cover
Contact Name
Ni Made Yudhaningsih, SE.,MM
Contact Email
nimadeyudha@gmail.com
Phone
+6281936124602
Journal Mail Official
satyagraha@universitasmahendradatta.ac.id
Editorial Address
Jalan Ken Arok No. 10-12, Peguyagan, Denpasar-Bali
Location
Kota denpasar,
Bali
INDONESIA
Jurnal Ilmiah Satyagraha
ISSN : 26206358     EISSN : 27235556     DOI : https://doi.org/10.47532/jis.v3i2
Core Subject : Economy, Social,
Jurnal Ilmiah Satyagraha specializes in Economics and is intended to communicate original research and current issues on the subject. This journal warmly welcomes contributions from scholars of related disciplines. Specifically, the journal will deal with topics, including but not limited to: macroeconomics, microeconomics, development economics, monetary economics, public economics, etc.
Articles 405 Documents
PERANAN BUDAYA ORGANISASI DAN KEPUASAN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI RADIO REPUBLIK INDONESIA DENPASAR MELALUI MOTIVASI Ni Made Yuli Kartika Dewi; Ni Putu Sudarsani; I Wayan Terimajaya
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.172

Abstract

Abstract Research objectives 1) to analyze the influence of organizational culture on employee motivation at Radio Republik Indonesia (RRI) Denpasar. 2) To analyze the influence of job satisfaction on employee motivation at Radio Republik Indonesia (RRI) Denpasar. 3) To analyze the influence of organizational culture on employee performance at Radio Republik Indonesia (RRI) Denpasar. 4) To analyze the influence of job satisfaction on employee performance at Radio Republik Indonesia (RRI) Denpasar. 5) To analyze the influence of motivation on employee performance at Radio Republik Indonesia (RRI) Denpasar. 6) To analyze the influence of organizational culture on employee performance at Radio Republik Indonesia (RRI) Denpasar through motivation. 7) To analyze the effect of job satisfaction on employee performance at Radio Republik Indonesia (RRI) Denpasar through motivation. The research location was carried out on employees of Radio Republik Indonesia (RRI) with a sample of 60 samples using a proportional random sampling technique. With Path analysis techniques. The research results show 1) Organizational culture has a direct effect on motivation. 2) Job satisfaction has a direct effect on motivation. 3) Organizational culture has a direct effect on employee performance. 4) Job satisfaction has a direct effect on employee performance. 5) Motivation has a direct effect on employee performance. 6) Motivation is able to mediate the influence of organizational culture on employee performance. 7) Motivation is able to mediate the influence of job satisfaction on employee performance.   Keywords:    organizational culture, job satisfaction, motivation and performance
ANALISIS SWOT UNTUK PENENTUAN STRATEGI MANAJERIAL DALAM MENERAPKAN PROLANIS DI KLINIK SMC BANYUSARI Ayu Saraswati Apsari; Rian Andriani; Rinawati
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.174

Abstract

ABSTRAK Rendahnya tingkat partisipasi peserta Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) menjadi permasalahan yang dihadapi oleh berbagai fasilitas kesehatan tingkat pertama, termasuk Klinik SMC Banyusari di Kota Denpasar. Data klinik menunjukkan bahwa rata-rata kehadiran peserta Prolanis hanya sekitar 21,2% per bulan, masih berada di bawah target minimal BPJS Kesehatan sebesar 50%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor internal dan eksternal melalui analisis SWOT guna menentukan strategi manajerial yang tepat dalam meningkatkan pelaksanaan Program Prolanis di Klinik SMC Banyusari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan telaah dokumen terhadap enam informan yang terdiri dari kepala klinik, petugas Prolanis, dan peserta Prolanis. Data dianalisis menggunakan matriks Internal Factors Analysis Summary (IFAS) dan External Factors Analysis Summary (EFAS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Klinik SMC Banyusari memiliki kekuatan internal yang lebih dominan dibandingkan kelemahannya, dengan skor IFAS sebesar 1,31, serta peluang eksternal yang lebih besar dibandingkan ancaman, dengan skor EFAS sebesar 1,12. Klinik berada pada posisi strategi pertumbuhan stabil yang memungkinkan penguatan program melalui optimalisasi sumber daya internal dan pemanfaatan peluang eksternal. Strategi manajerial yang direkomendasikan meliputi penguatan edukasi berbasis peserta, optimalisasi peran petugas Prolanis, pemanfaatan teknologi informasi, serta pengembangan jejaring dengan masyarakat dan pemerintah desa. Dengan penerapan strategi tersebut, diharapkan partisipasi peserta Prolanis di Klinik SMC Banyusari dapat meningkat secara berkelanjutan Kata Kunci: prolanis, analisis SWOT, Strategi Manajerial     ABSTRACT Low participation in the Chronic Disease Management Program (Prolanis) remains a major challenge for primary healthcare facilities, including SMC Banyusari Clinic in Denpasar. Clinic records show that the average monthly attendance rate of Prolanis participants is approximately 21.2%, which is below the minimum target of 50% set by the National Health Insurance Agency (BPJS Kesehatan). This study aims to analyze internal and external factors using a SWOT analysis to determine appropriate managerial strategies for improving the implementation of the Prolanis program at SMC Banyusari Clinic. This study employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through in-depth interviews, observations, and document reviews involving six informants, consisting of the clinic head, Prolanis officer, and Prolanis participants. The data were analyzed using the Internal Factors Analysis Summary (IFAS) and External Factors Analysis Summary (EFAS) matrices. The findings indicate that the clinic’s internal strengths outweigh its weaknesses, reflected by an IFAS score of 1.31, while external opportunities exceed existing threats, with an EFAS score of 1.12. These results place the clinic in a stable growth strategic position, enabling program improvement through the optimization of internal resources and the utilization of external opportunities. Recommended managerial strategies include strengthening participant-centered health education, enhancing the role of Prolanis officers, utilizing information technology, and developing collaboration with local communities and village authorities. Implementing these strategies is expected to sustainably increase Prolanis participant attendance at SMC Banyusari Clinic. Keywords: Prolanis, SWOT Analysis, Managerial Strategy
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM BELANJA ONLINE : FAKTOR KEPERCAYAAN, RISIKO, DAN KEPUASAN I Gede Angga Darma Putra; Nyoman Dwika Ayu Amrita; Ni Putu Sri Wulandari; Anak Agung Gede Dwitra Satrya Nugraha; Achmad Ilham; Anak Agung Mega Anjali Putri
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.253

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perilaku konsumen dalam berbelanja online dengan meninjau pengaruh kepercayaan, persepsi risiko, dan kepuasan terhadap keputusan pembelian. Penelitian dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif, menggunakan teori perilaku konsumen digital dan data observasi dari pengguna e-commerce di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan konsumen terhadap platform dan penjual menjadi faktor utama dalam menentukan keputusan pembelian. Selain itu, tingkat risiko yang dirasakan (terkait keamanan data, keaslian produk, dan keandalan pengiriman) memengaruhi tingkat kepuasan konsumen. Ketiga faktor ini saling berhubungan dan membentuk perilaku konsumen digital yang dinamis di era e-commerce. Kata kunci: Perilaku Konsumen, Kepercayaan, Risiko, Kepuasan, E-Commerce ABSTRACT This study aims to analyze consumer behavior in online shopping by examining the influence of trust, perceived risk, and satisfaction on purchasing decisions. The research employed a descriptive qualitative approach, referring to digital consumer behavior theory. Data were collected through interviews and observations involving active e-commerce users in Indonesia. The results show that consumer trust in platforms and sellers is the main factor influencing purchasing decisions. Perceived risks related to data security, product authenticity, and delivery reliability affect consumer satisfaction levels. These three factors are interrelated and shape the dynamic digital consumer behavior in the era of e-commerce. Keywords: consumer behavior, trust, risk, satisfaction, e-commerce
Pengaruh Media Sosial terhadap Pembentukan Persepsi dan Keputusan Pembelian Konsumen Generasi Z Ni Kadek Ayu Puspita Dewi; Nyoman Dwika Ayu Amrita; A.A. Ayu Puspita Dewi; Ni Wayan Widya Wati Permatasari; Timoteus Keko Dobe
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.255

Abstract

ABSTRAK Media sosial memiliki peran penting dalam kehidupan generasi z di era tranformasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisa pengaruh media sosial terhadap pembentukan persepsi dan keputusan pembelian konsumen generasi Z di Indonesia. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kusalitatif melalui studi literatur, penelitian ini menemukan bahwa media sosial tidak hanya berfungsi sebagai saluran komunikasi, tetapi juga sebagai pembentuk citra merek dan kepercayaan konsumen. Adanya platform seperti Instagram, TikTok, dan YouTube yang tentunya berperan dalam membangun persepsi melalui konten visual, testimoni pengguna, serta strategi influencer marketing. Dari hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa persepsi positif yang terbentuk dari interaksi sosial digital berdampak langsung terhadap intensi dan keputusan pembelian. Oleh karena itu, pihak markerting perlu mengoptimalkan strategi komunikasi digital yang menarik, konsisten, dan berbasis nilai untuk menjangkau generasi Z secara efektif. Kata Kunci: Media sosial, persepsi konsumen, keputusan pembelian, Generasi Z, perilaku konsumen.   ABSTRACT Social media plays an important role in the lives of Generation Z in the era of digital transformation. This study aims to determine and analyze the influence of social media on the formation of perceptions and purchasing decisions of Generation Z consumers in Indonesia. Using a qualitative descriptive approach through a literature study, this study found that social media not only functions as a communication channel, but also as a brand image builder and consumer trust builder. Platforms such as Instagram, TikTok, and YouTube certainly play a role in shaping perceptions through visual content, user testimonials, and influencer marketing strategies. The results of the analysis show that positive perceptions formed from digital social interactions have a direct impact on purchase intentions and decisions. Therefore, marketers need to optimize attractive, consistent, and value-based digital communication strategies to effectively reach Generation Z. Keywords: Social media, consumer perception, purchasing decisions, Generation Z, consumer behavior.
PENGARUH BUDAYA ORGANISASI, KOMPENSASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWANPADA KANTOR KOMISI PENANGGULANGAN AIDS KABUPATEN BADUNG Putu Ari Mulyani; I Kadek Widhiantara, S.E., M.M; Ni Putu Ayu Astiti Asih
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i1.283

Abstract

ABSTRAK   Kinerja karyawan merupakan hal terpenting dan sebagai tantangan tersendiri untuk perusahaan dalam mengelola sumber daya manusia, sebab keberhasilan suatu perusahaan berdasarkan pada sumber daya manusia yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui: 1) Pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja karyawan pada Kantor Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Badung. 2) Pengaruh kompensasi terhadap kinerja karyawan pada Kantor Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Badung. 3) Pengaruh disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Kantor Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Badung. 4) Pengaruh budaya organisasi, kompensasi, dan disiplin kerja terhadap kinerja karyawan pada Kantor Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Badung. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif. Tempat pelaksanaan penelitian di Kantor Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Badung. Subjek penelitian ini adalah karyawan pada Kantor Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Badung. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, kuesioner dan studi dokumentasi. Teknik analisis data yaitu analisis regresi linier berganda. Sampel penelitian berjumlah 85 orang. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Kompensasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Disiplin kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Budaya organisasi, kompensasi dan disiplin kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Diharapkan karyawan di kantor Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Badung memiliki rasa disiplin kerja yang tinggi. Dengan disiplin kerja yang tinggi akan berpengaruh terhadap tingginya kinerja karyawan.   Kata Kunci : Kinerja Karyawan, Budaya Organisasi, Kompensasi, Disiplin Kerja   ABSTRACT Employee performance is the most important thing and a challenge for companies in managing human resources, because the success of a company is based on quality human resources. The purpose of this study is to determine: 1) The influence of organizational culture on employee performance at the Badung Regency AIDS Commission Office. 2) The influence of compensation on employee performance at the Badung Regency AIDS Commission Office. 3) The influence of work discipline on employee performance at the Badung Regency AIDS Commission Office. 4) The influence of organizational culture, compensation, and work discipline on employee performance at the Badung Regency AIDS Commission Office. The research design used in this study was quantitative. The study was conducted at the Badung Regency AIDS Commission Office. The subjects were employees at the Badung Regency AIDS Commission Office. Data collection techniques used were observation, interviews, questionnaires, and documentation studies. Data analysis used multiple linear regression analysis. The research sample consisted of 85 people. Based on the research results, it was concluded that organizational culture has a positive and significant effect on employee performance. Compensation has a positive and significant effect on employee performance. Work discipline has a positive and significant effect on employee performance. Organizational culture, compensation, and work discipline have a significant effect on employee performance. It is expected that employees at the Badung Regency AIDS Commission office will have a high sense of work discipline. High work discipline will influence high employee performance.   Keywords:       Employee Performance, Organizational Culture, Compensation, Work Discipline
PENGARUH  PENGETAHUAN  PAJAK,  KESADARAN PAJAK, KEWAJIBAN PAJAK, SANKSI PAJAK DAN DIGITALISASI PAJAKTERHADAP KEPATUHAN PAJAK ORANG PRIBADI UMKMDI KPP PRATAMA DENPASAR TIMUR Prischila Novita Belen; Ni Nyoman Tri Wahyuni; Ni Made Galih Masari; I Ketut Merta
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i2.621

Abstract

Abstrak-Penelitian ini bertujuan untuk menguji Pengaruh  Pengetahuan  Pajak,  Kesadaran Pajak, Kewajiban Pajak, Sanksi Pajak Dan Digitalisasi Pajak Terhadap Kepatuhan Pajak Orang Pribadi UMKM di Kpp Pratama Denpasar Timur dengan teori manajemen keuangan (Suharsimi Arikunto, 2010:58) serta suport teori manajemen perpajakan Nugroho et  al., 2016; Wahyuni, 2022). Metode peneltian ini pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian asosiatif-kausal,  responden 100 menggunakan kuesioner dengan menguji enam hipotesi. Hasil Penelitian 1) pengaruh variabel Pengetahuan Pajak (X1) positif dan tidak signifikan terhadap Kepatuhan pajak orang Pribadi UMKM. 2) pengaruh variabel Kesadaran Pajak (X2) positif dan signifikan terhadap Kepatuhan pajak orang Pribadi UMKM, 3) pengaruh variabel Kewajiban Pajak  (X3) positif dan signifikan terhadap Kepatuhan pajak orang Pribadi UMKM, 4) pengaruh variabel Sanksi Pajak  (X4) positif dan signifikan terhadap Kepatuhan pajak orang Pribadi UMKM, 5) pengaruh variabel Digitalisasi Pajak  (X5) positif dan tidak signifikan terhadap Kepatuhan pajak orang Pribadi UMKM. 6) Pengetahuan Pajak, Kesadaran Pajak, Kewajiban Pajak, Sanksi Pajak dan Digitalisasi Pajak berpengaruh secara parsial  positif dan signifikan Terhadap Kepatuhan pajak orang Pribadi UMKM di KPP Pratama Denpasar Timur. Implikasi  pengaruh variabel Pengetahuan Pajak, Variabel Kesadaran Pajak, Variabel Kewjiban, Variabel Sanksi Pajak dan Variabel Digitalisasi Pajak  terhadap Kepatuhan wajib pajak kuat dengan tingkatan pengaruh sebesar 87,60 persen, sehingga perlu penelitian lebih lanjut dengan variabel yang lebih proposional dikarenakan ada dua variabel yang tidak signifikan
Green Marketing dan Perilaku Konsumsi Berkelanjutan Generasi Z di Indonesia: Integrasi Nilai Tri Hita Karana Vika Putri Rebiyanti; Dr. Nyoman Dwika Ayu Amrita; I Dewa Gede Agung Rafael Yamaputra; Novrizal Ramadhandi; Rexy Waisekha; I Made Angga Permana Putra
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i2.622

Abstract

ABSTRAK - Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh green marketing terhadap perilaku konsumsi Generasi Z dalam konteks sustainable fashion. Metode yang digunakan adalah studi literatur yang didukung oleh wawancara sederhana dengan informan dari pihak Lestari Bali di Denpasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa green marketing berpengaruh terhadap keputusan pembelian dan loyalitas konsumen melalui pembentukan brand image yang positif. Namun demikian, terdapat attitude behavior gap, di mana kesadaran lingkungan tidak selalu diikuti oleh perilaku pembelian yang konsisten. Selain itu, strategi promosi seperti media sosial, diskon, dan flash sale terbukti efektif dalam menarik minat Generasi Z. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa faktor nilai yang dirasakan dan konsistensi strategi hijau menjadi elemen penting dalam membentuk perilaku konsumsi berkelanjutan. Oleh karena itu, penelitian ini menegaskan pentingnya konsistensi strategi green marketing serta integrasi nilai lokal Tri Hita Karana dalam mendorong konsumsi berkelanjutan.
DAMPAK GREENWASHING TERHADAP KEPERCAYAAN KONSUMEN DAN LINGKUNGAN Sumerti Ni Made; Nyoman Dwika Ayu Amrita; Ni Komang Rayna Yani; Putu Mahendra; Ni Wayan Melani Pratama Putri; I Gusti Ayu Made Widi Adnyani
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i2.624

Abstract

Praktik greenwashing telah menjadi fenomena yang semakin banyak diperbincangkan bersamaan dengan meningkatnya kesadaran lingkungan di masyarakat. Riset ini bertujuan untuk menganalisis dampak manipulasi klaim ramah lingkungan oleh industri terhadap persepsi konsumen serta keberlanjutan ekosistem. Secara khusus, penelitian ini menggunakan perspektif kearifan lokal Tri Hita Karana untuk menganalisis pelanggaran etika dalam praktik tersebut. Metode yang digunakan merupakan riset literatur dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa greenwashing menyebabkan erosi keyakinan konsumen yang signifikan serta merangsang skeptisisme yang meluas terhadap produk berkelanjutan. Dari perspektif lingkungan, praktik ini membatasi inovasi hijau yang autentik serta menyembunyikan konsekuensi ekologis yang sebenarnya. Dari perspektif Tri Hita Karana, greenwashing dinilai sebagai bentuk disharmoni pada aspek Palemahan (ikatan dengan alam), Pawongan (ikatan dengan sesama manusia melalui kejujuran), serta Parahyangan (integritas spiritual). Sebagai upaya menanggulangi fenomena ini, diperlukan penguatan regulasi pemerintah, standardisasi sertifikasi pihak ketiga, dan peningkatan literasi konsumen dalam memverifikasi klaim ekologis. Pada akhirnya, transparansi radikal menjadi kunci utama dalam membangun kembali hubungan yang harmonis antara kegiatan korporasi, masyarakat, serta lingkungan sekitar.
ANALISIS PERILAKU KONSUMEN DALAM MELAKUKAN ONLINE SHOPPING DI KOTA DENPASAR Angelista Rofina Kleden; Nyoman Dwika Ayu Amrita; Ni Putu Ayu Suariani; I Komang Dodik Setiawan; Ni Nyoman Puja Narayani; Ni Kadek Ratih Swastini
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i2.627

Abstract

This study aims to explore how consumers in Denpasar develop their behavior when engaging in online shopping. A descriptive qualitative approach was employed through in-depth interviews, observations, and documentation. The findings reveal that online shopping behavior is influenced by several key factors, including trust, perceived risk, satisfaction, generational characteristics, and the features offered by e-commerce platforms. Trust emerges as the most dominant factor, as consumers pay close attention to store reputation, customer reviews, and transaction security. Perceived risk also plays a significant role, particularly concerns about product mismatch or damage during delivery. Consumer satisfaction is formed when the shopping experience meets expectations, which encourages repeat purchases. Furthermore, clear behavioral differences are found among Generations X, Y, and Z, where Generation X tends to be more cautious, Generation Y more adaptive, and Generation Z highly responsive to digital features. Overall, online shopping behavior is shaped by psychological factors, digital experiences, and generational characteristics. These findings are expected to serve as a reference for e-commerce platforms and sellers in improving service quality and digital marketing strategies.
ANALISIS FENOMENOLOGIS PERAN SUBAK SEBAGAI JARING PENGAMAN EKONOMI KELUARGA DI KABUPATEN TABANAN Ni Putu Yuli Tresna Dewi
Jurnal Ilmiah Satyagraha Vol. 9 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Satyagraha
Publisher : Universitas Mahendradatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47532/satyagraha.v9i2.631

Abstract

ABSTRAK Perekonomian makro Provinsi Bali yang bertumpu linear pada industri pariwisata menyimpan kerapuhan struktural yang tinggi terhadap guncangan eksternal. Di sisi lain, Kabupaten Tabanan sebagai lumbung beras Bali tengah menghadapi tekanan alih fungsi lahan sawah dan stagnasi regenerasi petani. Penelitian ini bertujuan untuk menggali dan menguraikan esensi pengalaman hidup (lived experience) petani serta menganalisis peran nyata (manifested role) organisasi Subak sebagai jaring pengaman sosial ekonomi mandiri (organic safety net) keluarga petani dari risiko kemiskinan. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain Interpretative Phenomenological Analysis (IPA). Data primer dihimpun melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi partisipatif pasif, dan dokumentasi terhadap informan yang dipilih melalui teknik purposive sampling yang dikombinasikan dengan snowball sampling. Analisis data dijalankan secara sistematis melalui algoritma fenomenologi eksploratif model Moustakas, meliputi tahapan horizonalisasi, klasterisasi unit makna, hingga penemuan esensi fenomena. Hasil penelitian berhasil mengkristalisasikan tiga tema eksistensial utama: (1) pergulatan di atas tanah subsisten yang merefleksikan kecemasan petani terhadap instabilitas harga dan ancaman spasial; (2) jaringan kepercayaan dan solidaritas mekanis yang termaterialisasi lewat tradisi resiprokal komunal (nguopin dan pinjam air); serta (3) dikotomi pemaknaan hasil panen untuk pemenuhan domestik (dapur) dan pemeliharaan hubungan spiritual (yadnya). Studi ini menyimpulkan bahwa modal sosial yang melekat pada kelembagaan Subak bertindak secara efektif sebagai instrumen proteksi ekonomi mandiri keluarga dalam menekan biaya produksi dan menjamin ketahanan pangan rumah tangga. Otoritas kebijakan direkomendasikan untuk memformulasikan skema insentif pajak lahan sawah produktif serta mengintegrasikan penyaluran subsidi langsung melalui institusi Subak. ABSTRACT The macroeconomy of Bali Province, which relies linearly on the tourism industry, harbors high structural vulnerability to external shocks. Conversely, Tabanan Regency, as the rice bowl of Bali, is confronting conversion pressures on productive paddy fields and a stagnation in farmer regeneration. This study aims to explore and describe the essence of farmers' lived experiences and analyze the manifested role of the Subak organization as an organic socio-economic safety net protecting farm households from the threat of poverty. This research utilizes a qualitative approach with an Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) design. Primary data were gathered through semi-structured in-depth interviews, passive participant observation, and documentation of informants selected via purposive sampling combined with snowball sampling techniques. Data analysis was executed systematically using Moustakas' explorative phenomenological algorithm, encompassing horizontalization, clustering of meaning units, and synthesizing the essence of the phenomenon. The findings successfully crystallized three major existential themes: (1) the struggle over subsistence land, reflecting farmers' anxieties regarding price instability and spatial threats; (2) networks of trust and mechanical solidarity, materialized through communal reciprocal traditions (nguopin and water-borrowing); and (3) the dual meaning of crop yields, divided between domestic fulfillment (dapur) and maintaining spiritual obligations (yadnya). This study concludes that the social capital embedded within Subak institutions acts effectively as a household economic protection instrument by reducing production costs and ensuring domestic food security. Policy authorities are recommended to formulate tax incentive schemes for productive wet rice fields and integrate direct subsidy distribution through the Subak institution.