cover
Contact Name
I Komang Astana Widi
Contact Email
jurnal_flywheel@scholar.itn.ac.id
Phone
+6282233465678
Journal Mail Official
jurnal_flywheel@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
Jln. Raya Karanglo Km.2 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL FLYWHEEL
ISSN : 19795858     EISSN : 27457435     DOI : https://doi.org/10.36040/flywheel
Jurnal Flywheel merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Mesin S1 Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang sebagai sarana diseminasi dan publikasi artikel hasil penelitian di bidang teknik mesin yang bukan hanya mencakup mesin semata namun terdapat bidang-bidang lain yang memiliki keterkaitan dengan mesin misalnya bidang otomotif, desain dan simulasi serta perhitungan biaya mesin. Artikel yang diajukan untuk diterbitkan pada Jurnal Flywheel merupakan naskah asli dan belum pernah dipublikasikan secara tertulis pada majalah atau jurnal ilmiah dimanapun.
Articles 185 Documents
Peningkatan Kualitas Produksi pada Industri Kecil di Kabupaten Trenggalek melalui Optimasi Viskositas Oli pada Mesin Press Febritasari, Rosadila; Rahmadianto, Febi; Pohan, Gerald Adityo
JURNAL FLYWHEEL Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v14i2.7827

Abstract

UKM ABDI JAYA memiliki mesin press yang digunakan untuk mengolah tanah liat menjadi batu bata. Optimasi viskositas oli dalam mesin press merupakan salah satu cara untuk meningkatkan performa dan efisiensi mesin press di UKM ABDI JAYA Kabupaten Trenggalek. Viskositas oli adalah kemampuan oli untuk mengalir, semakin rendah viskositas oli, maka semakin mudah oli mengalir dan sebaliknya. Pada mesin press, viskositas oli yang tepat dapat membantu dalam mengurangi kerusakan pada komponen mesin seperti bearing dan segel. Hal ini akan mengurangi biaya perbaikan dan meningkatkan umur mesin. Pelaksanaan program Pengabdian Masyarakat dilaksanakan pada mitra UKM ABDI JAYA untuk memberikan wawasan terkait penggunaan viskositas oli yang tepat dan juga dapat memberikan masukan untuk perbaikan kinerja mesin press. Kontribusi mendasar dari program ini adalah peningkatan penerapan iptek di masyarakat (mekanisasi, IT, dan manajemen). Target yang dicapai dari program ini adalah meningkatnya efisiensi, produktivitas, dan kualitas produksi serta meningkatnya daya saing industri kecil di Kabupaten Trenggalek. Selain itu, program ini juga dapat menciptakan produk baru yang dapat menambah nilai ekonomi bagi industri kecil di Kabupaten Trenggalek.
Analisis Laju Keausan dan Umur Pakai Material High Chrome Pada Segment Tire Grinding Roll Verticall Roller Mill Atox Mill 57.5 di PT XYZ Andi Syahril, AM; Mietra, Anggara
JURNAL FLYWHEEL Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v13i1.4742

Abstract

Integrasi Failure Tracking Matrix (FTM) dan Failure Modes and Effects Analysis (FMEA) untuk Perbaikan Sistem Perawatan Mesin Pulverizer Wahid, Abdurrahman; Suhandini Tjahjaningsih, Yustina; Mustakim
JURNAL FLYWHEEL Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v13i1.4743

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan prioritas penjadwalan perawatan mesin guna meminimalisir corrective maintenance dengan mengintegrasikan 2 metode Failure Tracking Matrik (FTM) dan Failure Modes And Effects Analysis (FMEA). Perawatan (maintenance) adalah adalah kegiatan pendukung utama yang bertujuan untuk menjamin kelangsungan fungsional suatu sistem produksi (peralatan) sehingga pada saat dibutuhkan dapat dipakai sesuai dengan kondisi yang diharapkan. Hal ini dapat dicapai antara lain dengan melakukan perencanaan dan penjadwalan tindakan perawatan dengan tetap memperhatikan fungsi pendukungnya dandengan memperhatikan fungsi pendukungnya dan dengan memperhatikan kriteria minimal ongkos untuk mengantisipasi tingkat kerusakan dan mencegah terputusnya kegiatan produksi. Penelitian ini dilaksanakan di PT. PJB UBJ O&M Unit 9 Paiton, Probolinggo. Dalam menentukan strategi perawatan mesin diperlukan informasi tentang penyebab kegagalan (failure) proses yang bersumber dari mesin produksi. Terdapat beberapa cara perawatan mesin guna membantu dalam meminimalisir kerusakan dengan mengintegrasikan 2 metode antara lain yaitu Failure Tracking Matrix (FTM) bersumber dari ide Wang & Ling. FTM merupakan alat quality control yang mampu beradaptasi untuk menyesuaikan perubahan yang sering terjadi dalam proses produksi. Pada penelitian ini dihasilkan desain sistem pemeliharaan terintegrasi untuk mendeteksi kegagalan proses sehingga respon perbaikan mesin dilakukan dengan cepat dan terpantau. Dari hasil analisis didapatkan proporsi failure terbesar mesin purverizer adalah pada mesin bearing lube oil pump rusak, oil filter kotor, dan hot air damper macet. Pada analisis FTM pada mesin pulverizer didapatkan 19 failure mode (FM) dan 19 fuctional failure component (FC). Analisis FMEA memberikan 10 prioritas perbaikan dari RPN yang terbesar pada mode kerusakan cold air damper macet dan yang terendah adalah pada bearing grinding roller rusak. Integrasi FTM dan FMEA terbukti dapat diterapkan untuk mendeteksi kegagalan proses yang berlangsung selama produksi berjalan.
Analisa Aerodinamika Airfoil Pesawat Dengan Pendekatan Computational Fluid Dynamic Dan Wind Tunnel Wicaksono, M. F. A.; Pohan, G.A.; Hidayath, I. T.
JURNAL FLYWHEEL Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v13i1.4744

Abstract

Penelitian terhadap bentuk airfoil terus dilakukan untuk mendapatkan performasi aerodinamika yang terbaik. Dengan gaya angkat yang lebih besar maka pesawat terbang dapat mengangkut beban lebih besar dan dapat melakukan lepas landas pada runway yang pendek. Beberapa metode dapat digunakan untuk melakukan pengujian terhadap model pesawat, seperti metode eksperimental dan metode komputasi. Dalam hal ini, metode komputasi dianggap lebih efisien bila dibandingkan dengan metode eksperimental. Karena, tidak memerlukan ruang yang besar untuk mendapatkan hasil yang maksimal dan waktu pengujian relatif lebih singkat bila dibandingkan metode eksperimental. Penulis melakukan penelitian untuk mengetahui karakteristik aerodinamika dari airfoil NACA 2412, NACA 4412 dan NACA 6412 serta pengaruh kecepatan angin dan sudut serang terhadap performasi dari airfoil. Dari data yang didapat nilai drag coefficient dan lift coefficient berdasarkan sudut serang aliran udara. Dari data yang didapat nilai drag coefficient dan lift coefficient berdasarkan kecepatan aliran udara. Drag coefficient berdasarkan urutan nilai yang paling besar adalah kecepatan 4, 5, 7 dan 3 m/s. Sedangkan lift coefficient berdasarkan urutan nilai yang paling besar adalah kecepatan 7, 5, 4 dan 3 m/s. Dapat disimpulkan semakin besar nilai kecepatan aliran udara maka semakin kecil pula drag coefficient, tetapi tidak berlaku untuk kecepatan 3 m/s karena bentuk aliran udara dalam kondisi laminer. Sedangkan untuk lift coefficient, semakin besar kecepatan aliran udara, maka semakin besar pula lift coefficient. Drag coefficient berdasarkan urutan nilai yang paling besar adalah sudut 15o, 10o, 5o, 0o dan -5o. Sedangkan lift coefficient berdasarkan urutan nilai yang paling besar adalah sudut 15o, 10o, 5o, 0o dan -5o. Dapat disimpulkan semakin besar sudut serang aliraan udara, maka semakin besar pula nilai drag coefficient dan lift coefficient. Dari hasil perbandingan antar drag coefficient dan lift coefficient pada wind tunnel dengan Ansys Fluent didapat persentase terbesar pada NACA 2412 dengan besar nilai persentase tersebut adalah 28%. Berdasarkan katagori nilai MAPE (Mean Absolute Percentage Error) dapat ditafsirkan pengujian secara numerik dapat meberikan hasil yang layak. Karena nilai MAPE terbesar kurang dari 50% dan lebih dari 20%. Peneliti dapat meningkatkan keakurasian dengan membuat dudukan airfoil yang lebih kecil. Karena hal tersebut membengaruhi gaya angkat dan hambat.
Analisis Variasi Diameter Pulley pada Mesin Hidrolik Pencetak Batu Bata terhadap Sifat Mekanik menggunakan Metode Taguchi Rahmadianto, Febi; Kurniawan , Arif; Pohan, Gerald Adityo; Febritasari, Rosadila; Pratama Nurida, Sixta
JURNAL FLYWHEEL Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v13i1.4745

Abstract

Batu bata merupakan salah satu material yang digunakan dalam konstruksi. Pemanfaatan teknologi dalam pengolahan batu bata sangat diperlukan untuk meningkatkan produktivitas batu bata di tengah pesatnya peningkatan pembangunan di Indonesia. Efektivitas sistem teknologi akan mengalami penurunan seiring berjalannya waktu yang disebabkan oleh pulley yang bekerja pada mesin tersebut. Sehingga pemilihan diameter pulley merupakan kunci utama untuk menghasilkan batu bata yang optimal ditinjau dari putaran pompa, tekanan fluida dan kekuatan impact dari hasil pencetakan batu bata tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sifat mekanik mesin hidrolik terhadap beberapa variasi diameter pulley yang digunakan pada mesin pencetak batu bata. Analisis variasi diameter pulley ini dilakukan untuk mendapatkan kerja mesin yang tetap baik dan tidak melebihi jangkauan sistem kerja standartnya dan menghasilkan cetakan batu bata yang optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai putaran pompa terhadap variasi diameter pulley pompa 3, 5dan 7 inci masing-masing adalah 1400 rpm, 840 rpm dan 600 rpm, sedangkan nilai tekanan fulida yang diperoleh pada masing-masing variasi diameter pulley pompa adalah 300 psi, 150 psi dan 100 psi. Untuk nilai rata-rata kekuatan impact, masing-masing diperoleh sebesar 0,05297 J/mm2, 0,04809 J/mm2 dan 0,04715 J/mm2 dan hasil penelitian ini juga membuktikan bahwa hasil analisis Metode Taguchi menggunakan karakteristik kualitas yaitu Larger the better yang artinya pencapaian karakteristik kualitas semakin besar semakin baik. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kondisi optimal hasil pencetakan batu dengan mesin hidrolik pencetak batu bata diperoleh pada puley pompa diameter 3 inci dengan waktu penekanan 10 detik, dan diameter pulley motor 3 inci dengan nilai putaran pompa mesin hidroliknya adalah 1400 rpm, tekanan fluida 300 psi dan rata-rata kekuatan impact sebesar 0,05297 J/mm2.
Penerapan Mesin Pengepres Bubur Kedelai Untuk Peningkatan Produktivitas Produksi Tahu Pada UMKM Sumber Rejeki Kecamatan Wagir Kabupaten Malang Andjar Sari, Sanny; Sujana, Wayan; Setyawati, Harimbi; Ana Anggorowati, Dwi; Artiyani, Anis
JURNAL FLYWHEEL Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v13i1.4746

Abstract

Proses produksi tahu di UMKM Sumber Rejeki milik Bapak Samingin menggunakan peralatan yang manual sehingga karyawan yang bekerja merasakan sakit pada bagian tubuh saat melakukan pekerjaan setiap harinya. Proses pembuatan tahu melalui tahapan pencucian kedelai kemudian direndam dalam air selama 2 sampai hingga 7 jam. Dalam proses perendaman ini kedelai akan mengembang lalu dibersihkan kembali kedelai dengan cara dicuci berkali-kali. Selanjutnya menggiling kedelai hingga halus dengan mesin penggiling . Setelah kedelai halus langsung ke proses berikutnya yaitu perebusan kedelai sampai mendidih. Kemudian bubur kedelai disaring dengan kain untuk memisahkan ampas yang akan di proses dan sisa sisa air rebusan tadi. Tahap ini tentunya sangat melelahkan,karena memisahkan dengan cara manual. Air yang keluar dari saringan langsung jatuh kedalam wadah yang sudah disiapkan dibawahnya. Selain itu juga pada proses pengepresan tahu dapat terlihat kurangnya perhatian pada postur kerja pekerja yang nantinya akan berdampak pada sakit akibat pekerjaan apalagi jika dilakukan monoton dan berulang. Penerapan mesin pengepresan bubur kedelai diharapkan dapat meminimalkan waktu dan tenaga. Fasilitas kerja pengepresan tahu diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pekerja pada UMKM produksi tahu.
Sepeda Roda Tiga Tanpa Pedal Untuk Melatih Keseimbangan Dan Koordinasi Tubuh Pasien Pascastroke Febritasari, Rosadila; Rahmadianto, Febi; Pohan, Gerald Adityo; Sutrisno, Tito Arif; Lowu, Alfa Arkenxiou; Kurniawan, Dhoni; Adi S.N, I Kadek; Saputra, Yoga; Almafudin, Alvit; Korawan, Agus Dwi
JURNAL FLYWHEEL Vol 14 No 2 (2023): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v14i2.5213

Abstract

Tidak semua alat rehabilitasi dapat digunakan oleh pasien pascastroke yang baru saja sembuh dari serangan stroke bahkan mereka belum dianjurkan menggunakan media rehabilitasi dan hanya melakukan terapi dengan gerakan-gerakan sederhana dikarenakan keseimbangan tubuh mereka belum baik, kurangnya koordinasi anggota gerak tubuh, memiliki kelemahan otot dan masih memerlukan alat bantu gerak seperti tongkat dan kursi roda. Tujuan dari penelitian adalah merancang sepeda roda tiga tanpa pedal yang didesain sesuai kebutuhan pasien pasca stroke untuk proses rehabilitasi. Metode yang dilakukan adalah membuat pemodelan tiga dimensi dan dilakukan simulasi secara numerik dengan metode elemen hingga. Hasil perancangan adalah sepeda ini dirancang dengan ground clearance 153 mm agar pasien pasca stroke mampu mengangkat kakinya. Pasien dapat mengendarai sepeda dengan mengayunkan kaki selayaknya berjalan untuk melatih anggota gerak bawah seperti paha, lutut, dan kaki. Hasil simulasi metode elemen hingga pada rangka sepeda menunjukkan bahwa terjadinya tegangan maksimum sebesar 38,806 Mpa pada daerah sambungan seat tube dan down tube serta deformasi maksimum terjadi pada daerah sadel yaitu 0.399 mm. Berdasarkan analisa ergonomis, sepeda ini memiliki kenyamanan dan mampu meminimalisir adanya risiko cidera baik saat dikendarai di jalan lurus maupun berbelok.
Analisis Komposit Serat Pelepah Salak Sebagai Material Alternatif Berbasis Mikro Struktur Dan Sifat Mekanik Rivandir Ukar, Yakobus; Sabarudin, Suriansyah; Hermawan, Dadang
JURNAL FLYWHEEL Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v15i1.8488

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perlakuan alkali terhadap sifat mekanik komposit serat pelepah salak yaitu kekuatan bending dan kekuatan impak. memanfaatkan serat pelepah salak sebagai alternatif material reinforcement pada komposit, variasi perlakuan alkali menggunakan NaOH 5%, perendaman dari 1 jam hingga 4 jam, serat pelepah salak fraksi volume pada komposit 30% penguatnya adalah resin polyester, sifat mekanik komposit diketahui dengan melakukan uji bending dan uji impak berturut-turut menurut ASTM D-790 dan ASTM D-5942. Hasil penelitian komposit serat pelepah salak menunjukkan kekuatan bending dan kekuatan impact mengalami peningkatan pada perlakuan alkali serat pelepah salak pada perendaman 1jam, 2 jam dan 3 jam lalu mengalami penurunan pada 4 jam. Kekuatan bending dan kekuatan impak tertinggi dimiliki komposit dengan perlakuan alkali serat pelepah salak 3 jam masing-masing sebesar 36,60 Mpa dan 0,0234 J/m2. Tanpa perlakuan alkali NaOH 5% pada serat pelepah salak menghasilkan nilai kekuatan bending dan kekuatan impak lebih meningkat daripada dengan perlakuan alkali NaOH 5%.
Inovasi Pembuatan Alat Pengering Kemiri Tipe Tungku Pembakaran Biomassa dengan Memanfaatkan Limbah Cangkang Kemiri dan Bonggol Jagung sebagai Bahan Bakar Widiasa, I Kadek; Anggara, Mietra; Sarwana, Wirya; Hidayat, Amri
JURNAL FLYWHEEL Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v15i1.8727

Abstract

Kemiri merupakan tanaman yang bijinya dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan rempah-rempah. Rata-rata masyarakat di Dusun Punik, Kabupaten Sumbawa berprofesi sebagai petani kemiri. Proses pengeringan kemiri masih tradisional, penjemuran memakan waktu hingga 2 hari pada musim panas dan lebih dari 4 hari pada musim hujan untuk kapasitas 100 kg. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan teknologi yang sesuai untuk meningkatkan produktivitas proses pengeringan cangkang kemiri, dengan memanfaatkan limbah biomassa cangkang kemiri dan tongkol jagung sebagai bahan bakarnya. Pembuatan alat pengering kemiri jenis kompor biomassa diawali dengan perancangan, dilanjutkan dengan pembuatan rangka, pipa panas, kotak pengering kemiri, pemasangan badan, pengecatan badan dan perakitan sistem kendali Arduino ATmega328. Pengujian suhu, penggunaan cangkang kemiri memberikan suhu konstan pada suhu rata-rata 55-670C. Pada penggunaan tongkol jagung terjadi suhu yang relatif tidak stabil, dengan suhu rata-rata 60-800C. Kadar air pengeringan dikendalikan oleh bahan bakar dari cangkang kemiri, dalam hal ini kadar air kemiri diperkirakan sebesar 3,7% dan selama pengeringan. tongkol jagung hingga 3,5%. Dari sini dapat disimpulkan bahwa untuk proses perengkahan kemiri, nilai kadar air kemiri yang sesuai adalah 3,7% dari penggunaan bahan bakar biomasa cangkang kemiri.
Rancang Bangun Turbin Angin Savonius Tiga Sudu untuk Dimanfaatkan sebagai Penerangan bagi Masyarakat di Daerah Terpencil Laka, Agustinus; Ully, Dedy Nataniel; Ginting, Purnawarman; Nasaruddin; Para, Dessy M.; Wuwur, Bernadus Stefanus
JURNAL FLYWHEEL Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v15i1.8749

Abstract

Listrik merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting dalam menunjang berbagai kegiatan atau aktifitas baik pada skala rumah tangga maupun pada skala perkantoran atau industri. Namun pada kenyataannya masih banyak daerah pedesaan yang belum dapat menikmati listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN). Salah satu contoh daerah pedesaan yang belum menikmati listrik dari PLN hingga saat ini adalah dusun Delo. Di mana secara adminitratif dusun Muli ini terletak di desa Delo, Kecamatan Sabu Barat, Kabupaten Sabu Raijua, Propinsi Nusa Tenggara Timur. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode eksperimental nyata (true experimental) yaitu melakukan pengamatan langsung di lapangan untuk mencari data sebab akibat dalam suatu proses melalui eksperimen sehingga dapat ditahui berapa besar daya listrik yang dapat dihasilkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan angin sangat berpengaruh terhadap besarnya tegangan dan arus listrik (BHP) yang dihasilkan oleh turbin angin Savonius. BHP tertinggi terjadi pada kecepatan angin 7,65 m/s dengan nilai BHP sebesar 87,49 Watt, sedangkan BHP terendah terjadi pada kecepatan angin 3,25 m/s dengan nilai BHP 11,76 Watt. Rancangan turbin angin Savonius ini juga dapat menghasilkan efisiensi tertinggi pada kecepatan angin 5,5 m/s dengan nilai efisiensi yaitu sebesar 25,51 % dan pada kecepatan angin 6,49 m/s dengan nilai efisiensi yaitu sebesar 26,69 %, sedangkan efisiensi terendah terjadi pada kecepatan angin 3,25 m/s yaitu sebesar 11,68 %.