cover
Contact Name
Winda Dwi Hudhana
Contact Email
windasruri@gmail.com
Phone
+6285728565000
Journal Mail Official
linguarima@gmail.com
Editorial Address
Jalan Perintis Kemerdekaan I/33 Cikokol Kota Tangerang
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : -     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menerbitkan karya ilmiah dosen, mahasiswa, praktisi nasional maupun internasional yang berkontribusi dalam pembaharuan ide, konsep dan teori berkaitan dengan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Hasil penelitian dapat berupa: 1. Hasil penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, 2. Penelitian tindakan kelas pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 3. Penelitian eksperimen pendidikan bahasa dan sastra Indonesia 4. Penelitian pengembangan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. 5. Hasil penelitian dibidang linguistik dan sastra Indonesia. 6. Hasil analisis linguistik dan sastra Indonesia.
Articles 21 Documents
Search results for , issue "Vol 11, No 3 (2022)" : 21 Documents clear
TARIAN SEBAGAI WADAH UNTUK MENJELAJAHI IDENTITAS PEREMPUAN BERKACA PADA NOVEL PADA SEBUAH KAPAL, SAMAN, DAN TARIAN BUMI Lee Yeon
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7195

Abstract

Berkenaan dengan wacana tubuh perempuan yang marak dibahas dalam karya penulis perempuan Indonesia. Tarian dan persoalan jati diri perempuan dari perspektif feminisme. Dalam karya-karya itu, para tokoh perempuan secara aktif dan bebas menggunakan tubuh mereka melalui tarian untuk mengekpresikan subyektivitas dan rasa identitas mereka sebagai seorang perempuan. Terkait hal ini, penelitian ini bertujuan untuk membahas makna tarian tokoh perempuan dalam karya penulis perempuan dari perspektif feminisme pada tiga karya yang mengangkat isu tarian perempuan, yaitu Pada Sebuah Kapal oleh Nh. Dini, Saman oleh Ayu Utami, dan Tarian Bumi oleh Oka Rusmini. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Data penelitian yaitu teks-teks yang berkaitan dengan kutipan membahas makna tarian tokoh perempuan dalam karya penulis perempuan dari perspektif feminisme. Sumber data penelitian ini yaitu Pada Sebuah Kapal karya Nh. Dini, Saman karya Ayu Utami, dan Tarian Bumi karya Oka Rusmini. Teknik pengumpulan data menggunakan Teknik baca dan catat. Peneliti melakukan pembacaan naskah teks novel. Selanjutnya, peneliti mencatat hal-hal berkaitan dengan data penelitian. Teknik analisis data menggunakan 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan simpulan. Berdasarkan hasil pembahasan, diperoleh kesimpulan bahwa tarian dalam ketiga karya tersebut dimaknai sebagai ekspresi untuk memaparkan identitas gender sebagai perempuan, hak perempuan atas tubuhnya, dan hasrat terhadap kekuasasan yang tidak diperbolehkan untuk perempuan dalam masyarakat yang bertatanan patriarkis. Para tokoh perempuan dalam ketiga karya ini secara aktif  mencoba memperlihatkan kesadaran dan jati diri sebagai perempuan melalui tarian. Selain itu, tarian juga ditawarkan sebagai suatu wadah untuk menjelajahi identitas gender sebagai seorang perempuan. Kata Kunci: Tarian, Identitas Perempuan, Novel
PERIBAHASA MASYARAKAT JAWA SEBAGAI CERMIN KEPRIBADIAN PEREMPUAN JAWA Paramita Ida Safitri; Zuriyati Zuriyati; Saifur Rahman
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7307

Abstract

Peribahasa merupakan ungkapan singkat, padat jelas, namun mengandung prinsip kehidupan yang mendalam. Peribahasa yang dianut oleh masyarakat Jawa dapat menggambarkan citra diri masyarakat Jawa, dalam kajian ini dibatasi cakupannya pada perempuan Jawa. Data dan sumber data dalam penelitian ini berasal dari buku kumpulan peribahasa Jawa dan dipilih yang berkaitan dengan perempuan dan dianalisis dengan teknik studi pustaka. Dalam analisis data, metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan teknik analisis bahasa secara struktural dan etnolinguistik pada peribahasa Jawa. Hasil dari penelitian ini menunjukkan keterkaitan yang erat antara prinsip dalam peribahasa yang dianut oleh masyarakat Jawa terhadap kepribadian perempuan Jawa. Perempuan pada masyarakat Jawa sebagai penutur peribahasa tidak hanya sekadar mengungkapkan tuturan kosong melainkan tuturan dalam bentuk peribahasa Jawa yang mencerminkan karakter perempuan Jawa.Kata kunci: peribahasa Jawa, kepribadian perempuan Jawa
ANALISIS NILAI MORAL DALAM CERPEN JIMAT TERKUTUK KARYA CHAERUL SABARA Yovitan Maulidyarsih; Imam Muhtarom; Sahlan Mujtaba
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7274

Abstract

Penelitian ini dibuat dengan latar belakang banyaknya penyimpangan moral yang terjadi pada siswa remaja karena minimnya kesadaran nilai-nilai moral. Upaya untuk mengurangi penyimpangan moral yang terjadi pada remaja diperlukannya pendidikan moral. Moral dapat disisipkan dalam pembelajaran sastra, sebagaimana fungsi sastra ialah menghaluskan rasa dan budi peserta didik. Kegiatan membaca karya sastra, pembaca akan mengapresiasi sastra dengan menghayati dan menafsirkan isi atau makna dari karya sastra. Pembaca akan tumbuh perasaan terharu, menambah kepekaan, sehingga muncul kesadaran mengenai benar dan salah, baik atau buruk. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mendeskripsikan nilai moral dan unsur intrinsik dalam cerpen Jimat Terkutuk karya Chaerul Sabara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif analitis dengan pendekatan pragmatik sastra. Subjek dalam penelitian ini yaitu buku kumpulan cerpen Jimat Terkutuk karya Chaerul Sabara. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini ialah teknik baca dan catat. Hasil analisis nilai moral dalam cerpen Jimat Terkutuk karya Chaerul Sabara terdapat 10 bentuk yakni kejujuran, keadilan, toleransi, kebijaksanaan, disiplin diri, tolong menolong, berbelas kasih, kerja sama, keberanian dan demokrasi.Kata kunci: analisis, nilai moral, cerpen
EFEKTIVITAS PENGEMBANGAN MEDIA AUDIOVISUAL POWTOON DALAM PEMBELAJARAN MENULIS DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Siti Rochmiyati; Desy Rufaidah; Mukhlish Mukhlish; Dita Surwanti; Linda Septi Widiani Sari; Sri Mulyati Umasugi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7185

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menjelaskan hasil validasi dan keefektifan media audiovisual powtoon yang dikembangkan. Penelitian ini berupa penelitian deskriptif kualitatif dengan data hasil belajar menulis teks laporan hasil observasi di SMK Diponegoro Depok dan anekdot di SMKN 6 Kepulauan Sula dengan media powtoon sebagai data primer. Data diperoleh dengan tes dan dokumentasi. Data dianalisis secara statistik deskriptif. Media yang dikembangkan divalidasi oleh expert dan stakeholder. Dari hasil validasi, diketahui bahwa media audiovisual powtoon pada materi laporan hasil observasi dan anekdot berkategori sangat baik. Berdasarkan hasil ujicoba media audiovisual powtoon pada materi menulis laporan hasil observasi dan anekdot berkategori sangat baik atau sangat efektif untuk digunakan dalam proses pembelajaran. Menurut hasil validasi ahli media powtoon teks laporan hasil observasi dinyatakan rerata skor 4,2 menurut expert dan 4,4 menurut stakeholder yang berarti sangat baik. Hasil validasi ahli media powtoon teks anekdot dinyatakan rerata skor 4,8 menurut expert dan 5 menurut stakeholder yang berarti sangat baik. Hasil efektivitas media Powtoon laporan hasil observasi Laporan hasil observasi dalam kontrol yaitu 3,1 berkategori sangat baik, uji terbatas yaitu 3,6 berkategori sangat baik, dan uji luas mendapat rerata 3,6 berkategori sangat baik. Sedangkan teks anekdot dalam kontrol yaitu 2,48 berkategori rerata cukup, uji terbatas yaitu 3,2 berkategori baik, dan uji luas mendapat rerata 3,5 berkategori sangat baik.Kata kunci: media, audiovisual, powtoon, menulis
WARNA LOKAL DALAM KUMPULAN CERPEN SALA DEWI KARYA EMIL AMIR Silvi Sri Rahayu; Een Nurhasanah; Dian Hartati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7292

Abstract

Saat ini arus globalisasi secara nyata mampu menggeser warna lokal di Indonesia. Generasi saat ini, terutama peserta didik cenderung lebih akrab dengan budaya asing dari pada warna lokal atau budaya khas Indonesia. Kumpulan cerpen Sala Dewi karya Emil Amir melukiskan kehidupan masyarakat Indonesia bagian timur dan menjadikan warna lokal sebagai tema yang hendak diangkat pengarang. Warna lokal yang dilukiskan dalam kumpulan cerpen berupa keseharian masyarakat timur yang hidup dalam adat istiadat dan isu sosial masyarakat di tiap daerahnya. Oleh sebab itu, tidak menutup kemungkinan warna lokal daerah akan dilupakan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan warna lokal dalam kumpulan cerpen Sala Dewi karya Emil Amir. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dan metode deskriptif dengan menggunakan objek material lima cerpen dalam kumpulan cerpen Sala Dewi karya Emil Amir. Dalam melakukan pengumpulan data, peneliti menggunakan teknik studi kepustakaan dengan menelaah buku-buku, literatur-literatur, catatan-catatan dan laporan yang berhubungan dengan masalah yang diteliti. Setelah itu, teknik pengumpulan data dilanjutkan dengan teknik simak catat. Teknik analisis data dilakukan dengan mereduksi data, menyajikan data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan pembahasan yang telah dikemukakan, maka kumpulan cerpen Sala Dewi karya Emil Amir memuat lima dimensi warna lokal, yaitu: (1) Pengetahuan lokal, (2) Budaya lokal, (3) Keterampilan lokal, (4) Sumber daya lokal, dan (5) Proses sosial lokal.Kata Kunci: Warna lokal, kumpulan cerpen
TINDAK TUTUR PERLOKUSI PADA VIDEO BERJUDUL NGOBROLIN KEBOCORAN DATA, GAYA HEDON POLISI, PRO KONTRA BBM NAIK I MUSYAWARAH (TINJAUAN FILSAFAT BAHASA JOHN LANGSHAW AUSTIN) Ira Anisa Purawinangun; Zuriyati Zuriyati; Saifur Rahman
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7205

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tindak tutur perlokusi pada video berjudul “Ngobrolin Kebocoran Data, Gaya Hedon Polisi, Pro Kontra BBM Naik I Musyawarah” (Tinjauan Filsafat Bahasa John Langshaw Austin). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskripistif kualitatif. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data berupa video dari kanal Youtube Najwa Shihab dengan judul “Ngobrolin Kebocoran Data, Gaya Hedon Polisi, Pro Kontra BBM Naik I Musyawarah”. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis isi kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu teknik simak dan catat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat beberapa jenis tindak tutur perlokusi yang terdapat dalam video yang tayang di kanal Youtube Najwa Shihab berjudul Ngobrolin Kebocoran Data, Gaya Hedon Polisi, Pro Kontra BBM Naik I Musyawarah. Pada analisis yang telah dilakukan ditemukan 7 jenis tindak tutur perlokusi diantaranya yaitu, 1) membujuk, 2) menipu, 3) mendorong, 4) membuat jengkel, 5) menyenangkan, 6) melegakan, dan 7) menarik perhatianKata Kunci: Tindak Tutur Perlokusi, Filsafat Bahasa
BENTUK ABREVIASI PADA LAMAN BERITA GORIAU.COM DAN KAITANNYA DENGAN BAHAN AJAR TEKS BERITA KELAS VIII SMP Intan Kumala Dyah Hapsari; Dedi Wijayanti
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7308

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan bentuk abreviasi yang terdapat dalam berita GoRiau.com; dan (2) keterkaitan penggunaan bentuk abreviasi pada berita GoRiau.com dengan bahan ajar teks berita kelas VIII SMP. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah abreviasi dalam laman berita GoRiau.com, sedangkan objek penelitian ini adalah bentuk abreviasi dankaitan abreviasi dalam laman berita GoRiau.com dengan bahan ajar teks berita di kelas VIII SMP. Metode dan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah metode simak, teknik dasar sadap, teknik lanjutannya adalah simak bebas libat cakap. Instrumen penelitian yang digunakan adalah human instrument dan kartu data. Metode dan teknik analisis data menggunakan metode agih dengan menggunakan teknik dasar bagi unsur langsung, dilanjutkan dengan teknik lesap. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwasannya (1) terdapat empat bentuk abreviasi dengan total 245 data meliputi: 155 data berbentuk singkatan,70 data berbentuk akronim dan kontraksi, 3 data berbentuk penggalan, dan 17 data berbentuklambang huruf; dan (2) kaitan penggunaan bentuk abreviasi dalam berita GoRiau.com denganbahan ajar teks berita terletak pada aspek kaidah-kaidah kebahasaan yang digunakan pada pembelajaran teks berita dengan kompetensi dasar 3.2 dan dilaksanakan dalam dua kali pertemuan.Kata Kunci: abreviasi, berita, bahan ajar
IMPLIKATUR PERCAKAPAN DALAM GRUP WHATSAPP BANTEN SINERGI Dwi Septiani; Rofif Syuja' Mu'tasyim; Desi Karolina Saragih
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7275

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan jenis-jenis implikatur percakapan yang ada dalam grup whatsapp Banten Sinergi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Grup Whatsapp Banten Sinergi berperan sebagai objek penelitian ini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang non-partisipan. Sumber data yang didapatkan penulis bersumber dari percakapan antara anggota melalui grup WhatsApp Banten Sinergi berjumlah data implikatur dan terhitung lamanya 48 hari, yakni 11 Mei-27 Juni 2019. Tahapan analisis data dalam penelitian ini adalah mengamati dan terlibat dalam percakapan dengan anggota grup WhatsApp Banten Sinergi yang mereprentasikan keberadaan implikatur; menganalisis jenis- jenis implikatur ; dan membuat kesimpulan. Data yang digunakan pada penelitian ini terdiri atas 41 data yang diperoleh dari percakapan anggota dalam grup whatsapp Banten Sinergi. Acuan teori yang digunakan untuk menganalisis data terkait implikatur percakapan dari George Yule. Berdasarkan hasil analisis data, diketahui bahwa jenis-jenis implikatur percakapan didapat data sebanyak 11 data, 9 data dari implikatur percakapan umum, dan 2 data dari impliaktur berskala. Namun, dari implikatur percakapan khusus, tidak ditemukan data yang merepresentasikan ke dalam implikatur percakapan khusus dalam Grup Whatsapp Banten Sinergi.Kata kunci: implikatur percakapan, grup whatsapp
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA RAKYAT MASYARAKAT BUNGO DAN RELEVANSINYA TERHADAP PEMBELAJARAN APRESIASI SASTRA DI SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Oki Surhadi; Nazurty Nazurty; Warni Warni
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7186

Abstract

Indonesia adalah negara multikultural dengan adanya keragaman suku, ras, bahasa, agama dan budaya yang dikemas dalam kerangka Bhinneka Tunggal Ika. Salah satu keragaman budaya Indonesia terdapat dalam bidang sastra, termasuk cerita rakyat. Sastra lisan digunakan untuk mengungkapkan suatu peristiwa yang mengandung nilai-nilai mulai dari nilai moral, nilai agama, adat istiadat, fantas peribahasa, nyanyian, cerita rakyat dan mantra-mantra. Salah satu genre yang termasuk dalam sastra lisan adalah folklor, cerita lisan yang hidup dan bertahan dalam suatu lingkungan masyarakat dan diturunkan secara lisan dari satu generasi ke generasi lain dalam masyarakat tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menjelaskan nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam cerita rakyat Bungo. Sebutkan dan jelaskan relevansi nilai pendidikan karkter dalam cerita rakyat Bungo terhadap pembelajaran apresiasi sastra sekolah menengah pertama. Metodologi penelitian ini meliputi: (1) Konteks penelitian dibagi menjadi 2 yaitu lokasi dan waktu penelitian, (2) bentuk dan strategi penelitian, (3) data dan sumber data, teknik pengumpulan data, (4) teknik pengambilan sampel, ( 5) validitas data penelitian, (6) teknik analisis data.. Temuan dari penelitian ini antara lain: Cerita rakyat Bungo relevan terhadap pembelajaran apresiasi sastra karena dapat digunakan sebagai bahan ajar untuk pembelajaran.Kata kunci : Pendidikan, Cerita Rakyat, Relevansi, SekolaH
DEIKSIS PADA BUKU PELAJARAN BAHASA INDONESIA KELAS VII SEKOLAH MENENGAH PERTAMA Irpa Anggriani Wiharja; Soleh Ibrahim; Hamdah Siti Hamsanah Fitriani
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 11, No 3 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v11i3.7293

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan dan menjelaskan jenis-jenis deiksis dan deiksis yang paling dominan pada teks tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu menggunakan studi dokumen dengan teknik baca dan catat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa deiksis persona terdiri dari 1) deiksis persona pertama tunggal terdapat 28 data, 2) deiksis persona pertama jamak terdapat 15 data, 3) deiksis persona kedua tunggal terdapat 7 data, 4) deiksis persona kedua jamak terdapat 5 data, 5) deiksis persona ketiga tunggal terdapat 45 data, 6) deiksis persona ketiga jamak terdapat 15 data. Selanjutnya deiksis penunjuk terdapat 20 data yang digunakan dalam teks deskripsi dan teks narasi. Sedangkan deiksis tempat dalam teks deskripsi dan teks narasi hanya terdapat 2 data. Melalui analisis ini peneliti menyimpulkan bahwa dari ketiga jenis deiksis tersebut yang disering ditemukan pada teks deskripsi dan teks narasi yaitu jenis deiksis persona karena dalam teks tersebut merujuk pada diri sendiri, orang yang sedang diajak bicara, dan orang yang sedang dibicarakan baik itu dalam jumlah jamak maupun dalam bentuk inklusif dan ekslusif.Kata kunci: deiksis, teks deskripsi dan narasi, buku teks.

Page 1 of 3 | Total Record : 21