cover
Contact Name
DR. Mohd Rafiq, M.A
Contact Email
irsyad.fdik.iain.psp@gmail.com
Phone
+6282361377086
Journal Mail Official
irsyad.fdik.iain.psp@gmail.com
Editorial Address
Jl. H. T. Rizal Nurdin, Km.4,5 Sihitang, Kota Padangsidimpuan
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
ISSN : 26859661     EISSN : 27147517     DOI : 10.24952
Core Subject : Social,
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam adalah jurnal ilmiah yang dikembangkan oleh Program Studi Bimbingan Konseling Islam Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi IAIN Padangsidimpuan. Jurnal ilmiah ini pertama terbit Volume 1 Nomor 1 Juni 2019. Jurnal Al-Irsyad terbit 2 kali dalam 1 Tahun. Jurnal Al-Irsyad diharapkan mampu menjadi wadah publikasi ilmiah hasil penelitian dan kajian teoritis, memuat isu-isu update (terbaru) dalam pengembangan keilmuan Bimbingan dan Konseling Islam. Alamat redaksi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. 0634 - 22080
Articles 112 Documents
Urgensi Layanan Bimbingan Konseling Islam Dalam Kesadaran Beragama Lansia Siregar, Risdawati
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 1, No 1 (2019): Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamic guidance and counseling provides suidance for the elderly to know, understand and practice the teachings of Islam that are good and true. The practice of elderly worship uaries because it has a different beckground. It is neccessari to provide Islamic counseling guidenseling services to effect changes and practice cfeldey worship are private field service, mental counseling service and learning service. This article uses research in the form of a literature review, by gathering a number of references related to Islamic counseling guidance in the form of journals and reference books. The result of Islamic guidance and counseling services in the elderly must include of tauhid which is increasingly having awereness in carrying out worsip, prayer, fasting, and reading the Qur’an and success achieved. Islamic counseling guidance whit a change in the perception and purpose of life of the elderly and awereness of religious behavior and experience of worship to Allah SWT.Keywords: Urgency, Islamic Counseling Guidance, Religious Awareness, ElderlyAbstrakBimbingan dan konseling Islam memberikan pengarahan dan tuntunan pada Lansia untuk mengetahui, memahami dan mengamalkan ajaran Islam dengan baik dan benar. Pengamalan ibadah Lansia berbeda-beda karena memiliki latar belakang yang berbeda. Maka perlu layanan bimbingan konselng Islam untuk memberikan efek perubahan kesadaran dan pengamalan ibadah lansia Adapun bentuk layanan yang diberikan kepada Lansia adalah layanan bidang pribadi, layanan konselingkesehatan mental, layanan bimbingan karir, dan layanan bimbingan belajar. Artikel ini menggunakan penelitian berupa telaah pustaka, dengan megumpulkan beberpa referensi yang terkait dengan bimbingan konseling Islam baik berupa jurnal maupun buku-buku rujukan. Hasil layanan bimbingan konseling Islam pada Lansia tersebut Harus meliputi aspek tauhid yaitu semakin meng-Esakan Allah dan meyakini Allah dsn aspek ibadah yaitu semakin mempunyai kesadaran dalam melaksanakan ibadah sholat, puasa dan membaca al-Qur’an. Keberhasilan yang dicapai bimbingan konseling Islam dengan adanya perubahan pada persepsi dan tujuan hidup Lansia serta kesadaran terhadap prilaku beragama dan pengamalan ibadahnya kepada Allah SWTKata Kunci: Urgensi, Bimbingan Konseling Islam, Kesadaran Beragama, Lansia
Kinerja Guru Bimbingan Konseling Islam di Sekolah Syah, Irman
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2020): Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keberadaan Bimbingan dan Konseling dalam kerangka pendidikan merupakan salah satu bidang dalam proses pendidikan disamping bidang kurikulum dan pengajaran serta bidang administrasi dan supervisi pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang bagaimana tugas dan peran guru Bimbingan Konseling Islam di sekolah, artikel ini merupakan penelitian pustaka, dengan mengumpulkan berbagai buku- buku maupun jurnal yang berkaitan dengan pelayanan guru Bimbingan Konseling di sekolah serta buku- buku lainnya yang berkaitan dengan judul penelitian. Guru BK merupakan eksekutor layanan – layanan Bimbingan Konseling disekolah, yakni membantu siswa untuk dapat mengentaskan masalahnya serta dapat hidup lebih mandiri. Namun kehadiran guru BK disekolah selama ini hanya dianggap sebagai polisi sekolah, satpam sekolah yang memberikan Punishment terhadap siswa- siswa yang melanggar peraturan sekolah.Hasil penelitian ini akan memberikan gambaran ataupun pemahaman bagaimana peran guru BK maupun Pejabat Sekolah terhadap pelayanan Bimbingan Konseling Islam disekolah untuk mewujudkan siswa- siswi yang aktif dan mandiri serta dapat mengembangkan minat dan bakatnya.Kata kunci: Kinerja Guru BK, Bimbingan Konseling Islam, layanan BK
Kepribadian Terbelah Dalam Perspektif Al-Quran Nasution, M.Ag, Fauziah
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 1, No 1 (2019): Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The definition of Fậsiq in the interpretation of al-Misbah is a person who has the nature and behavior out of obedience to God. This nature and behavior are ingrained to the culprit. At the lowest level of fậsiq is a person who commits a major sin, but in the highest tarap fậsiq is a person who disbelieves in Allah swt. The analysis of the fậsiq verses in the Qur'an according to the Qurash Shihab is addressed to: 1) The Jewish and Christian groups who do not believe in the Prophet Muhammadiyah, people who disobey leaders and underestimate minor sins. 2) People of the Prophets before the Prophet Muhammad. the lawless ones to the Prophets of Allah and the book of Allah. 3) Muslims who doubt Islam and commit major sins and get out of faith in Allah.Fậsiq is the impact of not developing fully the potential of jismiyah and ruhiyah man, which is characterized by incompatibility of functions with physical form and inability to use potential ‘aql, al-nafs and al-qalb. The balance of these two potentials will lead humans to become human beings, as reflected in the personality of the Prophet. Demensi rûh is very decisive in the formation of one's personality, although in his nature rh is sacred, but in reality it often slips and is tainted. In the empirical context, the process of forming, fostering and developing human personality is mainly to avoid the appearance of fậsiq personality, so religious counseling is needed with a fitrah approach, which begins with tazkiyah al-nafs, followed by tazkiyah al-‘aql and tazkiyah al-jism.Fậsiq dalam tafsir al-Misbah adalah orang yang memiliki sifat dan prilaku keluar dari ketaatan pada Allah. Sifat dan prilaku ini mendarah daging bagi pelakunya. Pada tarap terendah fậsiq  adalah orang yang melakukan dosa besar, namun pada tarap tertinggi fậsiq adalah orang yang kafir kepada Allah swt.  Analisis ayat-ayat fậsiq dalam Alquran menurut Qurash Shihab ditujukan kepada: 1) Golongan Yahudi dan Nasrani yang tidak mengimani Nabi Muhamamd saw., orang yang  membangkang pada pemimpin dan menyepelekan dosa kecil. 2) Umat Nabi-nabi sebelum Nabi Muhammad saw. yang durhaka kepada Nabi-Nabi Allah dan kitab Allah. 3) Kaum muslimin yang meragukan Islam dan melakukan dosa besar dan keluar dari keimanan kepada Allah. Fậsiq  merupakan dampak dari tidak  berkembangnya secara sempurna potensi jismiyah dan ruhiyah manusia,  yang ditandai dengan ketidaksesuaian fungsi dengan bentuk fisik dan ketidakmampuan menggunakan potensi ‘aql, al-nafs dan al-qalb. Keseimbangan  kedua potensi ini akan menghantarkan manusia menjadi insan kamil, seperti tercermin dalam kepribadian Rasulullah saw. Demensi rûh  sangat menentukan dalam pembentukan kepribadian seseorang, meski pada fitrahnya rûh adalah suci, namun dalam realita sering kali tergelincir dan ternodai. Dalam konteks empiris, maka proses pembentukan, pembinaan dan pengembangan kepribadian manusia terutama untuk menghindari munculnya kepribadian fậsiq, maka dibutuhkan konseling keagamaan dengan pendekatan fitrah, yang diawali diawali dengan tazkiyah al-nafs,dilanjutkan dengan tazkiyah al-‘aql dan tazkiyah al-jism.Key word: Fasiq – Kepribadian terbelah – Al-Quran-Tafsir Al-Misbah 
Trauma Healing Bencana Perspsektif Islam dan Barat (Sufi Healing dan Konseling Traumatik) Muliani, Nurintan
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 1, No 2 (2019): Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 ABSTRAK Trauma merupakan keadaan yang disebabkan luka yang berkepanjangan yang terjadi di masa lalu. Keadaan trauma harus mendapakan penanganan serta pengobatan segera agar kehidupan menjadi efektif. Manusia tidak bisa terus-menerus mengalami gangguan psikologis dan akan berdampak pada fisologis manusia. Gangguan psikologis yang dahsyat akibat kehilangan orang-orang yang dicintai, kehilangan sanak saudara, keluarga serta mengalami pelecehan dan lain sebagainya, bisa memengaruhi kestabilan emosi para korban gempa. Konselor sebagai salah seorang yang mampu memberikan terapi konseling traumatic serta sufi healing dengan tujuan agar keadaan trauma dapat dihilangkan dari dalam diri para korban. Penulis bermaksud ingin melihat cara penanganan menurut sufi healing dan konseling traumatic dalam melakukan penyembuhan terhadap para korban bencana. Tujuan dari dua penyembuhan ini, sama-sama memiliki tujuan yang sama, yaitu ingin menghilangkan trauma yang dialami para korban agar bisa menjalani kehidupan yang sesungguhnya tanpa bergantung pada donasi orang lain. Dan juga memiliki perbedaan dalam metode yang digunakan dalam masing-masing healing. Sufi healing lebih kepada cara-cara tasawuf sedangkan konseling traumatic, metodenya seperti konseling pada umumnya melalui setting individual dan kelompok. Individual kepada trauma yang berat sedangkan kelompok diterapkan pada trauma yang ringan. Kata kunci: sufi healing, konseling Traumatik. 
Konsep Jiwa Yang Tenang dalam Surat Al Fajr 27-30 (Perspektif Bimbingan Konseling Islam) widodo, Anton; Rohman, Fathur
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 1, No 2 (2019): Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrack As has been explained in the Qur'an that there are several levels in the human soul which is better known as the level of anger and lust for lawamah and lust muthmainnah. Q.Susuf verse 53 has explained that there is a lust that always invites evil or evil deeds. Furthermore lust lawwamah has been explained in al-Qu'an surah al-Qiyamah verse 2. In the letter explains that he is a lust that resides in the human soul and it is he who always invites to maintain the wholeness as the most perfect human figure of God. The mutmainah lust has clearly been interpreted in QS al-Fajr verse 27, which most people interpret as lust that always invites goodness. On this basis this paper was born with the focus of his study of the meaning of the muthmainnah soul in the Koran surah al-fajr verses 27-30 and its implementation in mental healthThis paper illustrates that kosep al-nafs al-muthmainnah (quiet soul) is the concept of the soul who is a believer, as well as a soul who is devoted to Allah SWT and that the Yaqin is always clean (holy) from impulses. On the four basic piety, faith, holiness and belief will bring the concept of a calm soul and change the mindset of humans in the face of failure. In order for each individual to be able to live in peace the individual needs Islamic guidance and counseling to achieve a calm, harmonious life free from lust of anger so that they can build mental health so they can live in a balanced and peaceful way. Keywoard: Quiet Soul Concept, Surat Al Fajr 27-30, Islamic Counseling Guidance
Evaluasi Program Bimbingan dan Konseling Hidayat, Arifin Hidayat
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2020): Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract Essentially the implementation of guidance and counseling can help counselees in changing behavior for the better. So that in the implementation of counseling guidance must be evaluated systemically, so that the implementation can be directed and measured, and can be seen the results of the implementation of the guidance and counseling, but in reality there are still some guidance and counseling implementation that is not properly evaluated and uses applicable standards. This paper aims to describe the implementation of the guidance and counseling program evaluation. So it appears an increase in the implementation of counseling. As for the findings in this paper, the evaluation carried out must involve relevant and influential elements, as well as get feedback from those evaluated, then what is evaluated in the guidance and counseling program is the process evaluation and evaluation of the results of the guidance and counseling program.
Pengaruh Terapi Islami Terhadap Kecemasan Lansia dalam Menghadapi Kematian Ilyas, Muhammad
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 1, No 1 (2019): Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This thesis aims to know the effect of islamic therapy on the anxiety of older people in facing death at tresna werdha residence of social government division of Riau Province. The research problem is how is the effect of islamic therapy on the anxiety of older people in facing death at Tresna Werdha Residence of Social Government Division of Riau Province. This is quantitative study using closed-direct questionnaires to get data. The research populations are people older than 60 years old. The samples are 36 people. Data analysis technique used is simple linear regression using SPSS 17.0 program. Hypothesis is tested suing t test and significance probability test. The research result shows that, based on t test, Islamic therapy has a significant effect on the Anxiety of Older People. The correlation score is about 0, 961 and it is categorized strong and positive effect. This is supported by hypothesis test in which t count t table so that Ha is accepted and Ho is rejected. Based on hypothesis test, t count = 20, 154 and t table = 2,75 or 20,154 2, 75 so proposed hypothesis is accepted. Based on significance probability test, a sig score so that Ha is accepted and Ho is rejected. Based on this test, Ha is accepted and Ho is rejected. This means that Islamic therapy has a significant effect on the older people anxiety in facing death. The dominant indicator found is „praying‟ therapy done by 97% of them. The lowest indicator is interaction with pious people about 1%.Keywords : Islamic Therapy, Older people Anxiety, Facing DeathAbstrakTujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh terapi islami terhadap kecemasan lansia dalam menghadapi kematian di Panti Tresna Werdha Dinas Sosial Provinsi Riau. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: bagaimana pengaruh terapi Islami terhadap kecemasan lansia dalam menghadapi kematian di Panti Tresna Werdha Dinas Sosial Provinsi Riau Jenis penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan angket langsung tertutup sebagai alat untuk mengumpulkan data. Populasi penelitian adalah lansia yang berumur diatas 60 tahun. Sampel penelitian berjumlah 36 orang. Teknik analisis data menggunakan regresi linier sederhana dengan pengolahan data menggunakan program SPSS 17.0. Pengujian hipotesis dengan menggunakan uji t (t test) dan uji probabilitas signifikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji t menunjukkan bahwa terapi Islami berpengaruh signifikan terhadap kecemasan lansia dalam menghadapi kematian dengan nilai korelasi sebesar 0,961 dan korelasi ini pada kriteria sangat kuat dan bernilai positif. Hal ini diperkuat dengan hasil uji hipotesis dengan ketentuan jika t hitung ≥ t tabel maka Ha diterima dan H0 ditolak, berdasarkan hasil pegujian hipotesis diperoleh t hitung = 20,154 dan t tabel = 2,75 atau 20,154 2.75 sesuai hasil yang diperoleh, maka hipotesis yang diajukan diterima. Pada pengujian hipotesis dengan uji probabilitas signifikansi dengan ketentuan jika α ≥ nilai sig maka Ha diterima dan H0 ditolak atau 0.05 0.000. Berdasarkan hasil uji hipotesis maka Ha diterima dan H0 ditolak yang artinya, terapi Islami berpengaruh secara signifikan terhadap kecemasan lansia dalam menghadapi kematian dengan indikator yang paling dominan adalah dengan terapi berdoa sebesar 97% lansia melakukannya dan indikator yang terendah adalah bergaul dengan orang shaleh sebesar 1% .Kata Kunci : Terapi Islami, Kecemasan Lansia, Menghadapi Kematian
Konseling Melalui Meditasi Lintas Agama di Vihara Karangdjati Yogyakarta Ubudiyah, Farikhatul
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 2, No 1 (2020): Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Neuroscience finds a function of the nervous system that affects the actions of an individual. Neuroscience influences spiritual and religious experience. The calm balance of nerves and waves will reach a point of calm to God Spot. Meditation can be used as a medium in that direction. This article describes meditation in the view of neuroscience can affect spiritual and religious experience of a person. This qualitative field research took data from the Karangdjati monastery in Yogyakarta, focusing on meditation activities. Meditation there is not only for Buddhism, but its followers come from various adherents of formal religions. What they do can be seen as cross-cultural and religious counseling. Relying on mind and spiritual strength, meditation affects behavior and reduces feelings of stress or other illnesses. The discovery of the meaning and resolution of the problems of the mediation actors can be achieved through spiritual practice and their religious experience and socialization between members after the activity.
Pengaruh Peer Counseling Terhadap Self-Discloser Remaja Nurul Haq Yogyakarta Muliani, Nurintan
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 1, No 1 (2019): Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sikap keterbukaan diri remaja Panti Asuhan yang diprediksi rendah hingga membuat para pengasuh serta pegawai Panti Asuhan ingin menyelesaika dan membantu permasalahan yang terjadi di dalam kehidupan para remaja Panti Asuhan. Maka diciptakanlah sebuah wadah yang tujuannya untuk melihat sikap keterbukaan diri remaja Panti Asuha dengan cara menerapkan dan konseling sebaya di Panti Asuhan. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh peer counseling terhadap self-disclosure remaja Panti Asuhan Nurul Haq Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian analisis regresi dengan pendekatan kuantitatif. Adapun populasi dalam penelitian ini adalah remaja Panti Asuhan Nurul Haq laki-laki dan perempuan yang pernah mengikuti konseling kelompok dan sebaya. Penelitian ini merupakan penelitian populasi yang berjumlah 61 remaja taraf kesalahan 5%. Teknik dalam mendapatkan data dilakukan dengan menggunakan observasi, kuesioner/angket, dan dokumentasi. Untuk menguji kelayakan instrumen dilakukan dengan menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS versi 25. Dalam hasil akhir penelitian menyatakan terdapat pengaruh yang signifikan peer counseling terhadap self-disclosure remaja Panti Asuhan Nurul Haq Yogyakarta. Konstribusi peer counseling (X1) sebesar 58,0%, sedangkan sisanya 48,1% dipengaruhi oleh variabel lain di luar penelitian seperti teman dekat, lingkungan, kepribadian, besarnya kelompok, jenis kelamin, perasaan menyukai, dan sarana-prasarana yang turut mendukung. Dari semua faktor yang berpengaruh terhadap sikap keterbukaan diri remaja juga dibutuhkan strategi dan upaya yang gigih dalam belajar.
Hubungan Antara Efikasi Diri dan Dukungan Sosial dengan Stres Akademik Pada Siswa Salam, Abdus
Jurnal Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam Vol 1, No 2 (2019): Al-Irsyad: Jurnal Bimbingan Konseling Islam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji hubungan simultan dan parsial efikasi diri dan dukungan sosial dengan stres akademik. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, dengan pengumpulan data melalui angket yang 100 siswa urban di SMA Negeri 1 Pamekasansecara purposive. Hasil analisis uji regresi menunjukkan nilai F = 28,453 dan p = 0,000 (p 0,05). Berarti efikasi diri dan dukungan sosial dengan stres akademik memiliki korelasi yang sangat signifikan. Hasil uji korelasi parsial antara efikasi diri dan dukungan sosialdengan stres akademik memperoleh nilai t = -0,145 dan dan p= 0,000 (p 0,05), yang berarti bahwa antara efikasi diri dengan stres akademik memiliki korelasi negatif yangsangat signifikan. Hasil uji korelasi antara dukungan sosial dengan stres diperoleh nilai t =-0,561 dengan p=0,081 (p 0,05), yang artinya antara dukungan sosial dengan stress akademik memiliki korelasi negatif yang sangat signifikan.

Page 3 of 12 | Total Record : 112