cover
Contact Name
Lilis Satriah
Contact Email
lilis.satriah@uinsgd.ac.id
Phone
+628172315449
Journal Mail Official
jurnal.irsyad@uinsgd.ac.id
Editorial Address
https://jurnal.fdk.uinsgd.ac.id/index.php/irsyad/about/editorialTeam
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam
ISSN : 20864116     EISSN : 20864116     DOI : https://doi.org/10.15575/irsyad
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam, Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung sejak tahun 2008. Jurnal ini mempublikasikan karya ilmiah hasil penelitian dalam mengembangkan konsep dan teori berkaitan dengan kajian Bimbingan dan Konseling Islam meliputi bimbingan konseling pendidikan Islam, bimbingan konseling mental Islam, bimbingan konseling karir Islam, bimbingan konseling Keluarga sakinah, bimbingan konseling paska bencana, bimbingan konseling Rohani Islam; penyuluhan Islam: penyuluhan sosial agama, penyuluhan penanggulangan NAPZA, penyuluhan keluarga berencana, penyuluhan remaja; media BKI: e-counseling Islam; training Islam, dan motivasi Islami. Naskah yang masuk ke editor jurnal sebelum dipublikasikan akan melewati penilaian melalui double blind review, artinya baik penulis maupun reviewer tidak saling mengetahui.
Articles 109 Documents
Layanan Bimbingan Akademik dalam Meningkatkan Prestasi Akademik Mahasiswa Ridhi Antika Zakiyatunufus
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 7 No 2 (2019): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.576 KB) | DOI: 10.15575/irsyad.v7i2.879

Abstract

Prestasi Belajar dapat di pengaruhi berbagai faktor yaitu dapat dari intrinsik maupun ekstrinsik salah satu faktor yang berpengaruh yaitu peran pembimbing akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui prestasi akademik mahasiswa setelah melakukan layanan bimbingan akademik. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan menggunakan metode fenomenologi dan studi kasus, populasinya sebanyak, cara pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling dengan sumber data primer dan sekunder, sumber data primer telah ditentukan yaitu mahasiswa BKI angkatan 2015, dan sumber data sekunder telah ditentukan 10 dosen pembimbing akademik, juga dokumen-dokumen akademik. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan Observasi, wawancara, angket dan studi pustaka yang di analisis secara kualitatif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang bermakna antara layanan bimbingan akademik dalam meningkatkan prestasi akademik mahasiswa. Kesimpulan prestasi akademik mahasiswa sebagian besar dipengaruhi oleh peran pembimbing akademik.
Pengaruh Bimbingan Praktik Tilawah terhadap Motivasi Menghafal Al-Quran Ulfa Novianti Saeful
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 7 No 2 (2019): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.981 KB) | DOI: 10.15575/irsyad.v7i2.880

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan respon mahasiswa terhadap proses bimbingan praktik tilawah, motivasi menghafal Al-Quran, serta pengaruh bimbingan praktik tilawah terhadap motivasi menghafal Al-Quran mahasiswa angkatan 2014 Jurusan Bimbingan Konseling Islam UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Metode penelitian ini adalah kuantitatif. Adapun populasi dalam penelitian ini yaitu sebanyak 185 orang dengan sampel 64 responden. Dari hasil penelitian diperoleh pengaruh bimbingan praktik tilawah terhadap motivasi menghafal Al-Quran mahasiswa angkatan 2014 Jurusan Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung yaitu sebesar 72,25% dan sisanya sebesar 27,75% dipengaruhi oleh variabel lain. Respon mahasiswa Jurusan Bimbingan Konseling Islam Angkatan 2014 terhadap proses pelaksanaan bimbingan praktik tilawah sangat tinggi hal ini disebabkan oleh tata cara atau metode yang dilakukan oleh pembimbing dalam melaksanakan bimbingan. Mahasiswa Jurusan Bimbingan Konseling Islam Angkatan 2014 memiliki perencanaan dalam aktivitas menghafal Al-Quran, memiliki pencapaian tujuan yang diinginkan, memiliki kesadaran untuk menghafal Al-Quran, menghargai dan menerima pembimbing yang mengajarkan hafalan Al-Quran, serta memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dalam proses menghafal Al-Quran.
Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkoba melalui Terapi Religius di Yayasan Serba Bakti Pondok Pesantren Suryalaya Inabah XIV Garut Aji Khojinatul Asror; Dadang Ahmad Fajar
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 5 No 1 (2017): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (274.532 KB)

Abstract

The purpose of this research is: first to know the method applied in religious therapy in rehabilitating drug abuse victim in Inabah XIV Garut. Secondly to know the process of the implementation of relascal therapy victims of drug abuse in Inabah XIV Garut. Questions from this study include the first how the concept of religious therapy in rehabilitating victims of drug abuse in Inabah XIV Garut, the second how the implementation of the concept of religus therapy in the reduction of drug abuse victims in Inabah XIV Garut. This research uses a qualitative approach that produces data data obtained from the object of research with descriptive method through interviews, observation and documentation, which then analyzed by describing the primary and secondary data, reducing the data according to the needs of research and concluded to answer the research objectives. The results of the research found that the first concept of religious therapy in Inabah Garut using religious approach or religus therapy and tasawuf practice in rehabilitating victims of drug abusers, the second implementation of the concept of religious therapy in Inabah Garut that is by practicing the practice of worship for worship self-awareness, instilling awareness of servant relationship With the creator and restore the faith of the divine who can open the door of truth and light hidayah, then by observation the effectiveness of religious therapy used in Inabah can be seen and felt by the victims of drug abusers much better than before. Tujuan dilaksanakannya penelitian ini adalah : pertama untuk mengetahui metode yang diterapkan didalam terapi religius dalam merehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba di Inabah XIV Garut. Kedua untuk mengetahui proses pelaksanaan terapi religus korban penyalahgunaan narkoba di Inabah XIV Garut. Pertanyaan dari penelitian ini diantaranya yang pertama bagaimana konsep terapi religius dalam merehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba di Inabah XIV Garut, yang kedua bagaimana implementasi konsep terapi religus dalam merahabilitasi korban penyalahgunaan narkoba di Inabah XIV Garut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang menghasilkan data data yang diperoleh dari objek penelitian dengan metode deskriptif melalui wawancara, observasi dan dokumentasi, yang kemudian dilakukan analisis dengan cara mendeskripsikan data primer maupun sekunder, mereduksi data sesuai kebutuhan penelitian dan disimpulkan untuk menjawab tujuan penelitian. Hasil penelitian yang ditemukan, pertama bahwa konsep terapi religius di Inabah Garut menggunakan pendekatan keagamaan atau terapi religus dan amalan tasawuf dalam merehabilitasi korban penyalahguna narkoba, kedua implementasi konsep terapi religius di Inabah Garut yaitu dengan menjalankan amalan amalan ibadah untuk penyadaran diri, menanamkan kesadaran hubungan hamba dengan pencipta dan mengembalikan keimanan ilahiat yang bisa membuka pintu kebenaran dan cahaya hidayah, maka dengan dilakukannya observasi efektifitas terapi religius yang digunakan di Inabah dapat terlihat dan dirasakan oleh para korban penyalahguna narkoba yang jauh lebih membaik dari sebelumnya.
Bimbingan Keagamaan di Daerah Pesisir Ineu Inayah; Mu'minatul Zanah; Hajir Tajiri
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 5 No 1 (2017): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (217.731 KB)

Abstract

The research is purpose; first, to know the religious condition in seaboard of Muaragembong, Second, to know the implementations of religious guidance in society of muaragembong seaboard, third, to know the result of religious guidance in society of muaragembong seaboard. The research is using descriptive method by qualitative approach, that is systematically describing and accurately about condition of religious and implementation of religious guidance in seaboard of Pantai Bahagia village, Muaragembong subdistrict of Bekasi regency. Technique of collecting data in this research by observation, interview, and literature study. The result of research, the condition of religious is Islam majority, the religious activity that is weekly and monthly study of religious, Friday take pray, pray together, tahlil, aqiqah, reciting of Yasin verse, and commemorating red-letter days of Islam, in addition to that, there are any fisher ceremony in every year who called commonly as sea party, or Nadran (native culture) by religious ritual. The implementation of religious by directly method every day after pray together, one week is mothers and fathers religious study, one month on fourth week is general study of religious, and every one year is the ceremony of fishers. By looked be present the quantity of jama’ah, the quality of people comprehension to Islam, increasingly by result of interview about it, nowdays the society be conviced about their requirement of religious spirituality. Tujuan penelitian ini ialah mengetahui kondisi keagamaan di daerah pesisir muaragembong, mengetahui pelaksanaan bimbingan keagamaan di masyarakat daerah pesisir muaragembong, mengetahui hasil bimbingan keagamaan di masyarakat daerah pesisir muaragembong. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif yakni menggambarkan secara sistematis dan akurat tentang kondisi keagamaan dan pelaksanaan bimbingan keagamaan di daerah pesisir desa pantai bahagia kecamatan Muaragembong Kabupaten Bekasi. Tekhnik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan cara observasi, wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian, kondisi keagamaan mayoritas beragama islam, kegiatan keagamaan yang ada yaitu pengajian mingguan, pengajian bulanan, sholat jum’at, sholat berjama’ah, tahlilan, aqiqahan, yasinan, dan memperingati hari-hari besar Islam, selain itu juga adanya syukuran para nelayan setiap tahun yang biasa disebut pesta laut atau kebudayaan leluhur (nadran) yang di sertai dengan ritual keagamaan. Pelaksanaan keagamaan dengan metode secara langsung dilaksanakan setiap hari setelah sholat berjama’ah, satu minggu sekali pengajian ibu-ibu dan bapak-bapak, satu bulan sekali pada minggu ke empat pengajian umum, dan satu tahun sekali untuk syukuran para nelayan. Di lihat dari banyaknya jama’ah yang hadir, secara kualitas pemahaman masyarakat terhadap ajaran Islam semakin meningkat. hasil dari wawancara mengenai hal tersebut, masyarakat kini meyakini akan kebutuhan spiritual keagamaannya.
Proses Bimbingan Sosial dalam Penanganan Kekerasan Seksual pada Anak Neng Helmi Siti Halimah; Zaenal Muttaqin
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 5 No 1 (2017): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (214.161 KB)

Abstract

The purpose of this study is to determine the process of social guidance in the handling of sexual violence in children conducted by UPT P2TP2A; to know UPT-P2TP2A supporting and inhibiting factor for social guidance in handling child sexual abuse cases; to know the change of counselee after following social guidance in handling of sexual violence in child according to counselor. This research uses descriptive method with qualitative approach. The reason is to describe what it is about the process of social guidance in the handling of sexual violence perpetrated by UPT-P2TP2A in children. Data collection techniques used are observation, interview and documentation. Sources of data used in this study using two types of data, the first is the primary data that is Head UPT-P2TP2A, UPT-P2TP2A staff and Counselor who handles social guidance process. And second is secondary data that is book study, article, scientific paper (Journal), thesis and other information related to research problem. The results of this study indicate that social guidance conducted UPT P2TP2A for children experiencing sexual violence that there are some stages of guidance for children who have sexual violence that is the stage of introduction, stages of work and the final stage. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses bimbingan sosial dalam penanganan Kekerasan seksual pada anak yang dilakukan oleh UPT P2TP2A; untuk mengetahui faktor pedukung dan penghambat UPT-P2TP2A untuk melakukan bimbingan sosial dalam penanganan kasus kekerasan seksual pada anak; untuk mengetahui perubahan konseli setelah mengikuti bimbingan sosial dalam penanganan kekerasan seksual pada anak menurut konselor. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Alasannya untuk mendeskripsikan apa adanya mengenai proses bimbingan sosial dalam penanganan kekerasan seksual yang dilakukan oleh UPT-P2TP2A pada anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan dokumentasi. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan dua jenis data, yang pertama adalah data primer yaitu Kepala UPT-P2TP2A, staff UPT-P2TP2A dan Konselor yang menangani proses bimbingan sosial. Dan yang kedua adalah data sekunder yaitu studi buku, artikel, karya ilmiah (Jurnal), skripsi dan informasi lainnya yang berkaitan dengan masalah penelitian. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa bimbingan sosial yang dilakukan UPT P2TP2A bagi anak yang mengalami kekerasan seksual bahwa ada beberapa tahapan bimbingan bagi anak yang memiliki kekerasan seksual yaitu tahapan perkenalan, tahapan kerja dan tahapan akhir.
Layanan Bimbingan Konseling Keluarga Untuk Meminimalisasi Angka Perceraian Intan Asti Purnamasari
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 7 No 1 (2019): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.333 KB) | DOI: 10.15575/irsyad.v7i1.884

Abstract

Research conducted in the Office of Religious Affairs (KUA) Cileunyi this program to counseling the family aims to find out how the program and the process of implementation of family counseling to minimize the rate of divorce and know what are the supporting factors and inhibitors in the implementation of family counseling counseling program and how the results of implementation of the family counseling counseling program. The method used in this research is using qualitative methods by collecting data from interviews with KUA and observations made to the implementation. So the result of this research is known that family counseling program can not minimize the divorce rate because in prove with the data of divorce rate in Sub Cileunyi which every month counted increase. Penelitian yang dilakukan di Kantor Urusan Agama (KUA) Cileunyi ini terhadap program bimbingan konseling keluarga bertujuan untuk mengetahui bagaimana program dan proses pelaksanaan bimbingan konseling keluarga untuk meminimalisasi angka perceraian serta mengetahui apa saja faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan program bimbingan konseling keluarga dan bagaimana hasil dari pelaksanaan program bimbingan konseling keluarga tersebut. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif dengan mengumpulkan data dari hasil wawancara dengan pihak KUA serta hasil observasi yang dilakukan terhadap pelaksanaanya. Sehingga hasil dari penelitian ini adalah diketahui bahwa program bimbingan konseling keluarga belum bisa meminimalisasi angka perceraian karena di buktikan dengan adanya data angka perceraian di Kecamatan Cileunyi yang setiap bulannya terhitung meningkat.
Intensitas Dzikir Ratib Al-Haddad dan Kecerdasan Spiritual Santri Mamay Maesaroh
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 7 No 1 (2019): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (686.614 KB) | DOI: 10.15575/irsyad.v7i1.885

Abstract

This paper reveals about the intensity of dhikr ratib al-haddad, spiritual intelligence of santri, and the influence of the dhikr ratib al-haddad intensity to the spiritual intelligence of Pondok Pesantren santri Mathla'unnajah Ujungjaya Sumedang. The method used is survey method with quantitative approach through simple correlation and regression analysis. Data collection techniques were conducted by observation, questionnaire, and documentation. The results obtained from this study indicate that the intensity value of dhikr ratib al-haddad is 0.79 or 79% of each item statement with high categorization. While the value of spiritual intelligence of santri of 0.80 or 80% of each item statement with a very high categorization. In addition, based on the analysis of coefficient of determination can be seen that the percentage of the influence intensity of dhikr ratib al-haddad to the spiritual intelligence of santri is 0.246 or 24.60% and 0.754 or 75.40% other influenced by other variables outside the variable X. Tulisan ini mengungkapkan tentang intensitas dzikir ratib al-haddad, kecerdasan spiritual santri, dan pengaruh intensitas dzikir ratib al-haddad terhadap kecerdasan spiritual santri Pondok Pesantren Mathla’unnajah Ujungjaya Sumedang. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan pendekatan kuantitatif melalui analisis korelasi dan regresi sederhana. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai intensitas dizkir ratib al-haddad yaitu 0.79 atau 79% dari setiap item pernyataan dengan kategorisasi tinggi. Sedangkan nilai kecerdasan spiritual santri sebesar 0.80 atau 80% dari setiap item pernyataan dengan kategorisasi sangat tinggi. Selain itu, berdasar pada analisis koefisien determinasi dapat diketahui bahwa besarnya presentase pengaruh intensitas dzikir ratib al-haddad terhadap kecerdasan spiritual santri yaitu 0.246 atau 24.60% dan 0.754 atau 75.40% lainnya dipengaruhi variabel lain di luar variabel X.
Model Konseling Islam untuk Rehabilitasi Korban Penyalahgunaan Narkoba Maulida Aulia Rahman
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 7 No 1 (2019): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (567.017 KB) | DOI: 10.15575/irsyad.v7i1.886

Abstract

This paper aims to determine the condition of victims of drug abuse, the model of Islamic counseling that is applied and the results of its application. The research method used qualitative descriptive method involving data source from the caretaker Pondok Remaja Inabah XIV Garut, counselor, and anak bina that directly related to the research focus. The results of this study indicate that the condition of victims of drug abuse is negatively affected both biologically, psychologically, socially, and spiritually. The model of Islamic counseling for the rehabilitation of victims of drug abusers in Pondok Remaja Inabah XIV Garut is included in the model of personality development as well as the model of countermeasures that has elements of the model that is the rationale, vision, mission and goals, methods and techniques, materials, media, stages and processes, and evaluation. The result of the implementation of Islamic counseling model for the rehabilitation of drug abuse victims in Pondok Remaja Inabah XIV Garut is shown with positive condition of the children of bina both biologically, psychologically, socially, and spiritually. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi korban penyalahgunaan narkoba, model konseling Islam yang diterakan serta hasil penerapannya. Metode penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif yang melibatkan sumber data dari pembina Pondok Remaja Inabah XIV Garut, pembimbing/konselor, dan anak bina yang berkaitan langsung dengan fokus penelitian. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kondisi korban penyalahgunaan narkoba terkena dampak negatif baik secara biologis, psikokogis, sosial, serta spiritual. Model konseling Islam untuk rehabilitasi korban penyalahguna narkoba di Pondok Remaja Inabah XIV Garut termasuk pada model perkembangan kepribadian serta model penaggulangan yang memiliki unsur-unsur model yaitu dasar pemikiran, visi, misi dan tujuan, metode dan teknik, materi, media, tahapan dan proses, serta evaluasi. Hasil penerapan model konseling Islam untuk rehabilitasi korban penyalahgunaan narkoba di Pondok Remaja Inabah XIV Garut ditunjukan dengan kondisi positif anak bina baik secara biologis, psikologis, sosial, dan spiritual.
Penyuluhan Agama untuk Meningkatkan Pemahaman Keluarga Sakinah Nidaul Millah; Wiryo Setiana
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 5 No 1 (2017): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.552 KB)

Abstract

Religious education is one means that can help someone who has difficulty, both lahiriyah and batiniyah in the environment. Help it in order to be able to cope alone. Yes, arising self-awareness or surrendering to God Almighty. It is important for someone who is married to understand the sakinah family, so that when married someone more easily take attitude in various condition or situation that happened in household problem. The purpose of this research is to know the implementation of religious education in KUA Panyileukan. To know the supporting and inhibiting factors in the implementation of religious education. To find out the results of religious counseling to improve understanding of sakinah family in KUA Panyileukan tersebut.Hasil research shows, the implementation of religious counseling through lecture activities in Majlis Taklim Al-Hasan 3. Can increase understanding of mothers about sakinah family, applying the understanding that has been obtained in daily life, and can improve the attitude or behavior of each other for the life of sakinah family that has not been mastered by the mad'u. These values, mutual respect, complement each other between wife and husband, kesakuran in the face of each other, mutual forgiveness when husband and wife make mistakes, avoid the firefights in the family, husband and wife can work together in fostering households in ridhoi Allah SWT. Penyuluhan agama merupakan upaya pemberian bantuan dari seorang penyuluh kepada seseorang yang mengalami kesulitan, baik secara lahiriyah maupun batiniyah dalam lingkungan hidupnya. Bantuan tersebut bertujuan agar seseorang mampu mengatasi masalahnya sendiri. Sehingga, timbul kesadaran dalam diri atau memasrahkan diri terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Penting bagi seseorang yang sudah berkeluarga untuk memahami keluarga sakinah, agar ketika sudah menikah seseorang lebih mudah mengambil sikap dalam berbagai kondisi atau situasi yang terjadi dalam permasalahan rumah tangga.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan penyuluhan agama di KUA Panyileukan. Untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan penyuluhan agama. Untuk mengetahui hasil dari penyuluhan agama untuk meningkatkan pemahaman keluarga sakinah di KUA Panyileukan tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa, pelaksanaan penyuluhan agama melalui kegiatan ceramah di Majlis Taklim Al-Hasan 3. Dapat menambah pemahaman kepada ibu-ibu tentang keluarga sakinah, mengaplikasikan pemahaman yang sudah didapat kedalam kehidupan sehari-hari, dan dapat memperbaiki sikap atau perilaku satu sama lain nilai-nilai kehidupan untuk menciptakan keluarga sakinah yang belum dipahami oleh para mad’u. Nilai-nilai tersebut diantaranya, nilai saling memaafkan, nilai saling memahami antara istri dengan suami, nilai kesabaran, nilai saling memafkan, meghindari pertengakaran dalam keluarga, suami dan istri dapat bekerja sama dalam membina rumah tangga yang di ridhoi Allah SWT.
Peningkatan Rasa Percaya Diri Anak Yatim dan Dhuafa melalui Bimbingan Konseling Islam Iim Fatimah; Ucin Muksin
Irsyad : Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 5 No 1 (2017): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam
Publisher : Department of Islamic Guidance and Counseling, Faculty of Dakwah and Communication, UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.314 KB)

Abstract

This study aims to: 1) To know the program of counseling guidance of Islam in the foundation of orphans and dhuafa al-Kasyaf; 2) To know the implementation of counseling guidance of Islam in Yayasan orphan and dhuafa al-Kasyaf; 3) To know the results of counseling guidance of Islam efforts to increase the confidence of orphans and poor people in the Foundation al-Kasyaf. This research method uses qualitative research approach descriptive method research type of job analysis and activity. Descriptive method is a method in researching the status of human groups, an object, a condition condition, a system of thought or a class of events in the present. Based on the research, Based on the results of the research that, children carry out guidance with the board that is in the foundation, they do lectures or tausyah practice in front of his friends and administrators. Based on intrinsic motivation (from within), and extrinsic motivation (from outside). Evidently, the child can be involved in the guidance activity, this is in accordance with the results of the questionnaire to the children, showing that the confidence of children while doing the exercises looks very good and also seen when they greet the guests who come and look when they have free time to fill their spare time with positive activities, such as cleaning up the environment, reading books, or other activities. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mengetahui program bimbingan konseling islam di yayasan yatim dan dhuafa al-Kasyaf; 2) Untuk mengetahui pelaksanaan bimbingan konseling islam di Yayasan yatim dan dhuafa al-Kasyaf; 3) Untuk mengetahui hasil bimbingan konseling islam upaya meningkatkan rasa percaya diri anak yatim dan dhuafa di Yayasan al-Kasyaf. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif penelitian metode deskriptif jenis penelitian analisa pekerjaan dan aktivitas. Metode deskriptif adalah suatu metode dalam meneliti status kelompok manusia, suatu objek, suatu situasi kondisi, suatu sistem pemikiran ataupun suatu kelas peristiwa pada masa sekarang. Berdasarkan penelitian, Berdasarkan hasil dari penelitian bahwasanya, anak melaksanakan bimbingan dengan pengurus yang ada di yayasan, mereka melakukan latihan ceramah atau tausyah dihadapan teman-temannya dan pengurus. Berdasarkan motivasi intrinsik (dari dalam), dan motivasi ekstrinsik (dari luar). Terbukti, anak dapat terlibat dalam kegiatan bimbingan, hal ini sesuai dengan hasil penyebaran angket kepada anak, menunjukan bahwa rasa percaya diri anak saat melakukan latihan terlihat sangat bagus dan juga terlihat ketika mereka menyapa tamu yang datang dan terlihat ketika mempunyai waktu senggang mereka mengisi waktu luang tersebut dengan kegiatan yang positif, seperti bersih-bersih lingkungan sekitar, membaca buku, ataupun kegiatan lainnya.

Page 6 of 11 | Total Record : 109


Filter by Year

2008 2021


Filter By Issues
All Issue Vol 9 No 1 (2021): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 8 No 4 (2020): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 8 No 3 (2020): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 8 No 2 (2020): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 8 No 1 (2020): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 7 No 4 (2019): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 7 No 3 (2019): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 7 No 2 (2019): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 7 No 1 (2019): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 6 No 4 (2018): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 6 No 3 (2018): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 6 No 2 (2018): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 6 No 1 (2018): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 5 No 4 (2017): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 5 No 3 (2017): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 5 No 2 (2017): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 5 No 1 (2017): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam Vol 1 No 1 (2008): Irsyad: Jurnal Bimbingan, Penyuluhan, Konseling, dan Psikoterapi Islam More Issue