cover
Contact Name
Jurnal Islmika
Contact Email
islamikajurnal36@gmail.com
Phone
+6281329372911
Journal Mail Official
islamikajurnal36@gmail.com
Editorial Address
Samping SKA, Jl. Tuanku Tambusai, Delima, Kec. Tampan, Kota Pekanbaru, Riau 28292
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Islamika
ISSN : -     EISSN : 26157217     DOI : 10.37859
Islmaic Studies of Journal (Jurnal Islamika) is published by the Faculty of Islamic Studies Muhammadiyah University of Riau. ISSN:2615-7217(online). Islamika journal Published twice a year in April and October. The journal publishes empirically grounded and multidisciplinary of work on Islam and its related issues, Islamic economics and finance, Islamic psychology and Islamic Education. The editorial board may edit without changing the substance of the papers. The manuscript was written for Muhammadiyah Riau Islamic Studies Jurnalshould be in Bahasa Indonesia, English and arabic should be an original research paper either theoretically or empirically which sufficiently contributes novelty to Islamic economics and finance, Islamic psychology and Islamic Education literature. This journal provides immediate open access to its content on the principle that making research freely available to the public supports a greater global exchange of knowledge. FOCUS AND SCOPE The journal publishes empirically grounded and multidisciplinary of work on Islam and its related issues, 1. Islamic economics and finance 2. Islamic psychology and 3. Islamic Education
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 106 Documents
KEBIJAKAN FISKAL UMAR BIN KHATTAB jamilah, putri
JURNAL ISLAMIKA Vol 4 No 1 (2021): jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v4i1.2506

Abstract

Tulisan ini membahas secara deskriptif kebijakan fiskal umar bin khatab.Khalifah Umar bin khatab merupakan khalifah kedua pasca masa Khulafaur Rasyidin. kebijakan fiskal adalah kebijakan yang dilakukan dalam mengelolah pendapatan dan pemasukan Negara. konsep kebijakan fiskal umar adalah konsep berdasarkan prinsiip syariah yang bertujuan untuk kemaslahatan umat. adapun kebijakan fiskal umar bin khattab adalah mendirikan lembaga baitul mal, mendirikan lembaga hisbah dan mendirikan lembaga-lembaga yang lain yang dapat menunjang perkonomian suatu Negara. Khalifah kedua ini sukses menerapkan kebijakan fiskal dalam menjalankan perekonomian dan bisa dijadikan acua dangan mengatur perekonomian Negara kita.
PENERAPAN SANKSI DENDA TERHADAP NASABAH PEMBIAYAAN YANG MENGALAMI NON PERFORMING FINANCING (Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Haji Miskin Pandai Sikek) fadli, elfadhli
JURNAL ISLAMIKA Vol 4 No 1 (2021): jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v4i1.2579

Abstract

One of the risks faced by banks is the failure to pay installments on time by financing customers. However, some of these failures were caused by force majeure or due to moral hazard. At BPRS Haji Poor Pandai Sikek, every financing customer who fails to pay installments on time is subject to a fine. The purpose of this study was to determine the application of fines to financing customers who experienced non-performing financing at BPRS Haji Miskin Pandai Sikek. The author uses the type of field research (field research) with descriptive qualitative research methods. This study shows that the application of fines to financing customers who experience non-performing financing at the Haji Miskin Pandai Sikek BPRS has not been implemented properly according to the DSN-MUI fatwa no. 17/DSN-MUI/IX/2000. The results showed that the application of fines imposed by BPRS Haji Poor to financing customers was applied to all customers who were late in paying installments. However, the Haji Poor BPRS as the party providing the financing may suspend or waive fines that were originally paid by customers who are unable/unable to pay installments. However, this applies only to customers who always communicate with Islamic banks regarding their financial situation or condition, are open to the problems they face.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGGUNAAN KARTU KREDIT SYARIAH PADA PEGAWAI WANITA PT. RIAU MULIA MITRA MEDIKA Putri, Dian Permata; Busyro, Wahyi
JURNAL ISLAMIKA Vol 1 No 1 (2018): Jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v1i1.667

Abstract

Dewasa ini untuk melakukan transaksi, dapat digunakan berbagai sarana pembayaran, mulai dari cara yang paling tradisional, sampai dengan cara yang paling modern sekalipun. Pada awal mula sebelum dikenalnya uang sebagai alat pembayaran, setiap transaksi pembayaran dilakukan melalui cara barter. Perkembangan selanjutnya, ditemukan cara yang paling efisien dan efektif untuk melakukan transaksi pembayaran yaitu dengan menggunakan “uang”. Penggunaan uang juga mengalami berbagai hambatan, terutama jika penggunaannya dalam jumlah besar. Hambatannya yang pertama adalah resiko membawa uang tunai terutama dalam jumlah besar. Disamping resiko membutuhkan tempat, juga resiko keamanan. Pegawai wanita di PT Riau Mulia Mitra Medika rata-rata memiliki berbagai jenis kartu kredit syariah dari beberapa bank berbeda. Setiap kali melakukan kegiatan transaksi dimana saja kebiasaan menggunakan kartu kredit tidak pernah hilang, mulai dari berbelanja kebutuhan sehari-hari hingga barang mewah. Penelitian ini mengambil 3 faktor yang akan diteliti pengaruhnya terhadap penggunaan kartu kredit syariah yaitu faktor gaya hidup, budaya, kelompok referensi. Populasi yang digunakan pada penelitian sebanyak 70 pegawai wanita dan sampel diambil melalui PurposiveSampling yaitu 40 pegawai wanita. Faktor yang paling dominan berpengaruh terhadap penggunaan kartu kredit syariah adalah faktor kelompok referensi.
PERENCANAAN PENINGKATAN MUTU GURU MADRASAH SALAFIYAH WUSTHA DESA BATU MADINDING KECAMATAN BATANG NATAL KABUPATEN MANDAILING hawa, hawa
JURNAL ISLAMIKA Vol 4 No 2 (2021): jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v4i2.2706

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan guru di Madrasah Salafiyah Wustha Batu Madinding Kecamatan Batang Natal Kabupaten Mandailing Natal, dengan menggunakan metode penelitian kualitatif.Subjek dalam penelitian ini adalah 1 orang kepala sekolah, dan 5 orang guru sebagai sample dalam penelitian, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara, observasi dan studi dokumen, untuk menganalisis data digunakan reduksi data, penyajian data dan verifikasi data (kesimpulan). Hasil penelitian mengungkapkan temuan bahwa perencanaan peningkatan mutu guru di Madrasah Salafiyah Wustha Batu Madinding dilaksanakan dengan rapat melibatkan seluruh komponen madrasah seperti kepala madrasah, wakil kepala madrasah, staf dan guru-guru.Seluruh komponen ini saling bekerjasama dalam merencanakan program kerja yang akan dilaksanakan guna meningkatkan mutu guru
PERAN SOSIAL HADITH DAN SIGNIFIKASI SEJARAHNYA MENURUT MUHAMMAD ASAD nabil amir, ahmad
JURNAL ISLAMIKA Vol 4 No 2 (2021): jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v4i2.2846

Abstract

Makalah ini menyorot fikrah hadith Muhammad Asad (1990-1992) dan kontribusinya dalam pemahaman hadith kontemporer. Ia membincangkan kefahaman asas tentang hadith yang dirumuskan dalam karya-karyanya seperti Sahih al-Bukhari The Early Years of Islam; Islam at The Crossroads (bab “Hadith and Sunnah” dan “The Spirit of the Sunnah”); This Law of Ours and Other Essays; The Road to Mecca dan The Message of the Qur’an. Pengaruh hadith ini turut ditinjau daripada artikelnya dalam jurnal Arafat dan makalahnya yang lain terkait tema-tema hadith dan sunnah dan pemahaman serta cabarannya di abad moden, seperti tulisannya “Social and Cultural Realities of the Sunnah”. Reka bentuk kajian adalah bersifat deskriptif, analitis, historis dan komparatif. Kajian cuba mengembangkan ide dan fikrah hadith yang dirumuskan Asad dari perspektifnya yang moden dan membandingkannya dengan pemikiran-pemikiran sejarah yang krusial terkait prinsip hadith yang dibawakan oleh pemikir Islam yang lain. Dapatan kajian menyimpulkan bahawa Muhammad Asad telah memberikan sumbangan yang penting dalam pemikiran hadith di abad moden dengan hasil penulisannya yang prolifik dan substantif, termasuk terjemahan dan syarahannya yang ekstensif terhadap Sahih al-Bukhari yang memuatkan komentar-komentar yang baru dan analisis sejarahnya yang mendalam terhadap kitab ini. Ia merumuskan pertentangan-pertentangan hukum dan istinbat-istinbat fuqaha dan muhaddith dalam tradisi syarah hadith yang kritis. Ia turut merespon pertikaian-pertikaian asas yang dibangkitkan oleh golongan orientalis dan intelektual yang skeptis terhadap riwayat-riwayat sejarah dalam tradisi hadith
MEMBANGUN BUDAYA RELIGIOUS DI SEKOLAH Kasri, Harwan
JURNAL ISLAMIKA Vol 4 No 2 (2021): jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v4i2.2909

Abstract

Building a religious culture is not easy, for school-based educational institutions have various challenges to civilize religion, because it cannot be denied that schools are not intended for certain religious groups, but all religions have the right to continue their education in each school. In line with the above problems, this study aims to reveal how the opportunities and challenges faced by principals in building religious culture. This research method is qualitatively descriptive, research data obtained through observation, interviews and documentation studies. Data sources are principals, teachers and learners who are selected purposively. The results of the study are first, the Implementation of Religious Culture in SMP Negeri 5 Padang has been going well and programmed and there are evaluations carried out, ranging from the implementation of congregational prayers, the habituation of dhuha prayer, Muslim dress, guidance of tahfidz qur'an, kultum Friday, tahsin and tilawah Alqur'an, the implementation of Rohis, and the construction of Tahsin Alqur'an to all teacher councils. Second, challenges and obstacles in building a religious culture certainly exist, but all of them are considered by the principal as whips and become a morale booster to work. Third, while the opportunities owned by the principal to build a religious culture are among the regulations are very important, support from a solid teacher council, support from parents, support from the committee and support from alumni coupled with the availability of budgets. Fourth, different policies and strategies in realizing the program and goals to be achieved. So the Head of State Junior High School 5 Padang approached from heart-to-heart both to the Council of teachers and to all parties.
Pengembangan Pengembangan Instrumen Manajerial Dan Komunikasi Terhadap Kinerja Dosen Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) Di Padangsidempuan assalamualaikum, Melda Diana Nasution
JURNAL ISLAMIKA Vol 4 No 2 (2021): jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v4i2.3053

Abstract

Instrumen penelitian merupakan faktor yang terpenting dalam sebuah penelitian. Pada Instrumen penelitian itulah letaknya sebuah kebenaran akan hasil yang diteliti sebelum di tarik sebuah kesimpulan, jika Instrumennya salah maka Instrumen tersebut tidak dapat mengukur apa yang sepatutnya di ukur. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan sampel ada 30 orang. Data dianalisis dengan menggunakan SPSS Versi 23.00 for Windows untuk melihat konsistensi internal dengan menggunakan Cronbach Alpha. Hasil dari penelitian ini, semua item kuisioner valid dan reliabel dengan rata-rata nilai realibilitas Cronbach Alpha Manajerial Ketua Perguruan Tinggi adalah valid, karena nilai r hitung lebih besar dari r tabel = 0,707. Hasil uji reliabilitas data menunjukkan semua butir pernyataan dari Kuesioner Manajerial Ketua Perguruan Tinggi adalah reliabel, karena nilai r 11 = 0,966 > 0,6. Hasil uji reliabilitas data menunjukkan semua butir pernyataan dari Kuesioner Komunikasi Ketua Perguruan Tinggi adalah reliabel, karena nilai r 11 = 0,973 > 0,6. Hasil uji reliabilitas data menunjukkan semua butir pernyataan dari Kuesioner Kinerja Dosen adalah reliabel, karena nilai r 11 = 0,97>0,6
PENGARUH PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STUDENT TEAM’S ACHIEVEMENT DIVISION (STAD) TERHADAP HASIL BELAJAR FIQIH SISWA KELAS VII MTS MASMUR PEKANBARU sutioanto, riki
JURNAL ISLAMIKA Vol 4 No 2 (2021): jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v4i2.3072

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh yang signifikan Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team’s Achievement Division (STAD) terhadap hasil belajar fiqih siswa? Dalam penelitian ini rumusan masalahnya adalah “Apakah ada pengaruh yang signifikan pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team’s Achievement Division (STAD) terhadap hasil belajar fiqih siswa?" Bentuk penelitian ini adalah penelitian Quasi Eksperimen dan desain yang digunakan adalah Posttest-only Design with Nonequivalent Group. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII MTs Masmur Pekanbaru yang berjumlah 75 orang dan objek penelitian ini adalah hasil belajar fiqih siswa kelas. Pengambilan data dalam penelitian ini menggunakan dokumentasi, tes dan lembar observasi yang dilakukan setiap kali pertemuan. Dalam penelitian ini, pertemuan dilaksanakan selama enam kali, yaitu empat kali pertemuan dengan menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team’s Achievement Division (STAD), satu pertemuan dilaksanakan postes, dan satu pertemuan lagi dilaksanakan ujian praktek. Untuk mengetahui hasil penelitian tersebut peneliti menggunakan rumus tes-t, yaitu untuk mengetahui ada atau tidaknya perbedaan hasil belajar fiqih siswa. Berdasarkan hasil analisis data tersebut, diambil kesimpulan bahwa Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team’s Achievement Division (STAD) dapat mempengaruhi hasil belajar fiqih siswa. Hal ini dibuktikan dengan terjadinya peningkatan hasil belajar fiqih siswa yang menggunakan Pembelajaran Kooperatif Tipe Student Team’s Achievement Division (STAD) dibandingkan dengan hasil belajar fiqih siswa yang menggunakan pembelajaran konvensional.
MEREDAM BUDAYA HATE SPEECH DI MEDIA SOSIAL almutasir, mutasir
JURNAL ISLAMIKA Vol 4 No 2 (2021): jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v4i2.3076

Abstract

Dewasa ini, kebebasan berpendapat di Indonesia terhitung semakin senang dan terbilang mudah. Hal ini dikarenakan support dari media sosial yang saat ini telah menjadi backbone (tulang punggung) komunikasi era modern. Saat ini, kemudahan tersebut bisa dicermati dari hingar-bingarnya media sosial dengan berbagai bentuk unggahannya. Misalnya tulisan, foto maupun video. Kendati demikian, kemudahan berpendapat dan menyalurkan kritikan di media sosial, nampaknya kerap disalah artikan. Kemudahan yang seharusnya berguna untuk mempermudah akses berekspresi, Nyatanya kini cenderung tak karuan bahkan hilang kendali. Kemudahan ini di anulir oleh sebagian oknum untuk menyelipkan perkara ujaran kebencian (hate speech),kebohongan (Hoax), Sara, permusuhan dan adu domba, yang pada akhirnya, perkara ini berakibat pada terganggunya stabilitas dan kehangatan dalam bernegara. penelitian ini ingin mencoba mengungkap tentang Budaya Hate speech diomedia sosial yang terjadi ditengah masyarakat Indonesia, budaya ini adalah fenomena bahaya yang mengancam keutuhan serta kedaulatan Indoneia. Diawali dengan menghasut publik dengan tujuan menyulut kebencian khalayak ramai, kemudian memicu kegaduhan sosial yang kemudian memicu hadirnya keretakan dalam hubungan berbangsa, dan akhirnya berdampak buruk pada runtuhnya kesatuan bangsa dan kedaulatan negara.
Syed Muhammad Naquib al-Attas Syed Muhammad Naquib al-Attas: Islamization of Knowledge by Developing Genuine Islamic Paradigm Nasution, Ansor
JURNAL ISLAMIKA Vol 4 No 2 (2021): jurnal ISLAMIKA
Publisher : Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jsi.v4i2.3077

Abstract

The international conference of Muslim countries on education periodically began in 1977 in Mecca al-Mukarramah, this made Muslims intensively discuss the integration of science and Islam, Syed Muhammad Naquib al-Attas was one of the figures who attended the conference. Al-Attas views that one of the causes of the decline of Muslims is because Muslims accept what knowledge from the west is and recognize the truth of science from the west, which according to al-Attas, knowledge from the west is not original science, it has been contaminated. by western culture even inserted the mission of secularism in its spread. According to al-Attas, so that Muslims can rise and develop, they must return to the original concept of science, namely knowledge that comes from the owner of knowledge, namely Allah by making the Qur'an and Hadith as a guide, which is called the Islamization of knowledge, al-Attas argues that the value-free science echoed by western thinkers is an attempt to weaken Muslims and distance Muslims from real knowledge. The steps offered by al-Attas in the process of Islamization of science are; the first by eliminating secular concepts and western culture from science, the second by incorporating Islamic concepts that are in accordance with current developments as standard terms in education. But before doing these two steps, according to al-Attas, what needs to be done first is to Islamize the language.

Page 5 of 11 | Total Record : 106