cover
Contact Name
Jurnal Islmika
Contact Email
islamikajurnal36@gmail.com
Phone
+6281329372911
Journal Mail Official
islamikajurnal36@gmail.com
Editorial Address
Samping SKA, Jl. Tuanku Tambusai, Delima, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau 28292
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Islamika
ISSN : -     EISSN : 26157217     DOI : 10.37859
Islmaic Studies of Journal (Jurnal Islamika) is published by the Faculty of Islamic Studies Muhammadiyah University of Riau. ISSN:2615-7217(online). Islamika journal Published twice a year in April and October. The journal publishes empirically grounded and multidisciplinary of work on Islam and its related issues, Islamic economics and finance, Islamic psychology and Islamic Education. The editorial board may edit without changing the substance of the papers. The manuscript was written for Muhammadiyah Riau Islamic Studies Jurnalshould be in Bahasa Indonesia, English and arabic should be an original research paper either theoretically or empirically which sufficiently contributes novelty to Islamic economics and finance, Islamic psychology and Islamic Education literature. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. FOCUS AND SCOPE The journal publishes empirically grounded and multidisciplinary of work on Islam and its related issues, 1. Islamic economics and finance 2. Islamic psychology and 3. Islamic Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 106 Documents
Efektivitas Program Didikan Subuh dalam Meningkatkan Kesadaran Keagamaan: Studi Kualitatif PLB di Nagari Sumanik Rismawati, Maya Anggreini; Ronald, Reynal Putra Ramadhan
JURNAL ISLAMIKA Vol 7 No 01 (2024): JURNAL ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v7i01.8170

Abstract

Kesadaran keagamaan merupakan elemen fundamental dalam pembentukan karakter dan moral generasi muda, terutama di masyarakat dengan nilai-nilai religius yang kuat. Salah satu inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tersebut adalah program Didikan Subuh, yang mengintegrasikan pendidikan agama dengan kegiatan ibadah secara terstruktur. Di Nagari Sumanik, program ini menjadi fokus utama dalam pengabdian masyarakat oleh mahasiswa PLB, bertujuan untuk memperkuat spiritualitas dan nilai-nilai religius masyarakat setempat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas program Didikan Subuh dalam mendorong peningkatan kesadaran keagamaan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan metode studi lapangan, penelitian ini mengeksplorasi pengalaman, persepsi, serta dampak program terhadap peserta, masyarakat, dan pelaksana program. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, serta analisis dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program Didikan Subuh secara signifikan berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran keagamaan, terutama di kalangan anak-anak dan remaja. Partisipasi aktif dalam kegiatan seperti pembelajaran Al-Qur'an, penyampaian ceramah keagamaan, serta pelaksanaan ibadah berjamaah memberikan pengaruh positif terhadap pembentukan karakter religius generasi muda. Kehadiran mahasiswa PLB sebagai fasilitator turut memberikan dinamika baru dalam pelaksanaan program, yang mampu meningkatkan antusiasme dan partisipasi peserta. Namun demikian, penelitian ini juga mengidentifikasi sejumlah kendala, di antaranya keterbatasan fasilitas pendukung, minimnya keterlibatan orang tua, serta ketergantungan terhadap peran mahasiswa PLB dalam keberlanjutan program. Oleh karena itu, diperlukan strategi keberlanjutan yang melibatkan tokoh masyarakat dan agama agar program ini dapat terus berjalan secara mandiri. Penelitian ini memberikan kontribusi ilmiah yang signifikan dalam memahami peran Didikan Subuh sebagai instrumen penguatan kesadaran keagamaan serta menawarkan rekomendasi untuk pengembangan dan keberlanjutan program serupa di masa depan.
PERAN PUSTAKAWAN SEKOLAH DALAM MEMBERDAYAKAN PERPUSTAKAAN SEBAGAI SUMBER BELAJAR BAGI PESERTA DIDIK Leni, Leni Fitrianti
JURNAL ISLAMIKA Vol 7 No 02 (2024): JURNAL ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v7i02.8257

Abstract

Perpustakaan merupakan salah satu bentuk organisasi sumber belajar yang menghimpun berbagai informasi dalam bentuk buku dan bukan buku yang dapat dimanfaatkan oleh pemustaka (misalnya guru, siswa, dan masyarakat) dalam upaya mengembangkan kemampuan dan kecakapannya. Perpustakaan sekolah memberikan sumbangan yang sangat berharga dalam upaya meningkatkan aktivitas siswa serta meningkatkan kualitas pendidikan dan pengajaran. Perpustakaan merupakan sumber belajar yang tersedia dari berbagai sumber belajar yang ada di lingkungan sekolah. Sumber belajar merupakan segala sesuatu yang dapat memberikan informasi atau pengetahuan kepada peserta didik. Sebagai sumber belajar, perpustakaan mesti memainkan perannya dengan baik. Hal ini akan didukung oleh tenaga pustakawan yang bertanggungjawab atas pengelolaan perpustakaan itu sendiri. Peran pustakawan sangat menentukan keberhasilan penggunaan perpustakaan sebagai sumber belajar bagi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pustakawan dalam memberdayakan perpustakaan sebagai sumber belajar bagi peserta didik. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Data didapatkan dengan menggunakan teknik wawancara mendalam. Berdasarkan hasil penelitian, ditemukan bahwa peran pustakawan dalam memberdayakan perpustakaan sebagai sumber belajar bagi peserta didik meliputi sebagai pendidik, manajer, pengawas, administrator, melakukan layanan administrasi, layanan pengadaan koleksi, dan layanan pendayagunaan koleksi perpustakaan, membantu pemustaka, menjaga perpustakaan nampak atraktif dan rapi, serta mempertahankan standar pengembangan koleksi berdasarkan permintaan dan kebutuhan pemustaka.
MANUSIA DAN TIPOLOGI MANUSIA DALAM PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM afifa, Afifa Satrianis
JURNAL ISLAMIKA Vol 8 No 01 (2025): JURNAL ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v8i01.8298

Abstract

Humans are the most perfect creatures with their minds and hearts. However, from the perspective of dialectical materialism, humans are biological and economic creatures. In Islamic psychology, humans are placed as creatures created by Allah, but western psychology views humans as real creatures in the world or simply as the course of life. According to Islamic psychology, humans are considered to be a creation of Allah SWT which resembles a body simultaneously accompanied by a spirit. This research uses a type of research with literature or library research (library research). With sources from reading materials used in research that have been carried out by other people and have been published in the form of books, journals or articles so that they can be accessed via the internet or libraries. Basically, nature is found in the human psychophysical system and can be expressed in the form of behavior. Since the beginning of human creation, a unique initial image has been formed, even though the behavior is different, the nature of the human body is the same. Human typology from an Islamic perspective has been mentioned in the Koran. There are humans who are classified as good or not good, so based on this assessment humans can choose how their character should live their life Keywords: Humans, Typology, Perspective, Islamic Psychology
Akulturasi Islam dan Peradaban Melayu Dalam Tradisi Kelahiran Orang Melayu Palembang Zahra, Riska
JURNAL ISLAMIKA Vol 8 No 01 (2025): JURNAL ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v8i01.8365

Abstract

Abstract This article discusses the process of acculturation to Islam and Malay civilization in the traditions of the birth of the Palembang Malay community. Birth traditions are an important part of Malay culture, including in Palembang, which reflect traditional and religious values. In this research the author uses a descriptive analytical method in the form of a literature review. Through historical methods using a historical and cultural approach, it is explained how Islam, which entered through the Islamization process, played a role in changing and adapting local traditions without eliminating the roots of Malay culture. Traditions such as the call to prayer in the baby's ears, akikah, and Selamatan show a combination of Islamic values ​​and local customs. This acculturation not only enriches local traditions but also strengthens the cultural identity of the Palembang Malay community. This article also highlights the challenges of preserving birth traditions in the modern era and the importance of maintaining a balance between religious values ​​and local customs as cultural heritage.
SUKUK PADA PERBANKAN SYARIAH: Analisis Dampak Ekonomi Maldi Syahputra
JURNAL ISLAMIKA Vol 8 No 01 (2025): JURNAL ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v8i01.8484

Abstract

Indonesia has great potential in developing sharia financebecause the majority of the population is Muslim and has degreeshigh economic growth. One of the main instruments infinancing is the issuance of State Sharia Securities (sukuk), whichfurther strengthening the government's ability to manage the deficitbudget. The government also has various options for determining the combinationthe most suitable financing instrument. This research aims toexamine: 1) the development and role of sukuk in Indonesia; 2) the impact of sukukon the Indonesian economy. The method used is approachqualitative with library research techniques, where the datasecondary are taken from various literature and references. Research resultshows that: 1) Issuance of State Sukuk continues to increase from year to yearto year, in line with the strategy implemented in the APBN; 2) Government Sukukprovide a significant positive impact, such as supporting financingdevelopment projects, encouraging the growth of the Islamic financial market,creating new business opportunities in the sharia financial sector, providingalternative investment instruments, and optimizing the use of fundspublic.
Ahmad Dahlan dan Pergerakan Muhammadiyah: Idea-idea Pembaharuan dalam Konteks Kebudayaan dan Sejarah nabil amir, ahmad
JURNAL ISLAMIKA Vol 8 No 01 (2025): JURNAL ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v8i01.8945

Abstract

The paper aims to analyze the influence of Kiyai Haji Ahmad Dahlan (1868-1923) in inaugurating Islamic modernism in Indonesia by investigating his role and involvement in Muhammadiyah. The modern reform movement was inspired by profound moral and religious factors and its puritanical cause leading to the formation of Muhammadiyah in 18 November 1912. The objective of study is to reveal the underlying philosophy and framework that inspired the religious struggle of Muhammadiyah and the pioneering role of Ahmad Dahlan in organizing its modern ideal and social spirit. The study is based on qualitative framework in the form of literature survey that analyze technical and scientific data using empirical, descriptive and historical approaches. The finding shows that Ahmad Dahlan had bring decisive impact on Islamic modernism by bringing into perspective the tawhidic and puritanical aspect of Muhammadiyah that projected its modern and ethical tradition and consciousness. Its rising influence in modern context was driven by an extensive network of Muhammadiyah’s activist and missionaries that help to realize its dakwah aspiration that emphasized on moral and intellectual development and its meaningful and practical impact on society. It highlighted the social aspect that drive the cosmopolitan vision of Muhammadiyah and the strength of its organization, widely held as the largest and most organized and systematic Islamic movement in the world.
KESEHATAN MENTAL DAN PSIKOTERAPI: PERSPEKTIF PSIKOLOGI ISLAM Harsa Afifatur Rahmi
JURNAL ISLAMIKA Vol 8 No 01 (2025): JURNAL ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v8i01.9059

Abstract

This study examines mental health, psychopathology, as well as the techniques and procedures of Islamic psychotherapy using a literature review method. The findings indicate that mental health in Islam encompasses psychological, spiritual, and social well-being based on the Quran and Hadith. Islamic psychopathology is categorized into worldly disorders, such as anxiety and depression, and ukhrawi (spiritual) disorders related to moral and religious deviations. Islamic psychotherapy offers a faith-based approach, incorporating worship and ethical values to address mental disorders through techniques such as dhikr therapy, prayer, fasting, and the application of tauhid (monotheism), patience, gratitude, and reliance on Allah. The procedures of Islamic psychotherapy include preventive, curative, constructive, and rehabilitative approaches aimed at restoring psychological balance and guiding individuals back to their fitrah (natural state). By integrating Islamic principles with modern psychology, Islamic psychotherapy focuses not only on mental healing but also on fostering a harmonious and balanced personality in accordance with Islamic teachings.
PERAN MUDIR DALAM MEMBINA SANTRI MENJADI KADER ULAMA DI PONDOK PESANTREN DARUL AMIN PASAMAN BARAT Habibi, Asmar; Julhadi, Julhadi; Rahmi, Rahmi
JURNAL ISLAMIKA Vol 8 No 01 (2025): JURNAL ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v8i01.9161

Abstract

Islamic Boarding Schools play a crucial role in producing future Islamic scholars (ulama) who not only master religious knowledge but also possess moral integrity and leadership qualities. However, challenges such as the lack of generational succession among mudirs (pesantren leaders) and the influence of globalization hinder the effectiveness of the cadre development process. This study aims to analyze the strategies employed by mudirs in nurturing students (santri) into future ulama, identify supporting and inhibiting factors, and formulate an adaptive leadership model for pesantren. Using a qualitative case study approach, data was collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis at Darul Amin Islamic Boarding School in West Pasaman. The findings reveal that mudirs serve as curriculum designers, motivators, and role models, employing key strategies such as exemplary behavior, habituation, and personal mentoring. Cadre development programs including multilingual sermons (ceramah), Qur’an memorization (tahfiz), and practical da’wah training prove effective in shaping students' competencies. The main challenges include limited human resources, funding constraints, and geographic isolation, with solutions focusing on recruiting qualified teachers, stakeholder partnerships, and leveraging technology. The study concludes that Islamic values-based transformational leadership by mudirs is the key to successful ulama cadre development. The implications highlight the need to strengthen a holistic leadership model in pesantren and integrate traditional and modern approaches to address challenges in the digital era.
salman LITERATUR KEISLAMAN TENTANG SEJARAH AKUNTANSI : LITERATUR KEISLAMAN TENTANG SEJARAH AKUNTANSI salman, salman
JURNAL ISLAMIKA Vol 8 No 01 (2025): JURNAL ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v8i01.9165

Abstract

This study examines the development of Islamic accounting from the early days of Islam to modern practices, using an analysis of Islamic literature. The results show that Islamic accounting developed in line with Arab trade culture and the concept of Islamic accountability, and has a strong historical foundation that is not a mimicry of Western accounting.
KONSEP EFISIENSI EKONOMI PERSPEKTIF AL-QURÁN (TINJAUAN SURAH AL-ISRA AYAT 26 – 29) Fadhlullah Nury, Fadhlullah
JURNAL ISLAMIKA Vol 8 No 02 (2025): JURNAL ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengulas konsep efisiensi perspektif al-Qurán dengan fokus pada surah al-Isra ayat 26 – 29. Efisiensi dalam Islam dianalisa melalui prinsip yang terkandung dalam ayat-ayat tersebut. Penelitian ini mengindikasikan bahwa dalam al-Qurán sudah dijelaskan tentang prinsip-prinsip dalam efisiensi ekonomi yang tepat sehingga melahirkan keadilan, mulai dari pengelolaan sumber daya yang baik, distribusi kekayaan secara adil dengan skala prioritas, etika serta adab dalam bertransaksi, juga tidak melakukan pemborosan yang akhirnya menyebabkan sumber daya dikelola dengan tidak optimal. Secara keseluruhan, al-Qurán pada surah al-Isra ayat 26 – 29 memberikan panduan bagaiaman konsep efisiensi ekonomi yang seharusnya dijalankan meliputi distribusi dan alokasi sumber daya yang adil, menghindarkan daripada pemborosan, penekanan pada etika dan moral dalam transaksi ekonomi. Kata kunci : Efisiensi, Perspektif, Al-Qurán,

Page 10 of 11 | Total Record : 106