cover
Contact Name
Randy Muhammad Anif
Contact Email
randy.071199@gmail.com
Phone
+6285227788222
Journal Mail Official
runtiko@gmail.com
Editorial Address
Acta Diurna: Jurnal Ilmu Komunikasi
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Acta Diurna: Jurnal Ilmu Komunikasi
ISSN : 4126443     EISSN : 26206676     DOI : https://doi.org/10.20884/1.actadiurna
Core Subject : Education, Social,
JAD aims to encourage research in communication studies. Topics addressed within the journal include but are not limited to: Media dan culture studies; Political communication; Cross-cultural communication; Business communication; Organizational communication; Health communication.
Articles 247 Documents
BINGKAI MEDIA TERHADAP BERITA KOMUNIKASI PEMERINTAH DI PANDEMI COVID-19 Sukma Alam
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 17 No 1 (2021)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (488.728 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2021.17.1.3695

Abstract

ABSTRAK Keberhasilan penanganan Covid-19 di suatu negara salah satunya tercermin dari kemampuan pemerintah dalam berkomunikasi ke masyarakat. Di Indonesia, isu komunikasi pemerintah merupakan topik yang sedang hangat dibincangkan bukan hanya dilihat dari sektor kesehatan saja tetapi juga mengandung kosekuensi politik dan ekonomi sangat besar. Pemberitaan tentang komunikasi pemerintah di pandemi Covid-19 menjadi sorotan publik. Sebab, komunikasi pemerintah tidak berjalan maksimal, cenderung tidak merespons dan abai terhadap virus corona. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui untuk mengetahui pembingkaian (framing) komunikasi pemerintah dalam berita detik.com, kompas.com dan kumparan.com dan untuk mengetahui penonjolan dan seleksi isu dalam berita komunikasi pemerintah di pandemi Covid-19 yang dilakukan detik.com, kompas.com dan kumparan.com. Metode yang digunakan penelitian ini adalah analisis framing Robert M. Entman. Hasil penelitian ini adalah ditemukan perbedaan pembingkaian dalam berita yang dimunculkan oleh detik.com membingkai komunikasi pemerintah sebagai permasalahan serius, kompas.com membingkai komunikasi pemerintah sebagai isu krusial dan kumparan.com membingkai isu komunikasi pemerintah dari aspek politik. Sementara dari aspek seleksi isu, detik.com lebih kepada permasalahan yang berdampak langsung terhadap masyarakat, kompas.com lebih kepada permasalahan komunikasi pemerintah dan kumparan.com lebih kepada permasalahan juru bicara. Kemudian aspek penonjolan, detik.com cenderung menonjolkan diksi berkonotasi dan narasumber kritis, kompas.com lebih menonjolkan kritikan membangun dan kumparan.com cenderung menyudutkan pemerintah. Kata Kunci: Framing, Berita Komunikasi Pemerintah, Covid-19 ABSTRACT One of the successful handling of Covid-19 in one country is the government's ability to communicate with the public. In Indonesia, the issue of government communication is a hot topic discussed not only from the health sector but also contains enormous political and economic problems. The news about government communications in Covid-19 pandemic became the public spotlight. Therefore, government communication is not running optimally and ignores corona virus. This research aims to study to find out the framing of government communication in detik.com, kompas.com and kumparan.com news and to study the highlighting and selection of issues in government communication news in Covid-19 pandemic conducted detik.com, kompas.com and kumparan.com. The method used in this research is Robert M. Entman's framing analysis. The results of this study are finding framing in the news that was raised by detik.com framing government communication as serious, kompas.com framing government communication as a crucial issue and kumparan.com framing government communication issues in political terms. While from the aspect of issue selection, detik.com is more a challenge that is directly related to the community, kompas.com is more about the problem of government communication and kumparan.com Criticism builds and kumparan.com further corners the government. Keywords: Framing, Government Communication News, Covid-19
KEARIFAN LOKAL LINGKUNGAN KOMUNIKASI REMBUG DESA DALAM MENJAGA KELESTARIAN HUTAN DI KESATUAN PEMANGKUAN HUTAN (KPH) BANYUMAS TIMUR Ch. Herutomo
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 15 No 2 (2019)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.42 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2019.15.2.2132

Abstract

Salah satu kearifan lokal lingkungan dalam menjaga kelestarian hutan adalah komunikasi rembug desa yang dimiliki oleh masyarakat hutan khususnya di Pulau Jawa. Dalam komunikasi rembug desa sebagai lembaga demokrasi masyarakat desa hutan masyarakat punya kebebasan berbicara dengan spontan, humor tanpa distorsi dan keputusan diambil melalui musyawarah dan mufakat. Kearifan lokal sebagai nilai sosial budaya masyarakat desa hutan diwariskan secara turun temurun itu dapat membina hubungan yang harmonis anatara masyarakat desa hutan dengan hutan. Hubungan yang harmonis itu ditunjukkan dengan prilakunya sebagai penjaga hutan, mereka sadar bahwa hutan merupakan bagian dari ekosistem. Mereka akan hidup nyaman bila hutan aman sebaliknya akan hidup sengsara bila hutan mengalami kerusakan.
KAJIAN MENEJEMEN SPECIAL EVENT GOLDBLATT DALAM ROAD SHOW SANTRI SEHAT oleh PT BIO FARMA Feliza Zubair; Dara Anjani Shahidah
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 13 No 1 (2017)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (133.191 KB)

Abstract

This study aims to describe the stage of the research, design, planning, coordination, andevaluation conducted by Corporate Communication of PT Bio Farma (Persero) at the Roadshow"Healthy Students" program. The method used a descriptive method with qualitative researchapproaches. Data collection methods used interviews, observation, literature study anddocumentation. The results of this study showed that the forms of research through informalresearch by searching the secondary data to determine the target audience, the concept and themeof the event is appropriate and in accordance with existing conditions, namely "Santri Sehat"embodied in the design, lighting, color and performers , Internal meetings are conducted onlythree times to communicate and coordinate to discuss preparations for implementation of theactivities. In the evaluation, the results of the implementation of the roadshow are reviewedannually by questionnaire. Based on the results of questionnaires known that more than 70% ofthe participants already have a good knowledge about the vaccine and its benefits. Through thisstudy, the researchers suggested that the situation analysis carried out by the formal and informalapproaches to search the data directly in the field, more attention to media publications oninternal company events, and reviewing the most effective time to measure basic knowledge aboutthe vaccine and its benefits.
Optimalisasi Pengelolaan Media Sosial YouTube dan Facebook @lipiindonesia sebagai Media Komunikasi Sains Lyra Vellaniza Ferbita
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 18 No 1 (2022)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (727.985 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2022.18.1.4608

Abstract

Penelitian ini meneliti tentang optimalisasi pengelolaan media sosial Youtube dan Facebook @lipiindonesia yang digunakan sebagai media komunikasi hasil riset oleh Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana hambatan yang dihadapi dalam pengelolaan media sosial dan bagaimana optimalisasi yang dilakukan oleh Humas di LIPI untuk mengatasi ketimpangan pada pengelolan media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Hasil penelitian ini adalah, pengelola media sosial menemukan sejumlah hambatan internal dan eksternal dalam proses pengelolaan media sosial. Hambatan tersebut ternyata menyebabkan ketimpangan dalam pengelolaan media sosial. Pengelola media sosial juga perlu melakukan sejumlah upaya optimalisasi pada akun YouTube dan Facebook @lipiindonesia agar kedua media sosial tersebut dapat lebih optimal sebagai media komunikasi sains.
Memaknai Ulang Obyektivitas dalam Media Massa (Sebuah Apresiasi pada Praktik Jurnalisme Subyektif) edi santoso
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 7 No 1 (2011)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (143.65 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2011.7.1.4219

Abstract

Objectivity has become the basis for the practice of contemporary journalism. Objectivity has becomea major issue during the last century. However, the ethical debate about objectivity was neverfinished. Even the debate that starts from the definition of objectivity itself, the criteria, until thequestion of pessimism, is it possible there is objectivity in this world? Along with the increasingnumber of criticisms of objective journalism, the idea of subjective journalism increasingly widelyaccepted. Subjective journalism often simply interpreted as journalism in context. That is, journalistsdo not merely present the facts, but also presents the meaning. This paper tries to elaboratethe notion of subjective journalism and explore its relevance in contemporary journalism.
KAJIAN GENDER DALAM ILMU KOMUNIKASI Roro Retno Wulan
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 15 No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.862 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2019.15.1.1574

Abstract

Ilmu Komunikasi sebagai cabang ilmu pengetahuan adalah ilmu yang dinamis. Perkembangan peradaban manusia menjadi titik tolak perkembangan keilmuannya. Manusia tidak dapat menafikkan adanya komunikasi dalam relasi di kehidupannya. Maraknya kajian atas kondisi perempuan mendorong geliat Ilmu Komunikasi untuk membongkar epistemologi keilmuannya. Tulisan ini adalah sebuah penggalian atas teoriteori Komunikasi yang didedikasikan kepada riset atas perempuan. Riset yang berkaitan dengan posisi perempuan erat dengan dominasi patriarki secara ekonomi, politik dan sosial. Perempuan menjadi subjek atas dirinya dan bukan menjadi objek seperti yang terjadi selama ini. Di mulai dari kajian filsafati pemikiran feminis hingga epistemologi feminisme. Keunikan dari tulisan ini adalah ibarat sebuah rangkuman beberapa teori femnisme yang lahir dari ranah komunikasi. Kesimpulan yang diraih adalah ragam pengetahuan terrsebut menjadi bekal bagi para periset dan pemerhati kajian perempuan di ranah Ilmu Komunikasi. Ke depannya teori mengenai feminisme ini akan membantu perkembangan Ilmu Komunikasi dalam mendekonstruksi metode dalam melakukan risetriset tentang perempuan di Indonesia.
Pola Pengawasan Orang Tua Terhadap Aktivitas Anak di Dunia Maya : Studi Kasus Pada Keluarga dengan Anak Remaja Usia 12 – 19 Tahun di Purwokerto Tri Nugroho Adi
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 13 No 2 (2017)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.691 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2017.13.2.604

Abstract

The purpose of this study is to examine how the parent's understanding of the dangers of theinternet, how the pattern of internet parenting style of children's Internet usage, how the patternand experience of children in using the internet, and the child's perception of the pattern ofinternet parentating style. The research used qualitative description method, the data wascollected by purposive sampling from 37 parents and 37 teenagers aged 12-19 in Purwokerto byusing structured interview. The results of the study (1) parents have an understanding of internetrisks, though not all then do the protection measures; (2) the four dimensions of internet parentingstyle patterns namely mediation, introduction, restriction and coviewing. Of the four dimensions itreinforces the previous review of parental supervisory patterns namely authoritative andpermisive; (3) the majority of teenage informants have used the internet since primary school, areactive in the use of social media, the majority are classified as heavy users, and some of them haveexperience related to internet risk, children tend to agree on parental supervisory forms in internetusage but still want the existence freedom or disapproval of authoritarian supervisory patterns.
DAMPAK FRAMING PEMBERITAAN KEBIJAKAN PELARANGAN MUDIK DI TIRTO.ID TERHADAP KEPERCAYAAN MASYARAKAT KEPADA PEMERINTAH kalya nabila zuhdi
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 17 No 2 (2021)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.117 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2021.17.2.4268

Abstract

This study aims to see the impact of the framing of the homecoming prohibition policy on public trust in the government considering that this topic is in accordance with the current situation (according to the context of the era). This study uses the Robert N. Entman model by paying attention to the Define Problems scheme, Diagnose Causes, Make Moral Judgment, and Treatment Recommendations. The results of this study indicate that the presentation of information through infographic media can provide a more interesting experience as well as can understand information easily because this infographic media contains the essence of the information itself. This shows that tirto.id has been able to provide objective information based on a number of factual things such as policies, field situations, and statements from experts. The impact is that the government is not consistent in implementing a policy, making people's trust in the government decrease, due to facts on the ground which show that there are still differences in treatment of someone in implementing a policy. This is shown in several warganet comments on the tirto.id Instagram account.
TANTANGAN ORGANISASI BUNDO KANDUANG DALAM MENDORONG REPRESENTASI PEREMPUAN DI LEMBAGA LEGISLATIF SUMATERA BARAT Soraya Oktarina
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 14 No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (875.902 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2018.14.2.1345

Abstract

Tesis ini membahas tentang peran dan tantangan yang di hadapi Organisasi Bundo Kanduang Dalam Mendorong Representasi Perempuandi Lembaga Legislatif Sumatera Barat. Penelitian ini adalah penilitian kualitatif dengan desain deskriptif. Hasil penelitian memaparkan bahwa adanya Undang-undang No.22 tahun 1999 yang kemudian direvisi dengan Undang-undang No.32 tahun 2004 tentang Otonomi Daerah berdampak terhadap berlakunya sistem demokrasi lokal di sejumlah daerah di Indonesia, salah satunya Sumatera Barat. Provinsi Sumatera Barat merupakan daerah yang corak kebudayaanya khas, menganut asas matrilineal, perempuan menempati posisi sentral. Peran perempuan Sumatera Barat atau yang dikenal dengan istilah bundo kanduang kemudian diperkuat melalui Peraturan daerah tentang Pemerintahan Nagari. Bundo kanduang tidak hanya sebagai pelestari adat, namun juga memiliki peran politis sebagai penentu kebijakan. Organisasi Bundo Kanduang, sebagai salah satu kelompok perempuan Minangkabau berupaya mendorong kehadiran perempuan di dalam lembaga kebijakan melalui peningkatan kapasitas perempuan, mulaidaritingkatnagarihingga provinsi. Realitanya, tak sedikit hambatan yang harus dihadapi dalam menghadirkan perempuan di dalam pengambil kebijakan. Kentalnya akulturasi budaya patriarkhi, doktrin Agama, hingga adanya dualisme sistem pemerintahan yang berjalan di Sumatera Barat menjadi isu utama. Tak hayal, peran organisasi bundo kanduang pun hanya mampu berjalan di tataran subtantif seremonial.
Komunikasi Pemasaran Geopark Berbasis Masyarakat Melalui Bauran Facebook, Youtube dan Kanal TV aris rahardjo
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 16 No 1 (2020)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi FISIP Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.557 KB) | DOI: 10.20884/1.actadiurna.2020.16.1.2641

Abstract

Paper ini mengulas pengembangan komunikasi pemasaran pariwisata geopark berbasis masyarakat di desa Peniron Kecamatan Pejagoan Kabupaten Kebu-men. Desa Peniron yang menghadapi sejumlah keterbatasan berhasil mencapai tujuan pemasaran tahap demi tahap setelah mengembangkan komunikasi pema-saran melalui bauran media sosial Facebook, YouTube, dan media tradisional TV secara tanpa bayar. Bauran elemen komunikasi tersebut memberikan efek pada wisatawan untuk berwisata, sehingga desa pertanian tersebut berubah menjadi desa wisata yang memberi manfaat ekonomi baru bagi masyarakat lo-kal, konservasi alam, dan pembangunan berkelanjutan.