cover
Contact Name
Viar Agastya Saputra
Contact Email
jp2m.sv@ugm.ac.id
Phone
+6285729547161
Journal Mail Official
jp2m.sv@ugm.ac.id
Editorial Address
Jl. Yacaranda Sekip Unit I, Caturtunggal, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat
ISSN : 26209608     EISSN : 26209594     DOI : -
The purpose of this journal is to disseminate ideas and results of research conducted by universities, especially UGM, which can be applied in the community. JP2M generally focuses on several issues as follows: 1. Community empowerment training in food security, energy, economy, health, local culture, creative economy 2. Application of technology engineering 3. Education for sustainable development
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 83 Documents
Edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Pada Siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Samigaluh Kulonprogo Marko Ferdian Salim; M. Syairaji M. Syairaji; Dian Budi Santoso; Angga Eko Pramono; Nia Fararid Askar
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.51342

Abstract

Pembangunan kesehatan merupakan salah satu upaya pembangunan nasional untuk tercapainya kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap penduduk untuk mewujudkan derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Pelaksanaan pembangunan kesehatan diarahkan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup setiap orang agar memiliki Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukan upaya untuk mengedukasi anak-anak usia dini untuk berperilaku hidup bersih dan sehat, salah satunya di lingkungan sekolah. PHBS di lingkungan sekolah merupakan langkah untuk memberdayakan siswa, guru dan masyarakat lingkungan sekolah agar bisa dan mau melakukan perilaku hidup bersih dan sehat dalam menciptakan sekolah yang sehat. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi tentang PHBS pada usia dini pada siswa sekolah dasar di SD N 2 Samigaluh Kulonprogo.Metode pelaksanaan kegiatan yaitu berupa edukasi yang terdiri dari penyuluhan, pemutaran video, diskusi dan tanya jawab. Peserta kegiatan edukasi yaitu siswa Sekolah Dasar Negeri 2 Samigaluh Kulonprogo kelas 1, 2, dan 3. Materi yang disampaikan yaitu mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah makan, mengkonsumsi jajanan sehat, menggunakan jamban bersih dan sehat, olahraga yang teratur, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok di lingkungan sekolah, membuang sampah pada tempatnya, dan melakukan kerja bakti bersama warga lingkungan sekolah untuk menciptakan lingkungan yang sehat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berhasil meningkatkan pengetahuan dan pemahaman peserta tentang PHBS dimana terdapat peningkatan pengetahuan sebesar 57%. Diharapkan kegiatan edukasi PHBS di sekolah dapat dilanjutkan pada daerah lain sebagai upaya untuk menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat pada usia dini.
Pemetaan Potensi Desa Dalam Rangka Menuju Desa Wisata Desa Sidoharjo Kecamatan Samigaluh Kulonprogo Yogyakarta Dina Natasari; Rizky Wulandari; Sumirah Sumirah; Nabella Duta Nusa
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.51392

Abstract

Sidoharjo village has natural resources that can be used to increase the community welfare. The village government has formed BUMDes in an effort to improve the welfare of the community. However, the BUMDes has not yet played an optimal role in community empowerment. There is no synergy between the activities of the village government, business actors, and BUMDes so that the management of resources has not had an impact on improving the welfare of village communities. The solution offered in Community Service activities is identification and mapping the potential natural resources in Sidoharjo. The result of this activity can be used as source data to plan new business unit in BUMDes. Thus it is hoped that BUMDes can emerge as one of the new economic forces based on local potential in Sidoharjo Village. Mapping the natural resource of the village begins with a number of discussions with village officials, tourism awareness groups, and businesses to get preliminary data on existing problems. Then the survey is carried out in several stages to get the latest data on the potential of existing resources. The results of the activities in the form of village potential manuscripts and also tourism potential videos are expected to be used as preliminary data for planning the development of new business units under the management of BUMDes so that the utilization of natural resource potential is more optimal. It is hoped that this will drive the economy in Sidoharjo Village, which has an impact on improving community welfare.
Inkubasi Usaha Kemitraan untuk Mendukung Wisata Alam Berkelanjutan di Desa Tlogo, Wonosobo Adi Nugroho; Aziz Setyawijaya NP; Shavira Nofi Safitri; Suryaning Prastuti; M. Taufik Ridho; Ayu Dini Kartika Putri
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.55301

Abstract

Sustainable tourism maintains the balance between environment, social and economy. Sustainable tourism development requires participation from broader group of people. The program aims to develop community economic business partnerships as a suporting system for an ecotourism site, as what has been implemented in Wisata Alam Seroja which is located in Tlogo, Wonosobo. The village is situated in the hills of Dieng and has views of the Telogo Menjer and the nature of Bukit Seroja. The destination has been opened since 2015 and has only benefited the Tourism Awareness Community Group (Kelompok Sadar Wisata or POKDARWIS). The development of sustainable nature tourism is expected to provide and to make an impact for wider community. Incubation method was employed to empower the Community Economic Business Group (Kelompok Usaha Ekonomi Masyarakat Desa or KUEMD). The KUEMD consists of POKDARWIS, farmer group, culinary group, art group and craft group. The program was held from January 2019 to February 2020 and as a result the partnership of the KUEMD of Tlogo is able to become a support system for Wisata Alam Seroja. The program has also successfully connected Wisata Alam Seroja with two tourism marketplaces; Traval.co and Selenago.com.
Pelatihan Basic Safety Training (BST) & SKK 30 /60 Mil kepada Kru Kapal untuk Meningkatkan Keselamatan Pelayaran Kapal Penyeberangan Penumpang di Kawasan Wisata Labuan Bajo Vega Fonsula Andromeda
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 1 (2021): MEI 2021
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.65535

Abstract

Polikteknik Ilmu Pelayaran Semarang bekerjasama dengan KUPP Labuan baju menyelenggarakan DPM KLM dan SKK 30/60 Mil Labuan Bajo. Tim Diklat Keterampilan Khusus Pelaut memberikan pelatihan Basic Safety Training (BST) kepada crew kapal penyebrangan di Labuan Bajo pada kegiatan pengabdian imasyarakat. PIP iSemarang menugaskan narasumber ahlii dari dosen/praktisi dalam rangka menolong memberikan penyuluhan tentang pentingnyai keselamatan dasar dalam rangka survival di laut. Crew kapal penyebrangan lokal bergegas melakukan prinsip dasar keselamatanl dan bertahan di laut pada saat melakukan pekerjaanya rutinitasnya sehingga sesuaii pada aturan-aturan pelayarani dan menciptakan suasana aman dan nyamani pada saat berlayar.
PEMBUATAN ALAT PENGERING HASIL PERTANIAN DI DESA JATIREJO, LENDAH, KULON PROGO Felixtianus Eko Wismo Winarto
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.51339

Abstract

Penduduk Desa Jatirejo kebanyakan berpencaharian pertanian tadah hujanYang sangat tergantung dengan keadaan cuaca, bila musim kemarau tidak dapat menghasilkan panenan yang banyak karena kekurangan pengairan, sementara mereka dapat melakukan pengeringan dengan baik. Lain halnya denga musim penghujan ketika bisa menanam dan menghasilkan panenan yang melimpah mereka kesulitan melakukan pengeringan hasil panenan, karena sistem pengeringan mereka sangat tergantung dari sinar matahasi. Mesin pengering yang dibuat untuk mengeringkan hasilpanenan akan sangat membantu mengawetkan hasil panenan dan pada akhirnya akan membantu meningkatkan pendapatan petani penduduk desa jatirejo.Mesin pengering sangat diperlukan terutama di musim penghujan, ketika tidak ada sinar matahari dan udaranya sangat lembab. Dengan mesin pengering juga akan membantu penduduk desa dan menambah pendapatan dari jasa pengeringan hasil panenan. Mesin pengering yang dibuat menggunakan bahan bakar LPG yang lebih murah dan lebih bersih dari pada bahan bakar minyak atau kayu. Program pengabdian ini akan dilanjutkan dengan pelatihan penggunaan mesin pengering dan pelatihan cara membuat mesin pengeringKeberadaan mesin pengering ini akan mengurangi waktu pengeringan hasil panenan bila dibanding dengan sistem pengeringan menggunakan sinar matahari, karena dapat dilakukan selama 24 jam terus menerus, hanya saja perlu diperhitungkan biaya yang dibutuhkan dalam pengeringan hasil panenan agar effisien dan ekonomis..
OPTIMALISASI PERAN KADER KESEHATAN DALAM MEMFASILITASI LAHIRNYA GENERASI TERBAIK “BAYI M.ASI.Eks.,” PADA IBU BEKERJA Fitra Duhita; Nofrida Pratistiyana; Nurul Aini
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.51462

Abstract

The Sakernas Data at 2015 and 2017 of Kulon Progo Regency showed that there is an increase in women's labor force participation rates by two percent (96% to 98%). The increase in these number for women will continue to occur along with the increase in the level of education and the scope of employment that is increasingly varied. The opening of a new airfield in Kulon Progo also indirectly expands employment opportunities with all the consequences, including the possibility of increasing labor force participation rates for women. Responding to this paradigm shift, the participation of all parties, specifically in this activity is a cadre, is expected to have more adequate abilities in assisting every woman to continue to provide the best nutrition as the right of every child, even as a working mother. It is expected that the optimum breastfeeding will reach exclusive breastfeeding, and continue until 2 years. The choice of place is based on the real contribution of the Vocational School especially the Department of Health Services and Information to the environment around the teaching industry area. The activity carried out was Optimizing the Role of Health Cadres in Facilitating the Birth of the Best Generation "Babies, M.ASI.Eks" to Working Mothers. The form of activities carried out was the preparation of modules and health promotion instruments for breastfeeding for up to 2 years for working mothers, which were prepared by a team of lecturers and midwifery DIV student students, validated the instruments to lactation experts until finally the instruments were ready to be disseminated to Health Cadres in the Wates village which is incorporated in the Apsari community
Workshop Manajemen Pembelajaran Podcast Berbasis Peer Assesmen pada Pendidikan Tinggi Nur Aedi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.55845

Abstract

Masalah yang ditemukan dalam kegiatan workshop manajemen pembelajaran podcast yang diselenggarakan oleh fakultas ilmu pendidikan universitas pendidikan Indonesia adalah kesulitan dalam melakukan intonasi atau penekanan kata-kata ketika menyampaikan materi pembelajaran terhadap audiens, dan hal ini cenderung datar serta belum adanya standar baku dalam hal tersebut, terutama dalam mekukan perekaman data dengan talent yang telah ditunjuk sebelumnya. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah research and development dengan pendekatan kualitatif, yakni menjelaskan kegiatan secara terinci partisipasi dosen dalam mengikuti kegiatan podcast pada mata kuliah dasar khusus di fakultas ilmu pendidikan. Pemecahan masalahnya adalah bimbingan lanjutan oleh teman sejawat, terutama dalam melakukan penekanan suara atau intonasi yang dllakukan oleh host terhadap talent dengan mentor teman sejawat dan pendekatan seperti ini memberikan peluang untuk dapat meningkatkan manajemen pembelajaran melalui kegiatan podcast lebih menyenangkan dan mendapatkan hasil yang lebih baik.
Potensi Hutan Rakyat di Kalurahan Kalirejo, Kokap, Kulonprogo Ridla Arifriana; Puji Lestari; Denni Susanto; Atus Syahbudin
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.61033

Abstract

Hutan rakyat merupakan salah satu penunjang sosial ekonomi masyarakat pedesaan di Kulonprogo. Bukan hanya potensi kayu, potensi non kayu seperti obat-obatan juga sangat potensial untuk dikembangkan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengidentifikasi potensi hutan rakyat di Desa Kalirejo, Kulonprogo. Kegiatan pengabdian dilakukan pada bulan Juli – Oktober 2020. Lokasi kegiatan pengabdian di Desa Kalirejo, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo. Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif, yaitu dengan metode triangulasi. Selain itu, pelaksanaan kegiatan pengabdian melalui forum grup discussion (FGD) sebagai media dalam menjaring informasi dan penawaran solusi dari masyarakat sendiri. Target dan sasaran kegiatan ini adalah petani hutan rakyat dan stakeholders terkait. Petani yang dimaksud adalah anggota dari gabungan kelompok tani Margo Manunggal Jati. Berdasarkan hasil kegiatan, teridentifikasi potensi hutan rakyat di Desa Kalirejo cukup tinggi, diantaranya kelapa, ketela, sengon, jabon, cengkeh, mahoni, dan palawija. Dalam pengembangan potensi hutan rakyat di Desa Kalirejo, ditemui beberapa permasalahan yang membuat lahan kurang optimal diantaranya pola pertanaman yang tidak teratur, lahan yang sempit, komoditas kelapa yang kurang baik, serta modal untuk pemupukan.Keyword: hutan rakyat, kalirejo, kelompok tani, potensi lokal
Sosialisasi Pencegahan Stunting Balita pada Masa Pandemi Covid-19 di Desa Sidoharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulonprogo Marko Ferdian Salim; M. Syairaji Syairaji; Ratna Lestari Budiani
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.61539

Abstract

Stunting merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang menjadi prioritas pemerintah di bidang kesehatan. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 menunjukkan bahwa kejadian stunting di Indonesia sebanyak 30,8% dan tahun 2019 mengalami penurunan menjadi 27%. Namun angka tersebut masih jauh dari standar yang ditargetkan pemerintah dan WHO yaitu dibawah 20%. Hasil analisis masalah bidang kesehatan di Desa Sidoharjo Kecamatan Samigaluh Kabupaten Kulonprogo tahun 2020 ditemukan bahwa kasus stunting balita Desa Sidoharjo cukup tinggi (30 kasus) yang disebabkan karena pemahaman masyarakat yang masih kurang mengenai stunting. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai stunting pada balita. Kegiatan dilakukan dengan metode sosialisasi yang mencakup penyuluhan kesehatan, pemberian bantuan makanan, dan pendataan balita stunting. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2020 di tengah masa pandemi Covid-19 dengan mengikuti protokol kesehatan. Sasaran kegiatan ini yaitu warga desa secara umum dan khususnya yaitu kader kesehatan, dan ibu balita. Kegiatan diawali dengan melakukan pendataan balita stunting, kemudian dilanjutkan dengan penyuluhan kesehatan (pemasangan spanduk, leaflet, banner, dan penempelan sticker), pemberian bantuan makanan tambahan pada 30 balita stunting, dan pemasangan alat cuci tangan di Polindes dan Balai Desa yang bisa dimanfaatkan warga sebagai tindakan preventif stunting. Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai kasus stunting meskipun terdapat keterbatasan karena pandemi Covid-19 dan bisa dilanjutkan dengan pemanfaatan teknologi informasi untuk diseminasi informasi stunting pada tahun berikutnya.
PENGUATAN UPAYA PROMOTIF PREVENTIF DALAM RANGKA PENCEGAHAN PENYEBARAN PENULARAN COVID-19 DI PUSKESMAS GONDOKUSUMAN II KOTA YOGYAKARTA susilawati susilawati
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): NOVEMBER 2021
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.61614

Abstract

Latar belakang: Coronavirus Disease 2019 (COVID-19),  penyakit jenis baru yang belum pernah diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Awal tahun 2020, COVID-19 menjadi masalah kesehatan dunia. WHO menetapkan COVID-19 sebagai Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) 30 Januari 2020 dan COVID-19 sebagai pandemi 11 Maret 2020. Dalam menghadapi pandemi covid-19, Puskesmas Gondokusuman II Kota Yogyakarta dengan jumlah kunjungan pasien rata-rata perhari 100 orang agar mampu mencegah peyebaran penularan covid-19 perlu adanya penguatan upaya promotif preventif. Hal tersebut dikarenakan belum tersedia sarana untuk cuci tangan di pintu masuk puskesmas, keterbatasan alat pelindung diri (APD) bagi petugas puskesmas, belum tersedianya media promosi tentang seluk beluk menghadapi pandemi covid 19 yang berbentuk buku saku bagi kader Kesehatan dan tokoh masyarakat.Target luaran: Tersedianya wastafel portable, handsanitizer,  APD (masker bedah, masker N95) dan buku saku covid-19.Metode: Pengadaan wastafel portable, handsanitizer,  APD (masker bedah, masker N95) dan buku saku covid-19. Hasil: Telah diterimakan sarana dan prasarana upaya promotif dan preventif covid 19 ke Puskesmas Gondokusuman II berupa Wastafel portable 1 unit, Hand Sanitizer 2 drigen @5 liter, Masker Bedah 10 Box @50 buah, Masker N95 10 Buah, Buku Saku Covid-19 150 buah. Kesimpulan: Terlaksananya kegiatan Penguatan Upaya Promotif dan Preventif dalam rangka Pencegahan Penyebaran Penularan Covid-19 melalui pemberian sarana prasarana berupa wastafel portable, handsanitizer,  APD (masker bedah, masker N95) dan buku saku covid-19 di Puskesmas Gondokusuman II Kota Yogyakarta.Kata kunci: Penguatan Promotif Preventif, Covid-19, Puskesmas Gondokusuman II.