cover
Contact Name
Viar Agastya Saputra
Contact Email
jp2m.sv@ugm.ac.id
Phone
+6285729547161
Journal Mail Official
jp2m.sv@ugm.ac.id
Editorial Address
Jl. Yacaranda Sekip Unit I, Caturtunggal, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta
Location
Kab. sleman,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat
ISSN : 26209608     EISSN : 26209594     DOI : -
The purpose of this journal is to disseminate ideas and results of research conducted by universities, especially UGM, which can be applied in the community. JP2M generally focuses on several issues as follows: 1. Community empowerment training in food security, energy, economy, health, local culture, creative economy 2. Application of technology engineering 3. Education for sustainable development
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 83 Documents
Sosialisasi dan Pemberian Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dalam Upaya Penanggulangan Wabah Covid-19 Angga Eko Pramono
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.61517

Abstract

Wabah penyakit Coronavirus 2019 (Covid-19) telah dinyatakan sebagai darurat kesehatan masyarakat dan menjadi perhatian internasional oleh badan kesehatan dunia (WHO). Adopsi langkah-langkah responsif dalam menghadapi wabah ini mulai diterapkan. Namun, beberapa langkah pencegahan seperti penyemprotan desinfektan dan pemblokiran akses jalan ternyata tidak memiliki dasar ilmiah dan telah terbukti tidak efektif. Kendala lain yang dihadapi adalah minimnya alat pelindung diri. Oleh karena itu, sosialisasi terkait dengan wabah Covid-19 dan pemberian bantuan alat pelindung diri perlu dilakukan. Hal ini bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menekan penyebaran wabah, meminimalisasi misinformasi, dan mencegah kepanikan masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan dengan sosialisasi penanganan pandemi Covid-19 yang lebih efektif dan efisien dalam bentuk distribusi Buku Saku Desa Tangguh Covid-19 di Desa Gerbosari, Kecamatan Samigaluh, Kabupaten Kulon Progo. Buku tersebut berisi informasi yang komprehensif meliputi definisi, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), cara pencegahan, tata cara desinfeksi, dan penggunaan masker yang benar. Hasilnya menunjukkan peningkatan pengetahuan masyarakat terkait dengan penanganan pandemi Covid-19. Alat pelindung diri berupa hazmat coverall washable dan masker kain juga telah didistribusikan. Alat pelindung diri yang diberikan mempertimbangkan aspek reusable dan efisiensi penggunaan. Keberlanjutan program penanganan pandemi Covid-19 perlu dipertahankan mengingat kasus Covid-19 masih tergolong tinggi di Indonesia pada umumnya dan di Daerah Istimewa Yogyakarta pada khususnya.
Pendampingan Warga dalam Pengelolaan Limbah Rumah Potong Ayam Di Desa Mulyodadi, Bambang Lipuro, Bantul Sebagai Upaya Menjaga Kesehatan Lingkungan Endah Retnaningrum
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.70633

Abstract

Pedukuhan Kraton, Desa Mulyodadi, Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul merupakan salah satu wilayah dengan jumlah rumah potong ayam (RPA) cukup banyak, satu RPA skala besar dan 3 lainnya skala kecil. Selama kegiatan industri RPA akan dikeluarkan limbah organik berupa limbah cair dan padat dengan kandungan senyawa organik yang sangat tinggi serta bakteri patogen. Selama ini baik limbah cair maupun padat limbah RPA di Pedukuhan Kraton, Desa Mulyodadi tersebut telah diolah, akan tetapi sistem pengolahannya masih sangat sederhana belum menggunakan prinsip zero waste, sehingga masih sangat potensial mencemari lingkungan sekitar. Melalui kegiatan Pengabdian Merdeka Belajar 3 mahasiswa Fakultas Biologi UGM melakukan pendampingan dan fasilitasi kepada anggota kelompok peternak dan petani di Pedukuhan Kraton untuk mengolah limbah tersebut dengan prinsip zero waste. Limbah organik industri RPA diolah dengan prinsip zero waste melalui pemberian nutrien mikrobia, starter mikrobia aktif berupa EM4 dan zeolit alam sebagai biofilter sekaligus katalis. Limbah industri pabrik gula (molase) dan limbah pertanian yang sangat melimpah juga dimanfaatkan sebagai nutrien mikrobia. Kegiatan ini sangat berguna dalam meningkatkan kemandirian dan kinerja kelompok peternak dan petani dalam mengelola limbah RPA di Desa Mulyodadi sehingga beban pencemar limbah hilang sekaligus diperoleh pupuk organik cair dan kompos. Kegiatan ini akan dapat meningkatkan perekonomian sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.
Penyegaran Pengetahuan Keamanan Pangan pada Penjamah Makanan dan Penerapan Higiene Sanitasi di Katering Ika Ratna Palupi
Jurnal Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 5, No 2 (2022): NOVEMBER 2022
Publisher : Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Sekolah Vokasi UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jp2m.74430

Abstract

Kasus keracunan makanan masih dijumpai pada karyawan pabrik di Daerah Istimewa Yogyakarta yang mengonsumsi makanan yang diproduksi katering. Pengetahuan penjamah makanan yang kurang memadai serta penerapan higiene individu dan pengolahan makanan yang kurang tepat dapat menyebabkan kejadian tersebut. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk untuk meningkatkan pengetahuan keamanan pangan dan perilaku higiene pada penjamah makanan katering penyedia makanan karyawan pabrik di DIY. Metode pelaksanaan kegiatan yaitu dengan cara edukasi atau penyegaran pengetahuan bagi pemilik dan karyawan katering serta penyediaan kit higiene dan sanitasi makanan bagi masing-masing katering. Setelah kegiatan edukasi, 55,6% peserta mempunyai pengetahuan yang baik dan tidak ada yang mempunyai pengetahuan rendah terkait keamanan pangan. Evaluasi perilaku higiene satu bulan setelah edukasi menunjukkan penggunaan apron dan praktik cuci tangan yang benar belum diterapkan oleh penjamah makanan. Institusi katering memiliki aktivitas kerja yang padat setiap harinya dan bahkan tanpa hari libur. Strategi pembinaan yang kontinu atau bertahap dari waktu ke waktu (minimal sekali dalam setahun) dengan penjadwalan waktu menjadi beberapa shift disarankan untuk menjangkau semua sasaran penjamah makanan dan mengatasi permasalahan update pengetahuan pada pegawai katering dengan waktu yang terbatas.