cover
Contact Name
Ni Made Yudhaningsih, SE.,MM
Contact Email
nimadeyudha@gmail.com
Phone
+6281936124602
Journal Mail Official
satyagraha@universitasmahendradatta.ac.id
Editorial Address
Jalan Ken Arok No. 10-12, Peguyagan, Denpasar-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Satyagraha
ISSN : 26206358     EISSN : 27235556     DOI : https://doi.org/10.47532/jis.v3i2
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Ilmiah Satyagraha specializes in Economics and is intended to communicate original research and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. Specifically, the journal will deal with topics, including but not limited to: macroeconomics, microeconomics, development economics, monetary economics, public economics, etc.
Articles 385 Documents
HUMAN RESOURCE RISK MANAGEMENT AND HR GOVERNANCE AS PREDICTORS OF ORGANIZATIONAL JUSTICE IN ISLAMIC BANKING INSTITUTIONS Jahroni; Darmawan, Didit
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.162

Abstract

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Manajemen Risiko Sumber Daya Manusia (SDM) dan Tata Kelola SDM terhadap Keadilan Organisasi di lembaga perbankan syariah di Surabaya, Indonesia. Penelitian ini didorong oleh kebutuhan lembaga keuangan syariah untuk meningkatkan tata kelola SDM dan mengelola risiko terkait tenaga kerja dalam lingkungan yang sangat teratur. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mendistribusikan kuesioner terstruktur kepada 100 karyawan bank syariah yang memiliki pengalaman kerja minimal satu tahun. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah memenuhi semua uji asumsi klasik. Hasil menunjukkan bahwa kedua variabel independen memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap Keadilan Organisasi. Pengelolaan Risiko Sumber Daya Manusia berkontribusi pada persepsi keadilan karyawan yang lebih kuat melalui identifikasi dan mitigasi risiko terkait SDM yang konsisten. Tata Kelola SDM juga menunjukkan dampak signifikan melalui kebijakan dan praktik SDM yang etis, transparan, adil, dan akuntabel. Nilai R Square sebesar 0,482 menunjukkan bahwa hampir setengah dari variasi dalam persepsi keadilan organisasi dapat dijelaskan oleh kedua prediktor tersebut. Temuan ini menyoroti pentingnya strategis untuk memperkuat pengelolaan risiko SDM dan tata kelola SDM guna menciptakan lingkungan organisasi yang adil di lembaga perbankan Islam.   Kata kunci: Manajemen Risiko Sumber Daya Manusia, Tata Kelola Sumber Daya Manusia, Keadilan Organisasi, Perbankan Islam.   Abstract – This study aims to examine the influence of Human Resource Risk Management and HR Governance on Organizational Justice within Islamic banking institutions in Surabaya, Indonesia. The research is motivated by the need for Islamic financial organizations to enhance human resource governance and manage labor-related risks in a highly regulated environment. A quantitative approach was employed by distributing structured questionnaires to 100 Islamic bank employees with a minimum of one year of work experience. The data were analyzed using multiple linear regression after meeting all classical assumption tests. The results indicate that both independent variables have a positive and significant effect on Organizational Justice. Human Resource Risk Management contributes to stronger employee justice perceptions through consistent identification and mitigation of HR-related risks. HR Governance also shows a significant impact through ethical, transparent, fair, and accountable HR policies and practices. The R Square value of 0.482 demonstrates that nearly half of the variance in organizational justice perceptions can be explained by the two predictors. These findings highlight the strategic importance of strengthening HR risk management and HR governance to foster a fair organizational environment within Islamic banking institutions.   Keywords: Human Resource Risk Management, HR Governance, Organizational Justice, Islamic Banking.
PERAN DESAIN PRODUK, KETERLIBATAN KONSUMEN, DAN WORD OF MOUTH DALAM MENINGKATKAN RESPONS KONSUMEN PADA PRODUK MINYAK KAYU PUTIH Arifin, Samsul; Darmawan, Didit
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.163

Abstract

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh desain produk, keterlibatan produk, dan word of mouth (WOM) terhadap respons konsumen pada produk Minyak Kayu Putih Cap Lang. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan survei melalui penyebaran kuesioner kepada 200 responden, dan diperoleh 132 tanggapan yang valid. Hasil analisis menunjukkan bahwa desain produk Minyak Kayu Putih Cap Lang memiliki pengaruh signifikan terhadap respons konsumen. Keterlibatan konsumen terhadap produk juga terbukti memberikan dampak yang berarti terhadap keputusan pembelian dan loyalitas. Selain itu, WOM berperan penting dalam membentuk persepsi dan minat beli konsumen melalui rekomendasi positif di lingkungan sosial. Pengujian validitas dan reliabilitas instrumen penelitian dilakukan dengan bantuan SPSS dan menghasilkan nilai yang memenuhi kriteria. Hasil penelitian secara keseluruhan mengindikasikan bahwa faktor desain produk, keterlibatan konsumen, dan WOM secara simultan memengaruhi respons konsumen terhadap Minyak Kayu Putih Cap Lang. Temuan ini memberikan implikasi bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas desain produk, membangun keterikatan dengan konsumen, serta mendorong WOM positif agar dapat bersaing secara efektif di pasar produk kesehatan tradisional.   Kata kunci: Desain Produk, Keterlibatan Produk, Respons Konsumen, Word of Mouth, Loyalitas Konsumen, Minyak Kayu Putih, Cap Lang.   Abstract – This study aims to analyse the effect of product design, product involvement, and word of mouth (WOM) on consumer response to Cap Lang Eucalyptus Oil products. The research method used was quantitative with a survey approach through the distribution of questionnaires to 200 respondents, and 132 valid responses were obtained. The results of the analysis show that the product design of Cap Lang Eucalyptus Oil has a significant influence on consumer response. Consumer engagement with the product has also been proven to have a significant impact on purchasing decisions and loyalty. In addition, WOM plays an important role in shaping consumer perceptions and purchasing interest through positive recommendations in social circles. The validity and reliability of the research instruments were tested using SPSS and produced values that met the criteria. The overall research results indicate that product design, consumer engagement, and WOM simultaneously influence consumer responses to Cap Lang Eucalyptus Oil. These findings have implications for companies to continue improving product design quality, building consumer engagement, and encouraging positive WOM in order to compete effectively in the traditional health product market.   Keywords: Product Design, Product Engagement, Consumer Response, Word of Mouth, Consumer Loyalty, Eucalyptus Oil, Cap Lang.
OPTIMIZING HR OPERATIONS THROUGH HUMAN CAPITAL CAPABILITY AND WORKLOAD STRUCTURING Putra, Arif Rachman; Darmawan, Didit
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.164

Abstract

Abstrak – Penelitian ini mengkaji pengaruh Kompetensi SDM dan Manajemen Beban Kerja terhadap Efisiensi Operasional SDM di perusahaan menengah di Surabaya dengan 398 karyawan. Meningkatnya permintaan akan layanan administratif yang lebih cepat, akurasi data SDM yang lebih tinggi, dan proses yang lebih efisien mengharuskan unit SDM untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusianya sambil mengelola beban kerja administratif secara lebih sistematis. Kompetensi SDM didefinisikan sebagai kombinasi dari keahlian teknis, kemampuan analitis, kemampuan interpersonal, dan pengetahuan regulasi yang memungkinkan staf SDM untuk memberikan layanan yang andal dan responsif. Manajemen Beban Kerja mencerminkan kemampuan organisasi untuk mendistribusikan tanggung jawab administratif secara proporsional dan mencegah kelebihan beban peran yang dapat mengganggu ketepatan waktu dan akurasi layanan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data yang dikumpulkan dari 284 karyawan melalui kuesioner online, penelitian ini menggunakan regresi linier berganda untuk menguji efek langsung kedua variabel independen terhadap Efisiensi Operasional SDM. Hasil menunjukkan bahwa Kompetensi SDM secara signifikan meningkatkan kecepatan proses, akurasi, dan optimasi sumber daya, sementara Manajemen Beban Kerja yang efektif berkontribusi pada penyelesaian layanan tepat waktu dan pengurangan kesalahan administratif. Bersama-sama, kedua prediktor tersebut menjelaskan lebih dari setengah varians dalam Efisiensi Operasional SDM. Temuan ini menyoroti pentingnya memperkuat kemampuan SDM dan mengatur beban kerja administratif untuk membangun fungsi SDM yang lebih fleksibel dan berprestasi tinggi.   Kata kunci: Kompetensi SDM, pengelolaan beban kerja, efisiensi operasional SDM, kinerja administratif, layanan karyawan.   Abstract – This study examines the influence of HR Competence and Workload Management on HR Operational Efficiency in a medium-scale company in Surabaya with 398 employees. The growing demand for faster administrative services, higher accuracy of HR data, and streamlined processes requires HR units to improve their human capital capability while managing administrative workloads more systematically. HR Competence is conceptualized as the combination of technical mastery, analytical ability, interpersonal capability, and regulatory knowledge that enables HR staff to deliver reliable and responsive services. Workload Management reflects the organization’s ability to distribute administrative responsibilities proportionally and prevent role overload that may disrupt service timeliness and accuracy. Using a quantitative approach with data collected from 284 employees through an online questionnaire, this study employs multiple linear regression to test the direct effects of both independent variables on HR Operational Efficiency. The results demonstrate that HR Competence significantly enhances process speed, accuracy, and resource optimization, while effective Workload Management contributes to timely service completion and reduced administrative errors. Together, the two predictors explain more than half of the variance in HR Operational Efficiency. These findings highlight the strategic importance of strengthening HR capability and structuring administrative workload to build a more agile and high-performing HR function.   Keywords: HR competence, workload management, HR operational efficiency, administrative performance, employee services.
DRIVERS OF GREEN BEHAVIOR IN SMALL BUSINESSES: AN EMPIRICAL STUDY ON ENVIRONMENTAL VALUES AND ORGANIZATIONAL SUPPORT Mardikaningsih, Rahayu; Darmawan, Didit
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.165

Abstract

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh Nilai Lingkungan dan Dukungan Organisasi Terhadap Lingkungan (POSE) terhadap Perilaku Hijau Karyawan (EGB) di 11 usaha mikro dan kecil (UMK) di Sidoarjo, Indonesia. EGB memainkan peran krusial dalam mendukung operasional bisnis yang berkelanjutan, sementara nilai lingkungan dan dukungan organisasi berfungsi sebagai pendorong psikologis dan struktural perilaku hijau. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari 97 karyawan melalui kuesioner skala Likert delapan poin. Regresi linier berganda digunakan untuk menganalisis efek masing-masing variabel. Temuan menunjukkan bahwa Nilai Lingkungan secara positif mempengaruhi EGB, menunjukkan bahwa keyakinan pribadi mengenai pelestarian lingkungan secara kuat mendorong perilaku ramah lingkungan di tempat kerja. POSE juga menunjukkan efek positif yang signifikan terhadap EGB, menunjukkan bahwa karyawan yang merasa mendapat dukungan organisasi yang kuat untuk praktik lingkungan lebih terlibat dalam inisiatif hijau. Bersama-sama, kedua prediktor tersebut secara signifikan berkontribusi pada pengembangan EGB. Hasil ini memberikan implikasi praktis bagi UMKM untuk memperkuat budaya lingkungan dan meningkatkan sistem dukungan organisasi guna mendorong partisipasi karyawan dalam praktik berkelanjutan.   Kata kunci: Nilai-nilai Lingkungan, Dukungan Organisasi yang Dirasakan terhadap Lingkungan, Perilaku Hijau Karyawan, usaha mikro dan kecil, keberlanjutan.   Abstract – This study aims to examine the influence of Environmental Values and Perceived Organizational Support for the Environment (POSE) on Employee Green Behavior (EGB) in 11 micro and small enterprises (MSEs) in Sidoarjo, Indonesia. EGB plays a crucial role in supporting sustainable business operations, while environmental values and organizational support serve as psychological and structural drivers of green behavior. Using a quantitative approach, data were collected from 97 employees through an eight-point Likert-scale questionnaire. Multiple linear regression was employed to analyze the effects of each variable. The findings reveal that Environmental Values positively influence EGB, indicating that personal beliefs regarding environmental preservation strongly encourage eco-friendly behaviors in the workplace. POSE also shows a significant positive effect on EGB, suggesting that employees who perceive strong organizational support for environmental practices are more engaged in green initiatives. Together, both predictors significantly contribute to the development of EGB. These results provide practical implications for MSEs to strengthen environmental culture and enhance organizational support systems to foster employee participation in sustainable practices.   Keywords: Environmental Values, Perceived Organizational Support for the Environment, Employee Green Behavior, micro and small enterprises, sustainability.
JOB CREAFTING DAN ORGANIZATIONAL LEARNING CULTURE SEBAGAI PREDIKTOR MODAL PSIKOLOGIS DI KALANGAN STAF UNIVERSITAS Hariani, Mila; Mardikaningsih, Rahayu
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.166

Abstract

Abstrak – Penelitian ini mengkaji pengaruh Job Crafting dan Budaya Pembelajaran Organisasi terhadap Modal Psikologis karyawan akademik dan administratif di sebuah perguruan tinggi di Surabaya. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan menggunakan kuesioner terstruktur yang didistribusikan secara digital kepada 120 karyawan non-manajerial. Job Crafting didefinisikan sebagai penyesuaian proaktif terhadap tugas dan interaksi kerja untuk meningkatkan kontrol pribadi dan makna dalam bekerja, sementara Budaya Pembelajaran Organisasi mencerminkan lingkungan yang mendorong pembelajaran berkelanjutan, refleksi, dan berbagi pengetahuan. Modal Psikologis, yang meliputi harapan, efektivitas, ketahanan, dan optimisme, dianalisis sebagai sumber daya psikologis positif yang esensial bagi kinerja dan kesejahteraan karyawan. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda setelah melewati uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil menunjukkan bahwa baik Job Crafting maupun Organizational Learning Culture secara signifikan memprediksi Psychological Capital, dengan Organizational Learning Culture memberikan kontribusi yang lebih kuat terhadap model. Temuan ini menyoroti pentingnya memberikan karyawan kesempatan untuk merancang ulang aspek pekerjaan mereka dan menciptakan lingkungan yang mendukung pembelajaran untuk memperkuat kesiapan psikologis dan adaptabilitas. Studi ini menawarkan rekomendasi praktis bagi pemimpin HR dan institusi untuk meningkatkan kekuatan psikologis karyawan melalui desain pekerjaan yang fleksibel dan mekanisme pembelajaran yang berkelanjutan.   Kata kunci: Pengkajian Pekerjaan, Budaya Pembelajaran Organisasi, Modal Psikologis, Pendidikan Tinggi, Kesejahteraan Karyawan.   Abstract – This study investigates the influence of Job Crafting and Organizational Learning Culture on the Psychological Capital of academic and administrative employees in a higher education institution in Surabaya. A quantitative approach was employed using a structured questionnaire distributed digitally to 120 non-managerial staff members. Job Crafting is conceptualized as the proactive adjustment of job tasks and interactions to enhance personal control and meaning at work, while Organizational Learning Culture reflects an environment that encourages continuous learning, reflection, and knowledge sharing. Psychological Capital, comprising hope, efficacy, resilience, and optimism, is examined as a core positive psychological resource essential for employee performance and well-being. Data were analyzed using multiple linear regression after passing validity, reliability, and classical assumption tests. The results show that both Job Crafting and Organizational Learning Culture significantly predict Psychological Capital, with Organizational Learning Culture contributing more strongly to the model. These findings highlight the importance of providing employees with opportunities to redesign aspects of their work and creating a learning-supportive environment that strengthens psychological readiness and adaptability. The study offers practical recommendations for HR and institutional leaders to enhance employee psychological strength through flexible job design and sustained learning mechanisms.   Keywords: Job Crafting, Organizational Learning Culture, Psychological Capital, Higher Education, Employee Well-being.
ANALISIS PENGARUH KOMPENSASI TERHADAP KINERJA KARYAWAN BAGIAN SALES PADA PT. SINSHE TEKNO INDONESIA Sanjaya, Doni Hilmawan; Merta, I Ketut; Wishanesta, I Kadek Dony; Maelea Kusuma, I Putu Parwata; Tresna Dewi, Putu Yuli
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.167

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan bagian sales pada PT. Sinshe Tekno Indonesia. Variabel independen meliputi kompensasi finansial langsung, kompensasi finansial tidak langsung, dan kompensasi non finansial, sedangkan variabel dependen adalah kinerja karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kausal. Populasi penelitian adalah seluruh karyawan sales yang berjumlah 31 orang, dengan teknik sampling jenuh sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi secara simultan berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Secara parsial, kompensasi finansial langsung dan kompensasi finansial tidak langsung berpengaruh signifikan terhadap kinerja, sedangkan kompensasi non finansial tidak berpengaruh signifikan. Variabel yang paling dominan adalah kompensasi finansial langsung. Dengan demikian, perusahaan perlu menerapkan sistem kompensasi yang adil, konsisten, dan sesuai kontribusi karyawan agar dapat meningkatkan motivasi, produktivitas, serta pencapaian target penjualan. Kata Kunci: Kompensasi, Kompensasi Finansial Langsung, Kompensasi Finansial Tidak Langsung, Kompensasi Non Finansial, Kinerja Karyawan.     ABSTRACT This study aims to examine the effect of compensation on the performance of sales employees at PT. Sinshe Tekno Indonesia. The independent variables consist of direct financial compensation, indirect financial compensation, and non-financial compensation, while the dependent variable is employee performance. This research employs a quantitative approach with a causal method. The population consists of all 31 sales employees, and a saturated sampling technique was applied so that the entire population was used as the sample. Data were collected through questionnaires and documentation, then analyzed using multiple linear regression with the assistance of SPSS. The results show that compensation simultaneously has a significant effect on employee performance. Partially, direct financial compensation and indirect financial compensation significantly affect performance, while non-financial compensation does not have a significant effect. The most dominant variable is direct financial compensation. Therefore, the company needs to implement a fair, consistent, and contribution- based compensation system to enhance motivation, productivity, and the achievement of sales targets.   Keywords: Compensation, Direct Financial Compensation, Indirect Financial Compensation, Non-Financial Compensation, Employee Performance.
PENGARUH DIGITAL MARKETING  DAN KUALITAS PELAYANAN TERHADAP  PENINGKATAN DAYA SAING                    DESA WISATA SIDAN Aditya Budjana, I Putu Angga; Ayu Sudha Sucandrawati, Ni Luh Ketut; Indiani, Ni Luh
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.168

Abstract

Abstrak- Daya saing merupakan faktor penting dalam industri pariwisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh digital marketing dan kualitas pelayan terhadap daya saing Desa Wisata Sidan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.  Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh wisatawan yang pernah berkunjung ke Desa Wisata Sidan, Gianyar. Sampel penelitian berjumlah 100 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling, yaitu konsumen yang minimal telah berkunjung satu kali ke desa Wisata Sidan. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert lima poin untuk mengukur variabel digital marketing, kualitas pelayanan, dan daya saing. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier berganda dengan bantuan program SPSS, setelah terlebih dahulu dilakukan uji validitas, reliabilitas, normalitas, multikolinearitas, dan heteroskedastisitas, untuk memastikan kelayakan instrumen dan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baik digital marketing maupun kualitas pelayanan secara parsial maupun simultan berpengaruh positif dan signifikan terhadap daya saing. Hal ini mengindikasikan bahwa semakin baik strategi digital marketing yang dilakukan pengelola desa wisata dan semakin tinggi kualitas pelayanan yang ditawarkan, maka semakin besar kecenderungan wisatawan untuk berkunjung ke desa wisata. Implikasi praktis dari penelitian ini adalah perlunya desa wisata Sidan untuk meningkatkan efektivitas strategi digital marketing melalui media sosial dan platform daring, sekaligus mempertahankan dan meningkatkan kualitas pelayanan agar mampu memenuhi ekspektasi wisatawwan. Dari sisi akademis, penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan literatur mengenai daya saing desa wisata,  khususnya terkait peran digital marketing dan kualitas pelayanan dalam industri pariwisata . Kata Kunci: Digital Marketing, Kualitas Pelayanan, Daya Saing               Abstract- Competitiveness is an important factor in the tourism industry. This study aims to determine the effect of digital marketing and service quality on the competitiveness of Sidan Tourism Village. This study uses a quantitative approach. The population in this study were all tourists who have visited Sidan Tourism Village, Gianyar. The research sample consisted of 100 respondents selected using a purposive sampling technique , namely consumers who have visited Sidan Tourism Village at least once. Data were collected through a questionnaire with a five-point Likert scale to measure the variables of digital marketing , service quality, and competitiveness. The data analysis technique used was multiple linear regression with the help of the SPSS program, after first conducting validity, reliability, normality, multicollinearity, and heteroscedasticity tests, to ensure the feasibility of the instruments and data. The results showed that both digital marketing and service quality partially and simultaneously have a positive and significant effect on competitiveness. This indicates that the better the digital marketing strategy implemented by tourism village managers and the higher the quality of service offered, the greater the tendency of tourists to visit the tourism village. The practical implications of this research are the need for Sidan tourism village to increase the effectiveness of its digital marketing strategy through social media and online platforms , while maintaining and improving service quality to meet tourist expectations. Academically, this research contributes to the development of literature on the competitiveness of tourism villages, particularly regarding the role of digital marketing and service quality in the tourism industry. Keywords: Digital Marketing , Service Quality, Competitiveness
DAYA TARIK PAYLATER TERHADAP MINAT BELI PRODUK UMKM PADA PLATFORM SHOPEE Wijayanti, Ratna; Pujangga, Silananda Kharisma; Sugiyanto, Eviatiwi Kusumaningtyas; Suratman; Damajanti, Anita
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.169

Abstract

Abstrak – Penelitian ini dilakukan pada platform e-commerce Shopee yang menyediakan fitur paylater sebagai salah satu metode pembayaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis motivasi pengguna dalam menggunakan fitur paylater saat melakukan transaksi serta mengkaji dampak penggunaan paylater terhadap penjualan produk UMKM di e-commerce Shopee. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Uji kredibilitas data dilakukan dengan teknik triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan triangulasi waktu. Partisipan penelitian berjumlah lima orang, yang terdiri atas tiga pengguna paylater dan dua pelaku UMKM di e-commerce Shopee, yang dipilih berdasarkan prinsip kesesuaian dan kecukupan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan penggunaan paylater didorong oleh motivasi utilitarian yang tercermin dari aspek fleksibilitas dan kenyamanan, serta motivasi hedonic yang tercermin dari berbagai keuntungan yang diperoleh selama bertransaksi menggunakan paylater. Sementara itu, pengaruh paylater terhadap penjualan produk UMKM pada kategori fashion dan aksesoris dinilai relatif rendah karena hanya memberikan kontribusi sekitar 5–20% terhadap omzet penjualan.   Kata kunci: Paylater; E-commerce; Motivasi Utilitarian; Motivasi Hedonic; UMKM.   Abstract – This study was conducted on the Shopee e-commerce platform, which provides a paylater feature as one of its payment methods. The purpose of this study is to analyze user motivation in utilizing the paylater feature during transactions and to examine its impact on the sales of MSMEs products on Shopee. This research employs a qualitative approach using a case study method. Data were collected through in-depth interviews, direct observation, and documentation. Data credibility was ensured through source triangulation, technique triangulation, and time triangulation. The study involved five participants, consisting of three paylater users and two MSMEs actors on the Shopee platform, selected based on the principles of suitability and data sufficiency. The results indicate that the decision to use paylater is influenced by utilitarian motivation, reflected in flexibility and convenience, as well as hedonic motivation, reflected in the various benefits obtained when conducting transactions using paylater. Meanwhile, the impact of paylater on MSMEs sales in the fashion and accessories category is relatively low, contributing only around 5–20% to total sales turnover.   Keywords: Paylater; E-commerce; Utilitarian Motivation; Hedonic Motivation; MSMEs
PENGARUH CURRENT RATIO, RETURN ON EQUITY, EARNING PER SHARE, DAN SUKU BUNGA TERHADAP HARGA SAHAM PADA PERUSAHAAN SUB SEKTOR OTOMOTIF Riyadi, Rizal; Sastra, Heri; Ervina, Nelly; Arshandy, Eliza; Eka Putri, Debi
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.170

Abstract

Abstrak – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Current Ratio, Return on Equity, Earning per Share, dan suku bunga terhadap harga saham perusahaan sub sektor otomotif yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018–2022. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Sampel penelitian terdiri atas 11 perusahaan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 55 unit observasi. Metode analisis yang digunakan meliputi statistik deskriptif dan regresi linear berganda dengan bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Return on Equity berpengaruh positif terhadap harga saham, sedangkan Current Ratio, Earning per Share, dan suku bunga tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara simultan, Current Ratio, Return on Equity, Earning per Share, dan suku bunga berpengaruh signifikan terhadap harga saham perusahaan sub sektor otomotif.   Kata kunci: current ratio, return on equity, earning per share, suku bunga, harga saham   Abstract – This study aims to analyze the effect of Current Ratio, Return on Equity, Earning per Share, and interest rates on the stock prices of automotive sub-sector companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the 2018–2022 period. This research employs a quantitative approach using secondary data obtained from companies’ annual financial statements. The sample consists of 11 companies, selected through purposive sampling, resulting in 55 observations. Data were analyzed using descriptive statistics and multiple linear regression analysis with the assistance of SPSS software. The results indicate that, partially, Return on Equity has a positive and significant effect on stock prices, while Current Ratio, Earning per Share, and interest rates do not have a significant effect on stock prices. Simultaneously, Current Ratio, Return on Equity, Earning per Share, and interest rates have a significant effect on stock prices of automotive sub-sector companies.   Keywords: current ratio, return on equity, earning per share, interest rate, stock price
PERAN SIKAP WISATAWAN DALAM MEMBENTUK INTENSI MEREKOMENDASIKAN MAKANAN LOKAL DI DESTINASI KULINER SURYA KENCANA BERBASIS NILAI KONSUMSI Riyadi, Rizal; Sudargo, Bayu; Eka Putri, Debi
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.171

Abstract

Abstrak – Pariwisata kuliner memiliki peran penting dalam mendukung pengembangan ekonomi lokal, khususnya pada destinasi dengan identitas budaya yang kuat. Kawasan Surya Kencana di Kota Bogor dikenal sebagai destinasi kuliner yang menawarkan pengalaman makanan lokal autentik. Namun, kajian empiris yang mengkaji pengaruh nilai konsumsi terhadap intensi perilaku wisatawan melalui peran sikap masih terbatas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh nilai kualitas dan nilai harga makanan lokal terhadap intensi merekomendasikan dengan sikap wisatawan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 385 wisatawan yang pernah berkunjung ke Surya Kencana. Analisis data dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan AMOS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai kualitas dan nilai harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap sikap wisatawan, serta sikap wisatawan berpengaruh signifikan terhadap intensi merekomendasikan. Uji Sobel mengonfirmasi bahwa sikap wisatawan berperan sebagai mediator signifikan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan kualitas dan harga makanan lokal dalam mendorong rekomendasi destinasi kuliner.   Kata kunci: Nilai Kualitas, Nilai Harga, Sikap Wisatawan, Intensi Merekomendasikan   Abstract – Culinary tourism plays an important role in supporting local economic development, particularly in destinations with strong cultural identities. Surya Kencana in Bogor City is recognized as a culinary destination offering authentic local food experiences. However, empirical studies examining the influence of consumption values on tourists’ behavioral intentions through attitudinal mechanisms remain limited. This study aims to analyze the effects of quality value and price value of local food on recommendation intention, with tourist attitude acting as a mediating variable. A quantitative approach was employed using a survey of 385 tourists who had visited the Surya Kencana culinary area. Data were analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with AMOS. The results indicate that quality value and price value have positive and significant effects on tourist attitude, which in turn significantly influences recommendation intention. The Sobel test confirms that tourist attitude serves as a significant mediator. These findings highlight the importance of managing food quality and fair pricing to encourage positive attitudes and strengthen word-of-mouth promotion in culinary destinations.   Keywords: Quality Value, Price Value, Tourist Attitude, Recommendation Intention