cover
Contact Name
I Komang Astana Widi
Contact Email
jurnal_flywheel@scholar.itn.ac.id
Phone
+6282233465678
Journal Mail Official
jurnal_flywheel@scholar.itn.ac.id
Editorial Address
Jln. Raya Karanglo Km.2 Malang 65145
Location
Kota malang,
Jawa timur
INDONESIA
JURNAL FLYWHEEL
ISSN : 19795858     EISSN : 27457435     DOI : https://doi.org/10.36040/flywheel
Jurnal Flywheel merupakan jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Teknik Mesin S1 Fakultas Teknologi Industri Institut Teknologi Nasional Malang sebagai sarana diseminasi dan publikasi artikel hasil penelitian di bidang teknik mesin yang bukan hanya mencakup mesin semata namun terdapat bidang-bidang lain yang memiliki keterkaitan dengan mesin misalnya bidang otomotif, desain dan simulasi serta perhitungan biaya mesin. Artikel yang diajukan untuk diterbitkan pada Jurnal Flywheel merupakan naskah asli dan belum pernah dipublikasikan secara tertulis pada majalah atau jurnal ilmiah dimanapun.
Articles 185 Documents
Pengembangan Kolektor Surya Pelat Datar Untuk Meningkatkan Penyerapan Radiasi Surya Menggunakan Absorber Untuk Destilasi Air Payau Bagi Masyarakat Pesisir : Penggunaan Penyerap Radiasi Surya Untuk Destilasi Air Payau Bagi Masyarakat Pesisir Dedy Nataniel Ully, Dedy; Ginting, Purnawarman; Nasaruddin; Faot, Vinsensius; Laka, Agustinus
JURNAL FLYWHEEL Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v15i1.8799

Abstract

Krisis air bersih banyak dialami oleh masyarakat di daerah pesisir dan daerah terpencil, sehingga perlu penerapan teknologi yang tepat berupa rancangan destilasi air payau menjadi air tawar dengan memanfaatkan energi surya. Di wilayah pesisir, sumber air yang ada hanya berupa sumur dangkal yang terkontaminasi dengan air laut sehingga rasanya payau dan tidak layak untuk dikonsumsi, sedangkan di daerah terpencil masyarakat sulit mendapatkan air bersih karena kurangnya sumber air dan curah hujan yang rendah. Pemanfaatan destilasi dengan penggunaan penyerap radiasi surya dapat meningkatkan kinerja proses penyulingan air payau menjadi air tawar. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen nyata untuk mengetahui kapasitas produksi air tawar dengan desain penyerap radiasi matahari tipe plat datar. Pengujian dilakukan pada pukul 08.00 – 16.00 WITA dengan volume air dalam distilator sebanyak 120 liter. Hasilnya menunjukkan bahwa efisiensi meningkat secara parabolik seiring waktu tetapi menurun di atas pukul 14.00 WITA Hal ini terjadi karena intensitas penyinaran matahari akan berkurang seiring dengan kemiringan matahari ke barat, sehingga panas yang diterima alat distilator pun semakin berkurang. Efisiensi tertinggi terjadi pada jam 13.00 WITA yaitu desain berbahan dasar penyerap stainless steel sebesar 35,64 %, efisiensi tertinggi untuk desain berbahan dasar penyerap galvanis juga terjadi pada pukul 13.00 WITA yaitu sebesar 34,47 %, sedangkan penyerap berbahan dasar aluminium sebesar 32,11 %, juga terjadi pada pukul 13.00 WITA.
Simulasi Konfigurasi Posisi Burner untuk Mengoptimalkan Heat Treatment Pressure Vessel Solichi, Azis; Suwandono, Purbo; Ismail, Nova Risdiyanto; Wicaksono, Leo Hutri
JURNAL FLYWHEEL Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v15i1.9172

Abstract

Pengelasan memiliki peran penting dalam proses manufaktur dan produksi. Tegangan sisa yang ditinggalkan oleh pengelasan dapat menciptakan peluang terjadinya retak akibat hydrogen. Untuk mencegah hal ini, tegangan sisa dapat dikurangi yaitu dengan cara PWHT. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisa posisi burner yang mempengaruhi ketercapaian atau pengoptimalan temperature, velocity, dan pressure saat proses PWHT berlangsung. Metode yang digunakan CFD (Computational Fluid Dynamics) salah satu cabang dari mekanika fluida yang menggunakan numerik dan algoritma untuk menyelesaikan dan menganalisis permasalahan yang berhubungan dengan aliran fluida Berdasarkan penelitian, nilai paling optimal untuk temperature ada pada inlet 2 yang lebih cepat mencapai titik 635 °C dengan waktu 310 second atau 5,16 menit, untuk velocity ada pada inlet 2 karena hasil lebih konstan arah pergerakannya dan tidak terlalu cepat namun memberikan hasil pada temperature yang lebih optimal nilai rata-rata kecepatan adalah 2,7 m/s, sedangkan untuk pressure ada pada model 2, dimana tekanan lebih stabil, tidak mengalami penurunan tekanan yang naik terus dan kemudian dilanjut dengan konstan dan tidak ada penurunan yang secara extream, nilai rata-rata dari pressure tersebut adalah 101358 Pa.
Evaluasi Target Produksi Gula Kristal Putih PT.X dengan Pendekatan Perencanaan Produksi dan Analisis Investasi dalam Pemenuhan Permintaan Gula Nasional Terresa Indrajani Kusuma; Rahaditya Dimas Prihadianto; Silvi Istiqomah
JURNAL FLYWHEEL Vol 15 No 1 (2024): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v15i1.9253

Abstract

Gula merupakan komoditas strategis di sektor pertanian dan perkebunan Indonesia yang berperan penting bagi perekonomian nasional. Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat konsumsi gula kristal putih atau GKP yang tinggi di dunia. Konsumsi gula kristal putih di Indonesia sangat tinggi dan terus meningkat tajam tiap tahunnya seiring pertumbuhan populasi dan perubahan gaya hidup masyarakat. Permintaan gula di Indonesia terus meningkat, namun terdapat ketidakseimbangan antara produksi dan konsumsi gula kristal putih pada level konsumen. PT X merupakan anak perusahaan BUMN di sektor agroindustri tebu yang memproduksi gula kristal putih. Penelitian ini berfokus pada perencanaan produksi gula pada PT X guna memenuhi permintaan dari konsumen, dengan menggunakan metode Perencanaan Produksi yaitu Forecasting, Sales and Operations Planning (S&OP), dan analisis investasi. Pola data pada tahun 2019 sampai 2022 merupakan pola data stasioner. Peramalan atau Forecasting dengan Single Exponential Smoothing menggunakan parameter nilai alpha sebesar 0,30. Diperoleh hasil perhitungan MAD sebesar 6541, MSE sebesar 70321436, dan MAPE sebesar 337%. Total produksi gula pada tahun 2023 diproyeksikan sebesar 79.805 ton. Total biaya strategi level S&OP sebesar Rp 94.688.400.019. Adanya kekurangan lahan untuk penanaman tebu sebagai bahan baku gula sebesar 2.929 hektar. Terdapat tiga alternatif investasi (beli, sewa, beli dan sewa) sawah tebu dihitung menggunakan Net Present Value (NPV), Internal Rate of Return (IRR), dan Payback Period (PBP), alternatif 2 (sewa) sawah tebu merupakan pilihan terbaik.
Analisis Shaft Piston Rod Shock Absorber dengan Material Baja Karbon Menggunakan Finite Element Method Agus Dwi Putra; Bella Cornelia Tjiptady; Dewi Izzatus Tsamroh; Yayi Febdia Pradani; Dimas Hani Saputra
JURNAL FLYWHEEL Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v15i2.9453

Abstract

Shock merupakan komponen yang berperan dalam sistem kenyamanan berkendara. Fungsi dari shock itu sendiri adalah untuk meredam segala kejuatan di medan jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengsimulasikan shock kendaraan X yang mengalami patah. Material yang digunakan dalam pembuatan shock adalah baja karbon sedangkan metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pembuatan desain model geometri shock absorber dan simulasi dengan finite element method. Finite element method dimaksudkan utnuk menganalisis von mises stress, strain dan safety factor. Hasil analisis menunjukkan bahwa von mises stress maksimum sebesar 100,7 N/m² dan strain maksimum sebesar 0,0000000003515 mm, serta safety factor yang dihasilkan mencapai 2.808e+006.
Analisis Pengaruh Variasi Infill Pattern terhadap Kekuatan Tarik pada Filamen Polyethylen Therepthalate Glycol Hasil 3D Printer Darmawan, Riski; Nurida Finahari; Akhmad Farid; Leo Hutri Wicaksono
JURNAL FLYWHEEL Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v15i2.9496

Abstract

Perkembangan dunia manufaktur semakin pesat dari Perkembangan industri manufaktur semakin pesat dari waktu ke waktu[1]. Salah satu teknologi yang semakin berkembang saat ini adalah additive manufacturing. Additive Manufacturing adalah proses manufaktur dengan prinsip penambahan material lapis per lapisan. 3D printing masuk ke dalam kelompok Additive Manufacturing, karena pada prosesnya adalah penambahan material [2]. 3D printing adalah proses pembuatan benda padat 3D dari bentuk desain secara digital menjadi bentuk 3D yang tidak hanya dapat dilihat tapi juga dipegang dan memiliki volume atau massa [4]. Pola infill pattern yang berbeda dapat mempengaruhi kekuatan dan kekakuan dari cetakan 3D. Sebagai contoh, variasi infill dengan pola gyroid memberikan kekuatan tarik yang lebih baik sebesar 12,0135 Mpa daripada infill dengan pola zig-zag atau cross3D dengan nilai 10,2451 dan 7,2075. Pada variasi infill gyroid terlihat adanya patahan brittle . Deformasi plastis inilah yang menyebabkan material menyempit secara lokal, membentuk brittle zone Patahan ductile biasanya terjadi pada material seperti beberapa jenis polimer yang memiliki sifat plastis yang baik.
Analisis Pengaruh Infill Density terhadap Kekuatan Tarik Filamen Polyethylene Terephthalate Glycol Kadafu, Abidin; Nurida Finahari; Dadang Hermawan; Leo Hutri Wicaksono
JURNAL FLYWHEEL Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v15i2.9498

Abstract

Printer 3D adalah proses membuat sebuah objek atau prototipe manufaktur aditif (AM) melalui model digital. Teknologi 3D merupkan salah satu teknologi yang biasanya digunakan untuk mencetak sebuah objek yang di gambar dalam bentuk 3 dimensi. Tujuan dari penelitian ingin yaitu menganalisis pengaruh infill density terhadap kekuatan tarik pada filamen Polyethylene Terephthalate Glycol. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen mengunakan mesin cetak 3D, dengan variasi infill density 40%,60%dan80%. Hasil yang didapatkan dengan mengunakan variasi pegujian kekuatan tarik spesimen dengan infill density 40% memiliki nilai 9,61 Mpa, infill density 60% memiliki nilai 12,68 Mpa dan infill density 80% memiliki nilai 15,20 Mpa. Maka dapat disimpulkan bahwa infill density 80% dengan nilai 15,20 Mpa yang lebih tinggi dikarenakan pada infill density 80% memiliki nilai kpadatan yang sangat baik mengakibatkan nilai tegangan yang di hasilkan lebih tinggi.
Pengaruh Penambahan Alur pada Permukaan Sudu Vertical Axis Wind Turbine Darrieus H terhadap Kinerja Wind Turbine Sitanggang, Rickie Natanael; Gatot Soebiyakto; Nova Risdiyanto Ismail; Purbo Suwandono
JURNAL FLYWHEEL Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v15i2.9517

Abstract

Pemanfaatan energi angin sebagai sumber tenaga penghasil energi listrik di Indonesia saat ini umumnya masih tergolong rendah. kecepatan angin di wilayah Indonesia rata-rata memiliki kecepatan angin yang rendah, berkisar dari 3 m/s - 5 m/s. Turbin angin merupakan salah satu jenis turbin angin yang dapat digunakan untuk menghasilkan energi listrik dan jenis turbin angin yang digunakan adalah Vertikal Axis Wind Turbine (VAWT). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya output dan efisiensi kinerja turbin angin vertikal dengan menambahkan alur pada permukaan sudu turbin. Variasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah variasi alur miring, alur horizontal dan alur vertikal. Kecepatan angin yang digunakan yakni 4,8 m/s, 5,7 m/s dan 6,9 m/s. Turbin dengan penambahan alur miring dengan kecepatan angin 6,9 m/s menghasilkan nilai tertinggi dengan daya output 5,75 Watt dan efisiensi 22,75% dan untuk yang terendah terdapat pada alur vertikal dengan kecepatan angin 4,8 m/s menghasilkan nilai daya output 0,92 Watt.
Rencana Preventive Maintenance CWSM (Cathodewashing Striping Machine) di PT Chiyoda International Indonesia (Plant PT Smelting) Sukma Dhamar Jati; Bunyamin Suryo; Delfian Lutfiananda
JURNAL FLYWHEEL Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v15i2.10336

Abstract

Sistem pemeliharaan memiliki peran penting dalam melakukan kegiatan produksi. Tujuan utama dari pemeliharaan yaitu untuk menjaga keandalan mesin (reliability) agar mesin selalu berfungsi sebagaimana mestinya. Sistem pemeliharaan pada perusahaan dilakukan untuk mengantisipasi bahwa mesin produksi sering terjadi kerusakan pada tengah-tengah proses produksi sehingga kegagalan fungsi mesin akan terjadi yang menyebabkan produktivitas menurun, serta biaya maintenance yang besar. Dalam sebuah industri konstruksi minyak dan gas, diperlukan adanya mesin Cathode Washing Striping Machine yang digunakan untuk penyulingan tembaga agar dapat meningkatkan produksi serta meningkatkan keselamatan kerja seperti di PT Chiyoda International Indonesia. Dari seluruh mesin yang digunakan dalam proses produksi tersebut, mesin Cathode Washing Striping Machine lebih sering mengalami kerusakan dibandingkan dengan mesin yang lain. penelitian ini akan memberikan usulan mengenai preventif maintenance pada mesin CSM di PT Chiyoda International Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Reliabilty Centered Machine (RCM) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). Melalui metode tersebut akan dilihat bagaimana perbandingan maintenance yang sedang berjalan dengan maintenance usulan.
Hambatan dalam Penerapan K3 dan Ergonomi di Laboratorium Manufaktur Universitas Wisnuwardhana Malang Sony Haryanto; Sujianto
JURNAL FLYWHEEL Vol 15 No 2 (2024): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v15i2.10885

Abstract

Penerapan praktik Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan Ergonomi di lingkungan laboratorium manufaktur, merupakan aspek penting dalam memastikan lingkungan kerja yang aman dan produktif. Namun, berbagai hal sering jadi menjadi penghambat dari K3 dan Ergonomi di laboratorium. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis hambatan-hambatan yang harus dihadapi oleh pengguna laboratorium dalam menerapkan K3 dan Ergonomi di laboratorium manufaktur. Penelitian ini mengidentifikasi beberapa hambatan utama, termasuk kurangnya kesadaran dan pemahaman tentang pentingnya K3 dan Ergonomi, kurangnya pengawasan atau pemantauan terhadap praktik K3 dan Ergonomi di laboratorium, budaya laboratorium yang menekankan pada produktivitas serta mengesampingkan aspek K3 dan Ergonomi, tidak adanya rambu-rambu tentang K3 di laboratorium dan kurangnya jumlah alat pelindung diri (APK). Pengelolaan hambatan-hambatan ini membutuhkan pendekatan yang holistik dan terpadu. Langkah-langkah seperti peningkatan kesadaran, investasi dalam pelatihan dan sumber daya manusia, serta penyusunan kebijakan yang mendukung dapat membantu mengatasi hambatan-hambatan tersebut. Selain itu, integrasi ergonomi dalam desain peralatan dan proses produksi juga dapat mengurangi risiko cedera dan meningkatkan keselamatan pengguna laboratorium.
Pengaruh Variasi Sudut Blade pada Vertical Wind Turbine Darrieus Tipe H terhadap Kinerja Wind Turbine Baihaqi, Rosiawan; Dadang Hermawan; Gatot Soebiyakto; Nova Risdiyanto Ismail
JURNAL FLYWHEEL Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Flywheel
Publisher : Teknik Mesin S1 ITN Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/flywheel.v16i1.9483

Abstract

Seiring dengan meningkatnya populasi manusia menyebabkan penggunaan energi fossil seperti minyak bumi juga ikut meningkat. Sedangkan energi fossil merupakan salah satu penyumbang terbesar emisi karbon yang dapat menyebabkan perubahan iklim dan suatu saat bisa akan habis. Hal yang dapat dilakukan untuk mengendalikan perubahan iklim tersebut adalah dengan beralih kepada penggunaan energi terbarukan. Dalam penelitian ini yaitu dengan pembuatan wind turbine jenis darrieus tipe H dengan memvariasikan sudut pada blade dan variasi kecepatan angin dengan jumlah sudu sebanyak 3 buah. Proses pengujian dilakukan dengan variasi jumlah sudut 5˚, 15˚, 25˚ dengan kecepatan angin 4,8 m/s 5,3 m/s dan 6,8 m/s pada masing-masing turbin yang telah dibuat. Sebagai pengarah angin, peneliti menggunakan wind yang di gerakkan melalui mesin diesel dan pengaturan kecepatan angin di atur menggunakan karbulator. Adapun hasil dari penelitian ini yaitu daya output tertinggi dicapai oleh sudut blade 25˚ dengan kecepatan angin 6,8 m/s yang di dapat daya output sebesar 5,016 watt. Sedangkan daya output terendah berada pada sudut turbin 5˚ dengan kecepatan angin 4,8 m/s dengan daya output sebesar 3,436 watt.