cover
Contact Name
Darwin
Contact Email
jurnaltadbir123@gmail.com
Phone
+6282361377086
Journal Mail Official
jurnaltadbir123@gmail.com
Editorial Address
Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. (0634)22080.
Location
Kota padangsidimpuan,
Sumatera utara
INDONESIA
TADBIR: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan
ISSN : 27216012     EISSN : 2715811X     DOI : -
TADBIR: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan merupakan wadah publikasi ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Manajemen Dakwah Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi. Jurnal ini memiliki skop dan fokus pada Manajemen Dakwah (Tabligh, Cerama, Khotbah dan Kegiatan Dakwah atau Syiar Islam lainnya), Manajemen Travel Haji dan Umrah (Kajian Usaha Travel Haji dan Umrah dalam perspektif Manajemen Dakwah, Wisata Halal), dan Manajemen Dana Umat, ZISWAF (Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf), Manajemen Kelembagaan Islam dan aplikasi manajemen Islam dalam lembaga-lembaga konvensional. Selainjutnya urnal ini diterbitkan dua kali dalam setahun yakni pada bulan Juni dan Desember. Alamat redaksi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi Jl. H.T. Rizal Nurdin Km. 4,5 Sihitang Padangsidimpuan Telp. 0634 - 22080. Penulis dapat mensubmit langsung artikelnya di sistem Open Journal System (OJS) pada http://jurnal.iain-padangsidimpuan.ac.id/index.php/Tadbir
Articles 134 Documents
Efektifitas Pelayanan Haji Dan Umroh Dalam Meningkatkan Kepuasan Jamaah Naad, Darul; Nawaf, Azmi; Ginting, Abdul Fikri; Sazali, Hasan; Azwar, Muhammad; Utami, Tri Niswati
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 6, No 2 (2024): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v6i2.13757

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyoroti kualitas layanan haji dan umrah di Indonesia, dengan fokus pada peran digitalisasi, kebijakan pemerintah, dan manajemen layanan dalam meningkatkan kepuasan jamaah. Pelayanan berkualitas, seperti akomodasi yang nyaman, transportasi yang efisien, dan bimbingan profesional, terbukti signifikan dalam menciptakan pengalaman ibadah yang optimal. Digitalisasi, melalui sistem seperti SISKOHAT dan SISKOPATUH, mempermudah pengelolaan data dan akses informasi secara real-time, memberikan kemudahan bagi jamaah dalam persiapan dan pelaksanaan ibadah. Penelitian ini juga menyoroti peran kebijakan pemerintah yang mendukung keselamatan dan kenyamanan jamaah melalui penyediaan fasilitas kesehatan, pelatihan petugas, dan inovasi digital. Dengan menggunakan metode evaluasi literatur yang melibatkan studi-studi sebelumnya, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa antara kombinasi pelayanan berkualitas, adaptasi teknologi, dan kebijakan yang tepat dapat secara signifikan meningkatkan kepuasan jamaah. Kesimpulannya, peningkatan kualitas layanan yang berkesinambungan diperlukan untuk memastikan jamaah dapat melaksanakan ibadah dengan khusyuk, aman, dan nyaman.
Multikulturalisme Islam Dalam Peraturan Menteri Agama Tentang Orientasi Majelis Taklim di Indonesia Islamy, Athoillah
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 5, No 2 (2023): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v5i2.9508

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi dan menggali nilai-nilai Pancasila dalam orientasi majelis taklim dalam Peraturan Menteri Agama no.29 Tahun 2019 tentang Majelis Taklim. Kajian kualitatif berupa kajian kepustakaan menggunakan pendekatan normatif-filosofis. Kandungan nilai-nilai filsafat Pancasila menjadi analisis teori pokok bahasan. Data penelitian diperoleh dengan teknik dokumentasi. Sedangkan analisis data meliputi tahapan reduksi data, penyajian, dan verifikasi. Penelitian ini menyimpulkan adanya dimensi nilai-nilai Pancasila dalam kebijakan politik yang berkaitan dengan orientasi majelis taklim di Indonesia, antara lain nilai keadilan sosial dan kesejahteraan dalam pembentukan kepribadian pluralis dan humanis, nilai-nilai ketuhanan dalam pembentukan kepribadian ilmiah dan keagamaan. , dan nilai persatuan dan demokrasi dalam pembentukan kepribadian nasionalis. Implikasi teoritis dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengarusutamaan nilai-nilai Pancasila dapat diinternalisasikan dalam kegiatan lembaga pendidikan nonformal dan sosial keagamaan, seperti kegiatan majelis taklim. Keterbatasan penelitian ini belum mengidentifikasi kendala atau tantangan terkait implementasi Peraturan Menteri Agama No. 29 Tahun 2019 tentang majelis taklim di tengah kehidupan umat Islam Indonesia.
Konsep Manajemen Islami Berdasarkan Al-Qur'an Harahap, Nursaima; Hasibuan, Hasbi Anshori; Lestari, Winda
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 6, No 1 (2024): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v6i1.12521

Abstract

Islam adalah agama dakwah yang berlandaskan pada Al-Qur’an dan As-Sunnah, karena Al-Qur’an adalah mukjizat yang jelas, sementara As-Sunnah mencerminkan ajaran dan tindakan Nabi-Nya. Tugas dakwah mencakup menyampaikan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya kepada masyarakat.Dalam artikel ini, penulis mengulas tentang manajemen dakwah dalam al-Qur’an. Fokus kajian mencakup definisi manajemen dakwah, serta pembahasan mengenai bagaimana al-Qur’an secara tidak langsung membahas konsep manajemen dakwah. Selain itu, artikel ini juga membahas lembaga dakwah menurut al-Qur’an, gaya bahasa al-Qur’an dalam dakwah, dan aspek lainnya. Manajemen dakwah adalah proses perencanaan, pengelompokan, pengumpulan, dan penempatan tugas-tugas, serta penggerakan menuju pencapaian tujuan dakwah, yakni kebahagiaan di dunia dan akhirat. Dengan adanya perencanaan dalam dakwah, dakwah tidak hanya dipandang sebagai ibadah semata, tetapi juga sebagai bentuk implementasi dari berbagai profesi.    
Agama dan Postmodern (Analisis Studi Gender Pendekatan Ilmu Dakwah) sari, Etika
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 6, No 1 (2024): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v6i1.11451

Abstract

Gender equality is part of social equality in which every citizen regardless of differences in taste, ethnicity, religion, economic class has the same rights. So the researchers took the title (Religion and Postmodernism Gender analysis) as a formula: How to describe and explain Reality and its Implications Gender equality in the postmodern and Islamic era, How to describe and explain Religion in facing postmodern challenges on Gender equality?. This research uses qualitative research with in-depth interviews on random sampling respondents. The results of this study are that reality shows that policies that are issued are not gender responsive and even discriminatory. discriminatory policies. The factors in this matter are the existence of different perspectives regarding gender human rights, the capacity to understand and carry out basic tasks, constitutional and institutional relations. The implication that has been running is that some women have become part of government regulations, many communities and NGOs have become part of the main actors as gender equality. Religion faces postmodern challenges to gender equality, namely religion offers postmodernism in protecting its followers. At this time it becomes a challenge for the superiority of Western intellectuals who have reached the highest point of discovery. Religion is seen as material teachers, but also as Western intellectuals in a spiritual void. Religion and its adherents are still considered spiritual teachers who invite this postmodern era to return to the creator, in order to be balanced in responding to one's mental emptiness and one's nature as a human being regardless of one's gender.
Pondok Persulukan dan Manajemen Perubahan Hasibuan, Armyn
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 5, No 2 (2023): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v5i2.10458

Abstract

AbstractThe purpose of this article is to provide an idea of renewal at the level of local wisdom in the Pondok  Persulukan in Tabagsel (South Tapanuli) so that in the practice of tasawuf tarekat using change management effectively and efficiently, not only relying on tradition and negating what has been passed down from generation to generation. Good management includes conceptual and action that can be tested as standard operating procedures (SOP). Tasawuf tarekat as part of Islamic teachings that are in the corridor of zany al-Dhilalah should be able to accept modernity such as the application of digital which greatly helps sheikhs, murshids, caliphs, founders, heads of foundations or other executors in storing data on tarekat students, the ins and outs of correspondence, let alone practicing the elements of management that should exist in the world of persulukan starting from designing, organizing, implementing, supervising to evaluating even though it is a non-formal educational institution. In the area of South Tapanuli (Tabagsel), almost all of the Tariqah shaykhs have not implemented a good managerial system in the Pondok Persulukan that they foster, seeming monotonous, static and not developing as expected, even though management in it is found in the arrangement of data and administration which is very important in the development of educational institutions in responding to contemporary life today. Allah Swt. also likes order, neatness and order that is beautifully arranged like an army in a prade line or like a neatly arranged and sturdy building. Many Quranic verses are related to management either explicitly or implicitly as found in Q.S.10:1 and 31, Q.S.13:2 and Q.S. 33: 5. Likewise, the hadith of the Prophet Saw. about leadership management that every leader will be held accountable which is interpreted broadly including how governance as an inseparable part of leadership and its work. Abstrak                Tujuan artikel ini memberikan ide pembaruan setingkat kearifan local pada pondok persulukan di Tabagsel  (Tapanuli Bagian Selatan) agar dalam praktik tasawuf tarekat memakai manajemen perubahan secara efektif dan efesien, tidak hanya mengandalkan tradisi dan memadakan apa yang ada secara turun temurun. Manajemen yang baik terdapatnya konseptual dan action yang dapat diuji coba sebagai standar operasional prosedur (SOP). Tasawuf tarekat sebagai bagian dari ajaran islam yang berada dalam koridor zany al-Dhilalah seharusnya dapat menerima modernitas seperti penerapan digital yang amat membantu syekh, mursyid, khalifah, pendiri, ketua yayasan atau pelaksana lainnya dalam menyimpan data data murid tarekat, seluk beluk persuratan apalagi memperaktekkan unsur unsur manajemen sudah selayaknya ada dalam dunia persulukan mulai perancangan, pengorganisasian, pelaksanaan, pengawasan sampai pengevaluasian meskipun sebagai lembaga pendidikan non formal. Di daerah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) hampir semua para syekh tarekat belum melaksanakan manajerial yang baik di pondok persulukan yang mereka asuh, terkesan monoton, statis dan tidak berkembang sesuai harapan, padahal manajemen di dalamnya ditemui penataan data data dan administrasi yang amat penting dalam perkembangan lembaga pendidikan dalam menyahuti kehidupan kontemporer dewasa ini. Allah Swt. juga senang kepada ketertiban, kerapian dan keteraturan yang tertata dengan indah bagaikan tentara dalam barisan prade atau bagaikan bangunan tersusun rapi dan kokoh. Banyak ayat alquran yang berkaitan manajemen baik secara eksplisit maupun implicit seperti terdapat pada Q.S.10/Yunus:31, Q.S.13/Arra’d:2 dan Q.S. 33 Al-Ahzab: 5. Demikian juga hadis Rasul Saw. tentang menanejemen kepemimpinan bahwa setiap pemimpin akan diminta pertanggung jawabannya yang dimaknai secara luas termasuk di dalamnya bagaimana tata kelola sebagai bagian takterpisahkan dari kepemimpinan dan pekerjaannya itu  
Strategi Pengelolaan Sumber Daya Manusia dalam Meningkatkan Efektivitas Dakwah di Era Modern Manalu, Ega Putri Duana
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 6, No 2 (2024): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v6i2.13834

Abstract

Pengelolaan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam dakwah di era globalisasi menjadi tantangan besar yang memerlukan pendekatan yang adaptif dan inovatif. Dalam penelitian ini, tujuan utama adalah mendeskripsikan peran penting manajemen SDM dalam organisasi dakwah untuk meningkatkan efektivitas dakwah di tengah perkembangan zaman yang cepat. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi pustaka, dengan sumber literatur yang relevan dari jurnal ilmiah. Salah satu strategi utama dalam pengelolaan SDM adalah pelatihan dan pengembangan berkelanjutan bagi para da’i. Program pelatihan ini tidak hanya mencakup pemahaman agama yang mendalam, tetapi juga keterampilan komunikasi, berbicara di depan umum, serta penggunaan teknologi digital yang relevan di era modern. Di samping itu, pemanfaatan teknologi dan media sosial, seperti YouTube, Instagram, dan TikTok, menjadi elemen penting dalam dakwah untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan lebih muda. Penggunaan platform digital memungkinkan dakwah lebih kreatif dan interaktif, sekaligus membangun kedekatan emosional dengan pengikut. Adaptasi dengan perubahan sosial dan budaya juga sangat diperlukan, agar dakwah tetap relevan dengan isu-isu yang berkembang di masyarakat, seperti kesenjangan sosial, perubahan gaya hidup, dan kemajuan teknologi. Pendekatan dakwah yang kontekstual dan berbasis pada kondisi sosial budaya setempat menjadi kunci keberhasilan. Secara keseluruhan, pengelolaan SDM dakwah di era modern harus mencakup integrasi antara aspek teknis, komunikasi, spiritual, dan pemahaman terhadap perubahan sosial untuk memastikan dakwah tetap efektif dan berdampak positif.
Strategi Pengelolaan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Dalam Meningkatkan Kualitas Keagamaan Remaja Kec. Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara Rambe, Elis Mayanti
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 5, No 2 (2023): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v5i2.9554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pengelolaan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) dalam meningkatkan kualitas keagamaan remaja di Kec. Pecut Sei Tuan Kab. Prov Deli Serdang Sumatera Utara. penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan teknik wawancara dengan beberapa pengurus organisasi yaitu Pembina 1 s/d 4, Ketua Umum, Wakil Ketua, Sekretaris,bendahara, tokoh agama, aparatur desa serta masyarakat sekitar. Peneliti juga melakukan pengamatan langsung terhadap kegiatan keagamaan remaja yang diinisiasi oleh BKPRMI dalam berbagai bentuk seperti pengajian, pendidikan keagamaan, keterampilan minat dan bakat dan lain-lain serta pemeriksaan dokumentasi yang berisi arsip-arsip kegiatan BKPRMI dari tahun ketahun. Hasil penelitian ini memperoleh informasi bahwa BKPRMI telah menjalankan prinsip-prinsip Manajemen dalam mengelola organisasinya yakni menyusun program kerja rutin tahunan secara terstruktur dan sistematis. Dimulai dengan melaksanakan perencanaan yang melibatkan seluruh anggota dan pengurus BKPRMI untuk merencanakan kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan dalam kurun waktu satu tahun selanjutnya melaksanakan proses pengorganisasian yaitu dengan menunjuk penanggung jawab dalam setiap kegiatan yang akan dilaksanakan sehingga lebih terarah, kemudian pelaksanaan kegiatan yang telah dirancang oleh anggota seluruh BKPRMI sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan pada masing-masing kegiatan dan terakhi melakukan evaluasi untuk mengukur dampak pelaksanaan kegiatan terhadap peningkatan kualitas keagamaan remaja di Kec. Percut Sei Tuan Kab. Mandailing Natal Prov. Sumatera Utara. 
Manajemen Komunikasi Moderasi Beragama Dalam Merawat Kerukunan di Masyarakat (Studi Kasus Komunikasi Antartokoh Islam dan Hindu di Desa Loloan Jembrana Bali) Daulay, Hamdan; Putra, Okrisal Eka; Alvaro, Baidawi
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 6, No 2 (2024): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v6i2.13777

Abstract

Budaya masyarakat sebagai kearifan lokal menjadi khazanah berharga dalam membangun bangsa. Merawat budaya lokal menjadi sangat penting ketika dihadapkan dengan berbagai tantangan intoleransi dan berbagai potensi konflik yang terjadi dewasa ini. Budaya yang ada di setiap daerah menjadi perekat persatuan, karena di tengah pluralitas yang ada di masyarakat budaya mampu menyatukan dan menyejukkan. Penelitian ini bertujuan mengungkap realisasi moderasi beragama di desa Loloan Jembrana Bali. Penelitian tentang penguatan moderasi beragama di desa Loloan Jembrana Bali, menggunakan penelitian Kualitatif. Adapun sumber data terbagi dalam data primer dan data sekunder. Data primer mencakup observasi, dokumentasi, dan hasil wawancara  dengan tokoh agama Hindu dan Islam di desa Loloan Jembrana Bali. Data sekunder meliputi data-data tambahan yang diperoleh untuk memperkuat data primer, seperti data dari masyarakat tentang kerukunan umat beragama di desa Loloan Jembrana Bali. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data, koleksi data, redukasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemauan dialog dan sikap keterbukaan antar pemeluk agama sebagai kunci merawat perbedaan menjadi kerukunan antar umat. Semangat gotong royong, dan budaya guyub rukun sebagai modal sosial diaktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta kehidupan tentram dan hidup berdampingan.
Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) Sebagai Strategi Dakwah: Analisis peluang dan Tantangan Batubara, Yenni
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 6, No 1 (2024): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/tadbir.v6i1.11663

Abstract

In today's digital era, technology continues to develop rapidly and has a significant impact on various aspects of life, including in the field of Islamic preaching. One technology that is starting to get attention in the context of preaching is Artificial Intelligence (AI). The research method used is a literature study, with data sources of journal articles, papers, documents and websites. Then the data analysis technique used is descriptive analytical. The results of the study show that the use of AI as a preaching strategy offers various opportunities that can increase the effectiveness and efficiency in spreading Islamic teachings. However, there are challenges that must be overcome, especially related to ethics, technology dependence, accessibility, and acceptance of technology. Then with a wise strategy and approach and the development of the right framework, the use of AI in preaching can provide significant benefits without ignoring ethical and humanist values.
Optimalisasi Manajemen Dakwah Pada Era Digital Oleh Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdatul Ulama Syuhudi, Irfan; Zen, Muhamad; -, Fatmawati
Tadbir: Jurnal Manajemen Dakwah FDIK IAIN Padangsidimpuan Vol 6, No 1 (2024): TADBIR: JURNAL MANAJEMEN DAKWAH FDIK IAIN PADANGSIDIMPUAN
Publisher : FDIK IAIN Padangsidimpuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada era digital saat ini, menjadi faktor eksternal terbesar sebagai ‘angin segar’ dalam penyebaran dakwah Islam yang benar dan juga menjadi pembanding ilmiah dalam menepis segala pemikiran dakwah yang sesat. Kesempatan emas dimanfaatkan oleh lembaga dakwah Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) dalam mengoptimalisasi dakwah dengan memaksimalkan semua fungsi manajemen khususnya pada fungsi pelaksanaan. Terdapat 4 strategi dalam berdakwah di era digital hingga tercapainya tujuan, antara lain yang pertama dengan memproduksi konten-konten dakwah yang bermanfaat, kedua dengan konten yang menarik, ketiga dengan penyesuaian dakwah di situasi dan kondisi terkini, dan yang terakhir adalah sinergi antar komunitas atau ormas untuk membentuk para juru dakwah yang berstandar. Maka semua itu dibuktikan dengan memanfaatkan kanal online ataupun media sosial secara aktif. Pembahasan ini dibuat hasil dari penelitian kualitatif dari bahan bacaan ilmiah dan sumber informasi dari media online yang terpercaya. Jika upaya ini dilakukan lebih profesionalitas maka akan mudah diakses oleh masyarakat muslim seluruh dunia kapanpun dan dimanapun berada.

Page 11 of 14 | Total Record : 134