cover
Contact Name
Hosaini
Contact Email
hosaini2612@gmail.com
Phone
+6285294946018
Journal Mail Official
ipingbws@gmail.com
Editorial Address
http://ejournal.unibo.ac.id/index.php/edukais/editor
Location
Kab. bondowoso,
Jawa timur
INDONESIA
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman
Published by Universitas Bondowoso
ISSN : 27762297     EISSN : 25499122     DOI : https://doi.org/10.36835/edukais
Core Subject : Religion,
Journal Edukais; Journal Pemikiran Keislaman yang diterbitkan oleh Fakultas Agama Islam Universitas Bondowoso telah hadir di hadapan pemerhati. Semula journal ini adalah berbentuk lembaran buletin yang terbit setiap jum’at legi. Mengingat tuntutan akan profesionalisme tenaga pendidikan di perguruan tinggi, maka artikel-artikel dosen Fakultas Agama Islam terkodifikasi dalan satu bentuk journal. Pada edisi kali ini menyajikan beberapa penelitian dosen dari berbagai institusi perguruan tinggi dengan bermacam-macam tema. Dari beberapa tema dapat dikatagorikan sesuai dengan disiplin ilmu masing-masing menjadi dua tema. Pertama tema tentang pendidikan islam. Kedua, hukum islam. Kedua tema tersebut selaras dengan prodi yang ada di universitas bondowoso, yakni Kependidikan Islam dan Ahwalus Syakhsyiyah (Hukum Keluarga).
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 142 Documents
Pemanfaatan Bahan Ajar untuk Mencapai Tingkat Keberhasilan Belajar Siswa dalam Pembelajaran SIti Kholida
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 5 No. 1 (2021): Edukais: Jurnal Pemikiran Keislaman (Efektifitas pembelajaran PAI dan Evaluasi
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/edukais.2021.5.1.54-66

Abstract

Pentingnya bahan ajar dalam sistem pembelajaran termasuk dalam hal penting yang perlu di perhatikan karena di dalam bahan ajar ada materi yang perlu diajarkan kepada siswa, karena materi tersebut guna nanti di gunakan dalam kehidupan sehari apa lagi dalam ranah agama. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif deskristif. Kemudian pengumpulan data menggunakan metode observasi, metode wawancara dan metode dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan teknik analisis secara deduktif, yaitu mereduksi data dari umum menjadi lebih khusus dari data-data yang diperoleh dari penelitian.Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah sebagai berikut : (1) proses pemanfaatan bahan ajar yang menjadi materi pelajaran di SMPN 2 Puger Jember dilakukan dengan cara mengintegrasikan pendidikan dengan mata pelajaran PAI, yang di intruksikan oleh guru kepada siswa kemudian mengikuti semua proses pembelajaran yang di gunakan memanfaatkan siswa sebagai penyampai materi dengan menggunakan bahan ajar sebagai acuan yang nantinya di gunakan siswa sebagai panduan atau sebagai pegangan. (2) banyak faktor yang mendukung serta mempengaruhi keberhasilan belajar,faktor yang mendukung yaitu adalah orang-orang di samping seperti guru, teman, dll. Faktor yang mempengaruhi ada dua yaitu faktor intarn dan ekstern sepetri maslah kejiawaan serta masalah jasmani mereka sendiri . (3) keberhasilan belajar dalam pembelajaran PAI kadang tergantung bagaimana mereka bisa memadukan antara faktor satu dengan yang lain, seperti guru dan orang tua saling berkomunikasi agar siswa bisa di pantau secra berkala tentang hasil belajar dari anak tersebut .
Peranan Profesionalisme Guru PAI dalam Membentuk Akhlak Siswa di SMP Ibrahimy 1 Sukorejo Tahun Pelajaran 2020-2021. Hasan Ruzakki
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 5 No. 1 (2021): Edukais: Jurnal Pemikiran Keislaman (Efektifitas pembelajaran PAI dan Evaluasi
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/edukais.2021.5.1.31-42

Abstract

Efektifitas proses pembelajaran PAI dapat diukur berdasarkan tingkat terbentuknya akhlak siswa setelah proses pembelajaran berlangsung. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi terbentuknya akhlak siswa. Salah satu faktor yang dominan adalah peran guru PAI dalam proses pembelajaran. Dalam situasi formal guru PAI di SMP Ibrahimy 1 Sukorejo menyiapkan perangkat mengajar terutama RPP yang sudah menggunakan kurikulum 2020, melaksanakan empat kompetensi dasar keguruan serta mendidik dan mengajar anak dalam kelas dengan metode yang sesuai dengan materi yang diajarkan. Dalam situasi informal guru PAI di SMP Ibrahimy 1 Sukorejo selalu memberikan uswah hasanah (contoh yang baik) terhadap peserta didiknya, sehingga peserta didik mampu merekam dengan jelas bagaimana bertindak sesuai dengan ajaran islam. Faktor pendukung peranan profesionalisme guru PAI dalam membentuk akhlak siswa di SMP Ibrahimy 1 Sukorejo yaitu adanya dukungan dari para senior yang sudah bekerja lebih dari belasan tahun dan adanya kesadaran dalam diri pendidik, artinya guru harus sadar bahwa ia adalah seorang pendidik yang bisa mengubah akhlak siswa dari yang tidak baik menjadi baik. Sedangkan Faktor penghambatnya yaitu banyaknya jumlah siswa yang melebihi dari batas yang telah di tentukan, sehingga siswa yang ada di belakang tidak mampu mencerna materi yang disampaikan pendidik, jangankan mepraktikkan apa yang diajarkan, paham terhadap materi yang diajarkanpun juga dihawatirkan, karena kondisinya tidak kondusif. Solusi yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah seorang guru harus lebih menekankan kepada memberikan pemahaman yang sifatnya praktik, artinya seorang guru lebih banyak memberikan contoh kepada siswanya dalam bertutur kata yang baik, dan dalam bertindak yang baik sehingga siswa berakhlak sesuai dengan syariat islam, hal ini dilakukan karena proses belajar yang sifatnya teori tidak bisa dilakukan secara maksimal.
Implementasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Students Teams Achievement Division (STAD) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik Iro Waziroh; Fariduzzaman Fariduzzaman
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 5 No. 1 (2021): Edukais: Jurnal Pemikiran Keislaman (Efektifitas pembelajaran PAI dan Evaluasi
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/edukais.2021.5.1.67-83

Abstract

Belajar berarti menambah dan mengumpulkan sejumlah pengetahuan. Dengan proses belajar, manusia melakukan perubahan-perubahan kualitatif individu sehingga tingkah lakunya berkembang. Secara kuantitatif, belajar berarti kegiatan pengisian atau pengembangan kemampuan kognitif dengan fakta sebanyak-banyaknya sesuai dengan jenjang yang ditempuh oleh peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat peningkatan hasil belajar pada ranah afektif dan kognitif setelah di implementasikan model pembelajaran kooperatif tipe students teams achievement division (STAD) pada mata pelajaran PAI kelas X di SMK Ibrahimy wongsorejo banyuwangi.Berdasarkan data hasil tes yang rata-rata pada tes awal (pre test) yaitu nilai rata-ratanya sebesar 58 dengan persentase ketuntasan 0% dan pada siklus I sebesar 74,2 dengan persentase ketuntatasan sebesar 71,40%, dan pada siklus II nilai rata-ratanya menjadi 90 dengan persentase ketuntasan 100% Presentase pada hasil belajar kognitif peserta didik tersebut sudah jauh memenuhi kriteria ketuntasan yang telah ditentukan, yaitu 70%. Sedangkan pada hasil belajar ranah afektif peserta didik mengalami peningkatan hal itu dapat dilihat dari lembar observasi peserta didik pada siklus I dan siklus II, yang mana pada siklus I skor rata-rata hasil belajar afektif peserta didik adalah 3,1 dari skor maksimal 4,0, sedangkan pada siklus II skor rata-rata dari hasil observasi peserta didik adalah 3,6 yang artinya terdapat peningkatan yang signifikan. Dari data tersebut dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran STAD dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajara PAI di SMK Ibrahimy wongsorejo
Penguatan Pendidikan Karakter melalui Penciptaan Budaya Religius di MA Hidayat Kota Probolinggo Yuhyi Yuhyi Yuhyi
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 5 No. 1 (2021): Edukais: Jurnal Pemikiran Keislaman (Efektifitas pembelajaran PAI dan Evaluasi
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/edukais.2021.5.1.13-30

Abstract

Tulisan dalam artikel ini ditujukan untuk mengetahui bagaimana penguatan pendidikan karakter melalui penciptaan budaya religius peserta didik di MA Hidayat Kanigaran Kota Probolinggo?. Apa faktor pendukung dan penghambat penguatan pendidikan karakter melalui pencitaan budaya religius peserta didik di MA Hidayat Karigaran Kota Probolinggo?. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif jenis penelitian studi kasus. Teknik Pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan triangulasi. Hasil dari penelitian menyatakan bahwa pertama; penguatan pendidikan karakter dilakukan secara massif melalui penciptaan budaya religius meliputi; keteladaan pendidik dalam menciptakan suasana keagamaan yang ketat dan kental sebagai manifestasi dokrin agama Islam yang kaffah. Kedua; adapun faktor pendukung internal adanya keteladanan dari pemangku kebijakan keluarga besar yayasan Hidayatul Islam. Sedangkan faktor pendukung ekternal adanya upaya dan dukungan yang baik dari masyarakat sekitar dalam bentuk materil dan non-materil secara berkesinambungan, khususnya dalam penciptaan tradisi keagamaan yang relevan dengan tradisi/adat setempat. Adapun faktor penghambat dalam penciptaan budaya religius antara lain; (1) belum optimalnya integrasi kurikulum formal dan non formal dalam penciptaan budaya religius melalui pendidikan karakter. (2) belum bersinerginya paradigma lama kalangan pendidik (senior) dengan paradigma pendidik masa kini dalam menciptakan budaya religius yang lebih tawassuth, tasamuh, dan Tawazun.
Pelaksanaan Penguatan Pendidikan Karakter Berbasis Masyarakat di Sekolah Dasar Nurul Fajri; Alfurqan Alfurqan
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 5 No. 2 (2021): Pendidikan Karakter dan Pembelajaran
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/edukais.2021.5.2.84-92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan 1) upaya sekolah dalam pelaksanaan penguatan pendidikan karakter (PPK) berbasis masyarakat, khususnya mengenai bentuk kerjasama yang dijalin sekolah dengan stakeholder dan pihak lain agar suksesnya pelaksanaan penguatan pendidikan karakter di sekolah, 2) kendala yang dialami dalam pelaksanaan penguatan pendidikan karakter berbasis masyarakat. Jenis penelitian yang dilaksanakan ialah penelitian kualitatif dengan Analisis Deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dari hasil penelitian yang dilaksanakan menunjukkan bahwa 1) bentuk kerjasama yang dilaksanakan oleh sekolah dalam pelaksanaan penguatan pendidikan karakter berbasis masyarakat diantaranya membentuk paguyuban walimurid atau komite, kerjasama dengan lembaga pemerintahan seperti puskesmas dan komunitas keagamaan 2) kendala dalam pelaksanaan PPK berbasis masyarakat yaitu kurangnya sosialisasi mengenai pentingnya Pendidikan karakter dalam masyarakat.
Strategi Kepala Sekolah dalam Menarik Minat Peserta Didik di Madrasah Ibtidaiyah Al-Falah Pesanggrahan Jangkar Situbondo Faizatun Nisa’; Ahmad Musaddad
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 5 No. 2 (2021): Pendidikan Karakter dan Pembelajaran
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/edukais.2021.5.2.111-120

Abstract

Di era globalisasi ini sangat ketat persaingan antar lembaga pendidikan dalam menarik minat masyarakat. Sehingga mengharuskan setiap lembaga pendidikan memiliki strategi yang baik dalam menarik minat msyarakat. Strategi kepala sekolah mempunyai peran besar dalam kepentingan mempromosikan lembaganya. Kepala sekolah juga harus memiliki hubungan yang baik dengan masyarakat agar masyarakat tertarik untuk menyekolahkan anaknya di lembaga tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilaksanakan di MI Al-Falah Pesanggrahan. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Tahapan analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam mencapai suatu tujuan diperlukan adanya strategi yang baik. Strategi kepala sekolah dalam menarik minat masyarakat agar menyekolahkan anaknya di MI Al-Falah adalah dengan pendekatan masyarakat, kerja sama dengan lembaga lain, program unggulan, promosi, dan meningkatkan mutu sekolah. Dalam menjalankan strateginya kepala sekolah tidak terlepas dari faktor pendukung dan penghambat. Adapun yang menjadi faktor pendukung kepala sekolah menjalankan strateginya dalam menarik minat masyarakat adalah kekuatan finansial yang cukup, lembaga MI Al-falah berada di bawah naungan yayasan Al-Falah, dan kepercayaan masyarakat terhadap yayasan Al-Falah. Sedangkan tantangan yang dihadapi kepala sekolah yang dapat menghambat berjalannya strategi tersebut adalah persaingan yang sangat ketat antar lembaga penindidikan dan kurangnya minat masysrakat terhadap lembga pendidikan swasta.
Sorotan dan Kritik Terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar, Menengah dan Perguruan Tinggi M. Jali; Mohammad Firdaus
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 5 No. 2 (2021): Pendidikan Karakter dan Pembelajaran
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/edukais.2021.5.2.121-127

Abstract

Madrasah diniyah merupakan proses pendidikan keagamaan yang ada disetiap pondok pesantren, maka kami tertarik untuk melakukan observasi dan penelitian tentang kegiatan pendidikan madrasah diniyah yang dilaksanakan setiap hari di pondok pesantren walisongo pontianak. Hasil penelitian ini menghasilkan bahwa kegiatan belajar mengajar di madrasah diniyah walisongo pontianak memiliki kreativitas khusus yang diterapkan setiap harinya yaitu semua murid sebelum masuk madrasah harus mengikuti baris-berbaris dihalaman madrasah yang langsung di dampingi oleh semua guru madrasah dan keamanan pondok pesanren, tujuan baris berbaris adalah agar tercipta semangat dan kesiapan murid untuk mengikuti pelajaran di kelas masing-masing, kelebihan pada saat berlangsungnya baris-berbaris semua murid dan guru membaca doa secara bersama-sama yang di pimpin langsung oleh guru pendamping. Selain itu kreatifitas pembentukan karakter disiplin murid selalu diperhatikan agar menjadi sifat mulia pada dirinya sendiri dengan cara jam 08.00 semua murid sudah ada dalam kelas seraya menanti kedatangan guru, tentu persiapan sebelumnya sudah amat diperhitungkan, dari persiapan mandi, sarapan, yang dilanjut dengan baris berbaris. Begitu juga murid diharuskan melakukan sholat dhuha sebelum melakukan baris-berbaris dengan tujuan tercipta suasana religius sebelum masuk kelas. Kreativitas selanjutnya adalah kreativitas eksrakurikuler yang dibuat dan dilaksanakan dengan bentuk nuansa keagamaan seperti pelatihan tayammum, tajhizul mayyit, praktik wudlu dan pelatihan lainnya yang di bimbing langsung oleh guru madrasah. Menjadi sorot perhatian juga dalam kreativitas kepala madrasah dengan diadakan pelatihan tilawah yang dibimbing oleh tenaga pengajar tinkat nasional. Kreativitas kepala madrasah atau guru madrasah bertujuan agar murid-muridnya merasakan senang dan semangat ketika mengikuti proses pembelajaran kitab-kitab klasik, kendatipun ditinjau dari mata pelajarannya membutuhkan keseriusan dan kesungguhan khusus karena kitab-kitabnya adalah kitab klasik yang sebagian santri kuno menyebutnya dengan kitab kuning atau disebut dengan kitab gundul yang tidak memiliki harkat dan arti seperti kitab fiqih (mabadi al-fiqhiyah, safinah an-najah, fathul qarib, fathu al-mu’in), kitab nahwu dan sharaf (al-jurumiyah, al-imrithy, dan ibn aqil/alfiyah) serta kitab-kitab lainnya sehingga metode dan keratifitas guru menjadikan penentu tercapainya tujuan pendidikan.
Sorotan dan Kritik Terhadap Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di Sekolah Dasar, Menengah dan Perguruan Tinggi Siti Masruroh; Hinggil Permana; Uus Ruswandi
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 5 No. 2 (2021): Pendidikan Karakter dan Pembelajaran
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/edukais.2021.5.2.128-138

Abstract

Tujuan dari penulis artikel ini yaitu menjelaskan fenomena pelaksanan pembelajaran pendidikan agama Islam di sekolah tingkat dasar,menengah dan perguruan tinggi umum. Pendidikan agama Islam memiliki peran yang sangat penting sebagai pelaksanaan amanat Undang- Undang Nasional nomor 20 tahun 2003 yaitu tujuan pendidikan nasional adalah untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa serta berakhlak mulia, sehat,berilmu,cakap,kreatif,mandiri dan menjadi warga Negara yang demokratis serta bertanggungjawab.Metode penulisan studi literature disesuaikan dengan pembahasan tema diatas. Hasil dari penulisan yaitu mengetahui fenomena hasil pendidikan agama Islam yang terjadi dalam lembaga pendidikan tingat dasar,menengah dan tinggi sehingga menemukan beberapa permasalahan dan problematika yang terjadi di tengah-tengah masyarakat serta respon masyarakat terhadap hasil pendidikan agama Islam di lembaga pendidikan dasar,menengah dan perguruan tinggi.Dengan adanya fenomena terjadi dimasyakat lemabga-lembaga pendidikan perlu meninjau ulang model pembelajaran agama Islam yang lebih inovatif dan kreatif sehingga bisa diterima di tengah-tengah masyarakat.
Konsep Pendidikan Bagi Anak dengan Problematika Belajar Maskun Maskun; An’im Fattach
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 5 No. 2 (2021): Pendidikan Karakter dan Pembelajaran
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/edukais.2021.5.2.93-98

Abstract

Pendidikan adalah hak asasi manusia, oleh sebab itu pendidikan harus dapat di nikmati oleh semua waga Negara Indonesia. Anak dengan problema belajar juga memiliki hak yang sama dalam memperoleh pendidikan yang layak. Anak dengan problema belajar mencakuo anak dengan keubutuhan khusus, hal ini berarti bentuk pelayanan pendidikan yang di berikan juga khusus. System pendidikan bagi anak kebutuhan khusus saat ini lebih di wujudkan dlaam bentuk atuan pendidikan luar biasa. Namun terdapat kecenderungan system pendidikan yang mengarah pada konsep mainstreaming yang sangat fleksibel. Sejalan dengan konsep ini, muncul model pelayanan pendidikan luar biasa yang di sebut model inklusi, yang menekankan keterpaduan penuh, menghilangkan label anak (normal atau tidak norma) dengan prinsip education for all.
Manajemen Mutu Madrasah Ibtidaiyah Se-Kabupaten Bondowoso Saleh Saleh
Edukais : Jurnal Pemikiran Keislaman Vol. 2 No. 1 (2018): Islam dan Mutu Pendidikan
Publisher : Kependidikan Islam Fakultas Agama Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/edukais.2018.2.1.9-20

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis konsep manajemen mutu dan implementasi mutu Madrasah Ibtidaiyah di Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah Kabupaten Bondowoso. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, jenis studi kasus dengan rancangan multisitus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam, observasi partisipan dan studi dokumentasi. Data yang telah terkumpul ditafsirkan dan dianalisis menggunakan proses reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data dicek dengan uji kredibilitas melalui perpanjangan masa keterlibatan dan observasi; trianggulasi; member check, dan melakukan pemeriksaan sejawat, dipendabilitas, komfirmabilitas, dan transferabilitas. Hasil penelitian ini adalah Konsep penataan mutu Madrasah Ibtidaiyah di KKMI Kabupaten Bondowoso, dapat diformulasikan dari Komitmen kepala madrasah dalam mengelola, menerapkan strategi untuk memaksimalkan manajemen pengelolaan sumber daya sesuai potensi yang didimiliki untuk dikembangkan agar memiliki program perencanaan yang konkrit, didorong dengan kebijakan sesuai dengan fakta dan kebutuhan, serta mengikuti ketentuan yang berlaku, tersedianya biaya mutu untuk menghasilkan output yang memiliki keunggulan dalam bidang ilmu pengetahuan, teknologi dan berakhlakul karimah. Implementasi pengelolaan mutu Madrasah Ibtidaiyah di KKMI Kabupaten Bondowoso adalah: komitmen untuk membuat perencanaan melalui visi jelas dan berjenjang, melaksanakan rencana melalui persiapan; memberdayakan sumber daya manusia melalui pengarahan, pendampingan, pembinaan, keterlibatan kepala madrasah secara total, mensinergikan guru, melibatkan wali murid, kerjasama dengan lingkungan sekitar, menggunakan sistem kekeluargaan, meningkatan kinerja; menikmati amanah tanpa beban, menekankan pada kegiatan keagamaan, tidak menggunakan cara kekerasan, pelaksanaan akademik melalui pembelajaran dan jam tambahan, pelaksanaan non akdemik memlalui ekstra kurikuler maupun kegiatan di luar jam pembelajaran, dan mengevaluasi secara total, sehingga intensitas pengembangan sumber daya insani, lingkungan, proses pembelajaran, branding madrasah, dan publikasi hasil pendidikan dapat terlihat dengan nyata.

Page 6 of 15 | Total Record : 142