cover
Contact Name
Dede Permana
Contact Email
belaindika@nusaputra.ac.id
Phone
+6285333566610
Journal Mail Official
belaindika@nusaputra.ac.id
Editorial Address
Nusa Putra University Jl. Raya Cisaat No. 21 Sukabumi, Jawa Barat, Indonesia
Location
Kab. sukabumi,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan)
Published by Universitas Nusa Putra
ISSN : 26863634     EISSN : 2686049X     DOI : -
Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) is a scientific journal that contains and disseminate the results of research, in-depth study, and the ideas orinnovative work in the field of science education. The innovative work of the teachers and lecturers of the development of the education sector which is able to make a positive contribution to the schools and educational institutions the focus of this journal. Educational Innovation Character Education Education Issues and Policy Special Need Education Educational Technology and Curriculum Educational Management and Leadership Guidance and Counseling Multicultural Education Early-Childhood Education Elementary Education Non-Formal Education Educational Psychology Teaching and Learning Education Assessment and Evaluation
Articles 99 Documents
Pemanfaatan Lingkungan Sekolah dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Kata Bagi Anak Kesulitan Belajar Destira Rahma Diana; Intan Agustiani
Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Vol 2 No 1 (2020): Jurnal BELAINDIKA
Publisher : Nusa Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.432 KB) | DOI: 10.52005/belaindika.v2i1.23

Abstract

Artikel ini dilatar belakangi oleh Lingkungan sekolah yang sangat mempengaruhi tumbuh kembang anak, terutama dalam pembentukan kepribadian. Sekolah telah menjadi bagian dari kehidupan anak-anak. Mereka disekolah bukan hanya hadir secara fisik, melainkan mengikuti berbagai kegiatan yang telah dirancang dan diprogram sedemikian rupa. Sekolah hadir untuk memfasilitasi pembelajaran sehingga proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik dan transfer ilmu tersampaikan. Sekolah menampung beragam macam anak yang berbeda, baik secara fisik, kognitif, psikomotorik, dan afektifnya. Pembelajaran utama disekolah adalah membaca dan menulis. Masih banyak anak yang kesulitan dalam membaca, hal tersebut dikarenakan daya tangkap setiap anak berbeda. Oleh karena itu sebagai pendidik dituntut aktif dan kreatif dalam penyampaian materi. Lingkungan sekolah sangat berperan penting dalam meningkatkan kemampuan membaca pada anak. Untuk itu harus dimanfaatkan lebih optimal. Tujuan dibuatnya jurnal ini untuk berbagi ilmu dalam mempermudah pembelajaran membaca pada anak dengan menyuguhkan teknik yang berbeda yang jauh dari kejenuhan. Sehingga anak mudah dalam memahami pelajaran yang disampaikan. Membaca merupakan suatu alat komunikasi yang dapat mempermudah anak dalam segala hal.dengan kemampuan membaca anak tidak mudah terjerumus kejalan yang salah. Dengan pemanfaatan lingkungan sekolah anak dapat belajar banyak dari pengalaman langsung yang dirasakan oleh anak. Lingkungan sekolah banyak memberikan pembelajaran kepada anak,anak pun dapat belajar banyak sehingga dikehidupan selanjutnya ia akan lebih mudah memahami.
Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa dengan Pendekatan Kognitif Nuraeni Nuraeni; Syahna Apriani Syihabuddin
Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Vol 2 No 1 (2020): Jurnal BELAINDIKA
Publisher : Nusa Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.002 KB) | DOI: 10.52005/belaindika.v2i1.24

Abstract

Kesulitan belajar adalah suatu kondisi yang menimbulkan hambatan dalam proses belajar siswa. Hambatan itu menyebabkan siswa tersebut mengalami kegagalan atau setidak-tidaknya kurang berhasil dalamv mencapai tujuan belajar, kesulitan belajar banyak di sebabkan oleh berbagai faktor maka dari itu peran konselor sangat di butuhkan, siswa memerlukan suatu metode yang sederhana, praktis, serta mudah di terapkan untuk dapat belajar secara efektif dan mengatasi berbagai kesulitan belajar yang mereka alami. Salah satu metode untuk mengatasi kesulitan belajar siswa yaitu dengan melakukan pendekatan kognitif. Pembelajaran disekolah tidaklah mudah untuk diaplikasikan, guru sering dihadapkan dengan berbagai macam masalah yang dimiliki oleh setiap siswa nya, guru juga harus dapat menentukan teknik, metode dan media yang sesuai dengan karater siswa-nya. Dalam proses pembelajaran yang dialami oleh peserta didik tidaklah selalu lancar seperti yang diharapkan. Kadang-kadang mereka mengalami kesulitan atau hambatan belajar. Sejumlah siswa mungkin dapat menempuh kegiatan belajarnya secara lancar dan berhasil tanpa mengalami kesulitan, tetapi di sisi lain tidak sedikit pula siswa yang dalam belajarnya mengalami berbagai kesulitan. Kesulitan Belajar siswa ditunjukan oleh adanya hambatan-hambatan tertentu untuk mencapai hasil belajar dan dapat bersifat psikologis sosiologis, maupun fisiologis, sehingga pada akhirnya dapat menyebabkan prestasi belajar yang dicapainya berada di bawah semestinya. Faktor yang mempengaruhi kesulitan dalam belajar ada 2 macam, yaitu : (a) Faktor Intern Belajar, Faktor intern merupakan faktor yang berasal dari dalam individu sendiri, misalnya kematangan, kecerdasan, motivasi dan minat.(b) Faktor Ekstern Belajar, Faktor ekstern erat kaitannya dengan faktor sosial atau lingkungan individu yang bersangkutan. Misalnya keadaan lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat , guru dan alat peraga.
Model Pembelajaran Bahasa Indonesia yang Efektif pada Anak Usia Sekolah Dasar Syahna Apriani Syihabudin; Trisna Ratnasari
Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Vol 2 No 1 (2020): Jurnal BELAINDIKA
Publisher : Nusa Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.88 KB) | DOI: 10.52005/belaindika.v2i1.26

Abstract

Model Pembelajaran adalah dasar proses pembelajaran bahasa. Model pembelajaran ini dapat membantu dan mempermudah siswa dalam proses pembelajaran yang bertujuan untuk menciptakan prestasi belajar siswa. Pembelajaran bahasa harus mempertimbangkan fisik, minat, kecerdasan, dan lingkungan belajar siswa. Pendidikan bahasa Indonesia merupakan salah satu aspek penting yang perlu diajarkan kepada para siswa disekolah. Tak heran apabila mata pelajaran ini diberikan sejak masih bangku SD hingga lulus SMA. Dari situ siswa diharapkan sisa mampu menguasai, memahami, dan dapat mengimplementasikan keterampilan berbahasa. Seperti membaca, menyimak, menulis dan berbicara. Pendidikan di era-modern di tuntut dengan suatu hal yang baru, hal ini di karenakan dalam pengajaran suatu pembelajaran di suatu sekolah secara khusus berbeda-beda tergantung dari materi, media dan metode yang digunakan. Pengajaran yang konvensional saat ini membuat siswa merasa jenuh akan proses pembelajaran sehingga diperlukan suatu pembelajaran yang menarik perhatian siswa khususnya pada pendidikan sekolah dasar. Sampai ketingkat-tingkat selanjutnya pola yang digunakan juga praktis tidak mengalami perubahan yang sangat signifikan. Pengajaran bahasa Indonesia yang monoton telah mebuat para siswa mulai merasa gejala kejenuhan akan belajar terutama dalam bahasa Indonesia. Pembelajaran bahasa Indonesia tidak dimasukkan untuk mempelajari fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik secara tepisah-pisah. Fonolofi, morfologi, sintaksis, dan semantik diajarkan dalam konteks perlunya unsur bahasa itu untuk memproduksi bahasa yang baik dan benar dan komunikatif. Hal yang perlu diperhatikan adalah konteks penggunaannya, tujuan belajar bahasa adalah memperoleh kemampuan menggunakan bahasa untuk berbagai keperluan, sesuai dengan pendekatan komunikatif dalam pembelajaran bahasa. Setiap permainan bahasa yang dilaksanakan dalam kegiatan pembelajaran harus secara langsung dapat menunjang tercapainya tujuan pembelajaran.
Meningkatkan Kemampuan Mathematical Reasoning dalam Pembelajaran Matematika Siswa Sekolah Menengah Menggunakan Discovery Learning Samsul Pahmi
Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Vol 2 No 1 (2020): Jurnal BELAINDIKA
Publisher : Nusa Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.67 KB) | DOI: 10.52005/belaindika.v2i1.28

Abstract

Discovery learning merupakan metode yang sangat baik dalam menstimulus peningkatan daya nalar siswa dalam belajar, sehingga jurnal ini ditujukan untuk mengetahui lebih spesifik tentang mathematical reasoning, peningkatan hasil belajar, serta permasalahan yang di alami dalam proses pembelajaran. Dalam penelitian ini menggunakan instrument soal-soal yang berkaitan dengan proses mathematical reasoning. Proses pengumpulan data dan penarikan kesimpulan dilakukan dengan menggunakan data pre-test dan post-test kepada seluruh siswa yang menjadi sampel penelitian. Metode analisis data dilakukan menggunakan dua cara yaitu (1) Uji gain antara kelas eksperimen dengan kelas kontrol untuk mendapatkan sampel yang representatif serta mengetahui selisih prestasi pembelajaran (2) Uji perbedaan dua rerata yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan rata-rata yang signifikan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen yang menggunakan discovery learning dan kelas kontrol menggunakan metode konvensional. Dari hasil pengujian dan analisis statistika yang telah dilakukan diperoleh bahwa terdapat peningkatkan hasil belajar kemampuan mathematical reasoning siswa antara penggunaan discovery learning pada kelas eksperimen dan metode biasa pada kelas control.
Efektivitas Penggunaan Film dalam Mengajar Pronunciation Lina Herlina; Adela, Dhea
Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal BELAINDIKA
Publisher : Nusa Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/belaindika.v2i2.32

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) apakah menonton film efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam pronunciation dan (2) tanggapan siswa terhadap penggunaan film dalam meningkatkan kemampuan pronunciation mereka.. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif di Sekolah Menengah Atas Swasta di Sukabumi. Partisipan dalam penelitian ini adalah siswa kelas X IPA 1 dan X IPA 2 yang berjumlah 60 siswa. Data dikumpulkan dari tes dan wawancara. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan film dalam pembelajaran pronunciation tidak begitu berarti. Namun, siswa menyambut positif film sebagai media pembelajaran. Selain itu, penggunaan film dalam kegiatan belajar terbukti meningkatkan motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris. Penelitian ini menyarankan agar film dimanfaatkan sebagai salah satu media pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan.
Integritas Ilmu Pengetahuan dan Penerapannya dalam Aspek Kehidupan Muh Irfhan Muktapa
Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Vol 3 No 1 (2021): Jurnal BELAINDIKA
Publisher : Nusa Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/belaindika.v3i1.33

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membawa pergeseran pada paradigma pembangunan dan pendidikan nasional. Kemajuan yang dialami oleh manusia masa kini cenderung dikaitkan dengan zaman serba mudah. Permasalahannya adalah kemudahan yang dialami manusia juga membawa dampak negatif kepada karakter anak-anak bangsa. Ilmu pengetahuan yang sejatinya diharapkan dapat membentuk sosok manusia yang baik dan bertanggug jawab justru terkadang malah menciptakan sosok baru yang tamak dan menakutkan. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji integritas ilmu dalam aspek kehidupan manusia. Hal ini didasari oleh sifat manusia yang selalu mempertanyakan segala sesuatu di sekitarnya yang menyebabkan rasa ingin tahu. Keingintahuan inilah yang mendorong manusia mengajukan hipotesis (dugaan), merumuskannya dalam tesis (keputusan), kemudian menjadikan hal tersebut sebagai teori atau dalil keilmuan. Pendidikan berbasis nilai menjadi hal yang penting untuk membentuk generasi yang berprestasi dan berkarakter. Keterampilan, kognitif, dan pengetahuan perlu diimbangi dengan moralitas yang baik. Oleh karena itu esensi integritas ilmu dalam aspek kehidupan menekankan pembelajaran terhadap keilmuan yang berbasis nilai-nilai positif.
ANALISIS AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN BERBASIS E LEARNING DI SEKOLAH DASAR NEGERI 3 RASAU JAYA Sugiyono
Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal BELAINDIKA
Publisher : Nusa Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/belaindika.v2i2.39

Abstract

This study aims to describe the activities and learning outcomes of students in the implementation of e learning-based learning in elementary schools 3 Rasau Jaya. This research is a descriptive study with a quantitative approach. The subjects in this study were elementary school students 3 Rasau Jaya. Data collection for this study was carried out through: (1) Observation sheets were used to examine student learning activities in implementing e-learning based learning; (2) The value of student learning evaluation is used to examine student learning outcomes after implementing e learning based learning. Data about student learning activities were analyzed using a percentage formula. Data about student learning outcomes are analyzed by calculating the average. Based on the research results, it was found that aspects of student learning activities 74,12. From these data it can be seen that student learning activities in the e learning learning process are in the sufficient category, student learning outcomes data have an average of 82,21. From these data it can be seen that student learning outcomes in the e learning learning process are in the good category.
ANALISIS PENGUNAAN BAHAN AJAR MULTIMEDIA INTERAKTIF DENGAN MODEL DARING PADA PEMBELAJARAN TEMATIK DI SD ISLAM AL-AZHAR 21 PONTIANAK Hery Kresnadi; Rio Pranata
Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Vol 2 No 3 (2020): Jurnal BELAINDIKA
Publisher : Nusa Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/belaindika.v2i3.40

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis penggunaan bahan ajar multimedia interaktif model online dalam pembelajaran tematik di SD Islam Al-Azhar 21 Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif karena peneliti ingin mendeskripsikan atau mendeskripsikan fakta atau gejala yang muncul dalam strategi penggunaan bahan ajar multimedia interaktif model online dalam pembelajaran tematik di kelas V SD. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui: (1) teknik dokumentasi untuk menguji strategi penggunaan bahan ajar interaktif dalam pembelajaran tematik; (2) teknik observasi untuk menggali data yang berkaitan dengan setiap aktivitas yang terjadi dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian didapatkan respon siswa sebesar 85,6%. Dari data tersebut dapat diketahui bahwa penerapan produk bahan ajar multimedia interaktif model online dalam pembelajaran tematik di SD Islam Al-Azhar 21 Pontianak pada kategori Sangat Baik.
Integrasi Pendidikan Lingkungan melalui Pendekatan Ecopedagogy dalam Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar Dhea Adela; Dede Permana
Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal BELAINDIKA
Publisher : Nusa Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/belaindika.v2i2.41

Abstract

Penelitian ini didasarkan atas pentingnya penanaman sikap dalam pembelajaran IPS di sekolah dasar yang menjadi salah satu tujuan IPS yaitu mengembangkan sikap siswa melalui proses pembelajaran. Penelitian difokuskan pada pengamatan mengenai sikap peduli lingkungan siswa sekolah dasar dalam pembelajaran IPS dengan pendekatan ecopedagogy. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana implikasi pembelajaran terhadap pembentukan pendidikan karakter yang salah satu aspeknya yaitu sikap peduli lingkungan. Sikap tersebut diperlukan guna menghadapi isu-isu global mengenai kerusakan lingkungan serta guna menunjang pembangunan berkesinambungan (sustainable development). Penelitian dilaksanakan di salah satu SD swasta di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang memiliki tingkat kepadatan penduduk cukup tinggi sebagai daerah urban. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IV, V, dan VI dalam pembelajaran IPS dengan fokus kajian pada isu-isu lingkungan yang ada di lingkungan sekitar mereka. Hasil penelitian menunjukan bahwa melalui proses dialog dengan wawancara yang dilakukan dengan pihak-pihak terkait dengan penelitian ini serta praktik yang dilakukan siswa menunjukkan peningkatan perilaku peduli lingkungan seperti 1) keterampilan dalam membuang sampah pada tempatnya, 2) memilah sampah organik dan anorganik, 3) turut berperan dalam merawat taman sekolah, 4) mengurangi barang-barang konsumsi yang berkemasan plastik, dan 5) tidak melakukan tindakan yang dapat merusak pelestarian lingkungan seperti tidak mencabut tanaman dan tidak melakukan vandalisme.
Penguatan Nilai-Nilai Pancasila di Sekolah Dasar Nur Fadhilah; Dhea Adela
Jurnal BELAINDIKA (Pembelajaran dan Inovasi Pendidikan) Vol 2 No 3 (2020): Jurnal BELAINDIKA
Publisher : Nusa Putra University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/belaindika.v2i3.44

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada pentingnya penguatan nilai Pancasila pada peserta didik di era digital saat ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Bagaimana penguatan nilai-nilai Pancasila di SD. 2) Apa saja kendala penguatan nilai-nilai Pancasila di SD. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Sumber data diperoleh dari kepala sekolah, guru, siswa, dan kegiatan. Teknik pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh dan menyusun data penelitian ini adalah dengan wawancara semi terstruktur, observasi partisipasi aktif dan analisis dokumen. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Pelaksanaan penguatan nilai-nilai Pancasila di SD termasuk dalam jalur sosialisasi Pancasila melalui pengembangan sosial budaya (psyco-pedagogial development) yang dilakukan melalui sholat berjamaah, pemilihan ketua kelas, diskusi kelompok kecil, pramuka, pembelajaran di kelas, jumat bersih, upacara bendera dan piket kelas. Pelaksanan penguatan nilai-nilai Pancasila di sekolah dasar menemui kendala yaitu sikap anak yang sulit dinasehati dan memiliki kebiasaan di luar sekolah yang kurang baik. Perubahan yang terjadi dari yang sebelumnya anti sosial menjadi memiliki sikap peduli sosial yang akhirnya dapat memberikan hasil yang baik untuk menguatkan nilai-nilai Pancasila.

Page 2 of 10 | Total Record : 99