Articles
245 Documents
PEMBELAJARAN MENGHITUNG PANJANG GARIS SINGGUNG PERSEKUTUAN DUA LINGKARAN MELALUI STAD
-, Suparno
Didaktikum Vol 16, No 5 (2015): Oktober 2015
Publisher : Didaktikum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Target sasaran penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan peserta didik dalam menghitung panjang garis singgung persekutuan dua lingkaran melalui penerapan model pembelajaran Cooperative Learning Tipe STAD. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII E yang berjumlah 36 orang terdiri dari 14 laki-laki dan 22 perempuan. Penelitian dilaksanakan dalam 3 siklus (pra siklus, siklus 1, dan siklus 2) dimana tahapan setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Data penelitian diambil melalui tes formatif untuk mengetahui kemampuan peserta didik dalam menguasai materi setelah peserta didik mengikuti pembelajaran dalam satu siklus. Tes formatif diberikan pada setiap akhir siklus. Penelitian dikatakan berhasil apabila dalam pembelajaran matematika materi garis singgung persekutuan dua lingkaran melalui model cooperative learning tipe STAD menunjukkan peserta didik memperoleh nilai KKM = 77 atau lebih sudah mencapai 75%.
PENERAPAN METODE NHT PADA PEMBELAJARAN MATERI MAKNA DAN LANGKAH RETORIKA DALAM ESSAY PENDEK
Lestari, Titi Budi
Didaktikum Vol 16, No 5 (2015): Oktober 2015
Publisher : Didaktikum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Latar belakang peneliti mengambil judul ini disebabkan beberapa kendala yang dialami peserta didik selama pra siklus, diantaranya yaitu: (1) peserta didik seringkali mengeluh dan mengatakan sulit bila guru memberi tugas pada peserta didik untuk mengungkapkan makna dalam essay; (2) peserta didik terlihat tidak percaya diri bila diberi soal tentang makna essay pendek; dan (3) peserta didik merasa takut tidak dapat menyelesaikan tugas menulis, karena tidak tahu apa yang harus ditulis, bagaimana cara memulai dan mengakhirinya. Target penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kemampuan mengungkapkan makna dan langkah retorika dalam essay pendek sederhana melalui penerapan model pembelajaran NHT. Subjek penelitian peserta didik kelas IX D SMP Negeri 3 Comal berjumlah 40 orang terdiri dari 18 putra dan 22 putri. Data dikumpulkan dengan teknik tes formatif, pengamatan, dan catatan interaksi guru dan peserta didik. Penelitian dikatakan berhasil apabila dalam pembelajaran Bahasa Inggris materi makna dan langkah retorika dalam esay pendek sederhana melalui model pembelajaran kooperatif tipe Numbered Heads Together (NHT) menunjukkan sekurang-kurangnya 75% peserta didik mampu memahami makna dan langkah retorika dalam esay pendek sederhana.
PENERAPAN METODE CIRC BERBASIS DEMONSTRASI PADA POKOK BAHASAN PENEGAKAN HAM
-, Wihartini
Didaktikum Vol 16, No 5 (2015): Oktober 2015
Publisher : Didaktikum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian untuk mengetahui peningkatan kemampuan peserta didik pada materi pokok menghargai upaya penegakan hak asasi manusia melalui model pembelajaran CIRC berbasis demonstrasi dengan subyek penelitian yaitu peserta didik kelas VII E SMP Negeri 1 Comal yang berjumlah 36 peserta didik dan terdiri dari 24 putri dan 12 putra. Penelitian dilaksanakan dalam tiga siklus, yaitu pra siklus, siklus 1, dan siklus 2. Tahapan setiap siklus adalah perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Instrumen pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini terdiri atas perangkat pembelajaran yang berupa RPP, lembar tugas kelompok, lembar tugas individu, lembar observasi perolehan skor. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah pengamatan untu mencatat segala sesuatu baik yang dilakukan guru maupun peserta didik dan tes formatif, untuk mengukur tingkat penguasaan peserta didik dalam memahami materi pembelajaran. Penelitian dikatakan berhasil apabila dalam pembelajaran PPPKn materi menghargai upaya penegakkan HAM melalui model CIRC berbasis demonstrasi menunjukan sekurang-kurangnya 75 % hasil tes formatif peserta didik mencapai KKM.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENDESKRIPSIKAN DAUR HIDUP HEWAN
-, Zubaidah
Didaktikum Vol 16, No 5 (2015): Oktober 2015
Publisher : Didaktikum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah menggunakan pendekatan kontekstual faktual dalam pembelajaran IPA Kompetensi Dasar Daur Hidup Hewan kelas IV dapat meningkatkan hasil belajar siswa. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV semester I di SDN 01 Pekuncen yang berjumlah 45 siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri atas 4 tahap yang meliputi perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Penelitian ini menggunakan 2 teknik pengumpulan data, yakni tes dan non tes. Teknik tes terdiri dari tes tertulis, tes lisan dan tes perbuatan. Sedangkan teknik nontes berbentuk wawancara, observasi/ dokumen. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif komperatif. Sumber data penelitian ini berasal dari hasil tes akhir tiap siklus yang diperoleh dari teknik tes tertulis. Hasil penelitian ditunjukkan pada hasil tes akhir siklus I dan siklus II. Dalam penelitian melalui pembelajaran kontekstual dapat meningkatkan hasil belajar IPA bagi siswa kelas IV SDN 01 Pekuncen semester I tahun pelajaran 2009/2010.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI KEPALA SEKOLAH DASAR
Rumaedi, Akhmad Yasin
Didaktikum Vol 16, No 5 (2015): Oktober 2015
Publisher : Didaktikum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah melalui penerapan supervisi individu dengan pendekatan non direktif dapat meningkatkan kemampuan pengelolaan administrasi sekolah bagi Kepala Sekolah di Dabin Selatan UPTD Dikpora Kecamatan Kedungbanteng dengan subjek penelitian semua Kepala Sekolah berjumlah 8 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan sekolah. Action Research ini terdiri dari dua siklus, siklus satu merupakan supervisi individual dengan pendekatan non direktif sedangkan siklus dua supervisi individu dengan pendekatan non direktif kolaboratif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik non tes. Instrumen yang digunakan adalah lembar pengamatan/ penilaian. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif analisis yang dilanjutkan refleksi. Hasil penelitian menunjukan penerapan supervisi individual dengan pendekatan non direktif dapat meningkatkan kemampuan mengelola administrasi Sekolah.
PENGARUH VARIABEL DETERMINASI TERHADAP KOMPETENSI OPERASI MICROSOFT OFFICE
Kadarningtyas, Fika Putri;
Sudana, I Made;
Ma’arif, Zainul
Didaktikum Vol 17, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Didaktikum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh soft skills terhadap hasil belajar siswa, mengetahui pengaruh ekstrakurikuler komputer terhadap hasil belajar siswa, mengetahui secara bersama-sama pengaruh soft skills dan ekstrakurikuler komputer dalam hasil belajar siswa, pada mata pelajaran Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI). Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, angket, dan dokumentasi. Pengujian validasi instrumen menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data yang digunakan adalah analisis korelasi sederhana dan analisis regresi ganda dua prediktor.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Soft Skills memiliki pengaruh yang signifikan yaitu 72.2%, Ekstrakurikuler komputer memiliki pengaruh yang signifikan yaitu 37.7%(5%), Secara bersama-sama Soft Skills dan Ekstrakurikuler Komputer berpengaruh signifikan yaitu 72.2% terhadap kompetensi operasi Microsoft office. Soft skills diharapkan dapat selalu diintegrasikan dalam pembelajaran di sekolah, kegiatan ekstrakurikuler perlu ditingkatkan intensitas pelaksanaan dan materi yang disampaikan.
MULTIMEDIA INTERAKTIF MENYIMAK CERITA TENTANG PERISTIWA DI SEKITAR UNTUK SISWA TUNARUNGU
Yuliana, Dewi Wahyuni;
Supraptono, Eko;
-, Suharni
Didaktikum Vol 17, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Didaktikum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah terciptanya media pembelajaran yang layak dan untuk meningkatkan hasil belajar siswa tunarungu kelas V SDLB pada mata pelajaran Bahasa Indonesia. Multimedia interaktif ini dikembangkan melalui analisis kebutuhan, pembuatan program, uji pakar, uji coba skala kecil, analisis produk, validasi produk dan penerapan PBM. Uji coba media menggunakan metode eksperimen dengan teknik One-shot Case Study dan jumlah variabel penelitian sebanyak 6 orang. Hasil penelitian diperoleh bahwa hasil presentase validasi kelayakan media diperoleh 87% untuk aspek materi dan 95,3% untuk aspek media. Sedangkan untuk perolehan nilai rata-rata sebesar 66,67 untuk nilai pra dan 85,34 untuk nilai pasca penggunaan multimedia interaktif. Skor gain hasil pra dan pasca adalah 18,67 dan skor rata-rata gain ternormalisir sebesar 0,56 yang termasuk kategori efektifitas sedang. Simpulan dari penelitian ini yaitu multimedia interaktif ini layak digunakan sebagai media pendukung dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa tunarungu pada kompetensi dasar menyimak cerita tentang peristiwa di sekitar.
PENERAPAN STUDENT TEAMS ACHIEVEMENT DIVISIONS PADA MATERI AJAR FORMULA DAN FUNGSI MICROSOFT EXCEL
-, Mutamimah;
Adi, Slamet Seno;
-, Sulistyono
Didaktikum Vol 17, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Didaktikum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Hasil belajar siswa kelas VIII SMP Ibu Kartini Semarang pada kompetensi menggunakan perangkat lunak pengolah angka Microsoft Excel tergolong masih rendah, sebanyak 47,6% dari keseluruhan siswa sudah mencapai KKM sedangkan 52,4% siswa belum mencapai KKM. Oleh karena itu, perlu adanya inovasi terkait model pembelajaran dan media pembelajaran. Model pembelajaran yang diterapkan adalah Student Teams Achievement Divisions (STAD). Disamping itu, dikembangkan media pembelajaran sebagai alat bantu dalam mengajar menggunakan model pembelajaran STAD. Hasil penilaian media aspek materi pada indikator kesesuaian materi dengan silabus memperoleh skor 4,25; indikator isi materi pembelajaran dengan skor 4; dan indikator desain pembelajaran dengan skor sebesar 4,3. Di sisi perangkat lunak, indikator kemudahan pengoperasian memperoleh skor 4,33; indikator desain tampilan sistem hasil skor 4,17; dan indikator menu navigasi dengan skor 4. Hasil belajar pada indikator formula dan fungsi Microsoft Excel setelah empat kali pertemuan menunjukkan 100% siswa tuntas belajar dengan nilai ≥ 75
PENINGKATAN KEMAMPUAN MEMPRAKTIKKAN SENAM LANTAI GULING DEPAN MELALUI PENDEKATAN PERMAINAN
-, Ngadiyanto
Didaktikum Vol 17, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Didaktikum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mempraktikkan senam lantai guling depan melalui pendekatan permainan. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas III SD yang berjumlah 30 siswa. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, setiap siklusnya meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data berupa teknik tes dan teknik non tes (observasi dan dokumentasi). Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kuantitatif dan teknik kualitatif. Hasil dari penelitian yaitu pendekatan permainan dapat meningkatkan kemampuan mempraktikkan senam lantai guling depan.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENENTUKAN LUAS JARING -JARING KUBUS DAN BALOK MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI
-, Nurhayati
Didaktikum Vol 17, No 1 (2016): Januari 2016
Publisher : Didaktikum
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan menentukan luas jaring-jaring kubus dan balok melalui metode demonstrasi. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas V SD yang berjumlah 15 siswa. Penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari dua siklus, setiap siklusnya meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data berupa teknik tes, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik kuantitatif dan teknik kualitatif. Hasil dari penelitian yaitu metode demontrasi dapat meningkatkan keterampilan menentukan luas jaring-jaring kubus dan balok.