Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI PENDIDIKAN ISLAM DALAM UPAYA MENJAWAB TANTANGAN GLOBALISASI Syamsul Aripin
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society | Vol. 1 No. 2 December 2014
Publisher : Faculty of Educational Sciences, Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v1i2.1266

Abstract

Globalization has been affecting many aspects of human life, such as, social, politics, economic, culture, information and communication, and education. The development of technologyy in globalization era has brought society into wider world. Connection among individuals becomes easier. What happen in one part of the world can be instantly accessed by others in other part of the world. Information and knowledge can effortlessly be obtained from various sources of technology, such as, radio, television, internet, newspaper and magazines. This situation brings about consequences on education. Modern schools, crative teachers, high performance students are among consequences of the development of technology. Islamic schools, as part of schools, should be able to respond this situation in order not to be left behind. While some efforts might be taken to improve the quality of Islamic educational institutions, such as improving learning quality, preparing competitive graduates both from Islamic boarding schools (pesantren) and Islamic schools (madrasah), pesantren and madrasah are encouraged to preserve their characteristics that have existed for years. DOI: 10.15408/tjems.v1i2.1266
REVITALISASI PENDIDIKAN ISLAM PADA MADRASAH Syamsul Aripin
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 17, No 1 (2018): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v17i1.8101

Abstract

Revitalisasi Pendidikan Islam Pada Madrasah. Upaya merekosiliasi ajaran agama dengan era modern terus dilakukan kaum muslimin di madrasah. Hal ini untuk menunjukkan bahwa Islam tidak bertentangan dengan era modern. Sebab di era modern kehidupan manusia akan ditandai oleh dua kecendrungan yang saling bertentangan dengan Islam, yakni; ilmu pengetahuan vs iman takwa, ajaran vs sekulerisasi serta spiritual vs material. Untuk itu pendidikan Islam pada madrasah juga harus meningkatkan peranannya sebagai lembaga pendidikan Islam untuk merespon kemajuan modernisasi saat ini, misalnya dengan merevitalisasi sistem pendidikannya yang pro perubahan sehingga dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, mempersiapkan lulusan madrasah yang handal sehingga dapat mengimbangi arus modernisasi yang ada dan tidak ketinggalan zaman dengan tidak meninggalkan program pendidikan madrasah yang sudah ada sejak dahulu dan cocok dengan era modern pada abad 21 ini.
REKONSTRUKSI MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI ERA MODERN Syamsul Aripin
MISYKAT Jurnal Ilmu-ilmu Al-Quran Hadist Syari ah dan Tarbiyah Vol 2, No 1 (2017): Misykat: Jurnal ilmu-ilmu Al-Quran, Hadits, Syariah dan Tarbiyah
Publisher : Pascasarjana Institut Ilmu Al Quran (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33511/misykat.v2n1.163

Abstract

Minat peserta didik terhadap pembelajaran pendidikan agama Islam di masa modern kian hari ini semakin menurun. Hal ini berdampak pada pembelajaran pendidikan agama Islam, dampaknya antara lain di sekolah pembelajaran pendidikan agama Islam menjadi bidang studi yang paling tidak popular dikalangan peserta didik dan peserta didik menjadi kurang tertarik sekaligus menjadi kurang religius.Meskipun secara kuantitatif hasil (nilai) pendidikan agama sudah berhasil baik namun secara kualitatif hasilnya belum sesuai dengan apa yang diharapkan. Penyebabnya antara lain model pembelajaran agama yang masih cenderung tradisionalis, konservatif dan dogmatis.Untuk itu diperlukan upaya-upaya perbaikan yang harus disesuaikan dengan perkembangan modern yang mampu membawa semangat dan konsep baru sehingga menghasilkan tujuan yang diinginkan sesuai tuntutan modern sekarang ini dengan cara rekonstruksi model pembelajaran. Kata Kunci : Rekonstruksi, Pembelajaran PAI dan Era Modern
MODERNISASI DALAM PENDIDIKAN Syamsul Aripin
Kordinat: Jurnal Komunikasi antar Perguruan Tinggi Agama Islam Vol 21, No 2 (2022): Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/kordinat.v21i2.28460

Abstract

Modernization that is happening today has brought changes to various aspects of life areas including education. The modernization of education occurred in the 19th century which was driven by the ruling elite who wanted Muslims not to be left behind by western nations by learning and adopting western progress, while modernization in Indonesia occurred in the 20th century which originated from the colonizers which was realized by establishing modern schools by struggle organizations led by reform figures. In the modern era, Islamic religious education and Islamic educational institutions are required to be professional, because society has undergone changes by prioritizing rationality. Efforts to reconcile religious teachings and the modern era continue to be made by Muslims to show that Islam is appropriate and does not conflict with the modern era. In the modern era, human life will be characterized by two tendencies that contradict each other/oppose Islam. Advances in science and technology (science and technology) bring positive and negative influences to human life, both of which are opposed to each other so that what is needed now is whether Islamic religious education is able to overcome and dialogue. This article will discuss modernization in education along with examples in an effort to become a quality school.
2013 Curriculum: Implementation of Islamic Religious Education Learning in Schools for Children with Special Needs Yayah Nurmaliyah; Syamsul Aripin; Nana Meily Nurdiansyah
International Journal of Islamic Thought and Humanities Vol. 2 No. 1 (2023): International Journal of Islamic Thought and Humanities
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Taruna Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (482.458 KB) | DOI: 10.54298/ijith.v2i1.83

Abstract

The 2013 curriculum is the latest guideline for implementing education in Indonesia. Its application applies to public schools and special schools. This study aims to determine how to implement the 2013 curriculum in learning Islamic religious education for children with special needs (ABK) at SLB Negeri 01 Jakarta. This study uses qualitative research with a descriptive approach to data collection techniques with interviews, observation, and documentation. Data were collected based on field notes, comments, and documentation. The results of the study concluded that the implementation of the 2013 Curriculum for Children with Special Needs (ABK) at SLB Negeri 01 Jakarta uses the same PAI curriculum as the curriculum in traditional schools, and the scope of Islamic Religious Education materials taught is no different from other schools including; al-Qur'an hadith, faith, morals, fiqh and the history of Islamic culture. The learning methods for Islamic Religious Education in special schools are lectures, practices, questions and answers, demonstrations, and exercises. The learning media used include audio-visual media, tape recorders, films, radio, television, digital al-Qur'an, and braille Qur'an are also puzzles. Learning Evaluation consists of three domains cognitive, affective, and psychomotor.
Pengaruh Kompetensi Pedagogik Dan Kompetensi Profesional Pendidik Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Terhadap Literasi Digital Peserta Didik (Studi Di MTs Pembangunan UIN Jakarta) faisal, faisal; Kandedes, Iin; Aripin, Syamsul
Jurnal Mudarrisuna: Media Kajian Pendidikan Agama Islam Vol 14, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/jm.v14i2.23393

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui pengaruh antara kompetensi pedagogik terhadap kemampuan literasi digital peserta didik. 2) Mengetahui pengaruh antara kompetensi profesional terhadap kemampuan literasi digital peserta didik. 3) Mengetahui Pengaruh antara kompetensi pedagogik dan kompetensi profesional secara bersama-sama terhadap kemampuan literasi digital peserta didik., penelitian ini dilaksanakan di MTs Pembangunan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Dalam pengumpulan data menggunakan metode angket dan dokumentasi. Populasi dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII Tahun Pelajaran 2023/2024. Pengambilan sampel menggunakan teknik random sampling.Hasil penelitian menunjukkan: 1) Terdapat pengaruh positif antara kompetensi pedagogik dengan kemampuan literasi digital didapatkan hasil sebesar 0,395 atau 39,5% yang berarti kontribusi pengaruh kompetensi pedagogik terhadap kemampuan literasi digital peserta didik sebesar 39,5% 2) Terdapat pengaruh positif antara kompetensi profesional dengan kemampuan literasi digital didapatkan hasil sebesar 0,416 atau 41,6% yang berarti kontribusi pengaruh kompetensi profesional terhadap kemampuan literasi digital peserta didik sebesar 41,6%  3) Terdapat pengaruh signifikan secara simultan atau bersama-sama antara variabel independen terhadap variabel dependen, dengan nilai Fhitung sebesar 32,941 dengan nilai p value (sig) sebesar 0,000 yang berada di bawah alpha 5% (0,05), yang mana nilai R square sebesar 0,496, yang berarti bahwa variabel-variabel independen mampu menjelaskan variabel dependen sebesar 49,6%. Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik, Kompetensi Profesional, Kemampuan Literasi, Literasi Digital
Strategi Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Mengatasi Masalah Bullying Syahfitra, Yuda; Aripin, Syamsul; Kandedes, Iin
Rayah Al-Islam Vol 7 No 3 (2023): Rayah Al Islam Desember 2023
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab Ar Raayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/rais.v7i3.864

Abstract

Tujuan dari penelitian ini guna menganalisis strategi guru maupun pengajar di bidang pendidikan agama Islam dalam mengatasi permasalahan kekerasan atau bullying di SD Islam Al-Azhar 15 Pamulang. Analisis kali ini messsmakai penelitian kualitatif Dimana menggunakan pendekatan studi kasus. Proses pengumpulan data dilaksanakan dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data penelitian meliputi guru atau pengajar di bidang Pendidikan Agama Islam, mentor atau guru pembimbing, dan siswa. Dari penelitian ini memberikan hasil bahwa strategi guru PAI ketika menghadapi tindak bullying adalah dengan melakukan pendekatan terhadap faktor-faktor penyebab terjadinya bullying, memberikan edukasi tentang akhlak dan bahaya bullying, serta memberikan orientasi untuk menghindari bullying. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan memberikan nasihat. Membiasakan diri dengan program keagamaan seperti Tadarus Al-Qur'an, Tahfidz Al-Qur'an, Puasa Sunnah, dan Sholat Dhuha untuk membentuk Akhlakul Karimah dan menjadi teladan yang baik untuk ditiru oleh seluruh siswa. This study aims to analyze the strategies of Islamic religious education teachers to overcome bullying problems in Al-Azhar 15 Pamulang Islamic Elementary School. This study uses qualitative research with a case study approach. Data collection techniques were performed using interviews, observations, and documentation. Research data sources include Islamic Religious Education teachers, guidance counselors, and students. The results of this study show that teachers' strategies in Islamic Religious Education teachers to deal with bullying behavior are to approach the factors that cause bullying, provide education about morality and the dangers of bullying, and provide orientation to avoid bullying. This indicates that the company is providing advice. Familiarize yourself with religious programs such as Tadarus AAl-Qur'an, Tahfidz Al-Qur’an, sunnah fasting, and duha prayers to form Akhlakul Karimah and set a good example for all students to emulate.
KESEIMBANGAN ANTARA KEHIDUPAN DAN PEKERJAAN MASA PANDEMI DOSEN PEREMPUAN DI INDONESIA: Work-Life Balance During the Pandemic for Female Lecturers In Indonesia Fidrayani, Fidrayani; Aripin, Syamsul; Puspita, Tiara Nur; Ridhwan, Muhammad; Kamal, Muhiddinnur
Anterior Jurnal Vol. 23 No. 2 (2024): Anterior Jurnal
Publisher : ​Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/anterior.v23i2.6961

Abstract

Wabah pandemi Covid-19 yang terdeteksi sejak awal Maret 2020 di Indonesia menyisakan sejumlah masalah, tidak terkecuali dengan keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan/ work life balance dimana perempuan yang bekerja akan mengalami beban ganda. Karena berada di rumah tentu suasana yang ada adalah suasana dimana semua pekerjaan rumah menuntut prioritas yang tinggi bahkan terkadan pekerjaan kantor manjadi terbaikan dengan pekerjaan rumah. Uniknya, meskipun mengalami beban ganda ternyata ada dosen perempuan yang mampu mencapai perolehan sebagai guru besar selama masa pandemik. Tentu saja hal ini menarik untuk diteliti bagaimana mereka menyeimbangkan keduanya. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa keseimbangan antara kehidupan dan pekerjaan ditandai dengan empat faktor sebagai berikut: Work Interference with Personal Life (WIPL), aspek yang paling mandasar yang menbedakan mana pekerjaan kantor dan mana pekerjaan individu. Personal Life Interference with Work (PLIW), aspek ini bagaimana aspek kehidupan individu mempengaruhi kehidupan pekerjaan. Personal Life Encancement of Work (PLEW), aspek ini pekrjaan yang mempengaruhi kehidupan individu. Work Enchancement of Personal Life (WEPL) aspek ini lebih pada sejauh mana dunia kerja mempengaruhi kemakmuran atau kesejahateran bagi individu atau di dalam pekerjaan. Keempat aspek tersebut berjalan sesuai dengan fungsinya masing-masing, kemampuan mengatur waktu dan pekerjaan merupakan kunci agar keduanya menjadi tetap seimbang.
ANALISIS MINAT BACA BERDASARKAN TUJUAN KUNJUNGAN MENGGUNAKAN METODE K-NEAREST NEIGHBOR PADA PERPUSTAKAAN DAERAH KABUPATEN CIREBON Syamsul Aripin, Muhammad; Martanto, Martanto; Hayati, Umi
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 8 No. 1 (2024): JATI Vol. 8 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v8i1.8297

Abstract

Minat baca merupakan salah satu indikator penting dalam pembangunan sumber daya manusia. Masyarakat yang memiliki minat baca yang tinggi akan memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik. Salah satu upaya untuk meningkatkan minat baca masyarakat adalah dengan menganalisis minat baca berdasarkan tujuan kunjungan ke perpustakaan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Metode KNN adalah metode klasifikasi yang didasarkan pada kedekatan antar data. Data yang akan diklasifikasikan akan dibandingkan dengan data pembelajaran yang jaraknya paling dekat.Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data publik yang diperoleh dari perpustakaan di Kabupaten Cirebon. Data tersebut terdiri dari data pengunjung perpustakaan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Metode K-Nearest Neighbor dapat digunakan secara efektif dan akurat untuk menganalisis minat baca berdasarkan tujuan kunjungan ke perpustakaan di Kabupaten Cirebon. Nilai akurasi yang diperoleh adalah 76,26%. Saran untuk meningkatkan minat baca masyarakat Kabupaten Cirebon adalah sebagai berikut: Perpustakaan perlu meningkatkan kualitas layanannya agar lebih menarik dan nyaman bagi pengunjung. Perpustakaan dapat menyediakan fasilitas yang memadai, seperti ruang baca yang nyaman, akses internet, dan berbagai kegiatan literasi.
Modernization of Education: a New Approach ‎and Method in Learning Islamic Religious ‎Education Syamsul Aripin, Syamsul Aripin; Nana Meily Nurdiansyah
TADRIS: Jurnal Pendidikan Islam Vol 17 No 1 (2022)
Publisher : State Islamic Institute of Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.534 KB) | DOI: 10.19105/tjpi.v17i1.5916

Abstract

The purpose of this study is to describe Islamic religious education as the main subject taught at various levels of educational units that are facing serious problems, namely the threat of modernization that changes all human life in various fields, including education, in the era of modernization education is required to be responsive in overcoming various problems. faced by humans, education is faced with the demands of modern humans who want education graduates to master various fields and expertise. This research is qualitative research using exploratory research. The data analysis technique used phenomenological analysis and data collection methods in this study using observation, in-depth interviews, and documentation studies. The results of this study need to reformulate the education system based on the needs of modern society, one of the strategic steps is to change the approach and learning method of Islamic religious education in schools from the old model to the new model and this effort has already been carried out by superior schools in Indonesia, especially by schools. Islamic Senior High School Al-Azhar 1 Jakarta in the field of PAI studies which has benchmarks of success and five approaches in learning Islamic Religious Education including the following approaches: first, experience; second, habituation; third, Emotional; fourth, Rational; and Fifth, Functional. As well as creating special methods for each material in the Islamic Religious Education curriculum. The methods of the material are: first, the method of teaching faith; second, worship; third, morality; fourth, the history of Islamic culture; Fifth, the Qur'an.