cover
Contact Name
Irfan Fauzi Rachmat
Contact Email
jendelabunda@umc.ac.id
Phone
+6285294906142
Journal Mail Official
irfan.fauzi@umc.ac.id
Editorial Address
https://e-journal.umc.ac.id/index.php/JJB/editorialboard
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon
ISSN : 23555661     EISSN : 2685564X     DOI : https://doi.org/10.32534/jjb
Naskah berupa diseminasi hasil penelitian yang dihasilkan oleh ahli, ilmuwan, praktisi, dan mahasiswa dan kajian pustaka dalam bidang Pendidikan Anak Usia Dini dengan lingkup: 1. Pendidikan dan Pembelajaran PAUD: 2. Pendidikan Karakter Anak Usia Dini, 3. Media Pembelajaran PAUD 4. Strategi Pembelajaran PAUD 5. Kesehatan Gizi dan Nutrisi PAUD 6. Perawatan, Pelindungan dan Pengasuhan AUD, (Holistik Integratif) 7. Manajemen PAUD 8. Pertumbuhan dan Perkembangan AUD 9. Parenting Islami 10. TIK (Teknologi) untuk AUD Khusus untuk hasil penelitian, metode penelitian yang digunakan dapat menggunakan penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif, penelitian campuran, penelitian pengembangan, penelitian desain, ataupun jenis penelitian lainnya yang berkaitan dengan topik di atas.
Articles 163 Documents
ACTIVITY SCHEDULE DALAM MENINGKATKAN PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN ANAK 5-6 TAHUN Ramadani, Wulan Maulia
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 11 No. 2 (2023): Special Issue (Juli 2023)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v11i2.4639

Abstract

Pendidikan karakter erat kaitannya dengan habit yang terus menerus dilakukan. Pendidikan karakter sangat erat hubungannya dengan pendidikan moral dimana tujuannya adalah untuk membentuk dan melatih kemampuan individu secara terus-menerus guna penyempurnaan diri kearah hidup yang lebih baik. Salah satunya membentuk karakter disiplin. Permasalahan yang ditemukan saat ini mayoritas karakter disiplin pada anak usia dini masih rendah, dan banyak orang tua yang acuh dalam mendisiplinkan anaknya, serta orang tua juga tidak mengatur dan menyusun rutinitas harian anak. Hasil pengamatan beberapa orang tua kurangnya kesadaran dalam meningkatkan pendidikan karakter disiplin pada anak usia 5-6 tahun, sehingga anak kurang optimal dalam pembentukan karakter disiplin, hal itu karena orang tua belum mengetahui cara yang efektif untuk memberikan parenting dalam meningkatkan pendidikan karakter disiplin pada anak usia 5-6 tahun, sehingga peneliti memberikan cara yang efektif melalui activity schedule dalam meningkatkan pendidikan karakter disiplin pada anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan melalui metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana keadaan di Desa Beber tentang activity schedule dalam meningkatkan pendidikan karakter disiplin untuk anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Activity schedule efektik dalam meningkatkan pendidikan karakter disiplin untuk anak usia 5-6 tahun dan memiliki manfaat yang luar biasa dalam pertumbuhan dan perkembangannya, namun dalam mendapatkan hasil yang baik dari activity schedule tergantung pada peran orang tua dan anaknya. Selain itu pendidikan karakter disiplin akan berkembang optimal jika orang tua dan anak berhasil menerapkan activity schedule secara komitmen dan konsisten.
PENGARUH PROYEK MENANAM KUNYIT TERHADAP KEMANDIRIAN ANAK KELAS A DI TK ‘AISYIYAH 06 SURABAYA Fithriyati, Risya
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 11 No. 2 (2023): Special Issue (Juli 2023)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v11i2.4641

Abstract

Peneliti ini bertujuan untuk mendiskripsikan anak kelas A TK ‘Aisyiyah 06 Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Subjek penelitiannya sebanyak 12 anak yang merupakan anak kelas A di TK ‘Aisyiyah 06 Surabaya. Pengumpulan data dengan menggunakan eksperimen, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data kuantitatif dengan menggunakan teknik menurut Wilcoxon yang terdiri dari Pre-Test-Post-Test. Yang dikumpulkan melalui instrument proyek menanam kunyit terhadap kemandirian anak, wawancara, catatan lapangan, dan dokumentasi. Dari penelitian ini di ketahui bahwa pengaruh proyek menanam kunyit terhadap kemandirian anak kelas A di TK ‘Aisyiyah 06 di tanamkan melalui pembiasaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemandirian anak pada indicator pemahaman diri menunjukkan nilai mean 2,27 sejumlah anak 5 (41,67 %), dan pada nilai mean 2.18 sejumlah 5 anak (41,67 %). Dari 10 anak dinyatakan mulai berkambang. Pada indicator regulasi regulasi dari 12 anak (100%) dengan nilai mean 2,00, dan tidak ada anak yang dalam katagori belum berkembang dan sudah berkembang
PERANAN MEDIA AUDIO VISUAL PADA PROSES PEMBELAJARAN DI JENJANG PENDIDIKAN ANAK USIA DINI Wahono, Wahono
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 11 No. 2 (2023): Special Issue (Juli 2023)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v11i2.4643

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan media pembelajaran audio visual dalam proses pembelajaran di jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD). Dengan melakukan penelitian ini juga akan diketahui seberapa efektifitas media audio visual ketika digunakan dalam proses pembelajaran. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) yaitu penelitian yang dilaksanakan dengan menggunakan literatur (kepustakaan) baik berupa buku, catatan, maupun laporan hasil penelitian dari penelitian terdahulu. Teknik pengumpulan data dengan cara mencari data yang berkaitan dengan pembahasan dalam judul penelitian yang peneliti ambil. Dalam penelitian ini data data yang relevan dikumpulkan dengan berbagai cara, yaitu dengan studi pustaka, studi literatur, serta beberapa pencarian di internet. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa jenis media pembelajaran audio visual yang digunakan dalam pembelajaran anak usia dini di Indonesia diantaranya media video pembelajaran, powerpoint, multimedia sejenis aplikasi canva dan zepeto serta pop up book digital. Dari hasil analisis beberapa jurnal menunjukkan media audio visual yang saat ini paling banyak diterapkan dalam proses pembelajaran yaitu jenis video pembelajaran dengan hasil presentase yaitu 54%, hal ini diketahui video pembelajaran dapat berperan menciptakan suasana pembelajaran yang aktif karena indra penglihatan serta pendengaran anak dapat bekerja secara bersamaan, selain itu video pembelajaran juga dikatakan efektif serta menyenangkan dalam dunia anak dan pembelajaran juga menjadi lebih positif setelah digunakannya video pembelajaran.
PENGARUH GAME WORDWALL UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL HURUF VOKAL PADA ANAK KELOMPOK A KB KEMUNING KOTA CIREBON Pratiwi, Siti Sukmawati
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 11 No. 2 (2023): Special Issue (Juli 2023)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v11i2.4644

Abstract

Usia dini merupakan usia yang paling tepat untuk mengembangkan kemampuan bahasa pada anak. Karena masa ini sering disebut juga dengan masa “Golden Age” dimana anak sangat peka untuk mendapatkan rangsangan-rangsangan baik yang berkaitan dengan aspek fisik motorik, intelektual, sosial, emosional dan bahasanya. Bahasa adalah alat komunkasi setiap orang. Kemampuan berbahasa pada anak usia dini mencangkup empat indikator yaitu, keterampilan menyimak, keteramppilan berbicara, keterampilan membaca, dan keterampilan menulis. Di era industri digitalisasi ini pengajar harus lebih menguasai sistem digital. Salah satunya dengan menggunakan alat atau media yang berbasis digital. Dari sebuah website game edukasi yang bisa di berikan sebagai salah satu media pembeleajaran untuk anak tentunya dengan pengawasan guru atau orang tua ialah “Games Wordwall”. Game ini merupakan salah satu situs website yang dapat digunakan pengajar untuk membuat media pembelajaran yang interaktif, sehingga anak tidak akan merasa bosan. Selain itu, pada game ini juga pengajar dapat memodifikasi game ini dengan berbagai template yang sangat menarik dan beragam. Dalam konsep yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah jenis penelitian kuantitatif sebuah eksperimen pre test – post test control grup design. Pada design ini dilakukan pre test sebelum diberikan perlakuan dan dengan post test sesudah diberikan perlakuan. Penelitia ini dilakukan untuk mengetahui peningkatan mengenal huruf vokal pada anak kelompok A KB Kemuning dengan menggunakan media pembelajaran game wordwall. Apabila t hitung lebih besar nilainya dari t tabel dengan taraf signifikansi 5%, maka hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) diterima, artinya pengaruh game wordwall dapat meningkatkan pengetahuan mengenal huruf vokal pada anak usia dini.
IMPLEMENTASI METODE READ ALOUD DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENGENAL ANGKA 1-10 Taminih, Taminih
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 11 No. 2 (2023): Special Issue (Juli 2023)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v11i2.4646

Abstract

Latar belakang masalah ini adalah bahwa metode pembelajaran sangat diperlukan, agar tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan dapat tercapai dan berhasil. Salah satu caranya yaitu menggunakan metode read aloud. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan metode read aloud dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Tempat penelitian di TK Cendrawasih Tinumpuk. Sumber data utama adalah Kepala Sekolah TK Cendrawasih, dan guru. Adapun sumber data sekunder adalah jurnal, buku-buku, dan catatan-catatan. Kemudian dokumentasi berupa foto, dokumen-dokumen catatan. Teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data, dan penarik kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa implementasi metode read aloud dalam meningkatkan kemampuan mengenal angka 1-10 sudah efektif dapat dilihat dari data-data yang peneliti lakukan diantaranya RPP, observasi, wawancara dan dokumentasi. Guru sudah dapat meningkatkan pemahaman siswa dapat dilihat ketika guru mengajukan pertanyaan atau feedback kepada siswa, siswa mampu menjawab sesuai dengan yang diharapkan, sekarang tidak ada lagi siswa yang tidak paham dengan mengenal angkan 1-10.
PENERAPAN MEDIA WAYANG GOLEK UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK CERITA ANAK USIA DINI Solihah, Cici Siti
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 11 No. 2 (2023): Special Issue (Juli 2023)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v11i2.4647

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan yang ada pada anak bahwa pembelajaran menyimak pada anak kelas B belum berkembang khususnya pada kegiatan bercerita. Ketika guru melakukan proses pembelajaran dengan becerita , anak kurang berminat menyimak guru bercerita tanpa menggunakan media, saat guru mengajukan pertanyaan mengenai cerita yang didengar anak tidak mampu menjawabnya. Tujuan penelitian ini untuk meningkatkan keterampilan menyimak cerita melalui media wayang golek pada anak kelas B di PAUD KB An Nur Desa Beber Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian PTK.Tiap siklus terdiri dari 5 tahapan : Identifikasi Masalah, Pengumpulan Data, Perencanaan Tindakan, Pelaksanaan Aktivasi, Penilaian Hasil. Subjek dalam penelitian ini adalah anak-anak dari Kelompok B berusia antara 5-6 tahun yang berjumlah 20 anak tahun ajaran 2022/2023. Teknik Pengumpulan data yang digunakan terdiri dari Observasi, Catatan Lapangan, Dokumentasi.Instrumen yang digunakan terdiri dari Instrumen Performa Kemampuan Menyimak Cerita, Observasi, Catatan Lapangan, Observasi. Teknik analisis data yang digunakan terdiri dari Analisis Data Deskriptif Kualitatif, Teknik Pengolahan Data Deskriptif Kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilaksanakan dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan Media Wayang Golek dapat meningkatkan keterampilan menyimak cerita pada anak kelas B PAUD KB An Nur Desa Beber Kecamatan Beber Kabupaten Cirebon. Peningkatan keterampilan menyimak cerita tersebut dapat dibuktikan dengan meningkatnya nilai rata-rata keterampilan menyimak cerita. Pada indikator menyebutkan tema cerita dengan nilai rata-rata 3,3 sedangkan pada indikator menjawab pertanyaan tentang sifat tokoh dalam cerita dengan nilai rata- rata 3,1 selanjutnya pada indikator menceritakan kembali cerita yang sudah disimaknya 2,7. Berdasarkan data dalam penelitian ini adalah anak dapat menjawab pertanyaan guru seputar isi cerita dan anak dapat menceritakan kembali cerita yang sudah disimaknya, penelitian ini direkomendasikan untuk menjadi model pembelajaran yang dapat meningkatkan keterampilan meyimak cerita.
PENINGKATAN KEMAMPUAN BERFIKIR SIMBOLIK MELALUI METHODE BERMAIN FLASHCARD BERSUARA DI KELOMPOK B1 TK ISLAM NURUL HIKMAH Sari, Suci Eka
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 11 No. 2 (2023): Special Issue (Juli 2023)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v11i2.4648

Abstract

Berdasarkan observasi awal pada anak usia 4-5 tahun di TK Nurul Hikmah Desa. Megu Gede Kec. Weru Kab. Cirebon TA. 2022/2023, kemampuan berfikir kritis simbolik anak belum sesuai harapan. Berkaitan dengan hal tersebut, maka penulis mencoba menggunakan pembelajaran dan kegiatan yang belum ada di kelasnya, yaitu dengan bermain flashcard. ermain flashcard adalah salah satu kegiatan yang mengasah berfikir simbolik, diharapkan dengan adanya kegiatan bermain flashcard ini kemampuan berfikir simbolik anak usia 4-5 tahun di TK Nurul Hikmah, Desa. Megu Gede, Kec. Weru, Kab. Cirebon, TA 2022/2023 dapat meningkat. Berdasarkan hasil penelitian Kemampuan berfikir simbolik pada peserta didik kelompok B1 TK Islam Nurul Hikmah Megu Gede meningkat dengan secara bertahap dapat dilihat dari hasil analisis data berfikir simbolik yang ada dalam setiap pertemuan pra siklus, siklus I dan siklus II. Pada hasil observasi pra siklus anak dengan kriteria BB (belum berkembang) terdapat 10 anak dengan presentase 67%, pada kriteria MB (mulai berkembang) terdapat 4 anak dengan presentase 27%. Pada kriteria BSH (berkembang sesuai harapan) terdapat 1 anak dengan presentase 7 %. Pada hasil observasi siklus I pada kriteria BB (belum berkembang) terdapat 0 anak dengan presentase 0%, pada kriteria MB (mulai berkembang) terdapat 6 anak dengan presentase 40%, pada kriteria BSH (berkembang sesuai harapan) terdapat 7 anak dengan presentase 47 % dari seluruh jumlah anak, pada kriteria BSB (berkembang sangat baik) terdapat 2 anak dengan presentase 13%. Pada hasil observasi siklus II pada kriteria BSH (berkembang sesuai harapan) terdapat 1 anak dengan presentase 7%, pada kriteria BSB (berkembang sangat baik) terdapat14 anak dengan presentase 97%.
Sinergi Orangtua-Guru dalam Membentuk Adab Santri di Kuttab Al-Fatih Meliani, Fitri
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 11 No. 2 (2023): Special Issue (Juli 2023)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v11i2.4649

Abstract

Orangtua dan lembaga pendidikan merupakan dua lingkungan utama yang memiliki peran penting dalam pembentukan adab pada anak. Bentuk sinergi yang dilakukan beragam bentuknya, dan tujuan dari kerja sama ini adalah agar pendidikan yang ditanamkan di sekolah bisa selaras dengan pendidikan yang ditanamkan oleh orangtua di rumah karena antara guru dan orangtua bisa saling berkomunikasi mengenai perkembangan santri. Artikel ini bertujuan menganalisis metode yang diterapkan di PKBM Kuttab Al-Fatih dalam membentuk adab santri, dan mengidentifikasi faktor kendala dalam melaksanakan sinergi antara guru dan orangtua. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk kerjasama yang terjalin antara guru dan orang tua beragam, yaitu program parenting nabawiyyah, Maqom (mabit qowwamah), forlas (forum kelas), program BBO (Belajar Bersama Orangtua), buku penghubung, dan home visit. Faktor kendala yang dihadapi tentunya beragam pada setiap kerjasama yang dilakukan seperti ketidakhadiran salah satu orangtua, orangtua yang kurang konsisten, dan kurangnya pemahaman orangtua, dan kurangnya keterbukaan dari pihak orangtua kepada guru dalam masalah yang dihadapi santri.
PENGARUH PENERAPAN VIDEO ANIMASI POP UP TERHADAP PENINGKATAN LITERASI SAINS ANAK USIA DINI (USIA 5-6 TAHUN) DI TK AISYIYAH 20 SURABAYA Zaen, Nur Saffana Fajar
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 11 No. 2 (2023): Special Issue (Juli 2023)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v11i2.4650

Abstract

Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh video animasi Pop Up terhadap peningkatan literasi sains anak usia dini (usia 5-6 tahun) kelompok B. Penelitian ini dilakukan di TK Aisyiyah 20 Surabaya, medode yang gunakan adalah metode kuantitaif dengan desain penelitian pre-eksperimental meliputi jenis one-group pre-test post-test design, dalam penelitian ini peneliti menggunakan satu kelompok kelas yang berjumlah 17 orang. Tahapan dalam penelitian ini meliputi pre-test, perlakuan (treatment), dan post-test. Teknik pengumpulan datanya menggunakan teknik observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank Test untuk mengetahui jumlah selisih nilai sebelum dan sesudah diberikan perlakuan (treatment) untuk mengetahui tingkat signifikansi. Hasil analisis data yang diperoleh yaitu nilai Asymp.Sig. (2-tailed) bernilai 0,000 < 0,05. Karena kurang dari 0,05, maka sebagaimana dasar pengambilan keputusan uji Wilcoxon, menunjukan H0 ditolak. Sehingga dapat disimpulkan bahwa Adanya pengaruh yang signifikan penerapan video animasi pop up terhadap peningkatan literasi sains anak usia dini (usia 5-6 tahun) di TK Aisyiyah 20 Surabaya. Penerapan media video animasi pop up sangat berpengaruh secara signifikan terhadap literasi sains anak usia dini (5-6 tahun) kelompok B karena media video animasi pop up yang dilakukan oleh peneliti, dapat meningkatkan literasi sains anak usia dini (5-6 tahun), dapat menambah wawasan pengetahuan dan pengalaman baru peserta didik, dapat menumbuhan motivasi belajar anak, dan dapat menarik konsentrasi peserta didik.
PENERAPAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI KEGIATAN MENGGUNTING POLA GARIS PADA KELOMPOK A DI TK BUSTHANUL ATHFAL AISYIYAH 06 SURABAYA Wardani, Anisa Tri
Jurnal Jendela Bunda Program Studi PG-PAUD Universitas Muhammadiyah Cirebon Vol. 11 No. 2 (2023): Special Issue (Juli 2023)
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jjb.v11i2.4651

Abstract

Motorik halus menjadikan suatu keterampilan yang wajib dimiliki oleh anak usia dini. Keterampilan ini juga mempengaruhi masa depannya jika tidak dilatih. Selain itu masih banyak anak yang memiliki keterampilan motorik yang rendah. Hal ini disebabkan karena kemampuan motorik anak yang jarang dilatih. Selain itu, kurangnya penerapan yang diberikan dalam mengembangkan kemampuan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan motorik halus melalui menggunting pola garis. Jenis penelitian ini adalah kualitatif triangulasi dimana saat melakukan observasi peneliti hanya menjadi pengamat dilapangan. Subjek pada penelitian ini ada 2 yaitu guru dan murid. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu, observasi, wawancara, dokumentasi, dan angket. Instrumen yang digunakan dalam mengumpulkan data yaitu angket. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian yaitu bersifat induktif atau kualitatif dan hasil penelitian kualitatif menekankan dari suatu kejadian yang terjadi. Hasil penelitian yaitu anak mampu melakukan kegiatan menggunting serta kemampuan motorik halusnya berkembang. Dapat disimpulkan bahwa Proses pembelajaran kegiatan motorik halus melalui kegiatan menggunting sudah baik, dilihat dari pengamatan peneliti bahwa kegiatan tersebut anak-anak mampu melatih kefokusan mata dan tangan, mampu melenturkan jari jemarinya dengan baik.

Page 9 of 17 | Total Record : 163