cover
Contact Name
Eko Didik Widianto
Contact Email
didik@live.undip.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
arikapal75@gmail.com
Editorial Address
Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM), Fakultas Teknik, Universitas Diponegoro Jl. Prof. Soedarto, SH, Semarang
Location
Kota semarang,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi
Published by Universitas Diponegoro
ISSN : -     EISSN : -     DOI : -
urnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi, adalah jurnal ilmiah nasional sebagai media bagi para akademisi untuk mempublikasikan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat di bidang teknologi pada khususnya dan bidang lain pada umumnya. Jurnal PASOPATI terdaftar dalam International Standard Serial Number (ISSN) dengan nomor ISSN 2685-886X yang tertuang dalam SK LIPI no. 0005.2685886X/JI.3.1/SK.ISSN/2019.09 - 3 Agustus 2019 (mulai edisi Vol.1, No.3, Agustus-Oktober 2019) Fokus dan Sekup Jurnal meliputi hasil-hasil Pengabdian Kepada Masyarakat yang berhubungan dengan : 1. Teknik / Teknologi Tepat Guna 2. Pendidikan / Pemberdayaan Masyarakat 3. Pengembangan 4. Manajemen 5. dan bentuk pengabdian masyarakat lainnya yang telah dipertimbangkan dan disetujui oleh Dewan Editor.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 3, No 1 (2021)" : 10 Documents clear
PENANAMAN PENGETAHUAN DAN KETERAMPILAN BERBAHASA INGGRIS SISWA SD PEDESAAN MELALUI KURSUS BAHASA INGGRIS INTENSIF Gabriel Fredi Daar
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan pemerintah yang tidak memasukan Bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib pada jenjang sekolah dasar menyebabkan siswa SD di pedesaan termasuk siswa SD di Desa Sambi Kecamatn Reok Barat NTT tidak mendapatkan ruang untuk mempelajari Bahasa Inggris. Keadaan ini menimbulkan dampak lanjutan yaitu siswa SD di desa Sambi mengalami kesulitan mempelajari bahasa Inggris saat berada di jenjang SMP. Selain itu, beberapa siswa SD yang dipercayakan mengikuti perlombaan tingkat kabupaten mengalami kesulitan mengerjakan soal-soal bahasa Inggris yang pada dasarnya tidak mereka pelajari di sekolah. Kegiatan PkM ini bertujuan untuk menanamkan dan memperkenalkan pengetahuan dan keterampilan berbahasa Inggris kepada siswa SD Kelas 4-6 di desa Sambi dan mendorong terbentuknya Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat tempat masyarakat Desa Sambi mendapatkan pengetahuan Bahasa Inggris melalui pendidikan non formal yang berkelanjutan. Kegiatan kursus dilakukan dengan menggunakan metode ceramah, tanyajawab, simulasi, dialog practice, penggunaan permainan, bercerita, dan diskusi kelompok. Hasil yang dicapai dari kegiatan ini yaitu 1) siswa memiliki pengetahuan dasar dan kemampuan berbicara Bahasa Inggris sederhana, 2) Terbentuknya wadah Pusat Kegiatan belajar Masyrakat tempat siswa SD mempelajari Bahasa Inggris secara berkelanjutan. Kegiatan ini mendapat dukungan dari masyarakat desa Sambi yang diwujudkan dengan kerelaan masyarakat membentuk dan menyediakan tempat PKBM serta keterlibatan dalam kegiatan pembelajaran. Kata kunci: pengetahuan, keterampilan, bahasa Inggris, siswa SD, pedesaan
PROGRAM PENDAMPINGAN PEMBELAJARAN BAGI SISWA SEKOLAH DASAR KOTA KEDIRI DI MASA PANDEMI Laudria Nanda Prameswati; Istiana Malikatin Nafi’ah; Prahoro Yudo Purwono
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermitra dengan siswa dan masyarakat di Desa Tosaren Kota Kediri. Lokasi mitra berada di Desa Tosaren Kecamatan Pesantren Kota Kediri Sebagian besar siswa di sana mengalami hambatan dalam pembelajaran daring, seperti kurang memahami materi, tidak mengerjakan tugas secara langsung, hingga peran orang tua yang kurang optimal dalam mendampingi pembelajaran siswa di rumah. Oleh karena itu dalam kegiatan ini diberikan pendampingan pembelajaran bagi siswa untuk meningkatkan kemampuan akademik dan menyukseskan tujuan pembelajaran meski di tengah pandemi, dimulai dari pendampingan mengerjakan tugas, mengaji dan berdoa, membat kerajinan, serta menjelaskan materi-materi sekolah yang belum dipahami. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah persiapan, sosialisasi, dan pelaksanaan kegiatan. Hasil yang didapat yaitu siswa menjadi lebih aktif dalam mengerjakan semua tugas sekolah, lebih memahami materi pembelajaran di sekolah, lebih terbiasa mengaji dan berdoa, serta mampu lebih kreatif dengan membuat kerajinan dari barang tidak terpakai.Kata kunci : Pandemi, Pembelajaran, Siswa Sekolah Dasar.
PEMBUATAN WEB-BLOG MULTI INFORMASI KEGIATAN WARGA RW013 KELURAHAN METESEH Bandi Sasmito; Yudo Prasetyo; Nurhadi Bashit
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Membantu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat yang menjadi tanggungjawab Pemerintah Daerah. Rukun Warga (RW) mempunyai tugas antara lain menyusun rencana dan melaksanakan pembangunan dengan mengembangkan aspirasi dan swadaya murni masyarakat serta memfasilitasi pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan dan kegiatan warga lainnya di lingkungan RW yang berbentuk swadaya dan/atau gotong royong dengan melibatkan seluruh warga mulai dari perencanaan sampai dengan pelaksanaan. Pembuatan Web-Blog RW, disamping membahas berbagai hal tentang profil RW013 secara umum  guna memenuhi tuntutan dan pelayanan akan informasi, juga dibuat untuk kelancaran arus informasi dari tingkat RW ke RT dan ke seluruh warga. Diharapkan dengan adanya blog ini, upaya pengelolaan lingkungan Warga di RW013 yang tentram, tertib dan aman, dapat terwujud. Luaran kegiatan ini berupa desain Web-blog yang nantinya dapat diisi Sistem informasi baik informasi kepemerintahan maupun dokumentasi kegiatan RW013 Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang Kota Semarang. Hasil dari kegiatan ini menghasilkan sebuah Web-Blog dengan alamat https://rw13meteseh.home.blog/ Kata kunci : Web-Blog, Sistem Informasi, Rukun Warga
EDUKASI PELINDUNGAN LAPISAN OZON MELALUI IDENTIFIKASI ALIRAN MASSA REFRIGERANT DAN BAHAN PENDINGIN DI KOTA SURAKARTA Bimastyaji Surya Ramadan; Nurandani Hardyanti; Titik Istirokhatun; Winardi Dwi Nugraha; Wiharyanto Oktiawan
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian masyarakat ini bermitra dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Surakarta untuk mengidentifikasi aliran massa bahan pendingin di Kota Surakarta. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mengindentifikasi bahan pendingin di Kota Surakarta. Bahan pendingin berpotensi memberikan kontribusi terhadap gas rumah kaca sehingga pengetahuan mengenaik aliran massa sangat diperlukan untuk edukasi lanjutan terkait. Pengambilan sampel dilakukan pada penyedia jasa bengkel/servis AC, distributor, penjual bahan kimia dan para pengguna, terutama dari sektor non domestik. Kegiatan ini dibatasi pada inventarisasi kegiatan yang berpotensi menggunakan bahan perusak ozon, utamanyya dari massa refrigerant yang digunakan secara umum. Dari hasil survei yang telah dilakukan, dapat diketahui bahwa refrigeran yang paling banyak ditemukan di Kota Surakarta adalah R-22 dan yang paling rendah adalah MC-22 dimana bahan tersebut digunakan sebagai bahan pendingin pada AC ruangan, lemari pendingin, freezer, ixe cube dan cold roomKata kunci : bahan pendingin, refrigeran, distributor AC, Surakarta
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN MODEL PERCONTOHAN DESA SIAGA COVID-19 Lintang Dian Saraswati; Vivi Endar Herawati; Susilo Adi Widyanto
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermitra dengan kelompok masyarakat di Kelurahan Tembalang.. Lokasi mitra berada di dekatkampus Undip. Kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan model percontohan desa siaga COVID-19 ini selainbertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemandirian masyarakat dalam melawan COVID-19, namun juga untukmeningkatkan kenyamanan warga dalam menggunakan hand sanitizer dan sabun organik, memanfaatkan lidah buaya yang ditanamwarga, dan pencegahan penularan virus corona. Program ini memiliki maksud dan tujuan untuk meningkatkan penghasilan iburumah tangga pada saat pandemi dan mengembalikan produktivitas warga. Sasaran pada program pengabdian kepada masyarakatini adalah kelompok ibu rumah tangga dan kelompok bapak-bapak di Tembalang. Oleh karena itu dalam kegiatan ini di berikanpelatihan tentang pembuatan hand sanitizer dari lidah buaya dan sabun organik. Pendampingan setelah pelatihan juga dilakukan.Metode penyelesaian yang digunakan pada program ini adalah melakukan evaluasi terhadap hasil pelatihan pendampingan danmembuat modul cara pembuatan hand sanitizer dan sabun organik. Hasilnya sekarang masyarakat dapat membuat produk handsanitizer dan sabun organik secara mandiri.Kata kunci : sabun organik, hand sanitizer, pemberdayaan
PENINGKATAN KECEPATAN PENGERINGAN GABAH MENGGUNAKAN VERTICAL SCREW CONVEYOR DRYER Mohamad Djaeni; Cindi Yasintasia; Maharani Ratridewi; Ratnawati Ratnawati; Andri Cahyo Kumoro
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan beras yang cukup, merata dan berkualitas tinggi sangat penting bagi stabilitas ketahanan dan keamanan nasional. Beras tidak diproduksi sepanjang tahun, tetapi hanya 2 sampai 3 kali panen dalam satu tahun. Oleh karena itu untuk memenuhi kebutuhan sepanjang tahun, komoditas pertanian ini harus disimpan kering (kadar air 12 – 14%), baik dalam bentuk gabah maupun beras. Proses pengeringan gabah dengan screw conveyor dilengkapi sistem dehumidifikasi udara dengan  zeolite berbahan bakar biogas menjadi suatu pilihan untuk pengeringan gabah. Udara berkadar air rendah ini meningkatkan driving force pengeringan, sehingga proses menjadi cepat, dan efisien. Selain itu, suhu udara rendah ini, sangat tepat untuk gabah yang sensitive terhadap panas, sehingga kerusakan tekstur dan nutrisi dapat dihindari.Rancangbangun demonstrasi unit pengeringan gabah dengan screw conveyor dryer telah dilakukan dengan kapasitas terpasang 500 kg per batch. Unit pengeringan ini difabrikasi atas kerjasama Universitas Diponegoro, PT Muatiara Global Industri (Bogor), dan CV Raja Pengering (Surabaya). Alat ini menggunakan bahan bakar yang fleksibel karena dirancang dengan model knock down dengan sumber pemanas udara. Burner berbahan bakar LPG atau pun biogas bisa diganti dengan furnace berbahan bakar sekam untuk memanasi udara sebagai media pengering. Uji coba telah dilakukan pada laju 10% dari kapasitas idealnya, dengan variasi berbagai temperature. Hasil menunjukkan alat tersebut dapat meningkatkan kualitas gabah kering giling dan mempercepat proses pengeringan menjadi 90 menit dengan prosentase beras utuh saat penggilingan di atas 50%. Peningkatan efisiensi panas, dan pengggunaan bahan bakar yang lebih murah seperti biogas atau sekam sangat diperlukan agar dapat menekan biaya produksi.
PELATIHAN PENGELOLAAN PEMBELAJARAN ONLINE BERBASIS CLOUD UNTUK GURU SMP 206 JAKARTA BARAT MENGGUNAKAN GOOGLE CLASSROOM Suhendra Suhendra; Indra , Ranggadara
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bermitra dengan Sekolah Menengah Pertama. Lokasi mitra berada di Kelurahan Meruya Selatan, yakni SMP 206. Sebagian besar guru yang ada pada sekolah tersebut masih belum mengetahui tentang pengelolaan pembelajaran secara online. Hal ini karena kurangnya sosialisasi terkait dengan penggunaan pembelajaran online berbasis cloud. Oleh karena itu dalam kegiatan ini diberikan pelatihan tentang pembelajaran online berbasis cloud dengan menggunakan aplikasi Google Classroom sebagai sarana pembelajaran, Pendampingan penggunaan dalam merancang rencana pembelajaran. Metode pelatihan yang dilakukan dengan cara praktek secara langsung di laboratorium komputer dan mengevaluasi terhadap hasil pengajarannya. Hasilnya sekarang para guru yang mengikuti proses pelatihan secara langsung mendapatkan kemudahan dalam penggunaan aplikasi berbasis cloud tersebut. Aplikasi Google Classroom yang digunakan dapat dengan mudah mengatur rencana pembelajaran, menggungah materi, memberikan tugas dan juga memberikan penilaian terhadap siswa.Kata kunci : pembelajaran, cloud, classroom Kata kunci : pembelajaran, cloud, classroom
PEMBUATAN SUMUR RESAPAN SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN CADANGAN AIR TANAH DAN PENGENDALIAN BANJIR DI KECAMATAN TEMBALANG Jati Utomo Dwi Hatmoko; Mochamad Agung Wibowo; Arif Hidayat; Riqi Radian Khasani; Ferry Hermawan; Uki Kusuma Herdiva; Antika Diah Cahyani
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan iklim global menyebabkan Indonesia mengalami perubahan karakteristik hujan. Secara umum durasi musim hujan makin pendek, sebaliknya durasi musim kemarau makin panjang. Jumlah hari hujan cenderung makin menurun, sementara hujan harian maksimum dan intensitas hujan cenderung makin meningkat. Hal ini menyebabkan kondisi ekstrem dimana saat musim kemarau cadangan air tanah menurun sedangkan pada musim hujan resiko banjir meningkat. Selain itu, perubahan iklim ini tidak didukung dengan perubahan perencanaan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya air. Banyaknya pemanfaatan beton seperti aspal, paving block dan beton dalam pembangunan infrastruktur memiliki andil dalam permasalahan pengelolaan sumber daya air tersebut karena memiliki sifat impermeable atau tidak mudah ditembus air. Tertutupnya permukaan tanah tersebut semakin meningkatkan limpasan air permukaan dan menurunkan resapan air ke dalam tanah. Kelurahan Bulusan merupakan salah satu kawasan yang mengalami kerugian akibat perubahan tutupan lahan tersebut. Salah satu usaha mengatasi permasalahan tersebut adalah dengan membuat sumur resapan. Sumur resapan merupakan sebuah sarana berupa sumur atau lubang pada permukaan tanah yang dibuat untuk menampung air hujan dan meresapkannya ke dalam tanah dengan baik. Berdasarkan permasalahan tersebut, tim pengabdian masyarakat teknik sipil bermaksud untuk melakukan pembuatan sumur resapan sebagai upaya peningkatan cadangan air tanah dan pengendalian banjir di wilayah RT 4, RW 5 Kelurahan Bulusan, Kecamatan Tembalang, Semarang. Diharapkan sumur resapan ini bisa menjadi proyek percontohan, sehingga warga dapat menerapkan di lingkungan rumah masing-masing secara mandiri. Penerapan sumur resapan ini dapat mengatasi permasalahan minimnya lokasi permeable yang dapat digunakan sebagai tempat peresapan air. Penerapan sumur resapan diharapkan mampu mengatasi permasalahan banjir dan resapan air di Kelurahan Bulusan.Kata kunci : sumur resapan, pengendalian banjir, pelestarian air, infiltrasi
PELATIHAN PENGEMBANGAN DESA KLIWONAN, MASARAN, SRAGEN SEBAGAI DESA WISATA BATIK BERBASIS MASYARAKAT Nurini Nurini; Retno Widjayanti
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen memiliki potensi pertanian dan sentra kerajinan batik yang didukung dengan terdapatnya lima industri kerajinan batik yang telah memiliki pasar dari domestik hingga mancanegara. Adanya Komunitas Batik GIRLI (Pinggir Kali) juga mewadahi beberapa pengrajin batik yang merupakan masyarakat Desa Kliwonan. Kendati demikian, tidak semua masyarakat Desa Kliwonan merasakan dampak positif dari adanya sentra kerajinan batik di Desa Kliwonan sehingga perlu untuk direncanakan pengembangan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melihat dari potensi yang ada, maka dengan mengembangkan konsep perancangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat dan konsep rural regeneration yang bermuara pada kemandirian masyarakat diharapkan desa wisata ini menjadi sumber penghasilan dan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Hasil desain perancangan desa wisata batik pada Desa Kliwonan ini disosialisasikan kepada para pemangku kepentingafn Desa Kliwonan, Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen.Kata kunci : Desa wisata, berbasis masyarakat, rural regeneration
PROGRAM IPTEK BAGI DESA BINAAN UNDIP PRODUKSI TAMBAK TERDAMPAK ABRASI DENGAN PENERAPAN LEISA DAN IMTA Restiana Wisnu Ariyati; Sri Rejeki; Lestari Lakhsmi Widowati; Tri Winarni Agustini; Indah Susilowati
Jurnal Pasopati : Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Pengembangan Teknologi Vol 3, No 1 (2021)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penurunan produksi budidaya tambak tradisional terdampak abrasi merupakan masalah utama di Desa Tambak Bulusan Kecamatan Karang Tengah Kabupaten Demak kerena tambak mengalami kerusakan fisik. Selain itu, kegiatan budidaya intensif pada, yaitu penggunaan bahan kimia ataupun inovasi lainnya mengakibatkan penurunan daya dukung tambak bagi kehidupan ikan/udang yang dibudidayakan. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat Program Iptek Bagi Desa Binaan Undipbermitra dengan Kelompok Petambak Jaya Bakti dan Rizqua adalah menerapkan konsep Low External Input Sustainable Aquaculture (LEISA), yakni budidaya dengan teknologi yang ramah lingkungan dan Intergated Multi Thropic Aquaculture (IMTA), yaitu budidaya terintegrasi beberapa komoditas organisme budidaya, sebagai upaya pemulihan produksi tambak. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan efiseiensi yang semula hanya dibudidayakan bandeng dan udang dengan hasil panen udang yang kurang memuaskan. Konsep LEISA dan IMTA yang mengintegrasikan budidaya udang, bandeng, kerang darah dan rumput laut. Hasil panen menunjukkan: udang (± size 40) = 235 kg; bandeng (± size 5) = 2.078 kg dan kerang darah (± size 135) = 437 kg. Pada saat pengabdian berakhir, Sebagian bandeng dan kerang darah masih ada di tambak dan masih bisa dipanen.

Page 1 of 1 | Total Record : 10