cover
Contact Name
Cucuk Evi Lusiani
Contact Email
lusiani1891@polinema.ac.id
Phone
+6282140565353
Journal Mail Official
lusiani1891@polinema.ac.id
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta No. 9, Jatimulyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang 65141
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
Distilat: Jurnal Teknologi Separasi
ISSN : 19788789     EISSN : 27147649     DOI : http://dx.doi.org/10.33795/distilat
Core Subject : Engineering,
Distilat: Jurnal Teknologi Separasi is an Open Access Journal with manuscripts in the form of research articles, literature review, or case reports that have not been accepted for publication or even published in other scientific journals.
Articles 879 Documents
EVALUASI NERCA MASSA KINERJA KOLOM FRAKSINASI C-1 PUSAT PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA MINYAK DAN GAS BUMI CEPU Hakim, Moch. Abdul; Takwanto, Anang; Kusuma, Rieza Mahendra
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.238

Abstract

Kilang PPSDM Migas mengolah minyak mentah menjadi beberapa produk seperti pertasol CA, pertasol CB, pertasol CC, solar dan residu. Salah satu unit yang penting pada proses pengolahan minyak mentah pada PPSDM Migas adalah crude distillation unit proses pemisahan minyak mentah yang dilakukan oleh PPSDM menggunakan destilasi fraksinasi yang berarti memisahkan komponen-komponen (fraksi) minyak bumi berdasarkan titik didih atau sebagi pemurnian minyak bumi. Tujuan dari perhitungan neraca massa untuk menentukan efisiensi pada proses kolom destilasi menggunakan bantuan steam dan tanpa menggunakan bantuan steam untuk menentukan mana yang lebih efisien. Metode perhitungan yang digunakan adalah neraca massa pada proses destilasi fraksinasi C-1 PPSDM Migas Cepu, menentukan efisiensi pada proses destilasi fraksinasi C-1 menggunakan bantuan steam dan tanpa bantuan steam. Pengumpulan data didapatkan dari proses dilapangan dan control room. Berdasarkan hasil perhitungan pada kolom destilasi fraksinasi C-1 jika menggunakan bantuan steam maka dapat diperoleh efisiensi sebesar 68% sedangkan pada proses destilasi fraksinasi C-1 tenpa menggunakan bantuan steam dapat diperoleh efisiensi sebesar 62%. Dari data dan perhitungan menunjukkan bahwa proses operasi pada kolom destilasi fraksinasi C-1 lebih efisien menggunakan bantuan steam untuk meningkatkan efisiensinya.
PENGARUH KONSENTRASI OZON TERHADAP NILAI PH DAN TOTAL DISSOLVE SOLID (TDS) PRODUK AIR MINUM DALAM KEMASAN (AMDK) Nabih, Faishal Najmuddin; Takwanto, Anang; Rahayu, Melastri
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.239

Abstract

Kualitas Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) harus memenuhi standar ditinjau dari parameter fisika kimia dan mikrobiologi yang sesuai dengan SNI 01-3553-2015 dan Permenkes no 492 tahun 2010 sehingga air aman untuk diminum dan dikonsumsi dalam jangka panjang. Kualitas air yang dikonsumsi menentukan derajat kesehatan masyarakat yang mengonsumsinya. Pada uji fisika konsentrasi ozon berpengaruh terhadap hasil uji pH dan Total Dissolve Solid (TDS). Proses disinfektan pada produksi air minum dalam kemasan merupakan kendala kritis yang harus diperhatikan. Ozonisasi harus diinjeksikan secara tepat dan benar, agar kualitas steril dan tidak merugikan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi ozon terhadap hasil uji pH dan TDS air minum dalam kemasan. Penelitian dilakukan selama satu tahun dengan menambah kadar ozon pada proses produksi AMDK dan didapatkan hasil konsentrasi ozon dapat menurunkan nilai pH dan TDS. Menurunnya nilai pH dapat meningkatkan ion H+ dan menurunnya nilai TDS dapat mengurangi senyawa organik maupun non organik yang terkandung dalam AMDK.
Pengolahan Air Limbah Industri Pengolahan Rumput Laut Menggunakan Nano Adsorben Tersuspensi Sulistiyowati , Henita Indah; Prayitno , Prayitno
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.272

Abstract

Pengolahan limbah pada suatu industri pengolahan rumput laut dilakukan secara fisik-biologi-kimia, dimana pengolahan secara kimia menggunakan proses adsorpsi dalam bentuk granular karbon aktif. Namun dalam penggunaan granular karbon aktif dinilai kurang efektif karena membutuhkan lahan dan kolom adsorpsi yang cukup besar. Pada sisi lain, proses adsorpsi menggunakan nano adsorben memberikan efektifitas tinggi dalam menurunkan polutan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi nano karbon aktif terhadap penurunan COD, BOD, pH, dan kekeruhan pada air limbah industri pengolahan rumput laut. Percobaan dilakukan dalam keadaan tersuspensi dengan menggunakan nano adsorben karbon aktif berbentuk powder. Variabel yang digunakan adalah konsentrasi nano karbon aktif sebesar 200 ppm; 600 ppm; dan 1000 ppm dengan lama adsorpsi yaitu 8 jam; 13 jam; dan 18 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi nano karbon aktif 1000 ppm dengan lama adsorpsi 13 jam dapat menurunkan secara maksimal konsentrasi COD sebesar 36%, BOD sebesar 88% dan pH 6%, sedangkan kekeruhan sebesar 41% pada konsentrasi nano karbon aktif 200 ppm dengan lama adsorpsi 8 jam.
PEMBUATAN BIOBRIKET DARI LIMBAH KOPI DAN SEKAM PADI SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Ramadhani, Safira Fausta; Utama, Muhammad Jundi; Ariani, Ariani
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.224

Abstract

Limbah kopi dan sekam padi sebagai biomass memiliki nilai kalor unsur karbon mencapai 40-43% dan kandungan sulfur yang rendah, sehingga industri memiliki inisiatif untuk menjadikan limbah kopi dan sekam padi sebagai bahan bakar alternatif pengganti batu bara. Namun, bahan tersebut masih memiliki kadar air yang tinggi dan nilai kalor yang kurang memenuhi. Upaya yang dilakukan untuk meningkatkan nilai kalor dan mengurangi kadar air serta gas emisi dengan cara mengolah bahan tersebut menjadi briket. Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan rasio terbaik antara kopi dan sekam. Pembuatan briket ini dilakukan pada variabel suhu non karbonisasi, karbonisasi 200oC, karbonisasi 500oC, karbonisasi S200oC (karbonisasi sekam pada 200oC) dan karbonisasi K500oC (karbonisasi kopi pada 500oC), dengan rasio komposisi yaitu K2P8 (kopi 20% dan sekam 80%), K3P7, K4P6, dan K5P5. Pembuatan briket ini dilakukan dengan beberapa tahapan yaitu persiapan bahan baku, pemanasan awal, perlakuan karbonisasi, size reduction dan screening, pembriketan, pemanasan akhir, dan pengujian kualitas briket berupa proximate, nilai kalor, dan gas emisi. Mutu produk yang diperoleh dibandingkan dengan standar baku mutu Standar Nasional Indonesia (SNI) dan Peraturan Mentri Energi dan Sumber Daya Mineral. Dari hasil penelitian didapatkan sampel biobriket terbaik pada sampel blanko kopi dengan karbonisasi 500oC dan pada rasio komposisi sampel K5P5 pada semua variabel suhu karbonisasi.
SIMULASI CHEMCAD: PENGARUH SUHU UMPAN DALAM PEMURNIAN ISOPROPIL ALKOHOL DENGAN DISTILASI EKSTRAKTIF Abidin , Mohammad Fariz; Wibowo , Agung Ari
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.258

Abstract

Isopropil alkohol merupakan salah satu jenis alkohol yang dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan hand sanitizer dengan kandungan bahan aktif 75-80% v/v. Distilasi konvensional tidak bisa dilakukan karena isopropil alkohol yang digunakan memiliki kemurnian yang rendah dan memerlukan proses pemurnian khusus karena memiliki titik azeotrop dengan air pada fraksi mol 0,68. Salah satu metode yang dapat digunakan ialah distilasi ekstraktif dengan entrainer gliserol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu umpan masuk isopropil alkohol terhadap beban reboiler dan beban condenser. Simulasi ini menggunakan software ChemCAD 7.1.2 dengan memanfaatkan fitur sensitivity study dengan memvariasikan suhu umpan masuk isopropil alkohol antara 25oC hingga 100oC dengan 15 step. Hasil yang didapatkan menunjukkan suhu umpan masuk isopropil alkohol terbaik ialah pada suhu 80oC dengan beban reboiler sebesar 339.491 kJ/jam. Beban condenser cenderung konstan pada -378.735 kJ/jam dan tidak terpengaruh oleh variasi suhu umpan masuk isopropil alkohol.
PENGARUH WAKTU FERMENTASI TERHADAP SIFAT FISIK VIRGIN COCONUT OIL (VCO) YANG DIHASILKAN DARI KELAPA DAERAH BANYUWANGI Ulumma, Rosyana Sabyllatul; Lusiani, Cucuk Evi
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.247

Abstract

Indonesia memiliki lahan perkebunan yang luas terutama untuk perkebunan kelapa. Salah satu daerah penghasil kelapa adalah Kabupaten Banyuwangi dengan kandungan minyak dalam kopra mencapai 63-72%. Kelapa dapat diolah menjadi berbagai macam olahan, salah satunya adalah pengolahan daging buah kelapa menjadi VCO (Virgin Coconut Oil). Proses pembuatan VCO dapat dilakukan dengan proses fermentasi tanpa pemanasan tetapi menggunakan penambahan yeast (ragi tempe). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh waktu fermentasi terhadap sifat fisik VCO yang dihasilkan dari kelapa daerah Banyuwangi. Proses fermentasi dalam penelitian ini dilakukan dengan konsentrasi yeast 2 % b/v selama 6; 12; 18; 24; dan 30 jam. Produk utama dari proses ini adalah VCO dengan blondo dan air sebagai produk samping. VCO yang dihasilkan kemudian dilakukan uji organoleptik (rasa, aroma, dan warna), uji pH, dan dihitung yield dari VCO tersebut. Produk VCO yang dihasilkan untuk semua variabel penelitian ini menunjukkan rasa normal khas minyak kelapa, beraroma khas kelapa segar dan tidak tengik, berwarna bening kekuningan, dan nilai pH 5. Produk VCO dalam penelitian ini menghasilkan nilai yield yang semakin tinggi seiring dengan lamanya waktu fermentasi dengan nilai tertinggi yaitu sebesar 15,20% v/v pada waktu fermentasi 30 jam. Dengan demikian, produk VCO yang dihasilkan dalam penelitian ini sesuai dengan SNI 7381:2008 dengan yield tertinggi dihasilkan pada waku fermentasi 30 jam.
IDENTIFIKASI BAHAYA DAN PENILAIAN RISIKO PADA STASIUN BOILER DI PT X, LUMAJANG Mawarni, Sefi Ria Ayu; Sindhuwati, Christyfani; Hardjono , Hardjono
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.242

Abstract

Energi panas untuk kebutuhan produksi pada PT X, Lumajang salah satunya bersumber dari boiler. Boiler merupakan bejana tertutup yang memanfaatkan air yang dipanaskan menggunakan bahan bakar tertentu untuk menghasilkan steam atau uap. Boiler memiliki potensi bahaya atau risiko pada saat dioperasikan, maka sangatlah penting melakukan pengawasan serta pembinaan mengenai keselamatan kerja. Pada PT X, Lumajang, penelitian identifikasi bahaya dan risiko yang ditimbulkan akibat pengoperasian boiler juga perlu dilakukan karena minimnya penerapan K3 dan sebelumnya tidak pernah dilakukan penelitian mengenai hal tersebut. Berdasarkan penelitian, Potensi bahaya pengoperasian boiler di PT X, Lumajang dibagi mejadi tiga yaitu bahaya fisik, mekanis dan listrik. Sedangkan presentase tingkat risiko adalah sebagai berikut: risiko rendah sebesar (18,18%), risiko medium sebesar (18,18%), dan risiko tinggi sebesar (63,63%). Apabila tindakan pengendalian dari bahaya pengoperasian boiler di PT X, Lumajang dilakukan maka dapat mengurangi tingkat risiko menjadi risiko rendah sebesar (100%). Sehingga, dapat mengurangi kecelakaan kerja di stasiun boiler PT X, Lumajang dan kerugian industri.
EFEK LAMA WAKTU FERMENTASI TERHADAP YIELD VIRGIN COCONUT OIL (VCO) DARI KELAPA DAERAH MALANG DENGAN KONSENTRASI RAGI 2% B/V Jannah , Ainiyah Fithriyatul; Lusiani , Cucuk Evi
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.280

Abstract

Virgin Coconut Oil (VCO) merupakan salah satu produk olahan dari daging buah kelapa tua yang diolah tanpa melalui pemanasan sehingga tidak merusak komponen penting yang terkandung dalam VCO. Buah kelapa untuk pembuatan VCO dapat diperoleh dari daerah Malang yang memiliki ketebalan daging buah ± 1 cm dengan kandungan minyak sebesar 30-35%. Pembuatan VCO dapat dilakukan dengan beberapa metode salah satunya yaitu metode fermentasi yang menghasilkan VCO dengan kemurnian tinggi sebesar 53,2% b/b. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek lama waktu fermentasi terhadap yield, pH, warna, aroma, dan rasa dari produk VCO. Metode fermentasi dalam penelitian ini dilakukan menggunakan ragi tempe selama 6, 12, 18, 24, 30 jam. Berdasarkan hasil analisis produk VCO, dapat diketahui bahwa semakin lama waktu fermentasi menghasilkan nilai yield yang juga semakin tinggi. Nilai yield tertinggi diperoleh pada waktu fermentasi 30 jam sebesar 16,00% v/v. Produk VCO yang dihasilkan pada waktu fermentasi 6 sampai 30 jam memiliki nilai pH yang sama yaitu 6 dengan sifat fisik yang sesuai dengan syarat mutu Standar Nasional Indonesia (SNI) 7381:2008 yaitu memiliki warna (transparan) dan jernih, aroma khas kelapa segar, dan rasa khas minyak kelapa.
EKSTRAKSI TANIN DARI DAUN PSIDIUM GUAJAVA MENGGUNAKAN METODE SOXHLET Niawanti, Helda; Yani, Fitri; Herman, Mu’min; Rafliansyah, Husnul
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.226

Abstract

Daun Psidium guajava adalah bahan baku alami yang mengandung senyawa bioaktif, salah satunya adalah tanin. Tanin digunakan pada berbagai industri seperti tekstil, farmasi, kosmetik, dan makanan. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh waktu ekstraksi dan rasio solid-liquid terhadap kandungan tanin ekstrak daun Psidium guajava. Daun segar dan kering diekstraksi dengan etanol dengan perbandingan solid-liquid 1/20 dan 1/60 (b/v). Temperatur ekstraksi pada suhu 80 °C dan waktu ekstraksi 30, 45, 60, 75, dan 90 menit. Kadar tanin tertinggi diperoleh pada pada waktu 60 menit dan perbandingan solid-liquid 1/20 (b/v) masing-masing sekitar 17 % dan 12 % untuk sampel daun kering dan basah. Sebaliknya, penambahan rasio pelarut tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap peningkatan kandungan tanin yang diekstraksi. Penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan waktu ekstraksi meningkatkan perpindahan massa tanin sampai tercapai tahap kesetimbangan.
PENINGKATAN KUALITAS GONDORUKEM DENGAN PENAMBAHAN CHELATING AGENT DAN ADSORBEN PADA PROSES PENGOLAHAN GETAH KARET (PINUS MERKUSII) DI PT. PERHUTANI ANUGERAH KIMIA Hidayat, Rahmad Abubakar Nur; Nugroho, Satrio; Dewajani, Heny; Yuni, Aris
DISTILAT: Jurnal Teknologi Separasi Vol. 7 No. 2 (2021): August 2021
Publisher : Politeknik Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33795/distilat.v7i2.255

Abstract

Gondorukem merupakan hasil getah yang disadap dari pohon pinus. Untuk meningkatkan harga jual gondorukem maka sebelum dijual ke pasaran getah pinus akan mengalami proses pemurnian. Oleh karenanya diperlukan perbaikan proses pemurnian dan pencucian getah karet sebagai bahan baku dengan cara penambahan bahan yang bersifat adsorbing dan de-chelating yaitu Zeolit dan EDTA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi EDTA, zeolit dan campuran EDTA-zeolit terhadap sifat fisik-kimia gondorukem. Tahapan pemurnian yaitu pencucian larutan getah dengan asam oksalat, kemudian penambahan konsentrasi zeolit 1%, 2%, 3% 4% EDTA 0,3%, 0,6%, 0,9%, 1,2% dan campuran zeolit 1, 2, 3, 4% dan EDTA 0,3, 0,6, 0,9, 1,2% dari massa getah. Lalu dilakukan distilasi untuk mendapatkan hasil gondorukem, kemudian dilakukan analisa kualitas produk. Analisa yang dilakukan adalah uji warna gardner, uji titik lunak, dan uji kadar asam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi dan waktu hanya berpengaruh nyata terhadap warna, titik lunak dan bilangan asam gondorukem yang dihasilkan. Penambahan EDTA dengan konsentrasi 0,6% titik lunak yang dihasilkan berkisar antara 78°C – 88°C dengan bilangan asam berkisar antara 184,2 mg KOH/g – 201,65 mg KOH/g. Lamanya waktu berpengaruh terhadap titik lunak dan bilangan asam sedangkan variasi konsentrasi EDTA berpengaruh pada warna yang dihasilkan.