cover
Contact Name
Ero Haryanto
Contact Email
eroharyanto@poltekestniau.ac.id
Phone
+62895340041177
Journal Mail Official
uppm@poltekestniau.ac.id
Editorial Address
Jl. Ciumbuleuit, Kec. Cidadap, Kota Bandung, Jawa Barat 40142
Location
Kota bandung,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
ISSN : 24769517     EISSN : 24769525     DOI : https://doi.org/10.58550/jka
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) ini memuat naskah dibidang kesehatan meliputi: Keperawatan, Kebidanan, Farmasi, serta bidang kesehatan lainnya. Naskah yang diajukan dapat berupa artikel penelitian, artikel penelaahan (review), dan makalah kebijakan yang belum pernah dipublikasikan ditempat lain dan tidak sedang diajukan ketempat lain.
Articles 285 Documents
Hubungan Usia Ibu Dengan Kejadian Berat Bayi Lahir Rendah Di Puskesmas Ibrahim Adjie Tahun 2021 Rayuna, Metha Solihati; Ganesa, Rena; Lestari, Lara Santi
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i2.216

Abstract

Berat badan lahir rendah didefinisikan sebagai bayi yang lahir kurang dari 2500 gram. Salah satu faktor terjadinya berat badan lahir rendah yaitu usia ibu. Studi pendahuluan pada bulan Januari sampai Maret 2022 telah dilakukannya 76 persalinan terdapat, 5 diantaranya BBLR dan diantaranya tidak BBLR, kejadian BBLR lebih banyak dialami oleh ibu yang berusia 20-23 tahun dan 33-39 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan usia ibu dengan kejadian BBLR. Metode penelitian adalah analitik dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dengan tehnik total sampling 336 orang. Uji analisis yang digunakan yaitu uji chi-square. Hasilnya usia ibu dengan kategori berisiko (<20 tahun dan >35 tahun) mengalami BBLR sebanyak 21 orang (21,6%) dan tidak mengalami BBLR sebanyak 76 orang (78,4%), dan untuk kategori tidak berisiko (20-35 tahun) mengalami BBLR sebanyak 13 orang (5,4%) dan tidak mengalami BBLR sebanyak 226 orang (94,6%). Hasil uji statistik yang didapatkan hasil uji chi-square diperoleh p-value 0,000<taraf signifikan (0,05), menunjukan ada hubungan antara hubungan usia ibu dengan kejadian BBLR. Diharapkan pelayanan kesehatan dapat meningkatkan kewaspadaan dan membantu meminimalisir terjadinya BBLR.
Penerapan Foot Massage Pada Pasien Dengan Pre-Eklamsia Post Sectio Caesarea Diruang Ayyub I Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang Mahardika, Kurnia Diah Pratiwi; Ratnawati, Ratnawati; Rosikhah, Rosikhah
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i2.219

Abstract

Pendahuluan: Preeklamsia Berat (PEB) masih merupakan salah satu penyebab morbilitas dan mortalitas ibu apabila tidak ditangani dengan adekuat. Pengobatan nonfarmakologi terapi foot massage dapat menjadi pilihan alternatif yang memiliki manfaat dapat mambantu menurunkan tekanan darah, menurunkan rasa nyeri, kecemasan, dan melancarkan aliran darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemberian terapi foot massage terhadap penurunuan tekanan darah pada ibu preeklamsia. Metode: desain penelitian ini menggunakan studi kasus pada ibu post SC dengan Preeklamsia di ruang Ayyub 1 RS Roemani Muhammadiyah Semarang. Intervensi yang digunakan pada penelitian ini yaitu dengan memberikan terapi foot massage untuk menurunkan tekanan darah, serta memberikan ntervensi perawatan payudara atau breast care untuk kelancaran asi serta untuk mencegah puting susu yang datar. Hasil : pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa terdapat pengaruh pada terapi foot massage dalam menurunkan tekanan darah pasien post section caesarea dengan preeklamsia dimana tekanan sistolik pada hari pertama 130 mmHg, dan pada hari ketiga menjadi 121 mmHg, serta sistolik pada hari pertama 89 mmHg dan pada hari ketiga menjadi 82 mmHg. Simpulan : terdapat pengaruh pemberian terapi foot massage untuk menurunkan tekanan darah pada pasien. Diharapkan pihak lahan praktik atau rumah sakit dapat memberikan asuhan keperawatan pada ibu postpartum dengan memberikan penerapan implementasi nonfarmakologis melalui foot massage untuk menurunkan tekanan darah pada pasien dengan preeklamsia
Penerapan Pijat Oketani Pada Pasien Post Sectio Caesarea Diruang Ayyub I Rumah Sakit Roemani Muhammadiyah Semarang Novianti, Rohmatika Astrid; Ratnawati, Ratnawati; Rosikhah, Rosikhah
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i2.220

Abstract

Pendahuluan : Ibu post SC ada kesulitan IMD dan menyusui fase awal sehingga ASI di produksi karena rangsangan putting dan payudara. pada pasien post SC, mengalami kesulitan untuk menyusui karena perlu adaptasi pasca SC. Pijat oketani merupakan intervensi yang dapat digunakan untuk merangsang produksi ASI. Tujuan penelitian ini adalah memberikan perawatan pada ibu post SC yang produksi ASI nya lambat dengan penerapan Evidence based practice pijat oketani. Metode : Desain Penelitian ini menggunakan study kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan, dengan mengambil satu kasus sebagai unit analisa. Berdasarkan referensi (Evidence based practice) penelitian berbahasa Indonesia, Intevensi pijat oketani diberikan kepada pasien sebagai tambahan terapi standar untuk meningkatan produksi ASI. Intervensi diberikan selama dua hari, 15-20 menit dilakukan dua kali dalam sehari. Hasil : Pada penelitian ini didapatkan hasil menunjukan bahwa setelah dilakukan pijat oketani terhadap ibu post SC terdapat adanya peningkatan produksi ASI sebanyak 6 cc dan nampak bayi mampu menghisap kuat. Simpulan : Studi ini diharapkan dapat referensi pihak rumah sakit untuk mengaplikasikan ke pasien untuk menerapkan pijat oketani pada pasien post SC sebagai upaya peningkatan produksi ASI. Penelitian lanjutan dengan metodologi dan krangka teori yang lebih baik diperlukan untuk menyempurnakan.
Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Nurul Falah Desa Muara Binuangeun Kecamatan Wanasalam Lebak Banten Utami, Desi Sundari; Rohmah, Futri Sri
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i2.222

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi adanya keterlambatan bahasa pada anak usia dini yang berumur 5-6 tahun di TK Nurul Fallah lebak-banten sebanyak 23 anak dari 35 anak pada tahun 2022. Informasi dari pihak kepala sekolah bahwa anak tidak mampu menyebutkan objek yang ada dalam ruangan dan kurangnya kemampuan kosakata. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia 5-6 Tahun di Tk Nurul Fallah Muara Binuangeun Kecamatan Wanasalam Lebak-Banten. Desain penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi adalah anak usia 5-6 tahun di Tk Nurul Fallah sebanyak 42 anak dengan sampling jenuh. Instrument penelitian yaitu kuesioner sebanyak 20 pernyataan. Hasil uji validitas 0.794-0.850 uji validitas dilakukan di TK Al-Islah Babakan Bandung Lebak- Banten dan hasil Cronbach’s Alpha 0.962. Teknik analisa data menggunakan univariat. Hasil penelitian secara umum kategori berkembang sesuai harapan (BSH) sebanyak 42 responden (47,8%). Perkembangan bahasa pada anak berdasarkan anak dapat menjawab yang lebih Kompleks sebanyak 32 responden (57,0%). Perkembangan bahasa berdasarkan anak mampu menyebutkan kelompok gambar yang memiliki bunyi yang sama sebanyak 31 responden (55.0%). Perkembangan bahasa anak berdasarkan lebih banyak kata-kata untuk mengekspresikan ide pada orang lain sebanyak 33 responden (58.0%) Perkembangan Bahasa Anak Berdasarkan dapat Menyusun Klimat sederhana dalam Struktur Lengkap sebanyak 29 responden (49,0%). Perekembnagan Bahasa Anak berdasarkan dapat melanjutkan cerita atau dongeng yang telah di perdengarkan sebanyak 16 responden (31.0%) Saran kepada kepala TK Nurul Fallah Mura Lebak-Banten agar menggunakan suatu media pembelajaran yang berkaitan dengan perkembangan bahasa, misalnya seperti boneka tangan atau wayang sehingga pembelajaran menjadi lebih menarik dan untuk memotivasi orang tua untuk mengajarkan anaknya mengenal bahasa dan menyusun kalimat dengan baik secara berstruktur di lingkungan rumah.
Analisis Tingkat Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan Obat Bebas Di Apotek K24 Kiaracondong Kota Bandung Pahlani, Eva Pahlani; Suryandani, Tantri; Pambudi, Arung Setyo
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i2.223

Abstract

Apotek adalah sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukannya praktek kefarmasian. Kepuasan konsumen adalah tingkat perasaan seseorang ketika menerima produk atau jasa yang ditawarkan serta membandingkan kinerja atas produk atau jasa yang diterima dengan harapan yang dimiliki. Kepuasan konsumen dapat mempengaruhi minat dan keinginan konsumen untuk kembali ke apotek. Jenis penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik. Penelitian ini dilakukan di apotek k24 kiaracondong dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuisoner tingkat kepuasan konsumen. Hasil penelitiian kesimpulan bahwa tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan obat bebas di Apotek K24 Kiaracondong pada dimensi berwujud didapatkan hasil 82,25%. Dimensi kehandalan didapatkan hasil 79,3%. Dimensi daya tanggap didapatkan hasil 80%. Dimensi kepastian didapatkan hasil 82,9%. Dimensi empati didapatkan hasil 81,85%. Hasil perhitungan tingkat kepuasan konsumen berdasarkan lima dimensi Servqual mendapatkan hasil rata-rata 81,26% hal ini menunjukkan konsumen merasa sangat puas terhadap kualitas pelayanan yang diberikan di Apotek K24 Kiaracondong.
Tingkat Stres Kerja Pada Staf Ambulans Public Safety Center (PSC 119) Kota Bandung Minggawati, Zustantria Agustin; Herawati, Tuti; Nikmatul Hikmah, Sokhib Nurisnaini
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i2.224

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perasaan tertekan saat bekerja dalam waktu yang terlalu lama disertai tingginya tuntutan pekerjaan yang dirasakan staf ambulans yang mempengaruhi kinerja pelayanan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tingkat stres kerja staf ambulans Public Safety Center (PSC 119) Kota Bandung. Stres kerja adalah suatu keadaan ketika individu mendapat tekanan atau ketegangan dalam pekerjaan serta lingkungan kerjanya sehingga individu merasa terbebani dalam menyelesaikan kewajibannya. PSC 119 adalah pusat pelayanan yang menjamin kebutuhan masyarakat berhubungan dengan kegawatdaruratan di kabupaten/kota untuk mendapatkan respon cepat. Jenis penelitian berupa Deskriptif kuantitatif dengan populasi dan sampel berjumlah 45 orang menggunakan teknik Total sampling. Pengumpulan data menggunakan instrument Health and Safety Executive-Work Related Stress Scale (HSE-WRSS). Hasil penelitian sebanyak 35 responden (77,8%) dengan tingkat stres kerja sedang dipengaruhi oleh faktor umur, jenis kelamin, pendidikan, status perkawinan, pengalaman kerja. Disarankan kepada PSC 119 diharapkan dapat memperhatikan terkait kondisi psikologis dan beban kerja stafnya.
Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Face Mist Spray Minyak Atsiri Serai Dapur (Cymbopogon Citratus) Sebagai Pelembab Maria, Yeni; Hutahaen, Titi Agni; Basith, Abdul
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i2.225

Abstract

Serai dapur (Cymbopogon citratus) adalah tanaman yang mengandung minyak atsiri dengan komposisi senyawa antioksidan yang berpotensi sebagai zat aktif dalam sediaan face mist spray sebagai pelembab alami wajah yang digunakan untuk memperlambat penuaan dini yang disebabkan oleh radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan minyak atsiri sereh dapur (Cymbopogon citratus) dapat diformulasikan menjadi bentuk sediaan face mist spray. Penelitian ini merupakan penelitian true experimental laboratory menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan adalah Completely Randomized Design atau Rancangan Acak Lengkap (RAL). Evaluasi pada sediaan yaitu dilakukan uji organoleptis, uji pH dan uji kelembaban wajah. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukkan bahwa minyak atsiri serai dapur (Cymbopogon citratus) dapat digunakan sebagai zat aktif dalam pembuatan sediaan face mist spray. Dan formulasi yang sediaan face mist spray yang terbaik diperoleh pada F2 yaitu dengan konsentrasi minyak astiri serai dapur (Cymbopogon citratus) sebanyak 3gr
Evaluasi Kinerja Apotek Nusa Cendana Jatirogo Dengan Pendekatan Balanced Scorecard Dewi, Agustin Yuliana; Zuhriyyah, Ainu; Basith, Abdul
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i2.226

Abstract

Pengukuran kinerja apotek sangat penting dilaksanakan untuk melihat perkembagan secara menyeluruh kinerja dalam periode tertentu. Manfaat pengukuran kinerja antara lain ialah mempengaruhi kebijakan gaji karyawan, serta sebagai dasar penentuan kebijakan kedepan dengan mengevaluasi kelemahan diperiode lalu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengevaluasi kinerja Apotek Nusa Cendana Jatirogo dengan pendekatan Balanced Scorecard di Apotek Nusa Cendana Jatirogo. Jenis dan desain penelitian ini adalah penelitian studi kasus non eksperimental dengan pendekatan deskriptif. Populasi pada penelitian ini adalah semua kegiatan pelayanan oleh petugas di Apotek Nusa Cendana dan semua pelanggan yang datang ke Apotek Nusa Cendana. Sedangkan sampelnya adalah ialah kegiatan pelayanan yang mengacu pada balanced scorecard di Apotek Nusa Cendana Jatirogo dengan teknik pengambilan sampel secara accidental atau berdasarkan kebetulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwasanya kinerja Apotek Nusa Cendana Jatirogo sudah baik. Dari perspeektif pelanggan tingkat kepuasan pelanggan rata-rata dengan kriteria Puas, dengan jumlah pengunjung rata-rata 132 orang perhari dan dapat dikatakan cukup ramai.kemudian Tingkat ketersediaan obat di Apotek Nusa Cendana cukup lengkap dengan kategori baik secara kemasan dan aman secara tingkat kadaluarsa. Pada perspektif pembelajaran dan pertumbuhan yang ada pada Apotek Nusa Cendana sudah baik, karena dari penanggung jawab apotek sudah memiliki struktur perencanaan yang baik untuk penunjang pembelajaran dan pertumbuhan bagi karyawan maupun apotek itu sendiri melalui rapat, evaluasi dan seminar.
Kesiapsiagaan Siswa Kelas X Dan XI Dalam Menghadapi Bencana Tsunami Di SMA Muhammadiyah 1 Cilacap Kabupaten Cilacap Herawati, Tuti; Minggawati, Zustantria Agustin; Utami, Risa Yulianie
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i2.227

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh risiko terjadinya bencana tsunami di SMA Muhammadiyah 1 Cilacap karena berada di zona kuning daerahterdampak tsunami. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran kesiapsiagaan siswa/i kelas X dan XI dalam menghadapi bencana tsunami di SMA Muhammadiyah 1 Cilacap Kabupaten Cilacap. Kesiapsiagaan merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipasi bencana melalui pengorganisasian serta langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatifdengan teknik proportionate stratified random sampling dengan populasi 180 siswa/i dan sampel 126 responden. Data dikumpulkan dengankuesioner berbentuk skala guttman berjumlah 25 pertanyaan dalam google form dengan nilai koefisien skalabilitas 0,86, koefisien reprodusibilitas0,93, dan koefisien reliabilitas 0,87, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar respondenmemiliki kesiapsiagaan sedang sebanyak 77 responden (61,11%). Siswa/i disarankan untuk mempelajari lebih lanjut terkait kesiapsiagaan bencana dengan memanfaatkan teknologi yang ada, seperti Google dan YouTube.
Lingkungan Fisik Rumah pada Balita Dengan ISPA Di Wilayah Kerja UPT Puskkesmas Puter Kota Bandung Nurdyantary, Sussanty Cahyaning; Fauziah, Indri Nur
Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika) Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Ilmiah JKA (Jurnal Kesehatan Aeromedika)
Publisher : Politeknik Kesehatan TNI AU Ciumbuleuit Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58550/jka.v9i2.228

Abstract

Kejadian penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akur (ISPA) di Puskesmas Puter menjadi penyakit yang banyak diderita oleh balita tahun 2022 ada 66 kasus dan tahun 2023 ada 23 kasus balita penderita ISPA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran lingkungan fisik rumah balita. ISPA adalah penyakit yang menginfeksi saluran bagian pernapasan atas dan bawah (alveoli) seperti jaringan sinus, pleura dan rongga telinga tengah. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah lingkungan fisik rumah balita dengan ISPA berjumlah 65 rumah. Teknik sampel yang digunaakan adalah total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan lembar observasi. Hasil penelitian didapatkan bahwa sebagian besar rumah balita dengan ISPA belum memenuhi syarat sebanyak 35 rumah (53,8 %), sebagian besar suhu kamar balita memenuhi syarat sebanyak 46 rumah, pencahayaan tidak memenuhi syarat sebanyak 38 rumah, kelembapan tidak memenuhi syarat sebanyak 53 rumah, kepadatan hunian tidak memenuhi syarat sebanyak 61 rumah, ventilasi tidak memenuhi syarat 39 rumah, lantai memenuhi syarat 45 rumah, dinding memenuhi syarat 50 rumah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar lingkungan fisik rumah balita dengan ISPA belum memenuhi syarat. Rekomendasi diberikan kepada kepala Puskesmas Puter untuk melakukan penyuluhan kepada masyarakat dalam meningkatkan kualitas lingkungan fisik rumah.