berkonsentrasi. Adapun  tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar  Kanan melalui penerapan Metode Kooperatif Tipe Jigsaw yang  dilakukan dalam 2 siklus., pengumpulan data aktivitas siswa dilakukan dengan Lembar observasi yang berisikan data tentang aktivitas siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan hasil belajar siswa antar siklus dilihat dari rata-rata hasil belajar Siklus I sebesar 60,00 dan pada Siklus II sebesar 80,17. Persentase ketuntasan belajar yang diperoleh pada siklus I yaitu 35% dan mengalami peningkatan pada siklus II sehingga persentase ketuntasan yang diperoleh menjadi 87,5%. Kesimpulannya, bahwa metode pembelajaran Kooperatif tipe Jigsaw cukup efektif meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa pada mata pelajaran biologi.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN “STAD” DENGAN CERITA BERGAMBAR PADA MATERI PELAJARAN MASA KEJAYAAN ISLAM Hathab, Ibnu
Didaktikum Vol 20, No 1 (2020): Januari - Maret 2020
Publisher : Didaktikum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya meningkatkan aktivitas dan hasil belajar pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Materi Perkembangan Islam pada Masa Kejayaan Melalui Model Pembelajaran Student Team Achievement Division ( STAD ) dengan Cerita Bergambar menjadi perhatian yang cukup urgen. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan aktivitas  dan hasil belajar satu pada saat mengikuti pembelajaran materi perkembangan Islam pada masa kejayaan melalui intervensi model yang diterapkan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian tindakan kelas (PTK) dengan proses tahapan terdiri dari Planning, Action, Observation, Reflection. Subyek dalam penelitian ini adalah peserta didik  berjumlah 35 siswa. Hasil penelitian tindakan kelas ini adalah terjadi peningkatan aktivitas siswa. Peningkatan hasil belajar pengetahuan siswa dari dengan persentase tuntas belajar. Kesimpulannya, bahwa metode STAD yang dilengkapi dengan cerita bergambar efektif meningkatkan kompetensi dan afeksi siswa dalam memahami dan mengikuti proses pembelajaran.