cover
Contact Name
Dadang Syafarudin
Contact Email
lp2mstieya@gmail.com
Phone
+6281222890688
Journal Mail Official
lp2mstieya@gmail.com
Editorial Address
Kampus 1 Gedung A Lantai 1 - Jalan Oto Iskandardinata No. 278a Tarogong Kidul Kabupaten Garut, Jawa Barat Kode Pos 44151 - Telp 0262238048, 0262233549/E-Mail - lp2mstieya@gmail.com..
Location
Kab. garut,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengembangan Manajemen, Bisnis, Keuangan dan Perbankan
Manajemen Manajemen Pemasaran Manajemen Sumber Daya Manusia Manajemen Keuangan Manajemen Operasional Bisnis Keuangan Perbankan
Articles 88 Documents
Pengaruh Corporate Social Responsibility Terhadap Citra Perusahaan Suca Rusdian; Amellia Octaviani Putri
PRISMAKOM Vol 16 No 1 (2020): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1121.803 KB)

Abstract

Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Corporate Social Responsibility terhadap Citra Perusahaan pada CV. CemilanKunik Garut. Metode penelitian yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dan metode asosiatif, dimana metode penelitian desktiptif adalah penelitian yang dilakukan untuk mengetahui nilai variabel mandiri baik satu variabel atau lebih (independen) tanpa membuat perbandingan, atau menghubungkan antar variabel satu dengan yang lain. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan 90 sampel yang diambil dari populasi sebanyak 850 orang.Teknik analisis data diawali dengan Uji Validitas, Uji Reliabilitas, Uji Korelasi dan Uji Determinasi. Berdasarkan hitungan statistik dan pengolahan data diperoleh nilai koefisien korelasi rank spearman 0,671, maka dapat diinterpretasikan bahwa pengaruh variabel X (Corporate Social Responsibility) terhadap variabel Y (Citra Perusahaan) dikategorikan kuat. Kemudian dilakukan uji determinasi besarnya pengaruh variabel X (Corporate Social Responsibility) memberikan kontribusi pengaruhnya sebesar 45,1% terhadap variabel Y (Citra Perusahaan) dan sisanya 54,9% dipengaruhi oleh faktor-faktor lainnya yang dalam penelitian ini tidak diuraikan lebih lanjut. Dari uraian tersebut dapat diartikan bahwa terdapat pengaruh positif antara corporate social responsibility terhadap citra perusahaan.
Stimulasi Intensi Berwirausaha Mahasiswa Jurusan Ekonomi dan Bisnis di Kabupaten Purwakarta Hanna Chintia; Dedeng Abdul Gani Amruloh
PRISMAKOM Vol 16 No 1 (2020): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (990.62 KB)

Abstract

The phenomenon of the increasing number of unemployed people, especially educated unemployed, is the impact of the large number of workers transferred to the formal sector, which ultimately does not grow and develop. Students tend to prepare themselves to be workers and not create jobs with entrepreneurship. Various government efforts to reduce unemployment, among others, by encouraging students to foster interest in entrepreneurship early on. This research was conducted to determine what factors influence the interest in entrepreneurship. In this study three independent variables were taken, namely the use of social media, income expectations and creativity and interest in entrepreneurship as the dependent variable. Primary data collection uses a probability sampling technique by distributing questionnaires to 100 respondents who are students majoring in economics and business in Purwakarta, with a quantitative research model with a verification descriptive method. The data analysis method used in this study is multiple linear regression with the help of IBM SPSS 22 software. Based on the result of research and testing has been done to show that partial use of social media, income expectations and creativity has a positive and significant effect on the interest in entrepreneurship. And the overall dependent variable has a simultaneous effect on the interest in entrepreneurship with the value of F count 75.565 with a significance level of 0,000 <0,05. And the value of R Square shows a result of 0.703 which means that all the dependent variables simultaneously have an effect of 70.3%%
Pengaruh Motivasi Kerja dan Semangat Kerja Terhadap Komitmen Organisasi Pegawai PD. BPR Garut Bagian Account Officer Tita Rachtawati Santanu; Dadan Zaenal Hamsah
PRISMAKOM Vol 16 No 1 (2020): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1084.314 KB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh komitmen organisasi yang ada pada PD BPR Garut yang dikategorikan belum optimal karena masih banyak faktor yang mempengaruhinya. Hal ini dilihat dari adanya beberapa gejala masalah yang terjadi di PD BPR Garut yaitu kurangya penghargaan yang diberikan perusahan, rendahnya tingkat kehadiran atau absensi, kurangnya tanggung jawab terhadap tugas dan kewajiban yang diberikan perusahaan dan rendahnya keinginan karyawan untuk menetap diperusahaan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana gambaran motivasi kerja karyawan, untuk mengetahui bagaimana gambaran semangat kerja karyawan dan untuk mengetahui bagaimana gambaran komitmen organisasi, untuk mengetahui besarnya pengaruh motivasi kerja terhadap komitmen organisasi, untuk mengetahui besarnya pengaruh semangat kerja terhadap komitmen oganisasi, dan untuk mengetahui besarnya pengaruh motivasi kerja dan semangat kerja terhadap komitmen organisasi pada PD BPR Garut. Metode penelitian yang digunakan yaitu menggunakan motode pendekatan deskriptif dan asosiatif. Pengumpalan data dilakukan degan wawancara, observasi dan kuisioner atau angket kepada responden sebanyak 38 orang yang tidak lain adalah pegawai PD BPR Garut bagian account officer Berdasarkan hasil uji korelasi sederhana dengan menggunakan rumus rank spearman diketahui bahwa pengaruh motivasi kerja terhadap komitmen organisasi mempunyai pengaruh yang sangat kuat dengan nilai = 0,822 dan koefisien determanasi 67,5%. Selanjutnya semangat kerja terhadap komitmen organisasi mempunyai pengaruh sangat kuat dengan nilai = 0,811 dan koefisien determinasi 65,7%. Selanjutnya pengaruh motivasi kerja dan semangat kerja terhadap komitmen organisasi mempunyai pengaruh sangat kuat dengan nilai = 0,830 dan koefisien determinasi 68,8% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti.
Peran Sumber Daya Manusia (SDM) / Generasi Muda Dalam Menyongsong Revolusi Industri 4.0 Yusep Mulyana
PRISMAKOM Vol 16 No 1 (2020): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1031.913 KB)

Abstract

Pemuda adalah agen perubahan, baik buruknya bangsa indonesia itu tergantung dengan generasi penerusnya. Apabila generasi muda Indonesia memiliki mental, edukatif, inovatif, dan religius dapat tercapai keinginan bangsa indonesia pada tahun 2020 menjadi negara maju. Sebagai generasi muda kita harus siap menuju perubahan besar dalam menghadapi revolusi industri keempat atau industry 4.0. perubahan dan kemampuan baru ini diperlukan untuk membangun sistem produksi yang lebih maju, kreatif, serta inovatif. Generasi muda harus mengalami perkembangan dalam hal baru atau menciptakan hal-hal baru. Tidak boleh terpaku pada apa yang ada saja, tetapi harus melakukan perubahan-perubahan dan menciptakan hal-hal yang baru guna mendukung dan menghadapi revolusi industry four point zero. Revolusi industri 4.0 akan membawa banyak perubahan dengan segala konsekuensinya, industri akan semakin kompak dan efisien. Namun ada pula risiko yang mungkin muncul, misalnya berkurangnya Sumber Daya Manusia karena digantikan oleh mesin atau robot. Dunia saat ini memang tengah mencermati revolusi industri 4.0 ini secara saksama. Berjuta peluang ada di situ, tapi di sisi lain terdapat berjuta tantangan yang harus dihadapi. Prof. Klaus Martin Schwab, teknisi dan ekonom Jerman, menyebutkan bahwa saat ini kita berada pada awal sebuah revolusi yang secara fundamental mengubah cara hidup, bekerja dan berhubungan satu sama lain. Banyak hal yang tak terpikirkan sebelumnya, tiba-tiba muncul dan menjadi inovasi baru, serta membuka lahan bisnis yang sangat besar. Munculnya transportasi dengan sistem ride-sharing seperti Go-jek, Uber, dan Grab. Kehadiran revolusi industri 4.0 memang menghadirkan usaha baru, lapangan kerja baru, profesi baru yang tak terpikirkan sebelumnya
Pengaruh Experiential Marketing Terhadap Loyalitas Pelanggan Motor Honda AHASS Dadang Syafarudin; Asri Yuliasih
PRISMAKOM Vol 16 No 1 (2020): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1131.575 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan Experiential Marketing Service Motor Honda AHASS PD. Lima Motor, untuk mengetahui pengaruh Loyalitas Pelanggan Service Motor Honda AHASS PD.Lima Motor dan untuk mengetahui pengaruh Experiential Marketing terhadap Loyalitas Pelanggan Service Motor Honda AHASS PD.Lima Motor. Masalah dalam penelitian ini diidentifikasi dengan dengan rumusan pertanyaan berikut: Bagaimana Pengaruh Experential Maketing terhadap Loyalitas Pelanggan Service Motor Honda AHASS PD. Lima Motor Garut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini penulis menggunakan metode deskriptif dan asosiatif dengan teknik survei terhadap sampel sebanyak 68 orang dengan populasi seluruh konsumen/pelanggan Service Motor Honda AHASS PD. Lima Motor Garut. Diolah dengan menggunakan aplikasi pengolah data IBM SPSS (Statistical Product and Service Solution) Versi 24 for windows. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa Experiential Marketing berpengaruh positif terhadap Loyalitas Pelanggan. Berdasarkan analisis dan data diperoleh keterangan bahwa instrument penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dinyatakan valid dan reliable karena memiliki nilai yang lebih besar dari t tabel sebesar 0,2387. Dari hasil uji korelasi diperoleh keterangan bahwa Experiential Marketing mempunyai pengaruh yang sangat kuat terhadap loyalitas pelanggan dengan r sebesar 0.838 dan koefisien determinasi sebesar 70,2% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain, Sedangkan tanggapan responden tentang Experiential Marketing pada Service Motor Honda AHASS PD. Lima Motor Garut termasuk dalam kategori baik dan loyalitas pelanggan termasuk juga dalam kategori baik, jadi jika experiential Marketing baik maka Loyalitas Pelanggan pada Service Motor Honda AHASS PD. Lima Motor Garut juga akan baik.
Pengaruh Citra Merek dan Atribut Produk Terhadap Keputusan Pembelian Hari Mulia; Novi Andini
PRISMAKOM Vol 16 No 1 (2020): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (986.113 KB)

Abstract

Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui tentang citra merek, atribut produk, dan keputusan pembelian serta untuk mengetahui pengaruh citra merek terhadap keputusan pembelian, pengaruh atribut produk terhadap keputusan pembelian, dan pengaruh citra merek dan atribut produk terhadap keputusan pembelian pada produk nasi liwet instan 1001 di CV 1001. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode deskriptif, sedangkan populasi dalam penelitian ini adalah konsumen yang pernah membeli atau mengetahui produk nasi liwet instan 1001. Adapun teknik sampling yang digunakan yaitu insidental sampling dan penentuan jumlah sampel dihitung dengan rumus Lameshow yaitu sebanyak 68 orang. Berdasarkan pengolahan data dengan menggunakan SPSS versi 20, menyatakan bahwa instrumen penelitian yang digunakan dalam penelitian ini dinyatakan valid karena masing-masing variabel memiliki nilai yang lebih besar dari r tabel sebesar 0,238 dan dinyatakan reliable karena masing-masing variabel memiliki nilai yang lebih besar dari alpha cronbach sebesar 0,600. Dari hasil perhitungan secara parsial diperoleh bahwa citra merek mempengaruhi keputusan pembelian dengan hasil kuat sebesar 0,616 dan koefisien determinasi sebesar 37,95%. Selanjutnya atribut produk mempengaruhi keputusan pembelian dengan hasil kuat sebesar 0,734 dan koefisien determinasi sebesar 53,87% sisanya sebesar 45,10% dipengaruhi oleh faktor–faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.. Sedangkan hasil uji citra merek dan atribut produk secara simultan mempengaruhi keputusan pembelian dengan hasil kuat sebesar 0,741 dan koefisien determinasi 54,90% sisanya sebesar 45,10% dipengaruhi oleh faktor–faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Pengaruh Bukti Fisik terhadap Keputusan Pembelian Suca Rusdian; Iis Ayu Nurjanah
PRISMAKOM Vol 17 No 1 (2020): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (967.993 KB)

Abstract

Keputusan pembelian merupakan keputusan konsumen untuk membeli atau tidak membeli suatu produk atau jasa merupakan alternatif pilihan penting bagi pemasar. Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya keputusan pembelian pada Ramen Ranjang 69 Garut, salah satu faktor yang mempengaruhi diantaranya adalah bukti fisik. Hal ini dapat dilihat dari keputusan pembelian terhadap produk atau jasa Ramen Ranjang 69, sehingga berdampak pada penurunan jumlah pengunjung yang mengunjungi Ramen Ranjang 69 Garut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana bukti fisik, bagaimana keputusan pembelian, dan bagaimana pengaruh bukti fisik terhadap keputusan pembelian pada Ramen Ranjang 69 Garut. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif dan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 68 konsumen Ramen Ranjang 69 Garut, dan sehubungan dengan populasi yang dijadikan sampel sebanyak 68 konsumen dengan menggunakan teknik sample random sampling. Pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner (angket). Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji instrumen (uji validitas dan uji reliabilitas), tabel analisis, uji koefisien korelasi, uji koefisien determinasi dan uji hipotesis. Berdasarkan analisis diperoleh hasil bahwa instrumen penelitian yang digunakan dalam penilitian ini dinyatakan valid karena memiliki nilai >0,30 dan reliabel karena memiliki nilai >0,600. Dari hasil koefisien korelasi diperoleh keterangan bukti fisik memiliki pengaruh yang sedang terhadap keputusan pembelian sebesar 0,543 dan besarnya uji koefisien determinasi untuk mengetahui kontribusi bukti fisik terhadap keputusan pembelian sebesar 29,5% dan sisanya 70,5% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Sedangkan tanggapan responden mengenai bukti fisik terhadap keputusan pembelian pada Ramen Ranjang 69 Garut termasuk dalam kategori sedang.
Pengaruh Modal Kerja Bersih Terhadap Likuiditas Yeti Rosita
PRISMAKOM Vol 17 No 1 (2020): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1677.474 KB)

Abstract

Industri otomotif merukapan salah satu industri yang menunjukan pertumbuhan yang signifikan selama beberapa tahun terakhir Selain itu GAIKINDO juga memproyeksikan bahwa penjualan otomotif ditahun 2020 bisa berpotensi tumbuh tipis 5% dibanding tahun 2019. Namun demikian dalam situasi pandemi seperti saat ini laju pertumbuhan industri otomotif melambat, berdasarkan data dari GAIKINDO penjualan kendaran roda empat selama Januari s.d Maret 2020 mengalami penurunan 15,6%. dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Perusahaan juga dihadapkan pada tantangan lain yaitu ketergantungan pada komponen bahan baku yang diimpor dan kenaikan biaya produksi akibat kenaikan upah minimum tenaga kerja serta fluktuasi nilai tikar Rupiah terhadap mata uang asing. Dimana hal ini akan berdampak pada kebutuhan modal kerja yang diperlukan perusahaan untuk membiayai kegiatan opersionalnya. Berdasarkan laporan keuangan tahunan perusahaan diperoleh informasi bahwa sumber pendanaan modal kerja perusahaan diperoleh dari utang bank, tentunya dengan harapan dapat meningkatkan arus kas masuk bagi perusahaan. Sehingga perusahaan mampu memenuhi kewajiban janga pendeknya, atau dengan kata lain mampu meningkatkan likuiditas perusahaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Adapun jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan yaitu uji korelasi sederhana, uji koefisien determinasi dan uji regresi. Berdasrarkan hasil perhitungan dapat diketahui bahwa modal kerja bersih memiliki pengaruh yang kuat terhadap likuiditas perusahaan yaitu sebesar yaitu sebesar 0,679, dengan kontribusi sebesar 45,9%. Adapun hasil perhitungan regresi menunjukan arah hubungan yang positif antara modal kerja bersih dan likuiditas.
Tinjauan Dana Pihak Ketiga pada Bank BJB Dede Supian; Nita Eldiani
PRISMAKOM Vol 17 No 1 (2020): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (870.068 KB)

Abstract

Tugas lembaga keuangan bank salah satunya adalah menghimpun dana dari masyarakat baik perorangan maupun kelompok atau organisasi, jumlah dana yang dihimpun bank sangat besar sekali dan dari periode ke periode selalau mengalami peningkatan baik jumlah dananya maupun jumlah nasabahnya. Dana bagi lembaga keuangan bank merupakan suatu sarana untuk mencapai tujuan yang telah di tetapkan peruasahaan. Dengan demikian penulis memberi judul dalam penelitian ini adalah Tinjauan sumber dana pihak ketiga pada bank bjb. Metode yang digunakan Metode deskriptif adalah metode yang digunakan untuk menganalisis data dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sumberdana pihak ketiga pada bank bjb seberapa besar penghimpunan dana tersebut, bagaimana pertumbuhannya dan meminimalisir menggunakan sumber dana dengan harga yang tinggi sehingga bank dapat melakukan kinerja secara efesien. Dari hasil pembahasan peneliti dapat sampaikan bahwa penghimpunan dana pihak ketiga pada bank bjb mencapai 41,40% jauh diatas sumber dana pihak ke satu sebesar 5,98% dan dibawah sumber dana pihak ke dua sebesar 52,62%. Pertumbuhan dana pihak ketiga per periode selama 5 tahun, ( 2015 = tahun dasar), (2016=13,84%), (2017=11,24%), (2018=0,73%) dan (2019=2,12%) rerata sebesar 5,59% yang terdiri dari simpanan giro tumbuh rerata sebesar 4,04 %, simpanan deposito 7,75 % dan simpanan tabunga 7,85 %. Hambatan hambatan dalam menghimpun dana piihak ketiga yaitu hambatan internal.
Rancangan Sistem Informasi Penilaian Kinerja Karyawan Terbuka (Metode 360 Derajat) Pada Green Hotel Kamojang Garut Deri Prayudi
PRISMAKOM Vol 17 No 1 (2020): PRISMAKOM
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Yasa Anggana Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1178.713 KB)

Abstract

Penilaian kinerja (performance appraisal) adalah suatu proses dalam organisasi yang bertujuan mengevaluasi pelaksanaan kerja masing-masing individu dalam organisasi tersebut. Dalam penilaian kinerja dinilai kontribusi karyawan kepada organisasi selama periode waktu tertentu. Umpan balik kinerja (performance feedback) memungkinkan karyawan mengetahui seberapa baik mereka bekerja jika dibandingkan dengan standar-standar organisasi. Cara kerja metode penilaian 360 derajat adalah penilaian seorang karyawan tidak saja diambil dari penilaian atasan langsung ataupun atasan kedua di atasnya, akan tetapi juga dimintakan dari rekan sekerja yang satu level (peer) maupun dari bawahan langsung (subordinate) yang bersangkutan. Manfaat yang akan diperoleh apabila perusahaan menerapkan penilaian 360 Derajat adalah semua penilaian yang diberikan oleh pimpinan, bawahan, rekan sejawat dan diri sendiri dapat memberikan hasil yang sangat akurat dan obyektif mengenai kinerja pihak yang dinilai. Hasil dari penelitian ini adalah berupa rancangan sistem informasi penilaian kinerja karyawan yang proses penilaiannya didasarkan pada metode 360 derajat dengan memasukan sasaran kinerja individu karyawan sebagai indikator penilaiannya. Rancangan yang dihasilkan telah melalui serangkaian proses dengan menggunakan metodologi waterfall dimana telah disesuaikan dengan kebutuhan manajemen Green Hotel Kamojang Garut pada tahap User Acceptance. Penelitian ini juga memberikan gambaran spesifikasi sistem yang dihasilkan pada tahap Spesification Requirement System (SRS).