cover
Contact Name
I Made Juniastra, ST.,MT
Contact Email
juniastra@gmail.com
Phone
+6281236329290
Journal Mail Official
vastuwidya@universitasmahendradatta.ac.id
Editorial Address
Jalan Ken Arok No.10-12, Penguyangan, Denpasar-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Vastuwidya
ISSN : 26203448     EISSN : 27235548     DOI : https://doi.org/10.47532/jiv.v3i2
Core Subject : Engineering,
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Scopes: Logistics and Supply Chain Management, Product Design dan Eco Product, Production System, Productivity Industrial System, Quality Management, Quality Engineering, Lean Manufacturing, Ergonomics, Human Factors Engineering, Performance Measurement Systems, Decision Analysis, Strategic Management, Project Management, Reliability, Industrial Human Resource Management, Marketing Management
Articles 173 Documents
IMPLEMENTASI KONSEP GREEN INDUSTRY PADA USAHA MIKROKECIL DAN MENENGAH (UMKM) DI KOTA DENPASAR Desak Ayu Putu Nila Kasih; Mardiki Supriadi; I Putu Agus Saskara Yoga
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 7 No. 2 (2024): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi konsep industri hijau pada UMKM dikota Denpasar. Penelitain ini merupakan penitian kualitatif dengan metode studi Pustaka. Data yandiperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian implementasi konsepindustri pada dasarnya adalah menerapkan prinsip 5R yaitu Reduce (pengurangan limbah padasumbernya), Reuse (penggunaan kembali limbah ), Recycle ( daur ulang limbah ), dan Recovery (pemisahan suatu bahan atau energi dari suatu limbah ), dan Rethink (pemikiran pada awal operasionalkegiatan). Adapun strategi implementasi industi hijau pada UMKM bidang kuliner yaitu menggunakanbahan baku yang alami / organic, tidak mengunakan bahan-bahan kimia yang residunya dapat merusaklingkungan., proses produksi dilakukan dengan prinsip efektif dan efisien, menggunakan alat-alat dalamproses produksi yang reuseable, mengganti kemasan plastic menjadi kemasan yang ramah lingkunganseperti kemasan biodegradable, mengolah sisa hasil produksi menjadi produk sampingan yang dapatdimanfaatkan baik yang mempunyai nilai ekonomis atau yang dapat berdampak positif terhadaplingkungan, mengedukasi secara berkala terkait proses 5R kepada seluruh staf yang bertugas.
INTERVENSI ERGONOMI DALAM PENGGUNAAN VIBRATORSEBAGAI ALAT PEMADAT BETON I Made Sastra Wibawa; Ni Putu Suda Nurjani
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Intervensi ergonomi merupakan sebuah upaya perubahan sikap kerja yang diharapkanmampu meringankan beban kerja pekerja. Beban kerja yang berlebihan akan berdampak terhadapkeselamatan dan kesehatan pekerja. Apabila pekerja sakit, target pekerjaan tidak akan bisa terlaksanadengan baik. Vibrator merupakan salah satu alat yang memberikan dampak besar bagi kualitas mutubeton. Beton tersusun atas campuran koral, semen, pasir, air dan biasanya ditambakan zat additiveuntuk meningkatkan kualitas. Mutu beton yang berkualitas dipengaruhi oleh tingkat kepadatan dankerapatan beton pada saat pencetakan. Untuk mendapatkan hasil beton yang baik dengan tekstur datardan rapat, diperlukan pemadatan yang baik dan dengan alat yang tepat. Untuk pengecoran yangberskala besar dan dimensi pengecoran yang tebal, kontraktor mempergunakan alat pemadat yangdisebut dengan mesin penggetar vibrator. Mesin vibrator merupakan alat penggetar, yang mana dalampengoperasiannya dapat menimbulkan gangguan pada tangan operator/pekerja seperti terasakesemutan apabila penggunaan alat vibrator dalam waktu yang lama dan terus menerus. Kebijakanpenggunaan vibrator mensyaratkan pekerja untuk menggunakan vibrator dengan cara dipegang, tidakboleh dilepas pada saat mesin dinyalakan, agar jarumnya tidak menyentuh bekisting maupun tulangan.Penelitian ini berupaya mengkaji lebih mendalam, sikap kerja pekerja dalam penggunaan vibrator,khususnya pada saat pembangunan gedung Rektorat Universitas Mahasarawati Denpasar, beralamatdi Jalan Kamboja No. 11 A Denpasar. Hasil pengamatan dan penelitian di lapangan menunjukkanbahwa besaran getaran yang terpapar pada pekerja/operator sangat mengganggu konsentarsi kerja,kenyamanan, keamanan, serta kesehatannya. Berdasarkan temuan ini diperlukan sebuah upayaintervensi ergonomi yaitu memasang spon pada handel vibrator, dan operator wajib menggunakansarung tangan, serta membuat shift kerja agar pekerja yang menjalankan mesin vibrator tidak terlalulama memegang kendali alat vibrator tersebut.
PERBANDINGAN METODE PENJADWALAN LINE OF BALANCE(LoB) DENGAN PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) PADAPROYEK KONTRUKSI REPETITIF(Studi Kasus: Proyek Pembangunan Struktur Villa Cemongkak PecatuKabupaten Badung) I Komang Alit Astrawan Putra; I Wayan Diasa; Ni Ketut Sri Astati Sukawati; I Gusti Ngurah Eka Partama; I Made Yogi Antara Putra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pekerjaan konstruksi khususnya yang berskala besar pada saat ini cukuppesat. Disamping membutuhkan biaya yang besar, juga membutuhkan metode kerja yang baik agardapat meningkatkan kualitas proyek. Para kontraktor sering kali dihadapkan dengan pekerjaankonstruksi yang terdiri dari beberapa unit yang sama seperti pada pekerjaan jalan raya, perumahanatau villa, dan pembangunan apartemen. Proyek pembangunan struktur Villa Cemongkak adalahproyek dengan jenis pekerjaan berulang. Proyek ini terdiri dari enam unit bangunan Villa yang sama.Lokasi proyek terletak di daerah Kuta Selatan tepatnya di jalan Pantai Cemongkak, Pecatu, Badung,Bali. Rencana metode penjadwalan proyek ini menggunakan metode barchart dalam bentuk kurva S.Proyek ini mengalami keterlambatan dalam penyelesaiannya karena dalam proses pengerjaan ada itempekerjaan yang tidak bisa dilaksanakan karena terkendala pekerjaan yang merupakan lintasan kritisdan villa yang lain masih dalam proses pekerjaan galian sehingga belum bisa dilanjutkan untukpekerjaan item selanjutnya. Oleh karena itu, diperlukan metode penjadwalan lain untuk mengetahuiefesiensi biaya dan waktu yang sesuai dibandingkan dengan kurva S. Proyek repetitif memiliki durasiitem pekerjaan yang seragam dan jumlah pekerjaan yang relatif sedikit, sehingga penggunaan metodeLoB dikenal lebih efektif. PDM merupakan metode jaringan kerja yang penyajiannya lebih sederhanajika diterapkan pada pekerjaan konstruksi yang repetitif. Hasil yang didapatkan dengan menggunakanmetode LoB yaitu 151 hari dan metode PDM yang lebih efektif yaitu 73 hari, sehingga menghasilkanmetode PDM lebih cepat pengerjaan 78 hari dibandingkan dengan metode LoB dengan biaya yanghampir mirip yaitu metode LoB membutuhkan biaya sebesar Rp. 158.951.026 dan untuk metode PDMmembutuhkan biaya sebesar Rp. 155.618.055. Terdapat selisih perbandingan biaya sebesar Rp.3.332.971.
PENGARUH POTONGAN HARGA DAN PROMOSI PENJUALANTERHADAP KEPUTUSAN PEMBELIAN KONSUMEN CANVASINGNIRMALA DI KLUNGKUNG BALI Tjokorda Gde Agung Wijaya Kesuma Suryawan; Made Mulia Handayani; Ni Putu Pebriani
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semenjak terjadinya pandemi Covid-19, banyak perusahaan mengalami penurunan dalampenjulannya termasuk Canvasing Nirmala yang berada di kabupaten Klungkung yang mengalamifluktuasi penjualan selama tahun 2021 dan tidak dapat mencapai target penjualan bulanan. Hal inimembuat Canvassing Nirmala melakukan berbagai inovasi dalam meningkatkan penjualannya.Beberapa diantaranya adalah dengan memberikan potongan harga dan melakukan promosi penjualanyang diharapkan dapat meningkatkan keputusan pembelian para konsumen. Diharapkan denganmeningkatnya keputusan pembelian akan berdampak pada peningkatan hasil penjualan. Populasi padapenelitian ini sebanyak 134 orang konsumen tetap pada Canvassing Nirmala di Kabupaten Klungkung.Pengambilan sampel, dilakukan dengan menggunakan metode purposive random sampling sebanyak58 orang responden. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, studikepustakaan dan kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis kuantitatif yang terdiridari uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, analisis determinasi, analisis statistik uji F (F-test)dan analisis statistik uji t (t-tes). Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh positif dan signifikansecara simultan dan parsial antara potongan harga dan promosi penjualan terhadap keputusanpemebelian di Canvassing Nirmala di Kabupaten Klungkung. Tinjauan kritis dalam studi ini membantupara peneliti di bidang pemasaran untuk memanfaatkan aktivitas canvassing untuk mengeksplorasicelah penelitian di masa depan, mengeksplorasi berbagai sinyal lain yang belum terungkap, danmelakukan studi masa depan yang lebih beragam.
MANAJEMEN PROYEK PEMBANGUNAN ENTRANCE GATEMENGGUNAKAN PONDASI JENIS STRAUSS PILE Ni Ketut Utami Nilawati; I Gde Eka Dharsika
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen sangat penting dalam pelaksanaan suatu usaha atau kegiatan karena majumundurnya suatu usaha atau kegiatan sangat ditentukan oleh mutu manajemennya. Oleh karena itupenerapan azas manajemen yang baik merupakan suatu hal yang mutlak untuk mencapai tujuan suatuusaha atau kegiatan secara efektif dan efisien. Khususnya dalam bidang industri jasa konstruksi, dalamhal ini proyek “pembangunan entrance gate”Untuk mewujudkan suatu proyek menjadi nyata sesuai dengan sasaran yang ingin dicapai, dibutuhkansuatu manajemen proyek yang bermutu sebagai pengendali pelaksanaan proyek tersebut. Dalamrangka pencapaian sasaran proyek tersebut maka seorang kontraktor, perencana maupun pengawasproyek yang baik harus memiliki kemampuan atau ilmu manajemen proyek yang baik sehingga terwujud4T yaitu Tepat Mutu, Tepat Waktu, Tepat Biaya dan Tepat AdministrasiPondasi merupakan struktur bagian paling bawah dari suatu konstruksi yang berhubungan langsungdengan tanah dan berfungsi sebagai pendistribusian beban bangunan ke tanah. Pondasi secara umumterbagi dalam dua jenis yaitu pondasi dangkal dan pondasi dalam.Rumusan masalah pada penelitian ini adalah bagaimana Penerapan Manajemen Proyek PadaPembangunan Entrance Gate Menggunakan Pondasi Jenis Strauss Pile. Pondasi Strauss Pile untukkondisi tanah lunak dengan kedalaman 7m, Diameter Pile 250mm, jumlah Pondasi Strauss Pile adalah28 titik
STRATEGI PERENCANAAN KAWASAN INDUSTRIDALAM TATA RUANG PERKOTAAN I Made Agus Mahendra; I Made Juniastra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perencanaan kawasan industri dalam tata ruang perkotaan membutuhkanimplementasi dan integrasi yang berkelanjutan. Penataan ruang kawasan perkotaan padahakekatnya bertujuan untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dengan mewujudkankawasan perkotaan yang aman,nyaman,produktif,berkelanjutan,dan sebagai pusat kegiatanekonomi berskala nasional maupun internasional yang terintegrasi dengan kawasanindustri. Studi ini lebih menekankan pada metode kualitatif dengan menerapkan pendekatan deskriptifdan studi literatur sebagai analisis pembanding dalam memecahkan permasalahan. Strategi dan Perankawasan industri dalam tata ruang perkotaan yang signifikan adalah Mengatasi permasalahan tataruang serta sekaligus mengendalikan masalah dampak lingkungan yang diakibatkan oleh kegiatanindustri. Strategi perencanaan dan Pembangunan suatu kawasan industri memerlukan persyaratanpersyaratan tertentu yaitu harus memenuhi kaidah-kaidah kelayakan teknis, ekonomis dan finansial, disamping dukungan peraturan dan kebijakan pemerintah yang kondusif, yang diatur dalam suatuPedoman Teknis Kawasan Industri.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis perencanaan kawasan industri dalam tata ruangperkotaan yang sinergis dan berkelanjutan. Hasilnya Komposisi ideal implementasi kawasan industridalam tata ruang perkotaan harus sesuai dengan ketentuan rencana tata ruang wilayah (RTRW) danrencana detail tata ruang (RDTR) daerah yang tetap mengedepankan keberlanjutan lingkungan danintegrasi antara lingkukan sekitarnya. Kawasan industri juga dapat diimplementasikan Sebagai Saranauntuk mencerminkan identitas (citra) sebuah ruang perkotaan.
DESAIN RUANG PARAHYANGAN UNTUK PEMBANGUNANBERKELANJUTAN BERKONSEP EKOLOGI Frysa Wiriantari; Made Mariada Rijasa
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ruang Parahyangan atau yang lebih dikenal dengan sebutan pura merupakansebuah ruang atau wadah tempat masyarakat Hindu Bali melakukan aktivitas untukmenjalankan sradha bakti kepada Tuhan sebagai pencipta alam semesta. Parahyangansebagai tempat suci acapkali dilupakan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.Saat ini pembangunan masih berorientasi pada fasilitas fasilitas untuk masyarakat skalaluas dan mengesampingkan kaum minoritas. Di Bali sendiri keberadaan parahyanganmemegang nilai vital dan merupakan jiwa bagi masyarakat Hindu, sehingga keberadaannyapatut untuk dilestarikan. Pembangunan fisik yang sekecil apapun akan memberikandampak terhadap lingkungan, sehingga sangat penting untuk menerapkan konsep ekologidalam setiap lini pembangunan. Konsep ekologi merupakan metode dalam menciptakanlingkungan hidup yang berkelanjutan dan bisa berdampingan dengan makhluk hidup lai n.Penelitian ini didasarkan pada keinginan untuk menciptakan atau menghasilkan ecoproduct berupa ruang parahyangan yang menerapkan konsep ekologi dalampembangunannya, sehingga mampu bersinergi dengan tujuan pembangunan nasional yangberkesinambungan dan ramah lingkungan. Pembangunan khususnya pembangunan fisikselayaknya memiliki orientasi utama pada pembangunan yang memperhatikankeseimbangan alam dan lingkungan buatan yang harmoni antara lingkungan, manusia danbangunan. Ruang lingkup penelitian terbatas pada bentuk, fungsi dan makna dari ruangparahyangan dalam kaitannya dengan konsep ekologi. Penelitian ini menggunakan metodedescriptive kualitatif, dengan memfokuskan pencarian data melalui observasi danwawancara mendalam dengan berbagai pihak yang diyakini mampu mewakili masyarakatuntuk memberikan jawaban atas pertanyaan yang ada.Dari hasil penelitian desain eko product pada ruang parahyangan di peroleh denganpenerapan konsep ekologi pada parahyangan, dicerminkan dari Tri Hita Karana sebagaibagian yang tidak terpisahkan dalam konsep tata ruang dan kehidupan masyarakat HinduBali. Pembagian ruang menjadi tiga bagian menyesuaikan dengan konsep alam yaituorientasi matahari dan sumbu bumi sebagai poros dunia. Bagian tersuci dari parahyanganmerupakan arah terbitnya matahari sebagai makna kemakmuran dan juga merupakantempat tertinggi sebagai makna tempat yang disucikan dan tempat berstananya paraDewa. Penggunaan material dari alam dan keberadaan ruang terbuka akan menciptakaniklim mikro memberikan kenyaman bagi masyarakat yang berada di sekitarnya. Tanamansarana upakara di letakkan pada sudut sudut parahyangan, selain sebagai elemenestetika, juga merupakan upaya untuk melestarikan jenis tanaman tertentu. Secara umumpenerapan konsep ekologi tercermin dari sinergi ruang parahyangan dengan alam yangmemungkinkan alam dapat berkembang dan mempertahankan jaring kehidupansebagaimana adanya.
PENGEMBANGAN WEBSITE PROFIL UNTUK ONLINE BRANDINGPADA OMAH AMPIRAN WONOLOPO MIJEN KOTA SEMARANG Maya Utami Dewi; Siswanto Siswanto; Putu Gde Sukarata
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal di Omah Ampiran KelurahanWonolopo Mijen Kota Semarang belum bertumbuh dan berkembang secara berkelanjutandikarenakan media promosi yang belum maksimal dan efektif. Dengan berbagai macamkampung tematik yang mempunyai nilai menarik untuk dikunjungi wisawatan, makaeksistensi website profil dengan konten yang selalu mengalami pembaruan secaraberkelanjutan sangat dibutuhkan, sekaligus dengan menggunakan nama domain yangsesuai dengan lokasi destinasi dan juga terhubung dengan berbagai macam sosial mediadan jejaring sosial. Maka dari itu, pengembangan website dengan teknologi ContentManagement System direalisasikan untuk hasil yang lebih baik
PERAN TRANSPORTASI DALAM DUNIA INDUSTRI Ni Putu Decy Arwini; I Made Juniastra
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transportasi memiliki peran yang sangat penting dalam dunia industri. Pada tahap awalproduksi, transportasi mulai diperlukan saat produsen mulai mencari rekanan sebagai pemasok bahanbaku, proses mendatangkan bahan baku ke lokasi produksi, hingga penempatan masing-masing bahanbaku di tempat yang paling tepat untuk mempermudah proses produksi. Selama proses produksipun,seringkali ditemukan bahwa transportasi diperlukan untuk memindahkan produk yang masih dalamproses pengerjaan ke lokasi lain untuk mendapatkan perlakuan lebih lanjut agar menjadi sebuah barangjadi seutuhnya. Setelah proses produksi selesai, seringkali diperlukan transportasi dari lokasi produksike gudang milik pabrik dan kemudian dilanjutkan ke saluran distribusi yang seringkali memiliki lokasiyang cukup jauh dari pabrik.Masalah-masalah yang muncul akibat proses transportasi barang antara lain kendaraan angkutanbarang yang berhenti di sembarang tempat, parkir diatas trotoar, kelebihan muatan dan masalahlingkungan menyangkut kebisingan, getaran, gas buang dan gangguan pandangan. Upaya yangdilakukan untuk mengurangi masalah tersebut antara lain penentuan waktu dan lokasi parkir khususuntuk kendaraan angkutan barang, penetapan rute dan berat maksimal kendaraan angkutan barang,dan lain sebagainya.Untuk infrastruktur transportasi Indonesia, berada di posisi 55 dari 141 negara. Ini menunjukkan bahwaIndonesia masih memerlukan banyak peningkatan mutu infrastruktur untuk berbagai moda transportasi.Sedangkan pilihan moda transportasi yang digunakan dalam dunia industri di Indonesia antara lain truk,kereta api, kapal laut, pesawat dan pipa dengan segala kelebihan dan kekurangannya.
PROSES DIGITALISASI DOKUMEN LABORATORIUM DENGANMENGGUNAKAN OMNIPAGE SOFTWARE I Gede Suputra Widharma; I Gde Nyoman Sangka; I Nengah Sunaya; I Made Sajayasa; I Gde Ketut Sri Budarsa
Jurnal Ilmiah Vastuwidya Vol. 6 No. 1 (2023): Jurnal Ilmiah Vastuwidya
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi digital sudah banyak sekali dimanfaatkan di berbagai bidang, baikterasa maupun tidak terasa. Digitalisasi adalah proses alih media dari bentuk tercetak,audio, dan video menjadi bentuk digital. Demikian juga pada digitalisasi dokumenlaboratorium (lab) yang merupakan sistem yang dikembangkan menggunakan pendekatanberdasarkan penggunaan teknologi digital yang terintegrasi dengan sistem mekanisasipengolahan data sebagai penyedia informasi untuk mendukung kegiatan yang berkaitandengan administrasi dan operasional lab. Untuk menjalankan proses digitalisasi inimemerlukan perangkat lunak berupa pengolahan file menjadi bentuk digital yaitu omnipagesoftware. Setiap lab memiliki sistem untuk menyimpan data yang berhubungan denganperalatan dan administrasi lab. Selama ini hal tersebut masih dilakukan secara manual,yang dapat menghabiskan waktu lama dan kemungkinan menyebabkan kesalahan dalamproses pencatatan data. Proses digitalisasi dokumen laboratorium ini terdiri atas seleksidocumen, persiapan alat dan bahan, instalasi jaringan, instalasi system digital, pelatihandigitalisasi kepada tim, scanning dokumen, dokumentasi perlengkapan laboratorium, mediatransfer (microfilm ke digital), menterjemah dan membuat panduan penggunaan alat yangberbahasa Inggris, membuat analysis dan validasi data, mengedit file digital, input danmeng-upload data, memberikan label/kode pada peralatan, dan membuat back up data.Dengan pemanfaatan omnipage software pada proses digitalisasi ini memberikan hasildigitalisasi yang lebih efisien dalam kapasitas dan kualitasnya

Page 5 of 18 | Total Record : 173