cover
Contact Name
Ariyana
Contact Email
ariyana.mpd@gmail.com
Phone
+6281287437022
Journal Mail Official
linguarima@umt.ac.id
Editorial Address
Universitas Muhammadiyah Tangerang Jln. Perintis Kemerdekaan I/33, Cikokol, Tangerang, Banten
Location
Kota tangerang,
Banten
INDONESIA
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
ISSN : 23019875     EISSN : 26211033     DOI : http://dx.doi.org/10.31000/lgrm.v9i2
Core Subject : Education,
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia adalah jurnal ilmiah akses terbuka dan bertelaah sejawat yang bertujuan memajukan pendidikan bahasa dan sastra Indonesia melalui publikasi artikel ilmiah yang orisinal dan bermutu. Jurnal ini menjadi wadah bagi dosen, guru, peneliti, mahasiswa, dan praktisi untuk berbagi gagasan, konsep, dan temuan yang berkaitan dengan pembelajaran, pengajaran, dan kajian bahasa dan sastra Indonesia di semua jenjang pendidikan. Jurnal ini menerbitkan karya yang mencakup berbagai topik, antara lain penelitian pendidikan bahasa dan sastra Indonesia, penelitian tindakan kelas, penelitian eksperimen, penelitian pengembangan, serta kajian linguistik dan kesastraan Indonesia. Jurnal ini menerima kontribusi dari dosen, mahasiswa, serta praktisi nasional maupun internasional di bidang pendidikan bahasa dan sastra Indonesia. Jenis artikel yang diterima berupa artikel hasil penelitian dan artikel kajian. Naskah yang dikirim harus orisinal, belum pernah diterbitkan, tidak sedang dalam proses di jurnal lain, ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar, serta sesuai dengan fokus dan ruang lingkup jurnal.
Articles 27 Documents
Search results for , issue "vol. 14 no. 3 (2025)" : 27 Documents clear
EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BERBASIS MODEL CIPP: STUDI KASUS DI SLBN DHARMA WANITA DALAM KERANGKA PENDIDIKAN INKLUSIF Dwi Septiani; Muchlas Suseno; Samsi Setiadi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.14122

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi program pembelajaran Bahasa Indonesia di SLBN Dharma Wanita Kota Bogor dalam konteks pendidikan inklusif menggunakan pendekatan Model Evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Dengan desain studi kasus kualitatif, data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru senior dan analisis dokumen pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada dimensi konteks, keberagaman karakteristik siswa seperti tunagrahita, autisme, dan cerebral palsy menuntut strategi pembelajaran yang sangat adaptif dan terpersonalisasi. Dimensi input menampilkan keterbatasan infrastruktur dan jumlah guru, tetapi diimbangi dengan kreativitas guru dalam memodifikasi kurikulum, menggunakan media visual, dan menerapkan pendekatan translanguaging. Dimensi proses memperlihatkan dinamika kelas inklusif yang kompleks karena pembelajaran berlangsung secara fleksibel dengan metode ceramah sederhana, bercerita, serta evaluasi berbasis lisan dan visual. Pada dimensi produk, capaian siswa bersifat fungsional, seperti kemampuan menyimak, merespons pertanyaan sederhana, dan menyampaikan kebutuhan secara verbal maupun nonverbal. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan pembelajaran Bahasa Indonesia di ruang inklusi tidak hanya ditentukan oleh standar akademik konvensional, melainkan oleh pencapaian komunikasi fungsional dan perkembangan kemandirian siswa. Temuan ini berkontribusi terhadap penguatan kajian linguistik terapan inklusif dan memberikan rekomendasi strategis bagi pengembangan kebijakan serta praktik pembelajaran Bahasa Indonesia di lingkungan pendidikan khusus.
PENGGUNAAN VARIASI BAHASA G SEBAGAI KODE RAHASIA PADA KELOMPOK REMAJA GENERASI Z : KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Joni Iskandar Iskandar; Emawati Emawati Emawati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.14696

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan variasi bahasa G sebagai bentuk kode rahasia di kalangan remaja Generasi Z di Kota Palembang. Kajian ini difokuskan pada pola pembentukan kosakata dan faktor sosial yang melatarbelakangi penggunaannya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dokumentasi, dan pencatatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa G digunakan oleh remaja untuk menjaga privasi percakapan, membentuk identitas kelompok, serta memperkuat solidaritas sosial. Pola linguistik bahasa G dibentuk melalui penyisipan fonem [g] disertai vokal pada setiap suku kata. Bahasa G merupakan wujud kreativitas linguistik yang berkembang di lingkungan sosial remaja sebagai respon terhadap kebutuhan akan ruang komunikasi yang eksklusif.
PENGGUNAAN KODE BAHASA DALAM PEMBELAJARAN DI SEKOLAH MENENGAH ATAS : SEBUAH KAJIAN SOSIOLINGUISTIK Tri Pujiati; Nisrinatus Zahiyah; Dede Rosyadi ZA; Bima Kurniawan
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.14854

Abstract

Kode bahasa sering digunakan dalam percakapan sehari-hari, khususnya dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Penggunaan kode bahasa menjadi permasalahan utama yang menarik untuk diteliti karena tidak semua penutur maupun petutur memahami penggunaan kode bahasa yang berbeda, hal ini juga ditemukan selama kegiatan pembelajaran di sekolah menengah atas di Bangkalan, Madura. Penggunaan kode bahasa dapat diteleti dengan pendekatan kajian Sosiolinguistik untuk melihat penggunaan kode bahasa dalam kehidupan masyarakat. Penelitan dengan desain dekriptif kualitatif ini dilakukan untuk melihat penggunaan kode bahasa yanng terjadi di sekolah menengah atas di Bangkalan, Madura. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan kode bahasa yang terjadi selama proses pembelajaran di kelas dilakukan untuk tujuan komunikasi berbahasa, khususnya dalam menyampaikan pesan kepada lawan bicara selama proses belajar mengajar. Penggunaan kode bahasa berupa peralihan bahasa dari bahasa Indonesia ke bahasa Madura atau pencampuran bahasa Indonesia dan Madura pada saat menjelaskan materi di kelas dilakukan sebagai upaya untuk memberikan pemahaman terhadap materi pembelajaran di kelas. Hasil penelitian ini memberikan implementasi bahwa penggunaan kode bahasa berupa bilingualisme dalam kegiatan pembelajaran dapat digunakan untuk tujuan pembelajaran di kelas sehingga komunikasi dapat berjalan dengan baik.  
PENINGKATAN KETERAMPILAN MENULIS PUISI KONTEMPORER MELALUI TEKNIK PEMBELAJARAN KATA KUNCI DI KELAS X SMK PGRI 2 CIANJUR Mega Afriyanti Hermawan
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.15177

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana teknik pembelajaran kata kunci memengaruhi perolehan keterampilan menulis puisi baru (kontemporer) siswa kelas X. Rendahnya kemampuan siswa dalam mengartikulasikan konsep secara kreatif dalam latihan menulis puisi menjadi dasar penelitian ini. Metode eksperimen, pendekatan kuantitatif dengan desain kelompok eksperimen dan kelompok kontrol, dengan instrumen pretes-postes digunakan sebagai metodologi penelitian. Seluruh siswa kelas X di sebuah SMK di Cianjur menjadi populasi penelitian, dan dua kelas yang dipilih secara acak menjadi sampel. Tes menulis puisi dan lembar observasi keterlibatan siswa digunakan sebagai alat penelitian. Uji-t digunakan untuk mengevaluasi data guna mengidentifikasi perbedaan yang signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Temuan menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam menulis puisi orisinal telah meningkat secara signifikan. Rendahnya kemampuan siswa dalam mengartikulasikan konsep secara kreatif dalam latihan menulis puisi menjadi dasar penelitian ini. Alat penelitian yang digunakan adalah tes menulis puisi dan lembar observasi keterlibatan siswa. Uji-t digunakan untuk mengevaluasi data guna mengidentifikasi perbedaan signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol. Kata kunci: menulis, puisi baru, hasil belajar
DOMINASI RAS KULIT PUTIH DI AMERIKA DALAM BERITA BBC: KAJIAN ANALISIS WACANA VAN LEEUWEN Zaqia Nur Anisa
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.15178

Abstract

Fungsi bahasa tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai bentuk praktik sosial dalam analisis wacana kritis. Produksi wacana memiliki keterkaitan yang erat dengan struktur sosial dan pemahaman kontekstual. Theo Van Leeuwen mengeksplorasi bagaimana aktor sosial direpresentasikan dalam pemberitaan melalui strategi eksklusi dan inklusi. Penelitian ini menganalisis wacana berita BBC yang mengungkap subordinasi dan penghapusan kelompok tertentu oleh pihak yang berkuasa. Tujuannya adalah untuk mengungkap pola-pola wacana yang membangun dominasi dan membentuk paradigma negatif. Dengan menafsirkan makna dalam wacana, penelitian ini membantu pembaca memahami dominasi rasial komunitas kulit putih terhadap komunitas kulit hitam di Amerika Serikat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik observasi terhadap wacana tertulis dan kutipan langsung. Analisis mengidentifikasi dua bentuk eksklusi dan sembilan bentuk inklusi yang berkaitan dengan isu rasisme dan memilih. Strategi eksklusi meliputi penekanan dan latar belakang, sedangkan strategi inklusi meliputi penerimaan, objektivasi, kategorisasi, diferensiasi, indeterminasi, asimilasi, abstraksi, penghilangan, dan determinasi. Temuan ini menyoroti bagaimana media wacana berperan penting dalam membentuk persepsi publik melalui representasi aktor sosial—baik dengan menonjolkan maupun keinginan kelompok tertentu—serta memperkuat dinamika kekuasaan rasial di Amerika Serikat.
TINDAK TUTUR DIREKTIF BAHASA MELAYU JAMBI DI DESA SUKA DAMAI KECAMATAN MANDIANGIN KABUPATEN SAROLANGUN Andini Utami
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.15200

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk-bentuk tindak tutur direktif bahasa melayu jambi di desa suka damai kecamatan mandiangin kabupaten sarolangun. Dalam penelitian ini peneliti membatasi fokus hanya pada satu keluarga inti dan jaringan disekitarnya, keputusan ini diambil karena penelitian di masyarakat secara umum cenderung terlalu luas. Metode penelitian ini adalah metode kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah satu keluarga dan lingkungan interaksi disekitarnya seperti percakapan antara tetangga dan kegiatan sosial sedangkan data dalam penelitian ini berupa tuturan yang terdiri dari tindak tutur memerintah, menyuruh, meminta, memohon, mengundang dan menasihati. Teknik pengumpulan data penelitian ini adalah metode observasi, teknik rekam, teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data penelitian ini adalah 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan. Secara keseluruhan, tindak tutur direktif di desa suka damai menunjukkan hasil percakapan yang sangat beragam, adapun dampak positifnya ialah bahwa hampir semua mayoritas masyarakat tersebut menggunakan bahasa yang akhirannya “e” seperti contohnya nak kemane, iye, ape, pegila, ngape hal dan lain sebagainya.Kata Kunci: tindak tutur direktif, bahasa melayu jambi, masyarakat suka damai.
KRITIK SASTRA FEMINISME PADA CERPEN "MENGAPA TOKOH KITA INGIN MENJADI BAOA?" KARYA RADJA SINAGA: FEMINISME MARXIS Shafa Idha Nabila; Lutfiyah Zahra Salsabilah; Alin Ambarwati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.15253

Abstract

AbstrakFenome dalam cerpen “Mengapa Tokoh Kita Ingin Menjadi Baoa?” karya Radja Sinaga mengarah pada ketidakadilan yang dialami tokoh-tokoh perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam terkait bentuk-bentuk diskriminasi dan ketidakadilan terhadap perempuan dalam cerpen tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah feminisme Marxis dengan menganalisis bentuk diskriminasi, budaya patriarki, dan tekanan sosial yang dialami tokoh-tokoh perempuan. Metode penelitian kualitatif deskriptif digunakan untuk menemukan dan menguraikan data. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen dengan melihat dan menganalisis objek serta data-data pendukung seperti penelitian terdahulu dan data terkait teori yang akan digunakan. Hasil penelitian menunjukkan beberapa temuan, diantaranya bentuk diskriminasi, budaya patriarki, dan tekanan sosial. Bentuk diskriminasi tercermin melalui perlakuan tidak adil, memosisikan Mama sebagai perempuan merugikan akibat tidak dapat memberikan anak laki-laki. Budaya patriarki ditunjukkan pada ketidakadilan yang dialami Mama saat Bapak selalu menuntut lebih. Tekanan sosial ditemukan ketika Mama dituntun untuk segera menikah, dan Mama disalahkan ketika pernikahan tersebut tidak menghasilkan anak laki-laki. Kebermanfaatan penelitian ini terletak pada memahami secara mendalam terkait bentuk-bentuk diskriminasi dan ketidakadilan yang dialami perempuan.Kata Kunci: Budaya Patriarki, Cerpen, Feminisme Marxis
TRANSFORMASI TEKNIK MEMBACA EKSTENSIF PADA SISWA KELAS IV DI MI NURUL ISLAM Izza Umami; Muhamad Sofian Hadi
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.13199

Abstract

Pendidikan di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) berperan dalam mengembangkan keterampilan membaca ekstensif bagi para peserta didiknya. Namun, tantangan besar dihadapi, seperti rendahnya minat baca siswa, kurangnya kebiasaan membaca beragam teks, dan kurangnya variasi bacaan yang menarik. Hal ini membatasi pemahamannya terhadap teks yang lebih kompleks serta mempengaruhi kemampuan menulisnya. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan transformasi teknik membaca ekstensif dalam meningkatkan kemampuan literasi siswa di tingkat MI. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group dan teknik purposive sampling untuk menentukan sampel. Data dikumpulkan melalui tes pretes dan postes, lalu dianalisis dengan uji paired sample t-test dan uji independent t-test. Penelitian ini menunjukkan bahwa teknik membaca ekstensif secara signifikan meningkatkan keterampilan literasi siswa. Keberhasilan teknik ini dipengaruhi oleh fasilitas bacaan yang bervariasi, peran guru dalam memberikan motivasi, dan lingkungan kelas yang mendukung diskusi. Simpulan dalam penelitian ini yaitu adanya sinergi faktor-faktor ini menjadikan teknik membaca ekstensif efektif dn signifikan dalam meningkatkan literasi siswa. 
IMPLIKATUR PERCAKAPAN DUSTIN TIFFANI BERSAMA DIMAS DANANG PADA KANAL YOUTUBE MILIK "VOLIX MEDIA" TAYANGAN OKTOBER 2020 Muhamad Ichsan
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.14103

Abstract

Penelitian ini mengkaji implikatur percakapan dan pelanggaran prinsip kerja sama dalam percakapan Dustin Tiffani dan Dimas Danang pada kanal YouTube ”Volix Media” tayangan Oktober 2020. Metode menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Ditemukan 20 data tuturan yang memuat bentuk implikatur percakapan dan pelanggaran maksim kerja sama. Terdapat 17 tuturan yang mengandung implikatur percakapan khusus, 2 tuturan implikatur percakapan skala, 1 tuturan implikatur percakapan umum. Pelanggaran prinsip kerja sama meliputi keempat maksim Grice. Terdapat 6 tuturan melanggar maksim cara, 5 tuturan melanggar maksim kuantitas, 5 tuturan melanggar maksim relevansi, 4 tuturan melanggar maksim kualitas. Bentuk implikatur percakapan khusus merupakan jenis yang paling dominan pada temuan data penelitian ini, sedangkan maksim yang paling sering dilanggar adalah maksim cara. Temuan ini menunjukkan adanya strategi komunikatif yang digunakan pembicara untuk menyampaikan makna secara tidak langsung dalam konteks percakapan dalam podcast.Kata Kunci: Implikatur Percakapan, Prinsip Kerja Sama, Tuturan
ANALISIS STRUKTUR DAN UNSUR BERITA TEMA BUDAYA DALAM KORAN DIGITAL MYPIKIRANRAKYAT PERIODE MARET-MEI 2024 Adelia Salsabila; Suntoko Suntoko; Dian Hartati
Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 14 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/lgrm.v14i3.14625

Abstract

Penulisan berita tidak dapat dilakukan secara acak, melainkan memerlukan proses penulisan yang terstruktur. Oleh karena itu, dalam penulisan berita penting untuk memperhatikan struktur dan unsur berita. Peneliti memutuskan untuk melakukan penelitian berjudul “Analisis Struktur dan Unsur Berita Tema Budaya dalam Koran Digital MyPikiranRakyat Periode Maret-Mei 2024” yang bertujuan untuk mendeskripsikan struktur dan unsur berita yangmengangkat tema budaya pada koran digital MyPikiranRakyat. Penelitian ini dibatasi pada berita-berita bertema budaya yang dipublikasi dalam rentang waktu Maret hingga Mei 2024. Peneliti memanfaatkan penerapan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Tahapan analisis data yang digunakan dalam penelitian terdiri atas tahap reduksi, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar berita sudah cukup sesuai dengan indikator struktur berita meskipun ditemukan beberapa berita yang mengalami penyimpangan terhadap indikator, seperti penggunaan bahasa tutur (lisan), menghilangkan penggunaan awalan me- dan ber- pada kata kerja, serta menyimpang dari indikator menghindari bahasa proposal/makalah. Namun, ketiga belas berita budaya tersebut secara keseluruhan sudah sangat sesuai dengan unsur berita yang berlaku.

Page 1 of 3 | Total Record : 27