cover
Contact Name
Harry Budiman
Contact Email
harry@bsn.go.id
Phone
+6285718217895
Journal Mail Official
harry@bsn.go.id
Editorial Address
Kawasan Sains dan Teknologi BJ Habibie BRIN Serpong Tangerang 15314 Building 420
Location
Kota adm. jakarta pusat,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Instrumentasi
ISSN : 01259202     EISSN : 24601462     DOI : 10.31153
The scientific areas covered by Instrumentasi are those backboned by scientific measurements and thus range from instrument engineering, metrology, testing, and control. All papers submitted are refereed by bona fide reviewers from leading research institutions as well as universities prior to publication to keep their quality meet the standard of the journal. The review is carried out mainly on the basis of originality, novelty, and contribution to scientific measurement. Authors need to complete the ethical clearance form for publication.
Articles 150 Documents
DEVELOPMENT OF LOW-COST CLINICAL BLOOD PRESSURE DATA RECORDING UNIT WITH HIGH SAMPLING RATE Ega, Adindra Vickar; Ginanjar, Gigin; Tantokusumo, Timotius Christopher
Instrumentasi Vol 47, No 1 (2023)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v47i1.331

Abstract

This paper discusses the improvement of blood pressure recording unit in sampling rate and cost efficiency from the previous recorder using Arduino and PLX-DAQ. In order to increase the sampling rate, the NI-myDAQ device and LabVIEW program were used. The recording unit was able to record the blood pressure samples with the sampling rate 200000 samples/second which complies with the ISO/TS 81060-5 : 2019 with relatively low-cost. However, further development in recording Korotkoff sounds, determining systolic, diastolic, and mean arterial blood pressures are required.Keywords: blood pressure, recording unit, ISO/TS 81060-5, sampling rate, low-cost
PROTOTIPE KONTROL BIOGAS PADA KOTORAN SAPI BERBASIS INTERNET OF THINGS (IoT) Ismangil, Agus; Adiguna, Gugun; Harsani, Prihastuti
Instrumentasi Vol 47, No 1 (2023)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v47i1.302

Abstract

Biogas is a chemical compound with the formula NH3, ammonia, one of which can be produced by cow dung. Cow manure needs to be taken care of so it does not interfere with human health. For this reason, a manure reservoir is needed to anticipate the spread of ammonia gas produced by the cow manure. This study aims to control cow dung using the Internet of Things through ultrasonic sensors and gas levels. A biogas control prototype tool has been made using the MPX 5700 sensor to detect gas pressure, the MQ-137 sensor to detect gas levels, and the HC-SR04 ultrasonic sensor combined with an active buzzer alarm to detect the level of fullness during filling. This prototype data processing uses Arduino Uno and Node MCU esp8266 as a link to the internet network to make it easier to send data. Then, the results are displayed on the website and the LCD. The solenoid valve component opens the gas channel cover and sewage channel. The results obtained from the aquarium water level obtained an average value of 7.8%, and it reached 2.44% for gas pressure. The ultrasonic sensor can automatically measure cow dung's filling height in the shelter. Moreover, the MQ137 gas level sensor is able to detect more than 25 ppm of the standard limit for spreading ammonia gas levels in the air. Keywords: biogas, cow dung, biogas control prototype, internet of things.
AN ACOUSTIC MEASUREMENT UNCERTAINTY EVALUATION: CASE STUDY OF ACOUSTIC INSTRUMENT CALIBRATION USING THE PORTABLE CALIBRATION SYSTEM Dwisetyo, Bondan; Putri, Chery Chaen; Utomo, Fajar Budi; Prasasti, Ninuk Ragil; Hermawanto, Denny; Hapiddin, Asep
Instrumentasi Vol 47, No 1 (2023)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v47i1.333

Abstract

The performance of an acoustic comparison coupler has been demonstrated. By carrying off a dual coupler method, this laboratory prototype is claimed to be utilized further as part of acoustic measurement instrument calibration and designed to support the traceability needs for the appropriate laboratory properly. To complete the requirement of calibration results provided by ISO/IEC 17025 : 2017, an evaluation and analysis of the uncertainty measurement related to this portable calibration system is strongly needed, where it has not been conducted yet. Therefore, this work aims to provide an evaluation and analysis of uncertainty measurement that is associated with sound level meter (SLM) calibration using the acoustic comparison coupler by the aforecited method through the statistical approximation by determining the major quantities such as standard uncertainty, combined uncertainty, and expanded uncertainty in accordance with JCGM - 100 : 2008. Moreover, a case study related to this instrument calibration is also discussed in this paper. This study also utilizes the class-1 of SLM as the reference instrument. Later, the obtained uncertainty values are compared to the established method that uses a multifunction acoustic calibrator in accordance with the acceptance limit values required by IEC 61672-1 : 2013.Keywords: uncertainty measurement, acoustic comparison coupler, dual coupler method, calibration, sound level meter
DESAIN SISTEM HUMAN MACHINE INTERFACE – PROGRAMMABLE LOGIC CONTROL PADA OTOMASI MINI PLANT PENGENDALI SUHU DAN LEVEL Repi, Viktor Vekky Ronald; Priyatna, Dimas Sigit; Asmawi, Asmawi
Instrumentasi Vol 47, No 1 (2023)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v47i1.322

Abstract

Untuk mengotomatisasi parameter fisis pada plant, seperti level dan temperatur, dan meminimalkan campur tangan manusia, maka digunakan sistem SCADA (Supervisory Control and Data Acquisition) yang memantau plant. Sementara SCADA digunakan untuk memonitor sistem, PLC (Programmable Logic Controller) juga digunakan untuk penyimpanan internal instruksi untuk fungsi implementasi seperti logika, pengurutan, pewaktuan, pencacahan dan aritmetika melalui modul input/output. Pada artikel ini, kami membuat sistem pengontrolan suhu dan level pada mini plant dengan menggunakan program SCADA yang diintegrasikan dengan perangkat lunak CX-One. Metode yang digunakan adalah membuat program SCADA dan (HMI Human Machine Interface) yang kemudian dihubungkan dengan mini plant yang menggunakan PLC OMRON CP1E L20DR-A. Penelitian diawali dengan membuat ladder diagram, menguji ladder diagram, dan mentransfer ladder diagram ke PLC secara langsung. Kemudian alamat-alamat yang digunakan pada ladder diagram digunakan untuk pengalamatan objek-objek yang ada di HMI. Selanjutnya pengujian dilakukan terhadap program SCADA dan HMI. Hasilnya pada pengendalian level air 1 – 12 cm diperlukan waktu selama 4,96 – 61 detik. Pengendalian suhu air 30–70 ℃ diperlukan waktu 30 – 191,41 detik. Program SCADA ini terbukti dapat mengendalikan sistem mini plant yang diintegrasikan dengan PLC OMRON CP1E L20DR-A.Kata Kunci: SCADA, HMI, CX-One, PLC, mini plant, level, temperatur
EVALUASI KINERJA CYCLONE SEPARATOR DENGAN SIMULASI KOMPUTASI DINAMIKA FLUIDA Afrah, Bazlina Dawami; Riadz, Tubagus; Novia, Novia; Ilmi, Nurul; Pranajaya, Violanda Dwi Wulandari
Instrumentasi Vol 47, No 1 (2023)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v47i1.300

Abstract

Perusahaan penghasil polietilena jenis High Density Polyethylene (HDPE) dan Linear Low Density Polyethylene (LLDPE) terdiri dari beberapa unit, yaitu unit pra-polimerisasi, unit polimerisasi, unit pemberian additive dan pelletizing, dan unit pengepakan. Pada unit polimerisasi terjadi reaksi polimerisasi polietilene berlangsung selama ± 4–5 jam. Gas hidrokarbon yang meninggalkan reaktor dipisahkan dalam cylone. Oleh karena itu performa dari cyclone perlu diperhatikan. Cyclone merupakan alat kontrol partikulat yang sangat umum digunakan pada banyak aplikasi, salah satunya untuk pemisahan powder dari gas hidrokarbon. Performa cyclone pemisah dapat ditinjau dari kemampuan pengumpulan powder yang dapat dicapai oleh cyclone tersebut. Pada studi kali ini, perhitungan efisiensi cyclone menggunakan metode Lapple dan simulasi dengan Computational Fluid Dynamic (CFD) Ansys Fluent 2022. Metode Lapple dilakukan dengan mengasumsikan partikel yang masuk didistribusikan pada permukaan inlet. Sementara CFD membantu dalam memprediksi efisiensi dan meninjau kontur tekanan, kecepatan, dan turbulen pada cyclone selama proses pemisahan. Berdasarkan metode Lapple perhitungan efiensi dari cyclone didapatkan sebesar 83,51% dan perhitungan efisiensi hasil simulasi CFD menggunakan Ansys Fluent 2022 didapatkan sebesar 82%.Kata Kunci: Efisiensi cyclone, Metode Lapple, CFD.
PERANCANGAN PERANGKAT KEDOKTERAN NUKLIR UNTUK DIAGNOSIS FUNGSI KELENJAR GONDOK BERBASIS PROBE Siregar, Riswal Hanafi; Sukandar, Sukandar; Kusuma, Gina; Fauziah, Elfi; Gunawan, Hyundianto Arif
Instrumentasi Vol 47, No 1 (2023)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v47i1.323

Abstract

Perancangan perangkat kedokteran nuklir berbasis probe berfungsi untuk mendiagnosis fungsi kelenjar gondok. Perangkat yang dirancang terdiri dari sistem instrumentasi nuklir, sistem mekanik dan sistem software. Sistem instrumentasi nuklir terdiri dari modul-modul deteksi dan modul-modul spektrometri. Modul-modul deteksi terdiri dari detektor NaITl 2M2 sebagai probe, preamplifier, high voltage dan low voltage. Modul-modul spektrometri terdiri dari amplifier, single channel analyzer dan counter timer dengan DAC nya. Perancangan sistem mekanik terdiri kolimator, pemegang kolimator, lengan pemegang kolimator, bodi utama, alas, boks sistem instrumentasi nuklir. Perancangan software menggunakan pemrograman visual net dengan interfacing devasys usb. Pengujian dilakukan dengan skala laboratorium dan menentukan persentase penangkapan sumber radioaktif. Pengujian skala laboratorium mengacu pada technical document IAEA 602 dan 363. Pengujian persentase penangkapan sumber radioaktif menggunakan I-131. Hasil pengujian memperlihatkan semakin rendah aktivitas sumber standard semakin kecil persentase penangkapan kelenjar gondok.Kata Kunci: Fungsi Kelenjar Gondok, Instrumentasi Nuklir, Probe
METODE ANALISIS STATISTIK HASIL PEMERIKSAAN ANTARA PADA TERMOMETER TAHANAN PLATINA Zakariya, Riza
Instrumentasi Vol 48, No 1 (2024)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v48i1.703

Abstract

Pemeriksaan antara alat ukur memegang peranan penting dalam penerapan klausul 6.4.10 dan 7.7.1 ISO/IEC 17025:2017. Pemeriksaan antara ditujukan untuk menjaga keyakinan terhadap kinerja peralatan dan menjamin keabsahan hasil pengukuran. Makalah ini menyajikan hasil penelitian tentang pemeriksaan antara standar ukuran besaran suhu, khususnya pada termometer tahanan platina. Metode statistik berupa peta kendali dan uji t sesuai Guide on Measurement Assurance oleh Komite Akreditasi Nasional diaplikasikan bersama kriteria The Western Electric Handbook dan visualisasi kernel density estimation untuk mendapatkan hasil yang lebih mendalam. Hasil analisis dengan metode statistik kemudian dibandingkan dengan spesifikasi teknis untuk memastikan keakuratan termometer tahanan platina sebagai standar kalibrasi suhu.Kata Kunci: pemeriksaan antara, termometer tahanan platina, standar ukuran suhu, peta kendali, uji t, kernel density estimation
ANALISIS PARAMETER YANG MEMENGARUHI KALIBRASI TACHOMETER NON-KONTAK Boynawan, Achmad Mohammad; Pawestri, Yulita Ika; Githanadi, Brillyana; Indra, Marizsa Rahima; Ratnaningsih, Ratnaningsih; Aryunadi, Reggi
Instrumentasi Vol 47, No 2 (2023)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v47i2.525

Abstract

Pengukuran kecepatan pada peralatan yang berputar menjadi penting dalam berbagai bidang, termasuk di sektor medis, ilmiah dan industri. Umumnya, pengukuran kecepatan menggunakan alat ukur Tachometer. Salah satu teknik yang digunakan dalam kalibrasi Tachometer non kontak adalah melalui pemanfaatan sumber pulsa cahaya. Pada metode ini, digunakan sebuah sumber cahaya yang mampu menghasilkan cahaya dengan pulsa yang terkontrol, yang diatur melalui sebuah pembangkit sinyal yang tertelusur ke sistem satuan internasional. Dalam metode ini, dianalisis beberapa faktor yang memengaruhi hasil pengukuran, yaitu jarak antara sumber pulsa cahaya dan Tachometer, jenis warna LED yang digunakan, serta intensitas cahaya di ruangan pengukuran. Penelitian ini menunjukkan bahwa didapatkan hasil pengukuran yang lebih baik pada saat tachometer dan sumber pulsa cahaya diletakkan pada jarak pengukuran ≤ 30 cm. Kondisi ruangan pengukuran juga memengaruhi hasil, dan didapatkan hasil pengukuran paling baik pada saat intensitas cahaya sekitar 200 Lux. Sumber pulsa cahaya dengan LED berwarna merah menghasilkan pengukuran yang lebih baik dibandingkan LED berwarna putih
IDENTIFIKASI SISTEM BERBASIS DATA KE DALAM MODEL NARX-FNN DENGAN EXTENDED KALMAN FILTER DALAM KONDISI PENGUKURAN YANG NOISY UNTUK SISTEM KOLOM DISTILASI Nasution, Muhammad Alifsyah Putra; Mahayana, Dimitri; Rusmin, Pranoto Hidaya; Amalia, Hayati; Zidni, Hasan
Instrumentasi Vol 48, No 1 (2024)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v48i1.625

Abstract

Pada penelitian ini, digunakan plant sistem kolom distilasi tipe batch untuk memisahkan larutan biner campuran etanol dan air. Agar dapat mengimplementasikan skema sistem kendali, diperlukan pemodelan sistem kolom distilasi. Namun, masalahnya plant sistem kolom distilasi tersebut adalah sistem yang highly nonlinear dengan terbatasnya jumlah sensor yang dimiliki untuk memperoleh semua informasi states. Akibatnya, sistem kolom distilasi diidentifikasi menggunakan pendekatan black-box modeling berbasis data input-output eksperimen memanfaatkan Artificial Neural Network (ANN) untuk memperoleh model Nonlinear Autoregressive with eXogenous inputs (NARX). Hasil dengan MSE terbaik dicapai pada kasus tanpa noise pengukuran menggunakan algoritma EKF dengan hyperparameter  yang menghasilkan MSE sebesar 6,9896e-05. Selanjutnya, dapat dilihat pula pada kasus dengan noise ringan, algoritma EKF dengan hyperparameter  mampu konvergen dengan paling cepat, yaitu pada sekitar instance ke-6. Untuk setiap kasus, secara umum, semakin kecil nilai  maka semakin cepat identifikasi sistemnya konvergen, namun dengan trade-off di mana MSE yang dihasilkan menjadi sedikit memburuk. Kata Kunci: sistem kolom distilasi, identifikasi sistem berbasis data, model NARX, algoritma EKF
ANALISIS PERBANDINGAN MULTICHANNEL MOBILE RECORDER DAN TEMPERATURE DATA LOGGER PADA PENGUJIAN OVEN BERDASARKAN STANDAR AUSTRALIA (AS 2853-1986) Handayani, Indah Nursyamsi; Bastian, Maulana; Susana, Ernia; Mawarzi, Hendra; Suharyati, Suharyati
Instrumentasi Vol 47, No 2 (2023)
Publisher : National Standardization Agency of Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31153/instrumentasi.v47i2.297

Abstract

Lembaga Pengamanan Fasilitas Kesehatan baik Pemerintah maupun Swastamempunyai beberapa jenis alat ukur standar seperti Multichannel Mobile Recorder(Termokopel Tipe T) dan Temperature Data Logger (Sensor Resistance TemperatureDetector (RTD)). Dalam pelaksanaannya, Multichannel Mobile Recorder lebih seringdipakai pada pengujian dan kalibrasi oven, sedangkan alat ukur standar TemperatureData Logger hanya digunakan pada pengujian dan kalibrasi steam sterilizer. Adanyaperihal tersebut memerlukan suatu penelitian bagaimana menguji oven dengan alatTemperature Data Logger dan membandingkannya dengan Multichannel MobileRecorder agar mendapatkan rekomendasi dalam pengujian alat oven. Alat akandianalisa dengan perbandingan parameter variasi suhu pada setting 100 °C,perbandingan kemudahan pemakaian alat melalui kuesioner, dan perbandinganekonomis berdasarkan perhitungan Break Even Point (BEP). Hasilnya, dari nilai variasisuhu didapatkan analisa ketidakpastian Temperature Data Logger adalah 4,19 yanglebih kecil dibandingkan ketidakpastian Multichannel Mobile Recorder 7,86. Nilaiketidakpastian yang lebih kecil dapat menyumbang kemampuan Laboratorium yanglebih baik dalam pengujian dan kalibrasi terutama alat oven.