cover
Contact Name
Milian Tengker
Contact Email
tumoutoujkak@gmail.com
Phone
+6285256544641
Journal Mail Official
tumoutoujkak@gmail.com
Editorial Address
Jl. BougenvilleTateli Satu, Kec. Mandolang, Minahasa, Sulawesi Utara
Location
Kab. minahasa,
Sulawesi utara
INDONESIA
Tumou Tou
ISSN : 23553308     EISSN : 27459527     DOI : -
Core Subject : Religion, Education,
Tumou Tou adalah jurnal ilmiah Institut Agama Kristen Negeri Manado yang dikelolah oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat untuk membantu para akademisi dan juga peneliti untuk membagikan hasil penelitiannya dalam hubungannya dengan Kristianitas, Ajaran dan Kemasyarakatan. Terbit edisi pertama tahun 2014 dengan nama Tumou Tou yang merupakan falsafah hidup, jalan hidup dan tujuan hidup yang dapat meningkatkan pengetahuan, produkfitas, mutu dalam bidang pendidikan dan penelitian. Jurnal yang diterbitkan telah melalui proses peer-review dan proses editing secara profesional dan berkualitas pada bidangnya yang merupakan salah satu prasyarat untuk dapat Terakreditasi pada ARJUNA RISTEKBRIN dan juga terindeks pada SINTA. Tumou Tou merupakan jurnal yang telah diterbit sejak tahun 2014 dalam bentuk cetak dengan ISSN 2355-3308 dan secara online menggunakan OJS dimulai sejak tahun 2020
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 140 Documents
MOTIVASI KERJA, KREATIVITAS DAN KINERJA GURU SMA KRISTEN DI KOTA MANADO
Tumou Tou Volume V, Nomor 2, Juli 2018
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.78 KB)

Abstract

Artikel ini menyajikan Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan antaramotivasi kerja dan kreativitas dengan kinerja guru SMA Kristen di Kota Manado. Penelitian ini dilakukan pada SMA Kristen di KotaManado, Provinsi Sulawesi Utara dengan menggunakan pendekatan kuantitatif, serta metode korelasional. Dengan populasi berjumlah 173 guru. Jumlah sampel yang digunakan adalah 81 orang guru yang ukurannya ditentukan dengan rumus penentuan sampelminimum. Data dikumpulkan dengan angket dan dianalisis dengan teknik korelasi product moment dan korelasi ganda dengan taraf nyata 0,05. Proses penghitungan pengujian hipotesis dengan analisis korelasi dan regresi dengan bantuan program SPSS Versi17. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan: (1) ada hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dengan kinerja guru-guru SMA Kristen di Kota Manado, (2) ada hubungan yang signifikan antara kreativitas dengan kinerja guru-guru SMA Kristen di KotaManado, (3) ada hubungan yang signifikan antara motivasi kerja dan kreativitas secara bersama-sama dengan kinerja guru-guru SMAKristen di Kota Manado.
HUMANIORA DALAM PENDIDIKAN TEOLOGI
Tumou Tou Volume V, Nomor 2, Juli 2018
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.306 KB)

Abstract

Teologi, hingga kini masih ada dalam perjuangan untuk dapat diterima sebagai ilmu mandiri, paling tidak di Indonesia. Proses tarik menarik antara yang menerima dan yang menolak teologi sebagai ilmu pada akhirnya bermuara pada bentuk-bentuk yang bersifat kompromistis, dan tentunya tidak bersifat permanen. Dalam tataran klaster ilmu, teologi juga mengalami kesulitan untuk menempatkan diri sebagai bagian rumpun ilmu apa? Apakah masuk dalam rumpun filsafat atau ilmu- ilmu humaniora. Dalam proses ini, katakanlah, teologi masuk dalam rumpun ilmu-ilmu humaniora, di mana teologi tidak bisa melepaskan diri dari persoalan-persoalan yang berkaitan dengan kehidupan manusia. Sehingga dalam rancang bangun teologi hingga implikasinya dalam ranah praksis tentunya tidak cukup manakala hanya dilakukan pembaruan struktur-struktur keilmuannya yang tertuang pada kurikulumpendidikan teologi, yang pada akhirnya hanya bermuara pada sebaran ilmu, metode dan paradigma keilmuannya. Dengan demikian, teologi hanya akan bergulat dengan hal-hal yang bersifat teoritis belaka. Berkaca dari hal sebelumnya, maka, di pandang penting untuk dilaksanakan pembaruan kultur dalam proses pendidikan teologi. Pendidikan tinggi teologi mempunyai peran penting dalam menopang pembangunan kultur teologi sebagai ilmu melalui proses pendidikan yang lebih humanis. Salah satu unsur positif yang dapat dikembangkan lebih lanjut dalam pendidikan teologi ialah terdapatnya artikulasi antar-jenjang dan jenis penerapannya, mendidik mahasiswa agar memilki pengetahuan, sikap dan ketrampilan yang lebih terbuka terhadap kemanusiaan. Keadaan ini perlu lebih dikembangkan lagi dengan memperluas pijakannya. Artinya, di dalam pengembangan artikulasi humaniora dalam pendidian teologi janganlah bersifat eksklusif tetapi merupakan bagian dari pelaksanaan in-klusifitas pendidikan teologi yang mengarah pada community based education. Tetapi perlu untuk diwaspadai bahwa community yang dimaksud di sini bukanlah suatu community yang eksklusif, tetapi community Indonesia yang beragam, dan semua ini dapat terjadi jika pendidikan teologi menekankan nilai-nilai humanity dalam kerja ilmunya.
KONSEP ABODAH SEBAGAI DASAR BAGI TEOLOGI PERTANIAN Yanti Paninggiran
Tumou Tou Volume V, Nomor 2, Juli 2018
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (228.578 KB)

Abstract

Artikel ini berbicara tentang bagaimana membagun sebuah Teologi untuk konteks Pertanian berdasarkan salah satu konsep kerja dalam Perjanjian Lama yaitu Abodah. Sebagai sebuah konsep yang sering diulang teks-teks Perjanjian Lama, Abodah punya sesuatu yang berharga sebagai dasar bagi pentingnya Pertanian dari sudut pandang Kekristenan. Konsep ini memperlihatkan bahwa kerja di bidang Pertanian merupakan sesuatu yang sakral sama seperti gambaran Allah yang menciptakan dunia seperti seorang petani.
PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PROSES LATIHAN PADUAN SUARA REMAJA GMIM EXODUS PANIKI DUA Alrik Lapian; Stefanny Mersiany Pandaleke; Livie Dumondor
Tumou Tou Volume V, Nomor 2, Juli 2018
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.727 KB)

Abstract

Minat sebagian masyarakat terhadap paduan suara menunjukkan peningkatan cukup signifikan.Selainbertujuan untuk kompetisi, latihan paduan suara merupakan suatu proses pendidikan musik non formalpada berbagai kalangan.Rex Choir merupakan kelompok paduan suara remaja GMIM Exodus Paniki Dua yang aktif menjalani proses latihan dan beberapa tahun terakhir ini meraih peningkatan prestasi. Namun, di awal tahun 2018terjadi pengurangan penyanyi dikarenakan batas usia remaja sehingga dituntut proses latihan yang lebih terarah.Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses latihan dan mengkaji pembentukan karakter remaja Exodus melalui proses latihan paduan suara. Metode yang digunakan metode penelitian kualitatif dengan empat tahap, yaitu tahap pra lapangan, pekerjaan lapangan, analisis data, evaluasi dan pelaporan. Teknik pengumpulan datameliputi observasi, wawancara dan studi dokumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses latihan paduansuara Remaja Exodus meliputi tahap persiapan dan seleksi, pembentukan vokal, pengenalan notasi, latihan lagu daninterpretasi. Sementara untuk karakter remaja dapat terbentuk melalui proses latihan paduan suara melalui tigabagian yang berkaitan, antara lain karakter yang bertanggung jawab, jujur, rasa sepenanggungan, peduli sesama,percaya diri, tekun berlatih dan mandiri.
SOLA SCRIPTURA DALAM TAFSIR POSTKOLONIAL Tri Ratno Wahono
Tumou Tou Volume VI, Nomor 1, Januari 2019
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (544.333 KB) | DOI: 10.51667/tt.v6i1.75

Abstract

Melalui kajian postkolonial, artikel ini menganalisis salah satu konsep penting dalam ajaran Protestantisme yaitu Sola Scriptura. Pada kenyataannya terjadi pergeseran makna atas konsep tersebut dari mengembalikan wibawa Alkitab, hingga kini menjadi suatu makna yang eksklusif. Artikel ini memperlihatkan bahwa dengan analisis postkolonial yang membongkar segala upaya dominasi, Sola Scriptura bisa menjadi konsep yang mendukung keterbukaan terhadap perubahan zaman agar Alkitab bisa bicara bagi orang segala masa dan tidak menjadikan Alkitab sebagai alat untuk mengeksklusi yang lain. Dalam perspektif postkolonial, Alkitab justru punya wibawa yang tinggi karena mampu didialogkan dengan berbagai teks dan konteks yang ada tanpa perlu merendahkan Alkitab dibanding yang lain.
TULIP: Sejarah Teologi Calvinis di Belanda 1618-1619 Merry Wenas
Tumou Tou Volume VI, Nomor 1, Januari 2019
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.328 KB) | DOI: 10.51667/tt.v6i1.78

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk meneliti sejarah perkembangan Calvinisme di Belanda yang dibawah oleh Johanes Calvin di masa 1618-1619 dan pengaruhnya bagi gereja di Indonesia. Salah satu teologi Calvinis yang lahir dan berkembang di Belanda yakni TULIP. Melalui perkembangan di Belanda, penyebarluasan teologi predestinasi yang terkandung dalam TULIP maupun beberapa teologi lainnya boleh dikenal sampai di Asia khususnya gereja di Indonesia seperti Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM). Metode yang digunakan yakni penelitian kualitatif dengan studi literatur. Kesimpulan penelitian ini adalah dengan adanya TULIP, GMIM perlu mengkaji kembali kesadaran bersama menjalankan teologi (doing theology) dengan berbagai persoalan dan tantangan yang dihadapi gereja.
MAKNA TEOLOGI PERAYAAN NATAL YESUS KRISTUS Marselino Cristian Runturambi
Tumou Tou Volume VI, Nomor 1, Januari 2019
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (338.351 KB) | DOI: 10.51667/tt.v6i1.79

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mencari bagaimana pemahaman umat kristen tentang Makna Natal, bagaimana upaya dari pimpinan atau lembaga gereja dalam mengajarkan konsep ini kepada anggota jemaat, serta faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pemahaman jemaat tentang konsep tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi, observasi dan wawancara. Dari hasil analisis dan pembahasan/interpretasi, maka diperoleh indikasi bahwa: (1) pemahaman dari anggota jemaat GMIM Sion Sentrum Sendangan mengenai Natal masih kurang. (2) peran para pimpinan gereja dalam mengajarkan Natal masih belum memadai. (3) faktor internal yang mempengaruhi pemahaman anggota jemaat dalam memahami makna natal adalah kurangnya semangat untuk mencari tahu pemahaman yang mendalam tentang natal sedangkan faktor eksternal yakni kurangnya pembelajaran dari pimpinan gereja yang mendalam tentang Natal. Dari hasil temuan tersebut maka direkomendasikan agar gereja mempunyai pengajaran yang khusus dan mendalam tentang makna natal, sehingga dapat memudahkan untuk mengajarkan konsep ini, dan dapat menjadi motivasi bagi anggota jemaat untuk mengetahui pemahaman yang mendalam mengenai makna natal.
“GEREJA DIBALIK DINDING" Kajian Markus 7:24-30 dan Implikasinya bagi Pendidikan Multikultural di Indonesia) Yuni Feni Labobar
Tumou Tou Volume VI, Nomor 1, Januari 2019
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (592.695 KB) | DOI: 10.51667/tt.v6i1.80

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menghasilkan pendidikan multikultural dengan mendialogkan Markus 7:24-30 yang berbicara tentang Yesus dan Perempuan Siro-Fenisia dengan dihadapkan dengan wacana multikultural dalam konteks Indonesia. Jenis penelitian yang digunakan adalah library research atau penelitian kepustakaan dan metode yang digunakan adalah analisis kualitatif melalui buku-buku tulisan James Banks dan Tabita Christiani. Melalui dialog analisis Teks Alkitab dan teori dari beberapa ahli ini dapat mengasilkan pendidikan multikultural dalam konteks Indonesia. Analisis terhadap teks Markus 7:24-30 merupakan salah satu teks Alkitab yang berbicara soal multikultural. Yesus berhadap dengan seorang perempuan Siro-Fenisia yang berbeda gender, agama, dan etnis dengan-Nya
“AKU LEPAS AKU BEBAS” Kajian Konsep “Melepaskan” dalam Teologi, Spiritualitas dan Seni Yan Okhtavianus Kalampung
Tumou Tou Volume VI, Nomor 1, Januari 2019
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (306.841 KB) | DOI: 10.51667/tt.v6i1.81

Abstract

Artikel ini membahas konsep “Melepaskan” dengan mengkaji di tiga ranah yang berbeda.Dari segi teologi dengan menilik kitab Amsal.Lalu dari Spiritualitas dengan menelusuri konsep tersebut dari pemikiran tokoh mistik besar, Meister Eckhart. Lalu dari Seni dengan mempertimbangkan lagu “lepas bebas dari Iwa K. Kajian ini memperlihatkan bahwa konsep “melepaskan” itu punya peranan yang cukup signifikan dalam berbagai ranah kehidupan. Dengan mempertimbangkan hal tersebut, konsep ini rupanya memberi kegunaan besar bagi umat manusia.
MEMAHAMI PERAN YESUS DAN ROH KUDUS DALAM INJIL LUKAS DENGAN BINGKAI PEMIKIRAN PIERRE FELIX BOURDIEU Krueger Kristanto Tumiwa
Tumou Tou Vol. 6 No. 2 (2019): Juli 2019
Publisher : Institut Agama Kristen Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (555.053 KB) | DOI: 10.51667/tt.v6i2.146

Abstract

This article aims to understand the role of the Holy Spirit and Jesus in Luke's Gospel using an interpretive approach that utilizes social science. This way of understanding is called an effort to understand the text using a social approach (utilizing social sciences). This article uses a descriptive analysis method by describing research results from various primary and secondary literature sources related to the topic. The Holy Spirit in Luke's Gospel has an important role in the work of Jesus' ministry. The writer of the Gospel of Luke does pay special attention to the Holy Spirit in his writings. This article wants to examine how the position or role of the Holy Spirit and Jesus themselves in social practice uses the thoughts of Pierre Felix Bourdieu. Some important things from Bourdieu such as habitus, agency, capital, and social practice become the emphasis in this article.

Page 7 of 14 | Total Record : 140