cover
Contact Name
Aldila Wanda Nugraha
Contact Email
aldilanugraha89@gmail.com
Phone
+6281249651421
Journal Mail Official
aldilanugraha89@gmail.com
Editorial Address
Universitas Bhinneka PGRI Jl. Mayor Sujadi Timur. No.24, Plosokandang, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kode pos 66221
Location
Kab. tulungagung,
Jawa timur
INDONESIA
Eduproxima : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA
ISSN : -     EISSN : 27209458     DOI : doi.org/10.29100
Core Subject : Science, Education,
Jurnal Eduproxima: Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA menyajikan hasil penelitian yang berkenaan dengan bidang kajian fisika, kimia, biologi, dan penerapan IPA atau sains dalam pendidikan. Jurnal diterbitkan 2 kali setahun (Januari dan Juli).
Articles 35 Documents
Search results for , issue "Vol 7, No 1 (2025)" : 35 Documents clear
PENGEMBANGAN INSTRUMEN SELF-EFFICACY SISWA KELAS V PADA MATERI EKOSISTEM DI SEKOLAH DASAR Harpizon, Nadia Adillah; Yovita, Yovita; Susilawati, Susilawati; Vebrianto, Rian
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5827

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan instrumen penilaian yang valid, reliabel dan praktis untuk mengukur self-efficacy dalam pembelajaran IPA di Sekolah Dasar. Dalam penelitian ini, self-efficacy yang diadaptasi oleh Albert Bandura, yang terdiri dari 3 konstruk, yaitu: (1) Level, (2) Strength, (3) Generality. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian pengembangan dengan Model 4-D. Untuk subjek penelitian ini melibatkan 50 responden dari total siswa kelas V SD Negeri 029 Sungai Pinang dan SD Madani Islamic School. Data dianalisis dengan menggunakan program SPSS versi 25.00 for Windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semua item kuesioner valid dan reliabel dengan nilai reliabilitas Cronbach’s Alpha rata-rata yang tinggi (0,773 0,6), dan setiap item pernyataan memiliki nilai (0,770 - 0,791) dengan nilai konstruk total 0,750. Dapat disimpulkan bahwa tersedianya instrumen yang layak dapat digunakan untuk mengukur self-efficacy siswa dalam pembelajaran IPA di SD yang memenuhi persyaratan sebagai tes yang valid, reliabel, dan praktis.
PENINGKATAN KETERAMPILAN STEM SISWA MELALUI PEMBELAJARAN IPA INTERAKTIF DENGAN APLIKASI PhET Muyasaroh, Hamidatul; Anggraeni, Cindy Dewi; Sanaya, Nova Nabila Ayu; Yuswanti, Intan Dwi; Mucharromah, Roufatul; Yusmar, Firdha
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5916

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki efektivitas penggunaan aplikasi PhET dalam pembelajaran interaktif IPA untuk meningkatkan keterampilan STEM siswa melalui metode studi literatur berjenis Narrative Review . Pembelajaran Sains, Teknologi, Rekayasa, dan Matematika (STEM) menjadi fokus utama dalam pengembangan kurikulum pendidikan, dan penggunaan teknologi dalam pendidikan telah menjadi aspek penting dalam meningkatkan keterampilan siswa di bidang ini. Aplikasi PhET, yang menawarkan simulasi interaktif untuk memahami konsep-konsep ilmiah yang kompleks, semakin populer dalam pembelajaran IPA. Dengan meninjau literatur yang relevan, penelitian ini menganalisis dampak aplikasi PhET dalam meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa dalam konsep sains, serta kontribusinya terhadap peningkatan keterampilan STEM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi PhET memainkan peran penting dalam memperkuat keterampilan STEM siswa dengan menyediakan lingkungan pembelajaran yang interaktif dan mendalam. Temuan ini menekankan pentingnya integrasi teknologi dalam pembelajaran STEM untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan siswa.
PENGGUNAAN ADOBE FLASH CS6 SEBAGAI MEDIA KUIS DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR TINGKAT KOGNITIF PADA MATERI FLUIDA STATIS Nurhaliza, Siti; Djudin, Tomo; Oktavianty, Erwina
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5950

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh penggunaan Adobe Flash CS6 sebagai media kuis pada materi fluida statis di MAN 1 Pontianak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain The Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini yaitu peserta didik kelas XI IPA MAN 1 Pontianak dengan jumlah sampel yaitu 76 peserta didik kelas XI IPA 3 dan XI IPA 5. Data penelitian ini diperoleh dari instrumen tes  soal berbentuk pilihan ganda. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan Adobe Flash CS6 sebagai media kuis dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pembelajaran fluida statis. Hal tersebut dapat dilihat dari meningkatnya hasil belajar peserta didik yaitu 48,95 pada pretest menjadi 85,79 pada posttest sehingga diperoleh peningkatan hasil belajar peserta didik berdasarkan nilai n-gain yaitu 0,72 dengan kategori tinggi. Selain itu, berdasarkan analisis effect size pengguaan media kuis Adobe Flash CS6 menujukkan efek yang signifikan dengan kategori efek tinggi yaitu 1,035.
DEVELOPMENT OF CONTEXTUAL-BASED CHEMISTRY TEACHING MATERIALS ON THE SUBJECT OF BUFFER SOLUTION IN SENIOR HIGH SCHOOL Sari, Sri Adelila; Marbun, Catherine Juperta Hotmatua
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.6200

Abstract

This study was aimed to analyse: (1) Development of contextual-based chemistry teaching materials on the subject of BSNP standardized buffer solutions, (2) Validity of lecturers and chemistry teachers on developed chemistry teaching materials, (3) Improvement of student learning outcomes with the use of contextual-based chemistry teaching materials on the subject of developed buffer solutions. The research method uses RD with ADDIE model.The instruments used are in the form of interview sheets, BSNP standardized teaching material validation sheets, student response questionnaire sheets, and test question instruments as many as 20 valid questions. After being validated, this teaching material was tested to students of class XI IPA 1 SMA N 11 Medan in the 2023/2024. The research results obtained, namely: (1) The development was carried out using the RD method with the ADDIE development model which was adjusted to the BSNP eligibility standards, (2) The results of validation obtained an average value of 3,64 with valid criteria and feasible to use and based on student response questionnaires to teaching materials obtained an average value of 92,23% with very good criteria (3) The results of the N-Gain analysis obtained by 0,33 with a medium category,there is an increase in student learning outcomes.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ARGUMENT-DRIVEN INQUIRY (ADI) TERHADAP KEMAMPUAN ARGUMENTASI PESERTA DIDIK SMP" Puteri, Sabrina Amelia; Sari, Monica Prima; Diliarosta, Skunda; Azhar, Aulia; Muttaqiin, Arief; Az Zahra, Firda
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5819

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan model pembelajaran Argument-Driven Inquiry (ADI) terhadap kemampuan argumentasi peserta didik SMP. Jenis penelitian yang digunakan adalah Quasi Eksperimen (eksperimen semu) dengan menggunakan desain Non-Equivalent Control group Design. Populasi yang digunakan adalah seluruh siswa kelas VII sebanyak 8 kelas di SMP Negeri 4 Padang. Adapun sampel yang digunakan sebanyak 2 kelas dan cara pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Hasil analisis deskriptif peningkatan kemampuan argumentasi peserta didik didapatkan melalui skor N-Gain pada kelas eksperimen 0,57 pada kategori sedang dan kelas kontrol 0,30 pada kategori sedang. Berdasarkan data uji hipotesis yang sudah dianalisis dengan menggunakan uji-t menunjukkan adanya perbedaan rata-rata antara kelas kontrol dan kelas eksperimen. Rata-rata kemampuan argumentasi kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol.
INNOVATIVE SCIENCE LEARNING STRATEGIES: COMBINING AUDITORY INTELLECTUALLY REPETITION (AIR) AND WINDOW SHOPPING METHODS Fadillah, Rofi Wafa; Riandi, Riandi; Suwarma, Irma Rahma
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5820

Abstract

In the current era of globalisation and rapid technological advancement, the importance of science education cannot be overstated. However, traditional methods of teaching sciences frequently suffer from problems like poor student performance and poorly understood concepts. This study explores the combination of two innovative learning methods: Window Shopping and Auditory Intellectual Repetition (AIR). The AIR method encourages auditory and intellectual learning through questioning, while the Window Shopping method promotes interactive and exploratory learning. Through a comprehensive approach, this study examines the potential benefits and effectiveness of integrating this method into science education. All of them indicate that using AIR and Window Shopping can create a dynamic and multifaceted learning environment that increases student engagement, comprehension, and retention of academic concepts. It has been proven that an integrated approach promotes teamwork, deeper understanding of scientific subjects, and active engagement, all of which lead to better learning results.
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENDEKATAN TaRL PADA PELAJARAN IPA KELAS VII SMPN 1 JOMBANG Zusdiana, Ina; Setiawan, Beni; Astriya, Ervina Vidia
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5715

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada pelajaran IPA materi ekologi dan keanekaragaman hayati melalui pendekatan TaRL. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah penelitian PTK (Penelitian Tindakan Kelas) dengan 31 peserta didik sebagai subjek penilitian. Deskriptif kuantitatif dengan indikator keberhasilan 75% peserta didik yang tuntas secara klasikal merupakan teknik analisis yang digunakan pada penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi peningkatan hasil belajar peserta didik pada pelajaran IPA materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati dengan menggunakan pendekatan TaRL dalam proses pembelajarannya. Peningkatan antara pra-siklus dan siklus I sebesar 29,1%, sedangkan peningkatan antara siklus I dan siklus II  sebesar 25,8%. Peningkatan hasil belajar antara pra-siklus ke siklus II sebesar 54,9%, dengan presentase ketuntasan klasikal peserta didik pada siklus II sebesar 77,4% yang dapat dikategorikan tinggi. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pendekatan TaRL pada pelajaran IPA materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati efektif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENGARUH PEMBERIAN POC AIR KELAPA, BONGGOL PISANG DAN SABUT KELAPA TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN BAYAM MERAH (Amaranthus tricolor L.) Wahyuni, Sri; Rahmadina, Rahmadina; Idris, M.
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi pemberian POC air kelapa, bonggol pisang dan sabut kelapa yang paling baik untuk digunakan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif eksperimental. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok Non Faktorial (RAK) yang terdiri dari 5 perlakuan dengan 5 ulangan. Pupuk POC air kelapa, bonggol pisang dan sabut kelapa yang terdiri dari 5 taraf  0 ml, 5 ml, 10ml, 15 ml dan 20 ml. Hasil penelitian diuji menggunakan uji Anova dan uji lanjut DGLM (Duncan General Model). Hasil penelitian ini dari konsentrasi POC air kelapa, bonggol pisang dan sabut kelapa yang terbaik adalah 20 ml dengan tinggi tanaman dan luas daun yang terbaik untuk tinggi tanaman adalah 31.20 cm, luas daun 4.06 cm tumbuh dengan baik. Sedangkan dosis yang terbaik untuk klorofil adalah 10 ml. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian POC air kelapa, bonggol pisang dan sabut kelapa berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan tanaman bayam merah (Amaranthus tricolor L.) dengan parameter tinggi tanaman, luas daun, dan kadar klorofil.
ANALISIS KESALAHAN PESERTA DIDIK DALAM MENYELESAIKAN SOAL GERAK PARABOLA MENGGUNAKAN LANGKAH-LANGKAH I SEE Zuliana, Rizka; Sitompul, Stepanus Sahala; Oktavianty, Erwina
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.5949

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi profil kesalahan dan penyebab kesalahan dalam menyelesaikan soal gerak parabola. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dengan metode survei. Instrumen penelitian menggunakan tes uraian dan pedoman wawancara. Sampel tes uraian yaitu kelas XI B dengan jumlah 26 peserta didik, sedangkan informan wawancara berjumlah 6 peserta didik. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil analisis data menunjukkan bahwa profil kesalahan peserta didik yaitu identifikasi konsep sebesar 64,23%, menyusun solusi sebesar 73,59%, melaksanakan solusi sebesar 79,42%, dan mengevaluasi jawaban sebesar 87,18%. Adapun penyebab kesalahan peserta didik yaitu peserta didik belum memahami dan bingung dengan konsep, tidak tahu cara menuliskan konsep, tidak terbiasa menuliskan konsep, kurang teliti melihat soal, tidak terbiasa dan lupa menuliskan variabel target, terburu-buru sehingga cuma bisa gambar seadanya, tidak tahu cara membuat diagram bebas, tidak sempat membuat diagram bebas karena kehabisan waktu, salah menangkap maksud soal, lupa mengubah satuan ke satuan SI, lupa menuliskan simbol fisika, tidak tahu simbol fisika, tidak tahu persamaan fisika, tidak bisa membedakan simbol fisika, lupa persamaan fisika, tidak dapat membedakan persamaan fisika, tidak tahu sudut istimewa, kurang teliti dalam operasi perhitungan dan menulis satuan, terburu-buru ketika mengoreksi, merasa yakin dengan jawaban, dan tidak terbiasa mengoreksi.
ANALYSIS OF STUDENT MISCONCEPTIONS IN LEARNING BUFFER SOLUTION MATERIAL USING FOUR-TIER TEST WITH CERTAINTY OF RESPONSE INDEX METHOD Sihite, Miranda Anggelina; Ginting, Elfrida
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 7, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v7i1.6002

Abstract

This research aims to identify students' misconceptions about buffer solution material. This type of research uses a descriptive quantitative approach. The subjects in this research were 33 students from one class XI Science at SMA Negeri 1 Girsang Sipangan Bolon using a purposive sampling technique. The data analysis technique uses interpretation of the results of the four-tier diagnostic test with Certainty Response Index. Based on the results of data analysis, it is known that the percentage of misconceptions is 41%, not understanding concepts 32%, and understanding concepts 27%. The misconceptions that occur are in the medium category. The misconception profile for each buffer solution sub-material as follows: definition and properties of buffer solutions 37,6%, components of the buffer solution 42,5%, calculation of the pH value of the buffer solution 44%, and the role of buffer solutions for living things 40,6%. The biggest misconception sub-material is calculation of the pH value of the buffer solution 44%. The smallest misconception sub-material is definition and properties of buffer solutions 37,6%. The results of the research found that there are still many students who experience misconceptions, so further research needs to be carried out to identify student misconceptions in other materials. 

Page 1 of 4 | Total Record : 35