cover
Contact Name
Darwin
Contact Email
jurnaltadbir123@gmail.com
Phone
+6282361377086
Journal Mail Official
jurnaltadbir123@gmail.com
Editorial Address
Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. (0634)22080.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
TADBIR: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan
ISSN : 27216012     EISSN : 2715811X     DOI : -
TADBIR: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan merupakan wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi. Jurnal ini memiliki skop dan fokus pada Manajemen Dakwah (Tabligh, Cerama, Khotbah dan Kegiatan Dakwah atau Syiar Islam lainnya), Manajemen Travel Haji dan Umrah (Kajian Usaha Travel Haji dan Umrah dalam perspektif Manajemen Dakwah, Wisata Halal), dan Manajemen Dana Umat, ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf), Manajemen Kelembagaan Islam dan aplikasi manajemen Islam dalam lembaga-lembaga konvensional. Selainjutnya urnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan Desember. Alamat redaksi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. 0634 - 22080. Penulis dapat mensubmit langsung artikelnya di sistem Open Journal System (OJS) pada http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/Tadbir
Articles 134 Documents
Kualitas Pelayanan Majelis Taklim Al-Mahabbah Kota Padangsidimpuan Nasution, Ahmad Fauzan Shidiq; Ritonga, Kamaluddin; Handayani, Ricka
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 6, No 1 (2024): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v6i1.12434

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah kualitas pelayanan yang kurang memadai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menilai kualitas pelayanan yang diberikan kepada jamaah, mengukur pengaruh kualitas pelayanan terhadap peningkatan jumlah jamaah, serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat pelayanan di Majelis Taklim Al-Mahabbah Kota Padangsidimpuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan Mix Method dengan teknik pengumpulan data berupa angket, wawancara, dan dokumentasi. Pengujian instrumen dilakukan dengan skala Likert, sementara analisis data dilakukan menggunakan metode statistik pada data kuantitatif dari jawaban kuesioner, yang diolah menggunakan program SPSS 23. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan di Majelis Taklim Al-Mahabbah dinilai baik. Kualitas pelayanan ini dilihat dari lima aspek: pertama, aspek Tangible, yaitu kerapian, kedisiplinan, serta kepemimpinan dan pengurus yang baik. Kedua, aspek Reliability, yaitu kesiapan pengurus dalam melayani jamaah. Ketiga, aspek Responsiveness, di mana ketua dan pengurus memberikan sapaan sehingga jamaah merasa dihargai. Keempat, aspek Assurance, di mana jamaah merasa dianggap sebagai keluarga. Kelima, aspek Empathy, di mana ketua menunjukkan sikap ramah dengan cara berbicara jujur, sopan, dan tidak membeda-bedakan jamaah. Uji simultan menunjukkan bahwa peningkatan jumlah jamaah mencapai 88%, yang menunjukkan bahwa kualitas pelayanan memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan jumlah jamaah. Faktor-faktor pendukung termasuk pelayanan yang baik, perlengkapan, dan fasilitas yang memadai, serta kredibilitas yang diperoleh melalui kontribusi Serikat Tolong-Menolong (STM). Ketua tidak membeda-bedakan jamaah, dan ceramah ustad berganti-ganti. Namun, faktor penghambat meliputi kebisingan dari mobil dan motor serta keterbatasan tempat parkir di halaman pertemuan yang sempit, yang mengganggu ceramah ustad.    
Islamic Perspective on Women Empowerment: The Role of Tafarkin Tsira Islamic Center Azare, Bauchi State, Nigeria Muhammad, Adamu Abubakar; Ardo, Adam Muhammad; Idriss, Ibrahim Dahiru
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 6, No 1 (2024): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v6i1.11071

Abstract

This study explores the Islamic perspective on women's empowerment and the critical role of Tafarkin Tsira Islamic Center Azare in promoting women's empowerment for a more inclusive and equitable society. This study adopts the literature study method with a systematic and comprehensive approach to literature analysis in the search, collection, and evaluation of literature sources relevant to the topic of study, as well as a semi-structured interview with pertinent people. The results of the study stated that Islam recognizes education and empowerment for both men and women as means of livelihood and religious practice. By providing equal access to Islamic, western, and vocational education, people can develop the necessary skills for knowledge sharing and business practice to play an active societal role. However, significant challenges need to be addressed, such as limited access to funds, gender bias within societies, social norms, and security challenges. The center is always trying to support the general community on such issues, especially gender equality and women's empowerment for the betterment of society. It is recommended that with the shared commitment of governments at all levels, educational institutions, community leaders, religious scholars, and families, women's empowerment can be a driven force that encourages women's participation in businesses, vocational pursuits, and creativity to create a more just, inclusive, and sustainable society, as well as strengthening the role of women in society and overcoming the barriers that prevent women from reaching their full potential and contribution to their quarter.
Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepatuhan Membayar Zakat di Masyarakat Syukrillah, Zaenal; Zen, Muhammad
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 6, No 2 (2024): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v6i2.12102

Abstract

AbstractZakat is an obligation for Muslims who can afford it. Compliance in paying zakat is still an important issue in Indonesia. This research aims to analyze the factors that influence compliance with paying zakat in society. The research method used is literature analysis by examining various sources such as scientific journals, books and related articles. The results of the analysis show that the adequacy of paying zakat is influenced by various factors, both internal and external. Internal factors include faith, understanding of religion, knowledge of zakat, intrinsic motivation, and social concern. External factors include income, social environment, ease of access to zakat institutions, trust in zakat institutions, and effectiveness of zakat socialization. Increasing compliance with paying zakat can be done through various efforts, such as increasing religious understanding regarding zakat, developing zakat education programs, increasing transparency of zakat institutions, creating a conducive social environment, and developing effective zakat socialization strategies.Keywords: Compliance with Paying Zakat, Internal Factors, External Factors, Intrinsic Motivation, Zakat Socialization.
Peran Manajemen Dakwah dalam Pengelolaan Sumber Daya Manusia di Pondok Pesantren Mustafawiyyah Purba Baru Aisyah, siti Aulia
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 5, No 2 (2023): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v5i2.10250

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan menganalisis peran manajemen dakwah dalam pengelolaan sumber daya manusia di Pondok Pesantren Mustafawiyah Purba Baru. Pondok pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas dalam lingkup agama Islam. Salah satu pondok pesantren yang menjadi fokus penelitian ini adalah Pondok Pesantren Mustafawiyah Purba Baru, yang terkenal dengan kegiatan dakwahnya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen dakwah di Pondok Pesantren Mustafawiyah Purba Baru memiliki peran yang signifikan dalam pengelolaan sumber daya manusia. Peran tersebut mencakup perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian kegiatan dakwah yang bertujuan untuk membentuk karakter dan moral para santri. Manajemen dakwah juga terlibat dalam pengelolaan pembelajaran agama, pengembangan kurikulum, serta pemantauan dan evaluasi kinerja pendidikan agama Islam di pondok pesantren. Selain itu, manajemen dakwah memiliki tanggung jawab dalam menciptakan lingkungan pesantren yang kondusif untuk pertumbuhan spiritual dan intelektual santri. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman tentang bagaimana manajemen dakwah dapat berperan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pondok pesantren. Implikasi dari temuan penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar untuk pengembangan model manajemen dakwah yang lebih efektif dalam konteks pendidikan agama Islam di lembaga serupa.
Analisis Metode Dakwah (Qs. An-Nahl [16]125) Dalam Perspektif Filsafat Manajemen Dakwah al-Manduri, rohman
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 6, No 2 (2024): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v6i2.13742

Abstract

The development of the digital era demands a more systematic and structured approach to da'wah management. This study aims to analyze the integration of da'wah management philosophy through the study of QS. An-Nahl [16]: 125. The research uses a qualitative method with a philosophical-normative approach through analysis of tafsir and management literature. The results showed that da'wah leadership requires three main competencies (technical skills, human skills, conceptual skills) integrated with Qur'anic values. Its implementation is realized through the POAC function (planning, organizing, actuating, controlling) and three da'wah methods: bil-hikmah, mau'idzah hasanah, and mujadalah. The study concluded that the effectiveness of contemporary da'wah requires a synthesis between Islamic values and modern management principles through an adaptive philosophical approach.
Stand Up Comedy sebagai Komunikasi Publik dalam Menyampaikan Dakwah: Analisis Konten Kuliah Antum Dzawin femila, Nur Rovida; Fiqriyah, Abiidah Nafisa; Inun, Luluk Ilma; Sattar, Abdullah
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 7, No 2 (2025): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v7i2.17687

Abstract

Keterkaitan komunikasi publik dan retorika dakwah penting dalam menyampaikan pesan kepada khalayak luas. Jika, pesan dakwah tidak ada maka tidak akan terjadi proses komunikasi publik. Perkembangan media akan memberikan perubahan terkait konsep dakwah pada masa ini. Penerapan komunikasi pubik dalam proses dakwah di masa konvensional telah dimodifikasi dengan memaksimalkan pemanfaatan media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana Dzawin, membangun komunikasi publik melalui retorika dakwah dalam konten Kuliah antum di kanal Youtube miliknya yang diambil dari tiga video yang diunggah pada Maret 2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisi isi, serta memanfaatkan teori retorika Aristoteles yang mencakup tiga aspek utama: ethos (kredibilitas), pathos (emosi), dan logos (logika). Hasil penelitian menunjukkan Dzawin berhasil mengemas pesan dakwah dengan pendekatan retoris yang kuat dengan menampilkan kredibilitas personal sebagai lulusan pesantren, membangun kedekatan emosional lewat humor dan cerita kehidupan, serta menyampaikan pesan keislaman yang mudah dimengerti audiens memlaui ayat Al-Qur’an dan pepatah Arab. Konten Dzawin berhasil mengemas pesan dakwah dalam bentuk komnikasi publik yang modern, ringan, dan mudah dipahami. Hasil penelitian menunjukkan perpaduan stand up comedy dan dakwah melalui platforn digital menjadi strategi efektif untuk menjangkau audiens lebih luas di era dakwah masa kini.
Peran Mualaf Center Indonesia dalam Penguatan Identitas Islam dan Pemberdayaan Umat melalui Aktivitas Dakwah Kahfi, Al; Suparto, Suparto
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 7, No 2 (2025): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v7i2.17817

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Mualaf Center Indonesia (MCI) dalam penguatan identitas keislaman dan pemberdayaan umat melalui aktivitas dakwah, pendidikan keagamaan, serta kegiatan sosial ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan menelaah data dari literatur, dokumentasi, dan hasil kajian empiris berbagai cabang MCI di Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa MCI memiliki kontribusi strategis dalam membentuk identitas keislaman mualaf melalui pembinaan rohani, pelatihan ibadah, dan pendampingan spiritual yang berkelanjutan. Dakwah MCI dilakukan melalui tiga pendekatan utama, yaitu personal, kultural, dan sosial. Pendekatan personal memperkuat internalisasi nilai Islam; pendekatan kultural menekankan akomodasi budaya lokal tanpa menegasikan prinsip syariat; sedangkan pendekatan sosial mengembangkan solidaritas dan partisipasi mualaf dalam kehidupan keumatan. Ketiga pendekatan ini sejalan dengan teori identitas sosial Tajfel, di mana mualaf melalui proses kategorisasi, identifikasi, dan perbandingan sosial hingga terbentuk identitas keagamaan yang kuat. Selain itu, MCI juga melaksanakan pendidikan keagamaan melalui kelas akidah, akhlak, ibadah praktis, serta pembinaan keluarga Islami untuk menumbuhkan kesadaran religius. Dalam aspek pemberdayaan, MCI mengembangkan pelatihan kewirausahaan dan keterampilan hidup serta menjalin kolaborasi dengan lembaga zakat dan pemerintah. Program ini meningkatkan kemandirian ekonomi sekaligus memperkuat rasa percaya diri mualaf dalam bermasyarakat. Kesimpulannya, peran MCI menunjukkan model dakwah transformatif yang mengintegrasikan dimensi spiritual, pendidikan, dan sosial ekonomi guna mewujudkan kemandirian dan keteguhan identitas keislaman umat. Kata kunci: Mualaf Center Indonesia, identitas keislaman, dakwah, pendidikan keagamaan, pemberdayaan umat.
Pembelian Sistem Cash On Delivery Dalam Perspektif Islam (Analisis Nilai Nilai Dakwah Islam) Toib, Ahmad; Hasibuan, Abdul Nasser
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 7, No 2 (2025): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v7i2.17818

Abstract

Sistem pembayaran Cash on Delivery (COD) telah menjadi metode populer dalam perdagangan elektronik (e-commerce), khususnya di negara mayoritas Muslim seperti Indonesia. Sistem ini memberikan kemudahan serta keamanan bagi konsumen, sekaligus mendorong aktivitas ekonomi yang sejalan dengan prinsip-prinsip dakwah Islam seperti keadilan, transparansi, dan kejujuran. Namun, dari perspektif fikih muamalah, perlu diperhatikan potensi unsur gharar (ketidakjelasan), riba (bunga), dan ketidakadilan ekonomi yang dapat merugikan pelaku UMKM Muslim. Penelitian ini menganalisis keabsahan akad COD, status fee COD terkait riba, serta mekanisme syariah yang mampu meminimalkan ketidakadilan melalui pendekatan hukum normatif dan analisis kualitatif. Dengan merujuk pada Al-Qur’an, Hadis, Fatwa DSN-MUI, dan literatur akademik, hasil kajian menunjukkan bahwa COD diperbolehkan selama memenuhi rukun jual beli dan prinsip khiyar ru’yah (hak pilih setelah melihat barang), dengan akad yang jelas seperti bai’ ath-thaman ‘ajil atau istishna’. Fee COD diakui sebagai ujrah (imbalan jasa) yang sah, bukan riba, apabila transparan dan disepakati bersama. Untuk menegakkan nilai dakwah Islam yang mengedepankan keadilan dan kemaslahatan, mekanisme seperti akad istishna’, sistem escrow berbasis wadi’ah, transparansi biaya, dan edukasi syariah sangat dianjurkan guna melindungi UMKM dari risiko ketidakadilan. Penelitian merekomendasikan regulasi syariah ketat dan pemanfaatan teknologi untuk menciptakan sistem COD yang adil, transparan, dan sesuai prinsip muamalah Islam, sehingga turut mendorong perkembangan ekonomi syariah yang berkelanjutan dan membawa manfaat luas bagi umat
Transformasi Manajemen SDM di Pondok Pesantren: Antara Tradisi dan Inovasi Amaludin, Asep; Adaniyah, Sofianatul
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 7, No 2 (2025): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v7i2.17084

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi manajemen sumber daya manusia (SDM) di Pondok Pesantren Alhikmah Mereng, Kecamatan Warungpring, dengan menyoroti dinamika antara tradisi dan inovasi. Penelitian berangkat dari realitas bahwa pesantren merupakan lembaga pendidikan Islam yang memiliki sistem manajemen berbasis tradisi, namun dituntut untuk beradaptasi dengan perkembangan zaman. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan SDM di pesantren masih berakar kuat pada tradisi, terutama dalam rekrutmen, pembinaan santri, dan sistem kepemimpinan. Namun, telah terjadi upaya integrasi melalui penggunaan sistem administrasi sederhana, pelatihan pedagogi, dan pemberian insentif bagi tenaga pendidik. Arah inovasi terlihat dari keterlibatan teknologi, peningkatan kesejahteraan pendidik, serta kolaborasi dengan lembaga eksternal. Transformasi berlangsung secara bertahap dan dipengaruhi oleh faktor budaya organisasi, peran kiai, serta dukungan santri senior. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi manajemen SDM di pesantren merupakan proses evolutif yang menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi, sehingga dapat meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus mempertahankan identitas pesantren
Strategi Pembinaan Profesionalisme Da’iyah Di Pondok Pesantren Salafiyah Tahfidzul Qur’an Muhammad Natsir Putri Lampung Selatan Purwanti, Putry Adinda; Yanti, Yunidar Cut Mutia; Mubasit, Mubasit
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 7, No 2 (2025): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v7i2.17829

Abstract

This study examines the strategies for developing the professionalism of Da’iyah at Pondok Pesantren Salafiyah Tahfidzul Qur’an Muhammad Natsir Putri using a qualitative case study approach. The development strategies are designed to enhance three main dimensions: cognitive, psychomotor, and affective, through a series of structured, competent, and contextual activities. In the cognitive dimension, the strategy focuses on strengthening knowledge of Islamic law (Ilmu Syar’i) through an integrated curriculum that combines Quran memorization with intensive study of primary classical texts (Tafsir, Hadith, Fiqh, and Aqidah) and specialized scholarly assemblies (majlis syar’i) as forums for deepening tafaqquh fiddin. This equips Da’iyah with profound and valid understanding of religious knowledge.The strategy for the psychomotor dimension emphasizes developing oratory and digital preaching skills through regular speech practice (muhadharah) and media literacy training to effectively broaden the reach of da’wah, making it relevant to millennial audiences. Meanwhile, in the affective dimension, the development is directed toward building moral integrity through the culture of exemplary behavior (Uswatun Hasanah) and a nurturing pesantren environment that instills consistency between words and actions.Evaluations of these developmental strategies reveal improvements in Da’iyah’s competence in understanding and applying Islamic knowledge, communicating effectively, and maintaining moral credibility in preaching. Overall, these strategies successfully produce professional Da’iyah who are adaptive to social dynamics and uphold high ethical standards in line with the demands of contemporary da’wah. Penelitian ini mengkaji strategi pembinaan profesionalisme Da’iyah di Pondok Pesantren Salafiyah Tahfidzul Qur’an Muhammad Natsir Putri dengan pendekatan kualitatif studi kasus. Strategi pembinaan dirancang untuk mengembangkan tiga dimensi utama yaitu kognitif, psikomotorik, dan afektif, melalui rangkaian kegiatan terstruktur yang kompeten dan kontekstual. Pada aspek kognitif, strategi pembinaan menitikberatkan pada penguatan ilmu syar’i melalui kurikulum terintegrasi yang menggabungkan hafalan Al-Qur’an dengan kajian intensif kitab kitab induk (Tafsir, Hadits, Fiqh, Aqidah) serta majelis syar’i sebagai forum pendalaman tafaqquh fiddin untuk membekali Da’iyah dengan pemahaman ilmu agama yang mendalam dan valid.Strategi pembinaan pada dimensi psikomotorik berfokus pada pengembangan keterampilan orasi dan dakwah digital melalui praktik berpidato (muhadharah) secara rutin dan pelatihan literasi media untuk memperluas jangkauan dakwah secara efektif dan relevan dengan audiens millennial. Sedangkan pada aspek afektif, pembinaan diarahkan pada pembentukan integritas moral melalui budaya teladan Uswatun Hasanah dan keteladanan lingkungan pesantren yang menanamkan konsistensi antara ucapan dan tindakan.Evaluasi terhadap strategi pembinaan ini menunjukkan peningkatan kompetensi Da’iyah dalam memahami, mengaplikasikan ilmu syar’i, berkomunikasi secara efektif, serta menjaga kredibilitas moral dalam dakwah. Keseluruhan strategi pembinaan ini berhasil menghasilkan Da’iyah profesional yang adaptif terhadap dinamika sosial serta beretika tinggi sesuai tuntutan dakwah modern.