cover
Contact Name
Cucuk Evi Lusiani
Contact Email
lusiani1891@polinema.ac.id
Phone
+6282140565353
Journal Mail Official
lusiani1891@polinema.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No. 9, Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Distilat: Jurnal Teknologi Separasi
ISSN : 19788789     EISSN : 27147649     DOI : http://dx.doi.org/10.33795/distilat
Core Subject : Engineering,
Distilat: Jurnal Teknologi Separasi is an Open Access Journal with manuscripts in the form of research articles, literature review, or case reports that have not been accepted for publication or even published in other scientific journals.
Articles 879 Documents
PENGARUH VARIASI SUHU DAN KECEPATAN ANGKAT PADA PROSES GALVANIZING TERHADAP KETEBALAN BAJA di PT. BONDI SYAD MULIA GRESIK Pratama, Aldi Raka; Hardjono , Hardjono
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.138

Abstract

Industri galvanis semakin berkembang seiring dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat akan produk industri berbahan baku logam. Industri berbahan baku logam (misalnya seng) umumnya melibatkan proses pelapisan untuk mencegah terjadinya korosi. Salah satu cara mengatasi korosi adalah dengan melapisi besi menggunakan logam lain yang lebih anodik dengan Hot Dip Galvanizing (HDG). Secara definisi, hot dip galvanizing adalah suatu proses pelapisan dimana logam pelapisnya dipanaskan terlebih dahulu hingga mencair, kemudian logam yang akan dilapisi yang biasa disebut logam dasar dicelupkan ke dalam bak galvaniz yang telah berisi seng cair, sehingga dalam beberapa saat logam tersebut akan terlapisi oleh lapisan (seng) dengan logam dasar dalam bentuk ikatan metalurgi yang kuat dan tersusun secara berlapis-lapis yang disebut fasa. Akan tetapi pada industri galvanizing saat dilakukan produksi secara massal sering terjadi permasalahan, yaitu tebal lapisan Zn yang berlebihan sehingga menyebabkan konsumsi Zn sangat banyak, pemborosan biaya proses, serta lapisan Zn tidak sesuai dengan standart galvanizing. Berdasarkan beberapa permasalahan diatas, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut yang bertujuan untuk menentukan pengaruh suhu dan kecepatan angkat pada proses pelapisan terhadap ketebalan lapisan seng. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelapisan optimal pada suhu 440 0C dan laju pengangkatan 10 m/menit dengan ketebalan rata – rata 107,53 µm.
ANALISA EKONOMI PRA RANCANGAN PABRIK KIMIA PEMBUATAN METHYL ESTER SULFONATE (MES) DARI FATTY ACID METHYL ESTER (FAME) KAPASITAS 50.000 TON/TAHUN Alfian, Risky Dimas; Mustain , Asalil
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.96

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil Crude Palm Oil (CPO) yang dapat diproses untuk menjadi Fatty Acid Methyl Ester (FAME) yang merupakan salah satu bahan dasar dalam pembuatan Methyl Ester Sulfonate (MES). MES merupakan bahan dasar dalam pembuatan produk deterjen. Saat ini, Indonesia belum memiliki pabrik MES sendiri dan masih bergantung pada produk impor dari negara lain. Sedangkan, kebutuhan akan surfaktan semakin meningkat. Sehingga, pabrik MES perlu didirikan untuk mendukung ketersediaan surfaktan dan menambah devisa negara. Pabrik MES yang akan didirikan memiliki kapasitas 50.000 ton/tahun diharapkan mampu memenuhi 60% dari kebutuhan pasar nasional. Berdasarkan evaluasi ekonomi pabrik MES ini, keuntungan kotor didapatkan sebesar Rp. 141.395.799.698,-/tahun, keuntungan bersih didapatkan sebesar Rp. 84.837.479.818,57,-/tahun, Nilai BEP dihasilkan sebesar 50,03%/tahun, Return On Investment sebelum pajak dihasilkan sebesar 38,44%/tahun dan setelah pajak sebesar 23,06%/tahun, Pay Out Time diperoleh sebesar 3,025 tahun dan Shut Down Point pabrik ini berada pada angka 5,84%. Hasil evaluasi ekonomi ini menunjukkan bahwa pabrik MES ini layak untuk didirikan.
PEMBUATAN DAN KARATERISASI MATERIAL KONTRUKSI DARI LIMBAH PLASTIK LDPE (LOW DENSITY POLYETHYLENE) DAN PP (POLYPROPYLENE) DENGAN PENAMBAHAN KALSIUM KARBONAT (CaCO3) Prakoso, Prizqi; Udjiana, S. Sigit
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.152

Abstract

Ekstrusi memainkan peranan penting dalam industri plastik. Ekstrusi plastik adalah proses pembuatan volume tinggi dimana plastik mentah dilebur dan dibentuk menjadi profil kontinu. Metode ini juga dapat diterapkan pada limbah plastik yang sudah terolah. Berdasarkan data dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan bahwa total jumlah sampah Indonesia di 2019 akan mencapai 68 juta ton, dan sampah plastik diperkirakan akan mencapai 9,52 juta ton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengubah limbah plastic industry LDPE (Low Density Polyethylene) dan PP (Polypropylene) menjadi material konstruksi dengan menggunakan metode ekstrusi plastik. Diharapkan dengan penambahan kalsium karbonat (CaCO3) dapat meningkatkan daya tahan material yang dibentuk. Variabel berubah yang digunakan adalah komposisi LDPE atau PP sebesar (90%,80%,70%,60%) dari berat plastic dan yang masing – masing ditambahkan kalsium karbonat dan waste rubber sebesar 3:1 dari berat komponennya
PENGARUH SUHU BOTTOM COLUMN DAN RATE SOLVENT DMSO TERHADAP PEMURNIAN PROPIL ASETAT PADA DISTILASI EKSTRAKTIF MENGGUNAKAN SIMULASI CHEMCAD Layliyah, Cut Ariska Nur; Sindhuwati , Christyfani
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.73

Abstract

Seiring dengan perkembangan industri yang semakin pesat khususnya industri kimia maka terjadi pula peningkatan kebutuhan bahan baku dan bahan penunjang. Bahan-bahan penunjang yang digunakan dalam industri kimia sangatlah beragam salah satunya adalah propil asetat. Kemurnian propil asetat yang ada dipasaran adalah sebesar 99%, maka dari itu pemurnian propil asetat menjadi salah satu proses yang sangat penting dalam proses produksi. Pemurnian propil asetat tidak dapat dilakukan dengan distilasi konvensional karena adanya titik azeotrop, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan distilasi ekstraktif. Distilasi ekstraktif merupakan pemisahan campuran yang terkendala titik azeotrop dengan menambahkan zat ketiga yang bersifat non-volatile dan biasanya disebut sebagai solvent atau entrainer. Maka dari itu untuk mengoptimumkan pemurnian propil asetat melalui distilasi ekstraktif dilakukan simulasi proses produksi propil asetat menggunakan ChemCAD. Simulasi difokuskan pada penentuan suhu optimum pada bottom product dan rate solvent pada kolom distilasi ekstraktif. Trial suhu dilakukan dari suhu 120°C dan trial solvent dilakukan dari rate 70 kmol/h. Dari hasil simulasi yang telah dilakukan suhu optimum bottom product dalam proses pemurnian propil asetat sebesar 140°C dengan kemurnian 99,6% dan rate solvent sebesar 95 kmol/h dengan kemurnian 99,52%.
STUDI LITERATUR PENGOLAHAN LIMBAH CAIR ELEKTROPLATING UNTUK MENGURANGI KADAR LOGAM NIKEL DAN TSS (TOTAL SUSPENDED SOLID) MENGGUNAKAN ELEKTROKOAGULATOR Pratika, Alifia Rian; Widiono, Bambang
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.120

Abstract

Limbah dari industri elektroplating memiliki beberapa kadar logam dan TSS yang sangat tinggi dengan kadar Nikel yang dihasilkan sebesar 20.62 mg/L, dan TSS sebesar 45.25 mg/L. Nilai baku mutu menurut peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Baku Mutu Air Limbah bagi kegiatan industri untuk kadar Nikel 1 mg/L untuk TSS 20 mg/L. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui metode pengolahan limbah cair elektroplating yang efisien menggunakan beberapa parameter yaitu studi aliran sistem pada elektrokoagulasi yaitu sistem batch dan sistem kontinyu, rangkaian elektroda dimana ada 3 rangkaian elektroda yang berbeda yaitu monopolar paralel, monopolar seri dan bipolar paralel, serta waktu kontak 60 menit serta 120 menit. Sehingga dengan hal tersebut diperoleh bahwa untuk aliran sistem kontinyu lebih efisien untuk volume limbah yang besar, rangkaian monopolar paralel adalah rangkaian yang paling efisien dengan menurunkan kadar logam dan TSS sebesar masing-masing sebesar 213 mg/L dan 2000 mg/L, sedangkan untuk waktu kontak lebih efisien pada menit ke-120 dengan julah 0,7 ppm.
STUDI LITERATUR PENURUNAN KADAR KROM, TSS, DAN TURBIDITY PADA LIMBAH CAIR ELEKTROPLATING SKALA RUMAHAN MENGGUNAKAN ELEKTROKOAGULATOR KATODA BERPUTAR SECARA KONTINYU Febrianto, Rahmanda; Widiono, Bambang
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.156

Abstract

Limbah elektroplating memiliki beberapa kadar logam krom, TSS, dan turbidity yang sangat tinggi dengan kadar krom, TSS, dan turbidity yang dihasilkan melebihi baku mutu. Nilai baku mutu menurut peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 Tentang Baku Mutu Air Limbah bagi kegiatan industri untuk kadar Krom 0,5 mg/L untuk TSS 20 mg/L. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk menurunkan dan mengetahui efisiensi penurunan kadar krom, TSS, dan turbidity melalui proses elektrokoagulasi dengan menggunakan elektrokoagulator secara kontinyu dan variabel penelitian yang digunakan yaitu waktu kontak dan tegangan. Elektroda yang digunakan adalah aluminium (Al) sebagai anoda dan katoda. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan bahwa besar tegangan dengan waktu kontak dapat mempengaruhi penurunan kadar logam Krom dan TSS.
PERHITUNGAN NERACA MASSA, NERACA PANAS DAN EFISIENSI PADA ROTARY KILN UNIT KERJA RKC 3 PT SEMEN INDONESIA (PERSERO) Tbk. Zahidin, Amiruz; Rubianto, Luchis
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.114

Abstract

PT. Semen Indonesia Tbk. (Persero) merupakan salah satu pabrik yang menghasilkan semen sebagai bahan baku pembangunan atau konstruksi dari skala kecil sampai proyek yang skala besar, yang mana bahan utama 80% batu kapur, 15% tanah liat dan 5% campuran lainnya. Dimana terdapat beberapa proses yang terjadi meliputi proses crusher, raw mill, kiln, finish mill dan packing. Proses kiln adalah salah satu proses bagian dari proses pembentukan semen setengah jadi. Kiln yang digunakan jenis rotary kiln untuk proses kering dengan sistem continue. Evaluasi rotary kiln dilakukan untuk mengetahui kinerja proses kalsinasi pada alat rotary kiln yang mana akan mempengaruhi dalam hal pembentukan klinker dalam hal waktu proses hingga beban pada biaya proses. Dari hasil perhitungan akan diperoleh efisiensi alat rotary kiln. Dengan metode perhitungan neraca massa, neraca panas dan efisiensi alat, dengan suhu oprasi 900oC – 1450oC dan masssa bahan 526.625 kg.
STUDI LITERATUR PENAMBAHAN GLISEROL PADA PENGUAPAN VINASSE SEBAGAI ANTI KERAK Rahmidinna, Mifta; Naryono, Eko
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.119

Abstract

Bioetanol diproduksi melalui proses fermentasi dan destilasi, proses destilasi menghasilkan limbah yang berwarna coklat pekat yang dikenal dengan istilah vinasse. Pada pembuatan 1 liter etanol akan menghasilkan limbah vinasse sebanyak 13 liter (1:13). Vinasse dapat mencemari air, udara, dan tanah apabila langsung dibuang ke lingkungan. Vinasse perlu diolah terlebih dahulu sebelum dibuang ke lingkungan. Salah satu metode pengolahan yang dapat dilakukan adalah dengan cara evaporasi. Proses evaporasi menghasilkan sisa padatan yang dapat digunakan sebagai bahan bakar. Penguapan vinasse akan menimbulkan kerak dan dapat mengakibatkan saluran pada evaporator tersumbat. Pada penelitian ini digunakan gliserol sebagai anti-scaling agent agar tidak timbul kerak pada evaporator. Penelitian ini bertujuam untuk mempelajari pengaruh penambahan gliserol pada penguapan vinasse, mempelajari pengaruh jumlah penguapan air pada penguapan vinasse agar tidak terjadi kerak, dan mempelajari pengaruh konsentrasi gliserol terhadap massa kerak yang dihasilkan.Penelitian dilakukan dengan cara mencampurkan gliserol pada vinasse dengan gliserol sebanyak 0,06 ppm, 0,11 ppm, dan 0,16 ppm kemudian diuapkan. Hasil penelitian dievaluasi berdasarkan studi literatur kemudian massa kerak yang didapatkan dari literatur diinterpolasi dengan variabel penambahan gliserol sebanyak 0,06 ppm, 0,11 ppm, dan 0,16 ppm untuk mengetahui jumlah pembentukan kerak selama penguapan vinasse. Dan diperoleh hasil kerak yang terbentuk dengan penambahan gliserol dengan kosentrasi 0,06 ppm, 0,11 ppm, dan 0,16 ppm menghasilkan kerak sebesar 1,108 gram, 1,1057 gram, dan 1,1035 gram.
STUDI LITERATUR: STABILITAS MUTU DAN PERHITUNGAN KINETIKA REAKSI PENURUNAN KADAR IODIUM PADA GARAM Tobing, Chalista Octavianty Lumban; Dewajani, Heny
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.137

Abstract

Garam adalah salah satu bahan pelengkap masakan yang digunakan oleh seluruh orang di dunia. Di Indonesia kebutuhan garam dipenuhi oleh berbagai perusahaan swasta dan perusahaan negara. PT. Garam (Persero) adalah satu – satu perusahaan milik negara yang bergerak dalam industri manufacture garam. Iodium memiliki peran penting untuk membentukan hormon tiroksin yang berperan dalam metabolisme tubuh. Kestabilan kadar iodium dalam garam dapat turun selama proses pendistribusian, penyimpanan, dan pemasakan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui laju reaksi penurunan kadar iodium, maksimum waktu penyimpanan garan, dan stabilitas mutu garam. Kondisi penyimpanan garam yang paling baik adalah dalam wadah berbahan kaca, berwarna gelap atau jauh dari cahaya matahari langsung, tertutup, dan disimpan pada suhu ruang antara 25℃ - 30℃. Proses pemasakan dapat menurunkan kadar iodium pada garam sebesar ±12,855%. Kadar Ca dan Mg pada garam menurun selama proses penyimpanan, namun kadar air pada garam meningkat. Kadar NaCl pada garam harus ≥97% agar kadar pengotornya semakin rendah, dan garam memiliki kualitas yang baik. Berdasarkan hasil perhitungan, laju reaksi penurunan kadar ioidum pada garam adalah 0,08312 ppm/hari dan waktu maksimum penyimpanan garam adalah 16 bulan.
PROSES PENGOLAHAN DAN ANALISA AIR LIMBAH INDUSTRI DI INSTALASI PENGOLAHAN AIR LIMBAH (IPAL) Pasetia, Ariati Tri; Nurkhasanah, Shinta Devi; Sudarminto , Hadi Priya
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 6 No. 2 (2020): August 2020
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v6i2.159

Abstract

PT. SIER (Surabaya Industrial Estate Rungkut) adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang pengembangan kawasan industri. Pengolahan limbah cair di IPAL PT. SIER terdiri dari bak kontrol, saluran limbah, sumur pengumpul, bak pengendap oksidasi, bak distribusi, bak pengendap akhir, bak effluent, dan drying bed. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui proses pengolahan air limbah di PT. SIER, mengetahui parameter-parameter apa saja yang diukur dalam analisis air limbah industri dan mengetahui kualitas effluent IPAL PT.SIER sebelum dibuang ke badan sungai. Pada laboratorium IPAL PT SIER dilakukan berbagai uji kualitas parameter air limbah baik influent, air limbah saat proses, dan effluent. Analisa yang dilakukan meliputi analisa transparansi, COD, DO, SS, TSS, dan SVI. Air limbah yang sudah diolah memenuhi mutu kualitas limbah cair kedalam golongan II (bidang perikanan dan peternakan) sesuai peraturan Gubernur Jawa Timur No. 72 Tahun 2013, dengan Hasil analisa transparansi rata-rata diatas 60 cm, analisa COD 100 mg/L, analisa DO rata-rata 1,748 mg/L, Analisa SS 690,9091 ml/L, Analisa TSS 10,66409 gr/L dan Analisa SVI 73,6168 mL/gr, sehingga aman dibuang ke sungai kelas III (badan air yang menampung air limbah) yaitu Sungai Tambak Oso.