cover
Contact Name
I Made Juniastra, ST.,MT
Contact Email
juniastra@gmail.com
Phone
+6281236329290
Journal Mail Official
vastuwidya@universitasmahendradatta.ac.id
Editorial Address
Jalan Ken Arok No.10-12, Penguyangan, Denpasar-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Vastuwidya
ISSN : 26203448     EISSN : 27235548     DOI : https://doi.org/10.47532/jiv.v3i2
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Scopes: Logistics and Supply Chain Management, Product Design dan Eco Product, Production System, Productivity Industrial System, Quality Management, Quality Engineering, Lean Manufacturing, Ergonomics, Human Factors Engineering, Performance Measurement Systems, Decision Analysis, Strategic Management, Project Management, Reliability, Industrial Human Resource Management, Marketing Management
Articles 173 Documents
ARSITEKTUR REGIONALISME TROPIS HOTEL ALILAMANGGIS, BALIQuo Vadis between Sustainable Architecture and DesignDevelopment Siluh Putu Natha Primadewi; Ni Putu Suda Nurjani
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berkembangnya regionalisme tropis sebagai sebuah gerakan desain yang mengutamakanrespon terhadap iklim, dengan memanfaatkan kemungkinan-kemunginan alam melalui konfigurasinyaharus menyediakan pengendalian iklim yang dibutuhkan pengguna. Pengendalian iklim melalui desaintermasuk diantaranya arsitektur hotel yang terlihat pada penataan ruang dan tampilan untukmendukung respon terhadap iklim. Hotel Alila Manggis merupakan salah satu akomodasi berbintangdi Bali, yang mana dalam proses desain dan pembangunannya terikat pada budaya dan peraturandaerah yang berlaku di Bali. Tujuan dari makalah ini adalah untuk menganalisis arsitektur hotel AlilaManggis dengan mempergunakan pendekatan desain regionalisme tropis, sebagai salah satupendekatan desain berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif denganmenganalisis desain regionalisme tropis yang diterapkan pada arsitektur hotel Alila Manggis, yangdibatasi pada wujud atau penampilan luar suatu objek arsitektur, seperti sistem spasial, fisik, dantampilan.
OPTIMASI KAPASITAS PRODUKSI DENGAN INTEGER LINEARPROGRAMMING (ILP) DALAM PERENCANAAN JADWAL INDUKPRODUKSI DI PT INDONESIA EPSON INDUSTRY Helena Sitorus; Rifda Ilahy Rosihan; Muhammad Fizai
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT. Indonesia Epson Industry (IEI) adalah perusahaan yang memproduksi printer. Produkmodel Newmar masih memiliki Sisa Order Produksi (SOP) rata-rata sebesar 3,14% per tahun. SOPmerupakan jumlah order yang tidak dapat dipenuhi. SOP terjadi karena ketidakseimbangan antarakapasitas yang dibutuhkan dengan kapasitas yang tersedia. Ketidakmampuan pabrik dalam mencapaitarget produksi tepat waktu dikarenakan Jadwal Induk Produksi (JIP) yang dibuat tidak disesuaikandengan kapasitas yang tersedia. Untuk itu dilakukan penelitian yang bertujuan mengoptimalkankapasitas produksi dalam penyususnan JIP dengan meminimumkan SOP sehingga diperoleh profittertinggi. Solusi optimum dihitung dengan Integer Linier Programming (ILP). Hasil temuan penelitianmenunjukkan bahwa penambahan komputer sebanyak 7 di SK-3 dan sebanyak 4 di SK-6memberikan profit tertinggi dibandingkan penambahan jam lembur dan penambahan karyawan. Profitdengan penambahan computer meningkat sebesar 21,5% dibandingkan dengan kondisi tanpapenambahan kapasitas
PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH (OVERLAY)RUNWAY EKSISTING BANDARA INTERNASIONAL LOMBOK Gede Sumarda; I Made Kariyana; Iwan Setiyono Subekti
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring dengan semakin tingginya kebutuhan mobilitas dan aktifitas manusia, transportasiudara memiliki sejumlah keunggulan seperti lebih nyaman, pelayanannya cepat dan dapatmenghubungkan antar daerah terpencil. Bandar Udara Internasional Lombok memiliki runway dengandimensi 2750 m x 45 m dan nilai PCN sebesar 56 F/A/X/T. Kondisi saat ini, Bandar UdaraInternasional Lombok melayani penerbangan domestik, internasional dan embarkasi haji, yangselanjutnya Bandar Udara Internasional Lombok direncanakan menjadi Bandar Udara EmbarkasiUtama di wilayah Indonesia Bagian Tengah, yang rencananya akan menggunakan pesawat Boeing777-300ER secara langsung ke Mekkah dan mendukung Program 5 Destinasi Super PrioritasPariwisata Mandalika dan Event MotoGP 2021. Pesawat udara rencana Boeing 777-300ER memilikinilai ACN sebesar 64 dengan tipe perkerasan flexible (F) dan kategori subgrade tipe tinggi (A). NilaiACN tersebut lebih besar jika dibandingkan dengan nilai PCN Boeing 737-900ER sebesar 48 sebagaipesawat terkritis saat ini di Bandara Internasional Lombok (ACN ≥ PCN), sehingga persyaratan nilaiACN ≤ PCN tidak terpenuhi. Untuk itu diperlukan adanya suatu kajian penilaian kondisi perkerasanrunway eksisting untuk dapat meningkatkan nilai PCN dan mengetahui berapa umur layan sisarunway eksisting Bandar Udara Internasional Lombok. Dalam proses perencanaan, menggunakanmetode pengumpulan data yang berasal dari data eksisting bandara dan metode studi pustaka sertamelakukan analisis perhitungan. Dalam perencanaan tebal lapis tambah (overlay) menggunakansoftware FAARFIELD dan COMFAA sehingga diperoleh nilai tebal lapis tambah sebesar 2.0 inch (5.0cm), peningkatan nilai PCN sebesar 88 F/A/X/T serta umur layan sisa 49% untuk pergerakan pesawatmendatang sebelum akhirnya perkerasan ini gagal/failure. Hasil tersebut menjadikan runway BandarUdara Internasional Lombok mampu menampung pesawat rencana terkritis (B777-300ER) dengankapasitas maksimum.
UPAYA PENGENDALIAN PERGERAKAN KENDARAAN PADASIMPANG PATUNG MARILONGA ENDE Thomas Aquino A. S; Manstuetus Gare
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Simpang Patung Pahlawan Marilonga Ende, merupakan Simpang strategis karenamempertemukan pergerakan lalu lintas menerus jalan Trans Floresr dengan lalu lintas lokal. Namunkinerja simpang saat ini sudah mendekati kapasitas dengan nilai DS 0,75 (La Tuga, 2019). Kondisi iniakan mengganggu pergerakan lalu lintas utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa upayapengendalian lalu lintas melalui pembatasan pergerakan kendaraan. Upaya pengendalian pergerakanlalu lintas akan dianalisa dengan membandingkan nilai derajat kejenuhan eksisiting dan adanya upayapengendalian. Analisa pengendalian simpang berdasarkan pedoman MKJI,1997. Hasil analisismenyatakan bahwa upaya pengendaian yang dilakukan berhasil mendapatkankan kinerja Simpangpada kondisi stabil. Hal ini dapat ditunjukan melalui penurunan arus lalu lintas dari 1.420,4 smp/jammenjadi 1.346,1 smp/jam atau berkurang 5,5%. Perubahan lainya yakni bertambahnya kapasitassimpang dari 1.881,05 smp/jam menjadi 2.213,37 smp/jam, naik sebesar 17,76%. Indikatorpengendalian lebih jelas ditunjukan oleh nilai DS yang semula berada pada angka 0,76 menurunmenjadi 0,60 (terjadi penurunan nilai DS sebesar 26%).
PENERAPAN BATU ANDESIT SEBAGAI PATHWAY PADA AREALANSEKAP HOTEL ALANTARA SANUR BALI Ni Ketut Utami Nilawati; I Gde Eka Dharsika; I Made Juniastra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keindahan Pulau Bali, dan keragaman budaya Bali menjadi daya tarik parawisatawan untuk berkunjung ke Bali. Salah satu unsur terpenting pariwisata adalah saranaakomodasi sebagai tempat menginap atau beristirahat. Salah satu contoh akomodasi yangdibutuhkan wisatawan adalah Hotel. Sebagai tempat menginap dan beristirahat, Hoteldisarankan memiliki Lansekap yang baik dan nyaman untuk para wisatawan. Lansekapmerupakan keseluruhan bagian yang berada di luar bangunan struktur Hotel, baik berupaelemen keras / hardscape dan elemen lunak / softscape. Hotel Alantara Sanur adalahsalah satu Hotel bintang 4 yang berlokasi di Sanur Bali. Hotel Alantara memiliki lahanseluas 58 Are, dengan persentase terbuka sebanyak 60% dan persentase bangunansebanyak 40%. Persentase ruang terbuka yang lebih dominan dibandingkan bangunan,mengharuskan pihak hotel melakukan pemeliharaan area Lansekap agar kenyamananserta keindahan Lansekap Hotel tetap terjaga. Rumusan masalah pada penelitian iniadalah bagaimana Penerapan Batu Andesit sebagai Pathway Pada Area Lansekap HotelAlantara Sanur Bali. Salah satu bagian dari Lansekap yang akan ditingkatkan pada HotelAlantara ini adalah pada bagian Hardscape khususnya Pathway Hotel. Pathway yangmenggunakan Batu Andesit sebagai permukaannya digunakan untuk meningkatkan dayaTarik Lansekap sebuah Hotel dengan memberikan kesan tradisional yang berkualitastinggi. Selain itu penggunaan Batu Andesit juga dapat memberikan konstruksi yang tahanlama dan lebih ramah lingkungan.
ANALISIS RUANG TERBUKA HIJAU DALAM PERSPEKTIFPEMBANGUNAN KOTA BERKELANJUTAN(Studi kasus Kawasan pusat Kota Denpasar, Bali) I Made Agus Mahendra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang terbuka Hijau (RTH) memberikan ekspresi bagi wajah kawasan perkotaan. Posisiruang terbuka hijau (RTH) adalah ruang terbuka publik yang direncanakan pada suatu kawasan ataulingkungan. Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan solusi alternatif dalam mengantisipasi krisislingkungan di masa depan.Pembangunan perkotaan yang berkelanjutan harus mengedepankan rasakeadilan dan keberlanjutan ekonomi lokal dengan meningkatkan keberadaan sektor informal sebagaijejaring sosial, serta pelestarian kawasan lama untuk menyediakan memori kolektif bagi masyarakat.Pembangunan kota berkelanjutan tidak terlepas dari peran ruang-ruang Kawasan terintegrasi denganstrategi pengelolaan penggunaan lahan dan lingkungan terpadu.Penulisan ini bertujuan memberikangambaran dan menganalisis RTH dalam perspektif pembangunan yang berkelanjutan di Kawasankota Denpasar. Metode pada penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasilnya Komposisiideal RTH dari suatu kota menjadi poin yang sangat penting dalam mewujudkan pembangunan kotayang berkelanjutan. Perwujudan pembangunan berkelanjutan di Indonesia, khususnya olehpemerintah di kota Denpasar dapat dilihat dari implementasi ruang terbuka hijau Sebagai Saranauntuk mencerminkan identitas (citra) kota Denpasar,sebagai Sarana rekreasi aktif,edukasi danrekreasi pasif, serta interaksi sosial.
PURA MAOSPAHIT DENPASAR, BANGUNAN BERARSITEKTURMAJAPAHIT YANG ADA DI BALI Frysa Wiriantari
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pura Maospahit merupakan salah satu bangunan suci di Kota Denpasar yangmendapat pengaruh Majapahit. Sebagai sebuah karya arsitektur, bentuk fisik danornamen/ukiran di area unit bangunan suci ini memiliki kemiripan dengan arsitektur JawaTimur (Majapahit). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk fisik dari PuraMaospahit baik secara keruangan maupun bentuk arsitektur bangunan (pelinggih) danmenemukan kemiripan dengan arsitektur Majapahit. Penelitian ini merupakan penelitiandeskriptif kualitatif yang menggali sebanyak mungkin data melalui observasi danwawancara dengan narasumber yang relevan. Hasil penelitian di paparkan dalam bentuknarasi secara jelas dan mudah untuk dimengerti oleh pembaca. Kesimpulan padapenelitian ini adalah terdapat bagian yang dengan jelas menunjukkan kemiripan denganarsitektur Majapahit pada Pura Maospahit yakni seluruh bangunan ini terbuat dari batu batasebagaimana bangunan-bangunan Majapahit, bentuk atap candi yang berbentuk kubus, sama denganbentuk puncak-candi-candi yang berada di Jawa Timur, dimana merupakan peninggalan kerajaanMajapahit, adanya ornamen-ornamen yang berbentuk sinar matahari, yang sama dengan bentukpraba Candi Majapahit, bentuk Candi Bentar yang serupa dengan bentuk Candi Bentar pada CandiBajangratu (bekas Kerajaan Majapahit), ornamen yang digunakan berwujud Bima dan Garuda,dimana pola ini tidak terdapat pada bangunan candi bentar dan candi kurung lainnya di Bali, danadanya pola hias berbentuk sinar matahari yang dipahat seperti umumnya praba arca dewa padazaman Majapahit.
IMPLEMENTASI BUDAYA LOKAL DALAM PENATAAN DAERAHALIRAN SUNGAI UNTUK MENUNJANG PENGEMBANGANKAWASAN EKOWISATA I Made Suparsa; Ni Kadek Muliani; Anak Agung Dea Manik Puspadewi; Ni Nyoman Aprilia Wiryastuti; I Dewa Ayu Agung Bintang Maharani Putri
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Pulau Bali merupakan ikon pariwisata di Indonesia, masyarakat Bali sangat kuatmemelihara dan menjalankan adat istiadat yang dijiwai oleh ajaran Agama Hindu yang menjadi salahsatu modal sosial yang kuat untuk membangun desa secara berkelanjutan. Pembangunan desasecara keberlanjutan dapat dilakukan dengan pengembangan pariwisata dengan konsep ekowisataberbasis budaya lokal. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui strategi pemberdayaan masyarakatmelalui implementasi budaya lokal dalam penataan daerah aliran sungai untuk menunjangpengembangan kawasan ekowisata dan mengetahui konsep budaya lokal sangat relevandiimplementasikan dalam penataan daerah aliran sungai untuk menunjang pengembangan kawasanekowisata. Metode yang digunakan yaitu analisis kualitatif melalui observasi secara langsung,wawancara serta dokumentasi. Hasil riset yaitu strategi pemberdayaan masyarakat dalam penataandaerah aliran sungai di Desa Peliatan adalah melalui partisipasi aktif masyarakat yang dimulai darikesadaran diri sendiri. Masyarakat Bali memiliki konsep budaya lokal yaitu Tri Hita Karana yangdigunakan untuk mendukung strategi pemberdayaan masyarakat dalam penataan daerah aliransungai. Tri Hita Karana sangat relevan diimplementasi dalam penataan daerah aliran sungai untukmenunjang pengembangan kawasan ekowisata karena dapat menjadi pedoman dalam menjalanikehidupan sehari-hari.
PERANCANGAN SIMULASI SISTEM PENDAFTARAN MENTALHEALTH CARE BERBASIS WEB DENGAN METODE PROTOTYPE I Gede Suputra Widharma; Putu Gde Sukarata; Gian Felix Sinaga
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa pandemi COVID-19 mengakibatkan kesehatan mental menjadi salah satu hal yangsangat penting dan tidak dapat dianggap remeh. Baik buruknya kesehatan mental dipengaruhi olehperistiwa dalam kehidupan yang meninggalkan dampak yang besar pada kepribadian dan perilakuseseorang. Oleh karena itu dirancanglah suatu ide untuk membentuk komunitas peduli kesehatanmental dalam bentuk website yang nantinya akan menyediakan informasi terkait gangguan mentaldan cara untuk menyelesaikannya, serta dapat berinteraksi dengan para ahli psikologis secara pribadidengan kriteria yang cocok via online maupun offline. Pada perancangan ini dibahas sistempendaftaran pada komunitas peduli kesehatan mental yang penerapannya diharapkan dapatmembantu dan memudahkan masyarakat dalam mendapatkan informasi dan juga menjangkaupengobatan di masa pandemi ini
SAMPAH PLASTIK DAN UPAYA PENGURANGAN TIMBULANSAMPAH PLASTIK Ni Putu Decy Arwini
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 5 No. 1 (2022): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Plastik, telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia saat ini. Berbagaiproduk yang digunakan manusia dalam kesehariannya seringkali berasal dari plastik. Pada awalpenemuannya, plastik banyak digunakan untuk mengganti penggunaan bahan-bahan organik agarproduk bisa bertahan lebih lama. Namun penggunaan plastik ternyata melebihi ekspektasi, semakinlama penemuan tentang pengolahan plastik semakin berkembang dan pemanfaatannyapun semakinmeluas. Adapun 7 jenis plastik tersebut adalah PET (Polyethylene Terephthalate), DPE (High DensityPolyethylene), PVC (Polyvinyl Chloride), LDPE (Low Density Polyethylene), PP (Polypropylene), PS(Polystyrene). Setiap jenis memiliki karakteristik dan manfaat yang berbeda-beda. Untuk membatasitimbulan sampah plastik yang muncul, pemerintah menggalakkan berbagai program diantaranyaadalah program industri hijau dan sistem ekonomi sirkular. Industri Hijau adalah industri yang dalamproses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secaraberkelanjutan sehingga mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsilingkungan hidup serta dapat memberi manfaat bagi masyarakat. Sedangkan ekonomi sirkular adalahsistem ekonomi dengan akhir siklus hidup produk dengan konsep utama mengurangi, memakai ulang,dan memperbaiki materi dalam proses produksi, distribusi dan konsumsi. Kedua program ini sangattepat bila diaplikasikan untuk membantu penganggualangan timbulan sampah plastik yang munculsebagai dampak pemanfaatan plastik oleh masyarakat.

Page 7 of 18 | Total Record : 173