cover
Contact Name
Muhammad Affan Ramadhana
Contact Email
madaniyapustaka@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
madaniyapustaka@gmail.com
Editorial Address
Divisi Jurnal Pusat Studi Bahasa & Publikasi Ilmiah Palopo, Sulawesi Selatan, Indonesia
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Madaniya
ISSN : -     EISSN : 27214834     DOI : -
Madaniya (ISSN 2721-4834) adalah jurnal ilmiah yang menerbitkan artikel tentang pengabdian kepada masyarakat dalam perspektif multidisiplin ilmu. Jurnal ini merupakan wadah untuk para akademisi, praktisi, dan masyarakat untuk mengeksplorasi isu-isu dan praktik yang berkaitan dengan penelitian, implementasi teknologi, dan kebijakan tentang pemberdayaan masyarakat.
Articles 703 Documents
Pelatihan Kader Kesehatan dalam Pengolahan Air Sungai sebagai Sumber Air Bersih di Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir Maksuk Maksuk; Priyadi Priyadi; Marlindayanti Marlindayanti; Ismalayani Ismalayani
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.381

Abstract

Minimnya pengetahuan masyarakat tentang pengolahan air sungai sebagai sumber air bersih dan keterbatasan kemampuan masyarakat untuk membuat alat pengolahan air dari bahan yang mudah didapat di daerahnya menyebabkan masyarakat menggunakan air sungai untuk keperluan sehari-hari tanpa proses pengolahan. Oleh karena itu pelatihan bertujuan untuk menambah pengetahuan dan keterampilan masyarakat, serta mengedukasi masyarakat tentang cara pengolahan air sungai sebagai sumber air bersih di Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir. Metode pelaksanaan kegiatan melalui penyuluhan dan pelatihan mengenai pengolahan air dengan peralatan yang mudah diperoleh di sekitar mereka. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini yaitu kader kesehatan dan masyarakat. Hasil yang diperoleh melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat menambah pengetahuan masyarakat tentang pengolahan air sungai menjadi air bersih dan masyarakat mampu membuat pengolahan air bersih memanfaatkan peralatan dan bahan yang ada disekitar mereka. Selain itu, masyarakat dapat menerapkan dan menduplaksi alat pengolah air tersebut di rumah mereka untuk kebutuhan sehari-hari.
Penyuluhan Diaphragm Breathing Exercise Pada Ibu Hamil di PMB Vitri Suzanti Kota Palembang Dahliah Dahliah; Nada Septa; Ummu Syafa Adila; Rana Amelia; Rosyati Pastuty
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.382

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan pada ibu hamil di PMB Vitri Suzanti Kota Palembang. Berdasarkan data kunjungan ibu hamil tahun 2022 terdapat 361 kunjungan ibu hamil. Sebagian besar mengalami keluhan cepat lelah, terasa sesak terutama pada trimester ketiga, dan cemas saat kehamilan dan menghadapi persalinan. Tujuan kegiatan Program Kreativitas Mahasiswa-Pengabdian Masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan ibu hamil tentang diaphragm breathing exercise dan penggunaan otot diapragma selama masa kehamilan. Metode yang digunakan dengan memberikan penyuluhan dan pemutaran video tentang diaphragm breathing exercise. Target capaian kegiatan yaitu meredakan dispnea, kelelahan, dan meningkatkan fungsi paru sehingga memberikan rasa nyaman dan mengurangi kecemasan pada ibu hamil. Kegiatan pengabdian masyarakat ini terbagi menjadi tiga tahap, yaitu 1) tahap persiapan, 2) tahap pelaksanaan kegiatan, 3) tahap evaluasi.
Pelatihan Pendampingan Pengolahan Bahan Lokal Sagu Menjadi Produk Bernilai Ekonomi Berupa Aneka Penganan Safaruddin Safaruddin; Syamsuddin Syamsuddin; Maryam Mangkunegara; I Nyoman Arnama
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.383

Abstract

Kegiatan diversifikasi pangan diarahkan kepada pengembangan plasma nutfah hayati lokal dan penganekaragam olahan pangan yang berbahan baku selain beras yang dikembangkan sesuai potensi daerah, dimana setiap daerah memiliki komoditi unggulan. Permasalahan yang dihadapi adalah pemanfaatan sagu di Desa Bantimurung, Kecamatan Bone-Bone, Kabupaten Luwu Utara pada umumnya masih dalam bentuk pangan tradisional. Kegiatan pengabdian bertujuan untuk melakukan pendampingan dan pelatihan bahan lokal sagu menjadi aneka penganan kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek. Output utama dari kegiatan pengabdian masyarakat pada KWT yakni keripik india dan aneka kue kering yang berbahan baku tepung sagu, penyampaian materi tentang pemasaran produk, pembuatan label produk dan sosialisasi terkait keamanan pangan dari produk yang dibuat. Pengabdian ini dilaksanakan diawali dengan pelaksanaan sosialisasi, bimbingan dan pelatihan olahan tepung sagu menjadi aneka penganan. Hasil pelaksanaan pelatihan memberikan gambaran bahwa secara umum peserta sudah memiliki keterempilan dasar terkait proses pengolahan aneka penganan berbahan tepung sagu khususnya keripik dan aneka kue kering. Penggunaan tepung sagu untuk pembuatan aneka penganan berupa keripik dan aneka kue kering memang belum dapat menciptakan aneka penganan yang rasa dan kualitasnya sama persis jika menggunakan tepung terigu.
Pencegahan Anemia Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Remaja di SMAN 4 Klaten Esri Rusminingsih; Marwanti Marwanti; Retno Wulan Febriyati; Siti Salasa
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.384

Abstract

Anemia merupakan kondisi pada eritrosit dan hemoglobin yang beredar tidak memenuhi kebutuhan oksigen bagi jaringan tubuh. Anemia defisiensi besi (IDA) merupakan penyebab dominan (>60%) anemia secara global. Anemia dikalangan remaja sangat lazim terjadi dinegara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. Remaja terutama wanita rentan mengalami anemia defisiensi besi ketika memasuki masa pubertas. Anemia dapat membahayakan percepatan pertumbuhan pubertas, serta mengurangi kapasitas fisik dan fungsi kognitif. Penurunan hemoglobin mengurangi ketersediaan oksigen ke jaringan mengakibatkan penurunan kerja fisik. Defisiensi zat besi akan menyebabkan perubahan fungsi neirotransmitter yang dapat mempengaruhi kognisi. Anemia menyebabkan prestasi sekolah rendah dan gangguan perilaku anak sekolah. Tingginya prevalensi anemia pada remaja disebabkan kurangnya pengetahuan, sikap dan praktik gizi sehat. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan Anemia pada di SMKN 4 Klaten. Metode pengabdian masyarakat dilaksanakan dengan memberikan penyuluhan tentang pencegahan Anemia pada Remaja di SMKN 4 Klaten. Pertama peserta diberikan soal pre test tentang pencegahan Anemia, kemudian diberikan penyuluhan meliputi pengertian anemia, tanda dan gejala, penyebab anemia, jenis makanan sumber zat besi, zat yang menghambat penyerapan zat besi, serta vitamin yang meningkatkan penyerapan zat besi. Setelah penyuluhan selesai, peserta diberikan soal post test. Jumlah skor pengetahuan sebelum dan sesudah penyuluhan dihitung dengan nilai rata-rata. Kegiatan penyuluhan tentang pencegahan anemia pada remaja diikuti oleh 29 peserta. Rerata hasil pengetahuan sebelum dilakukan penyuluhan adalah 67, setelah penyuluha terjadi peningkatan pengetahuan dengan rata-rata nilai 86,6. Rata-rata peningkatan pengetahuan sebesar 19,3. Peserta mampu menjelaskan kembali tentang tanda-tanada anemia, penyebab anemia, akibat anemia. Peserta aktif dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Pemberian penyuluhan pada remaja efektif dalam meningkatkan pengetahuan remaja tentang pencegahan anemia.
Pendampingan Masyarakat Desa Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Berbasis Lingkungan Sunandar Said; Zulkarnain Sulaiman; Pratiwi Ramlan; Khaeriyah Adri; Devy Febrianti; Mardhatillah Mardhatillah; Ratri Pramudita Hafid; Mega Aprisna Arif
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.385

Abstract

Sanitasi lingkungan sangat penting dalam upaya peningkatan derajad ummat manusia. Berbagai macam penyakit dapat timbul dari dapak sanitasi lingkungan seperti penyakit DBD, diare dan tifoid. Untuk mengatasi masalaha Kesehatan lingkungan, diperlukan peran aktif seluruh masyarakat untuk memelihara Kesehatan lingkungannya. Permasalahan yang dihadapi oleh mitra adalah sanitasi lingkungan yang kurnag baik, sehingga rentan terhadap penyakit berbasis lingkungan. Maka tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan penyakit berbasis lingkungan. Metode pelaksanaan yang digunakan adalah metode ceramah dengan dua tahapan kegiatan yaitu penyuluhan jamban sehat dan penyuluhan rumah bersih dan sehat. Kegiatan dilaksanakan di Desa Talawe dengan melibatakan tokoh apparat desa masyarakat di kegiatan sosialisasi, dan 38 orang pada kegiatan penyuluhan. Hasil evaluasi pre test dan post test yang dilakukan di setiap tahapan penyuluhan didapatkan bahwa terdapan peningkatan pengetahuan peserta tentang penyakit berbasis lingkungan. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan pengetahuannya terutama terkait dengan penyakit berbasis lingkungan. Untuk itu, kegiatan ini perlu dilaksanakan kegiatan-kegiatan penyuluhan seperti ini agar pengetahuan masyarakat tentang kesehatan semakin baik, sehingga dapat meningkatkan derajat kesehatannya.
Peningkatan Kegiatan Ekonomi Melalui Pelatihan Teknik Kokedama Pada KWT Cempaka A Desa Teras Fara Fitriyani
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.386

Abstract

Kokedama adalah teknik menanam tanaman hias menggunakan media lumut atau serabut kelapa. Kokedama dapat dimodifikasi dengan mengganti bungkus tanah dari lumut dengan serat sabut kelapa yang biasanya dianggap limbah dan tidak terpakai. Saat ini, media tanam yang banyak digunakan adalah secara konvensional yaitu polybag. Pelatihan Kokedama bertujuan untuk memperkenalkan inovasi pembuatan tanaman hias. Metode pelatihan yang digunakan adalah partisipatif dengan peserta anggota Kelompok Wanita Tani Cempaka A Desa Teras. Narasumber mendemonstrasikan keterampilan dan peserta langsung mempraktekkannya. Hasil dari kegiatan ini adalah peserta menguasai keterampilan membuat tanaman hias dengan teknik kokedama. Peserta dapat menggunakan keterampilan tersebut untuk meningkatkan kegiatan perekonomian.
Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru PAUD di Kabupaten Tana Toraja Hasmawaty Hasmawaty; Muliati Muliati
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.389

Abstract

Kesadaran masyarakat akan pentingnya pendidikan anak sejak dini harus dibarengi dengan upaya untuk meningkatkan kompetensi pendidik anak usia dini. Kompetensi tersebut adalah kompetensi pedagogik. Kompetensi mencakup kemampuan memahami perkembangan anak sehingga diharapkan guru PAUD dapat memberikan perlakuan dan pelayanan kepada setiap anak agar dapat berkembang secara optimal. Usaha nyata oleh pemangku kepentingan adalah menyelenggarakan Diklat dalam rangka peningkatan kompetensi guru. Perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan bermitra dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Toraja dan HIMPAUDI ( Himpunan Pendidik Anak Usia Dini) melaksanakan Diklat bagi guru PAUD se-Kabupaten Tana Toraja. Pelaksanaan diklat terdiri atas 5 tahapan yakni : tahap asesmen awal (post test), penyajian materi (metode ceramah dan presentasi) oleh narasumber, diskusi dengan peserta (tanya jawab), pemetaan kompetensi anak dan penyusunan RPP, dan asesmen akhir. Kegiatan diklat berlangsung selama 3 hari diikuti oleh guru PAUD se-Kabupaten Tana Toraja yang berjumlah 100 orang peserta. Dari kegiatan pengabdian ditemukan berdasarkan asesmen awal bahwa kompetensi guru masih perlu ditingkatkan dalam hal penguasaan konsep perkembangan 6 aspek pengembangan anak, perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi hasil belajar anak. Selain aspek pengetahuan, peserta diklat juga dilatih memiliki kemampuan bekerja sama dan memiliki sikap tanggungjawab dalam kelompok. Memupuk kepercayaan diri peserta diklat untuk berani tampil mengemukakan ide dan pendapatnya. Sebagai luaran dari kegiatan pengabdian ini, berdasarkan pembagian kelompok ada 10 pemetaan kompetensi anak dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang dibuat oleh peserta diklat secara berkelompok. Hasil kerja kelompok peserta diklat ini akan menjadi bekal pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola kelas di lembaganya masing-masing.
Pemanfaatan Media Sosial untuk Promosi UMKM Dapur Bubun Cikarang Wiji Safitri; Novi Fitria Hermiati; Edri Fauzan
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.390

Abstract

UMKM mempunyai peran yang sangat penting dalam perekonomian. Sebagian besar UMKM bergerak dalam sektor makanan. UMKM Dapur Bubun sebagai UMKM yang bergerak dalam bidang makanan mempunyai kendala dalam usahanya. Kendala tersebut antara lain konsumen belum mengetahui produk apa saja yang tersedia, harga belum dicantumkan sehingga konsumen tidak bisa melakukan estimasi harga, dan pemasaran masih di sekitar lokasi usaha. Dengan ini, tujuan pengabdian ini adalah membuat pelatihan bagaimana melakukan optimalisasi WhatsApp sebagai promosi dan menggunakan Instagram sebagai media katalog produk serta promosi. Metode yang dipergunakan adalah dengan memberikan pelatihan kepada UMKM Dapur Bubun. Tim pengabdian terdiri dari tiga orang yang merupakan Dosen Universitas Pelita Bangsa Cikarang. Pelatihan Instagram terdiri dari bagaimana membuat akun, memberikan deskripsi pada profil, upload foto produk pada feed, membuat stories Instagram, membuat deskripsi dan caption, membuat hashtag, dll. Untuk pelatihan optimalisasi WhatsApp dengan cara menggunakan status WhatsApp sebagai promosi dan menggunakan testimoni untuk menarik pasar. Pelatihan mendapat penilaian yang sangat baik dari owner Dapur Bubun. Diharapkan untuk pengabdian selanjutnya dapat dilakukan dengan cara bagaimana membuat konten kretatif pada media sosial sebagai sarana promosi.
Membangun Budaya Sadar Pajak Pada Generasi Z Erma Wulan Sari; Winda Dwi Trisnasari; Andrias Nur Febriani
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.391

Abstract

Pajak memiliki sumbangsih terbesar bagi pendapatan negara Indonesia. Pajak berperan penting dalam pembangunan dan kemajuan negara. Akan tetapi tingkat kesadaran dan kepatuhan pajak di Indonesia masih sangat rendah. Hal ini disebabkan kurangnya pengetahuan mengenai perpajakan. Tujuan diadakannnya sosialisasi ini yaitu untuk memberikan pemahaman dan kesadaran kepada para generasi Z tentang pentingnya kesadaran pajak sejak dini. Kegiatan sosialisasi ini diberikan pada mahasiswa Universitas PGRI Madiun. Metode yang digunakan dalam sosialisasi ini adalah dengan metode penyuluhan dilakukan secara offline. Setelah dilakukan kegiatan sosialisasi ini diharapkan para peserta menyadari tentang pentingnya kesadaran dan kepatuhan dalam membayar pajak.
Sosialisasi Sains dan Pendampingan Penyelesaian Soal IPA di Madrasah Aliyah Sampano Kabupaten Luwu Nurasia Nurasia; Marwan Sam; Suhaeni Suhaeni
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53696/27214834.392

Abstract

Kegiatan sosialisasi dan pendampingan penyesaiaan soal IPA bagi siswa pada jurusan IPA di Madrasah Aliyah Sampano Larompong Selatan Kabupaten Luwu bertujuan untuk memberikan gambaran kepada siswa terkait ilmu sains, proses pembelajaran dan peluang kerja bagi alumni sains. Kegiatan sosialisasi juga dirangkaikan dengan pendampingan siswa dalam menyelesaikan soal IPA dan Matematika. Kegiatan ini bertujuan agar siswa mampu memahami tentang materi IPA dan Matematika sehingga dapat meningkatkan minat siswa dalam memperdalam ilmu terkait IPA dan Matematika sehingga dapat memberikan dampak yang positif bagi peningkatan hasil belajar siswa utamanya dalam mata pelajaran terkait sains. Kegiatan ini terdiri dari 3 tahapan utama yakni tahapan persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Pada tahapan persiapan, meliputi koordinasi dengan pihak sekolah, dilanjutkan dengan persiapan materi oleh tim pelaksana dan penyusunan modul IPA dan Matematika. Kegiatan pelaksanaan terdiri dari sosialisasi dan pendampingan penyesaiaan soal IPA dan Matematika. Kegiatan evaluasi bertujuan untuk mengetahuai sejauh mana pemahaman siswa terhadap sains, peminatan siswa dalam bidang sains serta evaluasi hasil pendampingan penyesaiaan soal. Dari hasil pelaksanaan sosialisasi terlihat bahwa siswa umumnya memiliki ketertarikan dalam bidang sains dengan persentase 80%. Sedangkan untuk kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal IPA dan Matematika juga mengalami peningkatan sebesar 45%.