Articles
703 Documents
Tingkatkan Kemitraan Melalui Tangkis Stunting Sebelum Genting
Ratna Dian Kurniawati;
Tika Lubis;
Kosasih Kosasih;
Raihany Sholihatul Mukaromah;
Jumiatun Jumiatun;
Ade Iwan Mutiudin;
Choerrunisa Choerrunisa;
Bilqis Annisa;
Fathiya Insania;
Asi Raja Pasaribu;
Dhimas Amin Herlangga;
Wawono Pandu Wiratmoyo
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.349
Sustainable Development Goals (SDGs) menetapkan stunting sebagai salah satu target pada tujuan pembangunan berkelanjutan ke-2. Tujuan tersebut adalah menghilangkan kelaparan dan segala bentuk malnutrisi pada tahun 2030 serta mencapai ketahanan pangan. Data Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) tahun 2021 menyatakan prevalensi stunting berkisar 24,4 persen atau 5,33 juta balita. Artinya angka tersebut masih di atas angka standar yang ditoleransi WHO, yaitu di bawah 20 persen. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di Desa Cimenyan melalui bina suasana dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi kepada ibu PKK, ibu yang memiliki balita, dan karang taruna. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan upaya promosi kesehatan dengan membangun kemitraan melalui bina suasana dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pencegahan faktor resiko penyebab stunting. Pengabdian masyarakat ini terdiri dari survery awal, focus group discussion, diseminasi dan evaluasi. Kegiatan dilakukan pada 25, 27 Juli dan 11 Agustus 2022. Desa Cimenyan merupakan desa dengan penduduk pendidikan rendah dan kasus pernikahan dini masih cukup tinggi, di mana terdapat 63 balita terindikasi mengalami stunting. Terdapat peningkatan pengetahuan ibu mengenai pencegahan stunting dan peningkatan remaja mengenai dampak pernikahan dini. Perlu ditingkatkan kerjasama lintas sektoral dan lintas program dalam kemitraan pencegahan stunting.
Implementasi Model Bisnis Pembesaran Maggot dalam Peningkatan Ekonomi dan Peduli Lingkungan Masyarakat Desa Laladon
Nahrowi Nahrowi;
Muhammad Ridla;
Rima Shidqiyya Hidayati Martin;
Maya Shofiah;
Tazkiyah Annisa Utari;
Rahayu Asmadini Rosa;
Isnaini Dafri;
Mochammad Dzaky Alifian
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.352
Isu ekonomi dan lingkungan masih menjadi permasalahan utama masyarakat di era 4.0, hal ini terjadi karena solusi dari persoalan tersebut belum terkelola secara efektif. Jika dilihat dari sudut pandang berbeda, terdapat korelasi positif antara pengelolaan limbah lingkungan dan peningkatan ekonomi. Salah satu upaya peningkatan ekonomi melalui biokonversi limbah organik dengan memanfaatkan maggot Black Soldier Fly yang juga memiliki nilai jual sebagai bahan pakan lokal. Upaya tersebut diimplementasikan melalui model bisnis pembesaran maggot dalam pengabdian masyarakat Desa Laladon. Desa Laladon memiliki potensi sebagai sumber limbah organik dan pusat produksi maggot Black Soldier Fly. Model bisnis yang berfokus pada pembesaran maggot mudah dilakukan, memerlukan fasilitas sederhana, dan bersifat zero waste, yang mana efektif dilakukan berbasis masyarakat. Pengabdian ini di mulai dengan pelatihan (pre-test dan post-test), study banding, serah terima fasilitas, praktik pembesaran maggot dan pendampingan. Penerapan model bisnis pembesaran tersebut berdampak positif, dalam satu siklus panen maggot dapat menghasilkan 113 kg maggot segar dari tiga kelompok peternak binaan. Hasil penjualan maggot segar menambah pendapatan ekonomi masyarakat juga nilai kepedulian lingkungan di Desa Laladon. Model bisnis pembesaran maggot menginisiasi peningkatan ekonomi mandiri masyarakat Desa dan pelestarian lingkungan yang efisien dengan dukungan dan kerjasama antara masyarakat, pemerintah, industri serta institusi pendidikan.
Pelatihan Penyusunan Perangkat Ajar Kurikulum Merdeka bagi Guru-guru PAUD
Andi Tenri Ampa;
Sri Sufliati Romba
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.354
Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi oleh mitra yaitu kurangnya pemahaman tentang implementasi kurikulum Merdeka khususnya dalam merancang dan menyusun perangkat ajar Kurikulum Merdeka di Satuan PAUD. Oleh karena itu, tim PKM unismuh Makassar melakukan pelatihan dan pendampingan pemahaman terhadap kurikulum Merdeka. Kegiatan dilakasanakan tiga tahap, yaitu pertama ‘pelatihan/pemaparan konsep kurikulum Merdeka untuk PAUD yang meliputi pemaparan tentang Rancangan kegiataan bermain dengan merujuk pada Capaian Pemebelajaran (CP); Pemaparan tentang pengembangan alur dan tujuan pembelajaran pada satuan PAUD berdasarkan karakteristik satuan, kebutuhan dan minat anak, kondisi lingkungan sekitar, serta keterkaitannya dengan CP, sehingga alur dan tujuan pembelajaran antar-tiap satuan dapat berbeda; Pemaparan tentang pengembangkan modul ajar sesuai dengan kebutuhan belajar peserta didik. Kedua, pendampingan pembuatan peta konsep pembelajaran untuk PAUD, dan ketiga, praktek penerapan perangkat ajar di depan teman sejawat. Luaran PKM ini berupa peningkatan pemahaman tentang konsep dan cara implementasi Kurikulum Merdeka untuk PAUD. Para guru sangat antusias dalam mengikuti pelatihan tersebut, mereka merespon bahwa dengan pelatihan ini mereka dapat mengimplementasikan kurikulum Merdeka pada sekolah mereka masing-masing.
Pengembangan Kawasan Perumahan dan Permukiman melalui Penyusunan Rencana Pembangunan Perumahan dan Permukiman
Yunita Syafitri Rambe;
Aulia Muflih Nasution;
DR Maghfirah
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.357
Pengabdian ini dilakukan di kabupaten Nagan Raya. Latar belakang pengabdian ini dilakukan karena permasalahan yang timbul yang dirasakan oleh masyarakat berdampak kepada kehidupan dan Kesehatan masyarakat. Diperlukan strategi-strategi dalam menangani masyarakat dan diperlukan kebijakan oleh Pemerintah terhadap Kabupaten Nagan Raya terutama kepada aspek yang berhubungan dengan kehidupan masyarakat sekitar. Metode pelaksanaan yang dilakukan oleh tenaga ahli dalam hal ini adalah dosen Universitas Medan Area melakukan pendekatan kepada masyarakat, pengamatan, pengumpulan data, wawancara dan dokumentasi dilapangan. Data kualitatif ini akan di bahas dan akan ditinjau melalui literatur dan kepakaran tenaga ahli masing-masing. Hasil pembahasan ini akan di diskusikan dengan pemerintah setempat. Data-data ini dijadikan dasar dalam penyusunan sebuah buku yang berisi strategi selama 20 tahun ke depan dan kebijakan yang harus diikuti nantinya yang akan dikeluarkan oleh pemerintah setempat dalam hal pembangunan dan pengaturan masyarakat demi mewujudkan kota yang baik di 20 tahun ke depannya.
Pelatihan Pembuatan Yoghurt Labu Kuning sebagai Ide Usaha di Desa Wisata Jamalsari Kota Semarang Pada Masa Pandemi Covid-19
Arik Dian Eka Pratiwi;
Dewi Fitriani Puspitasari;
Dewi Ramonah;
Wulandari Wulandari;
Nurchasanah Nurchasanah;
Dita Mayang Sari;
Taufik Ardiyanto
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.358
Pandemi COVID-19 telah menyebabkan dampak dari banyak sektor, termasuk melemahnya bidang perekonomian di berbagai daerah. Salah satu daerah yang terdampak pandemi COVID-19 adalah Desa Wisata Jamalsari. Sektor yang paling terdampak adalah rumah tangga karena merupakan sektor yang tidak melakukan aktivitas ekonomi. Akibatnya, masyarakat harus berusaha bagaimana caranya untuk dapat bertahan dalam kondisi yang tidak menentu tersebut. Salah satu cara untuk dapat mengembangkan potensi serta kreativitas masyarakat adalah dengan cara mengikuti suatu pelatihan guna meningkatkan keterampilan. Pelatihan yang dilakukan dalam kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah pembuatan produk makanan sehat dengan memanfaatkan hasil bumi yang terdapat di Desa Wisata Jamalsari yaitu labu kuning. Desa ini mendapat julukan sebagai Kampung Tematik Labu karena terdapat banyak budidaya tanaman labu kuning. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan terkait pembuatan produk yoghurt yang berbahan dasar susu dan labu kuning agar dapat meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengembangkan ide usaha di masa pandemi. Yoghurt labu kuning merupakan produk inovasi fermentasi berbahan dasar susu dan labu kuning. Metode pengabdian yang dilakukan dengan cara survei lapangan, rapat koordinasi tim pengabdian dengan mitra, kemudian penyuluhan dan pelatihan dengan warga. Sasaran pengabdian dapat menerima dan mengikuti pelatihan dengan sangat antusias, lancar dan tertib. Seluruh peserta sangat tertarik dengan pelatihan yang telah diberikan. Menurut warga, materi yang disampaikan juga sangat jelas dan sebagian besar tertarik untuk mengembangkan produk yoghurt labu kuning sebagai ide usaha karena alat, bahan dan proses pembuatan sangat mudah disiapkan serta dipraktikkan.
Penggunaan Google Earth dan Story Map Bagi Siswa IPS Kelas XII SMAN 8 Luwu Timur
Andi Jumardi;
Iin Karmila Putri
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.359
Pada kegiatan PKM ini tim pelaksana melakukan kerjasama atau bermitra dengan SMAN 8 Kecamatan Tomoni Kabupaten Luwu Timur yang beralamat di Jalan Pendidikan No. 3. Permasalahan yang terjadi pada mitra menunjukkan adanya berbagai keterbatasan terkait dengan sumber belajar, media pembelajaran serta kemampuan siswa Kelas XII IPS SMAN 8 pada mata pelajaran geografi belum mampu memanfaatkan sumber-sumber dan media pembelajaran geografi yang lebih modern dengan memanfaatkan Teknologi Informasi (TI) yang saat ini cukup tersedia saat ini. Manfaat dalam program PKM ini adalah sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran geografi, menigkatkan kompetensi pengetahuan dan kemampuan skill siswa Kelas XII IPS SMAN 8 Luwu Timur yang mempelajari matapelajaran geografi dalam hal penerapan teknologi SIG seperti pembuatan peta dan penggunaan aplikasi Google Earth dan Story Map. Kegiatan PKM yang dilakukan berupa bentuk seminar, workshop atau pelatihan untuk siswa kelas XII IPS SMAN 8 Luwu Timur yang mempelajari matapelajaran geografi. Melalui PKM ini peserta kelas XII IPS yang mengikuti kegiatan PKM ini diberikan pengetahuan atau penguatan tentang Sistem Informasi Geografis dan penggunaan aplikasi google earth dan story map yang dapat diterapkan dalam pembelajaran geografi. Dari kegiatan PKM ini peserta sudah mampu menerapkan aplikasi Google Earth salah satunya menentukan lokasi atau mengambil data koordinat, menghitung luas lahan, melakukan digitasi jalan maupun sungai dan peserta sudah mampu memvisualisasikan data spasial dengan memanfaatkan aplikasi story map.
Pendidikan Kebencanaan di SMA Negeri 11 Luwu Kecamatan Lamasi Kabupaten Luwu
Aryadi Nurfalaq;
Rahma Hi. Manrulu;
Irwan Ramli;
Fitri Jusmi;
Ilmiati Illing
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.360
Program PKM ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh mitra, di mana siswa belum memiliki pengetahuan mengenai potensi bencana di daerahnya. Siswa belum pernah dibekali pengetahuan dalam bentuk pelatihan dalam menghadapi bencana. Sekolah juga belum memiliki sarana dan prasarana mitigasi bencana seperti rambu-rambu dan peta jalur evakuasi. Solusi yang ditawarkan berupa Kegiatan Sekolah Siaga Bencana (SSB). Metode pelaksanaan dibagi ke dalam tiga tahapan yaitu tahapan persiapan, pelaksanaan kegiatan, dan monitoring dan evaluasi program. Tahapan persiapan meliputi observasi awal, studi awal, menyiapan dan pemasangan rambu-rambu mitigasi serta penyusunan modul kegiatan. Untuk tahapan pelaksanaan kegiatan meliputi pemberian materi, simulasi bencana dan evaluasi. Tahapan selanjutnya adalah evaluasi program. Melalui kegiatan ini diketahui bahwa indeks kesiapsiagaan siswa SMA Negeri 11 Luwu menghadapi bencana dalam kategori Tinggi sebesar 34,5%, kategori Sedang sebesar 62,1% dan kategori Rendah sebesar 3,4%.
Pemanfaatan dan Pengenalan Lingusitik Forensik untuk Siswa/Siswi SMA Negeri 6 Palopo
Besse Herdiana;
M. Zulham;
Sukmawati Sukmawati;
M. Nurhakim
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.362
Kehadiran linguistik forensik sebagai alat analisis untuk memecahkan masalah hukum yang terkait dengan praktik berbahasa, utamanya pilihan kata yang cenderung lebih mengarah kepada kekerasan verbal yang pada akhirnya mengarah kepada tindak penghinaan dan ujaran kebencian. Tujuan dari kegiatan pemafaatan dan pengenalan linguistik forensik untuk Siswa SMA di Kota Palopo sebagai upaya pencegahan kasus perundungan dilaksanakan sebagai upaya memberikan edukasi dan pengenalan linguistik forensik, meningkatkan kesadaran hukum melalui tulisan, serta pembinaan kepada siswa agar santun dalam berbahasa baik di media sosial ataupun ujaran langsung yang dilontarkan yang mengarah kepada perundungan. Kegiatan ini dilaksanakan di SMA Negeri 6 Palopo yang berlokasi di di Jl. Patang II, No. 61, Kota Palopo dengan peserta yang terdiri dari kelas X, XI, dan kelas XII. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan tahap pemberian materi oleh pakar bahasa atau dosen yang ahli dalam bidang linguistik forensik. Pemberian materi dilakukan dalam bentuk sosialisasi dan pengenalan melalui materi pengantar tentang linguistik forensik, contoh kasus dan analisis kasus forensik, efek dan dampak psikologis dari perundungan. Hasil dari kegiatan ini adalah meningkatnya pemahaman siswa tentang bahaya perundungan yang berujung kepada kasus tindak pidana; meningkatnya pengetahuan kepada siswa terkait dengan linguistik forensik; siswa-siswa menyadari dan memahasi efek psikologi yang ditimbulkan dari perundungan.
Digitalisasi Kesenian Njanen: Strategi Pelestarian Kebudayaan Melalui Platform Sosial Media
Prihatin Dwihantoro;
Dwi Susanti;
Pristi Sukmasetya;
Rayinda Faizah
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.363
Indonesia adalah negara dengan keberagaman budaya tradisional yang tersebar di penjuru daerah. Keanekaragaman budaya Indonesia mempunyai nilai sehingga perlu dilestarikan. Kehadiran kesenian tradisional di sebagian daerah Indonesia yang sudah jarang ditemukan, generasi muda sudah mulai meninggalkannya, karena cenderung lebih suka mempelajari budaya dari luar. Dalam situasi seperti saat ini, perilaku budaya terutama generasi muda perlu mendapatkan perhatian serius. Kemajuan teknologi di era global belum sepenuhnya dimanfaatkan secara tepat sebagai bentuk media digitalisasi dan promosi kesenian tradisional. Kesenian Njanen adalah kesenian tradisional yang bernafaskan Islam, mirip dengan shalawatan. Njanen (Njajai Unen-Unen) yang berarti berbagai macam bahasa dijadikan sebagai alat berdakwah, perlu adanya nguri-uri kebudayaan dengan digitalisasi kesenian di Seloprojo menjadi salah satu solusi dalam pelestarian serta promosi kesenian tradisional yang bertujuan untuk menyadarkan masyarakat bahwa kesenian warisan leluhur harus selalu dijaga dan terus dilestarikan. Pemanfaatan platform digital sebagai media global perlu dilakukan sehingga bisa menjangkau khalayak yang lebih luas, terutama generasi millenial. Dengan program pendampingan dan pelatihan digitalisasi kesenian Njanen ini para peserta pelatihan memperoleh pengetahuan dan pemahaman baru terkait platform digital yang dapat dimanfaatkan sebagai media untuk mempromosikan kesenian tradisional khususnya Njanen di Seloprojo.
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah dan Analisis Data Bagi Guru di SMA Negeri 5 Palopo
Khaerati Khaerati;
Sukmawati Syam;
Marwan Syam
Madaniya Vol. 4 No. 1 (2023)
Publisher : Pusat Studi Bahasa dan Publikasi Ilmiah
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.53696/27214834.364
Penulisan karya ilmiah tidak terlepas dari analisis data penelitian. Analisis data penelitian bertujuan untuk mengukur keberhasilan suatu penelitian. Berdasarkan observasi di SMA Negeri 5 Palopo, sebagian guru masih memiliki kekurangan dalam memahami pembuatan karya ilmiah. Hasil wawancara terhadap guru umumnya kurang memahami sistem penulisan karya ilmiah dan analisis data, sehingga guru kurang termotivasi untuk membuat suatu penelitian dan mempublikasikannya dalam jurnal pendidikan. Kegiatan ini dilaksanakan selama 2 bulan secara daring berupa pelatihan penulisan karya ilmiah dan analisis data bagi guru di SMA Negeri 5 Palopo. Selain itu, diadakan pendampingan dalam penulisan karya ilmiah dan analisis data. Hasil dari kegiatan ini adalah guru termotivasi dalam pembuatan karya ilmiah serta meningkatkan pemahaman dalam penyusunan karya ilmiah. Terlihat dari hasil angket yang diberikan saat pretest diperoleh motivasi 59,09%, pengetahuan 53,03% dan minat 46,59% mengalami peningkatan setelah pelaksanaan posttest motivasi 80,11%, pengetahuan 78,22% dan minat 81,53%.