cover
Contact Name
Singgih Subiyantoro
Contact Email
singgihsubiyantoro@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
singgihsubiyantoro@yahoo.com
Editorial Address
Pascasarjana Kependidikan UNS lantai 2
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 25410261     EISSN : 27459969     DOI : https://doi.org/10.32585/
Core Subject : Education,
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran merupakan jurnal ilmiah berskala nasional yang dikelola oleh Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia cabang Surakarta (IPTPI Surakarta). Edudikara terbit berkala per 3 bulan sekali, yakni Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 1 No 2 (2016)" : 10 Documents clear
BENTUK PENDIDIKAN OTORITER ORANG TUA DAN PENGARUHNYA BAGI PERKEMBANGAN KONSEP DIRI ANAK Ita, Efrida
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i2.104

Abstract

Setiap orang mempunyai penilaian, pandangan ataupun gambaran tentang dirinya sendiri dariberbagai aspek kehidupan. Pernyataan tersebut bukanlah terjadi begitu saja melainkan melalui satu prosespanjang. Proses itupun bergantung pada interaksinya dengan orang lain. Seorang anak adalah seorang yangsedang dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Ia membutuhkan orang lain demi keberlangsunganyaproses pertumbuhan. Orang lain yang dimaksud di sini adalah orang tua dalam keluarga yang merupakanorang pertama yang berinteraksi, berhubungan timbal balik membentuk watak dari seorang anak. Itu berartiterbentuknya konsep diri seorang anak sangat dipengaruhi oleh bagaimana pengalamannya bersama orangtua terutama bagaimana orang tua menerapkan bentuk pendidikan terhadapnya. Dalam konteks ini bentukpendidikan orang tua terhadap anak bisa memberi peluang baik atau buruk, positif atau negatif bagiterbentuknya konsep diri seorang anak. Anak akan lebih aman apabila orang tua memahami akan kedudukandan perannya dalam mendidik anak-anaknya. Orang tua harus tahu pada masa dan situasi apa ia harusbersikap otoriter, permisif, demokratis, menolak atau menerima atau bagaimana memperlakukan danmemvariasikan sikap-sikap itu dengan pertumbuhan dan perkembangan anak.Dalam memberikan pendidikan terhadap anaknya, orang tua harus selektif dalam menentukan sikapdan menciptakan situasi yang kondusif bagi anaknya agar kepribadiannya bertumbuh dan berkembang secarabaik dan benar. Karena apabila orang tua salah dalam menerapkan bentuk pendidikan kepada anaknya akanmenghasilkan konflik dan masalah-masalah yang sebenarnya muncul sebagai akibat dari orang tua yangselalu mempertahankan otoritasnya tanpa kompromi. Disinilah muncul kekerasan, paksaan terhadap anakuntuk mengikuti segala kemauan mereka. Sebagai akibatnya daya tanggap dan daya tangkap, kemampuanfisik, anak dari masa ke masa tak dipertimbangkan lagi bahkan anak selalu memberikan gambaran yangnegatif tentang konsep dirinya. Untuk itu orang tua perlu mendapat pengetahuan atau mengetahuipertumbuhan anak dari masa ke masa terutama aspek-aspek pertumbuhan dan perkembangannya. Karenamenjadi orang tua berarti membimbing ke arah kedewasaan dan memanusiakan manusia. Artinya dalammenjalankan tugas mendidik, orang tua mempunyai kewajiban untuk mendidik anak agar dewasa secarasempurna, baik jasmani maupun rohani. Dengan kedewasaan jasmani dan rohani anak dapat menjadimanusia yang mampu mencapai tujuan hidupnya yaitu kebahagiaan di akhirat.
CORRELATION BETWEEN LEARNING STYLE AND STUDENTS’ ENGLISH ACHIEVEMENT AT HEALTH SCIENCE SCHOOL OF BINA HUSADA PALEMBANG Hapradespa, Aden
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i2.105

Abstract

The success of a lecture is not only determined by the way a lucterer teach but also, the mostimportant and initial is by how students learn. However, every individual has a different way of learning. Thesame thing happen to college students as well, they have different characteristics that make they learn indifferent ways and styles. Some of them can learn fast when immediately doing some tasks assigned to them,but some others in contrary will feel easier when watching somebody else doing those, or only by listeningthe explanation given. Can be assumed, in learning process one has different tendencies toward another.This research had an intention to know the learning style of the students in a purpose to find out isthere any correlation between students‟ learning style and their English achievement. This research was aquantitative study by using correlational approach with taking population of 3rd semester students of PublicHeatlh Study Program in academic year of 2013/2014. Samples were 100 students taken by randomsampling. Analisys of data was done by examining the correlation value of learning styles towards students‟English achievement with using SPSS version 16.0 computer program.The result showed that there was a positive significant correlation between students‟ visual learningstyle and English achievement that was 33.5%, meanwhile a positive significant correlation also was showedbetween students‟ auditory learning style and English achievement that was 34.9%, and the biggest positivesignificant correlation score found in correlation between kinesthetic learning style and English achievementthat was 40.2%. These numbers indicated that a lecturer while giving an English lecture to his studentsshould take a priority on kinesthetic approach because it can develop students‟ enthusiasm and to get easierto understand the material given and at last can improve their English achievement.For other researchers, because learning style is a unique quality within every students, so they candevelop a special teaching model based on the uniqueness of every students in class.
ENTREPRENEUR KNOWLEDGE: THE CONCEPTUAL FRAMEWORK Tambunan, Damelina Basauli; Hashim, Norashidah Binti
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i2.106

Abstract

The aim of this research is to give the conceptual idea of needed knowledge forentrepreneurs in managing thebusiness. There are some different perspectives toward entrepreneur, some opinion state that the most importantthing for anentrepreneur is the ability to execute the business idea while other stated that the planning isimportant as well. A qualitative study has been conducted to identify the knowledge needed by entrepreneurs torun their business. This study conducted aliterature review to find out the needed knowledge for anentrepreneur.This study finds out, there are four dimensions of entrepreneur knowledge which are explicit knowledge(functional knowledge) and tacit knowledge (skill). These dimensions were identified by using various literature.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR KOMPUTER AKUNTANSI (MYOB ACCOUNTING) DENGAN METODE DRILL AND PRACTICE Widowati, Herny
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i2.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Drill and Practice dalam meningkatkan prestasibelajar peserta didik pada pembelajaran Komputer Akuntansi (Myob Accounting) materi Laporan Keuanganpada peserta didik kelas XI AK 4 SMK Negeri 1 Sragen. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas.Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, mitra kolaborator, guru, peserta didik dan tindakan.Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisiskualitatif yang meliputi unsur reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa penerapan metode drill and practice dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik padapembelajaran Komputer Akuntnasi (Myob Accounting) materi Laporan Keuangan pada peserta didik kelas XIAK 4 SMK Negeri 1 Sragen. Hal ini terlihat dari presentase prestasi belajar peserta didik yang mengalamipeningkatan. Sebelum diberikan tindakan berupa penggunaan metode Drill and Practice prestasi belajar pesertadidik hanya mampu mencapai prosentase sebesar 66,67%. Setelah diberikan tindakan prestasi belajar pesertadidik mengalami peningkatan menjadi 85,66%. Penerapan metode Drill and Practice dapat meningkatkanprestasi belajar peserta didik dalam pembelajaran Komputer Akuntansi (Myob Accounting) pada peserta didikkelas XI AK 4 SMK Negeri 1 Sragen. Peningkatan prestasi belajar peserta didik terlihat dari peningkatan rataratahasil test ketrampilan yang dilakukan secara presentase. Nilai Pree test rata-rata hasil belajar peserta didikhanya mampu mencapai nilai 69,16 setelah menggunakan metode Drill and Practice rata-rata nilai peserta didikmengalami peningkatan menjadi 77,81 dengan presentase sebesar 81,25%. pada siklus 1 dan menjadi 85,00dengan presentase sebesar 96,88% pada suklus II.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PROSEDUR KEAMANAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA Sukeksi, Sri
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i2.111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada pembelajaranProsedur Keamanan dan Kesehatan Kerja. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas(PTK) yang terdiri atas dua siklus, langkah-langkah setiap siklus adalah perencanaan, pelaksanaantindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tipeJigsaw dalam pembelajaran Kesehatan dan Keselamatan Kerja khususnya pada materi pokokbahasan memahami prosedur keamanan dan kesehatan kerja dapat meningkatkan keaktifan fisikmaupun afektif siswa. Hal ini terlihat dari meningkatnya presentase rata-rata keaktifan siswasebesar sebesar 9,96%, yaitu dari siklus I sebesar 51,35% menjadi 61,31% pada siklus II danpembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam pembelajaran Kesehatan dan Keselamatan Kerjakhususnya pada materi pokok bahasan memahami prosedur keamanan dan kesehatan kerja dapatmeningkatkan hasil belajar siswa ditinjau dari segi ketuntasan klasikal. Hal ini terlihat darimeningkatnya presentase ketuntasan klasikal sebesar 13,67%, yaitu dari siklus I sebesar 78%menjadi 91,67% pada siklus II.
PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN MODEL TEORI PIRIE DAN KIEREN Syafri, Fatrima Santri; Isran, Dodi
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i2.112

Abstract

Pembelajaran matematika dapat dilakukan dengan berbagai landasan teori pembelajaran yang dapat diterapkandalam kegiatan pembelajaran matematika. Banyak penelitian yang telah dilakukan oleh peneliti dalam halpenggunaan teori dalam mengajar matematika. Teori pembelajaran matematika yang cukup terkenal dan seringdigunakan dalam hal penelitian dalam bidang pembelajaran matematika diantaranya adalah Teori APOS dariEd Dubinsky, teori Van Hiele, teori Brune, teori Piaget, Model teori Pirie Dan Kieren, masih banyak lagiteori-teori belajar yang dapat digunakan dalam pembelajaran matematika. Pemahaman matematika sangat perludiketahui oleh seorang pengajar agar mampu menerapkan pembelajaran yang sesuai dengan tingkatanpemahaman matematika. Pentingnya pemahaman matematika yang seperti dijelaskan tersebut, dijelaskan padateori belajar tentang perkembangan pemahaman matematika yaitu Model teori Pirie Dan Kieren. Levelperkembangan pemahaman matematika tersebut antara lain adalah primitive knowing(Pk), image making(Im),image having(Ih), property noticing(Pn), formalising (F), observing(O), structuring(S), dan inventising(Iv).
PENERAPAN METODE QUANTUM LEARNING SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN PROSES STUDENT CENTERED LEARNING MATA KULIAH TEORI ORGANISASI Pangarso, Astadi
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i2.113

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas (PTK) ini adalah untuk mewujudkan proses Student Centered Learningmahasiswa untuk mata kuliah TO kelas C semester genap tahun ajaran 2015-2016 dengan menggunakan metodequantum learning. Metode quantum learning menggunakan gabungan antara tugas diskusi kelompok denganposisi duduk yang diatur melingkar dan adanya music yang mengiringi. Jawaban dari rumusan masalah adalahmetode quantum learning cukup berperan dalam pelaksanaan student centered learning,meskipun masih perluperbaikan untuk beberapa variabel khususnya prioritas lebih dahulu kepada variabel 2 (kesiapan mahasiswasebelum mengikuti perkuliahan) & 5 (kemampuan mahasiswa dalam menjawab pertanyaan). Pelaksanaanstudent centered learning dapat dilihat dari rata‖ nilai kuis dalam kisaran nilai 70 serta terdapat peningkatannilai UTS ke UAS yang cukup besar (dari 54 ke 86).
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN INDEX CHARD MATCH UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PKn Suwadi, Suwadi
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i2.114

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Index ChardMatch untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar pada mata pelajaran PKn bagi siswa kelasVIID SMP Negeri 1 Mojosongo kabupaten Boyolali. Penelitian tindakan kelas ini menggunakanmetode kualitatif yang bersifat deskriptif, yaitu mendeskripsikan data dan menginterprestasikandata. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yaitu penelitianyang dilakukan oleh peneliti secara langsung. Seting yang digunakan dalam penelitian yaitu kelasVIID SMP Negeri 1 Mojosongo kabupaten Boyolali, yang merupakan satu di antara enam kelasVII paralel. Teknik pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan melalui tes dan non tes. Alatpengumpulan data menggunakan butir-butir soal. Untuk mengetahui keefektifan prosespembelajaran yang menerapkan model pembelajaran index chard match ini, peneliti dankolaboratur melakukan pengamatan selama proses pembelajaran. Sedangkan validitas datamenggunakan content validity dan triangulasi. Kemudian analisis data menggunakan analisisdeskriptif komparatif dan kualitatif. Indikator kinerja yang diharapkan dalam penelitian ini adalah:1) meningkatnya motivasi belajar dari kondisi awal 23,07% menjadi 50,00% pada siklus I, dan75,00% pada siklus II. 2) meningkatnya hasil belajar dari kondisi awal rata-rata kelas 57,41menjadi 60,00 pada siklus I dan 70,00 pada siklus II. Setelah dilakukan pengumpulan dan analisisdata, dalam penelitian ini diperoleh hasil yang signifikan. Dari hasil penelitian telah menunjukkanbahwa model pembelajaran index chard match dapat meningkatkan: 1) motivasi belajar siswa darikondisi awal yang hanya 23,07% menjadi 61,53% pada siklus I, dan 74,72% pada siklus II. 2) hasilbelajar yaitu dari kondisi awal nilai rata-rata kelas 57,41 menjadi 63,84 pada siklus I dan 74,58pada siklus II. Meningkatnya rata-rata nilai di dalam kelas, menunjukkan peningkatan terhadapmotivasi dan hasil belajar pada mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bagi siswa kelas VIIDSMP Negeri 1 Mojosongo kabupaten Boyolali .
PENGARUH MOTIVASI BELAJAR DAN PENGUASAAN KOSAKATA TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS NARASI BAHASA INDONESIA Eliastuti, Maguna
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i2.115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh motivasi belajar dan penguasaan kosakatasecara bersama-sama terhadap kemampuan menulis narasi bahasa Indonesia. Rancangan penelitianyang digunakan melalui teknik korelasi dengan tiga variabel yang terdiri dari dua variabel bebas,yaitu motivasi belajar dan penguasaan kosakata serta satu variabel terikat, yaitu kemampuanmenulis narasi bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yangsignifikan antara motivasi belajar dan penguasaan kosa kata terhadap kemampuan menulis narasiBahasa Indonesia, dengan koefisien korelasi sebesar 0,524 dan koefisien determinasi 0,275 atau27,5%. Motivasi belajar dan penguasaan kosakata secara bersama-sama mempengaruhikemampuan menulis narasi Bahasa Indonesia. Persamaan regresi yang dihasilkan ÌŒdapat diartikan bahwa semakin tinggi motivasi belajar siswa maka semakin baikkemampuan menulis narasinya dan semakin tinggi penguasaan kosakata semakin baguskemampuan menulis narasinya.
STUDI EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN VALUE CLARIFICATION TECHNIQUE DALAM PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI DI SMK BINATAMA SLEMAN Widodo, Soepri Tjahjono Moedji
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol 1 No 2 (2016)
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i2.116

Abstract

Pendidikan sebagai proses mengubah tingkah-laku anak didik agar menjadi manusia dewasa yangmampu hidup mandiri dan sebagai anggota masyarakat dalam lingkungan alam sekitar di manaindividu itu bearada. Pendidikan tidak hanya mencakup pengembangan intelektualitas saja, akantetapi lebih ditekankan pada proses pembinaan kepribadian anak didik secara menyeluruh sehinggaanak menjadi lebih dewasa dalam konteks hidupnya sebagai pribadi maupun hidup dalammasyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektivitas model pembelajaran valueclarification technique dalam pendidikan kesehatan reproduksi di SMK Binatama Sleman. Jenispenelitian dalam penelitian ini yaitu eksperimen (experimental research). Metode yang digunakanadalah quasy eksperiment design menggunakan rancangan penelitian post-test only control groupdesign. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Analisis padapenelitian ini menggunakan independent sampel t-test. Berdasarkan analisis independent sampel ttestmenunjukkan nilai sig 0,037 < α (0,05) dan t hitung 2,119 > t-tabel (1,658). Nilai rata-rata dariModel Pembelajaran value clarification technique yaitu 73,22, dan nilai rata-rata dari ceramahyaitu 69,65. Serta mean difference sebesar 3,57. Model pembelajaran value clarification techniqueefektif dalam pendidikan kesehatan reproduksi di SMK Binatama Sleman.

Page 1 of 1 | Total Record : 10