cover
Contact Name
Singgih Subiyantoro
Contact Email
singgihsubiyantoro@yahoo.com
Phone
-
Journal Mail Official
singgihsubiyantoro@yahoo.com
Editorial Address
Pascasarjana Kependidikan UNS lantai 2
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran
ISSN : 25410261     EISSN : 27459969     DOI : https://doi.org/10.32585/
Core Subject : Education,
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran merupakan jurnal ilmiah berskala nasional yang dikelola oleh Ikatan Profesi Teknologi Pendidikan Indonesia cabang Surakarta (IPTPI Surakarta). Edudikara terbit berkala per 3 bulan sekali, yakni Maret, Juni, September, dan Desember.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 393 Documents
KESALAHAN KONSTRUKSI KONSEP MATEMATIKA DAN SCAFFOLDING-NYA Rivatul Ni’mah; Sunismi Sunismi; Abdul Halim Fathani
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2018): June
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v3i2.96

Abstract

Belajar matematika merupakan proses mengonstruksi pengetahuan dengan cara mengaitkan suatu konsep matematika yang satu dengan konsep matematika yang lain. Dalam mengonstruksi konsep matematika siswa sering mengalami kesulitan. Kesulitan tersebut seringkali tercermin dalam bentuk kesalahan yang dibuat oleh siswa. Adapun bentuk-bentuk kesalahan konstruksi konsep matematika meliputi: (1) pseudo construction, (2) lubang konstruksi, (3) mis-analogical construction, dan (4) mis-logical construction. Scaffolding yang dapat digunakan untuk mengatasi kesalahan konstruksi konsep matematika tersebut di antaranya: (1) environmental provisions, (2) explaining, reviewing, and restructuring, dan (3) developing conceptual thinking.
PENGEMBANGAN APLIKASI TEMBANG DOLANAN JOWO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN BAHASA JAWA DI SEKOLAH DASAR Nuri Suryani; Nana Krisdianti; Arga Safitri; Sugiyanto Sugiyanto; Singgih Subiyantoro
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2018): June
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v3i2.97

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Aplikasi Tembang Dolanan Jowo yang layak digunakan. Serta untuk meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa Sekolah Dasar dalam pembelajaran tembang dolanan Jowo. Metode penelitian yang dilaksanakan mengacu pada penelitian dan pengembangan (Research and Development/ RnD). Prosedur penelitian dan pengembangan ini menggunakan ADDIE yaitu Analisis, menganalisis kebutuhan, materi dan peserta didik. Design, membuat rancangan media berupa flowchart dan storyboard.Development, mengembangkan aplikasi sesuai dengan flowchart dan storyboard. Implementasi, uji cobaproduk oleh ahli media dan ahli materi, serta uji coba pengguna oleh siswa dan guru. Evaluasi,dilakukan uji oba lapangan. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Tarbiyyatul Manang, Grogol, Sukoharjo. Data diambil menggunakan angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan aplikasi tembang dolanan Jowo sebagai media pembelajaran layak digunakan, dan mampu meningkatkan motivasi dan pemahaman siswa Sekolah Dasar tentang tembang dolanan Jowo.
PENINGKATAN MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN ANIMASI 2D MELALUI MEDIA BERBASIS ANDROID APPY PIE DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Atik Suparyati
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2018): June
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v3i2.98

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu Mendeskripsikan cara meningkatkan minat belajar dan mendeskripsikan hasil minat belajar siswa terhadap pembelajaran animasi 2D kelas XI melalui media pembelajaran berbasis mobile appie pie for android di SMK Negeri 1 Gesi. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas. Kegiatan penelitian ini dilakukan dalam dua siklus. Pada Siklus I siswa hanya diberikan Modul, sementara pada Siklus II diberikan media pembelajaran berbasis mobile appie pie for android. Capaian dari penelitian ini diantaranya peningkatan persentase minat belajar siswa, dari 65% pada Pra Siklus, menjadi 76,7% pada akhir Siklus I, dan menjadi 86,7% pada akhir Siklus II. Peningkatan lainnya terjadi pada keaktifan siswa dan guru. Persentase keaktifan siswa mengalami peningkatan dari 72% pada Pra Siklus, menjadi 82% pada Siklus I, dan menjadi 86% pada akhir Siklus II. Sementara aktivitas guru meningkat dari 76% pada Pra Siklus, menjadi 78% pada Siklus I, dan menjadi 85% pada akhir Siklus II. Peningkatan ini tentu dikarenakan adanya perbaikan-perbaikan selama proses pembelajaran oleh guru dan kolaborator selama dua Siklus. Berdasarkan Penelitian Tindakan Kelas yang telah dilakukan dapat disimpulkan penggunaan media pembelajaran berbasis mobile appie pie for android secara tepat mampu meningkatkan minat belajar Animasi 2D.
PENGEMBANGAN WAWASAN SOSIAL BERKARAKTER MULIA SEBAGAI WARGA NEGARA DAN WARGA DUNIA Hery Yanto The
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2018): June
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v3i2.99

Abstract

Pengembangan wawasan sosial berkarakter mulia dapat dilakukan pada empat ranah, yaitu ranah pribadi/individu, ranah sikap dan tindakan sosial, ranah hubungan dengan sesama manusia, dan ranah hak dan tanggung jawab sebagai warga negara. Warga masyarakat yang memiliki wawasan sosial berkarakter mulia akan berperilaku dan bertindak sesuai dengan nilai-nilai sosial yang berlaku di dalam masyarakat. Kunci utama bagi berkembangnya wawasan sosial berkarakter mulia adalah setiap pribadi dapat melakukan refleksi terhadap peran sosial masing-masing di lingkungan keluarga, sekolah, pertemanan, lingkungan di sekitar tetangga, dan organisasi yang diikuti dan berusaha menyelaraskan tindakan sosial dengan nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh komunitas/masyarakat.
PEMBELAJARANQUANTUM TEACHINGBERBASIS TRI KAYA PARISUDHA Ketut Ngurah Artawan; I Ketut Ngurah Ardiawan
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 3 No. 2 (2018): June
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v3i2.100

Abstract

Kegiatan proses pembelajaran yang mengutamakan bermacam-macam interaksibaik di dalam maupun di luar moment belajar ini mencakup unsur-unsur untuk belajar efektif yang mempengaruhi kesuksesan siswa. Quantum Teaching merupakan metode pembelajaran yang mengadopsi nilai-nilai pendidikan karakter yang dikembangkan dan dilatih secara simultan dan berkesinambungan dalam proses pembelajaran di kelas. Terlebih dalam Pembelajaran Quantum Teachingberbasis Tri Kaya Parisudha yaitu manacika(bagaimana berpikir yang bersih dan suci), wacika (berkata yang benar),dan kayika(berbuat yang benar).Dengan metode ini secara komprehensif bisa menumbuhkan karakter siswa itu sendiri, begitu juga metode ini memiliki karakteristik pembelajaran dalam pengembangan kemampuan siswa untuk menemukan pengetahuan itu sendiri serta dapat berpikir, bersikap dan memahami konsep lebih baik.
BENTUK PENDIDIKAN OTORITER ORANG TUA DAN PENGARUHNYA BAGI PERKEMBANGAN KONSEP DIRI ANAK Efrida Ita
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2016): June
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i2.104

Abstract

Setiap orang mempunyai penilaian, pandangan ataupun gambaran tentang dirinya sendiri dariberbagai aspek kehidupan. Pernyataan tersebut bukanlah terjadi begitu saja melainkan melalui satu prosespanjang. Proses itupun bergantung pada interaksinya dengan orang lain. Seorang anak adalah seorang yangsedang dalam proses pertumbuhan dan perkembangan. Ia membutuhkan orang lain demi keberlangsunganyaproses pertumbuhan. Orang lain yang dimaksud di sini adalah orang tua dalam keluarga yang merupakanorang pertama yang berinteraksi, berhubungan timbal balik membentuk watak dari seorang anak. Itu berartiterbentuknya konsep diri seorang anak sangat dipengaruhi oleh bagaimana pengalamannya bersama orangtua terutama bagaimana orang tua menerapkan bentuk pendidikan terhadapnya. Dalam konteks ini bentukpendidikan orang tua terhadap anak bisa memberi peluang baik atau buruk, positif atau negatif bagiterbentuknya konsep diri seorang anak. Anak akan lebih aman apabila orang tua memahami akan kedudukandan perannya dalam mendidik anak-anaknya. Orang tua harus tahu pada masa dan situasi apa ia harusbersikap otoriter, permisif, demokratis, menolak atau menerima atau bagaimana memperlakukan danmemvariasikan sikap-sikap itu dengan pertumbuhan dan perkembangan anak.Dalam memberikan pendidikan terhadap anaknya, orang tua harus selektif dalam menentukan sikapdan menciptakan situasi yang kondusif bagi anaknya agar kepribadiannya bertumbuh dan berkembang secarabaik dan benar. Karena apabila orang tua salah dalam menerapkan bentuk pendidikan kepada anaknya akanmenghasilkan konflik dan masalah-masalah yang sebenarnya muncul sebagai akibat dari orang tua yangselalu mempertahankan otoritasnya tanpa kompromi. Disinilah muncul kekerasan, paksaan terhadap anakuntuk mengikuti segala kemauan mereka. Sebagai akibatnya daya tanggap dan daya tangkap, kemampuanfisik, anak dari masa ke masa tak dipertimbangkan lagi bahkan anak selalu memberikan gambaran yangnegatif tentang konsep dirinya. Untuk itu orang tua perlu mendapat pengetahuan atau mengetahuipertumbuhan anak dari masa ke masa terutama aspek-aspek pertumbuhan dan perkembangannya. Karenamenjadi orang tua berarti membimbing ke arah kedewasaan dan memanusiakan manusia. Artinya dalammenjalankan tugas mendidik, orang tua mempunyai kewajiban untuk mendidik anak agar dewasa secarasempurna, baik jasmani maupun rohani. Dengan kedewasaan jasmani dan rohani anak dapat menjadimanusia yang mampu mencapai tujuan hidupnya yaitu kebahagiaan di akhirat.
CORRELATION BETWEEN LEARNING STYLE AND STUDENTS’ ENGLISH ACHIEVEMENT AT HEALTH SCIENCE SCHOOL OF BINA HUSADA PALEMBANG Aden Hapradespa
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2016): June
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i2.105

Abstract

The success of a lecture is not only determined by the way a lucterer teach but also, the mostimportant and initial is by how students learn. However, every individual has a different way of learning. Thesame thing happen to college students as well, they have different characteristics that make they learn indifferent ways and styles. Some of them can learn fast when immediately doing some tasks assigned to them,but some others in contrary will feel easier when watching somebody else doing those, or only by listeningthe explanation given. Can be assumed, in learning process one has different tendencies toward another.This research had an intention to know the learning style of the students in a purpose to find out isthere any correlation between students‟ learning style and their English achievement. This research was aquantitative study by using correlational approach with taking population of 3rd semester students of PublicHeatlh Study Program in academic year of 2013/2014. Samples were 100 students taken by randomsampling. Analisys of data was done by examining the correlation value of learning styles towards students‟English achievement with using SPSS version 16.0 computer program.The result showed that there was a positive significant correlation between students‟ visual learningstyle and English achievement that was 33.5%, meanwhile a positive significant correlation also was showedbetween students‟ auditory learning style and English achievement that was 34.9%, and the biggest positivesignificant correlation score found in correlation between kinesthetic learning style and English achievementthat was 40.2%. These numbers indicated that a lecturer while giving an English lecture to his studentsshould take a priority on kinesthetic approach because it can develop students‟ enthusiasm and to get easierto understand the material given and at last can improve their English achievement.For other researchers, because learning style is a unique quality within every students, so they candevelop a special teaching model based on the uniqueness of every students in class.
ENTREPRENEUR KNOWLEDGE: THE CONCEPTUAL FRAMEWORK Damelina Basauli Tambunan; Norashidah Binti Hashim
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2016): June
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i2.106

Abstract

The aim of this research is to give the conceptual idea of needed knowledge forentrepreneurs in managing thebusiness. There are some different perspectives toward entrepreneur, some opinion state that the most importantthing for anentrepreneur is the ability to execute the business idea while other stated that the planning isimportant as well. A qualitative study has been conducted to identify the knowledge needed by entrepreneurs torun their business. This study conducted aliterature review to find out the needed knowledge for anentrepreneur.This study finds out, there are four dimensions of entrepreneur knowledge which are explicit knowledge(functional knowledge) and tacit knowledge (skill). These dimensions were identified by using various literature.
MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR KOMPUTER AKUNTANSI (MYOB ACCOUNTING) DENGAN METODE DRILL AND PRACTICE Herny Widowati
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2016): June
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i2.107

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan metode Drill and Practice dalam meningkatkan prestasibelajar peserta didik pada pembelajaran Komputer Akuntansi (Myob Accounting) materi Laporan Keuanganpada peserta didik kelas XI AK 4 SMK Negeri 1 Sragen. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas.Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala Sekolah, mitra kolaborator, guru, peserta didik dan tindakan.Metode pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Analisis data menggunakan analisiskualitatif yang meliputi unsur reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa penerapan metode drill and practice dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik padapembelajaran Komputer Akuntnasi (Myob Accounting) materi Laporan Keuangan pada peserta didik kelas XIAK 4 SMK Negeri 1 Sragen. Hal ini terlihat dari presentase prestasi belajar peserta didik yang mengalamipeningkatan. Sebelum diberikan tindakan berupa penggunaan metode Drill and Practice prestasi belajar pesertadidik hanya mampu mencapai prosentase sebesar 66,67%. Setelah diberikan tindakan prestasi belajar pesertadidik mengalami peningkatan menjadi 85,66%. Penerapan metode Drill and Practice dapat meningkatkanprestasi belajar peserta didik dalam pembelajaran Komputer Akuntansi (Myob Accounting) pada peserta didikkelas XI AK 4 SMK Negeri 1 Sragen. Peningkatan prestasi belajar peserta didik terlihat dari peningkatan rataratahasil test ketrampilan yang dilakukan secara presentase. Nilai Pree test rata-rata hasil belajar peserta didikhanya mampu mencapai nilai 69,16 setelah menggunakan metode Drill and Practice rata-rata nilai peserta didikmengalami peningkatan menjadi 77,81 dengan presentase sebesar 81,25%. pada siklus 1 dan menjadi 85,00dengan presentase sebesar 96,88% pada suklus II.
PEMBELAJARAN KOOPERATIF JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PROSEDUR KEAMANAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA Sri Sukeksi
Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2016): June
Publisher : IPTPI Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32585/edudikara.v1i2.111

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keaktifan dan hasil belajar siswa pada pembelajaranProsedur Keamanan dan Kesehatan Kerja. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas(PTK) yang terdiri atas dua siklus, langkah-langkah setiap siklus adalah perencanaan, pelaksanaantindakan, observasi dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran kooperatif tipeJigsaw dalam pembelajaran Kesehatan dan Keselamatan Kerja khususnya pada materi pokokbahasan memahami prosedur keamanan dan kesehatan kerja dapat meningkatkan keaktifan fisikmaupun afektif siswa. Hal ini terlihat dari meningkatnya presentase rata-rata keaktifan siswasebesar sebesar 9,96%, yaitu dari siklus I sebesar 51,35% menjadi 61,31% pada siklus II danpembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dalam pembelajaran Kesehatan dan Keselamatan Kerjakhususnya pada materi pokok bahasan memahami prosedur keamanan dan kesehatan kerja dapatmeningkatkan hasil belajar siswa ditinjau dari segi ketuntasan klasikal. Hal ini terlihat darimeningkatnya presentase ketuntasan klasikal sebesar 13,67%, yaitu dari siklus I sebesar 78%menjadi 91,67% pada siklus II.