Kordinat : Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Kordinat | Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam is a Peer Reviewed, Open Access International Journal. Notably, it is a Referred, Highly Indexed, Monthly, Online International Journal with High Impact. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam is published as a Monthly Journal with 2 issues per year. We also assist International and National Conference to publish their conference papers. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam covers all disciplines including Islamic Studes. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam always strives to be a platform for Academicians, new Researchers, Authors, Engineers and Technocrats and Engineering Scholars. Since inception, Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam is continuously publishing original and best quality research articles.
Articles
418 Documents
REVITALISASI PENDIDIKAN ISLAM PADA MADRASAH
Syamsul Aripin
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 17, No 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/kordinat.v17i1.8101
Revitalisasi Pendidikan Islam Pada Madrasah. Upaya merekosiliasi ajaran agama dengan era modern terus dilakukan kaum muslimin di madrasah. Hal ini untuk menunjukkan bahwa Islam tidak bertentangan dengan era modern. Sebab di era modern kehidupan manusia akan ditandai oleh dua kecendrungan yang saling bertentangan dengan Islam, yakni; ilmu pengetahuan vs iman takwa, ajaran vs sekulerisasi serta spiritual vs material. Untuk itu pendidikan Islam pada madrasah juga harus meningkatkan peranannya sebagai lembaga pendidikan Islam untuk merespon kemajuan modernisasi saat ini, misalnya dengan merevitalisasi sistem pendidikannya yang pro perubahan sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, mempersiapkan lulusan madrasah yang handal sehingga dapat mengimbangi arus modernisasi yang ada dan tidak ketinggalan zaman dengan tidak meninggalkan program pendidikan madrasah yang sudah ada sejak dahulu dan cocok dengan era modern pada abad 21 ini.
URGENSI INOVASI PENDIDIKAN ISLAM: MENYATUKAN DIKOTOMI PENDIDIKAN
Naif Naif
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 15, No 1 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/kordinat.v15i1.6304
Pendidikan adalah salah satu faktor terpenting dalam usaha pembangunan yang dilakukan oleh sebuah negara. Pendidikan merupakan upaya pengembangan potensi manusiawi dari para peserta didik, baik berupa fisik, cipta maupun karsa agar potensi tersebut menjadi nyata dan dapat berfungsi bagi perjalan kehidupan. Sejarah mencatat bahwa Negara yang memiliki perhatian yang tinggi pada dunia pendidikan, maka negara tersebut akan mengalami kemajuan yang lebih tinggi dibandingkan dengan negara lain yang menomorduakan masalah pendidikan. Namun, perhatian yang besar dari negara saja tidaklah cukup, karena praktisi dan akademisi harus berupaya keras untuk melakukan inovasi tiada henti dalam mengelola dan mengembangkan pendidikan, inovasi pendidikan tersebut haruslah didasarkan pada tujuan pendidikan guna meningkatkan kualitas pendidikan, yang pada akhirnya akan mencerdaskan kehidupan bangsa dan membentuk insan yang kompetitif dan bermartabat
Pendidikan Ramah Anak Perspektif Pendidikan Anak usia Dini (PAUD) Madinatur Rahmah
Akhmad Shunhaji;
Hainatun Hasanah
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 18, No 2 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/kordinat.v18i2.11498
Pendidikan ramah anak memberikan peluang kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dasarnya secara maksimal. Potensi tersebut dikembangkan melalui lingkungan belajar yang kondusif, materi pelajaran yang sesuai dengan karakteristik anak, pendidik dan perangkat pendidikan lain yang mendukung. Tulisan ini, memaparkan praktik pendidikan ramah anak di PAUD Madinatur Rahmah, Serpong Tangerang Selatan. Pemaparan data-data PAUD ini didasarkan oleh penelitian kualitatif fenomenologis. Dari data-data yang ditemukan, menunjukkan bahwa Pendidikan Ramah Anak di PAUD Madinatur Rahmah meliputi tiga hal. Pertama, Konsep pelaksanaan pendidikan ramah anak di PAUD Madinatur Rahmah memiliki lingkungan sekolah kondusif, kebijakan, kurikulum, pembelajaran, pendidik dan tenaga pendidik, sarana dan prasarana memenuhi standar sebagai pendidikan ramah anak. Kedua, Proses pembelajaran menyenangkan bagi peserta didik yang mengikutinya. Ketiga, Evaliasi pendidikan ramah anak di PAUD Madinatur Rahmah menggunakan desain evaluasi dengan mengacu pada kemampuan aspek tumbuh kembang anak.
JAMINAN DALAM PEMBIAYAAN SYARIAH (KAFALAH DAN RAHN)
Rini Fatma Kartika
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 15, No 2 (2016): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/kordinat.v15i2.6332
Jaminan Dalam Pembiayaan Syaiah. Jaminan diperlukan untuk melindungi bank-bank Islam dari risiko non-performing financing dan hilang keuangan lainnya yang mungkin disebabkan oleh perilaku curang (moral hazard) dari debitur. Maka jaminan dalam bentuk kontrak diperlukan, baik berupakafalahmaupunrahn untuk mengamankan posisi debitur yang curang. Meskipun penggunaan rahn dan kontrak kafalah tidak dikenal dalam pelaksanaan kontrak musyarakah dan mudarabah, akan tetapi menggunakan teori kebebasan berkontrak dimana semua pihak masih dapat kontrak di diktum utama karena prinsip dasar kontrak diperbolehkan dalam fikih muamalat selama kontrak atau persyaratan yang dibuat tidak bertentangan dengan syariah.
Dampak Financial Sistem Terhadap Gadai Tanah Sawah Di Tinjau Dari Perspektif Hukum Islam Pada Masyarakat Bima
Indah Suwarni;
Jairin Jairin
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 19, No 1 (2020): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/kordinat.v19i1.17310
Masyarakat di Bima biasanya menggadaikan tanah sawahnya kepada kerabat atau famili ataupun kepeda tetangganya sendiri. Dengan waktu pengembalian uang pinjaman (utang) minimal biasanya untuk dua kali masa tanam dan panen padi. Namun jika pihak penggadai (rahin) telah mampu mengembalikan uang pinjaman pada waktu panen pertama, jika memang dalam aqad telah disepakati, maka tanah akan digarap kembali oleh pemilik lahan sawah tersebut. Tapi yang unik, tidak sedikit dari kasus-kasus gadai di Bima yang sampai hingga beberapa tahun, atau bahkan mungkin puluhan tahun.Gadai merupakan suatu sarana saling tolong - menolong bagi umat muslim, tanpa adanya imbalan jasa. Sehingga kemudian akad gadai ini dikategorikan ke dalam akad yang bersifat derma (tabarru) hal ini disebabkan karena apa yang diberikan rahin kepada murtahin tidak ditukar dengan sesuatu. Sementara yang diberikan oleh murtahin kepada rahin adalah utang, bukan penukar dari barang yang digadaikan (marhun). Selain itu, rahn juga digolongkan kepada akad yang bersifat ainiyah, yakni akad yang sempurna setelah menyerahkan barang yang diakadkan. Sehingga kemudian dijelaskan bahwa semua akad yang bersifat derma dikatakan sempura setelah memegang (al-qabdu), sempurna tabarru, kecuali setelah pemegangan).
Pengaruh Inflasi Dan BI Rate Terhadap Imbal Hasil Penyaluran Investasi Dana Haji Pada Sukuk Dana Haji Indonesia
Hasmiati Arsiba Salatalohy;
Hendro Wibowo
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 18, No 1 (2019): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/kordinat.v18i1.11478
Penelitian ini bertujuan untuk meneliti efek inflasi dan BI Rate pada laba atas investasi dana Haji Sukuk dana Haji Indonesia periode 2010-2018. Sampel digunakan teknik purposive sampel dan memperoleh 13 sampel SDHI seri yang telah matang selama periode rentan 2010-2018 dari yang dipublikasikan sejak 2009. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel diproses menggunakan Eviews 9. Hasil studi ini menunjukkan bahwa inflasi dan BI Rate secara simultan mempengaruhi distribusi kembali dari Haji dana investasi pada Sukuk dana Haji Indonesia periode 2010-2018. Sementara itu, sebagian inflasi dan BI rate tidak berpengaruh signifikan di SDHI menghasilkan.
MENJAMA’ SHALAT TANPA HALANGAN: ANALISIS KUALITAS DAN KUANTITAS SANAD HADITS
Ali Mutakin
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 16, No 1 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/kordinat.v16i1.6456
Menjama’ Shalat Tanpa Halangan:Analisis Kualitas dan Kuantitas Sanad Hadits. Shalat merupakan bentuk ibadah badaniyah yang pelaksanaannya memiliki waktu yang sudah ditentukan. Meskipun demikian, tidak semua umat Muslim bisa melaksanakan sesuai dengan waktu yang telah ditentukan. Jamak merupakan solusi akan hal demikian. Jamak merupakan bentuk rukhshah (keringan) yang pelaksanaannya harus berdasarkan udzur yang diperbolehkan oleh syara’. Hadits riwayat Abu Daud No. 1025 dan juga Hadits-Hadits pendukung lainnya, kalau dipahami secara tekstual akan didapatkan kesimpulan kebolehan jamak shalat tanpa ada udzur syar’i, yang demikian akan bertentangan dengan QS. Al-Nisâ’ [3]: 103 yang menyatakan bahwa shalat merupakan bentuk kewajiban yang ditetapkan bagi orang-orang yang beriman yang waktunya telah ditentukan. Sehingga solusi yang paling tepat adalah Hadits yang secara tekstual bertentangan dengan ayat Al-Qur’an tersebut bisa dikompromikan (al-jam‘u wa al-tawfîq) dengan cara mentakwil Hadits tersebut kepada makna yang lebih sesuai atau sejalan dengan makna ayat Al-Qur’an (haml al-dzâhir ‘ala al-muhtamal al-marjûh).
IMPLEMENTASI PENGEMBANGAN SISTEM LAPORAN BKD (STUDI KASUS BKD ONLINE KOPERTAIS WILAYAH I DKI JAKARTA)
Ahmad Sulhi
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 17, No 2 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/kordinat.v17i2.9619
Implementation of BKD Report Software Development (Case Study of BKD Online Kopertais Region I DKI Jakarta). In the era of information technology advancement today, there are almost no institutions or organizations that do not involve information technology in order to improve the quality of management services for these institutions. The BKD (Lecturer Performance Performance) report so far, which is coordinated by Kopertais 1 DKI Jakarta Region has not been fully optimal and efficient, because it is still managed manually. Therefore, in early 2018, the BKD Report for the Jul-Dec Period 2017, Kopertais 1 DKI Jakarta Region implemented BKD Report assessment policy by online. This application was built using PHP programming language and PostgreSQL database with Laravel framework. The implementation of this policy is not only intended to make the BKD Report more organized, optimal and efficient, it is also expected that all PTKIS lecturers under Kopertais 1 DKI Jakarta Region will eventually be able to take advantage of information technology progress in order to develop scientific quality in accordance with their fields of science.
PEMBAHARUAN MODEL PESANTREN: RESPON TERHADAP MODERNITAS
Abdul Basyit
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 16, No 2 (2017): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/kordinat.v16i2.6444
Pembaharuan Model Pesantren:Respon Terhadap Modernitas. Tuntutan modernitas, tanpa mengabaikan keunikan dan kekhasan pesantren merupakan salah satu keunngulan pesantren. Pesantren mampu bertahan dibanding dengan lembaga pendidikan Islam lainnya di Nusantra, seperti dayah, rangkang, meunasah, dan surau. Respon pesantren terhadap modernisasi pendidikan Islam mencakup; pertama, pembaharuan isi atau substansi pendidikan pesantren dengan memasukkan subyek umum dan vocational; Kedua,Pembaharuan metodologi, ketiga, Pembaharuan kelembagaan, dan keempat, Pembaharuan fungsi, dari fungsi kependidikan untuk juga mencakup fungsi sosial ekonomi yang lebih luas. Pesantren yang ideal adalah pesantren yang mampu berdialog dengan modernitas,tanpa mengelimniasi tugas utamannya sebagai pengemban amanat moral.
FORMAT HUKUM ISLAM DI INDONESIA
Muhammad Aiz
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 17, No 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.15408/kordinat.v17i1.8107
Format Hukum Islam di Indonesia. Artikel ini mendukung pendapat Ibn al-Muqaffa (756 M) yang menyatakan perlu adanya unifikasi peraturan yang berlaku bagi semua warga negara,termasuk peraturan yang bersumber dari Alquran dan Hadis. Selain itu juga Muhammad Abduh (1849-1905) menyatakan bahwa ajaran Islam yang diterapkan ulama terdahulu tidak berlaku abadi, dan menjadi kewajiban di masa kontemporer saat ini untuk memformulasikan hukum sesuai dengan tuntutan masa dan lingkungan. Artikel ini menentang pendapat Muhammad Ibn Abdul Wahab (1703-1792 M) yang mengartikan hukum hanya berdasarkan literatur (tekstual) tanpa memberi tempat pada pemahaman hukum secara majazi dan qiyasi. Selain itu, Taqiyuddin al-Nabhani (1909-1977)yang menyatakan perlunya mendirikan Khilafah guna ditegakannya syariat Islam di seluruh negeri. Metodologi yang dipergunakan dalam tulisan ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan menggunakan pendekatan ilmu hukum.