cover
Contact Name
Darwin
Contact Email
jurnaltadbir123@gmail.com
Phone
+6282361377086
Journal Mail Official
jurnaltadbir123@gmail.com
Editorial Address
Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. (0634)22080.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
TADBIR: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan
ISSN : 27216012     EISSN : 2715811X     DOI : -
TADBIR: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan merupakan wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi. Jurnal ini memiliki skop dan fokus pada Manajemen Dakwah (Tabligh, Cerama, Khotbah dan Kegiatan Dakwah atau Syiar Islam lainnya), Manajemen Travel Haji dan Umrah (Kajian Usaha Travel Haji dan Umrah dalam perspektif Manajemen Dakwah, Wisata Halal), dan Manajemen Dana Umat, ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf), Manajemen Kelembagaan Islam dan aplikasi manajemen Islam dalam lembaga-lembaga konvensional. Selainjutnya urnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan Desember. Alamat redaksi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. 0634 - 22080. Penulis dapat mensubmit langsung artikelnya di sistem Open Journal System (OJS) pada http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/Tadbir
Articles 134 Documents
Strategi Dakwah Inklusif Terhadap Jama’ah Tabligh Tunarungu di Masjid Raya At-Taqwa Kota Mataram siwestin, siwestin
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 7, No 2 (2025): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v7i2.17886

Abstract

The implementation of da'wah in mosques in general is still oriented towards normative worshippers so as to set aside people with deaf disabilities. The inability of the da'i to use sign language has caused this group to be marginalized from optimal access to Islamic teachings, even though the number of deaf people in Indonesia continues to increase and their spiritual needs are as great as other worshippers. This study aims to explore inclusive da'wah strategies for deaf worshippers at the At-Taqwa Mataram Grand Mosque through a descriptive qualitative approach with non-participatory observation data collection techniques, in-depth interviews, and documentation. The results of the study show that the provision of sign language interpreters, the use of cellphones for visual communication, and the implementation of special mudzakarah forums for the deaf have succeeded in increasing the understanding of Islamic teachings, the intensity of worship, and the active participation of deaf worshippers in the study. These findings prove that inclusive da'wah not only fulfills the religious rights of people with disabilities, but also strengthens the essence of mosques as a welcoming institution that embraces all levels of people. Keywords: Inclusive Da'wah, Deaf, Sign Language, Inclusive Mosque, Tabligh Congregation.
Optimalisasi Fungsi Manajemen Dalam Kegiatan Muhadhoroh Di Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa Lampung Timur David, Ahmad; Badarudin, Badarudin; Mubasit, Mubasit
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 8, No 1 (2026): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v8i1.18130

Abstract

This study aims to optimize management functions to improve the effectiveness of muhadhoroh activities at Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa. Management functions, including planning, organizing, implementing, and controlling, are crucial for supporting the success of dakwah and educational activities at the pesantren. Muhadhoroh, as a medium for developing public speaking and dakwah skills among santri, faces several challenges such as low participation, insufficient guidance from supervisors, and inconsistent scheduling. A qualitative case study approach using observation and in-depth interviews was employed to examine the implementation of muhadhoroh management. The results indicate that while management functions are being carried out, optimization is needed, especially in coordination, discipline, and systematic, structured periodic evaluations. Recommendations include strengthening scheduling regulations, clarifying roles and responsibilities, and establishing regular evaluation mechanisms to enhance the quality and sustainability of muhadhoroh activities. With improved management, these activities are expected to more effectively foster communication skills and the dakwah character of santri in a sustainable manner. The findings contribute significantly to the development of pesantren educational management aimed at strengthening educational quality and the social role of pesantren in the community. Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan fungsi manajemen guna meningkatkan efektivitas pelaksanaan muhadhoroh di Pondok Pesantren Tri Bhakti At-Taqwa. Fungsi manajemen meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian yang sangat vital dalam mendukung keberhasilan kegiatan dakwah dan pembelajaran di pesantren. Muhadhoroh sebagai salah satu media pembinaan kemampuan berbicara dan dakwah bagi santri, menghadapi sejumlah tantangan seperti rendahnya partisipasi, kurang optimalnya pendampingan pengasuh, dan inkonsistensi jadwal kegiatan. Metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus menggunakan observasi dan wawancara mendalam diterapkan untuk mengkaji pelaksanaan manajemen muhadhoroh. Hasil menunjukkan bahwa fungsi manajemen sudah berjalan, namun perlu dilakukan optimalisasi terutama dalam hal koordinasi, disiplin, serta evaluasi berkala yang lebih sistematis dan terstruktur. Rekomendasi berupa penguatan regulasi jadwal, penegasan peran dan tanggung jawab, serta mekanisme evaluasi yang rutin diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan keberlanjutan kegiatan muhadhoroh. Dengan pengelolaan manajemen yang lebih optimal, diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kompetensi komunikasi dan karakter dakwah santri secara lebih efektif dan berkelanjutan. Temuan ini memberikan kontribusi penting dalam pengembangan manajemen pendidikan pesantren yang bertujuan memperkuat mutu pendidikan dan peran sosial pesantren dalam masyarakat.
Manajemen Riayah Masjid Ar-Ridho Griya Sukarame Bandar Lampung Ramadani, Sapira; Cut Mutia Yanti, Yunindar; Mubasit, Mubasit
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 8, No 1 (2026): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v8i1.17905

Abstract

ABSTRAK Masjid sebagai pusat kegiatan ibadah dan sosial umat Islam memerlukan pengelolaan yang baik agar fungsi dan tujuannya dapat berjalan secara optimal. Salah satu aspek penting dalam pengelolaan masjid adalah manajemen riayah, yaitu kegiatan pemeliharaan dan perawatan terhadap sarana, prasarana, serta kebersihan lingkungan masjid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan manajemen riayah di Masjid Ar-Ridho Griya Sukarame Bandar Lampung, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam proses pelaksanaannya. Metode yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengurus serta jamaah masjid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen riayah di Masjid Ar-Ridho telah berjalan cukup baik. Pengurus masjid melaksanakan kegiatan perawatan rutin seperti pembersihan area masjid, pengecekan fasilitas, serta perbaikan ringan apabila ditemukan kerusakan. Faktor pendukung utama adalah adanya semangat kebersamaan dan dukungan jamaah sekitar, sementara faktor penghambat meliputi keterbatasan dana operasional dan kurangnya tenaga sukarelawan tetap. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penerapan manajemen riayah di Masjid Ar-Ridho Griya Sukarame sudah efektif dalam menjaga kenyamanan dan kebersihan tempat ibadah, meskipun masih perlu peningkatan dalam hal pendanaan dan partisipasi jamaah agar pengelolaan masjid dapat lebih optimal dan berkelanjutan. Kata Kunci : Manajemen Riayah, Pemeliharaan Masjid, Pengelolaan Fasilitas Ibadah, Masjid Ar-Ridho Griya Sukarame Bandar Lampung ABSTRACT Mosques, as centers for worship and social activities in Islam, require effective management to ensure that their functions and objectives are fully realized. One crucial aspect of mosque management is riayah management, which involves the maintenance and care of mosque facilities, infrastructure, and environmental cleanliness. This study aims to examine the implementation of riayah management at Ar-Ridho Mosque, Griya Sukarame, Bandar Lampung, and to identify the supporting and inhibiting factors affecting its execution. A qualitative descriptive approach was employed, utilizing data collection methods such as interviews, observation, and documentation involving mosque administrators and congregants.The findings indicate that riayah management at Ar-Ridho Mosque is implemented effectively. Administrators conduct routine maintenance activities, including cleaning the mosque premises, inspecting facilities, and performing minor repairs when necessary. Key supporting factors include a strong sense of community and active participation from the surrounding congregation, whereas inhibiting factors comprise limited operational funding and insufficient permanent volunteer staff.It can be concluded that the implementation of riayah management at Ar-Ridho Mosque, Griya Sukarame, has successfully maintained a comfortable and clean environment for worship. However, further improvements are needed in funding allocation and congregational participation to achieve more optimal and sustainable mosque management practices. Keywords: Riayah Management, Mosque Maintenance, Worship Facility Management, Ar-Ridho Mosque, Griya Sukarame
Peran Lembaga Adat Dan Badan Syara Dalam Manajemen Dakwah Desa Di Lamakera, NTT Saputra, Muhammad Amin
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 8, No 1 (2026): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v8i1.19414

Abstract

Penelitian ini membahas peran lembaga adat dan Badan Syara dalam pengelolaan urusan keagamaan serta manajemen dakwah di masyarakat Lamakera, dengan menyoroti otoritas religius yang dimiliki oleh Suku Sinun Onang. Badan Syara berfungsi sebagai lembaga religius yang memiliki kewenangan eksklusif untuk menetapkan imam, khatib, muazin, bilal, mengatur tata ibadah, dan mengkoordinasikan pengurusan jenazah, sementara lembaga adat berperan menjaga legitimasi sosial, menegakkan nilai tradisi, serta melibatkan suku-suku lain melalui masukan dan saran dalam musyawarah adat. Otoritas religius Suku Sinun Onang memberikan legitimasi yang sah bagi Badan Syara, sehingga pengambilan keputusan keagamaan diakui dan dihormati secara kolektif. Dalam praktik kelembagaannya, integrasi antara lembaga adat dan Badan Syara menciptakan sistem manajemen dakwah desa yang terstruktur dan konsisten, menjamin kontinuitas praktik keagamaan, memperkuat stabilitas sosial, dan memelihara harmonisasi komunitas. Studi ini menunjukkan bahwa keberadaan otoritas religius berbasis suku Sinun Onang menjadi kunci dalam efektivitas lembaga adat dan Badan Syara dalam kehidupan sosial-keagamaan masyarakat Lamakera.